Anda di halaman 1dari 10

BAB I

IDENTITAS ALAT PERAGA

1.1. Nama Alat Peraga


Alat peraga yang dibuat adalah Circulatory Bottle (RYBOT).

1.2. Kelas/Semester
Alat peraga ini digunakan di kelas XI pada semester ganjil.

1.3. Kompetensi Inti


Memahami, menerapkan, dan menganalisis pengetahuan faktual,
konseptual, prosedural, dan metakognitif berdasarkan rasa ingin
tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan
humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan,
kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan
kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang
kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk
memecahkan masalah.

1.4. Kompetensi Dasar


Menganalisis hubungan antara struktur jaringan penyusun organ
pada sistem sirkulasi dalam kaitannya dengan bioproses dan
gangguan fungsi yang dapat terjadi pada sistem sirkulasi manusia

1.5. Indikator
 Menjelaskan struktur jaringan dan fungsi serta ruang dan
katup jantung
 Menganalisis proses peredaran darah

1
1.6. Tujuan
Tujuan dari adanya alat peraga ini adalah:
 Agar siswa dapat menjelaskan struktur jaringan dan fungsi
serta ruang dan katup jantung
 Agar siswa dapat menganalisis proses peredaran darah

1.7. Manfaat
Manfaat dari alat peraga ini adalah:
 Agar siswa lebih memahami secara nyata dan detail tentang
proses peredaran tubuh manusia, yang selama ini siswa
hanya menggunakan gambar sebagai media visual.
 Menumbuhkan sikap ingin tahu yang tinggi sehingga
membantu proses pemahaman.

2
BAB II
MATERI

2.1 Pengertian Sistem Peredaran Darah pada Manusia


Sistem peredaran darah atau sistem kardiovaskular
merupakan suatu system dari tubuh yang didalamnya terdiri dari
jantung, darah dan juga pembuluh darah. Sistem ini bertanggung
jawab untuk mengangkut darah. Sistem kardiovaskular
menggerakkan darah keseluruh tubuh dan sel-sel akan menerima
oksigen serta nutrisi.
Kardiovaskular berasal dari kata kardia, bahasa yunani yang artinya
“Jantung” dan dari kata vasculum, bahasa latin yang berarti
“Pembuluh kecil”. Dalam system ini, jantung bertugas sebagai
pompa, memaksa darah untuk bergerak melalui tubuh dengan
relaksasi sehingga lebih banyak darah yang masuk ke tiap-tiap
ruangannya.

2.2 Komponen Sistem Peredaran Darah pada Manusia


Sistem peredaran darah pada manusia tersusun atas darah,
pembuluh darah, dan jantung sebagai pusat perdaran darah.
A. Darah
Darah adalah jaringan terspesialisasi yang mencakup cairan
kekuningan, disebut plasma darah, dan sel-sel darah yang
tersuspensi didalamnya. Sel-sel darah terdiri atas sel darah merah
(eritrosit), sel darah putih (leukosit), dan keeping darah (trombosit).
B. Pembuluh Darah
Pembuluh darah adalah bagian dari sistem sirkulasi yang
mengangkut darah ke seluruh tubuh. Ada tiga jenis pembuluh
darah, yaitu arteri yang berfungsi membawa darah dari jantung,
kapiler yang berfungsi sebagai tempat pertukaran sebenarnya air

3
dan bahan kimia antara darah dan jaringan dan vena, yang
membawa darah dari kapiler kembali ke jantung.

2.3 Sistem Peredaran Darah pada Manusia


Ada dua macam peredaran darah dalam tubuh manusia. Pertama,
peredaran darah dari bilik kanan jantung menuju paru-paru melewati
arteri pulmonalis dan kembali ke serambi kiri jantung melewati vena
pulmonalis, disebut peredaran darah kecil. Kedua, peredaran darah
dari bilik kiri jantung ke seluruh tubuh melalui aorta dan akhirnya
kembali ke serambi kanan jantung melalui vena kava, disebut
peredaran darah besar.

4
BAB III
ALAT DAN BAHAN

3.1. Alat
Alat yang digunakan dalam pembuatan alat peraga ini adalah:
1. Pisau cutter
2. Gunting
3. Solder
4. Lem Silicon Rubber
5. Lem Tembak

Gambar 3.1. Alat

3.2 Bahan
Bahan yang digunakan dalam pembuatan alat peraga ini adalah:
1. 6 botol plastik bekas
2. 3 meter selang kecil Ø 8mm
3. 2 pegas
4. Papan triplek ukuran 40x60 cm
5. Pewarna merah
6. 2 buah gotri kecil
7. Busa karet

5
Gambar 3.2. Bahan

6
BAB IV
CARA PEMBUATAN

Langkah-langkah dalam membuat alat peraga ini adalah :

1. Botol dilubangi bagian atas dan bawah menggunakan solder


dengan diameter selang
2. Siapkan triplek, lalu atur posisi 6 buah botol seperti gambar
dibawah ini.

Gambar 4.1 Susunan Botol

3. Potong busa karet sebanyak 6 buah sesuai ukuran. Rekatkan


semua busa karet menggunakan lem tembak, lalu rekatkan
semua botol pada busa karet (sebagai tumpuan)
4. Untuk membuat katub, potong ballpoint dan ambil isinya,
sisakan pegas dan dudukannya

7
5. Masukkan gotri hingga gotri terkunci oleh per dan ujung bulir
ballpoint, sehingga gotri akan selalu bergerak untuk membuka
dan menutup ketika mendapat tekanan.
6. Sambungkan botol satu dengan yang lain dengan selang. Alur
penyambungan selang terdapat pada gambar disamping.
7. Campurkan air dengan pewarna merah, lalu masukkan air
(darah) tersebut ke dalam “paru-paru” atau “tubuh”.

Gambar 4.2. Rangkaian Circulatory Bottle

8
BAB IV
CARA MENGGUNAKAN

Cara menggunakan alat peraga ini adalah:


1. Pada saat bilik kanan ditekan, maka air akan mengalir ke paru-
paru melalui arteri pulmonalis. Di dalam paru-paru air akan
mengalami proses pertukaran dan mengalir ke serambi kiri
melalui vena pulmonalis.
2. Pada saat bilik kiri jantung ditekan, air akan mengalir ke seluruh
tubuh melalui Aorta. Di dalam tubuh air akan mangalir ke
serambi kanan melalui vena cava.
3. Dalam alat ini, ketika salah satu bilik ditekan akan terjadi simulasi
proses peredaran darah dari jantung ke paru-paru dan seluruh
tubuh. Seluruh botol terhubung dengan selang (sebagai
pembuluh darah) dan katub bekerja dalam waktu bersamaan
meskipun hanya satu bilik yang tekan, Sehingga air (darah)
bersikulasi layaknya sistem peredaran darah manusia.

DAFTAR PUSTAKA

9
10