Anda di halaman 1dari 9

KATA PENGANTAR

Kami mengucapkan banyak syukur alhamdulillah kepada Tuhan Yang Maha Esa atas
berkat limpahan rahmatnya penulis dapat menyelesaikan proposal ini tepat pada waktu yang
telah ditentukan. Tak lupa shalawat serta salam penulis haturkan kepada junjungan Nabi
besar Muhammad SAW yang telah membimbing kita menuju jalan yang benar.

Terima kasih penulis ucapkan kepada setiap pihak yang berkenan membantu dalam
pembuatan proposal ini hingga selesai.

Dalam penyusunan proposal ini, penulis mendapat banyak bantuan, masukan,


bimbingan, dan dukungan dari berbagai pihak. Untuk hal ini, melalui kesempatan ini penulis
mengucapkan banyak terimakasih yang tulus kepada Ibu Hani, S.Pd, selaku guru
pembimbing yang telah membimbing dan memberikan kesempatan kepada penulis untuk
menyusun proposal ini.

Demikian yang dapat penulis sampaikan, semoga dapat bermanfaat untuk kita semua.
Penulis sadar bahwa masih terdapat banyak kekurangan dalam penyusunan dan pengetikan,
oleh karena itu mohon kritik dan saran dari pembaca.

Mojokerto, 5 oktober 2019

Tim Penyusun
Bab I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang


Indonesia adalah negara kepulauan yang masing-masing pulau terdiri dari beberapa
daerah di suatu kota, dan masing-masing kota memiliki kebudayaannya sendiri yang
menyebabkan banyaknya keberagaman makanan di Indonesia salah satu dari berbagai
makanan tradisional adalah wingko babat khas lamongan. (dalam satu paragraph apakah
hanya satu kalimat??)
(ketika kamu sudah menyebutkan wingko, sudah masuk khusus, kenapa malah meluas
lagi ke makanan khas)Makanan tradisional indonesia adalah semua jenis masakan yang
berasal dari berbagai daerah di indonesia, resep dan cara pembuatan bersifat turun-temurun.
Rasa masakan tradisional yang khas dari satu daerah akan berbeda dengan daerah lainnya.
Salah satu makanan tradisional yang terkenal adalah wingko.
Wingko adalah sejenis kue yag terbuat dari kelapa muda, tepung beras ketan,
dan gula. Wingko sangat terkenal di pantai utara pulau jawa, kue ini merupakan makanan
khas babat, lamongan, jawa timur. Rasanya yang enak dan unik membuat banyak kalangan
masyarakat di indonesia menyukai makanan satu ini,wingko biasanya di jadikan oleh-oleh
tetapi dengan berkembangnya zaman wingko dapat di buat di daerah- daerah dan biasa
dijadikan makanan ringan tetapi, memiliki cita rasa yang berbeda dengan wingko babat khas
lamongan, oleh karena itu kami tertarik untuk menjualya.
1.2 VISI DAN MISI USAHA
Visi
Menjadi penjual wingko nomor satu di Indonesia
Misi
Menjadikan wingko sebagai jajanan yang terkenal di indonesia yang bisa dimakan sewaktu-
waktu bukan hanya sebagai makanan yang disediakan waktu acara-acara besar.
1.3 TUJUAN USAHA
Untuk memperkenalkan wingko dengan inovasi yang baru dan bisa dinikmati semua
kalangan.

BAB II
TINJAUAN USAHA

2.1 PROFIL USAHA


Nama Usaha : Wingko Janak
Lokasi Usaha : SMAN 3 MOJOKERTO
Jenis Usaha : Makanan berupa Wingko
Deskripsi Usaha : Wingko adalah sejenis kue yang terbuat dari kelapa muda, tepung beras
ketan dan gula. Namun, dengan berkembangnya zaman, kami membuat inovasi wingko
menggunakan jagung dan nangka.
2.2 ASPEK MANAJEMEN
1. Struktur Organisasi

Ketua:
Ade Sony

Wakil:
Solihan

Sekertaris: Bendahara: Pembantu:


- Citra - Happy - Taufiq
- Helen - Alvioni
2.3 PEMBAGIAN PERAN
Ade sony sebagai ketua
Sholihan sebagai wakil ketua
Rahma sebagai sekretaris
Dela dan happy sebagai bendahara
Alvioni dan taufiq sebagai pembantu
2.4 PEMBAGIAN PEKERJAAN
Ade sony : mengupas dan memotong nangka
Alfioni : membuat adonan
Happy : mencetak adonan
Dela : mencetak adonan
Taufiq : mengupas dan memotong jagung
Rahma : membeli bahan dipasar
Sholihan : menakar bahan-bahan
2.5 STRATEGI PEMASARAN
A. Pemasaran yang akan kami lakukan untuk memasarkan produk kami adalah :
1. Mempromosikan dan menjual kepada teman-teman sekolah.
2. Memasarkan produk kami ke tempat keramaian seperti benteng pancasila pada hari
minggu pagi.
B. Sasaran pasar kami adalah anak sekolahan supaya anak sekolahan menyukai jajanan pasar.
2.6 ANALISIS SWOT
??????
Bab III
ASPEK PRODUKSI
2.1 Bahan dan Alat Pembuatan Wingko
1. tepung beras ketan
2. kelapa muda parut
3. Air
4. Mentega
5. Jagung manis
6. Nangka
7. Vanili bubuk
8. Keju
9. Garam
10. Gula pasir
11. Telur
12. Pisau
13. Teflon cetakan
14. Wadah
15. Sendok
16. Solet
17. Kertas minyak
2.2 CARA MEMBUAT WINGKO
1. Bersihkan jagung dan nangka menggunakan air lalu iris menjadi dadu untuk
jagung cukup diserut.
2. Untuk membuat adonan, campurkan tepung beras ketan, kelapa parut, gula,
garam, air, vanili, telur, dan margarin yang sudah dicairkan dan aduk hingga
merata.
3. Setelah adonan jadi, pastikan adonan tidak encer atau tidak menggumpal lalu bagi
menjadi 2 adonan untuk ditambahkan potongan nangka dan jagung dengan wadah
terpisah.
4. Panaskan cetakan, olesi cetakan dengan margarin.
5. Cetak adonan, tunggu, dan tutup adonan sekitar 3-5 menit dan balik adonan
6. Setelah matang, pindahkan ke piring lalu kemas menggunakan kertas minyak
2.3 PEMBIAYAAN
A. SUMBER DANA
Smber dana diperoleh dengan urunan per anggota.
B. ALOKASI DANA
No. Nama Barang Volume Harga Satuan Jumlah
1, Nangka ¼ Kg Rp. 25.000 Rp. 15.000
2. Kelapa Parut ½ buah Rp. 7.000 Rp. 7.000
3. Tepung Ketan 1 kg Rp. 8.000 Rp. 5.000
4. Jagung manis 2 buah Rp. 4.000 Rp. 2.000
5. Mentega ¼ Kg Rp. 5.000 Rp. 5.000
6. Keju 2 pcs Rp. 18.000 Rp. 18.000
7. Telur 4 butir Rp. 4.000 Rp. 8.000
8. Vanili 5 pcs Rp. 2.000 Rp. 500
JUMLAH Rp. 72.000

C. PENENTUAN HARGA
Biaya tetap : Rp. 72.000
Biaya Variable : Rp. 15.000
Harga Jual : Rp. 2.000

BEPrupiah : 72.000/1-(15.000/2.000)
= 72.000/6.5
= 11.000
Modal : Rp. 72.000 (60 pcs)
Harga Jual : Rp. 2.000/pcs
Keuntungan : 2.000 X 60 = 120.000
120.000-72.000 = Rp. 48.000\
LAMPIRAN

A. JADWAL KEGIATAN
TANGGAL KEGIATAN
1 SEPTEMBER 2019 PRAKTEK MEMBUAT WINGKO
6 OKTOBER 2019 MEMBAT LAPORAN
11 OKTOBER 2019 MEMBUAT LAPORAN
29 OKTOBER 2019 BERJUALAN

B. GAMBAR PRA PRODUKSI


?????
C. DAFTAR HARGA