Anda di halaman 1dari 18

BAB V

STEAM TRAP & PEMISAHAN UAP


5.1. Pemisahan kondensat
• uap memanaskan sistem, penurunan suhu scr perlahan-lahan,
akibatnya penurunan laju perpindahan panas sampai kondisi yang
cukup stabil dicapai. Kedua variasi pembentukan kondesat yang
ekstrim ini biasanya disebut sebagai “beban pemanasan” (start-up
load) dan “beban tetap” (running load).

• Misal, lubang dibuat pd bagian


bawah dr peralatan proses maka
kondesat yang terbtk akan dpt
dengan mudah dikeluarkan.
Masalahnya adalah sebag uap
juga akan keluar & ini merup
pemborosan energi yg mana
dlm bbrp hal harus dihindari.
Oleh karena ini diperlukan suatu
alat pengeluaran kondesat tanpa
harus membiarkan uap tersebut
juga keluar.
5.1.1. Katup-katup manual

Suatu cara untuk dapat mengontrol pengeluaran kondensat adalah


dengan memasang suatu katup buang (drain cock or valve) spt
terlihat pada gambar 5.1
Masalah: kesulitan untuk mengetahui kapan harus dibuka dan
ditutup karena adanya variasi beban kondensat yang terjadi.
Kemungkinan kehilangan uap maupun waterlogging akan terjadi.
Tipe katup manual lain pada gambar 5.2 adalah Drill Plug Cock.

Gbr 5.1 Gbr 5.2


5.1.2. Katup otomatis

• Katup otomatis dikenal dengan istilah “perangkap uap” (steam


trap) dan fungsinya adalah untuk mengeluarkan kondensat tanpa
adanya uap yang ikut keluar.

5.1.3 Sorotan uap (flash steam)


• Uap yang terbentuk dari kondensat bertekanan tinggi ke kondisi
tekanan lebih rendah disebut sorotan uap (flash steam).
Contoh Soal
• Kondensat masuk steam trap
bertekanan 10 bar a dengan laju
masa 50 kg/j dilepaskan ke
lingkungan bertekanan 1 bar a.
• Tentukan: laju flash steam, laju
kondensat keluar trap, dan
suhukondensat?
• Proporsi flash steam = (hf at P1 – hf
at P2)/hfg at P2 (kg steam/kg air)
• Laju flash steam = laju masa kond x
proporsi flash steam (kg/jam)
• Laju kondensat = laju masa kond –
Laju flash steam (kg/jam)
• Suh kondensat = T at P2
5.2. Jenis-jenis steam trap

Kelompok Termostatik (Thermostatic Group): bekerja atas


dasar perubahan suhu.
Kelompok Mekanik (mechanical group): bekerja atas dasar
perbedaan densitas.
Kelompok Termodinamik (thermodynamical group): bekerja
atas dasar perbedaan kecepatan uap.
Kelompok lain (Miscellaneous Group): diluar kategori klp diatas.

5.2.1. Kelompok Thermostatic


• Tipe Tekanan Berimbang
(Balanced Pressure Type)
Tipe Tekanan Berimbang (Balanced Pressure
Type)
Keuntungan: kecil,
ringan, dan
memiliki kapasitas
yang besar sesuai
ukurannya, tdk
dpt dig untuk uap
panas lanjut,
pengeluaran
kondensat
maksimum,
pemeliharaan lebih
mudah.
Kerugian: elemen
mudah rusak
akibat
waterhammer &
kondensat korosif.
•Tipe termostatik Pengembangan cairan
(Liquid Expansion Thermostatic Type)
Tipe termostatik Pengembangan cairan
(Liquid Expansion Thermostatic Type)

• Keuntungan: dpt diatur untuk pengeluaran


kondensat pada suhu rendah, pengeluaran
kondensat baik & kapasitas kondensat maks pada
beban pemanasan, dpt digunakan untuk uap
panas lanjut dan mampu menahan vibrasi &
kondisi water hammer.
• Kerugian: elemen tdk akan merespon perbedaan
suhu secepat mungkin, Pipa fleksibel dari elemen
dpt rusak oleh kondensat yang bersifat korosif,
tidak boleh digunakan pd aplikasi yg menuntut
pengeluaran kondensat sesegera mungkin
Tipe Pengembangan Logam (Metallic Expansion Type)
1. Tipe Bimetal (Bimetal Type)
Kelompok Mekanik

2. Thermostatic Trap with Bimetal Plates

• Keuntungan:
berukuran kecil &
memp kapasitas
pengeluaran kondesat
besar, kemampuan
pengeluaran udara baik
& mak, tdk membeku
bila dipasang di luar,
tahan terhadap
waterhammer,
kondesat yang korosif,
tekanan uap yang
tinggi, dan uap panas
lanjut, perawatan
mudah.

• Kerugian: tidak
merespon dengan
cepat utk perubahan
beban/tek, water-
logging terjadi.
5.2.2. Kelompok Mekanik

1. Tipe Pelampung Tuas (Float Type)


Keuntungan: sedikit pemeliharaan & jarang rusak.
Kerugian: pelampung bola & elemen termostatik dpt rusak oleh
waterhammer, tdk mampu bertahan thp kondensat korosif & tidak
cocok untuk uap panas lanjut, ukuran dudukan klep untuk range
tekanan yang berbeda harus disediakan.

Fig. 5.10 Float trap with air cock Fig. 5.11 Float trap with
thermostatic air vent
Kelompok Mekanik

2. Tipe
Penampung/Keranjang
Atas Terbuka (Open Top
Bucket Trap)
3. Tipe Penampung/Keranjang Terbalik (Inverted Bucket Type)

Keuntungan: mampu
menahan tek tinggi &
dpt dig untuk uap
panas lanjut, mampu
menahan
waterhammer.
Kerugian: hanya mampu
mengeluarkan udara
dg sangat lambat, hrs
tersedia kondensat yg
cukup dalam perangkat
sbg perapat (seal) agar
uap tdk terikut keluar,
mudah mengalami
kerusakan akibat
pembekuan.
5.2.3 Kelompok Termodinamik
5.2.2 Kelompok Termodinamik

• Keuntungan: dpt beroperasi utk


range kerja tanpa penyetelan,
kompak, sederhana, cukup
ringan & memp kapasitas
pengeluaran kondensat besar
untuk ukurannya, dpt dig pd
uap tek tinggi & superheated,
tdk mudah rusak oleh
vibrasi/waterhammer, tahan
terhadap kondensat korosif, tdk
rusak oleh pembekuan & tdk
mudah membeku, pemeliharaan
mudah.
• Kerugian: udara dlm jml besar
dpt dikeluarkan bila tek
masuknya kecil, namun dgn
naiknya tek scr cepat,
menyebabkan kecepatan udara
yang tinggi shg menutup
perangkap dg cara yg sama spt Fig. 11.4.1 Operation of a
uap & mengakibatkan air thermodynamic steam trap
binding, bunyi berisik.
5.2.4 Kelompok lain

1. Tipe Pulsasi (Impulse Type)


Keuntungan: memp kapasitas
penanganan kondensat cukup
besar untuk ukuran alat yg
relatif kecil, dpt bekerja untuk
range tek uap yg besar tanpa
perub ukuran klep & dpt dig
untuk uap panas lanjut, memp
kapasitas pelepasan udara yg
baik & tdk terjadi air binding.
Kerugian: tdk memberikan
penutupan yg rapat &
melepaskan sejml kecil uap pd
beban yg sangat ringan, mudah
terpengaruh kotoran yg masuk
akibat sempitnya celah antara
torak & silindernya, krn Fig. 5.14 Impulse steam trap
berpulsasi timbul keberisikan,
waterhammer & kerusakan
mekanik pada klep.
2. Tipe Labirin (Labyrinth Type)

• Keuntungan:Ukuran
relatif kecil untuk
kapasitas penanganan
kondensat yang sama
dengan tipe lain,
Jarang terjadi
kerusakan mekanik
karena tidak ada
bagian-bagian yang
bergerak
• Kerugian: Memerlukan
pengaturan manual
setiap kal terjadi
perubahan yang
siknifikan baik
tekanan uap maupun
beban kondensatnya.
Apabila tidak tepat
pesettingannya,
kehilangan uap atau
waterlogging dalam
rauang uap akan Fig. 11.4.5 Labyrinth steam trap
terjadi