Anda di halaman 1dari 11

CRITICAL JOURNAL REVIEW

MK. KONSEP DASAR PLS


PRODI S1 BK 2019

Skor Nilai :

( KUALITAS PENDIDIKAN LUAR SEKOLAH DALAM BIDANG PARIWISATA )

NAMA : MARTAULI O SIHALOHO

NIM : 1193351039

DOSEN PENGAMPUH : Dr. Nurlaila, S.Pd., M.Pd

MATA KULIAH : KONSEP DASAR PLS

PSIKOLOGI PENDIDIKAN DAN BIMBINGAN

FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN

UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

TAHUN 2019
KATA PENGANTAR

Puji dan syukur kita ucapkan pada Tuhan Yang Maha Esa atas berkat dan
rahmatnya sehingga saya masih di berikan kesempatan untuk dapat menyusun dan
meneyelesaikan “CRITICAL JOURNAL REVIEW” dengan baik untuk memenuhi
tugas dari mata kuliah “KONSEP DASAR PLS” Terimakasih juga kami ucapkan kepada
pihak- pihak yang telah membantu saya dalam menyelesaikan tulisan ini, terutama
kepada dosen pengampu.

Saya sangat berharap tugas CRITICAL JOURNAL REVIEW ini, disusun


dengan harapan dapat menambah pengetahuan dan wawasan kita tentang Pengantar
Manajemen. Apabila dalam tugas ini terdapat banyak kekurangan dan kesalahan saya
mohon maaf karena sesungguhnya pengetahuan dan pemahaman saya masi terbatas.
Karena itu saya sangat menantikan saran dan kritik dari pembaca yang sifatnya
membangun guna menyempurnakan tugas ini. Saya berharap semoga tugas CRITICAL
JOURNAL REVIEW ini dapat bermanfaat bagi pembaca dan bagi saya khususnya. Atas
perhatiannya saya ucapkan terima kasih.

Medan, 14 Oktober 2019

Martauli O. Sihaloho

i
DAFTAR ISI

HALAMAN SAMPUL
KATA PENGANTAR............................................................................................................... i

DAFTAR ISI ............................................................................................................................ii

BAB I PENDAHULUAN......................................................................................................... 1

1.1 RASIONALISASI PENTINGNYA CJR ................................................................. 1

1.2 TUJUAN PENULISAN CJR ................................................................................... 2

1.3 MANFAAT CJR ...................................................................................................... 2

1.4 IDENTITAS JURNAL............................................................................................. 2

BAB II RINGKASAN ISI JURNAL ...................................................................................... 4

3.1 KEUNGGULAN ...................................................................................................... 6

3.2 KELEMAHAN ........................................................................................................ 6

BAB III PENUTUP .................................................................................................................. 7

4.1 KESIMPULAN ................................................................................................... 7

4.2 SARAN .................................................................................................................... 7

DAFTAR PUSTAKA ............................................................................................................... 8

ii
BAB I

PENDAHULUAN

1.1 RASIONALISASI PENTINGNYA CJR


Perkembangan ilmu pengetahuan yang minim disebabkan karena rendahnya minat baca
mahasiswa/i pada saat ini. Mengkritik jurnal merupakan salah satu cara yang dapat dilakukan
untuk menaikkan ketertarikan minat membaca. Mengkritik Jurnal (Critical Journal Review)
merupakan kegiatan mengulas suatu jurnal agar dapat mengetahui dan memahami apa yang
disajikan dalam suatu jurnal. Pada dasarnya review jurnal menitikberatkan pada evaluasi
(penjelasan, interpretasi dan analisis) mengenai keunggulan dan kelemahan, apa yang menarik,
dan bagaimana jurnal tersebut bisa merubah persepsi dan cara berfikir serta menjadi
pertimbangan apakah dari pengetahuan yang didapat mampu menambah pemahaman terhadap
suatu bidang kajian tertentu. Selain itu mengkritik jurnal juga dapat melatih kemampuan kita
dalam menganalisis dan mengevaluasi pembahasan yang disajikan penulis. Sehingga menjadi
masukan berharga bagi proses kreatif kepenulisan lainnya. Mengkritik jurnal tidak dapat
dilakukan apabila pengkritik tidak membaca keseluruhan jurnal tersebut.

Dengan melakukan review tersebut pembaca dapat mengetahui kualitas jurnal dengan
membandingkan terhadap karya dari penulis yang sama atau penulis lainnya serta dapat
memberikan masukan kepada penulis jurnal berupa kritik dan saran terhadap sistematika
penulisan, isi, dan substansi jurnal. Selain itu untuk para pembaca, Critical Journal Review ini
mempunyai tujuan agar pembaca mendapat bimbingan dalam memilih buku. Setelah membaca
hasil review jurnal ini diharapkan timbulnya minat untuk membaca atau mencocokkan seperti
apa yang ditulis dalam hasil review. Dan apabila tidak memiliki waktu untuk membaca isi jurnal,
maka ia dapat mengandalkan hasil review sebagai sumber informasi.

1
1.2 TUJUAN PENULISAN CJR

1. Penyelesaian tugas salah satu mata kuliah Konsep Dasar PLS.


2. Menambah wawasan dalam menggali informasi dan menganalisis gagasan.
3. Meningkatkan kemampuan nalar dan berpikir kritis dalam mencari informasi.
4. Menguatkan teori yang berhubungan dengan Konsep Dasar PLS.

1.3 MANFAAT CJR

1. Merangkum gagasan yang dituangkan didalam penelitian yang dilaporkan.


2. Menemukan kelebihan dan kekurangan dengan melakukan analisis secara seksama.
3. Melatih kemampuan berfikir kritis, analitis serta menuangkannya kembali dalam gagasan
tertulis.
4. Menjadi bahan referensi dasar dalam sebuah tulisan baru atau penelitian baru.

1.4 IDENTITAS JURNAL

Judul Kualitas pendidikan luar sekolah dalam bidang


pariwisata

Jurnal Jurnal pesona

Download https://www.researchgate.net/publication/328567104

Volume dan Halaman Vol. 21, No. 2, Halaman 45-67

Tahun Desember 2010

Penulis Bambang Supriadi

Reviewer Martauli O. Sihaloho (1193351039)

2
Tanggal Senin, 14 Oktober 2019

3
BAB II

RINGKASAN ISI BUKU

Di dalam pengembangan Pendidikan Luar Sekolah, yang perlu menjadi perhatian bahwa,
dalam usaha memberdayakan masyarakat kiranya dapat membaca dan merebut peluang dari
otonomi daerah, pendidikan luar sekolah pada era otonomi daerah sebenarnya diberi kesempatan
untuk berbuat, karena mustahil peningkatan dan pemberdayaan masyarakat menjadi beban
pendidikan formal saja, akan tetapi pendidikan formal juga memiliki tanggungjawab yang sama.
Oleh sebab itu sasaran Pendidikan Luar Sekolah lebih memusatkan pada pendidikan anak usia
dini, pendidikan dasar, pendidikan berkelanjutan, dan perempuan. Selanjutnya Pendidikan Luar
Sekolah harus mampu membentuk SDM berdaya saing tinggi, dan sangat ditentukan oleh SDM
muda (dini), dan tepatlah Pendidikan Luar sekolah sebagai alternative di dalam peningkatan
SDM ke depan. PLS menjadi tanggungjawab masyarakat dan pemerintah sejalan dengan
Pendidikan Berbasis Masyarakat, penyelenggaraan PLS lebih memberdayakan masyarakat
sebagai perencana, pelaksanaan serta pengendali, PLS perlu mempertahankan falsafah lebih baik
mendengar dari pada didengar, Pemerintah daerah propinsi, kabupaten dan kota secara terus
menerus memberi perhatian terhadap PLS sebagai upaya peningkatan SDM, dan PLS sebagai
salah satu solusi terhadap permasalahan masyarakat, terutama anak usia sekolah yang tidak
mampu melanjutkan pendidikan, dan anak usia putus sekolah.

Lembaga-lembaga pendidikan yang bergerak dalam bidang pariwisata dan banyak


dibutuhkan oleh kalangan industri-industri pariwisata ini, khususnya adalah : lembaga-lembaga
Pendidikan Nonformal (PLS) dalam bidang pariwisata, yang sekarang ini mulai bermunculan
hampir di setiap kota-kota besar di Indonesia, dengan lama program satu tahun . Lembaga
Pendidikan Nonformal ini membutuhkan perhatian terhadap kualitas penyelenggaraannya
artinya perlu pemantapan efisiensi sistem pendidikan, sehingga sistem yang di pakai harus
memiliki standar dan betul-betul berorentasi terhadap lapangan kerja. Mengingat Pendidikan
Nonformal ini jangka waktunya pendek dan selalu mejanjikan masyarakat cepat untuk mendapat
kerja, dan industri pariwisata sendiri juga sangat membutuhkan, akibatnya kalau tidak ada
pemantapan terhadap kualitas sistem pendidikan yang ada akan merugikan negara dan khususnya
diri sediri, untuk menjalin hubungan yang baik antara lembaga pendidikan dan industri

4
pariwisata , maka lembaga Pendidikan Nonformal ini harus dapat memberi bekal keterampilan
yang sangat relevan dan memadahi.

Pendapat Tilaar (1994) “Apabila masyarakat mampu memberikan penghargaan material


maupun spiritual yang wajar bagi seorang dosen yang disertai pula dengan pembinaan mental
agar pandai-pandai bersuyukur dan bekerja adalah ibadah, maka profesi ini dengan sendirinya
akan menarik putra-putera terbaik bangsa untuk memasuki profesi tersebut”.

Oleh karena itu yang perlu diperhatikan bagi lembaga Pendidikan Nonformal ini adalah
membentuk organisasi alumni yang dapat menjadi wadah bagi alumni sendiri dan dapat
bermanfaaat sebagai pusat informasi apabila ada alumni yang masih belum memiliki pekerjaan,
dan sekaligus manfaaat dari organisasi ini bisa memberikan sharing pengalaman antara alumni
satu yang bekerja di satu industri dengan alumni lainnya yang juga bekerja di tempat /industri
lainnya.

Lembaga Pendidikan Nonformal bidang pariwisata disini dapat menjawab tantangan


tersebut secara kualitatif secara umum dan informal lembaga ini memiliki level di atas SMU
sehingga kemampuan komunikasi dan psikologi lembaga ini sudah dianggap cukup mantang ,
dari segi umur atau dari segi pemikiran akan tetapi masih dalam kontek tenaga kerja di bawah
supervisi, sehingga perhatian serius terhadap kelulusan ini perlu dipertimbangankan.

5
BAB III

PEMBAHASAN

3.1 KEUNGGULAN

1. Kekuatan penelitian ini adalah pada penulisan jurnal ini struktur pembuatan yang
lengkap, serta observasi penelitian yang sangat valid karena disertakan metode serta
langkah tujuan yang jelas.
2. Isi dari jurnal ini juga sangat lengkap, pengetahuan yang disampaikan juga sangat luas,
kemudian bahasa yang digunakan mudah di pahami.
3. Kemudian data peneliitian sangat terinci.
4. Tema yang diangkat pada jurnal ini bagus.
5. Jurnal ini memiliki abstrak yang jelas sehingga dengan membaca abstrak saja pembaca
dapat mengetahui hasil dari penelitian tersebut
6. Kesimpulan sudah terperinci dan dipaparkan dengan jelas.
7. Jurnal ini telah menerapkan kerapihan dan penulisan jurnal yang baik
8. Terdapat banyak pendapat parah ahli

3.2 KELEMAHAN

1. Pemaparan data hasil penelitian sedikit sulit dipahami.


2. Penggunaan tanda baca yang kurang tepat.

6
BAB IV

PENUTUP

4.1 KESIMPULAN

Dari hasil temuan ini Lembaga PLS ini sebenarnya sangat penting bila mengadakan psikotes
yang mengarah pada tes keterampilan dan tes terhadap minat serta bakat calon siswa. Dan tes
seperti ini secara profesional harus dilakukan oleh ahlinya yaitu seorang Psikologi. Proses
pendidikan ini memberikan gambaran tentang materi perkuliahan yang diberikan , proses belajar
mengajar, manajemen lembaga dan fasilitas-fasilitas yang menunjang terhadap proses belajar
mengajar di kelas maupun di luar kelas atau yang disebut praktek. Hasil yang diperoleh tentang
nama jurusan yang di gunakan bagi PLS bidang Pariwisata, adalah : 50% PLS memakai nama
jurusan Perhotelan dan Pariwisata, dan 50% lagi menggunakan nama jurusan Perhotelan, hal
yang variasi ini menimbulkan masyarakat akan bingung untuk menentukan perbedaan dari kedua
nama tersebut, oleh karena itu untuk menentukan mana yang tepat adalah kondisi jurusan itu
sendiri artinya bila PLS tersebut ingin konsentrasi terhadap masalahmasalah khusus perhotelan
nama jurusan yang tepat adalah Perhotelan dan jika PLS tersebut ingin konsentrasi terhadap
masalah-masalah Tours and Travel, nama jurusan yang tepat adalah Jurusan Usaha Perjalanan
(sesuai dengan lembaga resmi D.III Pariwisata), dengan kata lain nama dari keduanya tidak
boleh dibuat bersama-sama, dan harus disendirikan yaitu PLS Jurusan Perhotelan dan atau PLS
Jurusan Pariwisata.

4.2 SARAN

Jurnal yang saya gunakan untuk mengkritik jurnal mereview sangat di rekomendasikan
bagi si pembaca dan bagi calon peserta guru yang akan membawakan pelajaran Konsep Dasar
PLS.

7
DAFTAR PUSTAKA

Supriadi Bambang,2010. Kualitas pendidikan luar sekolah dalam bidang pariwisata. Malang :
Universitas Merdeka Malang.

Anda mungkin juga menyukai