Anda di halaman 1dari 13

ARSITEKTUR ART NOUVEAU

A. ART NOUVEAU

Sejarah Art Nouveau


Art Nouveau berkembang tahun 1880 dan 1890an. Nama ini berasal dari Maison de
l’Art Nouveau, galeri desain interior yang buka di Paris tahun 1896. Di Jerman gerakan ini
disebut Jugendstil, diambil dari majalah Diejugend (pemuda) yang dipublikasikan sejak tahun
1896. Di Itali bernama “Stile Liberty” dari nama toko Liberty Style. Di Spanyol bernama
“Modernista”, di Austria bernama “Sezessionstil” dan, di Prancis sendiri, istilah bahasa
Inggris “Modern Style” sering juga digunakan, menekankan dari mana gerakan ini berasal.
Di Inggris, gaya ini diperagakan oleh arsitektur Rennie Mackintosh, dan karya desain
Macdonald bersaudara. Pengaruh Morris yang tersisa di Inggris memperlambat kemajuan
gaya baru desain ini meski Mackmurdo, Godwin, Townsend, dan bahkan Voysey semakin
condong kea rah Art Nouveau. Gaya ini paling terasa dalam bentuk ilustrasi, misalnya the
Yellow Book, the Studio, the Savoy, the Hobby Horse, dan melalui karya Beardsley, Gambar
Ricketts dan Selwyn.
Di Prancis, meskipun ada Guimard dengan desain kaca dan metronya yang terkenal,
gerakan ini paling dapat diekspresikan dalam seni terapan, terutama gelas-gelas dari Lalique
(1860-1945) dan Galle (1846-1904). Di Belgia, gaya ini dingkat melalui Societe des Vingts
(Les Vingt) berdiri tahun 1884, termasuk di dalamnya Ensor dan juga arsitek Art Nouveau
Horta dan Van de Velde sebagai anggotanya. Di Spanyol gaya ini berpusat pada Gaudi di
Barcelona. Di Vienna, arsitek seperti Wagner, Hoffman , dan Olbrich, dan seniman seperti
Klimt berkumpul untuk mempromosikan gaya ini melalui majalah Secessionist Ver sacrum.
Di Jerman, gerakan ini terbelah antara kebiasaan dekoratif Otto Eckman (1865-1902) dan
majalah Pan, dan desain dari Behrens. Di Amerika arsitek seperti Sullivan dan Wright
terpengaruh oleh gagasan-gagasan Eropa tapi menerapkan Art Nouveau dalam wujud yang
berbeda, sementara desainer seperti Tiffany berpegang teguh pada gaya aslinya.
Pengertian Art Nouveau

Art Nouveau adalah sebuah aliran seni yang memiliki gaya dekoratif tumbuhan yang
meliuk-liuk. Art Nouveau berasal dari bahasa Perancis yang artinya seni baru (new art),
diambil dari nama toko di Paris, Maison de l’Art Nouveau yang dibuka pada tahun1895 oleh
Siegfried Bing Gaya Art Nouveau berkembang pada masa 1892-1900, pertama kali muncul
di Eropa dan menyebar sampai Amerika dengan nama yang berbeda, seperti Jugendstill di
Jerman, Liberty di Inggris, Style Moderne di Prancis dan lain-lain.Art Nouveau Style adalah
gaya extravaganza dengan ornamen yang terinspirasi dari alam seperti flora yang penuh
dengan sulur-sulur, kelopak bunga dan kecantikan wanita.

Art Nouveau adalah sebuah aliran/ langgam/ style seni rupa modern yang marap pada
akhir abad ke-19 dan awal abad ke-20 di Eropa daratan. Abad ke-20 merupakan masa yang
subur bagi berbagai jenis seni rupa modern untuk berkembang, hal ini dikarenakan pesatnya
perkembangan teknologi dan pengaruh-pengaruh budaya baru (juga didukung oleh
industrialisasi, kolonialisme, urbanisasi, dll.). Karya Art Nouveau biasanya dicirikan dengan
bentuk-bentuk plastis dan organis, tapi tetap mengandalkan prinsip-prinsip geometris
(sebagai perbandingan: Art Deco yang geometris, kaku meski menggambarkan figur-figur
hewan, bunga, atau manusia). Art Nouveau dapat diidentikan dengan cita rasa seni bangunan
yang eksentrik dan mahal mengingat tingkat kesulitan detail yang tinggi, belum lagi dengan
penerapan bahan yang mahal. Sentuhan Art Nouveau dapat didapat dengan memajang lukisan
Art Nouveau, seperti reproduksi poster-poster karya Mucha Alphonse (atau eksponen Art
Nouveau lain: Klimt, Moreau, Munch, Toulouse-Lautrec).
Pada dasarnya aliran ini muncul sebagai sebuah reaksi terhadap industrialisasi dan mesin
yang dianggap menghilangkan sifat manusiawi dalam seni dan pembuatan barang-barang
kebutuhan manusia. Oleh karena itu ukiran dan ulir flora yang dibuat juga cenderung tampil
‘berlebihan’ untuk menekankan keterampilan yang sifatnya sangat emosional. Gaya ini
diaplikasikan dalam seni, arsitektur, furniture serta perabot logam dan ilustrasi buku serta
berbagai barang cetakan.

Art Nouveau yang muncul di sekitar tahun 1861 di Inggris sering dilihat sebagai
pemberontakan atas nilai-nilai Victoria (ratu Inggris waktu itu). Bentuk-bentuk artistik di
zaman itu sangat berkiblat pada gaya klasik Yunani Roma yang didominasi oleh bentuk-
bentuk geometris primer seperti segi tiga, segi empat, elips dan lingkaran. Para pencetus Art
Nouveau seperti desainer William Morris dipihak lain berpendapat bahwa garis lurus dan
sudut tegak lurus seperti yang terdapat pada bentuk-bentuk geometris primitif tidak pernah
hadir dalam jagat raya ini. Bahkan dalam tubuh manusia dan benda-benda organisme lainnya
tidak akan ditemui satupun garis lurus.

Maka para artis art nouveau mengkreasikan suatu bentuk seni yang menghindari bahkan
menentang bentuk garis lurus dan sudut siku-siku dan bentuk geometris primitif
lainnya.Mereka menciptakan karya-karya yang penuh garis lengkung.
Art Nouveau dizamannya memang, dilihat dari kacamata sekarangpun , cukup
menggairahkan rasa seni, tetapi bentuk gaya seni ini kurang bisa memenuhi tuntutan zaman
yang segera datang kemudian. Revolusi industri menuntut apapun yang diproduksi harus bisa
dibuat dalam jumlah besar, dengan biaya yang murah dan dengan kecepatan tinggi. Bentuk
bentuk aliran garis lengkung sangat sulit dibuat, mahal, dan lagi memakan waktu. Aliran Art
Nouveau ini menghilang pelan-pelan di sekitar tahun 1910. Namun di tahun 1960 Art
Nouveau seperti dihidupkan kembali.Nama Art Nouveau diambil dari nama toko di Paris,
Maison de l’Art Nouveau yang dibuka pada tahun1895 oleh Siegfried Bing. Di Eropa aliran
ini menggunakan beberapa nama:

 Di Jerman: Jugendstil (gaya muda) dari nama majalah Die Jugend


 Di Austria: Vienna Secession
 Di Italia: Stile Liberty
 Di Spanyol: Modernista
 Di Inggris: Glassgow school
Tokoh-tokohnya adalah Charles Rennie Mackintosh (Inggris), Henry Van de Velde
(Austria), seorang arsitek Antoni Gaudi (spanyol). Gaya Art Nouveau pada awalnya
dimaksud sebagai seni yang dapat dinikmati oleh orang kebanyakan (popular art) namun pada
kenyataannya lebih banyak diterapkan dalam seni dan barang-barang untuk konsumsi orang-
orang kaya.

B. Ciri – ciri aliran Art Nouveau


Karya Art Nouveau biasanya dicirikan dengan bentuk-bentuk plastis dan organis, tapi
tetap mengandalkan prinsip-prinsip geometris ( sebagai perbandingan: Art Deco yang
geometris, kaku meski menggambarkan figur-figur hewan, bunga, atau manusia ). Di
arsitektur ada beberapa nama yang identik dengan Art Nouveau, misalnya kota Barcelona dan
Katedral La Sagrada Familia yang identik dengan arsitek Antonio Gaudi (dokumentasi
karyanya bisa dicari di toko-toko buku) dan C.R. Mackintosh.
Art Nouveau dapat diidentikan dengan cita rasa seni bangunan yang eksentrik dan mahal
mengingat tingkat kesulitan detail yang tinggi, belum lagi dengan penerapan bahan yang
mahal. Sentuhan Art Nouveau dapat didapat dengan memajang lukisan Art Nouveau, seperti
reproduksi poster-poster karya Mucha Alphonse (atau eksponen Art Nouveau lain: Klimt,
Moreau, Munch, Toulouse-Lautrec).

Karakteristik Art Nouveau adalah :

1. Bersifat dekoratif
2. peniadaan garis-garis lurus dan sudut siku-siku.
3. penggunaan garis-garis yang berliku-liku.
4. penggunaan bentuk-bentuk organik seperti tanaman,
daun, sulur dan bunga-bunga. bunga yang favorit
digunakan adalah lili, iris, dan anggrek, sedangkan
tanaman lain antara lain batang-batang palem,
papyrus, dan rumput laut.
5. penggunaan bentuk, motif dan warna binatang,
seperti serangga berupa capung dan unggas berupa
merak, burung layang-layang, dan angsa.
C. Ciri – ciri art nouveau

1. Dinamis dan mengalir, dengan garis-garis lengkung yang serasi, cukup


menggambarkan gaya Art Nouveau. Tampilan lainnya adalah penggunaan hiperbola
dan parabola di jendela, lengkungan, dan pintu. Tumpukan-tumpukan konvensional
terlihat seakan menjadi hidup dan tumbuh menjadi bentuk-bentuk yang diambil dari
tumbuhan.

The Holy City Siegfried Bing


2. Art Nouveau dalam arsitektur dan desain interior membangkitkan kembali gaya dari
era Victorian. Meski desainer Art Nouveau memilih dan memodernisasikan beberapa
elemen abstrak dari gaya Rococo seperti tekstur api dan kerang, mereka juga
mempergunakan bentuk organik sebagai sumber inspirasi, mengembangkan bentuk
alami dari rumput laut, rumput dan serangga.

3. Wood-block Jepang, dengan garis lengkungnya, permukaan yang berpola, bagian


kosong yang kontras, juga mempengaruhi Art Nouveau.
4. Bentuk plastis dan organis,tapi tetap mengandalkan prinsip-prinsip geometris

5. Aliran seni rupa modern yang kaya akan ornamen dan asimetrik yang identik dengan
karakteristik tumbuhan yang berliuk-liuk.

Ciri Khusus:

1. Garis-garis sensual dan cahaya halus

3.Gaun

4. Kurva Tumbuhan dan daun willow

5. Gelombang memutar

6. Rincian geometris dan warna-warni

7.Irama bentuk dari seni Art Nouveau adalah


dinamis, mengalir, kurva dan berombak-ombak
“cambuk”

8. Bangunan Art Nouveau masih menggunakan


ornamen
Ukiran pada kaca Bangunan Lisplang pada Gelas Antik
bangunan

D. Material Bangunan

Bahan baru yang digunakan oleh seniman Art Nouveau

 Besi cor

Salah satu produk utama dari revolusi industri


pertama. Diproduksi dalam blast furnace dengan tambahan
karbon ke besi. ( Lihat di sebelah kiri pintu masuk metro
dari besi cor oleh Guimard ). Itu hanya digunakan sebagai
kolom di bidang bangunan

 Baja dan besi

Bahan ini adalah simbol dari revolusi industri pertama (dari


1830). Bangunan pertama yang menggunakannya adalah jembatan,
stasiun kereta api, ... atau di ruang pameran seperti Istana Cristal
pada tahun 1851; tetapi pengenalan ke dalam bangunan asli adalah
dari tahun 1870-an, dan dimulai dengan "Grand Magasin" (toko-toko
departemen atau bangunan tontonan). Sayangnya banyak dari
bangunan ini dihancurkan oleh api, karena baja tidak tahan dengan
baik terhadap ancaman ini. Pada pergantian abad, besi semakin
banyak digunakan untuk jangkar dinding atau pintu / jendela.
 Keramik

Peningkatan industri tembikar misalnya dengan Bigot di


Perancis yang memasok banyak arsitek Art Nouveau termasuk
Guimard, Gaudi dan Lavirotte dan perusahaan terkenal seperti Bigot
atau Villeroy & Bosch. Gaudi menggunakan keramik tua yang
disebut "trencadis" untuk menutupi beberapa bangunannya.

Bunga untuk penggunaan keramik dalam arsitektur adalah karena


empat faktor utama:

- Faktor teknis: keramik tahan air, tahan api dan tahan polusi.
- Faktor sanitasi: Mudah dicuci. Pada akhir abad XIX, epidemi masih sangat
mematikan.
- Faktor ekonomi: Lebih menguntungkan dari pada plesteran. ini memiliki keausan
yang lebih tahan lama dan biaya pemasangan yang lebih rendah. Biayanya jauh lebih
murah daripada batu. (Hanya berlaku untuk keramik industri, bukan untuk Gaudi)
- Faktor estetika.

 Kaca

Art Nouveau telah banyak menggunakan kaca karena beberapa


alasan:

- Faktor Fungsional dan Sanitasi: membuat ruang tamu


bercahaya. Beberapa bangunan menggunakan atap kaca untuk
cahaya zenital: House Van de Velde dan House Horta di
Brussels , Post Sparkasse di Wien, Crédit lyonnais di Nancy ,
jendela besar selalu digunakan tetapi penerangan zenital untuk
rumah pribadi agak baru.
- Faktor dekorasi: penggunaan kacamata noda.
- Faktor integrasi: pembuatan kaca
 Beton bertulang

Langkah pertama beton dalam arsitektur

- 1837, JB White (Inggris) adalah yang pertama


membangun dengan bahan beton.
- 1856, Coignet mematenkan penggunaan tulangan
baja dalam semen.
- 1867-78, Monier (F) mematenkan proses pembuatan untuk membuat objek beton
bertulang.
- 1892, Hennebique mematenkan adaptasi dari proses sebelumnya ke konstruksi (kolom
dan lantai).

Teknik ini semakin banyak digunakan oleh arsitek dan insinyur untuk membangun gedung
yang lebih besar dengan penundaan yang lebih pendek.

 Lift

Elevator menjadi harga yang mudah diakses dan


disponibilitas pada akhir periode Art Nouveau. "Lantai master"
masih merupakan lantai pertama di hampir setiap bangunan Art
Nouveau karena para master tidak ingin melakukan upaya untuk
naik ke lantai paling atas. Lantai atas didedikasikan untuk para
pelayan. Pada tahun 1888, majalah seperti "La construction
moderne" menggambarkan teknik lift lift.

Dengan kedatangan lift, lantai master akan menjadi lantai


terakhir karena udara jauh lebih menarik di sana dan memaksimalkan pencerahan matahari.

 Lampu listrik

Diciptakan pada tahun 1880, lampu pijar membawa revolusi ke dalam cahaya. Dari lilin atau
lampu gas ke lampu listrik. Listrik telah membuat desain lampu berevolusi.
Tokoh arsitek aliran Art Nouveau

Antoni Gaudi

"Gaudi" beralih ke halaman ini. Untuk kegunaan lain, lihat Gaudi (disambiguasi).

Nama ini menggunakan cara penamaan Spanyol: nama keluarga pertama atau paternalnya
adalah Gaudí dan nama keluarga kedua atau maternalnya adalah Cornet.

Antoni Gaudí

Gaudí tahun 1878, oleh Pau Audouard

25 Juni 1852 Reus, Catalonia,


Lahir
Spanyol

10 Juni 1926 (umur 73)


Meninggal
Barcelona, Catalunya, Spanyol

Kebangsaan Spanyol

Sagrada Família, Casa Milà,


Bangunan
Casa Batlló

Proyek Park Güell, Gereja Colònia Güell

Antoni Gaudí i Cornet (Bahasa Katalan: [ənˈtɔni ɣəwˈði]; lahir 25 Juni1852 –


meninggal 10 Juni1926 pada umur 73 tahun) adalah seorang arsitekCatalunya dari Reus,
Spanyol, yang menjadi tokoh utama Modernisme Catalunya. Karya-karya Gaudí
mencerminkan gayanya yang individualis dan tidak biasa. Kebanyakan di antaranya terdapat
di Barcelona, termasuk magnum opusnya, Sagrada Família.

Banyak karya Gaudí yang mencerminkan kegemarannya dalam hidup, yaitu


arsitektur, alam, dan agama. Gaudí memperhatikan setiap detail karyanya, menggabungkan
arsitekturnya dengan serangkaian kerajinan yang ia kuasai: keramik, kaca berwarna,
penempaanbesi, dan pahat kayu. Ia memperkenalkan sejumlah teknik baru dalam penggunaan
bahan, seperti trencadís yang terbuat dari pecahan keramik bekas.

Beberapa tahun kemudian, di bawah pengaruh teknik seni neo-Gothik dan Oriental,
Gaudí menjadi bagian dari aliran Modernista yang mencapai puncaknya pada ahir abad ke-19
dan awal abad ke-20. Karyanya menjadi sumber aliran Modernisme bergaya organik yang
terinspirasi oleh alam. Gaudí jarang menggambar secara rinci rancangan karyanya. Ia justru
lebih suka membuat model skalatiga dimensi dan membentuk elemen rincinya sambil
membayangkannya.

Karya-karya Gaudí mendapat pengakuan luas dari dunia internasional dan banyak
sekali studi yang diselenggarakan untuk mempelajari dan memahami arsitekturnya. Hari ini,
karya Gaudí memiliki penggemarnya sendiri dari kalangan arsitek maupun masyarakat
umum. Mahakaryanya, Sagrada Família yang belum selesai dibangun, merupakan salah satu
monumen yang paling sering dikunjungi di Catalunya. Antara 1984 dan 2005, tujuh
karyanya dinyatakan sebagai Situs Warisan Dunia oleh UNESCO. Keyakinan Katolik Roma
yang dianut Gaudí lama kelamaan menjadi sangat dalam dan citra religius pun tercermin di
karya-karyanya. Hal ini membuatnya dijuluki "Arsitek Tuhan" dan banyak pihak
menginginkan agar Gaudí dibeatifikasi.

Karya dari Antoni Gaudi


Contoh Bangunan Art Nouveau

Di Indonesia art nouveau dikenal juga sebagai aliran semarangan cirinya adalah garis-
garis menggelombang dengan bunga. Gaya ini juga terlihat pada sisa-sisa bangunan kolonial
di Indonesia

Rumah Jules Lavirotte (Home of Jules Lavirotte)

Fasad bangunan apartemen yang


mengagumkan ini didirikan pada 1901 dalam gaya
desain Art Nouveau. Pintu masuknya penuh dengan
seni yang menggambarkan Taman Eden. Rumah yang
terletak di 29 Avenue Rapp ini juga dianggap sebagai
salah satu bangunan di Paris yang memiliki struktur
Art Nouveau paling sangat mendetil.

Pintu masuk ke Paris Métro

Tanda penunjuk arah bawah tanah ini terletak di


Le Métro, kereta bawah tanah ibukota Prancis. Sistem
transportasi ini pertama kali dibuka pada 1900 dengan
pintu masuk dirancang oleh Hector Guimard. Hari ini,
terowongan terlihat sangat dekoratif dan menjadi salah
satu simbol dari Art Nouveau Paris.

Grand Palais

Bangunan ini sama sekali tidak terlepas dari


pekerjaan yang berkaitan dengan besi. Meskipun ruang
pameran besar ini dianggap struktur neoklasik atau Beaux
Arts pada bagian luarnya, namun interiornya jelas
memiliki garis Art Nouveau.
Galeries Lafayette

Galeries Lafayette, sebuah department store mewah,


menawarkan kemegahan pusat ritel dalam setiap sentuhan
arsitekturnya. Atap kubahnya berbentuk melengkung
dramatis dalam sentuhan palet abad lalu.

Castel Béranger

Berikut ini adalah karya lain arsitek Hector Guimard.


Pintu masuk untuk penumpang yang ingin melakukan
perjalanan ke Castel Beranger, sebuah gedung apartemen yang
dirancang khusus sejak akhir abad ke-19. Guimard sekarang
dianggap sebagai perancang klasik Art Nouveau.

La Sagrada Familia

Di bidang arsitektur, karya mereka seperti bukan didesain


diatas meja gambar, tapi laksana tunas yang muncul sendiri dari
permukaan bumi. Beberapa contoh yang amat terkenal didunia
adalah Templo Expiatory de la Sagrada Familia ( Gereja
Penebusan Dosa Keluarga Suci) di Barcelona (1883- dan sampai
sekarang belum selesai)karya Arsitek Spanyol Antonio Gaudi.