Anda di halaman 1dari 24

CONTOH

PERATURAN
DESA

KEPALA DESA CIMANGGIS

PERATURAN DESA CIMANGGIS


NOMOR TAHUN .......
TENTANG
STRUKTUR ORGANISASI DAN TATA KERJA PEMERINTAH DESA CIMANGGIS

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

KEPALA DESA CIMANGGIS,

Menimbang : a. bahwa dengan berlakunya Peraturan Pemerintah Republik Indonesia


Nomor 72 Tahun 2005 tentang Desa yang telah ditindaklanjuti dengan
Peraturan Daerah Kabupaten Magetan Nomor 5 Tahun 2006 tentang
Pedoman Susunan Organisasi dan Tata Kerja Pemerintahan Desa, maka
guna kelancaran pelaksanaan tugas pelayanan masyarakat di Desa
Cimanggis perlu mengatur Struktur Organisasi dan Tata Kerja
Pemerintah Desa Cimanggis;
b. bahwa guna kepentingan sebagaimana dimaksud pada huruf a dan sebagai
pelaksanaan ketentuan Pasal 4 ayat (2) Peraturan Daerah Kabupaten
Magetan Nomor 5 Tahun 2006 tentang Pedoman Susunan Organisasi dan
Tata Kerja Pemerintahan Desa maka perlu menetapkan Peraturan Desa
Cimanggis tentang Struktur Organisasi dan Tata Kerja Pemerintah Desa
Cimanggis;

Mengingat : 1. Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 Tentang Pemerintahan Daerah


(Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 125,
Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4437)
sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir dengan Undang-Undang
Nomor 12 Tahun 2008 tentang Perubahan Kedua atas Undang-Undang
Nomor 32 Tahun 2004 Tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara
Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 59, Tambahan Lembaran Negara
Republik Indonesia Nomor 4844);
2. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 72 Tahun 2005 tentang
Desa ( Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2005 Nomor 158,
Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4587 );
3. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 29 Tahun 2006 tentang Pedoman
Pembentukan dan Mekanisme Penyusunan Peraturan Desa;
4. Peraturan Daerah Kabupaten Magetan Nomor 5 Tahun 2006 tentang
Pedoman Susunan Organisasi dan Tata Kerja Pemerintahan Desa
( Lembaran Daerah Kabupaten Magetan Tahun 2006 Nomor 5);

Dengan Persetujuan Bersama

BADAN PERMUSYAWARATAN DESA CIMANGGIS


dan
KEPALA DESA CIMANGGIS

MEMUTUSKAN :

Menetapkan : PERATURAN DESA TENTANG STRUKTUR ORGANISASI DAN TATA


KERJA PEMERINTAH DESA CIMANGGIS.

BAB I
KETENTUAN UMUM

Pasal 1

Dalam Peraturan Desa ini yang dimaksud dengan :


1. Bupati adalah Bupati Magetan.
2. Kecamatan adalah Kecamatan Warudoyong.
3. Camat adalah Camat Warudoyong.
4. Desa adalah Desa Cimanggis.
5. Pemerintah Desa adalah Kepala Desa dan Perangkat Desa sebagai
unsur penyelenggara pemerintahan desa.
6. Kepala Desa adalah Kepala Desa Cimanggis .
7. Badan Permusyawaratan Desa, yang selanjutnya disebut BPD,
adalah BPD Cimanggis.

213397720.doc 2
BAB II
SUSUNAN ORGANISASI

Pasal 2

(1) Pemerintah Desa terdiri dari Kepala Desa dan Perangkat Desa.
(2) Perangkat Desa sebagaimana dimaksud ayat (1) terdiri dari Sekretaris
Desa dan Perangkat Desa lainnya.
(3) Perangkat Desa lainnya sebagaimana dimaksud pada ayat (2) terdiri atas
:
a. Sekretariat Desa;
b. Pelaksana teknis lapangan;
c. Kamituwo.

Pasal 3

(1) Sekretariat Desa sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 ayat (3) huruf a
terdiri dari :
a. Urusan Pemerintahan dan Umum
b. Urusan Pembangunan dan Kemasyarakatan ; dan
c. Urusan Keuangan.
(2) Pelaksana Teknis Lapangan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 ayat (3)
huruf b terdiri dari :
a. Kebayan;
b. Jogoboyo;
c. Sambong ; dan
d. Modin.
(3) Kamituwo sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 ayat (3) huruf c terdiri
dari :
a. Kamituwo Makmur Mandiri
b. Kamituwo Suka Mandi
c. Kamituwo Sukajaya.
(4) Struktur Organisasi Desa Cimanggis sebagaimana tercantum dalam
lampiran yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari Peraturan
Daerah ini

BAB III
KEDUDUKAN,TUGAS, FUNGSI, WEWENANG DAN

213397720.doc 3
KEWAJIBAN KEPALA DESA

Pasal 4

(1) Kepala Desa berkedudukan sebagai pemimpin Pemerintahan Desa dalam


penyelenggaraan Pemerintahan Desa berdasarkan kebijakan yang
ditetapkan bersama BPD.
(2) Kepala Desa mempunyai tugas menyelenggarakan urusan pemerintahan,
pembangunan dan kemasyarakatan.
(3) Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (2), Kepala
Desa mempunyai fungsi :
a. pelaksana penyelenggaraan urusan rumahtangganya sendiri;
b. penggerak partisipasi masyarakat desa;
c. pelaksana tugas dalam rangka pembinaan ketentraman dan
ketertiban masyarakat desa;
d. pelaksana tugas pemerintahan desa dan pemerintahan kabupaten;
e. pelaksana koordinasi jalannya pemerintahan, pembangunan dan
pembinaan kehidupan masyarakat desa; dan
f. pelaksana urusan pemerintahan lainnya yang tidak termasuk dalam
tugas suatu instansi dan tidak termasuk urusan rumah tangganya
sendiri.
(4) Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (2), Kepala
Desa mempunyai wewenang :
a. memimpin penyelenggaraan pemerintahan desa berdasarkan
kebijakan yang ditetapkan bersama BPD;
b. mengajukan rancangan peraturan desa;
c. menetapkan peraturan desa yang telah mendapat persetujuan
bersama BPD;
d. menyusun dan mengajukan rancangan peraturan desa mengenai
APBDes untuk dibahas dan ditetapkan bersama BPD;
e. membina kehidupan masyarakat desa;
f. membina perekonomian desa;
g. mengkoordinasikan pembangunan desa secara partisipatif;
h. mewakili desanya di dalam dan di luar pengadilan dan dapat
menunjuk kuasa hukum untuk mewakilinya sesuai dengan peraturan
perundang-undangan;
i. memberikan rekomendasi penilaian DP 3 kepada Sekretaris Desa;
dan

213397720.doc 4
j. melaksanakan wewenang lain sesuai dengan peraturan perundang-
undangan.

Pasal 5

(1) Dalam melaksanakan tugas, fungsi dan wewenang sebagaimana dimaksud


dalam Pasal 4, Kepala Desa mempunyai kewajiban :
a. memegang teguh dan mengamalkan Pancasila, melaksanakan
Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945
serta mempertahankan dan memelihara keutuhan Negara Kesatuan
Republik Indonesia;
b. meningkatkan kesejahteraan masyarakat;
c. memelihara ketentraman dan ketertiban masyarakat;
d. melaksanakan kehidupan demokrasi;
e. melaksanakan prinsip tata pemerintahan desa yang bersih dan bebas
dari Kolusi, Korupsi dan Nepotisme;
f. menjalin hubungan kerja dengan seluruh mitra kerja pemerintahan
desa;
g. menaati dan menegakkan seluruh peraturan perundang-undangan;
h. menyelenggarakan administrasi pemerintahan desa yang baik;
i. melaksanakan dan mempertanggungjawabkan pengelolaan
keuangan desa;
j. melaksanakan urusan yang menjadi kewenangan desa;
k. mendamaikan perselisihan masyarakat di desa;
l. mengembangkan pendapatan masyarakat dan desa;
m. membina, mengayomi dan melestarikan nilai-nilai sosial budaya dan
adat istiadat;
n. memberdayakan masyarakat dan kelembagaan di desa; dan
o. mengembangkan potensi sumber daya alam dan melestarikan
lingkungan hidup.
(2) Selain kewajiban sebagaimana dimaksud pada ayat (1) Kepala Desa
mempunyai kewajiban untuk memberikan laporan penyelenggaraan
pemerintahan desa kepada Bupati, memberikan laporan keterangan
pertanggungjawaban kepada BPD, serta menginformasikan laporan
penyelenggaraan pemerintahan desa kepada masyarakat.
(3) Laporan akhir masa jabatan Kepala Desa disampaikan kepada Bupati
melalui Camat dan kepada BPD.

213397720.doc 5
BAB IV
KEDUDUKAN, TUGAS DAN FUNGSI
PERANGKAT DESA

Pasal 6

(1) Perangkat Desa sebagaimana dimaksud pada Pasal 2 ayat (3) bertugas
membantu Kepala Desa dalam melaksanakan tugas dan wewenangnya.
(2) Dalam melaksanakan tugasnya Perangkat Desa sebagaimana dimaksud
pada ayat (1) bertanggung jawab kepada Kepala Desa.

Pasal 7

(1) Sekretaris Desa berkedudukan sebagai unsur staf pembantu Kepala Desa
dan memimpin Sekretariat Desa serta bertanggungjawab kepada Kepala
Desa.
(2) Sekretaris Desa mempunyai tugas melaksanakan koordinasi pelaksanaan
administrasi pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan di desa
serta memberikan pelayanan administrasi.
(3) Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (2)
Sekretaris Desa mempunyai fungsi :
a. pengendali urusan surat menyurat, kearsipan dan laporan;
b. pengendali urusan keuangan;
c. pengendali administrasi pemerintahan, pembangunan dan
kemasyarakatan;
d. pengendali tugas dan fungsi Kepala Desa apabila Kepala Desa
berhalangan; dan atau
e. pelaksana tugas-tugas lain yang diberikan oleh Kepala Desa.

Pasal 8

(1) Unsur Sekretariat sebagaimana dimaksud dalam Pasal 3 ayat (1)


berkedudukan sebagai unsur pembantu Sekretaris Desa sesuai bidang
tugasnya dan bertanggungjawab kepada Kepala Desa dan Sekretaris
Desa.
(2) Unsur Sekretariat mempunyai tugas membantu Sekretaris Desa dalam
melaksanakan tugas administrasi pemerintahan, pembangunan dan
kemasyarakatan serta memberikan pelayanan administrasi.

213397720.doc 6
Pasal 9

(1) Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 8 ayat


(2), Urusan Pemerintahan dan Umum mempunyai fungsi :
a. pelaksana tugas kegiatan di bidang administrasi kependudukan;
b. pelaksana tugas-tugas di bidang pemerintahan desa;
c. pembina kegiatan-kegiatan RT/RW;
d. penyelenggara penyusunan, pengetikan, penggandaan surat;
e. pengatur rumah tangga Sekretariat Desa, tamu-tamu, kebutuhan
kantor, menyimpan dan memeliharanya;
f. penyimpan, pemelihara, dan pengaman arsip, pengelola buku-buku
inventaris, dokumen-dokumen, pengurus absensi dan administrasi
Perangkat Desa;
g. pelaksana inventarisasi kekayaan desa dan bondo desa mengenai
status penggunaannya;
h. pelaksana pekerjaan lain yang diberikan oleh Sekretaris Desa.
(2) Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 8 ayat
(2), Urusan Pembangunan dan Kemasyarakatan mempunyai fungsi :
a. pelaksana tugas kegiatan di bidang pembangunan antara lain
meliputi : menyiapkan, menyusun ruang data, menyusun data
pembangunan, menyiapkan masalah-masalah pembangunan desa;
b. peneliti dan pengevaluasi dalam rangka koordinasi pembangunan
desa serta membantu penyusunan program pembangunan desa;
c. pelaksana urusan-urusan administrasi kegiatan organisasi sosial
politik dan lembaga kemasyarakatan lainnya ;
d. pemberi saran dan pertimbangan dalam penyusunan kegiatan
pembinaan generasi muda ;
e. pemberi saran dan pertimbangan kepada Sekretaris Desa di bidang
pembangunan;
f. pengumpul bahan dan penyusun laporan di bidang kesejahteraan
rakyat ;
g. pelaksana pekerjaan lain yang diberikan oleh Sekretaris Desa.
(3) Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 8 ayat
(2), Urusan Keuangan mempunyai fungsi :
a. pengelola administrasi keuangan desa;
b. penyiapan data guna menyusun rancangan anggaran, perubahan
dan perhitungan APBDes;

213397720.doc 7
c. pelaksana tata pembukuan secara teratur ;
d. pelaksana pekerjaan lain yang diberikan oleh Sekretaris Desa.

Pasal 10

(1) Pelaksana Teknis Lapangan merupakan unsur pelaksana tugas tertentu


yang berada dibawah dan bertanggung jawab kepada Kepala Desa.
(2) Pelaksana Teknis Lapangan mempunyai tugas tertentu yang karena
sifatnya tidak tercakup dalam Sekretariat Desa.

Pasal 11

Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 10 ayat (2)


unsur pelaksana teknis lapangan :
a. Kebayan, mempunyai fungsi :
1. penyampai informasi kepada masyarakat ;
2. pelaksana tugas-tugas lain yang diberikan oleh Kepala Desa.
b. Jogoboyo, mempunyai fungsi :
1. pelaksana kegiatan dan pembinaan di bidang ketentraman, ketertiban
dan keamanan masyarakat;
2. pelaksana tugas-tugas lain yang diberikan oleh Kepala Desa.
c. Modin, mempunyai fungsi :
1. pelaksana kegiatan di bidang keagamaan dan sosial kemasyarakatan;
2. pembantu pelaksanaan kegiatan Nikah, Talak, Cerai, Rujuk dan
kematian;
3. pelaksana tugas lain yang diberikan oleh Kepala Desa.
d. Sambong, mempunyai fungsi :
1. koordinator kegiatan yang terkait dengan permasalahan irigasi,
pertanian dan lingkungan hidup ;
2. pelaksana tugas-tugas lain yang diberikan oleh Kepala Desa.

Pasal 12

(1) Kamituwo berkedudukan sebagai pembantu Kepala Desa dalam


melaksanakan tugas-tugas di bidang pemerintahan, pembangunan dan
kemasyarakatan di wilayah kerjanya dan bertanggung jawab kepada
Kepala Desa.

213397720.doc 8
(2) Kamituwo mempunyai tugas menjalankan sebagian kegiatan Kepala Desa
dalam kepemimpinan Kepala Desa di wilayah kerjanya.
(3) Kamituwo mempunyai fungsi :
a. pembina dan koordinator tugas-tugas pemerintahan, pembangunan
dan kemasyarakatan di lingkungan kerjanya ;
b. pelaksana Peraturan Desa di wilayah kerjanya;
c. pelaksana kebijakan dan tugas-tugas lain yang diberikan oleh
Kepala Desa.

BAB V
KEWAJIBAN PERANGKAT DESA

Pasal 13

Dalam melaksanakan tugas Perangkat Desa mempunyai kewajiban :


a. setia dan taat sepenuhnya kepada Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945,
negara dan pemerintah;
b. mengutamakan kepentingan negara di atas kepentingan golongan atau diri
sendiri, serta menghindarkan segala sesuatu yang dapat mendesak
kepentingan negara oleh kepentingan golongan, diri sendiri atau pihak
lain;
c. menjunjung tinggi kehormatan dan martabat negara, pemerintah dan
perangkat desa;
d. mengangkat dan mentaati sumpah/janji perangkat desa berdasarkan
peraturan perundang-undangan yang berlaku;
e. menyimpan rahasia negara dan atau rahasia jabatan dengan sebaik-
baiknya;
f. memperhatikan dan melaksanakan segala ketentuan pemerintah baik yang
langsung menyangkut tugasnya maupun yang berlaku secara umum;
g. melaksanakan tugasnya dengan sebaik-baiknya dan dengan penuh
pengabdian, kesadaran dan tanggung jawab;
h. bekerja dengan jujur, tertib, cermat dan bersemangat untuk kepentingan
negara;
i. segera melaporkan kepada atasannya, apabila mengetahui ada hal yang
dapat membahayakan atau merugikan negara/pemerintah, terutama di
bidang keamanan, keuangan dan materiil;
j. mentaati ketentuan jam kerja;
k. menciptakan dan memelihara suasana kerja yang baik;

213397720.doc 9
l. menggunakan dan memelihara barang-barang milik negara dan atau milik
desa dengan sebaik-baiknya;
m. memberikan pelayanan dengan sebaik-baiknya kepada masyarakat
menurut bidang tugas dan fungsinya masing-masing;
n. mentaati ketentuan peraturan perundang-undangan tentang perpajakan;
o. berpakaian rapi dan sopan serta bersikap dan bertingkah laku sopan santun
terhadap masyarakat, sesama perangkat desa dan terhadap atasan;
p. hormat menghormati antar sesama warga negara yang memeluk
agama/kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa yang berlainan;
q. menjadi teladan sebagai warga negara yang baik dalam masyarakat;
r. mentaati segala peraturan perundang-undangan dan peraturan kedinasan
yang berlaku;
s. mentaati perintah kedinasan dari atasan yang berwenang;
t. memperhatikan dan menyelesaikan dengan sebaik-baiknya setiap laporan
yang diterima mengenai pelanggaran disiplin.

BAB VI
HUBUNGAN KERJA

Pasal 14

Dalam penyelenggaraan pemerintahan desa, Kepala Desa dan Perangkat Desa


menerapkan prinsip organisasi yaitu koordinasi, integrasi, sinkronisasi dan
simplikasi.

BAB VIII
KETENTUAN PENUTUP

Pasal 15

Ketentuan pelaksanan dari Peraturan Desa ini akan diatur lebih lanjut dengan
Peraturan Kepala Desa.

Pasal 16

Peraturan Desa ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan.

Ditetapkan di Magetan

213397720.doc 10
pada tanggal

KEPALA DESA CIMANGGIS,

SUKARMANDI

DIMUAT DALAM BERITA DAERAH KABUPATEN MAGETAN


TAHUN ........... NOMOR
SEKRETARIS DAERAH KABUPATEN MAGETAN

………………………………….

213397720.doc 11
PENJELASAN
ATAS
PERATURAN DESA CIMANGGIS
NOMOR TAHUN 2009
TENTANG
STRUKTUR ORGANISASI DAN TATA KERJA PEMERINTAH DESA CIMANGGIS

I. PENJELASAN UMUM

Bahwa dengan berlakunya Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 72


Tahun 2005 tentang Desa yang telah ditindaklanjuti dengan Peraturan Daerah Kabupaten
Magetan Nomor 5 Tahun 2006 tentang Pedoman Susunan Organisasi dan Tata Kerja
Pemerintahan Desa, maka perlu mengatur Struktur Organisasi dan Tata Kerja Pemerintah
Desa Cimanggis.

II. PASAL DEMI PASAL

Pasal 1
Cukup jelas.

Pasal 2
Ayat (1)
Cukup Jelas
Ayat (2)
Cukup Jelas.
Ayat (3)
Cukup Jelas.

Pasal 3
Ayat (1)
Cukup Jelas
Ayat (2)
Cukup Jelas.
Ayat (3)
Cukup Jelas.

Pasal 4
Ayat (1)

213397720.doc 12
Cukup Jelas
Ayat (2)
Cukup Jelas.
Ayat (3)
Cukup Jelas.
Ayat (4)
Cukup Jelas.
Ayat (5)
Cukup Jelas.

Pasal 5
Ayat (1)
Cukup Jelas
Ayat (2)
Cukup Jelas.
Ayat (3)
Cukup Jelas.

Pasal 6
Ayat (1)
Cukup Jelas.
Ayat (2)
Cukup Jelas.

Pasal 7
Ayat (1)
Cukup jelas.
Ayat (2)
Cukup jelas.
Ayat (3)
Cukup jelas.

Pasal 8
Ayat (1)
Cukup jelas.
Ayat (2)
Cukup jelas.

213397720.doc 13
Pasal 9
Ayat (1)
Cukup jelas.
Ayat (2)
Cukup jelas.
Ayat (3)
Cukup jelas.

Pasal 10
Ayat (1)
Cukup jelas.
Ayat (2)
Cukup jelas.

Pasal 11
Cukup jelas.

Pasal 12
Ayat (1)
Cukup jelas.
Ayat (2)
Cukup jelas.
Ayat (3)
Cukup jelas.

Pasal 13
Cukup jelas.

Pasal 14
Cukup jelas.

Pasal 15
Cukup jelas.

213397720.doc 14
LAMPIRAN : PERATURAN DESA CIMANGGIS
NOMOR : TAHUN 2009
TANGGAL :

BAGAN SUSUNAN ORGANISASI DAN TATA KERJA PEMERINTAHAN DESA CIMANGGIS

BPD KEPALA DESA

SEKRETARIS DESA

URUSAN URUSAN URUSAN


JOGOBOYO KEBAYAN MODIN SAMBONG PEMERINTAHAN PEMBANGUNAN DAN KEUANGAN
DAN UMUM KEMASYARAKATAN

KAMITUWO DUSUN MAKMUR MANDIRI

KAMITUWO DUSUN SUKAMANDI KEPALA DESA CIMANGGIS,

KAMITUWO DUSUN SUKAJAYA

SUKARMANDI

213397720.doc 15
Bentuk Peraturan Desa Pencabutan

RANCANGAN

KEPALA DESA SUKAMAJU

PERATURAN DESA SUKAMAJU


NOMOR TAHUN .........
TENTANG
PENCABUTAN PERATURAN DESA SUKAMAJU NOMOR 2 TAHUN 2003 TENTANG
PUNGUTAN PENGURUSAN ADMINISTRASI SURAT MENYURAT.

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

KEPALA DESA SUKAMAJU,

Menimbang : a. bahwa guna memberikan pelayanan yang prima kepada masyarakat serta
untuk meringankan beban masyarakat dipandang perlu mencabut
pungutan terhadap pengurusan administrasi surat menyurat sebagaimana
diatur dalam Peraturan Desa Nomor 2 Tahun 2003 tentang Pungutan
Pengurusan Administrasi Surat Menyurat ;
b. bahwa untuk melaksanakan maksud sebagaimana pada huruf a perlu
ditetapkan dengan Peraturan Desa.

Mengingat : 1. Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 Tentang Pemerintahan Daerah


(Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 125,
Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4437)
sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir dengan Undang-Undang
Nomor 12 Tahun 2008 tentang Perubahan Kedua atas Undang-Undang
Nomor 32 Tahun 2004 Tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara
Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 59, Tambahan Lembaran Negara
Republik Indonesia Nomor 4844);
2. Peraturan Pemerintah Nomor 72 Tahun 2005 tentang Desa ( Lembaran
Negara Republik Indonesia Tahun 2005 Nomor 158 Tambahan Lembaran
Negara Republik Indonesia Nomor 4587) ;
3. Peraturan Menteri dalam Negeri 29 tahun 2006 tentang Pedoman
Pembentukan dan Mekanisme Penyusunan Peraturan Desa ;
4. Peraturan Daerah Kabupaten Magetan Nomor......Tahun .......tentang
Pembentukan dan Mekanisme Penyusunan Peraturan Desa.

Dengan Persetujuan Bersama

BADAN PERMUSYAWARATAN DESA


dan
KEPALA DESA SUKAMAJU

MEMUTUSKAN :

Menetapkan : PERATURAN DESA TENTANG PENCABUTAN PERATURAN


DESA SUKAMAJU NOMOR 2 TAHUN 2003 TENTANG
PUNGUTAN PENGURUSAN ADMINISTRASI SURAT MENYURAT.

Pasal 1

Dengan Peraturan Desa ini dinyatakan dicabut dan tidak berlaku lagi
Peraturan Desa Nomor 2 Tahun 2003 tentang Pungutan Pengurusan
Administrasi Surat Menyurat beserta peraturan pelaksanaannya.

Pasal 2

Peraturan Desa ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan.

Ditetapkan di Sukamaju

213397720.doc 17
pada tanggal ...........

KEPALA DESA SUKAMAJU,

MINTOREJO
(Nama Tanpa Gelar dan Pangkat)

DIMUAT DALAM BERITA DAERAH KABUPATEN MAGETAN TAHUN ............


NOMOR..

SEKRETARIS DAERAH KABUPATEN MAGETAN

..........................

213397720.doc 18
Bentuk Peraturan Desa Perubahan

RANCANGAN

KEPALA DESA SUKAMAJU

PERATURAN DESA SUKAMAJU


NOMOR TAHUN ......
TENTANG
PERUBAHAN ATAS PERATURAN DESA SUKAMAJU NOMOR 4 TAHUN 2000
TENTANG PENGELOLAAN TEMPAT REKREASI SENDANG SUMBER BENING

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

KEPALA DESA SUKAMAJU,

Menimbang : a. . .bahwa guna peningkatan pelayanan dan fasilitas tempat rekreasi yang
ada kepada masyarakat di Desa Sukamaju, maka dipandang perlu
menyempurnakan ketentuan-ketentuan dalam Peraturan Desa Nomor 4
Tahun 2000 tentang Pengelolaan Tempat Rekreasi Sendang Sumber
Bening ;
b. bahwa untuk melaksanakan maksud sebagaimana pada huruf a perlu
ditetapkan dengan Peraturan Desa.

Mengingat : 1. Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 Tentang Pemerintahan Daerah


(Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 125,
Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4437)
sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir dengan Undang-Undang
Nomor 12 Tahun 2008 tentang Perubahan Kedua atas Undang-Undang
Nomor 32 Tahun 2004 Tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara
Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 59, Tambahan Lembaran Negara
Republik Indonesia Nomor 4844);

213397720.doc 19
2. Peraturan Pemerintah Nomor 72 Tahun 2005 tentang Desa ( Lembaran
Negara Republik Indonesia Tahun 2005 Nomor 158 Tambahan Lembaran
Negara Republik Indonesia Nomor 4587) ;
3. Peraturan Menteri dalam Negeri 29 tahun 2006 tentang Pedoman
Pembentukan dan Mekanisme Penyusunan Peraturan Desa ;
4. Peraturan Daerah Kabupaten Magetan Nomor......Tahun .......tentang
Pembentukan dan Mekanisme Penyusunan Peraturan Desa;
5. Peraturan Desa Nomor 4 tahun 2000 tentang Pengelolaan Tempat
Rekreasi Sendang Sumber Bening.

Dengan Persetujuan Bersama

BADAN PERMUSYAWARATAN DESA


dan
KEPALA DESA SUKAMAJU

MEMUTUSKAN :

Menetapkan : PERATURAN DESA TENTANG PERUBAHAN ATAS PERATURAN


DESA SUKAMAJU NOMOR 4 TAHUN 2000 TENTANG
PENGELOLAAN TEMPAT REKREASI SENDANG SUMBER
BENING.

Pasal I

Beberapa ketentuan dalam Peraturan Desa Sukamaju Nomor 4 Tahun


2000 tentang Pengelolaan Tempat Rekreasi Sendang Sumber Bening
diubah sebagai berikut :

1. Ketentuan Pasal 5 ayat (3) dihapus, sehingga Pasal 5 berbunyi sebagai


berikut :

Pasal 5

(1) Pengelolaaan Tempat Rekreasi Sendang Sumber Bening


dilaksanaan oleh Unit Pengelola Wisata Desa.
(2) Unit Pengelola Wisata Desa sebagaimana dimaksud pada ayat (1)
dapat bekerjasama dengan pihak ketiga.

213397720.doc 20
(3) Dihapus

2. Ketentuan Pasal 7 dihapus.

Pasal II

Peraturan Desa ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan.

Ditetapkan di Sukamaju
pada tanggal .........

KEPALA DESA SUKAMAJU,

MINTOREJO
(Nama Tanpa Gelar dan Pangkat)

DIMUAT DALAM BERITA DAERAH KABUPATEN MAGETAN TAHUN ................


NOMOR..

SEKRETARIS DAERAH KABUPATEN MAGETAN

....................................

KEPALA DESA GENILANGIT

KEPUTUSAN KEPALA DESA GENILANGIT


NOMOR 188/ /Kept/........../2013

213397720.doc 21
TENTANG
PEMBENTUKAN PANITIA PERINGATAN HARI KEMERDEKAAN REPUBLIK
INDONESIA KE 56 DI DESA GENILANGIT

KEPALA DESA GENILANGIT,

Menimbang : a. bahwa dalam rangka menghayati dan meningkatkan kesadaran berbangsa


dan bernegara bagi setiap Warga Negara Indonesia khususnya di Desa
Genilangit, dipandang perlu melaksanakan Peringatan Hari Kemerdekaan
Republik Indonesia Ke 56 Di Desa Genilangit;
b.‘bahwa guna kelancaran pelaksanaan Peringatan Hari Kemerdekaan
Republik Indonesia sebagaimana dimaksud pada huruf a, dipandang perlu
menetapkan Keputusan Kepala Desa tentang Pembentukan Peringatan
Hari Kemerdekaan Republik Indonesia Ke 56 Di Desa Genilangit;
Mengingat : 1. Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintah Daerah
(Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 125,
Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4437)
sebagaimana telah diubah beberapa kali terakhir dengan Undang-Undang
Nomor 12 Tahun 2008 tentang Perubahan Kedua Atas Undang-Undang
Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara
Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 59, Tambahan Lembaran Negara
Republik Indonesia Nomor 4844)
2. Peraturan Pemerintah Nomor 72 Tahun 2005 tentang Desa ( Lembaran
Negara Republik Indonesia Tahun 2005 Nomor 158 Tambahan Lembaran
Negara Republik Indonesia Nomor 4587) ;
3. Peraturan Menteri dalam Negeri 29 Tahun 2006 tentang Pedoman
Pembentukan dan Mekanisme Penyusunan Peraturan Desa ;
4. Peraturan Daerah Kabupaten Magetan Nomor 5 Tahun 2009 tentang
Pembentukan dan Mekanisme Penyusunan Peraturan Desa (Lembaran
Daerah Kabupaten Magetan Tahun 2009 Nomor 5);
5. Peraturan Desa Genilangit Nomor 1 Tahun 2013 tentang Anggaran
Pendapatan dan Belanja Desa Genilangit Tahun 2013;

MEMUTUSKAN :

Menetapkan :

213397720.doc 22
KESATU : Membentuk Panitia Peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia Ke 56
Di Desa Genilangit, dengan susunan keanggotaan sebagaimana tercantum
dalam Lampiran Keputusan ini.
KEDUA : Tim sebagaimana dimaksud pada diktum KESATU mempunyai tugas
sebagai berikut:
a. ....
b. ......
KETIGA : Segala biaya yang dikeluarkan sebagai akibat pelaksanaan Keputusan ini
dibebankan pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa Genilangit Tahun
Anggaran 2013.
KEEMPAT : Keputusan ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan

Ditetapkan di Genilangit
pada tanggal

KEPALA DESA GENILANGIT,

HERI AGUS SUTRISNO

213397720.doc 23
LAMPIRAN : KEPUTUSAN KEPALA DESA GENILANGIT
NOMOR :188/ /Kept./..../2013
TANGGAL :

SUSUNAN KEANGGOTAAN PANITIA PERINGATAN HARI KEMERDEKAAN


REPUBLIK INDONESIA KE 56 DI DESA GENILANGIT

KEDUDUKAN KETERANGAN /
NO NAMA
DALAM PANITIA ALAMAT
1 2 3 4
1. Ketua ARIS Dukuh Marangan RT 01 RW 04
2. Sekretaris BUDIANTO Dukuh Bulu RT 02 RW 03
3. Seksi Upacara 1. SUKAWI Dukuh Brajan RT 01 RW 04
2. SUTARIP Dukuh Wangsen RT 03 RW 04
3. DARMONO Dukuh Karasan RT 07 RW 02
4. KIRUN Dukuh Plaosan RT 03 RW 04
4. Seksi Konsumsi 1. JUBAEDAH Dukuh Karang RT 02 RW 01
2. SITI Dukuh Hargo RT 04 RW 04
3. LESTARI Dukuh Karasan RT 01 RW 03
4. DEWI Dukuh Wangu RT 02 RW 04
5. Seksi Pentas Seni 1. MARJONO Dukuh Pelem RT 01 RW 03
2. AGUNG Dukuh Dadap RT 03 RW 02
6. Seksi Lomba 1. WARDI Dukuh Waru RT 02 RW 01
2. JONI Dukuh Glatak RT 01 RW 02

KEPALA DESA GENILANGIT,

HERI AGUS SUTRISNO

213397720.doc 24