Anda di halaman 1dari 6

Laporan Kewirausahaan

Anggota :
1. Ailsa Athalia W. (03)
2. Raghib Abdien B. (27)
3. Regita Ega P. (28)
4. Rengga T. S. (29)
5. Sri Qhamima N. M. (32)

XII MIPA 2
TAHUN AJARAN 2019/2020

PEMERINTAH PROPINSI JAWA TIMUR


DINAS PENDIDIKAN
SEKOLAH MENENGAH ATAS NEGERI 3
KOTA MOJOKERTO
Jalan Pemuda No. 33 Telp 0321322235
e-mail : smagha_mojokerto@yahoo.co.id
www.sman3mojokerto.sch.id
BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Indonesia merupakan negara kepulauan dengan sumber daya alam yang melimpah. Hal
ini menyebabkan setiap daerah memiliki ciri khas tersendiri, salah satunya yaitu makanan khas
daerah. Makanan khas daerah yaitu makanan yang diproduksi di suatu daerah yang merupakan
identitas daerah tersebut dan menjadi unsur pembeda dengan daerah lain. makanan khas daerah
ditentukan juga dengan bahan baku yang mudah didapat. salah satu bahan baku yang sering
digunakan yaitu bahan baku dari singkong.

Singkong termasuk umbi-umbian yang sangat terkenal dan sering dimanfaatkan oleh
masyarakat Jawa. Singkong dapat diolah menjadi makanan berat maupun makanan ringan. salah
satu makanan yang berbahan dasar singkong adalah klanting. Klanting sendiri merupakan
makanan yang banyak di jumpai dengan teksturnya yang lentur dan kenyal. Klanting terbuat dari
bahan kanji dan berbagai bahan lainnya. Saat ini klanting hanya di temukan di desa- desa saja.

Karena akhir-akhir ini makanan khas daerah semakin ditinggalkan, maka kami membuat
inovasi untuk membuat makanan khas daerah yang terbuat dati singkong. Salah satunya yaitu
produk yang kami buat ini. kami membuat produk yang berbahan dasar dari singkong sehingga
mudah dibuat, kami mengolahnya menjadi produk makanan ringan cepat saji.

1.2 VISI dan MISI

Visi :
 Visi kami yaitu untuk mempetahankan eksistensi dari klanting agar tidak
punah dan dikenal oleh masyarakat luas

Misi :

 Misi kami yaitu untuk memodifikasi klanting agar jadi menarik dan
mempertahankan eksistensinya agar anak cucu kita dapat mengenal atau
merasakan makanan kalnting ini

1.3 Tujuan

 Tujuan kami membuat klanting dari singkong (coca) yaitu agar bisa
mengenalkan makanan klanting, agar lebih di kenal. Klanting yang awalnya
terbuat dari bahan dasar kanji, kami modifikasi bahan dasarnya menjadi
singkong.
BAB II
TINJAUAN PUSTAKA

2.1 Profil Usaha


A. Nama Usaha : Colorful Cassava (CoCa)
B. Jenis Usaha : Kuliner
C. Lokasi Usaha : Benteng Pancasila
D. Deskripsi Usaha : Berasal dari makanan tradisional yaitu Klanting yang kami
modifikasi bahan dasarnya. Makanan yang banyak di jumpai
dengan teksturnya yang lentur dan kenyal. Terbuat dari bahan
kanji dan berbagai bahan lainnya.

2.2 Manajemen

A. Struktur Organisasi

Manager

Divisi Marketing Divisi Produksi Divisi Distribusi Divisi Quality Control

B. Pembagian Peran
1. Manajer : Raghib Abdien
2. Divisi Marketing : Regita Ega
3. Divisi Produksi : Sri Qamima
4. Divisi Distribusi : Rengga
5. Divisi Quality Control : Ailsa

C. Deskripsi Pekerjaan

YANG DIMAKSUD DEKRIPSI PEKERJAAN ADALAH KEWAJIBAN YANG


HARUS DILAKUKAN BAGI BAGIAN YANG SUDAH KAMU SEBUTKAN
DIATAS
Pekerjaankelompok kami ini yaitu membuat makanan khas daerah yang telah di
modifikasi, yaitu Kealnting yang kami modifikasi dengan mengganti bahan dasarnya
menggunakan singkong..
2.3 Segmentasi Pasar
A. Sasaran Pasar
Sasaran kami untuk berjualan bertempat di Jalan Benteng Pancasila, pada hari minggu.
Kami akan menjual produk kepada konsumen yang berada atau berkunjung di benteng
pancasila.

B. Strategi Pemasaran
a. Memilih tempat yang strategis
b. Menawarkan langsung produk kepada konsumen
c. Menarik perhatian konsumen agar membeli produk yang kami jual

C . Analisis SWOT
 Strength (Kekuatan) : Tidak mudah basi/busuk
 Weakness (Kelemahan : Jika kelapanya tidak dikukus, akan cepat basi/busuk
 Opportunity (Peluang) : Dapat dinikmati untuk semua kalangan masyarakat
 Treatment (Ancaman) : Kalah bersaing dengan makanan – makanan yang sedang
trend
BAB III
ASPEK PRODUKSI
3.1 Alat dan Bahan
 Alat:
1. Pisau
2. Panci
3. Mika
4. Tusuk sate
 Bahan:
1.Singkong
2. Gula
3. Garam
4. Kelapa

3.2 Alur Produksi


Cara pembuatan :
1) Kupas singkong hingga bersih, lalu cuci singkong
2) Haluskan singkong menggunakan selep kelapa
3) Campur adonan singkong dengan gula dan garam
4) Letakkan adonan ke dalam 3 wadah dan beri wanra sesuai keinginan
5) Cetak adonan singkong hingga membentuk bulat – bulatan kecil
6) Sambil mencetak adonan masaklah air di panci
7) Masukkan adonan kedalam panci yang sudah mendidih
8) Kukus adonan selama 30 menit – 1 jam
9) Dinginkan adonan singkong, setelah itu tusuk menggunakan tusuk sate dengan warna
adonan sesuai keinginan
10) Siapkan parutan kelapa dan jangan lupa dikukus juga
11) Aduk adonan singkong menggunakan kelapa
12) Kemas menggunakan mika
13) Coca siap disajikan

3.3 Pembiayaan
A. Sumber Dana
Sumber dana kami berasal dari iuran kelompok, per orang sebesar Rp. 8.000. Jadi dana
awal yang kami gunakan sebesar Rp. 40.000.

B. Alokasi dana
Dana awal kami sebesar Rp. 40.000 , sedangkan harga jual produk kami Rp.4.500 dan
harga variabelnya yaitu Rp. 5.000. BGAIMANA MUNGKIN HARGA JUAL LEBIH RENDAH DARI
BIAYA VARIABEL, YAH RUGI DONK KALIAN
Perencanaan Harga :

NO BAHAN HARGA
1 Singkong ( 2 kg ) Rp. 10.000
2 Gula ( ¼ kg ) Rp. 3.000
3 Garam (1 sndk mkn) Rp. 500
4 Kelapa (1 buah) Rp. 12.000
5 Mika Rp. 5.000
6 Tusuk sate Rp. 5.000
TOTAL Rp. 35.500

C. Perhitungan Harga
 BEPunit =
𝐹𝐶 40.000
=
𝑃 − 𝑉𝐶 5.000 − 4.500
= 40.000/5.00
= 80 𝑢𝑛𝑖𝑡

 Harga jual
Total BEP unit kelompok kami adalah 80 unit,jika 1 mika/bungkus = 3
CoCa maka totalnya menjadi 26 mika/bungkus dengan sisa 2 CoCa

LAMPIRAN