Anda di halaman 1dari 7

LAPORAN INVENTARISASI JARINGAN IRIGASI DAN BANGUNAN PELENGKAP

Studi Identifikasi AKNOP pada Daerah Irigasi di Kabupaten Manggarai Barat

KATA PENGANTAR

Puji dan syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, Laporan Iventarisasi Jaringan
Irigasi dan Bangunan Pelengkap untuk pekerjaan Studi Identifikasi Angka Kebutuhan Nyata
Operasi dan Pemeliharaan (AKNOP) pada Daerah Irigasi di Kabupaten Manggarai Barat
dapat diselesaikan dengan baik.
Laporan Iventarisasi Jaringan Irigasi dan Bangunan Pelengkap ini merupakan bagian
dari Laporan Akhir untuk kegiatan Studi Identifikasi Angka Kebutuhan Nyata Operasi dan
Pemeliharaan (AKNOP) pada Daerah Irigasi di Kabupaten Manggarai Barat sesuai Kontrak
Nomor : PU.OP.SDA-I.05.01/602/SPK/35/V/2018, tanggal, 25 Mei 2018 yang diselesaikan
PT. Siarplan Utama Konsultan. Di dalam Laporan ini disampaikan mengenai lokasi
pekerjaan, hasil survei inventarisasi jaringan irigasi dan bangunan pelengkap, serta back up
data kerusakan jaringan dan bangunan pelengkap pada Daerah Irigasi di Kabupaten
Manggarai Barat.
Demikian Laporan ini disusun agar bermanfaaat dan dapat digunakan untuk
mendukung pekerjaan lainnya yang berkaitan dengan isi Laporan ini.

Kupang, 22 Agustus 2018


PT. SIARPLAN UTAMA KONSULTAN

(Aleksius D. Richardson)
Ketua Tim

i
LAPORAN INVENTARISASI JARINGAN IRIGASI DAN BANGUNAN PELENGKAP
Studi Identifikasi AKNOP pada Daerah Irigasi di Kabupaten Manggarai Barat

DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR ........................................................................................................... i


DAFTAR ISI ......................................................................................................................... ii
DAFTAR GAMBAR ........................................................................................................... iii
BAB I PENDAHULUAN ..................................................................................................... 1
1.1. LATAR BELAKANG ............................................................................................ 1
1.2. TUJUAN ................................................................................................................. 1
1.3. DESKRIPSI PROYEK ........................................................................................... 1
1.4. ISI LAPORAN ........................................................................................................ 2
1.5. LOKASI PEKERJAAN .......................................................................................... 2
BAB II INVENTARISASI JARINGAN IRIGASI DAN BANGUNAN PELENGKAP ..... 3
2.1. SURVEI INVENTARISASI JARINGAN IRIGASI DAN BANGUNAN
PELENGKAP ......................................................................................................... 3
2.2. BACK UP DATA DAERAH IRIGASI .................................................................. 3
2.3. BACK UP DATA KERUSAKAN DAERAH IRIGASI ........................................ 3
BAB III PENUTUP .............................................................................................................. 4
3.1. KESIMPULAN ....................................................................................................... 4
3.2. SARAN ................................................................................................................... 4

ii
LAPORAN INVENTARISASI JARINGAN IRIGASI DAN BANGUNAN PELENGKAP
Studi Identifikasi AKNOP pada Daerah Irigasi di Kabupaten Manggarai Barat

DAFTAR GAMBAR

Gambar 1.1. Lokasi Studi Identifikasi AKNOP pada Daerah Irigasi di Kabupaten
Manggarai Barat ............................................................................................... 2

iii
LAPORAN INVENTARISASI JARINGAN IRIGASI DAN BANGUNAN PELENGKAP
Studi Identifikasi AKNOP pada Daerah Irigasi di Kabupaten Manggarai Barat

BAB I
PENDAHULUAN

1.1. LATAR BELAKANG

Studi Identifikasi Angka Kebutuhan Nyata (AKNOP) pada Daerah Irigasi di


Kabupaten Manggarai Barat merupakan suatu studi untuk mengetahui besaran angka
kebutuhan nyata untuk kegiatan Operasi dan Pemeliharaan pada Daerah Irigasi di Kabupaten
Manggarai Barat. Kegiatan ini terdiri dari beberapa jenis kegiatan yang diantaranya adalah
mengidentifikasi kerusakan jaringan irigasi yang berada dalam lingkup Daerah Irigasi di
Kabupaten Manggarai Barat. Proses pengidentifikasian dilakukan dengan cara melakukan
inventarisasi jaringan dan bangunan pelengkap melalui penelusuran sepanjang jaringan
irigasi dengan mendata kondisi jaringan irigasi dan bangunan pelengkapnya serta
memberikan kriteria kerusakan yang nantinya dipakai sebagai dasar prioritas penanganan.
Hasil dari inventarisasi ini memberikan gambaran dan keterangan mengenai kondisi
jaringan irigasi dan bangunan pelengkap yang ada pada Daerah Irigasi di Kabupaten
Manggarai Barat sehingga dapat dipakai dalam pembuatan detail desain kerusakan dan
pembuatan rencana anggaran biaya.

1.2. TUJUAN

Tujuan dari pelaporan ini yaitu untuk memberikan hasil inventarisasi jaringan irigasi
dan bangunan pelengkapnya yang meliputi data hasil survei dan back up kerusakan yang
ada.

1.3. DESKRIPSI PROYEK

Sebagaimana tercantum dalam kerangka acuan kerja, maka uraian mengenai proyek
adalah sebagai berikut:
Nama pekerjaan : Studi Identifikasi AKNOP pada Daerah Irigasi di Kabupaten
Manggarai Barat
Lokasi Pekerjaan : Kabupaten Manggarai Barat
Satuan Kerja : Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Provinsi NTT
Sumber Dana : DPA Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Provinsi NTT

1
LAPORAN INVENTARISASI JARINGAN IRIGASI DAN BANGUNAN PELENGKAP
Studi Identifikasi AKNOP pada Daerah Irigasi di Kabupaten Manggarai Barat

Tahun Anggaran : 2018


Jangka Waktu : 90 (sembilan puluh) hari kalender

1.4. ISI LAPORAN

Adapun isi dari Laporan Inventarisasi Jaringan Irigasi dan Bangunan Pelengkap meliptui:
1. Survei Inventarisasi Jaringan Irigasi dan Bangunan Pelengkap
2. Back Up Data Survei Jaringan Irigasi dan Bangunan Pelengkap
3. Back Up Data Kerusakan Jaringan Irigasi dan Bangunan Pelengkap

1.5. LOKASI PEKERJAAN

Lokasi pekerjaan ini tersebar di Kabupaten Manggarai Barat, yang lebih jelasnya
ditunjukkan dalam Gambar 1.1. Daerah Irigasi di Kabupaten Manggarai Barat terdiri dari
beberapa sub D.I. meliputi, D.I. Wae Ganggang I, D.I. Wae Ganggang II, D.I. Wae
Ganggang II, D.I. Wae Racang, D.I. Wae Paku dan D.I. Wae Tiwo Lawo.

D.I. Wae Ganggang

D.I. Wae Racang

D.I. Wae Paku

D.I. Wae Tiwu Lawo

Gambar 1.1. Lokasi Studi Identifikasi AKNOP pada Daerah Irigasi di Kabupaten
Manggarai Barat

2
LAPORAN INVENTARISASI JARINGAN IRIGASI DAN BANGUNAN PELENGKAP
Studi Identifikasi AKNOP pada Daerah Irigasi di Kabupaten Manggarai Barat

BAB II
INVENTARISASI JARINGAN IRIGASI DAN
BANGUNAN PELENGKAP

2.1. SURVEI INVENTARISASI JARINGAN IRIGASI DAN BANGUNAN


PELENGKAP

Hasil survei inventarisasi jaringan irigasi dan bangunan pelengkap ditampilkan


dalam lembaran format survei pada halaman berikut ini di mana data-data yang diambil
meliputi nama bangunan/saluran, koordinat, dimensi, keterangan kondisi bangunan/saluran
serta foto dokumentasi di setiap titik pengambilan data.

2.2. BACK UP DATA DAERAH IRIGASI

Back up data daerah irigasi menampilkan sketsa potongan saluran di setiap titik
pengambilan data dan perhitungan volume kerusakan yang ada serta volume perbaikan
yang akan dikerjakan. Hasil back up data ini ditampilkan juga dalam halaman selanjutnya.

2.3. BACK UP DATA KERUSAKAN DAERAH IRIGASI

Untuk back up data kerusakan daerah irigas yang ditampilkan dalam halaman
selanjutnya memberikan detail keterangan mengenai kerusakan saluran irigasi dan
bangunan pelengkap.

3
LAPORAN INVENTARISASI JARINGAN IRIGASI DAN BANGUNAN PELENGKAP
Studi Identifikasi AKNOP pada Daerah Irigasi di Kabupaten Manggarai Barat

BAB III
PENUTUP

3.1. KESIMPULAN
Dari hasil inventarisasi yang telah dilakukan didapatkan bahwa Sub D.I. Wae
Ganggang I, Sub D.I. Wae Ganggang II serta D.I. Wae Racang memiliki kondisi saluran
irigasi dan bangunan pelengkap yang sudah seharusnya diberikan tindakan perbaikan karena
banyak ruas saluran telah mengalami kerusakan yang cukup signifikan sebagai akibat dari
faktor usia saluran. Untuk Sub D.I. Wae Ganggang III hanya diberlakukan tindakan
pemeliharaan rutin dan pemeliharaan berkala dikarenakan kondisi saluran yang masih sangat
baik dan baru dikerjakan pada tahun sebelumnya. Sedangkan untuk D.I. Wae Paku terdapat
kerusakan parah pada bendung dan saluran irigasi sehingga diperlukan pembangunan
kembali bangunan bendung dan saluran irigasi. Sedangkan untuk D.I. Wae Tiwu Lawo sama
sekali belum memiliki jaringan irigasi baik dari bangunan bendung, saluran irigasi bahkan
rencana area persawahan telah dialihfungsikan menjadi area pemukiman karena sejak
disurvei pada tahun 1986 dan sampai saat ini belum ada tindakan lanjutan dari hasil survei
yang sudah dilakukan tersebut.

3.2. SARAN
Perbaikan saluran irigasi dan bangunan pelengkap pada Sub D.I. Wae Ganggang I,
Sub D.I. Wae Ganggang II serta D.I. Wae Racang sebaiknya menjadi prioritas dalam
penanganannya sehingga fungsi saluran dapat berjalan sebagaimana mestinya.

Demikian Laporan Inventarisasi Jaringan Irigasi dan Bangunan Pelengkap ini kami susun
untuk memberikan informasi dan penjelasan mengenai kondisi saluran dan bangunan
pelengkap pada Daerah Irigasi di Kabupaten Manggarai Barat sehingga tindakan
penanganan dapat diberikan untuk mendukung fungsi dari setiap jaringan irigasi dan
bangunan pelengkapnya.