Anda di halaman 1dari 8

PROPOSAL USAHA

“PANCONG KOCOK”

NAMA Anggota:

1. ALIF SYAHRIR (02)

2. ALIFIA SALWA S (03)

3. DIVALINA ANGIE (09)

4. IVELYA NUR (17)

5. MEGA NABILA (18)


KELAS: XII IPS - 4
KEWIRUSAHAAN

SMA NEGERI 3 KOTA MOJOKERTO


KATA PENGANTAR

Puji syukur saya panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa karena
terima kasih rahmat dan hidayah-Nya lah saya dapat menyelesaikan
proposal usaha ini.

Saya sangat berharap proposal ini dapat bermanfaat dan bermanfaat.


Saya menyadari itu di dalam proposal ini masih kekurangan-kekurangan
dan jauh dari apa yang saya harapkan. Untuk itu, saya akan meminta
kritik, dan saran dan tanggapan demi perbaikan di masa mendatang
akan datang.

Pada kesempatan ini, jangan lupa saya ucapkan terimakasih kepada


semua pihak-pihak terkait yang telah membantu dan memberikan
idenya sehingga saya dapat menyelesaikan proposal usaha ini.
Mojokerto, 14 Oktober 2019
BAB I

PENDAHULUAN

A. LATAR BELAKANG

Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi menyebabkan kemajuan-kemajuan di seluruh


aspek kehidupan manusia. Di era modern ini berbagai alat canggih dan mutakhir semakin
mengiringi kehidupan manusia sehari-hari. Imbasnya hal-hal tradisionalpun semakin lama
semakin hilang dalam kerangka hidup sebagai manusia modern.

Salah satu contoh yang mulai ditunda adalah makanan-makanan tradisional yang proses dan
penyajiannya memakan waktu yang cukup lama dibandingkan dengan makanan cepat saji yang
saat ini tersedia dimana-mana. Tentunya, segala sesuatu yang cepat disajikan dan modern tak
selamanya memiliki segalanya; makanan cepat saji sangat berkalori dan tidak sehat. Lalu
bagaimana cara mencari solusi agar makanan cepat saji tetap enak dan sehat?

Kue Pancong merupakan salah satu kue basah jajanan tradisional khas Indonesia yang memiliki
cita rasa yang nikmat. Kue ini disajikan dengan rasa yang original karena pertama kali munculnya
makanan ini.dengan seiring berjalannya waktu banyak wirausahawan yang menciptakan
makanan makanan yang baru kami menciptakan rasa varian baru seperti redvelvet,greentea dll.

Penyajiaannya yang cepat, rasa yang enak, nikmat dan tetap sehat peluang bisnis yang cukup
menjanjikan. Usaha kue panekuk dapat dilakukan dengan sasaran konsumennya pun luas.
Dengan berlandaskan alasan-alasan ini saya berniat membuka usaha kue cubit aneka rasa
dengan nama pancong kocok.

B. VISI DAN MISI USAHA


Visi usaha ini adalah membuat masyarakat luas tahu jajanan kuliner tradisional khas Indonesia
dengan mengikutsertakan kepada masyarakat bahwa kue panekuk adalah cemilan yang sehat,
enak, dan mudah diolah dengan berbagai rasa. Sedangkan misi dari usaha ini adalah:

a. Mengadopsi resep tradisional bernuansa modern.

b. Menjadikan kue cubit menjadi cemilan makanan yang berkelas.

c. Membuat kesan rasa yang tidak monoton dengan aneka rasa kue cubit.
BAB II

PROFIL BADAN USAHA

A. Profil Usaha

Nama brand = Pancong Kocok

Bidang Usaha = Kuliner Tradisional

Jumlah Karyawan =5

Produk yang ditawarkan = Kue Pancong Aneka Toping

Sasaran Konsumen = Semua usia

Pemasaran Wilayah Daerah =Tempat-tempat strategis: sekolah, pasar , jalan utama.

B. Aspek Manajemen

Divalina Angie
sebagai penyusun strategi pemasaran dalam wirausaha
Alivia Salwa
sebagai penyusun tujuan dimana sasaran kegiatan itu dirahkan untuk mencapai jangka waktu tertentu
Alif Syahrir
sebagai penyusun prosedur rangkaian tindakan akan dilaksanakan waktu mendatang
Mega Nabilah
sebagai penyususn campuran antara kebijakan prosedur,dan pemberian tugas dengan disertai anggaran
budhet untuk menciptakan adanya tindakan
Ivelya Nur sebagai penyusun aturan tindakan yang spesifik yang merupakan bagian dari prosedur.

C. Keunikan Produk

Usaha kue pancong ini merupakan jajanan tradisional sehat yang disediakan cepat dengan
aneka macam rasa modern (teh hijau, keju, oreo, stroberi, dan cokelat) sehingga menampilkan
tradisional yang modern dan juga tidak monoton. Usaha ini dilengkapi dengan makanan siap saji
di tempat strategis dan dikemas dengan kemasan ulang yang ramah lingkungan.

D. Laporan Keuangan
a. Biaya Tetap

1. Kemasan Rp. 20.000

2. Cetakan Rp. 50.000

3. Kompor gas Rp. 20.000

4. Peralatan lain-lain Rp. 50.000

TOTAL BIAYA Rp. 140.000,00

b. Biaya Variabel

1. Kelapa Rp. 20.000

2. Gula pasir Rp. 25.000

3. Tepung beras Rp. 35.000

4. Margarin Rp. 20.000

5. Coklat,keju,susu,dll Rp. 60.000

TOTAL BIAYA Rp. 160.000,00

Total Biaya Tetap + Biaya Variabel = Rp. 300.000,00

a. Modal Awal = Rp. 300.000

b. Harga jual per porsi kue pancong (isi 5) =Rp. 6.000

c. Target per hari 30 porsi = Rp. 180.000

d. Analisis Timbal Balik Modal

-Penghasilan Perhari-Biaya Variabel 180.000 - 160.000 = Rp. 20.000

-Periode pembayaran dengan 5x produksi, yaitu =Rp.20.000,00 x 9


= Rp. 100.000,00

-Keuntungan selama 5 hari = Rp. 100.000,00


e. Keuntungan per produksi (minimal) = Rp. 20.000,00

f. Keuntungan per bulan =Rp. 600.000,00

HARGA JUALNYA???

E. ANALISIS SWOT

a. Kekuatan (Kekuatan)

- Memiliki SDM dengan etos kerja yang baik

- Produk higenis dan harga ekonomis

- Inovasi rasa yang berbeda dan beraneka ragam

b. Kelemahan (Kelemahan)

- Harga bahan baku yang tidak stabil

c. Peluang (Kesempatan)

- Mitra kerja yang banyak

- Budaya masyarakat yang konsumtif

d. Ancaman (Hambatan)

- Kompetitor yang bergerak di bidang usaha yang sama

SERTAKAN GAMBAR/FOTO KEGIATAN

PENUTUP
a) KESIMPULAN

Membuka usaha kuliner merupakan bisnis yang dijanjikan, terlebih lagi produk yang diberikan
memiliki keunggulan dan keunikan sepenuhnya yang dapat menarik konsumen. Bisnis kue
pancong ini menyajikan citra rasa yang beraneka ragam khas Indonesia. Dengan segenap usaha,
saya akan menjalankan bisnis ini dengan telaten hingga meningkatkan omset sehingga dapat
meluncurkan cabang bisnis usaha. Dengan mengijinkan serta menyerbarnya gerakan langkah ini
juga mengemukakan tentang makanan khas Indonesia ke lebih khalayak luas.