Anda di halaman 1dari 2

1. Apakah cek memiliki kekuatan hukum?

Apa perbedaaan cek dengan wesel dari segi fungsi


masing-masing kalau memiliki kekuatan hukum sebagai alat pembayaran?
Jawaban:
Wesel dan cek keduanya merupakan jenis surat berharga. Wesel dan cek sebagai surat berharga
mempunyai kekuatan hukum bagi pemegangnya yang berhak atas surat berharga tersebut.Dilihat dari segi
fungsi, perbedaan antara wesel dan cek sebagai surat berharga adalah wesel berfungsi sebagai alat kredit
atau pembayaran dan pembayarannya dilakukan beberapa waktu setelah diunjukkan atau diperlihatkan
kepada tertarik. Sedangkan cek berfungsi sebagai alat pembayaran tunai, jadi seperti uang biasa, dan
penarikannya melalui bankir yang menguasai dana untuk kepentingan penarik, dan menurut perjanjian
tegas atau secara diam-diam yang menetapkan bahwa penarik mempunyai hak untuk menggunakan dana itu
dengan menarik cek.

2. Mengapa perusahaan menerbitkan saham?


Jawaban :
Dana selalu menjadi permasalahan bagi perusahaan ketika ingin mengembangkan usaha.
Oleh karena itu, untuk mengatasinya, perusahaan butuh sumber pendanaan baru dan itu
bisa didapat ketika perusahaan sudah go public, atau menerbitkan saham untuk dijual.
Selain, memperoleh sumber dana baru, dengan menerbitkan saham, perusahaan juga akan
mendapat awareness dari media dan juga komunitas keuangan, sehingga citra perusahaan
pun jadi meningkat.

3. Apakah benar akan ada keuntungan yang didapat bila menanam saham di pasar modal?

Jawaban :

Dalam investasi saham, akan ada 2 sumber keuntungan yang kamu dapat, yaitu dari capital gain
dan dividen. Yang dimaksud dengan capital gain adalah keuntungan yang didapat dari selisih
harga jual dengan harga beli saham yang kamu punya. Sementara itu, dividen bisa didapat jika
perusahaan yang telah dibeli sahamnya sedang mendapat keuntungan besar dan kamu, sebagai
salah satu pemegang saham mendapat bagian juga.

4. Jelaskan Perbedaan Wesel dengan Promes ?


Jawaban :
Wesel adalah janji tertulis yang tidak bersyarat dari satu pihak ke pihak lain untuk
membayar sejumlah uang pada tanggal tertentu dimasa yang akan datang.
Unsur yang terdapat pada surat wesel :

1. Periode binomial
2. Periode wesel
3. Tingkat bunga
4. penulis wesel
5. Penerima wesel

Jenis wesel ada 2 yaitu :

1. Wesel berbung
2. Wesel tanpa bunga
Promes adalah surat janji untuk membayar sejumlah uang pada tanggal tertentu. Surat promes
harus memuat hal berikut :

1. Promes reorder
2. Surat perjanjian
3. Hari pembayaran
4. Tempat pembayaran promes
5. Nama pemegang promes
6. Tanggal dan tempat pembuatan promes
7. Target promes

Unsur yang terdapat pada promes :

1. Utang
2. Bunga
3. Tanggal jatuh tempo
4. Ketentuan pembayaran

Promes digunakan ketika

1. Melakukan peminjaman uang


2. Jumlah transaksi melebihi batas normal
3. Dalam penyelesaian utang usaha timbul ketika pelanggan memperpanjang waktu jatuh
tempo piutang usaha

Perbedaan Wesel dan Promes :


WESEL PROMES
Wesel adalah surat perintah untuk membayar Promes adalah surat janji untuk membayar
Penarikan dan yang berkepentingan terdiri Penarik dan pihak yang berkepentingan
dari 2 pihak berada di satu tangan.
Yang membuat adalah pihak yang memiliki Yang membuat adalah pihak yang berutang
hutang
Memerlukan akseptasi Tidak memerlukan akseptasi

Secara umum deposito di bank aman karena dijamin oleh LPS. Namun perlu diingat, ada syarat agar
deposito tersebut dijamin oleh LPS (Lembaga Penjamin Simpanan).
Syarat deposito anda dijamin oleh LPS antara lain:

Jumlah maksimum uang yang disimpan di bank tersebut (tabungan + deposito) tidak boleh melebihi
batas jaminan LPS. Pada saat tulisan ini dibuat, batas maksimum uang yang dijamin adalah 2 Milyar
rupiah.

Bunga deposito tidak boleh melebihi suku bunga penjaminan. Pada saat tulisan ini dibuat, batas
maksimum suku deposito adalah 6%.

Anda mungkin juga menyukai