Renstra Kecamatan Songgon |1

PEMERINTAH KABUPATEN BANYUWANGI KANTOR CAMAT SONGGON

RENCANA STRATEGIS
KANTOR CAMAT SONGGON TAHUN 2006 – 2010

Renstra Kecamatan Songgon |2

KATA PENGANTAR

Puji syukur kehadirat Allah SWT. atas taufiq serta hidayah-Nya semata, maka penyusunan “ Rencana Strategis (Renstra) Kantor Camat Songgon tahun 20062010 “ dapat diselesaikan dengan baik.

Penyusunan Rencana Strategis Kantor Camat Songgon ini merupakan revisi atas implementasi berlakunya Peraturan Pemerintah RI Nomor 8 Tahun 2008 tentang Tahapan, Tata Cara Penyusunan, Pengendalian dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan Daerah dan merupakan penjabaran dari Peraturan Bupati Banyuwangi Nomor 26 Tahun 2007 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah ( RPJMD ) Kabupaten Banyuwangi tahun 2006-2010 sebagai acuan dalam pelaksanaan program kerja tahunan di Kecamatan Songgon.

Selanjutnya kami sampaikan rasa terima kasih yang tak terhingga kepada semua pihak yang telah berpartisipasi memberikan sumbangan pemikiran dalam penyusunan Renstra SKPD ini . Kami menyadari bahwa penyusunan Renstra SKPD ini belum sempurna , oleh karenanya kritik dan saran sangat kami harapkan untuk kesempurnaan penyusunan Renstra ini di tahun mendatang.

Banyuwangi,

Mei 2009

CAMAT SONGGON

Drs. SUYANTO WASPO TONDO W., M.Si. Penata Tingkat I NIP. 010 226 363

Renstra Kecamatan Songgon |3

DAFTAR
KATA PENGANTAR DAFTAR ISI BAB I

ISI

PENDAHULUAN ......................................................................... 1. LATAR BELAKANG .............................................................. 2. MAKSUD DAN TUJUAN ................................................... 3. LANDASAN HUKUM .......................................................... 4. SISTEMATIKA PENULISAN ........................................... GAMBARAN PELAYANAN SKPD ........................................... 1. TUGAS POKOK DAN FUNGSI ......................................... 2. PELAYANAN YANG DIBERIKAN .................................... 3. KETERKAITAN PELAYANAN YANG DIBERIKAN DENGAN PELAYANAN DALAM RPJMD ........................ ISU-ISU STRATEGIS ............................................................. 1. ISU –ISU INTERNAL SKPD ............................................. 2. ISU-ISU EKSTERNAL SKPD ............................................ VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN, STRATEGI DAN KEBIJAKAN ............................................... 1. VISI ....................................................................................... 2. MISI ...................................................................................... 3. TUJUAN DAN SASARAN ................................................ 4. STRATEGI ............................................................................ 5. KEBIJAKAN ......................................................................... RENCANA PROGRAM, KEGIATAN, INDIKATOR KINERJA, KELOMPOK SASARAN, DAN PENDANAAN INDIKATIF .................................................... 1. PROGRAM ............................................................................. 2. KEGIATAN ........................................................................... 3. KELOMPOK SASARAN ...................................................... 4. PENDANAAN ..................................................................... INDIKATOR KINERJA SKPD ............................................... 1. TUJUAN DAN SASARAN ............................................... 2. INDIKATOR KINERJA .................................................... PENUTUP ....................................................................................

4 4 5 5 6 8 8 16 23 26 26 28

BAB II

BAB III

BAB IV

32 32 33 33 34 35

BAB V

37 37 37 38 39 41 41 42 45

BAB VI

BAB VII

Renstra Kecamatan Songgon |4

BAB I

PENDAHULUAN

1.1.

LATAR BELAKANG Salah satu elemen dalam menciptakan

good

governance

(kepemerintahan yang baik) adalah akuntabilitas. Sesuai dengan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 7 tahun 1999 tentang Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah, setiap Instansi Pemerintah diharuskan melaksanakan Akuntabilitas Kinerja sebagai wujud pertanggungjawaban keberhasilan / kegagalan pencapaian tujuan organisasi yang telah ditetapkan. Langkah awal akuntabilitas kinerja adalah penyusunan Perencanaan Strategis

(Renstra) tentang program-program utama yang akan dicapai satu sampai lima tahun kedepan. Perencanaan Strategis merupakan suatu proses yang berorientasi

pada hasil yang ingin dicapai selama kurun waktu satu sampai dengan lima tahun dengan memperhitungkan kekuatan (strength) kelemahan (weakness), peluang (opportunity) dan ancaman (threath). Perencanaan Strategis ini diharapkan akan menjadi landasan operasional suatu instansi pemerintah

dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya dalam mencapai tujuan. Kecamatan Songgon Daerah (SKPD) sebagai salah satu Satuan Kerja Perangkat berkewajiban pula

Pemerintah Kabupaten Banyuwangi,

untuk menyusun Perencanaan Strategis dalam periode waktu 2006 – 2010. Dalam rangka menjamin adanya konsistensi dan sinkronisasi dengan dokumen perencanaan pembangunan yang lebih tinggi, penyusunan Renstra Kecamatan Songgon berpedoman pada Rencana Pembangunan Jangka

Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Banyuwangi Tahun 2006 - 2010, dengan tetap mendasar pada kondisi dan potensi daerah serta aspirasi yang tumbuh dan berkembang di tengah-tengah masyarakat. Dengan

demikian akan terjalin keterkaitan (linkage) dengan dokumen perencanaan

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah. sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2005 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2005 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah menjadi Undang-Undang. 2. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasionnal. program dan yang akan diambil baik bidang pemerintahan. MAKSUD DAN TUJUAN Perencanaan Strategis merupakan serangkaian rencana tindakan dan kegiatan mendasar yang dibuat oleh Satuan Kerja Perangkat Daerah (Kecamatan) dalam jangka waktu tertentu (lima tahun). LANDASAN HUKUM Landasan Hukum penyusunan Rencana Strategis Kecamatan Songgon tahun 2006 – 2010 adalah : 1. 1. memberikan arah terhadap disusun dengan maksud kebijakan. yang bersifat indikatif selama 5 tahun 1. strategi. Renstra Kecamatan Songgon 2006 – 2010 untuk kegiatan maupun kedepan. .Renstra Kecamatan Songgon |5 pembangunan yang lebih tinggi dan terdapat kesesuaian dengan kondisi dan potensi daerah serta aspirasi masyarakat.2.3. Sedangkan tujuan penyusunan Renstra Kecamatan Songgon Tahun 2006 – 2010 adalah untuk mewujudkan kondisi yang diinginkan dalam kurun waktu lima tahun mendatang sejalan dengan visi dan misi yang telah ditentukan. pembangunan kemasyarakatan. untuk diimplementasikan dalam rangka mencapai tujuan organisasi.

Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 58 Tahun 2005 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah. SISTEMATIKA PENULISAN PENDAHULUAN. Landasan Hukum Penyusunan Bab I Renstra.Renstra Kecamatan Songgon |6 3. berisi Isu-Isu Internal SKPD meliputi SDM. dan Infrastruktur ditinjau dari aspek Kekuatan dan Kelemahan . 6. 7. berisi Tugas Pokok dan Fungsi SKPD. Bab III ISU-ISU STRATEGIS BERDASARKAN TUGAS POKOK DAN FUNGSI. Bab II GAMBARAN PELAYANAN SKPD. Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 7 Tahun 2005 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional Tahun 2004 – 2009. 10. berisi Latar Belakang. Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 39 Tahun 2005 tentang Rencana Kerja Pemerintah (RKP). Peraturan Bupati Banyuwangi Nomor 26 Tahun 2007 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Banyuwangi Tahun 2006 – 2010. 8. dan Sistematika Penulisan Renstra. Keterkaitan Pelayanan yang diberikan dengan Pelayanan dalam RPJMD. 1. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 33 Tahun Perimbangan Daerah. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2007 tentang Pembagian Urusan Pemerintahan antara Pemerintah. Pemerintah Daerah Provinsi. 5. Pelayanan yang diberika untuk mencapai Tugas Pokok dan Fungsi SKPD.4. Maksud dan Tujuan Penyusunan Renstra SKPD. 9. 4. dan Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota. Anggaran. Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 13 Tahun 2006 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah. Peraturan Daerah Propinsi Jawa Timur Nomor 8 Tahun 2005 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Propinsi Keuangan 2004 tentang antara Pemerintah Pusat dengan Pemerintah Jawa Timur Tahun 2006 – 2010.

Kebijakan Daerah dan Nasional. Bab V RENCANA PROGRAM. dan Isu-Isu Eksternal SKPD meliputi Ekonomi. INDIKATOR KINERJA. Tujuan dan Sasaran. MISI. menjelaskan Tujuan dan Sasaran dalam RPJMD untuk SKPD. menjelaskan Visi. Kelompok Sasaran. Misi. KEGIATAN. KELOMPOK SASARAN. dan Pendanaan SKPD. Pengaruh dari Daerah lain. STRATEGI DAN KEBIJAKAN.Renstra Kecamatan Songgon |7 SKPD. Bab VI INDIKATOR KINERJA SKPD YANG MENGACU PADA TUJUAN DAN SASARAN RPJMD. Bab IV VISI. Indikator Kinerja dari setiap Sasaran. Bab VII PENUTUP . dan Kebijakan SKPD. Pengaruh Regional dan Global ditinjau dari aspek Peluang dan Ancaman SKPD. Strategi. menguraikan tentang Rencana Program. TUJUAN DAN SASARAN. Kondisi Sosial dan Budaya Masyarakat. Kegiatan. dan Cara Mengukur Indikator Kinerja. DAN PENDANAAN INDIKATIF.

ditambah lima seksi yang masing masing dipimpin oleh Kepala Seksi. KEUANGAN SEKSI TAPEMUM SEKSI PMD SEKSI TRANTIBUM SEKSI MONEV DIKBUD SEKSI MONEV KES . TUGAS POKOK DAN FUNGSI SKPD Berdasarkan Peraturan Daerah Kabupaten Banyuwangi Nomor 2 Tahun 2008 tentang Organisasi Pemerintah Daerah sebagaimana dijabarkan dalam Peraturan Bupati Nomor 29 Tahun 2008 tentang Susunan Organisasi dan Tata Kerja Pemerintah Kecamatan. SUNGRAM SUB BAG. yaitu Seksi Tata Pemerintahan Umum. dan Sub Bagian Keuangan. Seksi Pemberdayaan Masyarakat dan Desa. dan Seksi Monitoring dan Evaluasi Kesehatan.1. unsur Kesekretariatan yang dipimpin oleh Sekretaris Kecamatan yang membawahi tiga Sub Bagian yang dipimpin oleh Kepala Sub Bagian yaitu Sub Bagian Penyusunan Program. Adapun bagan Struktur Organisasi Kecamatan sebagai berikut : CAMAT KELOMPOK JABATAN FUNGSIONAL SEKRETARIA T SUB BAG. Pemerintah Kecamatan terdiri dari unsur pimpinan yaitu Camat. Seksi Ketentraman dan Ketertiban Umum. Sub Bagian Kepegawaian.Renstra Kecamatan Songgon |8 BAB II GAMBARAN PELAYANAN SKPD 2. KEPEGAWAIA N SUB BAG. Seksi Monitoring dan Evaluasi Pendidikan dan Budaya.

Mengoordinasikan penyelenggaraan kegiatan pemerintahan ditingkat Kecamatan. Mengoordinasikan kegiatan pemerdayaan masyarakat. Sekretariat Kecamatan dan Seksi Kecamatan dapat dijabarkan sebagai berikut : 1. Mengoordinasikan penerapan dan penegakan peraturan perundang – undangan. Menyampaikan laporan hasil evaluasi. . Menilai prestasi bawahan sebagai bahan pertimbangan dalam pengembangan karier. Memonitor serta mengevaluasi pelaksanaan tugas bawahan agar sasaran dapat tercapai sesuai dengan program kerja dan ketentuan yang berlaku. g. Mengoordinasikan upaya penyelenggaraan ketentraman dan ketertiban umum. Melaksanakan pelayanan masyarakat yang menjadi ruang lingkup tugasnya dan/ atau yang belum dapat dilaksanakan pemerintahan desa atau kelurahan. j. Mengoordinasikan pemeliharaan prasarana dan fasilitas pelayanan umum. saran dan pertimbangan di bidang tugas dan fungsinya pada Bupati melalui Sekretaris Daerah. e. f. i. h.Renstra Kecamatan Songgon |9 Uraian Tugas Pokok dan Fungsi Camat. k. b. CAMAT Camat mempunyai tugas menyelenggarakan tugas umum pemerintahan yang meliputi : a. c. Melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh Bupati sesuai dengan tugas dan fungsinya. d. Membina penyelenggaraan pemerintahan desa dan/ atau kelurahan.

i.R e n s t r a K e c a m a t a n S o n g g o n | 10 Selain tugas dimaksud. e. Rekomondasi. h. Mengoordinasikan bawahan agar terjalin kerjasama yang baik dan saling mendukung. 2. Menyelenggarakan administrasi umum untuk mendukung kelancaran pelaksanaan tugas dan fungsi Kecamatan. Melaporkan hasil pelaksanaan tugas/ kegiatan kepada atasan. f. Penyelenggaraan. Koordinasi. b. g. Penetapan. d. Fasiltasi. c. . Menilai hasil kerja bawahan untuk bahan pengembangan Karier. Pengawasan. Mengoordinasikan kegiatan dilingkungan Kecamatan. Melaksanakan tugas kedinasan yang diberikan oleh atasan sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya. Kewenangan lain yang dilimpahkan. Disamping itu Sekretaris Kecamatan juga mempunyai tugas : Menyusun rencana sekretariat berdasarkan rencana kerja Kecamatan. Camat juga melaksanakan kewenangan pemerintahan yang dilimpahkan oleh Bupati untuk menangani sebagian urusan otonomi daerah yang meliputi aspek : a. Perizinan. Pembinaan. SEKRETARIAT KECAMATAN Sekretaris Kecamatan mempunyai tugas pokok membantu Camat dalam melakukan tugasnya dan memberikan pelayanan teknis administratif kepada seluruh satuan Organisasi Kecamatan. Menyelenggarakan hubungan kerjadibidang administrasi dengan SKPD terkait.

.Melaporkan hasil pelaksanaan tugas/ kegiatan kepada atasan. a) Kepala Sub Bagian Penyusunan Program mempunyai tugas : . . b) Kepala Sub Bagian Keuangan mempunyai tugas : . . .Melaksanakan urusan invetaris. .Melaksanakan tugas kedinasan yang diberikan oleh atasan sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh Camat sesuai dengan tugas dan fungsinya.Menyusun dan menyampaikan laporan kegiatan kecamatan. . .Menghimpun bahan dalam rangka perencanaan dan program pengembangan kegiatan kecamatan.Mengoordinasikan bawahan agar terjalin kerjasama yang baik dan saling mendukung.Melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh Sekretaris sesuai dengan tugas dan fungsinya.Menyusun rencana Sub Bagian Penyusunan Program berdasarkan rencana kerja Kecamatan.Menyusun rencana Sub Bagian Keuangan berdasarkan rencana kerja Kecamatan. Pengoordinasian kegiatan dilingkungan Kecamatan. .R e n s t r a K e c a m a t a n S o n g g o n | 11 Untuk melaksanakan tugas pokok sebagaimana dimaksud.Menilai hasil kerja bawahan untuk bahan pengembangan Karier. . Sekretaris Kecamatan mempunyai fungsi : penyelenggaraan admnistrasi umum untuk mendukung kelancaran pelaksanaan tugas dan fungsi Kecamatan. Penyelenggaraan Hubungan kerja dibidang administrasi dengan SKPD terkait. .Melaksanakan pelayanan administrasi keuangan.

. . . SEKSI TATA PEMERINTAHAN UMUM Kepala Seksi Tata Pemerintahan Umum mempunyai tugas : . . . .Menyelenggarakan pelayanan administrasi kependudukan. . 3.Melaksanakan tugas kedinasan yang diberikan oleh atasan sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya.Melaksanakan pelayanan administrasi Kepegawaian.Menyusun rencana Seksi Tata Pemerintahan Umum berdasarkan rencana kerja Kecamatan.Membina pelaksanaan administrasi kependdukan dan catatan sipil.Menilai hasil kerja bawahan untuk bahan pengembangan Karier. .Mengoordinasikan bawahan agar terjalin kerjasama yang baik dan saling mendukung. .Menyusun rencana Sub Bagian Kepegawaian berdasarkan rencana kerja Kecamatan. urusan surat menyurat.Melakukan pembinaan teknis administrasi dalam bidang keagrariaan. .Mengoordinasikan bawahan agar terjalin kerjasama yang baik dan saling mendukung.Melaporkan hasil pelaksanaan tugas/ kegiatan kepada atasan. . . dan ketatalaksanaan.R e n s t r a K e c a m a t a n S o n g g o n | 12 .Melaporkan hasil pelaksanaan tugas/ kegiatan kepada atasan.Menilai hasil kerja bawahan untuk bahan pengembangan Karier.Melakukan pembinaan pemerintahan desa dan atau kelurahan. . c) Kepala Sub Bagian Kepegawaian mempunyai tugas : . .Melaksanakan tugas kedinasan yang diberikan oleh atasan sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya.Melaksanakan pelayanan administrasi umum yang meliputi urusan dalam. .Melaksanakan penyelenggaraan pemerintahan dan koordinasi dengan instansi dilingkungan pemerintahan Kecamatan.

Mendorong partisipasi masyarakat untuk ikut serta dalam perencanaan pembangunan didesa/ kelurahan dan Kecamatan. . SEKSI PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DAN DESA Kepala Seksi Pemberdayaan Mayarakat dan Desa mempunyai tugas : . . 4. koperasi dan melakukan pendataan industri kecil dan kerajina serta usaha gotong royong.Menilai hasil kerja bawahan untuk bahan pengembangan Karier. kehutanan.Menyusun rencana dan kegiatan program pembangunan bidang pertanian.Melaksanakan tugas kedinasan yang diberikan oleh atasan sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya. perikanan. perkebunan. pengairan dan fisik prasarana. . . peternakan.Mengoordinasikan bawahan agar terjalin kerjasama yang baik dan saling mendukung. . . . .Menilai hasil kerja bawahan untuk bahan pengembangan Karier. .Melakukan evaluasi terhada berbagai kegiatan pemberdayaan masyarakat diwilayah Kecamatan baik yang dilakukan oleh unit kerja pemerintah maupun swasta. . . kelautan.Melaksanakan tugas kedinasan yang diberikan oleh atasan sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya. pemberdaaan pemuda dan olahraga serta pemberdayaan perempuan. .Menyiapkan bahan penyelenggaraan pembinaan lingkungan hidup. .Koordinasi pelaksanaan pelayanan kebersihan. . sanitasi dan keindahan lingkungan.R e n s t r a K e c a m a t a n S o n g g o n | 13 .Menyusun rencana Seksi Pemberdayaan Mayarakat dan Desa berdasarkan rencana kerja Kecamatan.Melaporkan hasil pelaksanaan tugas/ kegiatan kepada atasan.Melaksanakan pembinaan terhadap lembaga – lembaga perekonomian desa atau kelurahan.Koordinasi pelayanan dan pelaksanaan bantuan sosial.Mengoordinasikan bawahan agar terjalin kerjasama yang baik dan saling mendukung.

Melaksanakan koordinasi dalam rangka penyelenggaraan Ketentraman dan Ketertiban Umum.Melaksanakan pembinaan Ketentraman dan Ketertiban Umum . . .Melakukan kegiatan pembinaan dan monitoring evaluasi di bidang pendidikan formal dan non formal yang meliputi pendidikan anak usia dini (PAUD non formal) dan pra sekolah TK (PAUD). .Mengkoordinasikan bawahan agar terjalin kerjasama yang baik dan saling mendukung.Menyusun rencana Seksi Ketentraman dan Ketertiban Umum berdasarkan rencana kerja Kecamatan.Menyusun rencana Seksi Monev Pendidikan dan Budaya berdasarkan rencana kerja Kecamatan.Melaporkan hasil pelaksanaan tugas/ kegiatan kepada atasan. . .Menyiapkan bahan penyelenggaraan pemberdayaan masyarakat dibidang Ketentraman dan Ketertiban Umum. . .R e n s t r a K e c a m a t a n S o n g g o n | 14 .Melaksanakan koordinasi dalam rangka penyelenggaraan Ketentraman dan Ketertiban Umum. SEKSI KETENTRAMAN DAN KETERTIBAN UMUM Kepala Seksi Ketentraman dan Ketertiban Umum mempunyai tugas : .Melaksanakan tugas kedinasan yang diberikan oleh atasan sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya. .Menyiapkan bahan penyelenggaraan pemberdayaan masyarakat dibidang Ketentraman dan Ketertiban Umum.Melaporkan hasil pelaksanaan tugas/ kegiatan kepada atasan.Menilai hasil kerja bawahan untuk bahan pengembangan Karier. . SEKSI MONITORING DAN EVALUASI PENDIDIKAN DAN BUDAYA Kepala Seksi Monev Pendidikan dan Budaya mempunyai tugas : . . 5. .Melaksanakan pembinaan Ketentraman dan Ketertiban Umum . . 6.

. .Mengkoorinir surveilans penyakit menular dan tidak menular.Melakukan monitoring dan evaluasi terhadap hasil pelaksanaan imunisasi guna terwujudnya UCI ( UniversalChild Immunitation).Melaksanakan tugas kedinasan yang diberikan oleh atasan sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya. . Ibu Hamil. 7. . desa siaga. . . . kesehatan Ibu dan anak. .Melakukan koordinasi lintas program dan lintas sektor diwilayah kecamatan maupun lintas batas kecaatan dibawah koordinasi Camat dalam rangka pelaksanaan pembangunan kesehatan. UKS (Usaha Kesehatan Sekolah) dan pengembangan pelayanan kesehatan. . SEKSI MONITORING DAN EVALUASI KESEHATAN Kepala Seksi Monev Kesehatan mempunyai tugas : .Mengoordinasikan bawahan agar terjalin kerjasama yang baik dan saling mendukung.Melaporkan hasil pelaksanaan tugas/ kegiatan kepada atasan.Melaksanakan peminaan dan penyuluhan peran serta masyarakat dibidang kesehatan.R e n s t r a K e c a m a t a n S o n g g o n | 15 .Menilai hasil kerja bawahan untuk bahan pengembangan Karier.Melakukan monitoring dan evaluasi terhadap pelaksanaan kegiatan pemberdayaan serta penggerakan masyarakat dalam pembangunan kesehatan. .Menyusun rencana Seksi Monev Kesehatan berdasarkan rencana kerja Kecamatan. rawan gizi dan rawan bencana.Menilai hasil kerja bawahan untuk bahan pengembangan Karier..Melaporkan hasil pelaksanaan tugas/ kegiatan kepada atasan. . pemetaan rawan penyakit.Melaksanakan tugas kedinasan yang diberikan oleh atasan sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya. .Mengkoordinasikan bawahan agar terjalin kerjasama yang baik dan saling mendukung. . .Melaksanakan pembinaan posyandu. gizi pada balita.

. . Besarnya biaya/tarif : Pelayanan pembuatan KTP tidak dipungut biaya (gratis) c.  Membawa pas photo ukuran 4 X 6 Cm sebanyak 1 (satu) lembar berwarna. PELAYANAN YANG DIBERIKAN UNTUK MENCAPAI TUGAS POKOK DAN FUNGSI Jenis-jenis pelayanan masyarakat yang dilakukan oleh Kantor Camat Songgon adalah pelayanan masyarakat dibidang Administrasi meliputi : 1. 2.R e n s t r a K e c a m a t a n S o n g g o n | 16 8.  Membawa Kartu Keluarga (KK) b. .Jumlah jabatan fungsional ditentukan berdasarkan kebutuhan dan beban kerja.Kelompok Jabatan Fungsional terdiri dari sejumlah tenaga dalam jenjang jabatan fungsional yang terbagi dalam beberapa kelompok sesuai dengan bidang keahliannya. sedangkan waktu yang dibutuhkan untuk pembuatan KTP dengan persyaratan yang sudah lengkap paling lama 3 hari. PELAYANAN PEMBUATAN KARTU TANDA PENDUDUK (KTP) a.Jenis dan jenjang Jabatan Fungsional diatur berdasarkan peraturan perundang-ndangan yang berlaku.Tenaga Fungsional dalam melaksanakan tugasnya bertanggungjawab kepada Camat.2. Spesifikasi Produk .Pembinaan terhadap tenaga fungsional dilakukan sesuai dengan peraturan perundang – undangan. KELOMPOK JABATAN FUNGSIONAL . . Syarat-syarat :  Membawa surat pengantar dari Desa setempat. Lama Waktu Penyelesaian : Proses pembuatan/pencetakan KTP dikerjakan di Kantor Camat Songgon. e.

Syarat-syarat :  Membawa surat pengantar dari Kepala Desa setempat (Form A-6).  Membwa pas photo ukuran 3 X 4 Cm berwarna sebanyak 3 (tiga) lembar. Lama Waktu Penyelesaian Apabila syarat telah lengkap dan Camat ada ditempat maka pembuatan KK paling lama 1 hari. b. Spesifikasi Produk Kartu Keluarga (KK) yang dicetak langsung oleh petugas Kecamatan dikantor Kecamatan ditanda tangani Camat Songgon 3. Lama Waktu Penyelesaian Pembuatan Surat Pindah paling lama 1 hari. Syarat-syarat : Membawa surat pengantar dari Kepala Desa setempat (Form FS. PELAYANAN PEMBUATAN SURAT PINDAH a. b. 2. PELAYANAN PEMBUATAN KARTU KELUARGA (KK) a.R e n s t r a K e c a m a t a n S o n g g o n | 17 Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang dicetak langsung oleh Petugas Kecamatan di Kantor Kecamatan dan ditandatangani Camat Songgon.  Apabila pindahnya keluar Kabupaten Banyuwangi / Propinsi maka surat pindah tersebut harus direkomendasi dari Kantor Dinas Kabupaten Kependudukan . Spesifikasi Produk Surat Keterangan Pindah yang ditandatangani Camat. . d. Besarnya biaya/tarif : Pelayanan pembuatan KTP tidak dipungut biaya (gratis) c.01 dan FS. 02). Catatan Sipil dan Tenaga Kerja Banyuwangi. Besarnya biaya/tarif : Pelayanan pembuatan KTP tidak dipungut biaya (gratis) c. e.

b.R e n s t r a K e c a m a t a n S o n g g o n | 18 4. PELAYANAN PEMBUATAN SURAT – SURAT TANAH / AKTA TANAH 1) Akta Jual Beli a. d.Foto copy SPPT dan STTS PBB Tahun yang bersangkutan .Foto Copy Surat Nikah (bila pemohonnya Wanita) Masing-masing rangkap 4(empat) lembar. Besarnya biaya Besarnya biaya Akta Jual Beli sebesar 1 % dari harga jual / Nilai jual Obyek Pajak (NJOP) c. Syarat-syarat .Foto copy Letter C Desa . Lama Waktu Penyelesaian Pembuatan Akta Jual Beli selesai paling lambat 2 minggu. Besarnya biaya Biaya Akta Hibah sebesar 1 % dari Nilai Jual Obyek Pajak (NJOP) (Berdasarkan Pasal 6 Peraturan Menteri Agraria Nomor 10 Tahun 1961) c. Tempat dan Waktu Pembayaran Pembayaran dapat dilakukan melalui Petugas Pembantu PPAT pada saat mengurus Akta.Foto copy Letter C Desa .Foto copy Kerawangan Desa keberadaan tanahnya .Foto copy Kerawangan Desa keberadaan tanahnya . Syarat-syarat : .Foto copy KTP dan KK Pemberi Hibah .Foto copy KTP dan KK Penerima Hibah / pemohon .Foto copy Surat nikah (bila pemohonnya wanita) Masing-masing rangkap 4 (empat) lembar.Foto copy KTP dan KK penjual .Foto copy KTP dan KK Pembeli/pemohon . 2) Akta Hibah a.Foto copy SPPT dan STTS PBB Tahun yang bersangkutan . Tempat dan Waktu Pembayaran . b.

Lama Waktu Penyelesaian Penyelesaian rekomendasi SKCK paling lama 1 jam. 5. Tempat dan Waktu Pembayaran Pembayaran dapat dilakukan melalui Petugas Pembantu PPAT pada saat mengurus Akta.R e n s t r a K e c a m a t a n S o n g g o n | 19 Pembayaran dapat dilakukan melalui Petugas Pembantu PPAT pada saat mengurus Akta.Foto copy KTP dan KK para Ahli Waris / Pelepas. Lama Waktu Penyelesaian Pembuatan Akta selesai paling lambat 2 minggu. Syarat-syarat : SURAT KETERANGAN CATATAN Membawa surat pengantar dari Desa setempat. b. .Foto copy Letter C Desa . Besarnya biaya Pelayanan pembuatan rekomendasi SKCK tidak dipungut biaya (gratis) c. Syarat-syarat : .Foto copy Surat Nikah (bila pemohonnya wanita) Masing-masing rangkap 4(empat) lembar. Besarnya biaya Besarnya biaya Akta Pembagian Hak Jual Obyek Pajak (NJOP) Bersama sebesar 1 % dari Nilai (Berdasarkan Pasasl 6 Peraturan Menteri Agraria Nomor 10 Tahun 1961) c. d. d. b. 3) Akta Pembagian Hak Bersama (PHB) a. .Foto copy Kerawangan Desa keberadaan tanahnya . PELAYANAN REKOMENDASI KEPOLISIAN (SKCK) a.Foto copy KTP dan KK Penerima Waris/ Pemohon . Lama Waktu Penyelesaian Pembuatan Akta Hibah selesai paling lambat 2 minggu.Foto copy SPPT dan STTS PBB Tahun yang bersangkutan .

Foto copy Sertifikat Tanah /Akta/Kutipan letter C . PELAYANAN REKOMENDASI IJIN HO / SITU a. PELAYANAN REKOMENDASI IJIN MENDIRIKAN BANGUNAN (IMB) a.Foto copy Pelunasan PBB .Foto copy Kartu Tanda Penduduk (KTP) .Foto copy Sertifikat Tanah / Akta / Kutipan Letter C .Ijin Bangunan .Pengantar /rekomendasi dari Kepala Desa b.Gambar Bangunan . Syarat-syarat : . Spesifikasi Produk Rekomendasi SKCK yang ditandatangani Kepala Desa dan diketahui Camat 6.Mengisi blanko permohonan HO / SITU .Ijin lokasi bagi bangunan yang digunakan untuk usaha . Besarnya biaya . b.Pengantar/rekomendasi dari Kepala Desa. Lama Waktu Penyelesaian Penyelesaian rekomendasi IMB paling lama 1 hari d.Foto copy Kartu Tanda Penduduk (KTP) .Foto copy Pelunasan PBB . Besarnya biaya/tarif : Pelayanan pembuatan rekomendasi IMB tidak dipungut biaya (gratis) c.R e n s t r a K e c a m a t a n S o n g g o n | 20 d.Surat pernyataan ijin tetengga . Spesifikasi Produk Rekomendasi IMB yang ditandatangani Camat.Mengisi blanko permohonan IMB .Ijin Lokasi . Syarat-syarat : .Surat Pernyataan Ijin Tetangga . 7.

Pas foto kedua calon mempelai b. Syarat-syarat : . Syarat-syarat : .Foto copy Pelunasan PBB .Surat keterangan usaha / pengantar dari Kepala Desa .Foto copy Sertifikat Tanah / Akta / Kutipan Letter C . PELAYANAN REKOMENDASI PERMOHONAN NIKAH TALAK CERAI RUJUK a. Lama Waktu Penyelesaian Penyelesaian rekomendasi SIUP paling lama 1 hari. Besarnya biaya Pelayanan pembuatan rekomendasi SIUP tidak dipungut biaya (gratis) c. . Besarnya biaya Pelayanan pembuatan rekomendasi NTCR tidak dipungut biaya (gratis) . Spesifikasi Produk Rekomendasi SIUP yang ditandatangani Camat 9.Foto copy kartu Tanda Penduduk (KTP) . Lama Waktu Penyelesaian Penyelesaian rekomendasi ijin HO / SITU paling lama 1 hari. d.Foto copy KTP kedua mempelai .Surat pernyataan sewa menyewa . 8. d.Surat pernyataan sewa menyewa apabila tanahnya bukan milik sendiri b.Membawa persyaratan NTCR yang telah dibuat oleh Pembantu Pelaksana Nikah Talak Cerai Rujuk (NTCR) dari Desa. PELAYANAN REKOMENDASI SURAT IJIN USAHA PERDAGANGAN (SIUP) a.R e n s t r a K e c a m a t a n S o n g g o n | 21 Pelayanan pembuatan rekomendasi HO/SITU tidak dipungut biaya (gratis) c. Spesifikasi Produk Rekomendasi HO/SITU yang ditandatangai Kepala Desa dan diketahui Camat.Foto copy KK (orang tua calon mempelai) .

Besarnya biaya Pelayanan pembuatan rekomendasi SKTM tidak dipungut biaya (gratis) c. Syarat-syarat : . Lama Waktu Penyelesaian Penyelesaian rekomendasi paling lama 1 jam d.Foto copy KTP / KK 1 lembar . PELAYANAN REKOMENDASI IJIN KERAMAIAN a. Lama Waktu Penyelesaian Penyelesaian rekomendasi paling lama 1 hari d. Spesifikasi Produk Rekomendasi ijin NTCR yang ditandatangani Kepala Desa dan diketahui Camat. Syarat-syarat : . PELAYANAN REKOMENDASI SURAT KETERANGAN TIDAK MAMPU a. maka cukup dilampirkan keterangan rawat inap dari rumah sakit b. Spesifikasi Produk Rekomendasi Ijin Keramaian yang ditandatangani Kepala Desa dan diketahui Muspika.R e n s t r a K e c a m a t a n S o n g g o n | 22 c.Apabila pasien telah menjalani rawat inap. 10. Besarnya biaya Pelayanan pembuatan rekomendasi Ijin Keramaian tidak dipungut biaya (gratis) c. Lama Waktu Penyelesaian : Penyelesaian rekomendasi ijin NTCR paling lama 1 hari d. .Surat keterangan /pengantar dari Kepala Desa .Surat pengantar dari Kepala Desa b.Rujukan Dokter Puskesmas . Spesifikasi Produk SKTM yang ditandatangani Lurah dan diketahui Camat 11.

efektif. Terciptanya sistem kelembagaan dan ketatalaksanaan pemerintahan yang bersih. Sasaran a.3. Efektif. 3. 2. Meningkatnya efektivitas perencanaan yang tercermin dari perbandingan kegiatan yang dilaksanakan (DPA-SKPD) dengan yang direncanakan (RKA-SKPD). dan partisipasi. profesional. 2. dan akuntabel. dan Efisien”. efisien. KETERKAITAN RPJMD DENGAN RENSTRA SKPD Rencana Strategis Kecamatan Songgon tahun 2006 – 2010 disusun dengan memperhatikan RPJMD Kabupaten Banyuwangi Tahun 2006 – 2010 sehingga terjalin keserasian dan kesinambungan program-program program-program pembangunan Pemerintah Kecamatan Songgon dengan pembangunan Pemerintah Kabupaten Banyuwangi. akuntabilitas. Salah satu Agenda yang menjadi Arah Kebijakan Umum Pemerintah Kabupaten Banyuwangi adalah “Mewujudkan Masyarakat Banyuwangi yang Beriman dan Berbudaya” dengan Prioritas Pembangunan yang diletakkan pada “Menciptakan Pemerintahan yang Bersih. Permasalahan Reformasi Birokrasi belum berjalan sesuai dengan tuntutan masyarakat sebagai akibat masih rendahnya pelaksanaan prinsip-prinsip Good Governance seperti transparansi. transparan. Arah Kebijakan Kebijakan Umum Pembangunan Urusan Pemerintahan Umum diarahkan pada Peningkatan Kualitas Tata Pemerintahan melalui : . 1. Kantor Camat Songgon telah menetapkan Standar Pelayanan Satu Atap (One Stop Services) dengan menetapkan ketentuan dan persyaratan-persyaratan yang harus dipenuhi dan dipatuhi oleh masyarakat sebagai pemohon maupun oleh petugas pelayanan administrasi di Kantor Camat Songgon.R e n s t r a K e c a m a t a n S o n g g o n | 23 Dalam melaksanakan pelayanan administrasi. b.

Penerapan sistem akuntabilitas kinerja instansi Pemerintah. 4.R e n s t r a K e c a m a t a n S o n g g o n | 24 a. Indikasi Kegiatan Kerangka Anggaran a. Program peningkatan sarana dan prasarana aparatur 5. Program peningkatan pelayanan perijinan 1) Pelayanan pembuatan Kartu Tanda Penduduk (KTP) 2) Pelayanan pembuatan Kartu Keluarga (KK) 3) Pelayanan pembuatan Surat Pindah 4) Pelayanan pembuatan Surat Tanah/Akta Tanah 5) Pelayanan rekomendasi Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) 6) Pelayanan rekomendasi Ijin Mendirikan Bangunan (IMB) 7) Pelayanan rekomendasi Ijin Gangguan (HO) dan Surat Ijin Tempat Usaha (SITU) 8) Pelayanan rekomendasi Surat Ijin Usaha Perdagangan (SIUP) 9) Pelayanan rekomendasi Surat Nikah Talak Cerai Rujuk (NTCR) 10) Pelayanan rekomendasi Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) 11) Pelayanan rekomendasi Ijin Keramaian . Program perencanaan pembangunan daerah d. Program pelayanan administrasi perkantoran f. Program Penunjang SKPD Program penunjang administrasi umum yang melekat pada SKPD Kantor Camat Songgon meliputi : a. Pendidikan politik masyarakat e. Peningkatan sarana dan prasarana dalam mendukung kegiatan pemerintahan daerah. Peningkatan kualitas kebijakan publik. b. Peningkatan daerah. Program pengembangan data/ informasi c. Program peningkatan pelayanan perijinan tertib administrasi penyelenggaraan pemerintahan b. d. c.

Program peningkatan sarana dan prasarana aparatur 1) Pengadaan meubelair 2) Pengadaan perlengkapan gedung kantor 3) Pengadaan peralatan gedung kantor 4) Pemeliharaan rutin/berkala gedung kantor 5) Pemeliharaan rutin/berkala kendaraan dinas/operasional 6) Pemeliharaan rutin/berkala peralatan gedung kantor 7) Pemeliharaan rutin/berkala meubelair . Program pelayanan administrasi perkantoran 1) Penyediaan jasa surat menyurat 2) Penyediaan jasa komunikasi. Program pengembangan data/ informasi 1) Pengembangan Data Dase Monografi c.R e n s t r a K e c a m a t a n S o n g g o n | 25 b. dan listrik 3) Penyediaan jasa peralatan dan perlengkapan kantor 4) Penyediaan alat tulis kantor 5) Penyediaan barang cetakan dan penggandaan 6) Penyediaan komponen instalasi listrik/penerangan bangunan kantor 7) Penyediaan peralatan rumah tangga 8) Penyediaan makanan dan minuman 9) Rapat-rapat koordinasi dan konsultasi keluar daerah 10) Pemberdayaan administrasi kecamatan f. Program perencanaan pembangunan daerah 1) Pengembangan partisipasi masyarakat dan perumusan program dan kebijakan layanan publik d. sumber daya air. Pendidikan politik masyarakat 1) Sosialisasi dan pemantauan pemilu e.

00 53. SUMBER DAYA MANUSIA Jumlah personalia di Kantor Camat Songgon sebanyak 62 orang dengan rincian : a. 3.43 KEKUATAN : Tersedianya jumlah personalia yang memadai. 5.06 6. ISU-ISU INTERNAL SKPD 1. KELEMAHAN : Belum meratanya distribusi personalia menurut kualitas dan kapabilitasnya. 3. 2. 2.R e n s t r a K e c a m a t a n S o n g g o n | 26 BAB III ISU-ISU STRATEGIS 3.22 b.1.26 37. .45 77. Berdasarkan Tingkat Pendidikan : No. 3. Jabatan Pasca Sarjana Sarjana Diploma SLTA Jumlah 5 5 4 48 % 8. Jabatan Pejabat Struktural Staf Tenaga Teknis/Fungsional Sekretaris Desa Pengaman Kantor Jumlah 11 20 23 6 2 % 17.74 32. Berdasarkan Golongan : No. 1. 1.00 c.68 3. 2. Jabatan Golongan Golongan Golongan Golongan IV III II I Jumlah 0 33 29 0 % 0. 4.06 8. 4.23 46. Berdasarkan Jabatan : No. 1.77 0. 4.10 9.

pembangunan dan kemasyarakatan di kecamatan. Oleh karena itu perlu segera ada perbaikan bangunan kantor atau bahkan rehab total bangunan Kantor Kecamatan. KEKUATAN : Tersedianya bangunan Kantor Kecamatan sebagai pusat penyelenggaraan pemerintahan. mengingat Kantor Kecamatan merupakan sentra kegiatan penyelenggaraan pemerintahan. karena kondisi kayu atap sudah pada lapuk. KEKUATAN : Tersedianya anggaran yang memadai untuk mendukung operasional SKPD. KELEMAHAN : Terbatasnya anggaran untuk mendukung kegiatan sesuai kewenangan SKPD. . Kondisi atap apabila hujan bocor.. 3. maka sudah sewajarnya apabila Kantor Camat tidak hanya dapat mengelola anggaran Operasional sebegai penunjang SKPD tetapi juga diberikan kewenangan mengelola anggaran sesuai dengan kewenangan dan kebutuhan kegiatan dimasing-masing Kecamatan. tua.R e n s t r a K e c a m a t a n S o n g g o n | 27 2. karena sejak dibangun sampai saat ini belum pernah tersentuh oleh perbaikan (rehab). namun demikian dengan berlakunya Peraturan Menteri Dalam Negeri RI Nomor 13 Tahun 2006 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah yang membawa konsekuensi berubahnya status Kantor Camat menjadi Satuan Kerja Pemerintah Daerah penuh. ANGGARAN Secara umum jumlah anggaran yang dibutuhkan untuk operasional Kecamatan ada peningkatan dari tahun ke tahun. INFRASTRUKTUR Kondisi Bangunan Kantor Kecamatan Songon sampai saat ini Kondisi bangunan sudah sangat dalam keadaan yang memprihatinkan.

3.R e n s t r a K e c a m a t a n S o n g g o n | 28 KELEMAHAN : Terbatasnya anggaran pemeliharaan kantor secara rutin. ISU-ISU EKSTERNAL SKPD 1. Kecamatan Songgon sangat rawan kondisinya terjadinya wilayah yang berlubang dan kecelakaan. mengingat sarana transportasi mempunyai kontribusi masyarakat. sarana transportasi jalan raya Jalan sudah utama banyak yang menuju khususnya kondisinya sangat memprihatinkan. Mengingat jarak antara wilayah kecamatan Songgon sangat jauh dengan wilayah lain. Dibidang pendidikan. Idealnya jalan penghubung antar Kecamatan berupa jalan Aspal Hot Mix. Sehingga dengan adanya ruang rawat inap. Sementara bantuan pemerintah yang . Sedangkan jalan-jalan desa masih banyak yang belum beraspal dan kalaupun sudah beraspal kondisinya sangat memprihatinkan.2. diharapkan pelayanan Songgon masyarakat tidak terlalu jauh dalam mendapatkan kesehatan yang bersifat gawat darurat dan Puskesmas dapat dengan cepat memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat yang bersifat gawat darurat tersebut. EKONOMI Perkembangan sarana dan prasarana perekonomian. Dibidang kesehatan. masih perlu adanya peningkatan sarana kesehatan yaitu perlu adanya ruang rawat inap di Puskesmas yang sangat besar terhadap peningkatan perekonomian Songgon. Perlu adanya perhatian yang serius dari Pemerintah Kabupaten mengenai hal ini. Beberapa sekolah masih membutuhkan perhatian dari Pemerintah Daerah khususnya terkait kondisi bangunan yang kurang layak. masih ditemukan adanya keterbatasan sarana dan prasarana untuk menunjang proses belajar – mengajar. Kondisi masyarakat yang masih banyak dibawah angka kemiskinan merupakan masalah tersendiri. Disamping itu terbatasnya jumlah Sekolah Lanjutan Tingkat Atas juga membawa dampak lambatnya perkembangan dibidang pendidikan.

Peningkatan kedua sektor tersebut diharapkan dapat mendukung . Sehingga hal ini menimbulkan kecemburuan yang berkembang dalam masyarakat. kemiskinan lebih wilayah ditingkatkan. Dibidang secara serius kepariwisataan dari Pemerintah masih perlu adanya penanganan di wilayah Kabupaten. 2. Kedua wisata alam tersebut jika digarap secara serius diharapkan dapat mendatangkan wisatawan yang ahirnya berdampak pada peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD). KEKUATAN : Tersedianya potensi perekonomian masyarakat untuk dikembangkan. seperti Wana Wisata Rowo Bayu . khususnya di sektor pertanian dan usaha mikro kecil menengah (UMKM). khususnya bantuan yang bersifat merangsang berupa untuk bantuan Sehingga Songgon meningkatkan ekonomi masalah keberdayaan untuk masyarakat kedepan di miskin produktif.yang memiliki panorama indah dan nilai historis bagi cikal bakal lahirnya Kabupaten Banyuwangi . Kecamatan khususnya setidaknya dapat dikurangi. mengingat Kecamatan Songgon terdapat beberapa potensi wisata alam yang masih belum digarap.R e n s t r a K e c a m a t a n S o n g g o n | 29 diberikan masih belum mencakup keseluruhan masyarakat miskin yang ada. KEBIJAKAN DAERAH DAN NASIONAL Pembangunan perekonomian diprioritaskan pada pertumbuhan ekonomi yang berbasiskan pada ekonomi lokal yang memiliki dampak dan kontribusi yang besar (multiplier effect) dalam pembentukan ekonomi daerah. Diharapkan bantuan Pemerintah bagi masyarakat miskin. KELEMAHAN : Terbatasnya sarana dan prasarana penunjang kegiatan perekonomian masyarakat.dan Wisata Alam Air Terjun Lider.

Saling menghormati antar etnis dan suku. Hindu dan Konghucu. Osing. akses kesehatan. KEKUATAN : Terwujudnya pembangunan perekonomian daerah/nasional yang berkesinambungan. 3. KELEMAHAN : Terdapatnya disparitas perkembangan masyarakat sebagai akibat perbedaan budaya/kebiasaan. dan saling toleransi antar umat beragama. Kristen. Madura dan Bali. KONDISI SOSIAL DAN BUDAYA MASYARAKAT Kehidupan bermasyarakat yang dinamis terdiri dari multi etnis. menjadi sebab semuanya Kecamatan dapat terwujud. dan akses pendidikan. Terdapat suku agama beberapa suku di wilayah Songgon. KEKUATAN : Terciptanya kondisi sosial dan budaya masyarakat yang harmonis dan toleran diantara keberagaman. KELEMAHAN : Terbatasnya kemampuan keuangan daerah untuk meningkatkan perekonomian daerah sekaligus peningkatan pembangunan kesejahteraan masyarakat.R e n s t r a K e c a m a t a n S o n g g o n | 30 akses masyarakat terhadap pemenuhan untuk mengurangi kemiskinan. suku dan agama tidak menjadi penghalang bagi mereka untuk bisa berdampingan secara harmonis. khususnya peningkatan daya beli. seperti Jawa. . Pemantapan pembangunan perekonomian juga diiringi dengan hak atas pekerjaan dan usaha pembangunan kesejahteraan masyarakat dalam upaya peningkatan kualitas kehidupan masyarakat. Islam yang merupakan agama Sedangkan agama terdapat mayoritas.

secara perlahan namun pasti telah memperkecil munculnya disparitas pembangunan antar wilayah. KEKUATAN : Masih terbukanya peluang pangsa pasar untuk produk lokal. mengingat terbatasnya kualitas daya saing produk lokal/nasional. Bagi pengusaha ekonomi kecil dan mikro. Perkembangan pembangunan di daerah tidak hanya menciptakan persaingan. PENGARUH DARI DAERAH LAIN Dengan berlakunya Undang-Undang Otonomi Daerah yang memberikan kewenangan kepada Daerah untuk mengatur rumahtangganya. hal ini merupakan tantangan dan sekaligus menjadi hambatan untuk dapat bersaing di pasar global. membawa dampak yang cukup signifikan bagi perkembangan perekonomian daerah. Masuknya produk-produk import telah menyebabkan munculnya persaingan yang semakin ketat. KEKUATAN : Terwujudnya pembangunan yang selaras dan serasi antar wilayah. PENGARUH REGIONAL DAN GLOBAL Perkembangan perekonomian global dengan berlakunya Pasar Bebas (Free Market) yang juga dipengaruhi oleh perkembangan arus informasi. Masing-masing daerah berlomba untuk meningkatkan kemampuan daerahnya dengan cara menggali potensi yang dimiliki untuk dikembangkan.R e n s t r a K e c a m a t a n S o n g g o n | 31 4. 5. . KELEMAHAN : Terbatasnya kemampuan daya saing produk lokal dengan produk asing. namun juga menciptakan adanya kerjasama yang terpadu antar daerah untuk bersama-sama membangunan daerahnya secara sejajar. KELEMAHAN : Munculnya semangat egosentrisme membangun wilayah.

tuntutan Service yang Exellence (Pelayanan oleh Prima) merupakan dalam suatu rangka harus dilaksanakan pemerintah mencapai salah satu tujuannya. Mewujudkan good governance merupakan suatu kemutlakan seiring di era dengan perubahan dan perkembangan dinamika masyarakat reformasi. Karena filosofi terbentuknya melayani dan mensejahterakan masyarakat. Kolusi dan Nepotisme (KKN) sudah harus ditanggalkan dan diganti dengan pemerintah yang bersih. jujur dan profesional. Service exellence merupakan suatu . Jika pemerintah dapat memberikan pelayanan dengan pemerintah bertujuan untuk baik kepada masyarakat. b.1. antisipatif dan inovatif sehingga memiliki gambaran yang menantang tentang keadaan masa depan yang diinginkan oleh organisasi. Pemerintah yang sarat dengan Korupsi. maka salah satu tujuan pemerintah telah tercapai. TUJUAN DAN SASARAN.R e n s t r a K e c a m a t a n S o n g g o n | 32 BAB IV VISI. STRATEGI DAN KEBIJAKAN 4. VISI Visi adalah cara pandang jauh ke depan kemana suatu organisasi harus dibawa agar tetap eksis. dimana iklim demokrasi yang selama ini terbelenggu oleh tirani kekuasaan sudah mulai menggeliat di tengah-tengah kehidupan bermasyarakat. Paradigma Pemerintah yang merupakan sosok yang ditakuti dan disegani masyarakat sudah harus bergeser ke paradigma pemerintah yang melindungi dan mengayomi masyarakat. Salah satu tujuan pemerintah adalah memberikan pelayanan kepada masyarakat. MISI. Kecamatan Songgon mempunyai visi : “MELALUI GOOD GOVERNANCE (KEPEMERINTAHAN YANG BAIK) DAN SERVICE EXELLENCE (PELAYANAN PRIMA) MEWUJUDKAN MASYARAKAT SONGGON YANG SEJAHTERA” Visi Tersebut dapat dijelaskan sebagai berikut : a.

Merupakan hasil akhir yang akan dicapai atau dihasilkan dalam jangka waktu 1 (satu) sampai dengan 5 (lima) tahun. e. tepat dan murah kepada masyarakat. c. MISI Misi adalah sesuatu yang harus diemban atau dilaksanakan oleh organisasi. d. Mendorong terwujudnya proses pemberdayaan masyarakat. Kesejahteraan adalah cita-cita dan kebutuhan manusia serta dambaan masyarakat.R e n s t r a K e c a m a t a n S o n g g o n | 33 pelayanan kepada masyarakat yang cepat. kenapa harus dipersulit”. Peningkatan pelayanan umum (Public Service). Berdasarkan dua konsep tersebut di atas sehingga untuk mencapai kesejahteraan yang menjadi titik kritis adalah pemberdayan dan peningkatan kemampuan masyarakat sehingga mampu untuk memenuhi kebutuhan dan meningkatkan taraf hidupnya. c. sesuai visi yang telah ditetapkan.3. Kecamatan Songgon yang telah ditetapkan adalah b. sehingga mampu memenuhi kebutuhan sandang. TUJUAN DAN SASARAN Tujuan organisasi merupakan penjabaran dan implementasi dari pernyataan misi organisasi yang mengandung makna : a. Kesejahteraan juga dapat dipandang sebagai suatu kondisi masyaraka dimana dengan kemampuan dan kompetensinya. meliputi peningkatan infra struktur meliputi sarana fisik seperti jalan. agar tujuan organisasi dapat terlaksana dan berhasil dengan baik. Memberikan pelayanan yang cepat. 4. Menciptakan stabilitas keamanan dan ketertiban. tepat dan murah. listrik dan jaringan air bersih. Menciptakan pemerintahan yang bersih. pangan dan papan. 4. efektif dan efisien. . peningkatan pelayanan administrasi dan komunikasi. serta peningkatan pelayanan sosial budaya. sehingga menjadi tanggung jawab kita bersama untuk mewujudkannya. Adapun misi sebagai berikut : a.2. “Kalau bisa dipermudah.

program dan kegiatan yang akan dilaksanakan dalam rangka mewujudkan misi organisasi.4. dan profesionalisme pegawai. disiplin. d. Menyelenggarakan kegiatan pemerintahan secara efektif. disiplin dan profesionalisme pegawai. Meletakkan kerangka prioritas untuk menfokuskan arah sasaran. Terselenggaranya pembangunan diberbagai bidang. 5. pembangunan dan kemasyarakatan. kebijaksanaan. e. Terciptanya kinerja. rasional Songgon dalam sebagai berikut : 1. Meningkatnya kualitas pelayanan yang cepat. STRATEGI Strategi adalah cara untuk mewujudkan tujuan. Terwujudnya situasi dan kondisi yang kondusif dalam penyelenggaraan pemerintahan.Meningkatnya kegiatan pembangunan diberbagai bidang. c. 2. c.R e n s t r a K e c a m a t a n S o n g g o n | 34 b. Berdasarkan arahan arti dan makna tujuan organisasi dimaksud. Mengggambarkan arah strategi organisasi dan perbaikan-perbaikan yang ingin diciptakan sesuai dengan tugas pokok dan fungsi organisasi. Terwujudnya pelayanan yang cepat. tepat dan murah. dan murah. 4. maka Kecamatan Songgon dalam rangka mewujudkan misinya. penyelenggaraan 4. pembangunan dan kemasyarakatan. dan aspiratif. realistis. Kecamatan rangka mewujudkan tujuan tersebut menetapkan strategi . 3. b. 2. tepat. kreatif. Menyelenggarakan dan membina administrasi pemerintahan desa dan pertanahan dan komprehensip. dan aspiratif. dirancang secara konseptual.Meningkatnya kinerja. analitis. Terciptanya partisipasi masyarakat yang inovatif. kreatif. Adapun sasaran organisasi yang ingin dicapai yaitu : a. Meningkatnya situasi dan kondisi yang kondusif dalam pemerintahan. menetapkan tujuan organisasi sebagai berikut : 1. Meningkatnya partisipasi masyarakat yang inovatif.

Melaksanakan dan melaporkan administrasi pemerintahan desa f. Kebijakan eksternal Kecamatan Songgon adalah : . Kebijakan internal yang diambil oleh Kecamatan Songgon adalah : a. Memberikan motivasi dan arahan kepada masyarakat agar senantiasa berpartisipasi aktif dalam kegiatam pemerintahan. pembangunan dan kemasyarakatan. KEBIJAKAN Kebijakan Perangkat Daerah merupakan dalam arah yang diambil oleh Satuan Kerja program dan menentukan bentuk konfigurasi kegiatan untuk mencapai tujuan. melaksanakan administrasi pertanahan Menyelenggarakan pelayanan prima 2. 6. Mengadakan pembinaan administrasi desa e.5. Kebijakan Eksternal yaitu kebijakan yang diterbitkan oleh SKPD dalam rangka mengatur.R e n s t r a K e c a m a t a n S o n g g o n | 35 3. Meningkatkan kualitas sdm masyarakat. mendorong dan menfasilitasi kegiatan masyarakat. Mengadakan penyerapan aspirasi masyarakat dalam pembangunan. Menyelenggarakan administrasi perkantoran dan keuangan pegawai b. Mewujudkan situasi yang aman dan tentram dengan meminimalisir gangguan-gangguan keamanan dan ketertiban. Mewujudkan suasana kerja / lingkungan kerja yang kondusif c. 4. yaitu kebijakan SKPD dalam mengelola pelaksanaan program-program pembangunan. Kebijakan internal. g. Menurut targetnya kebijakan terdiri atas: 1. 7. tepat dan murah. menyusun program kerja pemerintah secara koordinatif d. 4. 5. Memberikan pembinaan dan pengarahan kepada pegawai untuk dapat memberikan pelayanan kepada masyarakat secara cepat.

R e n s t r a K e c a m a t a n S o n g g o n | 36 a. Meningkatkan koordinasi penyelenggaraan ketertiban umum . Meningkatkan intensifikasi penagihan PBB kepada masyarakat. Mendorong pemberdayaan masyarakat b. Mengadakan bimbingan keagamaan dan social kepada masyarakat d. c.

Program peningkatan sarana dan prasarana aparatur 5.1. Program pelayanan administrasi perkantoran 6.2. Program peningkatan pelayanan perijinan a) b) c) d) e) f) g) Pelayanan pembuatan Kartu Tanda Penduduk (KTP) Pelayanan pembuatan Kartu Keluarga (KK) Pelayanan pembuatan Surat Pindah Pelayanan pembuatan Surat Tanah/Akta Tanah Pelayanan rekomendasi Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) Pelayanan rekomendasi Ijin Mendirikan Bangunan (IMB) Pelayanan rekomendasi Ijin Gangguan (HO) dan Surat Ijin Tempat Usaha (SITU) h) i) j) k) Pelayanan rekomendasi Surat Ijin Usaha Perdagangan (SIUP) Pelayanan rekomendasi Surat Nikah Talak Cerai Rujuk (NTCR) Pelayanan rekomendasi Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) Pelayanan rekomendasi Ijin Keramaian 2. Program peningkatan pelayanan perijinan 2. PROGRAM Program penunjang administrasi umum yang melekat pada SKPD Kantor Camat Songgon meliputi : 1. KEGIATAN. Program perencanaan pembangunan daerah 4.R e n s t r a K e c a m a t a n S o n g g o n | 37 BAB V RENCANA PROGRAM. DAN PENDANAAN 5. KEGIATAN 1. Program pengembangan data/ informasi 3. Program pengembangan data/ informasi a) Pengembangan Data Dase Monografi . Program pendidikan politik masyarakat 5.

5.R e n s t r a K e c a m a t a n S o n g g o n | 38 3. Program pelayanan administrasi perkantoran a) b) c) d) e) f) g) h) i) j) Penyediaan jasa surat menyurat Penyediaan jasa komunikasi. KELOMPOK SASARAN Yang menjadi Kelompok Sasaran untuk setiap program/kegiatan adalah masyarakat dan SKPD Kantor Camat Songgon. Program pendidikan politik masyarakat a) Sosialisasi dan pemantauan pemilu 5. . Program peningkatan sarana dan prasarana aparatur a) b) c) d) e) f) g) Pengadaan meubelair Pengadaan perlengkapan gedung kantor Pengadaan peralatan gedung kantor Pemeliharaan rutin/berkala gedung kantor Pemeliharaan rutin/berkala kendaraan dinas/operasional Pemeliharaan rutin/berkala peralatan gedung kantor Pemeliharaan rutin/berkala meubelair 5. Program perencanaan pembangunan daerah a) Pengembangan partisipasi masyarakat dan perumusan program dan kebijakan layanan publik 4. dan listrik Penyediaan peralatan dan perlengkapan kantor Penyediaan alat tulis kantor Penyediaan barang cetakan dan penggandaan Penyediaan komponen instalasi listrik/penerangan bangunan kantor Penyediaan peralatan rumah tangga Penyediaan makanan dan minuman Rapat-rapat koordinasi dan konsultasi keluar daerah Pemberdayaan administrasi kecamatan 6. sumber daya air.

100 100 Rp 4.6.100 100 Rp 7. listrik/penerangan bangunan kantor Penyediaan peralatan rumah tangga Penyediaan peralatan dan perlengkapan kantor Penyediaan makanan dan minuman Rapat-rapat koordinasi dan konsultasi keluar daerah Pemberdayaan administrasi perkantoran Peningkatan sarana dan prasarana aparatur Pengadaan meubelair KELOMPOK INDIKATOR KINERJA Input Output Outcome Input Output Outcome Input Output Outcome Input Output Outcome Input Output Outcome Input Output Outcome Input Output Outcome Input Output Outcome Input Output Outcome Input Output Outcome Input Output Outcome Input Output Outcome Input Output Outcome Input Output Outcome Input Output Outcome Input Output Outcome Input SATUAN Rupiah % % Rupiah % % Rupiah % % Rupiah % % Rupiah % % Rupiah % % Rupiah % % Rupiah % % Rupiah % % Rupiah % % Rupiah % % Rupiah % % Rupiah % % Rupiah % % Rupiah % % Rupiah % % Rupiah TARGET Nihil 100 100 Rp 20.100 100 Rp 8.000.100 100 Rp 2.000. dan kebij.000.000.000.000.000.000.100 100 Rp 17.000. partisipasi masy.000.100 100 Rp 27.000.000.000.100 100 Rp 2.100 100 Rp 19.000.- Pengadaan perlengkapan gedung kantor Pengadaan peralatan .650. KEGIATAN. dan perumusan prog.000 100 100 Rp 2.000.000.000.000.000.100 100 Rp 8. DAN INDIKATOR KINERJA KEGIATAN PROGRAM URAIAN Peningkatan pelayanan perijinan Pengembangan data/ informasi Perencanaan pembangunan derah Pendidikan politik masyarakat Pelayanan administrasi perkantoran Pelayanan berbagai perijinan/rekomendasi Pengembangan data base monografi Pengemb.000 100 100 Rp 15.500.100 100 Rp 8.100 100 Rp 8. PENDANAAN Dana yang dibutuhkan untuk melaksanakan program/kegiatan diatas berasal dari APBD Kabupaten Banyuwangi yang besarnya sebagaimana rincian terlampir.000.R e n s t r a K e c a m a t a n S o n g g o n | 39 5.000.100 100 Rp 2.000.000. layanan publik Sosialisasi dan pemantauan pemilu Penyediaan jasa surat menyurat Penyediaan jasa komunikasi.000. Tabel : PROGRAM.100 100 Rp 2. sumber daya air dan listrik Penyediaan alat tulis kantor Penyediaan barang cetakan dan penggandaan Penyediaan komponen inst.350.500.000.000.

100 100 Rp 7.R e n s t r a K e c a m a t a n S o n g g o n | 40 gedung kantor Pemeliharaan rutin / berkala gedung kantor Pemeliharaan rutin / berkala kendaraan dinas / operasional Pemeliharaan rutin / berkala peralatan gedung kantor Pemeliharaan rutin / berkala mebeleur Output Outcome Input Output Outcome Input Output Outcome Input Output Outcome Input Output Outcome % % Rupiah % % Rupiah % % Rupiah % % Rupiah % % 100 100 Rp 25.100 100 Rp 4.000.100.000.000.000.000.100 100 Rp 2.000.000.100 100 .

4. pembangunan dan kemasyarakatan. dan aspiratif. Terselenggaranya pembangunan diberbagai bidang. c. Terciptanya kinerja. Terwujudnya situasi dan kondisi yang kondusif dalam penyelenggaraan pemerintahan. TUJUAN DAN SASARAN DALAM RPJMD UNTUK SKPD Tujuan yang ingin dicapai SKPD : a. 5. d. dan profesionalisme pegawai. Terciptanya partisipasi masyarakat yang inovatif. Terwujudnya pelayanan yang cepat. c. kreatif. disiplin. 75% 80% 85% 90% 95% 3. dan aspiratif. b. kreatif. dan murah. e. tepat dan murah. Meningkatnya situasi dan kondisi yang kondusif dalam penyelenggaraan pemerintahan. Meningkatnya kinerja. e. Adapun sasaran organisasi yang ingin dicapai SKPD : a. tepat. 75% 75% 95 % 80% 80% 97% 85% 90% 100% 90% 100% 100% 95% 100% 100% .1.2. Meningkatnya kegiatan pembangunan diberbagai bidang. d. 6. b.R e n s t r a K e c a m a t a n S o n g g o n | 41 BAB VI INDIKATOR KINERJA SKPD 6. disiplin dan profesionalisme pegawai. Meningkatnya partisipasi masyarakat yang inovatif. INDIKATOR KINERJA DARI SETIAP SASARAN SASARAN NO URAIAN 1 Peningkatan pelayanan perijinan/rekomendasi Peningkatan pengembangan database monografi kecamatan Peningkatan partisipasi masyarakat dalam perencanaan pembangunan Peningkatan pendidikan politik masyarakat Peningkatan pelayanan administrasi perkantoran INDIKATOR KINERJA Meningkatnya pelayanan bagi masyarakat yang mengajukan perijinan/ rekomendasi Meningkatnya informasi pemerintahan dan pembangunan yang dapat diakses oleh masyarakat Meningkatnya partisipasi masyarakat dalam perumusan kebijakan publik Meningkatnya partisipasi politik masyarakat Meningkatnya ketersediaan jasa surat – menyurat 2006 100% 2007 100% TARGET TAHUN 2008 100% 2009 100% 2010 100% 2. Meningkatnya kualitas pelayanan yang cepat. pembangunan dan kemasyarakatan.

Meningkatnya informasi pemerintahan dan Utama (IKU) pembangunan yang dapat diakses oleh masyarakat 3.3. Program Kegiatan Target 100% Satuan Target % 90% : Program perencanaan pembangunan daerah : Pengembangan partisipasi masyarakat dan perumusan program dan . INDIKATOR KINERJA UTAMA 1. Program : Peningkatan pelayanan perijinan/rekomendasi Kegiatan : Pelayanan perijinan/rekomendasi Indikator Kinerja: IKU dan Indikator Kinerja Satuan Kelompok Indikator Indikator Kinerja 1. Meningkatnya pelayanan bagi masyarakat % Utama (IKU) yang mengajukan perijinan/ rekomendasi 2.R e n s t r a K e c a m a t a n S o n g g o n | 42 Meningkatnya ketersediaan biaya komunikasi Meningkatnya kelengkapan peralatan kantor Meningkatnya ketersediaan alat tulis kantor Meningkatnya ketersediaan barang cetakan dan penggandaan Meningkatnya ketersediaan komponen instalasi listrik Meningkatnya ketersediaan peralatan rumah tangga Meningkatnya ketersediaan makanan dan minuman Meningkatnya ketersediaan biaya operasional rapat dan koordinasi Meningkatnya pelayanan administrasi kecamatan 6. Program : Program pengembangan data/ informasi Kegiatan : Pengembangan data base monografi Indikator Kinerja: IKU dan Indikator Kinerja Kelompok Indikator Indikator Kinerja 1. Meningkatnya infrastruktur dan sarana sesuai dengan standar minimal serta terpelihara secara baik Meningkatnya ketersediaan meubelair kantor Meningkatnya ketersediaan perlengkapan gedung kantor Meningkatnya ketersediaan peralatan gedung kantor Meningkatnya pemeliharaan rutin/berkala gedung kantor Meningkatnya pemeliharaan rutin/berkala kendaraan dinas Meningkatnya pemeliharaan rutin/berkala peralatan gedung kantor Meningkatnya pemeliharaan rutin/berkala meubelair 95% 90% 100% 100% 100% 95% 85% 95% 95% 80 % 80 % 80 % 80% 80 % 80% 80% 98% 90% 100% 100% 100% 97% 90% 95% 95% 90% 90% 90% 90% 90% 90% 90% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 95% 95% 95% 95% 95% 95% 100% 100% 95% 95% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 6.

R e n s t r a K e c a m a t a n S o n g g o n | 43 kebijakan layanan public Indikator Kinerja: IKU dan Indikator Kinerja Kelompok Indikator Indikator Kinerja 1. Satuan Target % 100% 5. Meningkatnya ketersediaan biaya % komunikasi 3. Meningkatnya partisipasi politik Utama (IKU) masyarakat 4. Meningkatnya ketersediaan alat tulis % kantor 5. Meningkatnya kelengkapan peralatan % kantor 4. Meningkatnya partisipasi masyarakat Utama (IKU) dalam perumusan kebijakan publik Satuan Target % 90% Program : Pendidikan politik masyarakat Kegiatan : Sosialisasi dan pemantauan pemilu Indikator Kinerja: IKU dan Indikator Kinerja Kelompok Indikator Indikator Kinerja 1. Meningkatnya ketersediaan makanan dan % minuman 9. Program : Program pelayanan administrasi perkantoran Kegiatan : 11 item kegiatan Indikator Kinerja: IKU dan Indikator Kinerja Satuan Kelompok Indikator Indikator Kinerja 1. Meningkatnya pelayanan administrasi % kecamatan Target 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 6. Meningkatnya ketersediaan biaya % operasional rapat dan koordinasi 10. Meningkatnya ketersediaan barang cetakan % dan penggandaan 6. Meningkatnya ketersediaan peralatan % rumah tangga 8. Meningkatnya ketersediaan jasa surat – % Utama (IKU) menyurat 2. Meningkatnya ketersediaan komponen % instalasi listrik 7. Program : Program peningkatan sarana dan prasarana aparatur Kegiatan : 5 item kegiatan Indikator Kinerja: .

3. Meningkatnya ketersediaan meubelair kantor Meningkatnya ketersediaan perlengkapan gedung kantor Meningkatnya ketersediaan peralatan gedung kantor Meningkatnya pemeliharaan rutin/berkala gedung kantor Meningkatnya pemeliharaan rutin/berkala kendaraan dinas Meningkatnya pemeliharaan rutin/berkala peralatan gedung kantor Meningkatnya pemeliharaan rutin/berkala meubelair % % % % % % % 100 % 100% 100% 100% 100 % 100% 100% . 2. 4. 7.R e n s t r a K e c a m a t a n S o n g g o n | 44 IKU dan Kelompok Indikator Indikator Kinerja Utama (IKU) Indikator Kinerja Satuan Target 1. 5. 6.

010 226 363 . CAMAT SONGGON Drs. Penata Tingkat I NIP. SUYANTO WASPO TONDO W. M. Sehingga dalam kurun waktu yang telah ditentukan tersebut (lima tahun kedepan) arah dan kebijakan organisasi secara garis besar telah terprogram dan terencana secara sistematis..Si.R e n s t r a K e c a m a t a n S o n g g o n | 45 BAB VI P E N U T U P RENSTRA Kecamatan Songgon tahun 2006-2010 disusun dalam rangka sebagai acuan Pengambil Keputusan (decission maker) dalam memilih secara rasional diantara berbagai kemungkinan sumber daya (resourcess) yang harus dialokasikan sejalan dengan tujuan dan sasaran yang telah ditetapkan. Renstra ini nantinya juga sebagai pedoman kinerja selama lima tahun dengan mengkomparasikan hasil yang dicapai dengan harapan yang telah dirumuskan dan keputusan menyiapkan demi umpan balik (feed back) untuk pengambilan dari program dan selanjutnya perbaikan dan penyempurnaan kegiatan tersebut.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful