Anda di halaman 1dari 5

1.

Perempuan, usia 17 tahun, dirawat di bangsal RSJ sejak 3 hari yang lalu karena mengamuk dan
merusak rumahnya. Pasien mengatakan marah karena bertengkar dengan adik yang selalu
mengejeknya. Hasil pengkajian: pasien tampak gelisah, tatapan mata tajam dan mudah
tersinggung. Pasien mempunyai riwayat epilepsi sejak kecil dan dibesarkan oleh almarhum
ayahnya yang otoriter.

Apakah faktor presipitasi pada kasus di atas?


a. Ayahnya mendidik dengan sangat keras
b. Klien mempunyai epilepsy
c. Klien mengamuk dan merusak rumah
d. Klien marah dengan adiknya
e. Bertengkar dengan adik yang mengejeknya

ANS:e

2. Seorang pria berusia 34 tahun dibawa oleh keluarganya dan polisi ke RSJ Manis dalam keadaan
diborgol. Berdasarkan informasi dari keluarga pasien, pasien mengamuk, marah-marah,
berantem dengan tetangga serta merusak kaca mobil tetangganya. Saat dilakukan pengkajian,
didapatkan hasil data yaitu intonasi bicara pasien tinggi, membentak, mata merah serta ekspresi
tegang.

Apakah diagnose keperawatan pada kasus tersebut?


a. Perilaku Kekerasan
b. Resiko Bunuh Diri
c. Waham
d. Halusinasi
e. Isolasi Sosial

ANS:a

3. Seorang perempuan berusia 35 tahun didiagnosa kanker rahim, dokter merencanakan untuk
melakukan tindakan operasi dan mengangkat rahim pasien. pasien mengatakan ketakutan dan
tidak bisa tidur. Saat dilakukan pengkajian, pasien tampak tegang, banyak diam. Hasil Pengkajian:
TD 140/100 mmHg, N 95x/menit

Apakah masalah yang dialami pasien pada kasus tersebut?


a. Kecemasan
b. Kehilangan
c. Marah
d. Lemas
e. Bingung

ANS:a
4. Seorang laki-laki usia 36tahun, dibawa oleh keluarga ke poli jiwa Rumah sakit Jiwa Provinsi Jawa
Barat, menurut keluarga pasien mengalami susah tidur, keluarga menyatakan jika diajak berbicara
selalu salah arti, dan pasien tidak dapat berpikir yang lainnya, pasien menyatakan saya tidak
berguna, wajah pasien tampak tegang.
Diagnosa keperawatan kasus diatas adalah?
a. Ansietas Ringan
b. Ansietas Sedang
c. Ansietas Berat
d. Panik
e. Antisipasi

ANS:c

5. Seorang pasien usia 25 tahun dibawa keluarganya ke poli jiwa. Keluarga mengatakan klien
marah-marah dan membanting barang-barang dirumah. Setelah dilakukan pengkajian
didapatkan data muka merah, pandangan tajam, tampak lusuh.

Apa tindakan yang harus dilakukan oleh perawat selanjutnya?

a. Diskusikan penyebab perilaku kekerasan


b. Diskusikan akibat perilaku kekerasan
c. Ajarkan klien cara mengontrol perilaku kekerasan secara fisik
d. Ajarkan klien cara mengontrol perilaku kekerasan secara verbal
e. Ajarkan klien cara mengontrol perilaku kekerasan secara obat

ANS:a

6. Seorang laki-laki 25 tahun dibawa ke UGD RS Jiwa. Menurut keluarga, pasien sering mengamuk,
membanting barang-barang, memukul dan berkata kasar. Pada saat komunikasi terapeutik
dengan perawat, pasien dibantu untuk mengidentifikasi penyebab, jenis kekerasan yang
dilakukan dan akibat dari perilaku kekerasan.

Manakah tindakan selanjutnya terkait kasus tersebut?

a. Ajarkan pasien mengontrol marah dengan cara spiritual


b. Ajarkan pasien mengontrol marah dengan pukul kasur dan bantal
c. Ajarkan pasien untuk mengontrol marah dengan tarik nafas dalam
d. Ajarkan pasien untuk mengontrol marah dengan patuh minum obat
e. Ajarkan pasien cara verbal: meminta dengan baik, menolak dengan baik

ANS:c

7. Seorang anak usia 10 tahun dibawa ke poliklinik RSJ Prov. Jabar karena ibu klien mengeluh
anaknya ketika sekolah tidak mau diam, Sering meninggalkan tempat duduk pada waktu mengikuti
kegiatan, Berlari atau memanjat secara berlebihan dan Sering banyak bicara
Apakah gangguan yang dialami Anak tersebut?
a. Eneuresis fungsional
b. Impulsivitas
c. Hiperaktivitas
d. In attention
e. Obsesif kompulsif

ANS:c

8. Seorang anak laki-laki berusia 10 th dibawa ke unit psikiatrikarena di rumah berusaha untuk
melakukan bunuh diri. Dia selalu mengatakan “ lebih baik aku mati daripada papa terus terusan
memarahi dan memukul mama,Papa selalu memukul mama karena aku sudah lahir dari rahim
mama.”
Apakah penyebab dari masalah pada pasien diatas?

a. Situasi keluarga yang kacau


b. Sulit mempertahankan hubungan interpersonal
c. Self ideal yang terlalu tinggi
d. Kompetisi untuk sukses
e. Perasaan tidak dimengerti oleh orang lain

ANS:a

9. Seorang laki-laki berusia 20 tahun baru menjalani rehabilitasi di sebuah balai rehabilitasi 1
minggu. Saat dilakukan pengkajian mengeluh dirinya merasa tidak nyaman selama menjalani
kegiatan pemulihan di balai rehabilitasi karena selalu teringat ibunya yang sudah tua dan harus
bekerja karena ayahnya sakit keras. Saat dikaji tampak sulit berkonsentrasi.

Apakah masalah psikososial yang prioritas pada kasus di atas ?

a. Harga diri rendah situasional


b. Gangguan citra tubuh
c. Ketidakberdayaan
d. Keputusasaan
e. Ansietas

ANS:e

10. Seorang perempuan berusia 40 tahun mengalami depresi berat dan dirawat di RS jiwa. Saat ini
pasien sedang mengandung untuk ketiga kalinya dan ia belum memiliki anak karena sudah
mengalami keguguran dua kali. Dari hasil pengkajian saat ini pasien mengeluh sering terjaga
dimalam hari, sulit untuk memulai tidur dan gelisah ketika bangun tidur. Pasien terlihat kontak
mata kurang, lebih banyak diam, tidak focus serta gelisah
Apakah tujuan intervensi keperawatan yang sesuai dengan kasus tersebut?

a. Konsep diri positif


b. Pola koping klien adekuat
c. Klien mempunyai harapan
d. Menurunkan tingkat kecemasan
e. Mendapatkan informasi tentang penyebab kegugurannya

ANS:d

11. Nn. J adalah seorang siswa SMU dating ke rumah sakit untuk dilakukan pemeriksaan fisik,
didapatkan bahwa Nn. J baru saja mengalami pelecehan seksual. Saat dikaji oleh perawat, Nn. J
mengatakan bahwa dirinya merasa kotor dan pasti teman-temannya akan mencemooh dan
memandang dia dengan renah.

Apakah Diagnosa keperawatan yang dapat diprioritaskan pada Nn. J adalah?

a. Ansietas
b. Harga Diri Rendah
c. Gangguan Citra Tubuh
d. Keputusasaan
e. Ketidakberdayaan

ANS:b

12. Ny. R usia 25 tahun dirawat di RSU.X karena mengalami demam thyphoid. Saat dikaji diketahui
Ny. R mengalami ansietas sedang. Perawat D melakukan komunikasi terapeutik SP 2 setelah sehari
yang lalu melakukan SP 1.

Apakah bagian dalam komunikasi terapeutik yang dilakukan untuk mengevaluasi kemampuan
tarik nafas dalam klien?

a. Pembicaraan topik netral


b. Evaluasi/ validasi
c. Fase kerja
d. Rencana tindak lanjut
e. Terminasi

ANS:b

13. Seorang pria usia 45 tahun, datang kepada perawat jiwa untuk berkonsultasi tentang anggota
keluarganya yang sedang dirawat di RSJ. Pria tersebut menanyakan apa yang harus dilakukannya
nanti agar keluarganya tersebut tidak kambuh lagi.
Tindakan keperawatan awal yang paling tepat dilakukan oleh perawat jiwa tersebut adalah...

a. Menganjurkan keluarga untuk mengunjungi klien


b. Memberikan penyuluhan kesehatan mengenai gangguan jiwa
c. Memberikan komunikasi terapeutik keluarga
d. Melakukan terapi supportif keluarga
e. Melakukan psikoedukasi keluarga

ANS:c

14. Seorang anak usia pra sekolah sering dilarang oleh ibunya untuk membantu ibunya memasak.
Berdasarkan tugas tumbuh kembang sehat jiwa, seorang kader kesehatan jiwa menjelaskan
pada ibu itu untuk membiarkan anaknya membantunya memasak, dengan pemantauan yang
ketat.
Tugas tumbuh kembang sehat jiwa apakah yang seharusnya diperhatikan oleh ibu tersebut
untuk memfasilitasi perkembangan sehat jiwa anak tersebut?

a. Trust (rasa percaya)


b. Integrasi diri
c. Generativity
d. Inisiatif
e. Otonomi

15. Seorang wanita berusia 28 tahun mengalami depresi berat setelah mengalami tindakan
pemerkosaan oleh ayah tirinya pada 2 bulan yang lalu, pada saat dilakukan pengkajian
didapatkan data pernah menulis pesan yang berisi keinginannya untuk mati.

Apakah tindakan keperawatan yang tepat untuk kasus diatas ?

a. Mendiskusikan cara mengatasi keinginan bunuh diri


b. Meningkatkan kemampuan menyelesaikan masalah
c. Memberi kesempatan mengungkapkan perasaan
d. Menjauhkan benda yang berbahaya
e. Meningkatkan harga diri pasien

ANS:c