Anda di halaman 1dari 20

LAPORAN

HASIL PELAKSANAAN SUPERVISI AKADEMIK


SMK NEGERI 5 PALEMBANG
Tahun Pelajaran 2019/2020

Disusun Oleh :

Nama : Drs. H. Zulfikri, M.Pd


NIP : 196406121989031012
Jabatan : Kepala SMK Negeri 5 Palembang

DINAS PENDIDIKAN PROVINSI SUMATERA SELATAN


SMK NEGERI 5 PALEMBANG
TAHUN 2019
KATA PENGANTAR

Puji syukur kepada illahi Robbi yang mana atas rahmat dan karunia-Nya penyusun dapat
menyelesaikan Laporan Hasil Pelaksanaan Supervisi Akademik di SMK Negeri 5 Palembang Tahun
Pelajaran 2019/2020 yang diselenggarakan oleh sekolah kami.
Laporan ini juga merupakan salah satu bukti bagi kepala sekolah dalam melaksanakan
kewajibannya untuk melaporkan hasilnya.
Isi Laporan ini secara umum lebih menekankan pada pemahaman-pemahaman konsep dan
cara mengimplementasikannya di lapangan dalam upaya penjaminan dan peningkatan mutu
pendidikan di sekolah .
Dalam kesempatan kali ini pula saya menghaturkan ucapkan terimakasih yang sebesar-
besarnya kepada berbagai pihak yang telah ikut membantu sehingga terselesaikan Laporan ini.
Akhirnya kami beharap semoga Laporan ini berguna khususnya bagi penyusun dan berbagai
pihak yang berkepentingan pada umumnya. Kritik dan saran demi kesempurnaan laporan ini sangat
dinantikan.

Palembang, Oktober 2019


Penyusun

Drs. H. Zulfikri, M.Pd


DAFTAR ISI
Hal
KATA PENGANTAR i
DAFTAR ISI ii
BAB I PENDAHULUAN
A. Latar Belakang ........................................................................................ 1
B. Landasan Hukum ................................................................................... 2
C. Tujuan .................................................................................................. .2
BAB II PELAKSANAAN PROGRAM SUPERVISI AKADEMIK
A. Pelaksanaan Program Supervisi Akademik .............................................. 3
B. Jadwal Supervisi Akademik ................................................................ 3
C. Kesepakatan dengan guru tentang pelaksanaan Supervisi Akademik .... 4
D. Instrumen yang digunakan dalam Supervisi Akademik ........................... 5
E. Pendekatan Supervisi Akademik ........................................................... 5
. F. Tekhnik Supervisi Akademik ............................................................. 5
G. Pelaksanaan Supervisi Akademik di SMP ......................... Garut 5
H. Pemantauan Guru
BAB III HASIL DAN LAPORAN SERTA MENINDAKLANJUTI HASIL
SUPERVISI AKADEMIK DI SMP....................................
A. Evaluasi Hasil Supervisi Akademik ................................................... 6
B. Laporan dan menindaklanjuti hasil Supervisi Akademik ................ 6
BAB IV KESIMPULAN 7

LAMPIRAN-LAMPIRAN :
1. Instrumen Supervisi yang sesuai dengan Standar proses pembelajaran
2. Instrumen pemantauan

BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Supervisi akademik adalah menilai dan membina guru dalam rangka meningkatkan
kualitas proses pembelajaran agar diperoleh hasil belajar peserta didik yang lebih optimal.
Tujuan supervisi akademik yang dilaksanakan oleh kepala sekolah adalah untuk meningkatkan
kemampuan profesional guru dalam merencanakan dan melaksanakan proses pembelajaran.
Oleh sebab itu, sasaran supervisi akademik adalah guru dalam proses pembelajaran.
Proses pembelajaran bisa terjadi di dalam kelas, diluar kelas, dan atau di laboratorium.
Kelas dalam pengertian ini adalah kelompok belajar siswa bukan ruangan belajar. Bidang
garapan supervisi akademik sekurang-kurangnya adalah menilai dan membina guru dalam(a).
penyusunan dan pelaksanaan kurikulum tingkat satuan pendidikan (KTSP), (b). penyusunan
silabus dan rencana pelaksanaan pembelajaran, (c). pemilihan dan penggunaan strategi
pembelajaran (pendekatan, metode, dan teknik), dan (d). penggunaan media dan teknologi
informasi dan komunikasi dalam pembelajaran, serta (e). perencanaan dan pelaksanaan PTK
Untuk itu kepala sekolah sekurang-kurangnya harus menguasai empat bidang materi,
yakni: (1) pengembangan kurikulum, (2) strategi/pendekatan/metode/teknik pembelajaran, (3)
media dan teknologi informasi-komunikasi dalam pembelajaran, serta (4) penelitian tindakan,
baik tindakan kelas maupun tindakan sekolah. Tanpa menguasai empat bidang materi tersebut
tidak mungkin kepala sekolah bisa menilai dan membina guru dalam aspek-aspek
pembelajaran.
Kegiatan Supervisi akademik yang dilaksanakan oleh kepala sekolah terdiri atas
memantau, menilai, membina, melaporkan, dan menindaklanjuti. Memantau artinya kegiatan
mencermati, mengamati, merekam, mencatat berbagai fenomena atau kegiatan yang terjadi
dalam proses pembelajaran. Menilai artinya kegiatan mengumpulkan, mengolah, menganalisis
dan menyimpulkan data untuk menentukan tingkat keberhasilan proses pembelajaran. Membina
artinya kegiatan yang terencana, terpola dan terprogram dalam mengubah pola pikir dan pola
tindak guru dalam proses pembelajaran. Melaporkan artinya kegiatan menyampaikan hasil-
hasil pengawasan akademik baik secara lisan maupun tulisan kepada atasan dalam hal ini
kepala dinas pendidikan dan kepada pengawas pembina. Menindaklanjuti artinya kegiatan
membahas, mengolah dan memanfaatkan hasil-hasil supervisi untuk perbaikan pembelajaran
dan program supervisi akademik selanjutnya.

B. Landasan Hukum
1. Undang Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional
2. Undang Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen
3. Peraturan Pemerintah RI Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan
4. Permendiknas RI Nomor 13 Tahun 2007 tentang Standar Kualifikasi Akademik dan
Kompetensi Kepala Sekolah / Madrasah
5. Permendiknas RI Nomor 16 Tahun 2007 tentang Standar Kualifikasi Akademik dan
Kompetensi Guru
6. Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2017 tentang tentang perubahan atas Peraturan
Pemerintah nomor 74 tahun 2008
7. Permendikbud Nomor 34 Tahun 2018 tentang Standar Nasional Pendidikan Sekolah
Menengah Kejuruan (SMK) dan Madrasah Aliyah Kejuruan (MAK)

C. Tujuan
Penyusunan Laporan Supervisi Tahun Pelajaran 2019/2020 pada SMK Negeri 5 Palembang ini
bertujuan sebagai berikut :
1. Mengumpulkan, mengolah, menganalisis dan menginterpretasikan data yang dapat
menggambarkan tentang upaya yang telah dilakukan sekolah dan tingkat keberhasilan yang
telah dicapai oleh sekolah.
2. Membantu memecahkan permasalahan yang dihadapi oleh guru melalui terutama untuk
permasalahan yang berkaitan dengan peningkatan proses pembelajaran.
3. Menyusun action plan/rencana program tindak lanjut yang harus dilakukan oleh sekolah
sesuai dengan hasil supervisi.

BAB II
PELAKSANAAN PROGRAM SUPERVISI AKADEMIK

A. Pelaksanaan Program Supervisi Akademik


Sebagai kepala sekolah saya melaksanakan program supervisi kepada guru di SMK
Negeri 5 Palembang sebanyak satu kali dalam setahun untuk setiap orang guru di sekolah kami.
Adapun supervisi ini dilaksanakan dengan menitikberatkan pada proses pembelajaran.

B. Jadwal Supervisi Akademik


Jadwal Supervisi Akademik dirancang berdasarkan jadwal pelajaran guru tatap
muka di kelas, mulai hari Aenin sampai dengan Jumat, dalam satu hari sebagai kepala sekolah
saya hanya mampu mensupervisi guru di kelas antara 2 jam pelajaran untuk satu orang guru
atau sampai dengan 4 jam pelajaran untuk dua orang guru. Adapun jadwal supervisi yang telah
dilaksanakan di SMK Negeri 5 Palembang (Terlampir).

C. Kesepakatan dengan Guru tentang Pelaksanaan Supervisi Akademik


Sebagai Kepala sekolah saya membuat kesepakatan dengan guru yang akan dikunjungi
untuk di supervisi dalam melaksanakan proses pembelajaran di kelas, biasanya kepada guru
tersebut diinformasikan oleh Wakil Kepala sekolah bidang Kurikulum 10 hari sebelum
supervisi dilaksanakan.

D. Instrumen yang digunakan dalam Supervisi Akademik


Instrumen Supervisi yang digunakan tentunya yang sesuai dengan Peraturan Menteri
Pendidikan Nasional Nomor 41 Tahun 2007 Tentang Standar Proses. (Terlampir)

E. Pendekatan Supervisi Akademik


Pendekatan supervisi akademik kepada guru yang saya laksanakan sebagai kepala
sekolah menggunakan dua cara yaitu pendekatan langsung artinya saya sebagai kepala sekolah
berhadapan atau berhubungan melalui tatap muka di kelas pada waktu kunjungan, sedangkan
pendekatan tak langsung dengan menggunakan media komunikasi.

F. Tekhnik Supervisi Akademik


Tekhnik Supervisi Akademik artinya alat/instrumen/skenario yang saya gunakan
dalam melaksanakan interaksi atau hubungan timbal balik antara kepala sekolah dengan guru
yang akan di supervisinya, Beberapa tekhnik yang saya gunakan dalam supervisi adalah:
pertemuan indivisual (dialog, dan diskusi), kunjungan kelas, dan observasi kelas.

G. Pelaksanaan Supervisi Akademik di SMK Negeri 5 Palembang


Supervisis akademik di SMK Negeri 5 Palembang dilaksanakan disesuaikan dengan
Jadwal supervisi dan kesepakatan kepala sekolah dengan guru yang akan di supervisi.

H. Pemantauan Guru
Selain supervisi dilaksanakan juga pemantauan kepada guru terutama masalah
kepribadian dengan menggunakan format instrumen pemantauan (Terlampir)

BAB III
HASIL PELAKSANAAN SUPERVISI
Dari 11 orang guru yang terdiri dari 2 orang guru pria dan 9 orang guru wanita, yang
di supervisi melalui kunjungan kelas kepala sekolah dengan menggunakan instrumen
supervisi yang sesuai dengan Standar Proses Pembelajaran, hasilnya adalah sebagai berikut :
Tabel 1. Rekapitulasi Hasil Supervisi Akademik
Nilai
Perangka Penilaia Peri
Proses Skor Catatan Hasil
No Nama t n ngk
Pembel Rata- Temuan
Pembelaj Pembela at
ajaran rata
aran jaran
Lisni Wardani, S.Pd A Perlu perbaikan pada
1. 90,28 85,55 88,12 87,98
aspek pembelajaran
2. M. Ramadhoni, S.Pd 88,28 86,64 88,12 87,33 B
Ade Erma Suryani, B Perlu perbaikan
S.Pd penyesuaian RPP
dengan metode
3. 87,43 88,86 88,28 88,19
pembelajaran dan
penggunaan alat
peraga
Merriyani Oktarina, A
4. 90,12 90.44 92 90,85
S.Pd
Dra. Musnaini, M.Si A Perlu perbaikan
penyesuaian RPP
5. 92,5 92 94,12 92,87
dengan metode
pembelajaran
Lindawaty, S.Pd B Perlu perbaikan
penyesuaian RPP
6. 90 90 88,56 89,52
dengan metode
pembelajaran
Elisa Selviana, S.Pd., B Perlu perbaikan
M.Si penyesuaian RPP
7. 86,64 85,55 88,57 86,92
dengan metode
pembelajaran
8. Neli Edi, S.Ag 92 90 90 90,66 A
Hennie Marprianan, A Perlu perbaikan
9. S.Kom 92 90 90 90,66 penyesuaian metode
pembelajaran
10. Sepriana Hardewi, 94,65 94,28 92 93,64 A  Melengkapi dan
M.Pd menambahkan
PPK pada RPP
 Meningkatkan
pemahaman sintak
model
pembelajaran
saintific
(pemberian
contoh-contoh
video
pembelajaran
dengan
menggunakan
model saintific)
Putya Wismarina L., A Meningktakan
M.Pd pemahaman sintak
model pembelajaran
saintific (pemberian
11. 92,5 88,57 90 90,36
contoh-contoh video
pembelajaran dengan
menggunakan model
saintific)

Berdasarkan hasil pelaksanaan supervisi persiapan di atas maka hasil tersebut dapat
ditabulasikan dan diuraikan sebagai berikut:

Tabel 2. Hasil Supervisi Persiapan Pelaksanaan Pembelajaran


No Perolehan Jumlah
Nilai Nilai %
1 Baik sekali 7 63,63

2 Baik 4 36,36

3 Cukup 0 9

4 Kurang 0 0

Jumlah 11 100

Hasil analisis data tersebut menggambarkan bahwa sebagian besar guru SMK Negeri 5
Palembang pada tahun pelajaran 2019/2020 sudah dapat melaksanakan supervisi akademik baik
saat meyusun perangkat pembelajaran, ketika proses pembelajaran, maupun saat penilaian
pembelajaran dengan predikat baik sekali yakni sebesar 63,63% dan jumlah guru mendapat nilai
baik 36,36 %. Data tersebut menggambarkan bahwa kemampuan mengajar guru pada SMK Negeri
5 Palembang pada tahun pelajaran 2019/2010 lebih baik dari tahun sebelumnya.
Dari hasil supervisi maka dibuatkan laporan dan ditindak lanjuti, Pada laporannya
diberitahukan berapa jumlah guru dan prosentasenya yang mendapat nilai baik sekali, baik, cukup
ataupun kurang dengan menggunakan instrumen pelaporan tiap guru. Jika nilai guru baik sekali
ataupun baik maka akan di promosikan di tahun pelajaran berikutnya, misalnya menjadi Wakil
kepala sekolah, Pembina di sekolah, atau wali kelas, sedangkan yang mendapat nilai cukup atau
kurang dikutsertakan dalam pendidikan dan pelatihan yang dapat meningkatkan kompetensinya
sebagai guru di tingkat sekolah atau di tingkat MGMP Kota, di beri bimbingan teknis, supervisi
klinis, dan IHT. Adapun instrumen tindak lanjutnya di buat perorangan untuk setiap guru
(terlampir).
BAB V
KESIMPULAN
Berdasarkan supervisi akademik yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa:
1. Supervisi akademik perlu dilaksanakan karena dapat mengevaluasi diri guru sampai
sejauhmana mempunyai wawasan dan kemampuan untuk menunjukkan dirinya sebagai guru
yang profesional
2. Supervisi akademik akan meningkatkan gairah guru untuk lebih mempersiapkan
perencanaan dalam pelaksanaan proses pembelajaran
3. Supervisi akademik dapat meningkatkan kompetensi guru
4. Supervisi akademik dapat menciptakan guru yang kreatif dan inovatif dalam membuat
media ataupun bahan ajar dalam proses pembelajaran

A. SARAN

Untuk perbaikan supervisi dan menghasilkan kualitas yang lebih baik, ada beberapa
rekomendasi, antara lain :
1. Supervisi yang dilakukan seharusnya oleh Kepala Sekolah yang didampingi oleh Guru
Senior atau guru yang sama dengan guru yang akan disupervisi.
2. Supervisi dilaksanakan untuk semua guru tanpa terkecuali.
3. Untuk guru mempersiapkan sebaik mungkin administrasi pembelajaran.
4. Guru bisa menggunakan sarana lingkungan, perpustakaan, labolatorium sebagai sumber
belajar dan tidak terfokus kepada belajar didalam kelas saja.
CATATAN:
1. UNTUK SEKOLAH YANG MENGGUNAKAN KURIKULUM 2013, MAKA
GUNAKAN INSTRUMEN SUPERVISI KURIKULUM 2013 (ADA DI PROGRAM
SUPERVISI)
2. DAN YANG INI ADALAH CONTOH INSTRUMEN SUPERVISI KURIKULUM
2006

KOP SEKOLAH

FORMAT PENILAIAN SUPERVISI GURU

SUPERVISI KEGIATAN PEMBELAJARAN


(Berdasarkan Standar Proses)

Nama Sekolah : ………………………………………………………………


Nama Guru : ………………………………………………………………
Pangkat, Gol/Ruang : ………………………………………………………………
Jabatan :
………………………………………………………………
Mata Pelajaran :
………………………………………………………………
Jumlah Jam Tatap Muka :
………………………………………………………………
Kelas/Semester :
………………………………………………………………
Hari, Tanggal : ………………………………………………………………

Kondisi Skor Nilai Keteranga


Sub Komponen dan Butir Komponen
No Tidak n
(Tatap Muka) Ada 4 3 2 1
Ada Kesesuaian
1 Kegiatan Pendahuluan
a. Menyiapkan peserta didik 4 = Baik
Sekali
b. Melakukan Apersepsi 3 = Baik
c. Menjelaskan KD dan tujuan yang ingin 2 = Cukup
dicapai 1 = Kurang
d. Menyampaikan cakupan materi dan penjelasan
uraian kegiatan sesuai silabus/kesiapan bahan
ajar
e. Penampilan guru

Kondisi Skor Nilai Keteranga


Sub Komponen dan Butir Komponen
No Tidak n
(Tatap Muka) Ada 4 3 2 1
Ada Kesesuaian
2 Kegiatan Inti Pembelajaran
A. E K S P L O R A S I 4= Baik
Sekali
a. Melibatkan siswa dalam mencari informasi 3= Baik
dan belajar dari aneka sumber dengan 2= Cukup
menerapkan prinsip alam takambang jadi 1= Kurang
guru
b. Menggunakan beragam pendekatan
pembelajaran, media pembelajaran dan
sumber belajar lainnya
c. Memfasilitasi terjadinya interaksi antara
siswa dengan siswa, anatara siswa dengan
guru, dan antara siswa dengan lingkungan
dan sumber belajar lainnya
d. Melibatkan siswa secara aktif dalam
berbagai kegiatan pembelajaran
e. Memfasilitasi siswa melakukan percobaan
di laboratorium,studio, lapangan atau kelas
Kondisi Skor Nilai Keteranga
Sub Komponen dan Butir Komponen
No Tidak n
(Tatap Muka) Ada 4 3 2 1
Ada Kesesuaian
B. E L A B O R A S I 4= Baik
Sekali
a. Membiasakan siswa membaca dan menulis 3= Baik
yang beragam melalui tugas-tugas tertentu 2= Cukup
yang bermakna 1= Kurang
b. Memfasilitasi siswa melalui pemberian
tugas dan diskusi untuk memunculkan
gagasan baru baik lisan maupun tertulis
c. Memberi kesempatan kepada siswa untuk
berfikir, menganalisa, menyelesaikan
masalah, dan bertindak tanpa adanya rasa
takut dan malu
d. Memfasilitasi siswa dalam pembelajaran
kooperatif dan kolaboratif
e. Memfasiltiasi siswa berkompetisi secara
sehat untuk meningkatkan prestasi belajar
f. Memfasiltiasi siswa dalam membuat
laporan eksploraso yang dilakukan baik
lisan maupun tertulis secara individu
maupun kelompok
g. Menfasilitasi siswa untuk menyajikan hasil
kerja secara individu maupun kelompok
h. Memfasilitasi siswa untuk melakukan
pameran, pemajangan, turnamen, festival
serta produk yang dihasilkan
i. Memfasilitasi siswa melakukan kegiatan
yang menumbuhkan kebanggaan dan rasa
percaya diri siswa

Kondisi Skor Nilai Keteranga


Sub Komponen dan Butir Komponen
No Tidak n
(Tatap Muka) Ada 4 3 2 1
Ada Kesesuaian
C. K O N F I R M A S I
a. Memberikan umpan balik positif dan 4= Baik
penguatan dalam bentuk lisan, tulisan, Sekali
isyarat, maupun hadiah terhadap keberhasilan 3= Baik
siswa

b. Memberikan konfirmasi terhadap hasil 2= Cukup


eksplorasi dan elaborasi siswa melalui 1= Kurang
berbagai sumber
c. Menfasilitasi siswa melakukan refleksi untuk
memperoleh pengalaman belajar yang telah
dilakukan
d. Berfungsi sebagai nara sumber dan fasilitator
dalam menjawab pertanyaan siswa yang
menghadapi kesulitan
e. Membantu menyelesaikan masalah siwa
dalam melakukan pengecekan hasil
eksplorasi
f. Memberikan motifasi terhadap siswa yang
kurang aktif dan memberikan informasi untuk
bereksplorasi lebih jauh

Kondisi Skor Nilai Keteranga


Sub Komponen dan Butir Komponen
No Tidak n
(Tatap Muka) Ada 4 3 2 1
Ada Kesesuaian
3 Penutup
a. Membuat rangkuman/simpulan 4 = Baik
Sekali
b. Emlakukan pembelian dan/atau refleksi 3 = Baik
terhadap kegiatan pembelajaran yang telah 2 = Cukup
dilakukan
c. Memberikan umpan balik terhadap proses 1 = Kurang
hasil pembelajaran
d. Memberikan Tugas Terstruktur (PT) dan
Kegiatan Mandiri Tidak Terstruktur (KMTT)
e. Menyampaikan rencana pembelajaran pada
pertemuan berikutnya
Jumlah Skor
Jumlah Skor Seluruhnya
Keterangan :

Skor Maksimal = 120

86% - 100% = Baik Sekali


Nilai Akhir :
70% - 85% = Baik
55% - 69% = Cukup
Dibawah 55% = Kurang

Tindak Lanjut :
Garut, ………………2014

Kepala SMP ................................. Garut, Guru Mata Pelajaran,

............................................................. ……………………………………
NUPTK. NUPTK

SUPERVISI KLINIS

Supervisi ini dilaksanakan jika pada waktu supervisi guru di kelas terdapat banyak
kekurangan, baik secara Admnistrasi (RPP nya) maupun pada waktu Klasikal tatap muka (metode
pembelajaran/ bahan ajar/ media /alat evaluasi , mis konsepsi materi , dll tidak cocok, dengan
pokok materi pelajaran), sebagai indikatornya dapat dilihat dari keberhasilan peserta didik
( persentasi yang memenuhi KKM kurang dari harapan. Maka dilakukan supervisi klinis, misalnya
secara administrasi RPP diperbaiki, secara klasikal metode pembelajaran/ bahan ajar/ media /alat
evaluasi dll dicocokan dengan pokok materi pelajaran, dan ini dilakukan pada Remedial Teaching.
KOP SEKOLAH

FORMAT SUPERVISI KLINIS


SMP .......................... GARUT
TAHUN PELAJARAN 2014 – 2015
SEMESTER 1 (SATU)

Nama Guru yang di Supervisi Klinis : ……………………................................................


NUPTK : ………………………..
Mata Pelajaran : ………………………………………………………………….
Hari/Tanggal Pelaksanaan Supervisi Klinis : …………………………………………………
Semester : 1 (satu) / 2 (dua) *)

Supervisi Klinis :

A. Administrasinya:
…………………………………………………………………………………………………………
………..
…………………………………………………………………………………………………………
………..
…………………………………………………………………………………………………………
………..
…………………………………………………………………………………………………………
………..
…………………………………………………………………………………………………………
………..
B. Pelaksanaan secara Klasikalnya:
…………………………………………………………………………………………………………
………..
…………………………………………………………………………………………………………
………..
…………………………………………………………………………………………………………
………..
…………………………………………………………………………………………………………
………..

Garut, Desember 2014


Kepala SMP ....................................
Garut

……………………………………..
NIP

Anda mungkin juga menyukai