Anda di halaman 1dari 40

DRAFT

PEDOMAN IMPLEMENTASI REMUNERASI


UNIVERSITAS LAMPUNG TAHUN 2019

UNIVERSITAS LAMPUNG
2018
BAB I
KETENTUAN DAN KEBIJAKAN UMUM

1.1 Ketentuan Umum

(1) Badan Layanan Umum (BLU) Universitas Lampung, yang selanjutnya


disebut BLU Unila, adalah instansi di lingkunganPemerintah yang dibentuk
untuk memberikan pelayanan pendidikankepada masyarakat tanpa
mengutamakan mencari keuntungan dandalam melakukan kegiatannya
didasarkan pada prinsip efisiensi danproduktivitas.

(2) Remunerasi adalah imbalan kerja, berupa gaji, honorarium,tunjangan tetap,


insentif, pesangon, dan/ataupensiun. Remunerasi diberikan kepada pejabat
pengelola, DewanPengawas, dan Pegawai BLU berdasarkan tingkat
tanggungjawab dantuntutan profesionalisme, target kinerja, dan presensi.
Insentif yang belum ada penjelasan dalam pedoman ini akan diatur dalam
keputusan rektor secara terpisah.

(3) Sistem remunerasi adalah suatu sistem kompensasi yangmengintegrasikan


pemberian imbalan kerja meliputi gaji, tunjangan,insentif, pesangon dan/atau
pensiun. Sumberpendanaan remunerasi yaitu PNBP BLU Unila.

(4) Pejabat pengelola adalah unsur Pimpinan BLU yang bertanggungjawab


terhadap kinerja operasional BLU yang terdiri atas pemimpin, pejabat teknis
dan pejabat keuangan.

(5) Pegawai merupakan pegawai aparatur sipil Negara atau pegawai negeri sipil
(ASN/PNS). PegawaiASN/PNS adalah pegawai yang diangkat oleh pejabat
yang berwewenangberdasarkan peraturan kepegawaian, yang bekerja di
lingkunganUnila, dan menerima gaji sesuai peraturan perundang-
undanganyang berlaku.Pegawai non-PNS adalah pegawai yang diangkat
olehBLU Unila atas seizin Kementrian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi.

(6) Kinerja dalam konteks tugas adalah sama dengan prestasi kerja,sedangkan
Indikator mengukur tingkat hasil suatu kegiatandan/atau prestasi atas
pelaksanaan kegiatan. Indikator kinerjaindividu merupakan parameter proses
dan/atau hasil kerja yangdapat diukur, diobservasi, dan dicatat.

(7) Target kinerja operasional BLU Unilayang ditetapkan olehmenteri


mempertimbangkan indikator kinerja tridarma perguruantinggi, indikator
kinerja keuangan, dan indikator kinerja mutu danmanfaat bagi
masyarakat/pengguna jasa.

(8) Kontrak kinerja individu dosen adalah kontrak yang menyatakansasaran


kerja dan target capaian kinerja tridarma perguruan tinggi seorang dosenyang
dapat diukur, diobservasi dan dicatat. Kontrakkinerja pertahun ditandatangani
oleh individu dengan atasannyasetiap awal tahun.

(9) Kontrak kinerja individu tenaga kependidikan adalah


kontrakmenyatakan sasaran kerja dan target capaian kinerja seorang
tenagakependidikan dalam mendukung penyelenggaraan pendidikan
yangdapat diukur, diobservasi, dan dicatat. Kontrak kinerja pertahun
ditandatanganioleh individu dengan atasannya setiap awal tahun.

(10) Kontrak kinerja individu pejabat pengelola adalah kontrakmenyatakan


sasaran kerja dan target capaian kinerja yangmeliputi operasional tridarma
perguruantinggi, keuangan, mutu SDM, sarana prasarana dan tata kelola
yangbaik, serta dampak atau manfaat bagi masyarakat/pengguna jasa.
Kontrak kinerjaper-tahun ditandatangani oleh individu dengan atasannya
setiapawal tahun.

(11) Tim evaluasi capaian kinerja adalah tim penilai kinerja individu dibawah
koordinasi Wakil Rektor bidang Umum dan Keuangan yangmengkoordinasikan
atasan langsung dari individu tenaga kependidikan, dan Wakil Rektor Bidang
Akademikyangmengkoordinasikanasesor Beban Kinerja Dosen (BKD) serta
operator dan verifikator Sistem Remunerasi Online untuk mengevaluasi
capaian kinerja dosen. Tim ini terdiri atas Asesor BKD, pimpinan unit kerja,
serta verifikator dan operator Sistem Remunerasi Online.

(12) Badan Pengelola Remunerasiadalah badan yang ditunjuk oleh Rektor


untuk merumuskan besaran remunerasi individu berdasarkan hasil capaian
kinerja individu danmempertimbangkan kemampuan keuangan BLU Unila.Tim
ini beradadibawah koordinasi Wakil Rektor bidang Perencanaan, Kerjasama,
dan Teknologi Informasi dan Komunikasi.

(13) Asesor BKD adalah dosen yang telah memiliki nomor asesor BKD yang
berfungsi membantu atasan langsung dalam menilai Laporan Kinerja Dosen
(LKD). Jika jumlah asesor BKD pada suatu jurusan tidak mencukupi, maka
Dekan dapat mengajukan asesor baru kepada Rektor.

(14) Operator Sistem Remunerasi Online adalah tenaga kependidikan yang


diusulkan oleh unit kerja (jurusan) kepada Fakultas yang tugasnya adalah
memasukkan data tridarma (kegiatan pendidikan dan pengajaran, penelitian,
pengadian kepada masyarakat, dan penunjang) setiap dosen pada jurusan
terkait, berdasarkan data yang diberikan oleh dosen.
(15) Verifikator Remunerasi adalah dosen/tenaga kependidikan yang tugasnya
memverifikasi datayang dimasukkan oleh operator.Dalam menjalankan
tugasnya verifikator remunerasi bekerja dengan mengedepankan objektifitas
dan validitas data yang diverifikasinya.

(16) Sistem remunerasi disusun dalam suatu sistem informasi yang terpadu
dalam sistem perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, dan pembayaran gaji BLU
dan insentif kinerja.

1.2 Kebijakan Umum

(1) Setiap dosen mempunyai satu fakultas induk. Tugastridarma dilakukan di


fakultas induk dan fakultas lain dilingkungan Unila. Adapun induk setiap
pegawai tenagakependidikan adalah universitas dengan penugasan
danpenempatan di unit kerja di lingkungan Unila.

(2) Sesuai KMK Nomor1262/KMK.05/2015 tentang PenetapanRemunerasi bagi


Pejabat Pengelola, Dewan Pengawas, dan Pegawai BLU Universitas Lampung
pada Kemenristekdikti, BLU Unila dapat membayarkantambahan gaji dan
insentif kinerja dengan memperhatikankemampuan pendapatan BLU
Unila. Pembayaran insentif kinerjadidasarkan pada capaian atas kontrak
kinerja individu yangdievaluasi berkala tiap semester.

(3) Penetapan kontrak kinerja individu baik pejabat maupun


pegawaidilakukan di awal tahun. Basis penyusunan target kinerja
individutahun tertentu didasarkan atas kuantitas dan kualitas capaiankinerja
tahun sebelumnya. Seorang individu pegawai atau pejabatpengelola dan
atasannya dapat melakukan kompromi atas jenis danbesaran target kinerja
dengan mempertimbangkan capaian kinerjasebelumnya untuk ditetapkan dan
ditandatangani.

(4) Besaran tambahan gaji dan insentif kinerja memperhatikankemampuan


keuangan BLU Unila dengan mengacu kepadaAnggaran remunerasi yang
ditetapkan oleh Kementerian Keuanganyaitu maksimal 40% dari PNBP BLU
Unila.

(5) Anggaran remunerasi sumber PNBPyang memuat anggaran gaji


daninsentif kinerja harus ditetapkan dalam Rencana Kerja danAnggaran
Tahunan. Anggaran gaji memperhatikan asumsi standargaji yang berlaku
samauntuk semua unit kerja di lingkunganUniversitas Lampung. Anggaran
insentif kinerja perunit kerjapada tahun 2019 memperhatikan realisasi
anggaran insentif kinerja per unit padatahun 2018 dan alokasi anggaran unit
kerja. Anggaran insentif kinerja per-unit kerja akanmenggunakan standar
biaya insentif yang sama untuk semua unitkerja.

(6) Pembayaran remunerasi dilakukan paling lama setiap 6 bulan, dengan


asumsi PNS memenuhi SKP yang sudah direncanakan. Bila Target SKP tidak
tercapai maka kelebihan pembayaran dikembalikan dengan caramengurangi
insentif remunerasi pada pembayaran Insentif Kinerja periode berikutnya. Bila
ada kekurangan pembayaran insentif remunerasi karena pencapaian kinerja
yang melebihi target SKP, maka kekurangan pembayaran tersebut dibayar
pada periode berikutnya.

(7) Pegawai dapat menerima fee atas jasa kepakaran dan


keahlianbersumber dari dana kerjasama dengan lembaga mitra
yangmenggunakan jasa kepakaran dan keahlian pegawai Unila. Standarbiaya
jasa kepakaran dan keahlian mengikuti standar yangdisepakati oleh para
pihak yang melaksanakan kerjasama (akan diatur dalam Peraturan Rektor
secara terpisah)

(8) Selain melakukan kontrak kinerja individu, dosen wajibmengisi form


Rencana Beban Kerja Dosen (BKD) di awal tahun terinci atas 2(dua)
semester terkait janji melaksanakan tugas dan fungsi (tusi) standaryaitu
setara dengan beban minimal 12 sks dan maksimal 16 skstugas tridarma
Perguruan Tinggi. Kewajiban mengisi form BKDadalah untuk basis
pembayaran tunjangan sertifikasi dan tunjangankehormatan profesor
bersumber dari anggaran pemerintah. Hasilevaluasi capaian BKD (rencana
dan laporan) adalah berupa Laporan Kinerja Dosen (LKD)yang wajib
dilakukan di akhir semester.LKD melebihi 12 SKS sampai dengan 52
SKSmerupakan dasar menilai kinerja dosen dan sebagai acuan pembayaran
remunerasi. Sistem penghitungan kinerja menggunakan model
poinRemunerasi (PR). Satu sks setara dengan 100 poin
remunerasi.Perhitungan insentif maksimal bagi dosen diberikan jika
memenuhi 2.000 poin diluar sksBKD. Jika kinerja dosen melebihi beban
standar, maka kinerja tersebut akan dihargai dan diberikan insentif
tambahan sesuai capaian sampai dengan maksimal 2.000 poin berikutnya
yang ditentukan dan disesuaikan dengan kelayakan dan kemampuan
keuangan Unila.

(9) Penetapan kontrak kinerja individu dosen yang ditandatangani diawal


tahun terkait janji melaksanakan pilihan tugas-tugas yaitu: (i)peningkatan
kompetensi/keahlian (khususnya studi lanjut danpelatihan), (ii) produktivitas
individu dalam pelaksanaan tridarmaterkait pencapaian sasaran
stategis/indikator kinerja, (iii) tugas atas kelebihan beban darmapendidikan
(khususnya mengajar, membimbing, dan menguji),dan/atau (iv) tugas
manajerial bagi dosen yang mendapat tugastambahan sebagai pejabat
pengelola.Sebagai aparatur sipil negera (ASN)/PNS, dosen juga wajib mengisi
SKP (Tabel 1.1).

(10) Penetapan kontrak kinerja individu pejabat pengelola


yangditandatangani di awal tahun terkait janji target sasaran stategis dan
indikator kinerjamendukung ketercapaian target sasaran strategis/indikator
kinerjarektor. Kontrak kinerjaatas target sasaran strategis/indikator kinerja
Rektor Unila ditandatangani oleh Menteri Ristek-Dikti dan Dirjen
Perbendaharaan KementrianKeuangan c.q. Menteri Keuangan. Kontrak kinerja
pejabat wakil rektor, dekan, wakil dekan, direktur program pascasarjana dan
ketua lembaga ditandatangani oleh rektor.Untuk kontrak kinerja pejabat
pengelolalainnya ditandatangani oleh atasan langsung.

(11) Penetapan kontrak kinerja individu tenaga kependidikan (KKI) yang


ditandatangani di awal tahun terkait janji melaksanakan pilihan tugas-tugas
yaitu: (i) peningkatan kompetensi/keahlian (khususnya studi lanjut dan
pelatihan), (ii) produktivitas individu dalam pelaksanaan sasaran kinerja
pegawai, (iii) tugas manajerial dan/atau tugas atas kegiatan diluar
jabatannya. Selain itu, sebagai Pegawai Negeri Sipil (PSN) wajib
mengisi form Sasaran Kerja Pegawai (SKP) di awal tahun terkait janji
melaksanakan sasarantugas dan fungsi (TUSI) sesuai jabatannya (Tabel
1.1).Evaluasi capaian KKI dilakukan berkala persemester dan pertahun.

Tabel 1.1 Formulir sasaran kerja ASN/PNS


BAB II
PENERIMA, PERSYARATAN, DAN KOMPONEN REMUNERASI

2.1 Penerima Remunerasi

Universitas Lampung memberikan remunerasi kepada pejabat pengelola, dewan


pengawas, dan pegawai BLU,yang terdiri atas: dosen dengan tugas tambahan,
dosen tanpa tugas tambahan, tenaga kependidikan berjabatan struktural, tenaga
kependidikan jabatan fungsional tertentu, tenaga kependidikan jabatan fungsional
umum.

Dosen dengan tugas tambahan dan tenaga kependidikan berjabatan struktural


adalahdosen dan tenaga kependidikan yang mendapat penugasan sebagai pengelola
satuan kerja, unit kerja, sub unit kerja di lingkungan PK-BLU Universitas Lampung
sesuai dengan Organisasi dan Tata Kelola (OTK) dan jabatan lain yang disetarakan
sesuai dengan realitas yang terjadi di Universitas Lampung.

Sementara itu, gaji BLU dosen dan tenaga kependidikan yakni tunjangan tetap yang
diberikan kepada pegawai yang memiliki jabatan dan menjalankan tugas dan fungsi
berdasarkan klasifikasi struktur yang melekat,sedangkan dosen biasa diberikan gaji
berdasarkan gradejabatan fungsionalnya. Khusus untuk dosen dengan tugas
tambahan diberikan gaji berdasarkan perbandingan grade jabatan fungsional dan
grade jabatan tambahan.Jika grade jabatan tugas tambahan lebih tinggi dari grade
jabatan fungsional maka gaji yang diberikan didasarkan atas grade jabatan tugas
tambahan. Jika grade jabatan fungsional dosen dengan tugas tambahan sama
dengan atau lebih tinggi dari grade jabatan fungsionalnya ditambah 10% dari grade
jabatan tugas tambahannya.

2.1.1 Pemimpin, Pejabat Teknis, dan Jabatan LainyangDisetarakan

(1) Pemimpin adalah Rektor danWakil Rektor.


(2) Besaran gaji pemimpin BLU ditetapkan dengan
mempertimbangkanfaktor-faktor:
 proporsionalitas, yaitu pertimbangan atas ukuran (size) danjumlah
aset yang dikelola BLU serta tingkat pelayanan;
 kesetaraan, yaitu dengan memperhatikan industri pelayanansejenis;
 kepatutan, yaitu menyesuaikan kemampuan pendapatan BLUyang
bersangkutan; dan
 kinerja operasional BLU yang ditetapkan oleh

Menteri/PimpinanLembaga sekurang-kurangnya mempertimbangkan


indikator keuangan, pelayanan, mutu, dan manfaat bagi masyarakat.
(3) Besaran gaji dan insentif rektor menjadi acuan pokokbesaran gaji
dan insentif bagi penerima remunerasi yang lain.
(4) Pejabat teknis terdiri atas:
Pejabat teknis mengelola perguruan tinggi oleh dosendengan tugas
tambahan dan pejabat struktural.
(i) Pejabat teknis mengelola akademik terdiri atas dekan dan wakil
dekan, direktur dan wakil direktur pascasarjana, ketua dan sekretaris
senat, ketua dan sekretaris lembaga, ketua dansekretaris jurusan,
ketua dan sekretaris bagian, ketua dan sekretaris program studi di
FK, Ketua Prodi S-3, Ketua Prodi S-2, Ketua Prodi S-1, koordinator
bidang, kepala laboratorium,dan kepala pusat. Adapun,
pejabatteknis mengelola non akademik terdiri atas ketua satuan
pengendalian internal (SPI), sekretaris SPI,ketua badan
pengembangan usaha(BPU),kepala unit pengelola teknis (UPT),
Ketua Badan Pengelola, dan Wakil Ketua/Sekretaris Badan
Pengelola.
(ii) Pejabat struktural terdiri atas kepala biro, kepala bagian, dan kepala
subbagian.

2.1.2 Tenaga Kependidikan

(1) Tenaga kependidikan terdiri dari pejabat struktural, fungsional umum,


dan fungsional tertentu.
(2) Tenaga fungsional umumterdiri dari tenaga yang mempunyai
keahliankhusus yang saat ini terbatas jumlahnya. Keahlian dimaksud
adalahteknisi komputer, pemrograman, akuntan, keuangan, ahli
hukum,dan hubungan masyarakat.
(3) Tenaga tungsional tertentuyang ada di Universitas Lampung adalah
pranata komputer, pranata laboratorium, arsiparis, pustakawan, analis
kepegawaian, pengadaanbarang dan jasa, pranata humas, perawat,
dokter, dan perencana.

2.2 Persyaratan

Individu penerima remunerasi wajib melaksanakan tugas berorientasipencapaian


sasaran kerja dan kinerja sesuai jabatannya. Evaluasi ataspelaksanaan kerja akan
dilakukan oleh atasan langsung terhadap hasilkerja, capaian kinerja, kedisiplinan,
dan perilaku dalam bekerja.Pemberian tugas harus disertai oleh (i) kejelasan hak
dan kewajiban yangterukur dan dapat memacu produktivitas dan menjamin
kesejahteraan, (ii)memperhatikan optimalisasi kinerja, dan (iii) menjamin
prinsipequity atau kesetaraan dan keseimbangan yang dikaitkan dengankompetensi,
prestasi, kompleksitas tugas, dan risiko jabatan.Untuk menjamin tercapainya
peningkatan produktivitas digunakaninstrumen penetapan target kinerja individu
terdiri atas sasaran strategis dan indikator kinerja yang keduanyamerupakan key
performance indicator/KPI.
Hak atas insentif kinerja setiapindividu yaitu jika mampu mencapai hasil dan prestasi
kerja melampauitarget KPI individu. Insentif kinerja tidak diberikan untuk
pelaksanaantugas dan fungsi standar sesuai dengan tugas dan fungsi (tusi).Evaluasi
atas kinerja tugas diberlakukan sistem penghargaanyang mampu mendorong
produktivitas dan kreativitas para pejabat danpegawai serta sanksi atas hasil
evaluasi yang memiliki kategori kurang atau tidak sesuai.

2.3 Komponen Remunerasi

(1) Pembayaran atas jabatan (Pay for position)gaji terdiri atas gaji sumber RM dan
sumber PNBP. Gaji yangbersumber dari PNBP dibayarkan untuk jabatan
dihitung sesuaidengan job value yang dihasilkan oleh suatu jabatan tersebut.
Untukjabatan dosen, pay for position berupa tambahan gaji bersumber
dariPNBP dibayarkan atas realisasi beban tugas tridarma minimal 12sks secara
prima yaitu untuk tugas pendidikan, penelitian dan pengabdian
kepadamasyarakat serta tugas penunjang lainnya. Komponen gaji
merupakankompensasi yang bersifat fixed, yang akan dibayarkan pada awal
bulan.

(2) Pembayaran atas ketercapaian target kinerja (Pay for performance)merupakan


insentif kinerja yang dibayarkanuntuk ketercapaian target kinerja. Syarat
pembayaran insentif kinerjaadalah telah memenuhi tugas standar dan
terevaluasi mencapairealisasi target kinerja diatas beban tugas standar. Insentif
kinerjamerupakan kompensasi yang bersifat variabel.

(3) BLU Unila akan membayarkan remunerasi bulan ketigabelas yang besarnya
paling tinggi 1 (satu) kali remunerasi rerata yang dibayarkan selama tahun
berjalan dengan memperhatikan kemampuan keuangan BLU.

(4) BLU akan memberikan tunjangan hari raya kepada Pejabat Pengelola, Dewan
Pengawas, Sekretaris Dewan Pengawas, dan Pegawai BLU Unila, jika kondisi
keuangan BLU memungkinkan. Ketentuan mengenai pemberian tunjangan hari
rayadiatur dengan Peraturan Menteri Keuangan tersendiri.

(5) Pembayaran untuk kesejahteraan (Pay for people) dalam bentuk program
benefit yang merupakan bentuk kesejahteraan bersifat individual seperti
beasiswa pendidikan pegawai, perlindungan keamanan, dan pesangon.
BAB III
PEMBENTUKAN STRUKTUR DAN SKALA GRADING

Setelah melakukan penilaian atas jabatan (job evaluation) dan nilai bobot telah
ditetapkan, maka struktur skala gradingdapat ditentukan. Struktur dan skala
grading tersebut dibentuk berdasarkan nilai jabatan yang diperoleh masing-masing
jabatan. Proses penyusunan skala/struktur jabatan di Universitas Lampung diawali
dengan analisis jabatan yang menghasilkan kelas jabatan. Kelas jabatan selanjutnya
diurutkan dari yang terbesar sampai terkecil dalam 17 peringkat (Tabel 3.1).

Tabel 3.1 Skala grading corporate pejabat pengelola BLU, tugas tambahan yang
disetarakan, dan pejabat struktural
JABATAN PEJABAT
GRADE JABATAN ATAU TUGAS TAMBAHAN YANG DISETARAKAN
STRUKTURAL
17 Rektor
16 Wakil Rektor
15 Dekan, Direktur Pascasarjana
14 Wakil Dekan, Ketua Lembaga, Wakil Direktur Kepala Biro
Sekretaris Lembaga,
Kepala UPT,
Ketua SPI,
Ketua Badan,
13 Ketua Senat Universitas,
Ketua Jurusan yang merangkap Ka.PSS1,
Ka.PS di FK,
Ketua Bagiandi FH,
Ketua Tim Kerja Rektor
Kepala Pusat,
Sekr. Senat Unila,
Sekr SPI, Wakil Ketua/Sekr BP,
Ketua Jurusan yang tidak merangkap Ka.PS S1,
12 Sekr. Jur yang Kajurnya merangkap Ka.PS S1
Kepala Bagian A
Ka.PS S1 di FKIP,
SekretarisPS di FK
Sekretaris Bagiandi FH
Ka PS S2 yang mahasiswanya ≥ 40,
Ka PS S3
Sekretaris Pusat,
Ka PS S2 yang mahasiswanya ≤ 40
Ketua Bagian di FK
11 Sekr. Jur di FKIP Kepala Bagian B
Sekr Jur yang Kajurnya tidak merangkap Ka.PS S1
Ka PS S2 yang mahasiswanya ≤ 40
Ka.PS S1 (selain FKIP)
Ketua/Koord. Bidang di Pusat
10 Kepala Laboratorium
Sekr. Bagian di FK
9 Kepala Sub Bagian A
8 Kepala Sub Bagian B
Pembentukan struktur dan skala grading menggunakan metode Factor Evaluation
System(FES) dan mengacu kepada Peraturan Menteri NegaraPendayagunaan
Aparatur Negara Republik Indonesia Nomor 34 Tahun 2011tentang Pedoman
Evaluasi Jabatan. Sedangkan grade fungsional dosen dan tenaga kependidikan
tertera pada Tabel 3.2.

Tabel 3.2Gradefungsional dosen dan tenaga kependidikan


TENAGAPENDIDIK
GRADE TENAGAKEPENDIDIKAN
(DOSEN)
11 Profesor/ Emeritus
10 Lektor Kepala Jab. Fungsional Tk. Madya
9 Lektor Jab. Fungsional Tk. Muda
8 Asisten Ahli Jab. Fungsional Tk. Pertama, Penyelia, Pelaksana Tk. 8
7 Tenaga Pengajar Jab. Fungsional Tk. Pelaksana Lanjutan, Pelaksana Tk. 7
6 Jab. Fungsional Tk. Pelaksana, Pelaksana Tk. 6
5 Pelaksana Tk. 5
4 Pelaksana Tk. 4
3 Pelaksana Tk. 3
2 Pelaksana Tk. 2
1 Pelaksana Tk. 1

Tabel 3.3 Jabatan dan jenjang jabatan bagi tenaga kependidikan yang memiliki
jabatan struktural

GRADE ESSELON NAMA JABATAN UNIT KERJA

BUK/ BAK/
14 II Kepala BUK/ Kepala BAK/ Kepala BPHM
BPHM
Kepala Bagian Akademik/ Kemahasiswaan/ HTLBMN dan
BUK/ BAK/
12 III Umum/Kepegawaian/ Keuangan/ Perencanaan/ SI dan
BPHM
Humas
LPPM/ LP3M/
FEB/ FH/ FKIP/
11 III Kepala Bagian Tata Usaha
FP/ FT/ FISIP/
FMIPA/ FK
Kepala Subbagian Pendidikan dan Evaluasi/ Registrasi
BUK/ BAK/
dan Statistik/Evaluasi Pelaksanaan Program, dan
BPHM/ UPT
Anggaran /Rumah Tangga/HukumdanTata
TIK/ UPT
Laksana/Barang Milik Negara/Tenaga Pendidik (dosen)
9 IV Pengembanga
/Tenaga Kependidikan/ Anggaran Non PNBP/ Anggaran
n Kerjasama
PNBP/ Akuntansi dan Pelaporan/ Rencana, Program dan
dan Layanan
Anggaran/ Informasi/ Hubungan Masyarakat/ Tata
Internasional
Usaha
BPHM/FH/FK/F
Kepala Subbagian Umum/Tata Usaha/Program
MIPA/FP/FT/FE
dan/Perencanaan dan Kepegawaian/Keuangan dan
B/FISIP/FKIP/L
Umum/Kemahasiswaan dan Alumni/ Sarana
8 IV P3M/LPPM/Pas
Pendidik/Minat, Penalaran, dan Informasi
ca sarjana/UPT
Kemahasiswaan/Kesejahteraan Mahasiswa dan
Bahasa/UPT
Alumni/Tata Usaha dan Protokol /Akademik
Lab.
GRADE ESSELON NAMA JABATAN UNIT KERJA

Terpadu&Inov
asi
Teknologi/UPT
Perpustakaan/
UPT PKK/

Tabel 3.4 Jabatan fungsional tertentu dan kelas jabatannya


GRADE NAMA JABATAN
Analis Kepegawaian Madya/ Perancang Peraturan Perundang-Undangan Madya/
11
Pranata Humas Madya/ Pranata Laboratorium Pendidikan Madya/ Pustakawan Madya
10 Dokter Muda
Analis Kepegawaian Muda/ Arsiparis Muda/ Dokter Pertama/ Pengembang Teknologi
Pembelajaran Muda/ Perancang Peraturan Perundang-Undangan Muda/ Pranata
9
Humas Muda/ Pranata Komputer Muda/ Pranata Laboratorium Pendidikan Muda/
Pustakawan Muda
Analis Kepegawaian Penyelia/ Analis Kepegawaian Pertama/ Arsiparis Penyelia/
Pengelola Pengadaan Barang/Jasa Pertama/ Pengelola Poliklinik/ Pengembang
Teknologi Pembelajaran Pertama/ Perancang Peraturan Perundang-Undangan
8 Penyelia/ Perancang Peraturan Perundang-Undangan Pertama/ Perencana
Pertamapranata Humas Pertama/ Pranata Komputer Pertama/ Pranata Laboratorium
Pendidikan Penyelia/ Pranata Laboratorium Pendidikan Pertama/ Pustakawan Penyelia/
Pustakawan Pertama/ Perawat Pertama
Analis Kepegawaian Pelaksana Lanjutan/ Arsiparis Pelaksana Lanjutan/ Arsiparis
Pertama/ Pranata Humas Pelaksana Lanjutan/ Pranata Komputer Pelaksana Lanjutan/
7
Pranata Laboratorium Pendidikan Pelaksana Lanjutan/ Pustakawan Pelaksana
Lanjutan/ Perawat Pelaksana Lanjutan
Analis Kepegawaian Pelaksana/ Arsiparis Pelaksana/ Pranata Humas Pelaksana/
6 Pranata Komputer Pelaksana/ Pranata Laboratorium Pendidikan Pelaksana/
Pustakawan Pelaksana/ Perawat Pelaksana
Pranata Komputer Pelaksana Pemula/ Pranata Laboratorium Pendidikan Pelaksana
5
Pemula

Tabel 3.5 Nama jabatan fungsional umum dan kelas jabatannya


GRADE NAMA JABATAN
Analis Barang Milik Negara/ Analis Data dan Informasi/ Analis Data Pendidikan/ Analis
Organisasi dan Tata Laksana/ Analis Pelaksanaan Program dan Anggaran/ Bendahara
7 Penerimaan/ Bendahara Pengeluaran/ Pengelola Sistem dan Jaringan/ Penyusun
Laporan Keuangan/ Penyusun Laporan Keuangan/ Penyusun Program dan Anggaran/
Penyusun Rancangan Peraturan Perundang-undangan
Bendahara Pengeluaran Pembantu/ Pengelola Laman/ Pengelola Program Minat, Bakat,
dan Penalaran Mahasiswa/ Pengelola Pustaka Elektronik/ Pengelola Sistem Informasi
Perguruan Tinggi/ Pengelola Sistem Informasi Persuratan/ Pengelola Wisma/ Pengolah
Bahan Informasi dan Publikasi/ Pengolah Bahan Informasi dan Publikasi Kegiatan
6
Kemahasiswaan/ Pengolah Data Akademik/ Pengolah Data Alumni/ Pengolah Data
Barang Milik Negara/ Pengolah Data Beasiswa/ Pengolah Data dan Informasi
Penelitian/ Pengolah Data dan Informasi Penelitian dan Pengabdian Pada Masyarakat/
Pengolah Data Informasi/ pengolah Data Kepegawaian/ Pengolah Data Kerja Sama/
GRADE NAMA JABATAN
Pengolah Data Ketatalaksanaan/ Pengolah Data Keuangan/ Pengolah Data
Pelaksanaan Program dan Anggaran/ Pengolah Data Program dan Anggaran/ Pengolah
Data Program dan Laporan Penelitian dan Pengabdian Pada Masyarakat/ Pengolah
Data Program, Anggaran, dan Laporan/
Operator Mesin Cetak/ Pemroses Mutasi Kepegawaian/ Penata Arsip/ Penata Dokumen
Keuangan/ Penata Usaha Pimpinan/ Pengadministrasi Akademik/ Pengadministrasi
Barang Milik Negara/ Pengadministrasi Belanja Pegawai/ Pengadministrasi Data
Akademik dan Kemahasiswaan/ Pengadministrasi Kemahasiswaan dan Alumni/
Pengadministrasi Kendaraan Dinas/ Pengadministrasi Kerja Sama/ Pengadministrasi
Kerumahtanggaan/ Pengadministrasi Layanan Informasi dan Publikasi/
5 Pengadministrasi Layanan Kegiatan Kemahasiswaan/ Pengadministrasi Layanan
Kesejahteraan Mahasiswa/ Pengadministrasi Minat dan Penalaran Mahasiswa/
Pengadministrasi Pendidikan dan Evaluasi/ Pengadministrasi Peraturan Perundang-
undangan/ Pengadministrasi Persuratan/ Pengadministrasi Poliklinik/ Pengadministrasi
Sarana Pendidikan/ Pengadministrasi Umum/ Teknisi Komputer/ Teknisi Laboratorium/
Teknisi Sarana dan Prasarana Kantor/Operator Sistem Remunerasi, Wakil Komandan
Petugas Keamanan.
4 Ajudan Rektor, Komandan Regu Petugas Keamanan
Caraka/ Pengemudi/ Petugas Keamanan/ Petugas Perpustakaan/ Pramu Cetak/ Pramu
3
Wisma
1 Pramu Kantor
BAB IV
SKEMA REMUNERASI

4.1 Jenis Honorarium, Penghargaan, dan Sanksi

Skema remunerasi Unila merupakan implementasi KMK Nomor 1262/KMK.05/2015


tentang Penetapan Remunerasi bagi Pejabat Pengelola, Dewan Pengawas, dan
Pegawai Badan Layanan Umum Universitas Lampung pada
Kemenristekdikti.Anggaran pembayaran remunerasi sumber PNBP pada tahun
berjalan maksimum 40% dari PNBP BLU Unila.Sumber PNBP meliputi pendapatan
atas layanan pendidikan dan pendukung pendidikan serta pendapatan atas
kerjasama penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.

Rektor akan menetapkan alokasi dana khusus bersumber dari BOPTN untuk
membiayai belanja barang sehingga PNBPdapat digunakan untuk mencukupi
kebutuhan anggaran remunerasi dalam rangka menjaga toleransi variasi besaran
remunerasi pegawai antar-fakultas. Pembayaran insentif remunerasi merupakan
gabungan dari 2 (dua) komponen yaitu gaji PNBP dan insentif kinerja yang diterima
pegawai dan pejabat pengelola.

Besarannya insentif remunerasi berbeda antarjabatan dan grade, ditetapkan dalam


Keputusan Rektor.Sistem penghargaan (reward) dan sanksi (punishment)
diimplementasikan melalui instrumen gaji.Sanksi diberikan kepada semua penerima
remunerasi jika tidak memenuhi target kinerja dan tidak masuk kerja tanpa surat
tugas atasan dan ijin diluar hak sebagai ASN. Sanksi secara khusus terkait dengan
kinerja akan dilakukan oleh atasan langsung, sedang untuk ketidakhadiran dilakukan
dengan pengurangan persentase maksimal dari gaji PNPB sebagai berikut:

%P = (n/22)*100% …………………………………………….……….……………...(4.1)

Keterangan:
%P = % pengurangan untuk dosen maupun tenaga kependidikan
n = jumlah hari tidak masuk per bulan

Contoh, jika seseorang tidak masuk kerja 1 hari (tanpa ijin sesuai peraturan
dan tidak ada surat tugas dari atasan) maka persentase maksimal
akan dikurangi 4,5%.

Untuk pegawai tidak tetap atau kontrak tidak diberlakukan sistem remunerasi,
artinya masih menggunakan skema pembayaran sesuai peraturan yang berlaku.
4.2 Perbedaan Sistem Remunerasi dengan Sistem Sebelumnya

Perbedaan dalam struktur kompensasi, mekanisme pembayaran, dan


pertanggungjawaban keuangan (Tabel 4.1, 4.2, dan Gambar 4.1, 4.2).

Tabel 4.1 Perubahan untuk tenaga pendidik (dosen)


SEBELUM IMPLEMENTASI REMUNERASI IMPLEMENTASI REMUNERASI
 Gaji RM, Tunjangan melekat pada gaji  Gaji RM, Tunjangan melekat pada gaji
dan tunjangan fungsional serta dan tunjangan fungsional serta
tunjangan sertifikasi sudah dibayarkan tunjangan sertifikasi tetap
dibayarkan.
 Pengaturan rencana beban kerja  BKD, LKD tetap sebagai dasar
tridarma dalam BKD dan dievaluasi pembayaran tunjangan sertifikasi dan
pelaksanaannya dalam laporan kinerja tunjangan kehormatan professor. Plus
dosen (LKD). Instrumen BKD dan LKD dapat dibayarkan tambahan gaji
untuk dasar pembayaran tunjangan sumber PNPB BLU jika LKD tridarma
sertifikasi dan tunjangan kehormatan memuat tingkat capaian janji BKD
professor. minimal1.200 poin yang setara
dengan12 sks.
 Selain membuat BKD, dosen wajib
membuat kontrak kinerja
individuyangmemuat target
pengembangan individu dan/atau
kelembagaan untuk dievaluasi dan
sebagai dasar pembayaran insentif
kerja.
 Kelebihan beban Tridarma dibayarkan  Capaian beban Tridarma di atas BKD
honorarium sumber PNPB minimal yaitu 1.200 poin < X poin ≤
menggunakan standar biaya masukan 3.200 poin dibayar dengan insentif
lainnya (Surat Keputusan Menkeu). kinerja (IK) dengan formula IK = (X –
1.200)/2.000 x BI
 Jika 3.200 poin <X poin ≤ 5.200,
maka IKK=BI+ (X – 3.200)/2.000 x
0,5 x BI.

Capaian maksimum poin yang diberi


insenti adalah 5.200.
IK dibayarkan melalui Insentifyang
bersumber dari PNPB menggunakan
KMK 1262/KMK/05/2015 dan
Peraturan Rektor.
 Pembayaran honorarium dibayarkan  Pembayaran insentif kerja dibayarkan
pada tengah dan akhir tahun. paling lamasetiap 6(enam)bulan
berdasarkan capaian kinerja.
 BLU Unila akan membayarkan
insentifremunerasi bulan ke-13 pada
akhir tahun,apabila dana alokasi
belanja remunerasi mencukupi.
Pembayaran ini diberikan kepada
dosen yang mendapatkan sanksi
kehadiran kurang dari 200%
akumulasi.
 Dosen yang sedang melakukan tugas  Dosen yang sedang melakukan tugas
SEBELUM IMPLEMENTASI REMUNERASI IMPLEMENTASI REMUNERASI
belajar tidak mendapatkan honor dari belajar mendapatkan gaji PNBP dan
BLU wajib melaporkan kemajuan
perkuliahan kepada atasan. Insentif
tersebut akandihentikan seiring masa
mukim resmi studi berakhir.
 Ketidakhadiran pada hari kerja tanpa  Ketidakhadiran pada hari kerja tanpa
izin resmi dan tidak sedang izin resmi dan tidak sedang
mendapatkan tugas dari atasan tidak mendapatkan tugas dari atasan tidak
mendapatkan uang makan. mendapatkan uang makan dan juga
akan mengurangi gaji PNBP yang akan
diterima. Kehadiran dibuktikan dengan
keberadaan di kampus minimal setara
dengan 2,4 SKS/hari

Tabel 4.2 Perubahan dalam sistem remunerasi untuk pegawai tenagakependidikan

SEBELUM IMPLEMENTASI REMUNERASI IMPLEMENTASI REMUNERASI


 Gaji RM, tunjangan melekat pada gaji dan  Gaji RM, tunjangan melekat pada gaji dan
tunjangan fungsional sudah dibayarkan tunjangan fungsional tetap dibayarkan
 Kelebihan beban kerja tenaga  Kelebihan beban kerja tenaga
kependidikan 100% akan dibayarkan kependidikan 100% akan dibayarkan
dengan tunjangan kinerja. sesuai dengan KMK 1262/KMK52/2015
dan peraturan rektor.
 Pengaturan beban dan target kerja diatur  Wajib membuat SKP dan kontrak kinerja
melalui SKP (sasaran Kerja Pegawai) untuk individu sebagai dasar pembayaran
tahun 2016 tambahan gaji dan insentif kinerja
 Insentif peningkatan kinerja (IPK)  Realisasi tambahan gaji
dibayarkan pada tiap bulan berdasarkan memperhitungkan tingkat kehadiran,
kinerja semester sebelumnya. sedangkan realisasi besaran insentif
kinerja memperhatikan capaian target
kinerja.
 Pembayaran insentif kerja dibayarkan
paling lama setiap 6 (enam) bulan
berdasarkan capaian kinerja.

 BLU Unila akan membayarkanremunerasi


bulan ke-13 yangdibayarkan pada akhir
tahun apabila dana alokasi belanja
remunerasi mencukupi.
 Ketidakhadiran pada hari kerja di luar izin  Ketidakhadiran pada hari kerja di luar izin
resmi dan tidak sedang mendapatkan resmi dan tidak sedang mendapatkan
tugas dari atasan tidak mendapatkan tugas dari atasan tidak mendapatkan
uang makan. uang makan dan juga akan mengurangi
gaji PNBP yang akan diterima.
 Tenaga kependidikan kontrak  Tenaga kependidikan kontrak
mendapatkan honorarium dari mendapatkan gaji pegawai kontrak dari
PNBP/Rupiah Murni yang besarnya sesuai PNBPyang besarnya sesuai dengan
dengan perjanjian kontrak berdasarkan perjanjian kontrak berdasarkan SK
SK Rektor/Dekan Rektor/Dekan
4.3 PenetapanInsentif Remunerasi (IR)

Setiap pegawai dan pejabat pengelola memperolehtambahangajiselaingaji rupiah


murni. Tambahan gaji tersebut dibayarkan menggunakanPNBPBLUUniladan
besarannyaditetapkansesuaiposisi, jabatan, dan grade.

Untuk tahun 2019, besarnya gaji dan insentif maksimal BLU yang bersumber dari
PNBP tampak pada Tabel 4.3.

Tambahan gaji dibayarkan dengan syaratmenjalankantugaspokokstandar dengan


baik (1.200 poin secara prima) yang dinyatakan dalam Laporan Kinerja
Dosen(LKD)berdasarkan rencanaBebanKerjaDosen(BKD)atau
LaporanevaluasiSasaranKerjaPegawai (SKP) untuk tenaga kependidikan.

Dosen dengan tugas tambahan dibagi dua katagori:

1) Untuk dosen yang mendapatkan jabatan struktural atau tugas tambahan


maka grade remunerasi yang digunakan adalah yang lebih tinggi antara grade
fungsional dan grade tugas tambahannya.
2) Jika grade jabatan tugas tambahan/struktural lebih rendah atau sama dengan
grade jabatan fungsional akademik pejabat yang bersangkutan, maka IR yang
dibayarkan adalah BI jabatan fungsional ditambah dengan 10% BI grade
jabatan tambahan/struktural.

Contoh : dosen A seorang professor dengan grade 11 menjabat kepala lab


dengan grade 10, maka dosen A tersebut dibayar dengan grade 11 ditambah
dengan 10% BI grade 10.
IK = BI grade 11 + 10% BIgrade 10

Tabel 4.3 Gaji PNBP dan insentif maksimal sesuai posisi, jabatan,
dangrade

GAJI PNBP INSENTIF JUMLAH NILAI


NO JABATAN
(30%) (70%) INSENTIF(NI),RP*

1 Rektor 6.727.200,00 15.696.800,00 22.424.000,00


2 Grade 16 5.817.900,00 13.575.100,00 19.393.000,00
3 Grade 15 4.450.800,00 10.385.200,00 14.836.000,00
4 Grade 14 3.291.300,00 7.679.700,00 10.971.000,00
5 Grade 13 2.246.700,00 5.242.300,00 7.489.000,00
6 Grade 12 1.794.000,00 4.186.000,00 5.980.000,00
7 Grade 11 1.557.330,00 3.633.770,00 5.191.100,00
8 Grade 10 1.354.200,00 3.159.800,00 4.514.000,00
9 Grade 9 1.123.200,00 2.620.800,00 3.744.000,00
10 Grade 8 976.500,00 2.278.500,00 3.255.000,00
11 Grade 7 801.600,00 1.870.400,00 2.672.000,00
12 Grade 6 725.100,00 1.691.900,00 2.417.000,00
13 Grade 5 660.000,00 1.540.000,00 2.200.000,00
14 Grade 4 630.300,00 1.470.700,00 2.101.000,00
15 Grade 3 600.000,00 1.400.000,00 2.000.000,00
16 Grade 2 573.300,00 1.337.700,00 1.911.000,00
17 Grade 1 545.100,00 1.271.900,00 1.817.000,00
*) Besaran nilai insentif tersebut belum dikurangi pajak

Tabel 4.4Honorarium dan insentif dewan pengawas

NILAI INSENTIF
NO JABATAN
(NI), Rp
1 Ketua Dewan Pengawas 5.344.000
2 Anggota Dewan Pengawas 4.810.000
3 Sekretaris Dewan Pengawas 2.004.000

4.4Penetapan Insentif Remunerasi (IR) Dosen

Besaran insentif kinerja ditentukan atas hasil pelaksanaan beban kerja diatas standar
yang terevaluasitingkatketercapaian targetkinerjanya.Ketercapaian target kinerja
individu mencerminkan tingkat dedikasi dalam pelaksanaan tugas,
outputkerjayangdihasilkan,dankontribusinyaterhadap ketercapaiankinerja
institusi.Persentase tingkat capaian kinerja yang akan diapresiasi untuk mendapat
insentif kinerja adalah jika mempunyai rentangcapaianminimal25% Capaian Kinerja
Individu (CKI). Capaian di bawah 25% tidak mendapat insentifkinerja.Tingkat
capaian kinerja yang tergolong istimewaakan mendapat insentif kinerja sesuai
dengan grade yang bersangkutan.

Bagi dosen, insentif diberikan jika yang bersangkutan melakukan kegiatan tridarma,
penunjang, dan tugas lain dari atasandengan capaian kinerja (CK) di atas 1.200
poin (batas minimal untuk klaim BKD).Kelebihan sks CK dari yang diklaim untuk BKD
akan dihitung sebagai poin insentif kinerja (IK) dan insentif kelebihan kinerja (IKK).
100 poin kinerja setara dengan 1 sks.IK diberikan jika CK dosen sampai dengan
2.000poin (100% kinerja) dengan pelaksanaan secara prima, diluar dari sks yang
diklaim untuk BKD.

Dosen dengan tugas tambahan mendapatkan poin tupoksi sebagai poin kinerja dan
poin tupoksi BKD yang diperoleh sesuai dengan beban tugas tambahan yang
diembannya. Besarnya poin tupoksi tersebut dapat dilihat pada Tabel 4.5 Poin
capaian kinerja maksimal yang dapat dibayar kepada dosen dengan tugas tambahan
(DT) adalah 3.000 poin atau 150% kinerja.
Tabel 4.5 Poin Tupoksi untuk Dosen dengan Tugas Tambahan (DT)

Poin Tupoksi
Grade
BKD Kinerja
17 1.200 1.800
16 1.000 1.650
15 1.000 1.500
14 800 1.350
13 600 1.200
12 400 1.050
11 300 900
10 200 750

Poin Kinerja (PK) dan Insentif Kinerja dihitung sebagi berikut:

% PK=(CK1)* 100% ............................................................. (4.3)


2.000

IK = % PK * BI ...................................................................... (4.4)

Keterangan: CK1 = Capaian Kinerja ≤ 2.000 poin


BI = besaran rupiah insentif maksimal sesuai grade dari dosen yang
bersangkutan (table 3.1, 3.3, 4.3, dan 4.4)

Jika seorang dosen memiliki poin lebih dari 2.000, maka kepada yang bersangkutan
akan mendapatkan poin kelebihan kinerja (PKK) dan diberikan insentif kelebihan
kinerja (IKK). PKK maksimal yang akan dibayarkan adalah 2.000 poin untuk dosen
tanpa tugas tambahan dan 1.000 poin untuk dosen dengan tugas tambahan, di luar
IK dan BKD.

Poin Kinerja Kelebihan (PK) dan Insentif Kelebihan Kinerja dihitung sebagi berikut:

% PKK = (CK2 -2.000)*100%.............................................................(4.5)


2.000

IKK = PKK * 50% * BI ............................................................... (4.6)

Keterangan: CK2 =Capaian Kinerja 2.000< X ≤ 4.000 poin


Keterangan:

Penghitungan poin remunerasi akan dilakukan dengan menggunakan Sistem


Remunerasi online Universitas Lampung. Sistem ini akan terintegrasi dengan Sistem
Beban Kerja Dosen (BKD) online. Operator pada masing-masing jurusan akan
memasukkan data kegiatan tridarma masing-masing dosen pada jurusan yang
terkait sesuai dengan kegiatan yang diklaim dosen disertai denganbukti-bukti
kegiatan (SK, presensi, sertifikat, dll). Data yang dimasukkan oleh operator ini akan
diverifikasi secara berjenjang, tingkat PS, jurusan, fakultas, danuniversitas. Dosen
diberi kebebasan untuk memilih kegiatan yang akan diklaimsebagai poin BKD
dengan cara memilih ‘selesai’ atau ‘lanjutkan’ pada opsirekomendasi di BKD
online. Komposisi penghitung sks untuk di BKD masih samayaitu harus memenuhi
unsure tridarma perguruan tinggi (selain rector yanglangsung memenuhi dengan
1200 poin). Untuk kegiatan tridarma lain yang ingindi klaim sebagai kegiatan yang
berhubungan dengan insentif kinerja remunerasimaka dosen memilih ‘beban lebih’
pada opsi rekomendasi di BKD. Kegiatan-kegiatan yang direkomendasikan sebagai
‘beban lebih’ ini akan masuk secaraotomatis pada sistem remunerasi Online
Universitas Lampung dan dihitung dengan menggunakan satuan poin.

Contoh 1 :
Seorang dosen dengan jenjang fungsional Lektor Kepala (grade 10) telah
melaksanakan tusi secara prima dan telah memenuhi 12 sks BKD.selain itu, dosen
tersebut memiliki total poin kinerja (bidang pengajaran, penelitian pengabdian dan
penunjang) untuk di klaim di poin remunerasi sebanyak 1.500 poin (di luar sks BKD),
maka cara mengitung persentase IK adalah sebagai berikut.

% PK = 1.500 x 100% = 75%


2.000
IK = 75% x Rp Rp 3.520.000
= Rp 2.640.000
Dosen tersebut tidak memperoleh IKK, karena capaian poin kinerjanya tidak melebihi
2.000 poin.

Contoh 2 :
Seorang dosen biasa dengan jenjang fungsional Asisten Ahli (grade 8) telah
melaksanakan tusi secara prima dan telah memenuhi 12 sks BKD.Selain itu, dosen
tersebut memiliki capaian kinerja 2.500 poin (bidang pengajaran, penelitian,
pengabdian dan penunjang) untuk diklaim di poin kinerja.Cara menghitung
persentase insentif adalah sebagai berikut.
PK = CK1=2.000 poin
% IK = 2000 x 100% = 100%
2000
IK = 100% x BI= Rp 2.663.000

Adapun perhitungan IKK adalah sebagai berikut


PKK = CK2– 2.000 poin = 2.500 – 2.000 = 500 poin
% PKK = 500 x 100% = 25%
2.000

IKK = 25% x 50% x BI = 12.5% x Rp 2.663.000 = Rp 332.875

Jadi total insentif yang diterima per bulan dalam semester yang bersangkutan adalah
TI = IK + IKK
= Rp 2.663.000 + Rp 332.875
= Rp 2.995.875

Contoh 3 :
Seorang dosen dengan tugas tambahan sebagai ketua jurusan (grade 13) telah
melaksanakan tusi secara prima dan telah memenuhi 12 sks BKD. Selain itu, dosen
tersebut memiliki total poin kinerja (bidang pengajaran, penelitian pengabdian dan
penunjang) untuk di klaim di poin remunerasi sebanyak 1.900 poin (di luar sks BKD),
maka cara mengitung persentase IK adalah sebagai berikut.

Poin kinerja = poin tupoksi + capaikan kinerja


= 1.200 + 1.900 = 3.100
% PK = 2.000 x 100% = 100%
2.000

IK = 100% x Rp Rp 5.739.000 = Rp 5.739.000

Adapun perhitungan IKK adalah sebagai berikut


PKK = CK2– 2.000 poin = 3.100 – 2.000 = 1.100 poin
Karena capaian kinerja maksimal yang diakui sebagai dosen DT adalah 150% atau
3.000 poin, maka kelebihan 100 poin tidak dibayar.
% PKK = 1.000 x 100% = 50%
2.000

Adapun IKK akan dihitung sebagai berikut:


IKK = 50% x 50% x BI = 12.5% x Rp 5.739.000 = Rp 717.375
Jadi total insentif yang diterima per bulan dalam semester yang bersangkutan adalah
TI = IK + IKK
= Rp 5.739.000 + Rp 717.375
= Rp 6.456.375

4.5 Penetapan Insentif Remunerasi Tenaga Kependidikan (IRTK)

Apabila tenaga kependidikan melaksanakan tugas dan fungsi secara prima dengan
capaian kinerja maksimal sebesar 150% dengan penilaian capaian sasaran kerja
pegawai maksimal sebesar 60%, penilaian perilaku kerja pegawai maksimal 40%,
capaian kontrak kinerja individu maksimal 30%, dan penilaian hasil kerja pegawai
maksimal 20% (Tabel 5.3). IRakan diberikan jika yang bersangkutan mencapai
penilaian minimum 135%. Jika tenaga kependidikan mendapatkan capaian kinerja
antara 136%-150%, maka yang bersangkutan mendapat insentif kelebihan kinerja
sebesar 5% dari insentif kinerja yang diterima.
Besaran remunerasi tenaga kependidikan setelah ditambah insentif kelebihan kinerja
tidak melebihi PMK 1262/KMK.05/2015.

Perhitungan persentase IRTK untuk tenaga kependidikan yang memiliki capaian


kinerja < 136% adalah sebagai berikut:

Keterangan:

%C : Persentase capaian yang diperoleh oleh tenaga kependidikan yang


merupakan hasil penilaian dari atasan langsung

%IRTK : persentase insentif remunerasi tenaga kependidikan

Contoh 1:

Seorang Kepala Bagian Umum (grade 12) melaksanakan tusi secara prima dan
mendapatkan penilaian sebesar 135%. Maka persentase IR yang diterima:

%IK = ((135%-100%)/35%))*100% = 100%

IK = 100% X Rp 4.517.000,- = Rp 4.517.000,-

Tenaga Kependidikan tersebut tidak mendapatkan Insentif Kelebihan Kinerja (IKK)

Contoh 2:

Seorang Kepala Bagian Umum (grade 12) melaksanakan tusi secara prima dan
mendapatkan penilaian sebesar 145%. Maka persentase IRTK yang diterima:

% IK = ((135%-100%)/35%))*100% = 100%
IK = 100% X Rp 4.517.000,- = Rp 4.517.000,-

% IKK = 5% x Rp 4.517.000 = Rp 225.850

Jadi total insentif yang diterima per bulan dalam semester yang bersangkutan adalah
TI = IK + IKK
= Rp 4.517.000 + Rp 225.850
= Rp 4.742.850

4.6 Penetapan Besaran Remunerasi

Besaran rupiah gaji dan insentif kinerja dengan dana sumber PNBP unila ditetapkan
melalui peraturan Rektor Universitas Lampung dengan memperhatikan KMK Nomor:
1262/KMK.05/2015 tentang penetapan Remunerasi bagi pejabat pengelola, Dewan
Pengawas, dan pegawai Badan Layanan Umum Universitas Lampung pada
Kemenristekdikti.
BAB V

PENUGASAN DAN KONTRAK KINERJAINDIVIDU

5.1 Penugasan Terkait Tugasdan Fungsi (TUSI) Standar

SeorangPNStenagapendidikberfungsisebagaiaparaturpegawainegeri sipil
yang mempunyai tugas dan fungsi melaksanakan tugas tridarma perguruan
tinggi sesuai jabatan akademiknya, sedangkan seorang PNS
tenagakependidikanadalahaparaturpegawai negeri sipilyangmempunyai
tugas dan fungsi melaksanakan tugas pendukung pendidikan yang diatur
sesuai jabatannya.

Rencana pelaksanaan tugas dan fungsi standar seorang tenaga pendidik


dinyatakandalamisianformulirrencana bebankerjadosen(BKD),sedangkan
rencanapelaksanaantugasdanfungsi standarseorangtenaga kependidikan
dinyatakandalam isian formulir rencanasasaran kerjapegawai(SKP).

5.1.1 FormulirBebanKerjabagiDosen(BKD)

Pengisian formulir rencana beban kerja dosen (BKD) dan sasaran kerja
pegawaisesuaiformat yangditetapkanuniversitasdilakukansetiapawal
semester secara rinci. Dosenyangberhakmengisirencana BKDadalah semua
dosenPNSataupunCPNStermasukyang sedangmenempuhstudi
lanjut.Tugasdanfungsi(tusi) dosenmeliputipelaksanaan: pendidikan,
penelitian,pengabdiankepada masyarakat,danpenunjangpendidikansesuai
jabatanfungsionalnya. Bagidosenyangsedang menempuh studilanjut, formulir
rencanaBKD dan SKP diisi dengan menyebutkan status dan kemajuan studi
pada darmapendidikan.

Totalbeban kerja dosen aktif dalam pelaksanaan tusi standar yaitu


melaksanakantridarma perguruantinggi palingsedikit setaradenqan 1.200
poindengankomposisibidangpendidikandanpenelitianminimal 900 poin. Selain-
bebantridarmaperguruantinggi, seorang dosendapat melaksanakan
kewajibanlain sepertikegiatan penunjang yang tercantumdalam borang BKD
sehinggabebankerja dapatmencapai1.200 poin.Profesormemilikikewajiban
melaksanakanpublikasi,penulisanbuku, dandiseminasigagasan.Seorang
dosenyang mendapat tugastambahan sebagai pimpinanyaitudari rektor
sampaidenganketua program studidapatmelaksanakandarmapendidikan
minimal 300 poin di perguruan tinggi yang bersangkutan dan tetap
memperoleh tunjanganprofesi (PPNomor: 37 Tahun 2005Pasal 8 ayat3).
Bebandosenyang mendapattugastambahansebagaipejabatpengelolayang
nomenklaturnyaterdapat dalamOrganisasiTata Kerja(OTK)UniversitasLampung
dinyatakandalam sejumlah PR termasukdalam darmapendidikan.

Dosenyangmendapat tugaspenunjangpelaksanaanpendidikanyang
nomenklaturnyatidakterdapat dalamOTKmakapointermasukdalampenunjang
kegiatan.Khususuntukkeperluanremunerasiiniada beberapatugastambahan
dosenyangpoinnyadisetarakandengan pejabatpengelola dalam nomenklatur OTK
Unila.

RealisasipelaksanaanBKDdanSKPdilaporkandalamLaporanKinerja Dosen
(LKD).RealisasirencanaBKDadalahpersentasedarijumlahrealisasipoindalam
LKDdibandingkanjumlahskstambahanmaksimumdalamformulirrencana BKD,
yaitu 1.200 poin.PersentasecapaianBKDmerupakan salahsatukomponenuntuk
perhitunganbesaraninsentifkinerja individu.Dosentetapyangtidak melaksanakan
tugas dan fungsi standar tridarma perguruan tinggi paling sedikit setara
dengan1200sks maka tunjangan sertifikasitidak akandibayar- kan
sesuaidenganperaturanperundanganyang berlaku serta tidakberhak
mendapatkan tambahanIR. Konversikinerja terhadappoinremunerasidapat
dilihatpadaTabel5.1.

Tabel 5.1KegiatanyangdihitungmenggunakanSatuanPoinRenumerasi,khusus untuk


poin diatas1200 sebagai kewajiban BKD.

Catatan : 100 poin setara dengan 1 sks


BUKTI
TOTAL SYARAT/ PEMBERI
NO KEGIATAN KINERJA/
POIN KETENTUAN TUGAS
PENUGASAN
A. BIDANG PENDIDIKAN DAN PENGAJARAN
Minimal 16 kali pertemuan termasuk UTS (pengurangan proporsional sesuai dengan jumlah kehadiran)
1 Memberi Kuliah dan Praktikum/Responsi
1.1. Memberi kuliah jenjang D3 : per sks Per MK 16 SK Dekan/
(1 – 40 mahasiswa)1termasuk untuk kelas 75 pertemuan Dekan/Direktur Direktur Pasca
kerjasama termasuk Pasca Sarjana, sarjana
UTSdan UAS,
1.2.a. Memberi kuliah jenjang S1: per sks Laporan
tersedia RPS
(1 – 40 mahasiswa)1termasuk untuk kelas 100 (GBPP/SAP/Kont Perkuliahan,
kerjasama dan paralel. rak perkuliahan) daftar
presensidosen
1.2.b. Memberi kuliah jenjang S1: per sks
150 Pemecahan dan mahasiswa,
(1 – 40 mahasiswa)1kelas bilingual kelas diakui bila daftar Nilai
1.3. Memberi kuliah jenjang S2:per sks jumlah
100 mahasiswa >60
(1 – 10 mahasiswa)2
1.4. Memberi kuliah jenjang S3: per sks
125
(1 – 3 mahasiswa)3

25
BUKTI
TOTAL SYARAT/ PEMBERI
NO KEGIATAN KINERJA/
POIN KETENTUAN TUGAS
PENUGASAN
1.5. Memberi materi matrikulasi
(disetarakan dengan perhitungan sks
memberi mata kuliah): per setara sks

Cat: Jmlh kuliah proporsional dr total


pertemuan 16 kali (jml kuliah/16), tanpa
syarat jumlah minimal pertemuan
Keterangan:
1
Setiap kelebihan 1-40 mahasiswa
dikalikan 1,2
2
Setiap kelebihan 1-10 mahasiswa
dikalikan 1,2
3
Setiap kelebihan 1-3 mahasiswa
dikalikan 1,2
4
Perkuliahan yang terjadwal di luar jam
kerja, sks dikalikan 1,5 (khusus untuk
rubrik program Kuliah Khusus)
Semester Pendek
Memberi kuliah jenjang S1: per sks
a. Jumlah mahasiswa: 1 – 10 45
b. Jumlah mahasiswa: 11 – 25 65
c. Jumlah mahasiswa: 26 – 40 80
d. Jumlah mahasiswa: > 40 90
Keterangan:
Sksr kinerja perkuliahan semester pendek
diakui pada semester ganjil (Juli –Des)
Praktikum/Responsi
2.1. Memberi praktikum/responsi jenjang
D3 : per sks
75
(1 – 25 mahasiswa)1termasuk untuk kelas
kerjasama
2.2.a. Memberi praktikum/responsi
jenjang S1: per sks
100
(1 – 25 mahasiswa)1termasuk untuk kelas
kerjasama dan paralel.
2.2.b. Memberi praktikum/responsi
jenjang S1: per sks 150
(1 – 25 mahasiswa)1kelas bilingual
2.3. Memberi praktikum/responsi jenjang
S2:per sks 100
(1 – 10 mahasiswa)2
Keterangan:
1
Setiap kelebihan 1-25 mahasiswa
dikalikan 1,2
2
Setiap kelebihan 1-10 mahasiswa
dikalikan 1,2
KHUSUS FK UNILA:
26
BUKTI
TOTAL SYARAT/ PEMBERI
NO KEGIATAN KINERJA/
POIN KETENTUAN TUGAS
PENUGASAN
a. Memberi kuliah 1 – 40 mahasiswa 6,25 Per MK 16 SK Dekan, , Dekan
(per jam) pertemuan daftar hadir
Keterangan: termasuk dosen dan
UTSdan UAS,
Setiap kelebihan 1-40 mhswdikalikan 1,2 mahasiswa,
tersedia RPS
b. Fasilitator Small Group Discussion (GBPP/SAP/Kont serta
(Diskusi PBL/Tutorial/diskusi kelompok rak perkuliahan) daftar nilai
lainnya (per jam per 10-15 mhs)
c. Narasumber lokakarya blok, pleno,
refreshing tutor/csl (per jam)
d. Instruktur Clinical skill 6,25
laboratory/CSL(per jam per 10-15 mhs)
e. Pengawas UAB/UTB (per jam)
f. Penguji OSCE/ SOCA Blok (per jam)
g. Instruktur Praktikum 1 – 25 mahasiswa 4,17
(per jam)
Keterangan:
Setiap kelebihan 1-25 mhs dikalikan 1,2
h. Penanggung jawab Blok (per keg) 25
i. Koordinator tahun (per keg) 50
j. Pembuat/reviewer soal 6,25
UTB/UAB/OSCE/SOCA Blok (per keg)
k. Pembuat/reviewer soal OSCE/CBT 12,5
UKMPPD (per keg)
l. Pengawas CBT ujian komprehensif (per 6,25
jam)
m. Pengawas OSCE ujian komprehensif 6,25
(per jam)
n. Kepaniteraan Klinik: Perceptor atau SK Dekan, log
Pembimbing SGD/Bedside Teaching/Case 6,25 book
Report Session/Tutorial/ Journal mahasiswa,
reading/Refrat (per jam)
daftar hadir
o. Kepaniteraan Klinik: Penguji Final 6,25
dosen dan
exam/ Mini CEX/ OSCE (per jam)
mahasiswa,
p. Kepaniteraan Klinik: Pembuat Soal 12,5
Final exam/ Mini CEX/ OSCE/ Pre test serta
dan post test stase(per keg) daftar nilai
q. Kepaniteraan klinik:Perceptor (per 6,25
mahasiswa/minggu)
r. Membimbing Mahasiswa Kepaniteraan Klinik 6,26

s. Review proposal penelitian untuk 6,25 SK Dekan, Surat


pengajuan ethical clearance ethical
clearance, daftar
hadir dosen dan
mahasiswa,
serta
daftar nilai
Semester Pendek

27
BUKTI
TOTAL SYARAT/ PEMBERI
NO KEGIATAN KINERJA/
POIN KETENTUAN TUGAS
PENUGASAN
Per MK 16 SK Dekan, daftar Dekan
a. Fasilitator Small Group Discussion
pertemuan hadir dosen dan
(Diskusi PBL/Tutorial/diskusi kelompok 2,08
termasuk mahasiswa,
lainnya (per jam per 10-15 mhs))
UTSdan UAS,
serta
b. Instruktur Clinical skill tersedia RPS
2,08 (GBPP/SAP/Kont daftar nilai
laboratory/CSL(per jam per 10-15 mhs)
2,08 rak perkuliahan)
c. Pengawas UAB/UTB (per jam)
d. Penguji OSCE/ SOCA Blok (per jam) 2,08
e. Penanggung jawab Blok/ CSL (per keg) 8,33
f. Pembuat/reviewer soal UTB/UAB/OSCE/
2,08
ujian lainnya (per keg)
g. Instruktur Praktikum (per jam) 1,39
Keterangan:
Sksr kinerja perkuliahan semester pendek
diakui pada semester ganjil (Juli –Des)
Uji Kompetensi Mahasiswa Program Profesi Dokter (UKMPPD) dengan susunan pelaksana
sebagai berikut :
Pelatih pasien standar 40,00 Jadwal kegiatan SKSurat tugas, Dekan
Penguji OSCE UKMPPD pada FK Unila 50,00 Berita acara
kegiatan,
Laboran OSCE UKMPPD pada FK Unila 25,00 Bukti Kehadiran
Koordinator OSCE UKMPPD pada FK Unila 110,00
IT OSCE UKMPPD pada FK Unila 40,00
Admin OSCE UKMPPD pada FK Unila 40,00
Koordinator lokasi 90,00

2 Membimbing 30 Surat Tugas Dekan


PKL/KP/PU/Prakerin/PBL/PlantSurvey/ Laporan
KKI (Per Kegiatan) PKL/Prekerin/PPL/
PPL non-dik
3 Membimbing Tugas Akhir/Skripsi/Thesis/Disertasi
3.1. Membimbing tugas akhir/skripsi 38
(pembimbing I/mandiri; per mahasiswa)
3.2. Membimbing tugas akhir/skripsi
28
(pembimbing II; per mahasiswa)
3.3. Membimbing tesis (pembimbing I; per Minimal 8 kali
42
mahasiswa) pembimbingan
Berita Acara Ujian
3.4. Membimbing tesis (pembimbing II; per tercatat dalam
31
mahasiswa) kartu kendali
3.5. Membimbing disertasi (promotor utama;
50
per mahasiswa)
3.6 Membimbing disertasi (co-promotor I dan
37
II; per mahasiswa)
4 Seminar Mahasiswa
4.1. Seminar usul/hasil S1 (per mahasiswa) 10
4.2. Seminar usul/hasil S2 (per mahasiswa) 20 Berita Acara
4.3. Seminar usul/hasil S3 (per mahasiswa) 30 Seminar
5 Menguji PKL/Prakerin/PU/PPL kependidikan dan nonkependidikan/Tugas
Akhir/Skripsi/Thesis/Disertasi

28
BUKTI
TOTAL SYARAT/ PEMBERI
NO KEGIATAN KINERJA/
POIN KETENTUAN TUGAS
PENUGASAN
5.1. Menguji PKL/Prakerin/PU/PPL sebagai Berita Acara
penguji sekaligus pembimbing (per 20 Kegiatan
mahasiswa)
5.2. Menguji
PKL/Prakerin/PU/PPL`nonkependidikan (per 10
mahasiswa)
5.3. Menguji tugas akhir/skripsi
(komprehenshif) sebagai penguji utama (per 6,5
mahasiswa)
5.4. Menguji tesis sebagai penguji utama,
7,2
ketua, sekretaris penguji (per mahasiswa)
5.5. Menguji prakualifikasi/kelayakan
disertasi/ujian disertasi tertutup/terbuka
10
sebagai penguji utama, ketua, sekretaris
penguji (per mahasiswa)
5.6. Menguji PPL kependidikan /Uji kinerja
5
(per mahasiswa)
5.7. Menguji pendadaran S1 (per mahasiswa) 5
5.8. Sidang Komisi pada Program S2 7
5.9. Menguji Preliminary pada Program S3 10
5.10. Sidang Komisi pada Program S3 10
5.11. Uji Kelayakan Ujian disertasi 10
6 6.1. Membimbing Kuliah Kerja Nyata (KKN)
a. DPL KKN 1- 50 mhs 200 minimal 2 x Rektor
b. DPL KKN ≥ 51 mhs 250 kunjungan
SK/Surat Tugas
c. KDPL 1 - 200 mhs 300 dan Laporan
d. DPL KKN ≥200 350 Kegiatan
e. Anggota Badan Pelaksana 200
6.2. Membimbing PPL - FKIP
a. DPL PPL 1-50 mhs 200 Minimal 5 x Surat Tugas , Dekan
b. DPL PPL ≥ 51 mhs 250 kunjungan Daftar Nilai,
Surat Bukti
Kunjungan dari
Kepsek

7 Menyusun Bahan Ajar1


7.1. Menyusun Buku Ajar Ber-ISBN Buku Ajar yang
Minimal 100 sudah disyahkan
a. Mandiri (tidak ada anggota)2 100
halaman oleh LP3M
b. Tim/kelompok
i) Ketua2 60
2
ii) Anggota (poin dibagi jumlah anggota) 40
7.2. Menyusun diktat, modul, petunjuk Diktat, modul, dan Produk Bahan ajar
praktikum, model, Blok, alat bantu, audio petunjuk pratikum yang sudah
visual, naskah tutorial, Job sheet praktikum minimal 40 disyahkan oleh
terkait dengan mata kuliah yang diampu halaman LP3M
a. Mandiri (tidak ada anggota)2 50
b. Tim/kelompok
i) Ketua2 30
ii) Anggota (poin dibagi jumlah anggota)2 20
Keterangan:
- 1Poin diberikan sesuai hasil evaluasi mutu
bahan ajar:
a. - Sangat baik = 100%
29
BUKTI
TOTAL SYARAT/ PEMBERI
NO KEGIATAN KINERJA/
POIN KETENTUAN TUGAS
PENUGASAN
b. - Baik = 75%
c. - Cukup = 50%
d. - Kurang = 25%
- 2Poin maksimal
8 Menyampaikan orasi ilmiah di tingkat 50 Naskah Orasi
universitas
9 Menjadi pembimbing dosen yunior/ SK/Surat Tugas Dekan/Direktur
10
profesorship (per orang) Pasca Sarjana
10 Menjadi Penanggungjawab MK 10
11 Ketua peer group 5

TOTAL SYARAT/ PEMBERI


NO KEGIATAN BUKTI KINERJA
POIN KETENTUAN TUGAS
B. BIDANG PENELITIAN
1 Penelitian dengan dana hibah kompetitif dari luar Unila – tidak ada komponen honor pada RAB (proposal
berlaku 2 semester sejak proposal diunggah; laporan berlaku 2 semester sejak proposal dinyatakan
diterima/lolos dan dilaporkan; dengan judul yang sama)
1.1 Ketua 150 Proposal/Laporan Proposal/Laporan
penelitian yang penelitian yang
1.2 Anggota (poin dibagi jumlah anggota)
100 diunggah/disahkan diunggah/
LPPM disahkan LPPM
2 Penelitian dengan dana PNBP - tidak ada komponen honor pada RAB (proposal berlaku di semester1 dan
laporan di semester 2)
2.1. Ketua 100 Proposal/Laporan Proposal/Laporan
penelitian yang penelitian yang
2.2. Anggota (poin dibagi jumlah anggota) diunggah/ diunggah/
75
disahkan oleh LPPM disahkan LPPM
3 Penlitian dengan dana mandiri dan kerjasama
3.1Penelitian dengan Dana Mandiri (proposal berlaku pada semester 1 dan laporan di semester 2) – hanya
diakui 1 proposal dan berlaku jika tidak mendapatkan dana baik dari Unila maupun luar Unila untuk Ketua
maupun Anggota
a. Mandiri (tidak ada anggota) 125 Proposal/Laporan Proposal/Laporan
penelitian yang penelitian
b. Tim/kelompok diunggah/ disahkan yang diunggah/
oleh LPPM disahkan LPPM
i) Ketua 75

ii) Anggota (poin dibagi jumlah anggota) 50


3.2 Penelitian kerjasama (kegiatan hanya dapat diakui pada semesterGanjil)

a. Mandiri (tidak ada anggota) 100 Laporan penelitian


yang disyahkan
b. Tim/kelompok instansi terkait
i) Ketua 60 kerjasama

ii) Anggota(poin dibagi jumlah anggota) 40


4 Menulis Buku Referensi/monograph

4.1. Penyusunan Buku Referensi Ber-ISBN Buku yang sudah


Minimal 100 disyahkan oleh
a. Mandiri (tidak ada anggota) 150 halaman LPPM
b. Tim/kelompok
i) Ketua 90
ii) Anggota (poin dibagi jumlah anggota) 60

30
TOTAL SYARAT/ PEMBERI
NO KEGIATAN BUKTI KINERJA
POIN KETENTUAN TUGAS
4.2. Penyusunan Buku monograph
a. Mandiri (tidak ada anggota) 100 Ber-ISBN Buku yang sudah
Minimal 100 disyahkan oleh
b. Tim/kelompok halaman LPPM
i) Ketua 60
ii) Anggota (poin dibagi jumlah anggota) 40
4.3. Menulis Book Chapter Ber-ISBN Buku yang sudah
Minimal 100 disyahkan oleh
a. Penyunting/editor (poin dibagi jumlah halaman LPPM
15
penyunting/editor)
b. Penulis chapter
i) Mandiri 40
ii) Tim/Kelompok
a) Ketua 28
b) Anggota (poin dibagi jumlah
12
penulis chapter)
5 Publikasi Jurnal – hanya berlaku jika tidak mendapat insentif publikasi (misalnya dari Kemristedikti atau
Unila)
Jurnal internasional bereputasi (berlaku 4 semester)
5.1. Ketua 125 Artikel diunggah di Artikel yang terbit
repository
5.2. Anggota (poin dibagi jumlah anggota) 75
6 Publikasi Jurnal nasional terakreditasi (berlaku 3 semester)
6.1. Ketua 100 Artikel diunggah di Artikel yang terbit
repository
6.2. Anggota (poin dibagi jumlah anggota) 60
7 Publikasi Jurnal internasional tidak bereputasi (berlaku 2 semester)
7.1. Ketua 75 Artikel diunggah di Artikel yang terbit
repository
7.2. Anggota (poin dibagi jumlah anggota)
50

8 Publikasi Jurnal nasional tidak terakreditasi (berlaku 1 semester)


8.1. Ketua 60 Artikel diunggah di Artikel yang terbit
repository
8.2. Anggota (poin dibagi jumlah anggota) 40
9 Menulis artikel yang disajikan dalam seminar/simposium/lokakarya internasional dan dimuat dalam
prosiding (berlaku 2 semester untuk prosiding bereputasi dan 1 semester untuk prosiding tidak
bereputasi)
9.1. Ketua 75 Artikel dimuat pada Sertifikat
prosiding dan kegiatan,
9.2. Anggota (poin dibagi jumlah anggota)
50 diunggah di Artikel yang
repository disajikan
Menulis artikel yang disajikan dalam seminar/simposium/lokakarya internasional tetapi tidak dimuat
dalam prosiding (berlaku 1 semester)
9.3. Ketua 50 Artikel diunggah di Sertifikat
repository kegiatan,
9.4. Anggota (poin dibagi jumlah anggota)
Artikel yang
40 disajikan

10 Membuat poster yang disajikan dalam seminar/simposium/lokakarya dan dimuat dalam prosiding seminar
internasional (berlaku 1 semester)
10.1. Ketua poster diunggah di Sertifikat
50
repository kegiatan,
10.2. Anggota (poin dibagi jumlah anggota) Poster yang
40
disajikan

31
TOTAL SYARAT/ PEMBERI
NO KEGIATAN BUKTI KINERJA
POIN KETENTUAN TUGAS
Membuat poster yang disajikan dalam seminar /simposium/lokakarya tetapi tidak dimuat dalam prosiding
seminar internasional (berlaku 1 semester)
10.3. Ketua Poster diunggah di Sertifikat
40
repository kegiatan,
10.4. Anggota (poin dibagi jumlah anggota) Poster yang
30
disajikan
11 Menulis makalah/artikel yang disajikan dalam seminar nasional dan dimuat dalam prosiding (berlaku 1
semester)
11.1. Ketua 40 Artikel dimuat pada Sertifikat
11.2. Anggota (poin dibagi jumlah anggota) prosiding dan kegiatan,
30 diunggah di Artikel yang
repository disajikan
Menulis makalah/artikel yang disajikan dalam seminar nasional tetapi tidak dimuat dalam prosiding
(berlaku 1 semester)
11.3. Ketua 30 Artikel dimuat pada Sertifikat
prosiding dan kegiatan,
11.4. Anggota (poin dibagi jumlah anggota)
20 diunggah di Artikel yang
repository disajikan
12 Membuat poster yang disajikan dalam seminar nasional dan dimuat dalam prosiding (berlaku 1 semester)

12.1. Ketua Poster diunggah di Sertifikat


30
repository kegiatan,
12.2. Anggota (poin dibagi jumlah anggota) Poster yang
20
disajikan
13 Pendamping Publikasi Mahasiswa (skripsi, tesis, disertasi) pada prosiding/jurnal internasional atau
nasional bereputasi
13.1. Pada prosiding/jurnal international Artikel diunggah di Artikel yang terbit
Bereputasi repository
a. Pendamping/Pembimbing I 75
b. Pendamping/Pembimbing Anggota
50
(poin dibagi jumlah anggota)
13.2. Pada prosiding/jurnal international Tidak
Bereputasi
a. Pendamping/Pembimbing I 24
b. Pendamping/Pembimbing Anggota
16
(poin dibagi jumlah anggota)
13.3. Pada jurnal nasional terakreditasi
a. Pendamping/Pembimbing I 60
b. Pendamping/Pembimbing Anggota
40
(poin dibagi jumlah anggota)
14 Menerjemahkan/menyadur buku ilmiah Buku ber-ISBN Buku yang sudah
yang diterbitkan (ber-ISBN) disyahkan oleh
a. Mandiri (tidak ada anggota) 100 LPPM

b. Tim/kelompok
i) Ketua 60
ii) Anggota (poin dibagi jumlah
40
anggota)
15 Membuat rancangan dan karya seni/seni
pertunjukan yang tidak mendapatkan
HKI
a. Mandiri (tidak ada anggota) 50
b. Tim/kelompok
i) Ketua 30
ii)
Anggota (poin dibagi jumlah
20
anggota)
16 Menghadiri Seminar/Lokakarya/Workshop

32
TOTAL SYARAT/ PEMBERI
NO KEGIATAN BUKTI KINERJA
POIN KETENTUAN TUGAS
16.1. Internasional 15 Sertifikat
16.2. Nasional 10 Keikutsertaan
17 Mendapatkan HKI (Hak Kekayaan Intelektual)
17.1 Hak Cipta dan Hak terkait (buku/program komputer/arsitektur/seni rupa/karya sastra, dll), berlaku 1
semester
a. Mandiri 30 Sertifikat Hak
b. Tim/Kelompok Cipta
i) Ketua 18
ii) Anggota (poin dibagi jumlah anggota) 12
17.2. Hak Kekayaan Industri (Paten/merek/rahasia dagang/ desain industri/indikasi geografis/topografi
sirkuit terpadu/varietas tanaman)
a. Terdaftar di Kemenkumham/Kementan Nomor
(berlaku 2 semester sejak terdaftar, jika Pendaftaran
belum terbit)
i) Mandiri 100
ii) Tim/Kelompok
a) Ketua 60
b) Anggota (poin dibagi jumlah anggota) 40
b.Setelah terbit (diakui untuk 1 semester sejak Sertifikat/Nomor
terbit) Hak Kekayaan
j) Mandiri 50 Industri
ii) Tim/Kelompok
c) Ketua 30
d) Anggota (poin dibagi jumlah anggota) 20

C. BIDANG PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT


1 Melakukan pengabdian kepada masyarakat (per kegiatan)
Pengabdian dengan dana kompetitif dari luar Unila tidak ada komponen honor pada RAB (proposal berlaku
2 semester sejak proposal diunggah; laporan berlaku 2 semester sejak proposal dinyatakan diterima/lolos
dan dilaporkan; dengan judul yang sama)
a. Mandiri (tidak ada anggota) 150 Proposal/Laporan Proposal/Laporan
yang disahkan oleh yang disahkan
b. Tim/kelompok LPPM oleh LPPM
i) Ketua 150
ii) Anggota (poin dibagi jumlah anggota) 125
2 Pengabdian dengan dana PNBP - tidak ada komponen honor pada RAB (proposal berlaku di semester1 dan
laporan di semester 2)
a. Mandiri (tidak ada anggota) 100 Proposal/Laporan Proposal/Laporan
yang diunggah yang disahkan
b. Tim/kelompok /disahkan oleh oleh LPPM
i) Ketua 100 LPPM

75
ii) Anggota (poin dibagi jumlah anggota)
3 Pengabdian dengan Dana Mandiri (proposal berlaku pada semester 1 dan laporan di semester 2) –hanya
diakui 1 proposal dan berlaku jika tidak mendapatkan dana baik dari Unila maupun luar Unila untuk ketua
maupun anggota
3.1. Ketua 75 Proposal/Laporan Proposal/Laporan
3.2. Anggota (poin dibagi jumlah anggota) 50 penelitian yang yang disyahkan
diunggah/ disahkan oleh LPPM
oleh LPPM
4 Pendampingan ke lab school per Surat Tugas Dekan Laporan Dekan
10
kunjungan/kelompok mahasiswa Kunjungan
5 Menulis artikel dalam Jurnal Pengabdian Terakreditasi Nasional
5.1. Nasional Artikel diunggah ke Artikel yang terbit

33
a) Mandiri 100 repositoty
b) Tim/Kelompok
i) Ketua 60
ii) Anggota (poin dibagi jumlah anggota) 40
5.2. Lokal
a) Mandiri 60
b) Tim/Kelompok
i) Ketua 36
ii) Anggota (poin dibagi jumlah anggota)
24
6 Menulis artikel dalam Jurnal Pengabdian Tidak Terakreditasi
6.1 Nasional Artikel diunggah ke Artikel yang terbit
a) Mandiri repositoty
30
b) Tim/Kelompok
i) Ketua 18
ii) Anggota (poin dibagi jumlah anggota) 12
6.2 Lokal
a) Mandiri 20
b) Tim/Kelompok
i) Ketua 12
ii) Anggota (poin dibagi jumlah anggota)8
7 Menulis artikel dalam koran/majalah populer/umum.
7.1. Nasional Artikel yang terbit
a) Mandiri 20
b) Tim/Kelompok
i) Ketua 12
ii) Anggota (poin dibagi jumlah anggota) 8
7.2. Lokal
a) Mandiri 10
b) Tim/Kelompok
i) Ketua 6
ii) Anggota (poin dibagi jumlah anggota) 4

BUKTI
TOTAL SYARAT/ PEMBERI
NO KEGIATAN KINERJA/
POIN KETENTUAN TUGAS
PENUGASAN
D. BIDANG BIDANG PENUNJANG (LAIN-LAIN)
1 Menjadi Pembina/Pembimbing
1.1 Pembina UKM/HMJ (per semester) 25 Surat tugas Rektor/ Dekan
1.2 Program PKM/KBMI/PHBD/PMW Lembar
a. Pembimbing proposal PHBD/PKM/PMW/ pengesahan
10
KBMI/PHBD (per judul) proposal dari
b. Pembimbing PKM yang didanai Nasional LPPM
40
(per judul)
c. Pembimbing PKM yang didanai lokal (per
30
judul)
1.4 Pembimbing KBMI lolos KMI (per judul) 50
1.5. Pembimbing PKM lolos Pimnas (per judul) 50
2 Menjadi pendamping/narasumber/juri kegiatan kemahasiswaan
2.1. Tingkat internasional 20 Surat undangan/ SK/surat tugas Rektor/ Dekan

34
BUKTI
TOTAL SYARAT/ PEMBERI
NO KEGIATAN KINERJA/
POIN KETENTUAN TUGAS
PENUGASAN
D. BIDANG BIDANG PENUNJANG (LAIN-LAIN)
2.2. Tingkat nasional 15 sertifikat
2.3. Tingkat regional/lokal 10
3 Keanggotaan Asosiasi
3.1 Menjadi Ketua Asosiasi Tingkat SK/ Kartu anggota Lembaga yang
30
Internasional (Per semester) terkait
3.2 Menjadi Ketua Asosiasi Tingkat Nasional
20
(Per semester)
3.3 Menjadi Sekretaris/Bendahara
Asosiasi Tingkat Internasional (Per 20
semester)
3.4 Menjadi Anggota Asosiasi Tingkat
15
Internasional(Per semester)
3.5 Menjadi Sekretaris/Bendahara Asosiasi
15
Tingkat Nasional (Per semester)
3.6 Menjadi Anggota Asosiasi Ting kat
10
Nasional(Per semester)
4 Menjadi panitia seminar nasional/internasional: Rektor/
4.1. Pengarah/Ketua/sekretaris/Bendahara 25 SK/surat tugas Dekan/ Direk
SK/surat tugas tur Pasca
4.2. Anggota 15
Sarjana
5 Menjadi panitia tingkat UNILA (per kegiatan):
5.1. Pengarah/ Ketua 10 SK/surat tugas Rektor
5.2. Sekretaris 8
5.3. Anggota 5
6 Menjadi panitia tingkat fakultas/jurusan/PS (per kegiatan):
6.1. Pengarah/Ketua 8 SK/surat tugas Dekan
6.2. Sekretaris 6
6.3. Anggota 4
7 Menjadi tim akreditasi PS:
7.1. Pengarah/Ketua 150 Borang sudah SK/surat tugas, Dekan
7.2. Koordinator standar 75 diupload Bukti upload
7.3. Anggota 30 borang
7.4. Reviewer Borang (per PS) 65 ST LP3M
8 Menjadi Anggota tim PAK (per semester):
8.1. Anggota Tim PAK tingkat Fakultas 100 SK/surat tugas Rektor/ Dekan
8.2. Anggota Tim PAK tingkat Universitas 80

10 Menjadi pengelola jurnal/publikasi ilmiah terakreditasi (per terbit)-Jurnal/publikasi ilmiah UNILA:


10.1. Ketua penyunting 40 Halaman dewan SK/surat tugas Rektor
10.2. Penyunting ahli 30 redaksi jurnal
10.3. Penyunting pelaksana 20
11 Menjadi pengelola jurnal/publikasi ilmiah/eduspot TV tidak terakreditasi (per terbit)-Jurnal/publikasi
ilmiah/eduspot TV UNILA:
11.1. Ketua penyunting 15 SK/surat tugas Dekan
Halaman dewan
11.2. Penyunting ahli 10
redak si jurnal
11.3. Penyunting pelaksana 10
12 Menjadi pengelola jurnal internasional -Jurnal UNILA
12.1. Ketua penyunting 50 SK/surat tugas Rektor
Halaman dewan
12.2. Penyunting ahli 35
redak si jurnal
12.3. Penyunting pelaksana 25
13 Menjadi reviewer jurnal (per terbitan)
13.1. Menjadi reviewer jurnal internasional 25 Surat/Email Naskah yang
13.2. Menjadi reviewer jurnal nasional permintaan menjadi direviewer
15
Terakreditasi reviewer,
13.3. Menjadi reviewer jurnal nasional tidak
10
Terakreditasi

35
BUKTI
TOTAL SYARAT/ PEMBERI
NO KEGIATAN KINERJA/
POIN KETENTUAN TUGAS
PENUGASAN
D. BIDANG BIDANG PENUNJANG (LAIN-LAIN)
14 Menjadi Reviewer Penelitian dan Pengabdian
14.1. Menjadi reviewer internal proposal SK/surat tugas Rektor
100
penelitian/pengabdian (per SK)
14.2. Menjadi reviewer internal laporan
100
penelitian/pengabdian (per SK)
15 Menjadi Reviewer Karya Ilmiah
15.1. Menjadi reviewer sejawat karya ilmiah SK/surat tugas Rektor/
untuk kenaikan pangkat ke asisten 25 Dekan
ahli/lektor (per orang)
15.2. Menjadi reviewer bahan ajar, buku
10
referensi, dan monograf (per judul)
15.3. Menjadi reviewer sejawat karya ilmiah
untuk kenaikan pangkat ke lektor kepala 30
(per orang)

15.4. Menjadi reviewer sejawat karya ilmiah


untuk kenaikan pangkat ke guru besar 50
(perorang)
15.5. Menjadi reviewer karya ilmiah untuk
kenaikan pangkat jabatan fungsional 15
tertentu non dosen (per orang)
16 Menjadi Asesor/Verifikator/Auditor
16.1. Menjadi asesor BKD (per SK ) 10 Min. menjadi asesor SK/surat tugas Rektor
16.2. Menjadi verifikator Remunerasi (per SK) 50 untuk 3 dosen
16.3. Menjadi Auditor Mutu (Ketua) 40
16.4. Menjadi Auditor Mutu (Anggota) 30
17 Menjadi narasumber (per kegiatan)
17.1. Tingkat internasional 50 Sertifikat
Undangan/ e-mail
17.2. Tingkat nasional 35
17.3. Tingkat universitas/fakultas 25
18 Mendapatkan penghargaan (per kegiatan)
18.1. Penghargaan Internasional 50 Piagam/sertifikat
18.2. Penghargaan Nasional 30
18.3. Penghargaan Universitas / Daerah 20
18.4. Penghargaan Fakultas 10
19 KHUSUS FAK. KEDOKTERAN
19.1 Komite Koordinasi Pendidikan (KOMKORDIK)
a. Penanggungjawab 70 SK/surat tugas Dekan
b. Pembina 65
c. Ketua 62,5
d. Wakil Ketua 60
e. Sekretaris 50
f. Ketua Sub Komite 50
g. Sekretaris Sub Komite 45
h. Anggota Sub Komite 45
i. Ketua Kesekretariatan 45
j. Anggota Kesekretariatan 40
19.2 Poliklinik Unila
a. Melakukan tindakan /Pemerikasaan
medis/bedah thdp pasen
- Tindakan Gol 1 ( per pasien) 15
- Tindakan Gol 2 ( per pasien) 30

36
BUKTI
TOTAL SYARAT/ PEMBERI
NO KEGIATAN KINERJA/
POIN KETENTUAN TUGAS
PENUGASAN
D. BIDANG BIDANG PENUNJANG (LAIN-LAIN)
- Tindakan Gol3 ( per pasien) 45
b. Dokter jaga
- Dokter jaga per kehadiran 55
- Dokter gigi jaga per kehadiran 75
c. Paramedis
- Paramedis jaga (Bidan dan perawat) 25
per kehadiran
- Paramedis jaga (perawat gigi) per 25
kehadiran
d. Apoteker
- Apoteker jaga per kehadiran 30
- Assisten Apoteker jaga per kehadiran 25
e. Pemeriksaan mahasiswa baru
- 0 – 50 mhs 100
- 50 – 100 mhs 200
- 100 – 150 mhs 250
Tim Penjaminan Mutu
20.1 Fakultas, PS terakreditasi nasional
a. Ketua TPMF 300 SK/surat tugas,
20 b. Anggota TPMF / TPMP 200 laporan hasil audit
Dekan
20.2 Fakultas, PS terakreditasi Internasional internal

a. Ketua TPMF 400


b. Anggota TPMF / TPMP 250
21 Tim Serdos Unila SK/Surat Tugas Rektor
a. Ketua 400
b. Anggota 250
22 Tim Kurikulum Fakultas
a. Ketua 300 SK/surat tugas Dekan
b. Anggota 200
23 Menjadi Pengurus Unit Pelayanan Konseling Terpadu tingkat Fakultas sebagai
a. Ketua 250 SK/surat tugas, Dekan
b. Sekretaris 200 laporan kegiatan
c. Ketua Divisi 150
24 Pengelola Sistem Informasi &
Komunikasi
23.1 Tingkat Universitas SK/surat tugas, Rektor
Pengelola Web/SIAKAD status web aktif
a. Ketua 300 dan update
b. Anggota/programer/ICT 200
security/maintenance
23.2 Tingkat Fakultas
Pengelola Web/Jaringan/database SK/surat tugas, Dekan
a. Ketua 200 status web aktif
b. Anggota/operator/programer/ICT 150 dan update
security/
Maintenance
22.3 Tingkat Jurusan 100
25 Pengelola
PKL/KP/PU/Prakerin/PBL/PlantSurvey/
KKI Fakultas
a. Ketua 200 SK/surat tugas, Dekan
37
BUKTI
TOTAL SYARAT/ PEMBERI
NO KEGIATAN KINERJA/
POIN KETENTUAN TUGAS
PENUGASAN
D. BIDANG BIDANG PENUNJANG (LAIN-LAIN)
b. Sekretaris/ketua divisi/anggota 150 laporan kegiatan
26 Narasumber pada pembekalan 10 Surat Tugas Dekan
PKL/KP/PU/Prakerin/PBL/PlantSurvey/
KKI (Per Kegiatan)
27 Pengurus UPT. Lab Terpadu dan Centra Inovasi Teknologi
a. Teknisi 200
b. Analis 200
28 28.1 Senat Universitas SK/surat tugas,
a. Ketua 110 daftar kehadiran
Rektor
b. Sekretaris 100
c. Anggota 90
28.2 Senat Fakultas
a. Ketua 100
Dekan
b. Sekretaris 75
c. Anggota 65
29 Satuan Pengendalian Internal (SPI)
29.1 Anggota SPI (on board) 300 SK/surat tugas, Rektor
29.2Tim penunjang 200 laporan kegiatan
30 Tim Kerja/kepanitiaan (ad hoc) di Universitas
30.1 Tim Kerja Rektor Unila SK/surat tugas, Rektor
a. Ketua 600 laporan kegiatan
b. Sekretaris 400
c. Anggota 300
30.2 Tim Percepatan Pembangunan Unila (maksimum 4 kegiatan/semester)
a. Ketua 215 SK/surat tugas, Rektor
b. Sekretaris 160 laporan kegiatan
c. Anggota 135
d. Sekretariat 105
30.3 Tim Pendamping Kegiatan Kemahasiswaan Unila pada Wakil Rektor III
a. Bidang Organisasi dan Kelembagaan 300 SK/surat tugas, Rektor
Mhsw laporan kegiatan
b. Bidang Pengembangan Karakter 300
Mahasiswa
c. Bidang Kreativitas Mahasiswa 300
d. Bidang Kompetensi Mahasiswa 300
30.4 Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Unila
a. Sekretaris 160 SK/surat tugas,
b. Koordinator Tim Uji Konsekuensi 135 laporan kegiatan
c. Koordinator Tim Bidang Pengaduan dan
d. Penyelesaian Sengketa 135
30.5 Tim Advokasi Bantuan Hukum Unila
a. Ketua 185 SK/surat tugas,
b. Sekretaris 160 laporan kegiatan
c. Anggota 120
31 Menjadi Dosen Penasihat Minimal 3x per- SK/Surat Tugas, Dekan/
Akademik/Bimbingan Konseling (per temuan tercatat Kartu Kendali Direktur
50
12 mahasiswa) D3, SI, dan S2 dalam kartu Pasca
kendali Sarjana
32 Lainnya:
32.1 Mengikuti Pelatihan selama minimal 24 20 Undangan Surat Tugas, Rektor/

38
BUKTI
TOTAL SYARAT/ PEMBERI
NO KEGIATAN KINERJA/
POIN KETENTUAN TUGAS
PENUGASAN
D. BIDANG BIDANG PENUNJANG (LAIN-LAIN)
jam (poin penuh), jika kurang dari 24 jam, Sertifikat Dekan/Dir.
poin dihitung proporsional Pasca Sarjana
32.2 Menulis buku pelajaran sekolah per buku Buku ber- ISBN Buku yang sudah
disyahkan oleh
75
ketua LP3M

32.3 Pemateri workshop Pekerti/AA (per jam) 15 Undangan/e-mail Sertifikat


32.3 Mengikuti upacara bendera/apel fakultas/ Per upacara/ Bukti hadir
5
universitas) Apel bendera

BABVI

39
PENUTUP

PeraturanRektortentang PedomanImplementasi Remunerasidilingkungan


UniversitasLampung ini efektif dilaksanakan per-Januari
2019.Implementasiremunerasidiberlakukanmenyeluruhyangmeliputi
pejabatpengelola,dewanpengawas,danpegawaiBLUUniversitasLampungpada
Kemenristekdikti.Prosedurdanperangkatskemeremunerasitelahdijelaskanpada
pedoman ini, hal-hal lain terkait dengan remunerasi yang belum ada dalam
pedoman ini akan diatur dalam keputusan rektor terpisah.

Perhitungan besaraninsentifkinerjaindividuoleh Badan Pengelola Remunerasi


membutuhkan hasilverifikasi atau evaluasiatas capaiankinerja individu yang
dilakukan olehVerifikator maupun
PenilaiKinerja(asesorBKDdanatasanlangsung).

DitetapkandiBandar Lampung
Pada Tanggal ... Januari 2019
REKTORUNIVERSITASLAMPUNG,

HASRIADIMATAKIN
NIP195706291986031002

40