Anda di halaman 1dari 2

Dampak jika kelebihan elektrolit :

Jenis Elektrolit
1. Fosfat
Fosfat berfungsi untuk menguatkan tulang dan gigi, menghasilkan energi, dan
membentuk lapisan sel. Namun, jika kadar fosfat di dalam tubuh berlebihan
(hiperfosfatemia), maka bisa menimbulkan masalah pada otot dan tulang,
serta meningkatkan risiko terkena serangan jantung atau stroke.
Hiperfosfatemia umumnya disebabkan oleh berbagai faktor, seperti:

 Penggunaan obat pencahar (laksatif) yang mengandung fosfat secara


berlebihan.
 Komplikasi akibat pengobatan kanker (sindrom tumor lisis).
 Kelenjar paratiroid yang kurang aktif.
 Rendahnya kadar kalsium.
 Gagal ginjal kronis.
 Sesak napas.
 Cedera otot.

2. Klorida
Klorida adalah elektrolit yang berfungsi untuk menjaga keseimbangan pH
dalam darah dan menyebarkan impuls saraf. Kelebihan klorida (hiperkloremia)
bisa disebabkan oleh gagal ginjal kronis atau akut, gangguan pH darah
(asidosis metabolik atau alkalosis respiratorik), dan
konsumsi acetazolamide jangka panjang.
3. Sodium/Natrium
Natrium adalah elektrolit yang berfungsi untuk menjaga keseimbangan cairan
tubuh dan membantu mengatur fungsi saraf dan kontraksi otot. Kondisi
kelebihan natrium (hipernatremia) dalam darah umumnya disebabkan oleh
kurangnya konsumsi air, dehidrasi berat, hilangnya cairan tubuh karena
demam, diare, muntah, penyakit pernapasan, keringat berlebihan karena
olahraga, dan konsumsi obat kortikosteroid.
4. Kalsium
Kalsium adalah mineral yang penting untuk fungsi organ, saraf, otot, dan sel
tubuh. Kalsium juga berguna untuk pembekuan darah dan kesehatan tulang.
Namun demikian, kelebihan kadar kalsium dalam darah (hiperkalsemia) bisa
menimbulkan masalah pada fungsi tubuh. Penyebab hiperkalsemia antara lain
adalah:

 Penyakit ginjal.
 Gangguan tiroid.
 Hiperparatiroidisme.
 Obat-obatan, seperti lithium, teofilin, dan diuretik.
 Penyakit paru-paru, seperti tuberkulosis (TBC) atau sarkoidosis.
 Beberapa jenis kanker, seperti kanker paru-paru dan kanker payudara.
 Konsumsi antasida atau suplemen vitamin D

5. Kalium/Potasium
Kalium berperan penting dalam mengatur fungsi jantung, serta menjaga
fungsi saraf dan otot. Kondisi kadar kalium berlebih (hiperkalemia) biasanya
disebabkan oleh gagal ginjal dan dehidrasi berat. Penggunaan obat diuretik
dan obat penurun tekanan darah, serta darah yang terlalu asam (asidosis)
seperti ketoasidosis diabetik, juga bisa menjadi penyebab hiperkalemia.
6. Magnesium
Magnesium adalah mineral penting yang berfungsi untuk mengatur fungsi
saraf, mengatur tekanan darah dan gula darah, menjaga kesehatan jantung,
menghasilkan energi bagi tubuh, dan menjaga kesehatan tulang. Kelebihan
kadar magnesium (hipermagnesemia) dapat menyebabkan otot menjadi
lemah, refleks lambat, mudah mengantuk, pusing, sakit kepala, mual, muntah,
denyut jantung lambat, napas lambat, dan pingsan. Hipermagnesemia bisa
disebabkan oleh:

 Overdosis suplemen kalsium.


 Gagal ginjal.
 Penyakit Addison.
 Hipotiroidisme
 Luka bakar.
 Obat-obatan, seperti lithium, antasida, dan obat pencahar (laksatif).