Anda di halaman 1dari 12

BUSSINES PLAN KEWIRAUSAHAAN

LUMAYAM
“Lumpia Isi Ayam”

Disusun Oleh:

1. Fery Ardiansyah P
2. Lorenza V
3. Mita Andria B
4. Rizal Triwibowo
5. Sarah Fauziah S

SMA NEGERI 3 MOJOKERTO TAHUN AJARAN 2019/2020


BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang


Lumpia atau terkadang dieja sebagai lun pia adalah sejenis
jajanan tradisional Tionghoa. Di Indonesia, Lumpia dikenal sebagai
jajanan khas Semarang dengan tata cara pembuatan dari bahan-bahan
yang telah disesuaikan dengan tradisi setempat. Lumpia hadir pertama
kali pada abad ke 19 dan merupakan salah satu contoh perpaduan
budaya asli Tiong Hoa – Jawa yang serasi dalam cita rasa. Semua
bermula ketika Tjoa Thay Joe pria yang lahir di Fujian, memilih untuk
tinggal dan menetap di Semarang dengan membuka bisnis makanan
Tiong Hoa berupa makanan pelengkap isi daging babi dan rebung.
Tjoa Thay Joe kemudian bertemu dengan Mbak Wasih, orang asli
Jawa yang berjualan makanan yang hampir sama hanya saja rasanya
lebih manis dan berisi kentang juga udang. Bukannya bermusuhan
malah mereka bekerja sama bisnis yang dijalankan dilebur menjadi
satu dengan perubahan yang malah semakin melengkapi
kesempurnaan rasa makanan lintas budaya Tiong Hoa – Jawa. Isi dari
kulit lumpia dirubah menjadi ayam atau udang yang di campur dengan
rebung serta dibungkus denga kulit lumpia. Jajanan ini biasanya di
pasarkan di Olympia Park, pasar malam pada zaman Belanda tempat
biasa mereka berjualan berdua. Oleh karena itu makanan ini dikenal
dengan nama Lumpia. Pada masa sekarang Lumpia dibuat dengan
beragam isi mulai dari sayuran, daging, mie bihun, rebung, dll. Kami
memilih lumpia Semarang sebagai usaha bisnis, karena di Kota
Mojokerto belum banyak usaha lumpia Semarang. Seperti kita
ketahui, bahwa lumpia Semarang sudah terkenal kelezatannya oleh
banyak orang, dan kami mencoba menawarkan dengan bentuk yang
lebih mini sehingga membuat harga lebih murah, dengan tanpa
mengurangi cita rasa asli lumpia dari Semarang.
SEPERTINYA INI COPAS

.
2.2 Visi Dan Misi
Visi : Menjadikan Lumpia mini sebuah produk favorit masyarakat
dan ramah di kantong.

Misi : 1. Memperkenalkan produk kepada masyarakat luas.

2. Memberikan pelayanan yang memuaskan kepada pelanggan

2.3 Tujuan: 1.Mengembangkan jiwa wirausaha.

2. Membuat usaha yang menyediakan kebutuhan konsumen,

Berkenaan dengan kebutuhan akan jajanan yang berkualitas

(bersih, sehat, enak) dan harga sesuai.

3.Menyediakan jajanan yang menjamin kualitas dengan


memperhatikan bahan baku, proses pengolahan hingga jajanan
sampai ditangan konsumen.
BAB II
TINJAUAN UMUM

A. Profil Usaha
 Nama usaha
“LUMAYAM MINI”
 Lokasi usaha
Cfd Benteng Pancasila
 Jenis usaha
Usaha Manufaktur,
Usaha manufaktur adalah usaha yang mengolah bahan input
menjadi produk jadi atau setengah jadi yang kemudian dijual
kepada konsumen. Usaha ini membuat produk sendiri yang
kemudian akan dijual sendiri. Contohnya adalah perusahaan
konveksi, perusahaan makanan instan, perusahaan elektronik,
dll.
 Deskripsi Usaha
Indonesia adalah suatu negara yang banyak memiliki etnik
budaya mulai dari China, India, Melayu, dll. Sehingga
Indonesia mempunyai kuliner yang beranekaragam mulai dari
yang bercitarasa pedas, manis, asin. Indnesia memilikinya,
maka dari itu kelompok kami ingin mengangkat kuliner
perpaduan Indonesia dan China yaitu lumpia sebagai bisnis
plant kami, lumpia adalah makanan semacam rollade yang
berisi rebung,telur, dan daging ayam atau udang yang di balut
dengan kulit yang terbuat dari tepung terigu, air, dan garam
B. Manajemen
 Struktur organisasi Dan Pembagian Peran
Rizal
Triwibowo
CEO

Sarah
Fauziah
MARKETING

Lorenza V Fery A.P Mita Andria


ACCOUNTING KOKI OPERASIONAL

 Deskripsi pekerjaan
Direktur Sebagai pemimpin tertinggu di dalam perusahaan,
direktur mempunyai kewajiban yang sangat vital, berbagai
kebijakan yang dilakukan berdampak langsung terhadap kinerja
perusahaan, sehingga Direktur harus tetap mengawasi kinerja
karyawan dibawahnya, agar setiap kesalahan dan permasalahan
dapat diselesaikan langsung sehingga tidak beradampak luas.
Marketing Perusahaan kami memiliki produk makanan
ringan, sehingga dibutuhkan seorang marketing agar dapat
memasarkan produk kami yang belum meiliki “ Nama “
dipasaran, namun dapat bersaing dengan produk yang sudah
beredar. Marketing harus bisa memaksimalkan segala
keunggulan dari perusahaan dan produk yang dihasilkan.
Accounting Setiap perusahaan harus memiliki seorang
akuntan untuk mengurus keuangan perusahaan agar bisa
menghasilkan laporan keuangan yang baik sesuai dengan
standard akuntansi dan bisa menggambarkan situasi
perusahaan, sehingga direktur bisa mengambil kebijakan yang
sesuai keadaan perusahaan yang sebenarnya.
Koki Produk merupakan sesuatu yang pemtimg bagi
perusahaan karena dari situ perusahaan mendapatkan laba,
sehingga koki berperan penting dalam pembuatan produk
tersebut, seperti komposisi dan rasa, serta komsistensi dari
produk tersebut. Koki sangan berperan penting dalam
pembuatan produk.

COPAS SIST
C. Segmentasi Pasar
 Strategi Pasar
 Segmenting
Segmenting pasar adalah dengan menjadikan pembeli sebagai target yang akan di capai,
produk yang harus penulis buat adalah produk yang dapat di nikmati oleh berbagai
kalangan dari masyarakat dengan tingkatan berbeda, produk ini juga bisa di nikmatin dari
anak anak hingga orang dewasa.
 Positioning
Agar produk ini mudah dikenali oleh masyarakat, kami berinovasi dengan cara
merumbah atau menggantikan ukuran nya sedikit lebih mini namun tidak menghilangkan
rasa lumpia asli dari semarangnya , sehingga tampilan tetap lebih menarik rasa lebih
unggul dan kulitas sangat baik, sehingga konsumen dapat mengenali dengan mudah
produk ini.
 Sasaran Pasar
Kelompok sasaran usaha merupakan pengelompokan sasaran konsumen yang akan dituju
dalam sebuah usaha. Pengelompokkan dibagi berdasarkan kriteria-kriteria tertentu sesuai
dengan usaha yang akan dijalankan. Berikut adalah pengelompokkan sasaran usaha:
a. Kelompok Atas (high-class) Kelompok atas ialah kelompok sasaran usaha yang paling
tinggi dalam tingkatan kesejahteraaan hidupnya. Mayoritas kelompok ini mempunyai
penghasilan atau jabatan tinggi dalam pekerjaannya. Selain itu, biasanya memiliki standar
yang tinggi sebagai konsumen dan rela mengeluarkan berapapun hanya untuk pemuas
kebutuhan. Orang-orang dalam kelompok ini yaitu: CEO, rektor, pejabat-pejabat tinggi,
dll.
b. Kelompok Menengah (middle-class) Kelompok menengah adalah kelompok sasaran
usaha yang berada di antara tingkatan atas dan bawah atau sedang. Kelompok ini
memiliki penghasilan rata-rata dan mayoritas pekerjaannya adalah sebagai karyawan.
Orang-orang dalam kelompok ini diantaranya: karyawan/staff perusahaan tingkat
menengah, pegawai dinas, guru/dosen, dll.
c. Kelompok Bawah (under-class) Kelompok bawah adalah kelompok sasaran usaha
yang berada di tingkatan paling rendah dalam kesejahteraan hidupnya. Dalam pemenuhan
kebutuhannya, jika sudah kebutuhan dasar sudah tercukupi maka tidak harus mencukupi
pemuas kebutuhan lainnya. Orang-orang yang termasuk kelompok ini adalah
mahasiswa/pelajar, pengangguran, para karyawan non-manajerial, dll.
Jadi kelompok kami memilih sasaran kelompok menengah dan kebawah, karena
makanan yang kami jual keliling, sehingga tidak menjangkau kalangan atas, tapi bukan
tidak mungkin kelompok atas membeli produk kami, namun mereka bukan sasaran utama
kami

D. Analisi SWOT
Strenght
1. Mudah memproduksi.
2. memiliki gizi yang cukup tinggi.
3. Bahan baku mudah ditemukan.
Weakness
1. Orang belum mengutahui produk kami.
2. Belum ada tempat produksi tetap.
3. Faslitas produksi belum memadai.
Opportunities
1. Banyak digemari.
2. Jaminan sukses terbuka lebar.
3. Belum ada pesaing.
Threat
1. Harga bahan baku fluktuatif.
2. Belum punya pelanggan tetap
BAB 3

PROSES PRODUKSI

3.1 Bahan Baku Alat

1. Bahan
Adapun bahan-bahan yang digunakan untuk membuat Lumpia adalah sebagai
berikut :
• 50 lembar kulit lumpia
• 1 /4 Kg tepung terigu dan 150 ml air, dilarutkan untuk perekat
• 3 Kg Minyak
Untuk isi Lumpia :
• 3/4 Kg bawang putih, dihaluskan
• 2 1/2 Kg daging ayam, dicincang kasar
• 3 Kg telur ayam, dikocok lepas
• 1 botol makan kecap manis
• 300 gram garam halus
• 250 grammerica bubuk
• 200 gram gula pasir
• ¼ cabai
2. Alat
Alat-alat yang digunakan dalam proses pembuatan Lumpia adalah :
a. Wajan
b. Sutil
c. Saringan
d. Nampan
e. Baskom
f. Gelas
g. Mangkuk
h. Pisau
i. Sendok
j. Talenan
k. Kompor Gas
l. Tabung Gas 3kg
3. Cara Keja
• Membuat isi :
a. Panaskan minyak. Tumis bawang putih dan ebi sampai harum. Tambahkan
udang dan
ayam. Aduk sampai berubah warna.
b. Sisihkan di pinggir wajan. Masukkan telur. Aduk sampai berbutir.
c. Tambahkan rebung. aduk sampai layu.
d. Masukkan kecap manis, garam. merica bubuk, dan gula pasir. Masak sampai
meresap.
• Ambil selembar kulit lumpia. Beri isi kemudian lipat dan gulung. Rekatkan
dengan
larutan tepung terigu. Goreng dalam minyak yang sudah dipanaskan hingga
matang.
• Sajikan Lumpia Semarang dengan penambahan cabai sebagai pelengkap.

3.2 Proses Produksi

Dalam proses produksi usaha ini diantaranya :

a) Menyiapkan bahan yang akan digunakan


b) Mempersiapkan peralatan yang akan digunakan
c) Memulai proses pengerjaan
d) Membersihkan hasil pekerjaan agar lebih baik (finishing).

3.3 Pembiayaan

Bahan

• 200 lembar kulit lumpia @ 15.000


• 1 /4 Kg tepung terigu @ 3.500
150 ml air @-
• 3 Kg Minyak @ 66.000
Untuk isi Lumpia :
• 3/4 Kg bawang putih @ 10.000
• 1 Kg daging ayam @ 33.000
• 3 Kg telur ayam @ 21.000
• 1 botol makan kecap manis @ 20.000
• 200 gr garam halus @ 2.500
• 200 gram merica bubuk @ 2.000
• 150 gram gula pasir @ 5.000
• ¼ cabai @ 8.000

2. Alat
Alat-alat yang digunakan dalam proses pembuatan Lumpia adalah :
a. Wajan f. Gelas k. Kompor Gas
b. Sutil g. Mangkuk l. Tabung Gas 3kg
c. Saringan h. Pisau
d. Nampan i. Sendok
e. Baskom j. Talenan

3.4 Sumber Dana


Modal Usaha
Modal usaha diperoleh dari hasil patungan anggota kelompok (4 Orang @ Rp
47.000,-), sehingga di peroleh modal Rp 186.000,-.

3.5 Alokasi Dana

Ndak bisa bu , carany bagaimana


PENGELUARAN SAAT PRODUKSI

3.6 Penentuan Harga

 BEP
C. Penjualan Minimal (BEP)
Total Biaya = Rp. 186.000,-
Harga Jual = Rp. 3.000,-
Penjualan Minimal = Rp. 186.000,- : Rp. 3.000,-
= 62 buah
Jadi penjualan minimal adalah sebanyak 62 buah agar kembali modal.

 JUAL

Harga pokok / modal usaha Lumpia adalah Rp.,- laba yang kami harapkan
dari tiap buah sebesar Rp. 1000,- sehingga harga jual Lumpia Jamur per buah
Rp. 3.000,-

BAB IV
PENUTUP

4.1 Kesimpulan
Menurut kami usaha ini dapat berkembang dan akan mencapai keberhasilan. Kami sangat yakin
bahwa usaha ini akan maju dan terus berkembang karena dilakukan oleh orang–orang yang
mempunyai kualitas dalam menjalankan setiap pekerjaan. Kami sadar bahwa usaha ini tak akan
langsung berkembang pesat tapi kami akan terus berjuang untuk terus menjalankan dan
mengembangkan usaha ini.

4.2 Saran
Sebagai wirausahawan yang baik, kami tidak akan membiarkan usaha ini berjalan secara
mendatar. Kami akan terus mencoba memperbaiki kualitas pekerjaan kami, agar para peminat
atau konsumen puas atas pelayanan dan citarasa makanan tradisional yang kami buat. Karena
apabila kualitas makanan kami tidak kami tingkatkan kemungkinan besar usaha ini tidak akan
maju dan terancam bangkrut.

LAMPIRAN :
Jadwal aktivitas

Gambar alur reproduksi

Daftar harga