Anda di halaman 1dari 11

CRITICAL BOOK REPORT

Kalkulus Multivariabel
PEUBAH BANYAK DAN LIMIT KEKONTINUAN
Dosen Pengampu : DIDI FEBRIAN, S.Si., M.Sc.

Oleh kelompok 2

ELSADAY SITUNGKIR (4173311033)

ESTHER MEGAWATI (4173311041)

NOVA SRI DEWI GAJA MANIK(

NOVITA SIHOMBING(4173111056)

SITI NUR AISYAH(4173311095)

TEDDY CRISTO HAGANTA TARIGAN

PENDIDIKAN MATEMATIKA DIK E 2017


FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMUPENGETAHUAN
ALAM
UNIVERSITAS NEGERI MEDAN
2018
DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR

Puji dan syukur penyusun ucapkan kepada Tuhan Yang Maha Esa, karena
atas berkat dan rahmat-Nya sehingga penyusun dapat menyelesaikan tugas
Critical Book Report yang berjudul “Fungsi Peubah Banyak serta Limit dan
Kekontinuan” dengan tepat waktu. Adapun tugas ini dibuat untuk memenuhi
tugas Critical Book Report mata kuliah kalkulus multivariabel . Penyusun juga
berterima kasih kepada Bapak Dosen DIDI FEBRIAN, S.Si., M.Sc. yang sudah
memberikan bimbingan dan saran dalam terwujudnya makalah ini.
Penyusun menyadari bahwa tugas Critical Book ini masih jauh dari
sempurna. Oleh karena itu penyusun mohon kritik dan saran yang membangun
dari para pembaca. Semua kritik, saran, dan petunjuk yang diberikan akan
diterima dengan senang hati. Akhir kata penyusun mengucapkan terimakasih
semoga dapat bermanfaat dan bisa menambah pengetahuan bagi pembaca.

Medan, September 2018

Penulis
BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Critical Book merupakan salah satu cara ataupun konsep dalam


menganalisa buku sehingga pembaca dapat berpikir kritis, karena pembaca
dituntut untuk memahami isi buku. Critical book report adalah salah satu
dari 6 tugas yang harus dipenuhi pada mata kuliah Kalkulus Multivariabel.
Dimana pada tugas ini penyusun akan membandingkan dua atau lebih
buku yang membahas topik yang sama dengan melihat kelebihan dan
kekurangan buku tersebut baik dari segi defenisi/pengertian,contoh soal
dan sebagainya. Mengkritik buku dapat meningkatkan daya pikir pembaca
karena dari mengkritik buku pembaca mendapat informasi informasi yang
bermanfaat bagi kehidupan para pembaca. Oleh karena itu pada tugas
kali ini penyusun ingin mengkritisi dua buah buku dengan materi yang
sama guna untuk menambah pengetahuan dan memenuhi tugas yang
diberikan. Maka dari situ penyusun membuat critical book report untuk
melihat kekurangan dan kelebihan materi yang ada di dalam buku tersebut.
Critical book juga sangat berfungsi bagi mata kuliah kalkulus
multivariable.

1.2 Rumusan Masalah


1) Apakah isi buku utama sama dengan buku pembanding?
2) Buku manakah yang mudah dipahami?
3) Apa kelebihan dan kekurangan pada buku-buku tersebut?
1.3 Tujuan
1. Membandingkan satu bab materi pada dua buku cetak kalkulus
2. Mengetahui kelebihan dan kelemahan pada kedua buku yang
dibandingkan
3. Melatih diri untuk berpikir kritis dalam mencari informasi yang
diberikan pada buku.
1.4 Manfaat
1. Mahasiswa semakin berpikir kritis
2. Dapat menyelesaikan tugas CBR matakuliah kalkulus multivariable
3. Dapat mengetahui perbedaan pada kedua buku
BAB II

PEMBAHASAN

2.1. Identitas Buku

 Buku Utama

1. Nama Buku : Kalkulus Jilid 2 Edisi Kedelapan

2. Nama Penulis : -Dale Varberg

-Edwin J. Purcell

-Steven E. Rigdon

3. Alih Bahasa : Ir. Julian Gressando, M.Sc.

4. Halaman yang dibandingkan : 248-265

5. Tahun Terbit : 2004

6. Kota Terbit : Jakarta

7. Penerbit : Erlangga
 Buku Pembanding

1. Nama Buku : Kalkulus Peubah Banyak dan

Penggunaannya

2. Nama Penulis : Wono Setya Budi

3. Halaman yang Dibandingkan : 27-53

4. Tahun Terbit : 2001

5. Kota Terbit : Bandung

6. Penerbit : ITB Bandung

2.2. Pembahasan

Dalam kedua buku kalkulus tersebut kami mengambil dua sub materi
yaitu mengenai fungsi peubah banyak serta Limit dan Kekontinuitas. Dimana
dalam penyampaian materi dalam sub bab tersebut mencakup beberapa
perbedaan aspek. Oleh karena itu kami akan menyampaikan aspek-aspek yang ada
didalam kedua buku tersebut yaitu sebagai berikut:
1. Dalam Hal Konsep/Definisi

 Pada buku utama definisi materi fungsi dengan dua peubah atau lebih
diawali dengan ilustrasi dengan fungsi bernilai vektor ( vector-valued)
kemudian diarahkan pada sebuah fungsi bernilai real dengan dua peubah
real yang dinyatakan dalam sebuah contoh fungsi f yang menghubungkan
setiap pasangan berurut (x,y) pada suatu himpunan D dalam suatu bidang
dengan sebuah bilangan real dari f (x,y). Kemudian menguraikan fungsi
bernilai real dengan tiga peubah real (atau bahkan n peubah real ) yang
sebelumnya memperkenalkan daerah asal, daerah hasil yang menyangkut
peubah bebas dan peubah tak bebas yang akan berlaku pada fungsi bernilai
real dengan tiga peubah real (atau bahkan n peubah real ). Pada buku ini
dalam materi limit dan kontinuitas dalam memberikan pengertian atau
definisi limit dinyatakan dengan symbol – symbol matematika dan disertai
cara menginterpretasi limit dengan benar.
 Pada buku pembanding definisi fungsi dua variable atau lebih diawali
dengan contoh dalam kehidupan sehari-hari. Kemudian dijelaskan dengan
contoh fungsi real dan contoh lainnyafungsi pada teori gas ideal pada
termodinamika. Dalam materi limit dan kekontiniuan didefinisikan dengan
symbol matematika tanpa dilengkapi cara menginterpretasikannya dengan
benar sesuai langkah pada buku utama.

2. Dalam Hal Kedalaman Penjelasan Konsep/Definisi(sejenis)

 Pada buku utama definisi materi fungsi dengan dua peubah atau lebih
disertai dengan banyak contoh persamaan yang disertai dengan gambar
grafik yang jelas. Kemudian dilanjut dengan penerapan fungsi dengan dua
peubah yaitu kurva ketinggian dan plot kontur yang mana diterapkan
dalam peta kontur dengan menunjukkan kondisi cuaca atau kondisi-
kondisi dari berbagai titik didalam peta. Pada materi limit kekontinuitas
pada setiap sub bagiannya disertai masing-masing satu contoh dimana
dimiliki penyelesaian yang runtut, jelas dan sistematis, serta terdapat
beberapa teorema didalamnya.
 Pada buku pembanding definisi fungsi dua variable memberikan berbagai
contoh cara menggambarkan suatu grafik dengan terlebih dahulu
menentukan batas-batasnya. Namun, susunan penyelesaian kurang jelas
dan tidak sistematis. Dalam fungsi dengan dua variable bebas membahas
lebih mendalam baik definisi yang memberikan contoh soal dan berbagai
grafik lengkungan ketinggian yang disebut permukaan ketinggian seperti
permukaan ketinggian hiperbola yang berdaun satu dan berdaun dua
sedangkan pada buku pertama hanya memberikan contoh soal tanpa
meggambarkan grafiknya.
 Pada limit dan kekontiniuan dijelaskan dengan contoh pembuktian dengan
penyelesaian yang jelas dan sistematis. Dari segi teoremanya dijelaskan
dengan contoh pembuktian masing-masing teorema tersebut

3. Dalam Hal Muatan Variasi Soal Latihan

 Pada buku utama variasi soal latihan yang disajikan sangat bervariasi
dan menggunakan tingkat analisis tinggi yang disebut dengan
HOTS(High Order Thingking Skill)
 Sedangkan pada buku pembanding variasi soal latihan yang disajikan
kurang bervariasi dan tidak menggunakan tingkat analisis tinggi yang
disebut HOTS(High Order Thingking Skill).

4. Dalam Hal Penggunaan Bahasa


 Pada buku utama bahasa yang digunakan sulit dimengerti juga disertai
bahasa asing (bahasa inggris) karena buku ini merupakan buku
terjemahan
 Sedangkan pada buku pembanding bahasa yang digunakan mudah
dimengerti dan sederhana

5. Dalam Sistematika dan Letak Penulisan


 Pada buku utama sistematika penulisan yang digunakan telah
sistematis misalnya dalam materi fungsi dua peubah atau lebih dan
limit kekontinuitas terdapat pada bab 15 Turunan dalam Ruang
Berdimensi n sedangkan pada bab 13 yaitu Geometri Pada Bidang,
Vektor yang mana pada bab 15 diulas kembali sehingga pembaca bisa
meriview kembali materi yang dituju dan letak penulisannya juga
sudah tepat.
 Sedangkan pada buku pembanding sistematika penulisan yang
digunakan tidak sistematis dalam arti materi yang disampaikan yang
berhubungan dengan geometri dalam bidang vektor tidak terdapat
dalam buku pembanding karena materi tersebut terdapat pada buku
kalkulus pertama dan letak penulisan yang digunakan sedikit
membingungkan karena dalam penyelesaian contoh soal tidak
langsung menampilkan grafik. Gambar grafik dibuat tidak tepat
berada dibawah atau disamping penyelesaian soal sehingga membuat
pembaca kesulitan menafsirkan suatu gambar grafik.
6. Dalam Hal Penampilan Isi Buku
 Dilihat dari segi sampulnya
- Pada buku utama terlihat menarik karena terdapat gambar
bangunan kuno italia.
- Sedangkan pada buku pembanding sampul buku kurang menarik
karena hanya didominasi oleh satu warna saja tanpa ada tambahan
gambar lainnya
 Dilihat dari segi ketebalan buku
- Pada buku utama ketebalan buku 2,5 cm dan lebar 21 cm
- Sedangkan pada buku pembanding ketebalan buku 2 cm dan lebar
16,5 cm sehingga buku pembanding lebih praktis untuk dibawa
karena buku tidak terlalu berat dan tidak memakan tempat yang
terlalu luas.
 Dilihat dari segi isi materi
- Pada buku utama isi materi yang disajikan terlihat menarik karena
menyajikan suatu gambar dengan penulisan skala yang jelas dan
gambar nya juga berwarna sehingga tidak terkesan membosankan
- Sedangkan pada buku pembanding isi materi yang disajikan
kurang menarik karena pada penyajian gambar tidak jelas skalanya
dan tidak berwarna.
 Dilihat dari segi kertas yang digunakan
- Pada buku utama kertas yang digunakan tebal dan terlihat masih
bersih
- Sedangkan pada buku pembanding kertas yang digunakan tipis dan
terlihat kusam.