Anda di halaman 1dari 7

SATUAN ACARA PENYULUHAN (SAP)

PENATALAKSANAAN FRAKTUR
DIRUANG 12 HCU RS SAIFUL ANWAR
MALANG

Disusun Oleh :
Kelompok 7
1. Mutmin Ansari
2. Bella Chintia
3. Thalia Hana Septiara Mulyana

PROGRAM STUDI PROFESI NERS


FAKULTAS ILMU KESEHATAN
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALANG
2018/2019
SATUAN ACARA PENYULUHAN

Pokok pembahasan : Penatalaksanaan Fraktur

Sasaran : Keluarga pasien (minimal 10 orang)

Tempat : Ruang 12 HCU RSSA Malang

Hari / tanggal : Kamis, 02 Mei 2019

Waktu : 12.30 wib s.d selesai

BAB I

A. Latar Belakang
B. Tujuan
1.1 Tujuan umum
Setelah dilakukan penyuluhan diharapkan keluarga pasien mengetahui tentang faktur.
1.2 Tujuan khusus
Setelah dilakukan penyuluhan, keluarga pasien mampu :
1. Menjelaskan pengertian fraktur
2. Menjelaskan tanda-tanda fraktur
3. Menjelaskan apa yang harus dilakukan bila mengalami fraktur
4. Menjelaskan apa yang dilakukan setelah pulang dari rumah sakit
5. Menjelaskan akibat tidak mendapatkan penanganan yang benar
C. Sasaran
Keluarga pasien di Ruang 12 HCU RSSA Malang (minimal 10 orang)
BAB II

TINJAUAN TEORI DAN MATERI


SATUAN ACARA PENYULUHAN

PENATALAKSANAAN FRAKTUR

A. Materi
Tinjauan teori dan materi
B. Metode dan Media
- Ceramah
- Tanya jawab
- Presentasi PPT
- Leaflet
C. Strategi
1. Kontrak dengan keluarga pasien (waktu, tempat, topic).
2. Menggunakan bahasa yang mudah dimengerti.
3. Dengan tanya jawab langsung.
D. Proses Penyuluhan
Tabel kegiatan :
Kegiatan
Waktu Tahap Kegiatan Penyuluh Sasaran
1. Membuka acara dan 1. Membalas salam
mengucapkan salam.
5 menit Pembukaan
2. Menyampaikan tujuan 2. Memperhatikan
Penkes kepada sasaran.
3. Kontrak waktu untuk 3. Menyetujui kesepakatan
kesepakatan waktu
penyelenggaraan Penkes.
1. Menjelaskan materi 1. Mendengarkan penyuluh
tentang penatalaksanaan menyampaikan materi
20 menit Pelaksanaan
fraktur kepada keluarga
pasien dengan
menggunakan media
PPT dan leaflet.
2. Memberikan kesempatan 2. Memberikan pertanyaan
bertanya atau feedback
kepada keluarga pasien.
10 menit Evaluasi 1. Mengevaluasi keluarga 1. Menjelaskan kembali
pasien dengan meminta materi
keluarga pasien
menjelaskan kembali
materi penyuluhan.
2. Menyimpulkan materi 2. Memperhatikan
penyuluhan yang
diberikan.
3. Diharapkan keluarga 3. Memperhatikan
pasien memahami 50%
materi penyuluhan.
1. Mengucapkan 1. Memperhatikan
terimakasih atas
5 menit Penutup
partisipasi keluarga
pasien.
2. Mengucapkan salam 2. Menjawab salam
3. Membagikan leaflet. 3. Menerima leaflet

E. Pengorganisasian
MC :
Pemateri :
Evaluasi :
Observer : CI Ruangan
F. Setting Tempat

Keterangan :
= Peserta = Pemateri

= Observer = MC

= Evaluasi
G. Perkiraan Hambatan
1. Jadwal penyuluhan kurang sesuai.
2. Keluarga pasien tidak kooperatif.
H. Antisipasi Hambatan
1. Jadwal penyuluhan disesuaikan (tidak pada waktu penyuluhan).
2. Melakukan kerjasama dengan keluarga pasien agar lebih kooperatif.
I. Evaluasi
1. Evaluasi Struktur
a. Pengorganisasian dilaksanakan sebelum pelaksanaan kegiatan.
b. Kontrak dengan keluarga pasien H-1, diulangi kontrak pada hari H.
c. Keluarga pasien hadir ditempat penyuluhan sesuai kontrak yang disepakati
2. Evaluasi Proses
Peserta antusias dalam menyimak uraian materi penyuluhan dan bertanya apabila ada
yang dianggap kurang dimengerti.
3. Evaluasi Hasil
a. Seluruh peserta kooperatif selama proses diskusi ditunjukkan dengan 30% bertanya
atau mengklarifikasi.
b. 60-70% mampu menjawab pertanyaan dan memahami pengertian sampai dengan hal-
hal yang harus diperhatikan terkait dengan fraktur.
c. Tidak ada peserta yang meninggalkan tempat penyuluhan sebelum acara penyuluhan
berakhir kecuali ada kepentingan yang tidak bisa diwakilkan.
DAFTAR PUSTAKA