Anda di halaman 1dari 10

KLINIK SALSABILLA MEDICAL CENTRE

JL. RAYA CIKARET RUKO LMC NO 70


KP POS RT 005 RW 011 KEL PABUARAN KEC CIBINONG KAB BOGOR
Telp : (021) 87905768 Email : salsabilla_medical_centre@yahoo.com

FMEA DI KLINIK SALSABILLA MEDICAL CENTRE DI TAHUN 2019

Unit kerja: Apotek

Tim FMEA: dr, Ferdana Eka Putra


Putri Puspita Widyaningrum
Redha Amalia
Mima Mursidah

Jadwal kegiatan tim :


 Membentuk tim FMEA
 Menyiapkan SOP yang akan dianalisis
 Menentukan waktu proses dilakukannya FMEA
 Sosialisasi hasil FMEA
Proses SOP pemberian obat kepada pasien

 Petugas menerima resep online di komputer


 Petugas menyiapkan obat yang telah diperiksa sesuai dengan resep dokter
 Petugas menulis etiket
 Petugas menyiapkan dan mengemas obat sesuai dengan resep dokter
 Petugas memeriksa kembali obat yang telah dikemas
 Petugas memanggil pasien berdasarkan urutan antrian
 Petugas mengidentifikasi pasien dengan menanyakan nama, umur, nomor telepon atau alamat rumah dan paraf pasien
 Petugas memberikan obat sesuai resep kepada pasien dengan memberikan informasi obat meliputi kegunaan obat, cara penggunaan, cara penyimpanan, dan efek
samping obat
 Petugas menanyakan kembali apakah pasien sudah mengerti
KLINIK SALSABILLA MEDICAL CENTRE
JL. RAYA CIKARET RUKO LMC NO 70
KP POS RT 005 RW 011 KEL PABUARAN KEC CIBINONG KAB BOGOR
Telp : (021) 87905768 Email : salsabilla_medical_centre@yahoo.com

Identifikasi Failure Mode Pelayanan Apotek di Klinik Salsabilla

TAHAPAN KEGIATAN
NO FAILURE MODES SOLUSI
PADA ALUR PROSES
Petugas menerima resep online di komputer
1. Terjadi kesalahan dalam pengimputan obat Melakukan pengcekan ulang resep online

-Memberi label obat – obat high alert (


Petugas menyiapkan obat yang telah diperiksa
LASA)
2. sesuai dengan resep dokter Terjadi kesalahan dalam menyiapkan obat
- penataan obat sesuai / menurut alfabethis

-Petugas melakukan checking e-tiket obat


Petugas menulis etiket
3. Terjadi kesalahan dalam penulisan etiket -Menulis etiket dengan lengkap

Petugas menyiapkan dan mengemas obat


sesuai dengan resep dokter Checking obat sudah sesuai etiket setiap
4. Terjadi kesalahan dalam pengemasan obat
akan diserahkan ke pasien

Petugas memeriksa kembali obat yang telah


dikemas Petugas lupa memeriksa obat yang telah Ptugas memeriksa obat sebelum dan
5.
dikemas sesudah dikemas
Petugas memanggil pasien berdasarkan urutan
antrian Petugas salah dalam memanggil urutan Petugas memastikan no urut pasien susai
6.
antrian dengan antrian

Petugas mengidentifikasi pasien dengan


menanyakan nama, umur, nomor telepon atau Petugas tidak menanyakan umur, nomor Petugas menayakan umur nomor telfon
7. alamat rumah dan paraf pasien dan alamat rumah dan dicatat di dalam
telepon, dan alamat rumah
buku

Petugas memberikan obat sesuai resep kepada


pasien dengan memberikan informasi obat Petugas tidak menjelaskan efek samping
8. meliputi kegunaan obat, cara penggunaan, obat Petugas menjelaskan efek samping
cara penyimpanan,.

Petugas menanyakan kembali apakah pasien


sudah mengerti
Petugas memastikan pasien telah
9. Petugas tidak menanyakan kembali
memahami penjelasan
KLINIK SALSABILLA MEDICAL CENTRE
JL. RAYA CIKARET RUKO LMC NO 70
KP POS RT 005 RW 011 KEL PABUARAN KEC CIBINONG KAB BOGOR
Telp : (021) 87905768 Email : salsabilla_medical_centre@yahoo.com

Matriks FMEA:

O S D
RPN
No Failure modes Penyebab (occurr (severit (detecta
(OxSxD)
ence) y) bility)
Terjadi kesalahan
Petugas kurang
1 dalam 1 5 2 10
teliti
pengimputan obat

Petugas kurang
Terjadi kesalahan
teliti dalam
2 dalam 3 2 2 12
menyiapkan
menyiapkan obat
obat

Terjadi kesalahan Petuags kurang


3 dalam menulis teliti dalam 3 3 2 18
etiket membaca resep

4 Terjadi kesalahan Saat 3 2 1 6


dalam pengemasan
pengemasan obat obat tertukar
plastic klip satu
dengan yang
lain.
Antrian pasien
Petugas lupa
sudah
memeriksa obat
5. menumpuk 6 5 4 120
yang telah
sedangkan SDM
dikemas
terbatas
Penyusunan
Petugas salah obat yang akan
6. dalam memanggil diserahkan 7 5 4 140
urutan antrian kepada pasien
tidak berurutan
Antrian pasien
yang menunggu
Petugas tidak
obat penuh
menanyakan
sehingga
7. umur, nomor 2 4 2 16
petugas tidak
telepon, atau
sempat
alamat rumah
menanyakan
identitas
Petugas tidak
menjelaskan efek antrian pasien
8. samping obat sudah 4 3 2 24
menumpuk
Petugas tidak
menanyakan
Antrian pasien
kembali kepada
9. sudah 3 3 3 27
pasien apakah
menumpuk
sudah faham atau
tidak
Menetapkan cut off point dengan diagram Pareto:

Modus kegagalan/ RPN Kumulatif Persentase Kumulatif Keterangan


kesalahan

Petugas salah dalam 140 140 35,7 %


memanggil urutan
antrian

Petugas lupa 120 260 69,7 %


memeriksa obat yang
telah dikemas

Petugas tidak 27 287 76,9 %


menanyakan kembali
kepada pasien apakah
sudah faham atau tidak

Petugas tidak 24 311 83,3 % Cut off point


menjelaskan efek
samping obat

Terjadi kesalahan 18 329 88,2 %


dalam menulis etiket

Petugas tidak 16 345 92,4 %


menanyakan umur,
nomor telepon, dan
alamat rumah
Terjadi kesalahan 12 357 95,7 %
dalam menyiapkan obat

Terjadi kesalahan 10 367 98,3 %


dalam pengimputan
obat

Terjadi kesalahan 6 373 100 %


dalam pengemasan obat
Alur proses yang baru:
1. Petugas menerima resep online di komputer
2. Petugas melakukan pemeriksaan resep online, menanyakan kepada dokter bila ada keraguan
3. Petugas menyiapkan obat yang telah diperiksa sesuai dengan resep dokter
4. Petugas menulis etiket yang berisi nama pasien, tanggal, cara penggunaan, dan kegunaan obat
5. Petugas menyiapkan dan mengemas obat sesuai dengan resep dokter
6. Petugas memeriksa kembali obat yang telah dikemas
7. Petugas memanggil pasien berdasarkan urutan antrian
8. Petugas mengidentifikasi pasien dengan menanyakan nama, umur, nomor telepon atau alamat rumah
9. Petugas memberikan obat sesuai resep kepada pasien dengan memberikan informasi obat meliputi kegunaan obat, cara penggunaan, cara penyimpanan, efek
samping obat dan menanyakan kembali kepada pasien apakah sudah mengerti tentang efek samping obat tersebut
10. Petugas menanyakan kembali apakah pasien sudah mengerti dan meminta paraf pasien jika sudah mengerti

Pelaksanaan:
1. SOP alur pelayanan farmasi akan dilakukan perbaikan.
2. Dilakukan sosialisasi SOP yang baru.
3. Implementasi SOP baru