Anda di halaman 1dari 3

Analisis

Pada praktikum kali ini kami menguji cobakan tentang penjumlahan dan pengurangan
rangkaian op-amp. Percobaan ini terdiri dari 4 percobaan yaitu inverting adder, scalling adder,
adder subtracter dan direct adder.

Pada percobaan inverting adder yaitu percobaan untuk menggabung 2 sinyal masukan
menjadi 1 sinyal keluaran (V1 dan V2). Disini kami berikan tegangan 5 Volt pada V1 ini stabil
dan 0 Volt untuk V2 ini di variasikan dengan interval 1 Volt sampa menuju 5 Volt. Dan resistor
yang di gunakan R = 10 KΩ. pada saat V2 = 0 Volt, Vout nya tetap tetapi berharga negatif yaitu
5 Volt. Saat V2 = 1 Volt terjadi kenaika Vout menjadi -5,8. Dan seterusnya sejalan V2 dinaikan
maka Vout juga membesar nilainya. Hasil yang kami dapat hamper mendekati nilai perhitungan
manual, karena pada saat V1 = 5 Volt dan V2 = 0 Volt diberi hambatan yang sama nilai
outputnya harus sama dan kami mendapatka nilai output yang sama.

Pada percobaan scalling adder yaitu mengamati perngaruh skala pada output, disini kami
memberikan besar R1, R2, R3 = 10 KΩ dan Rf = 100 KΩ dan di beri tegangan di masing2
inputnya sebesar 1 Volt. Dan kami memperoleh hasil Vout sebesar -13,5. Dan saat dig anti besar
dari R1 sebesar 20 KΩ maka Vout berubah menjadi -13Volt. Lalu kami rubah lagi di R2 dengan
harga 22 KΩ besar Vout menjadi -12,5 Volt. Disini bisa dilihat pengaruh saat R1 dan R2 di ganti
Vout menjadi bertambah kecil. Disini terjadi pengurangan Vout.

Pada percobaan adder subtracter yaitu keseimbangan dalam hasil. Disini kami
menggunakan R1, R2, R1’, R2’ = 10 KΩ dan Rf, Rf’ = 100 KΩ. dan di input di beri tegangan
sebesar 1 Volt di V1 dan V2, 2 Volt untuk di V3 da V4. Disini kami mendapatkan hasil dari
Voutput sebesar -15 Volt. Dan saat diganti nilai R1 dan R2 menjadi 47,5 KΩ (seharusnya harga
dari R1 dan R2 yang di ganti 50 KΩ tapi nilai 47,5 KΩ paling dekat) maka Voutput nya menjadi
-15,5 Volt. Disini kita bisa liat jika R salah satu diganti terjadi kenaikan di Voutput. Saat kita
ingin memperoleh kesetimbangan syaratnya nya sisi pembalik dan non pembalik haru sama

dengan rumus : Untuk memperoleh hasil yag balans atau

setimbang di rangkaian ditambahkan nilai nol di sisi yang membutuhkan kesetimbangan untuk
memperoleh setimbang. Ditambahkan pada penguatan yang paling kecil. Disini kami tidak
melakukan percobaan untuk membalans tetapi kammtau cara untuk membalans, kendalanya
karena waktu yang tidak memadai.

Pada percobaan direct adder yaitu penambahan langsung tanpa di beri pengurangan atau
penambahan disisi noninverting nya. Disini kami memakai Rf, Rf’, R1’, R2’ sebesar 100 KΩ
dan R1 sebesar 47,5 KΩ (seharusnya harga dari R1 dan R2 yang di ganti 50 KΩ tapi nilai 47,5
KΩ paling dekat). Dan di beri tegangan 2 Volt di V1 dan V2. Maka Voutputnya menjadi 6 Volt
dan saat R1 dan R2 diganti dengan harga 47,5 KΩ (seharusnya harga dari R1 dan R2 yang di
ganti 50 KΩ tapi nilai 47,5 KΩ paling dekat) maka Voutput sama seperti kondisi sebelum
nya.disini kami tidak tau mengapa terjadi seperti ini tetapi di percobaan ini bisa dilakukan balans
juga. Disini kami tidak melakukan percobaan untuk membalans tetapi kammtau cara untuk
membalans, kendalanya karena waktu yang tidak memadai.

Jawaban Tugas Akhir


1. Hitung penguatan pada masing-masing rangkaian

• Pada rangkaian inverting adder, A1 = 1 dan A2 = 1 jadi penguatannya 2 kali

• Scalling adder, A1 = -10; A2 = -10; A3 = -10 jadi penguatannya 30 kali

• Adder subtracter, A1 = 10; A2 = 10; A3 = -10; A4 = -10 jadi penguatannya 30


kali

• Direct adder, AR1’= 1 A(R2’) = 1; A(R1) = 2 jadi penguatannya 4 kali

2. Bandingkan tegangan output dari percobaan yang dilakukan dengan hasil perhitungan,
buat kesalahan relatifnya

Percobaan 1 : Vout percobaan : -5 V; Vout perhitungan : -5 V maka kesalahan relatifnya


0%

Percobaan 2 : Vout percobaan : -13 V; Vout perhitungan : -19,5 V maka kesalahan


relatifnya 35 %

Percobaan 3 : Vout percobaan : -15,5 V; Vout perhitungan : -24 V maka kesalahan


relatifnya 40 %

Percobaan 4 : Vout percobaan : 6 V; Vout perhitungan : 8,25 V maka kesalahan


relatifnya 22 %

3. Jelaskan salah satu kegunaan rangkaian penjumlah

Menggabungkan dua sinyal analog atau lebih menjadi satu keluaran, memperkuat sinyal
masukan, perolehan setiap kanal masukan ditentukan oleh resistansi umpan balik
terhadap resistansi masukan yang sesuai.
Kesimpulan
• Rangkaian penjumlah adalah rangkaian penjumlah yang dasar rangkaiannya
inverting amplifier dan hasil outputnya adalah dikalikan dengan penguatan seperti pada
rangkaian inverting. Nilai outputnya adalah jumlah dari penguatan masing masing dari
inverting.
• Untuk mendapatkan hasil yang tepat harus membalas rangkaian dengan
menggunakan penambahan atau pengurangan input.
• Untuk rangkaian adder-subtracter dan direct adder penguatan pada sisi inverting
harus sama dengan penguatan di sisi noninverting.
• Pada rangkaian inverting adder, penguatan tidak menjadi factor utama sedangkan
rangkaian penjumlah lainnya sangat memperhatikan penguatannya.

Referensi
1. Modul Elektro, Fakultas MIPA, Fisika, Universitas Indonesia.
2. Prinsip-prinsip Elektronika, Malvino.