Anda di halaman 1dari 8

TUGAS 6, 7 dan 8

Kantor Akuntan Publik Donald dan Rekan menugaskan Robert sebagai


auditor untuk mewawancarai beberapa karyawan dari PT. Robusta Pratama
(PT ROPRA) suatu perusahaan cengkeh sebagai klien. Tujuan dari
wawancara awal ini adalah untuk menilai risiko perikatan dan lingkungan
pengendalian. Oleh karena itu, Robert meminta Manajer Divisi Pemasaran,
Manajer Divisi Penerbitan, dan Manajer Administrasi dan Keuangan untuk
mewawancarai mereka mengenai integritas mereka dengan PT. Robusta
Pratama (PT ROPRA). Berikut beberapa contoh wawancara Robert dengan
para manajer tersebut.

Wawancara Robert dengan Manajer keuangan, PT. Robusta Pratama (PT


ROPRA), Doddy.

Robert : “Pak, berdasarkan laporan keuangan yang saya pelajari.

Bagaimana peran dari divisi-divisi lainnya, dalam hal


penyusunan laporan keuangan?”, “Apakah terdapat
hambatan-hambatan dari setiap bagian yang terkait?”

Bpk Doddy : “Setiap divisi memberikan peranan yang dalam pelaporan


keuangan. Dan tidak terjadi hambatan, karena setiap bagian
memiliki komitmen yang sama dalam hal pelaporan
keuangan. Laporan keuangan dibuat berdasarkan kejadian
yang terjadi dan bukti-bukti transaksi yang ada. Anda dapat
mengecek dokumen dan bukti-bukti transaksi yang telah
kami siapkan pak.”

Robert : Apakah terdapat pengawasan terhadap pengendalian


intern perusahaan? Misalnya terdapat komite audit atau
tidak?

Bpk Doddy : “Tiap-tiap divisi diberikan satuan pengawas pengendalian


intern dan terpusat pada satu pusat pengawasan
pengendalian intern. Hal tersebut dimaksudkan untuk
mengurangi kecurangan atau kesalahan yang nantinya akan
mempengaruhi Laporan Keuangan.”

Robert : “Menurut Bapak, apakah pengawasan internal pada


perusahaan ini sudah cukup efektif? Bagaimanakah bila
terjadi kesalahan, misalnya salah menghitung jumlah
orderan, atau lainnya?”

Bpk Doddy : “Menurut saya pribadi pengawasan internal yang telah ada
cukup efektif, dan apabila terjadi kesalahan seperti yang
telah saudara sebutkan biasanya di mana kesalahan tersebut
terdeteksi, maka divisi tersebut yang akan melaporkan ke
pusat dan ke divisi yang terkait dengan kesalahan tersebut.

Dari hasil wawancara singkat di atas dapat disimpulkan bahwa pengendalian


internal pada PT. Robusta Pratama (PT ROPRA) dapat dinilai cukup efektif.

Diminta:

Berdasarkan hasil dari wawancara tersebut, Anda diminta untuk menuangkan


ke dalam kertas kerja prosedur pemeriksaan!

Saudara adalah auditor senior pada KAP DOLAND & REKAN (KAP
D&K), saat ini bertugas untuk mengaudit PT. Robusta Pratama (PT ROPRA)
di Jakarta. Berbagai persyaratan administrasi untuk program audit telah
Saudara persiapkan. PT. Robusta Pratama (PT ROPRA) bergerak dalam
produksi tekstil. Selanjutnya pihak klien telah menyiapkan laporan
keuangan internal perusahaan sebagai berikut:
6.45
PT. Robusta Pratama (PT ROPRA)
NERACA

31 DESEMBER 2015
Aset Lancar Kewajiban Lancar
Kas Rp 15.000.000 Utang Usaha Rp 41.000.000.000
Aset Bank 4.660.000.000 Utang Karyawan 300.000.000
Piutang Usaha 32.123.000.000 Pendapatan Diterima Dimuka 5.500.000.000
Persediaan 44.273.000.000 Jumlah Kewajiban Lancar Rp 46.800.000.000
Biaya Dibayar Dimuka 650.000.000
JUMLAH ASET LANCAR Rp 81.721.000.000 Kewajiban Jangka Panjang
Utang Bank Rp 16.591.000.000
Asset Tetap Utang Komisaris 2.000.000.000
Tanah Rp 3.400.000.000 Utang Jangka Panjang Lainnya 4.000.000.000
Bangunan 8.200.000.000 Jumlah Kewajiban Jangka Panjang Rp 22.591.000.000
Kendaraan 600.000.000
Peralatan 800.000.000 Ekuitas
Jumlah Aset Tetap Rp 13.000.000.000 Setoran Modal Rp 5.400.000.000
Akumulasi Penyusutan Laba Ditahan 7.400.000.000
Bangunan 3.300.000.000 Laba Tahun Berjalan 8.330.000.000
Kendaraan 400.000.000 Jumlah Ekuitas Rp 21.130.000.000
Peralatan 500.000.000
Jumlah Penyusutan Rp 4.200.000.000
Nilai Buku Aset Tetap Rp 8.800.000.000

TOTAL ASET Rp 90.521.000.000 TOTAL KEWAJIBAN DAN EKUITAS Rp 90.521.000.000


6.46 Laboratorium Auditing

PT. Robusta Pratama (PT ROPRA)


LAPORAN LABA RUGI
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA 31 DESEMBER 2015

Pendapatan Usaha Rp 125.000.000.000


Harga Pokok Pendapatan 100.000.000.000
LABA KOTOR Rp 25.000.000.000
BIAYA ADMINISTRASI DAN UMUM Rp 3.200.000.000
Beban Gaji Karyawan
Beban Pemasaran 3.100.000.000
Beban Listrik Kantor 650.000.000
Beban Telepon Kantor 300.000.000
Beban Transportasi Karyawan 250.000.000
Beban ATK Kantor 200.000.000
Beban Penyusutan 800.000.000
Beban Buruh Harian 5.700.000.000
Beban Pajak 1.100.000.000
Beban Kantor Lainnya 400.000.000
JUMLAH BEBAN ADMINISTRASI DAN UMUM Rp 15.700.000.000
PENDAPATAN DAN BEBAN LAIN-LAIN
Pendapatan Lain-Lain
Rp

6.46
1.500.000.000
Beban Lain-Lain 1.000.000.000
JUMLAH PENDAPATAN & BEBAN LAIN-LAIN Rp 500.000.000
LABA SEBELUM BEBAN BUNGA BANK Rp 9.800.000.000
Beban Bunga Bank Rp 1.470.000.000
LABA PERUSAHAAN Rp 8.330.000.000
Dari pemeriksaan laporan keuangan PT. Robusta Pratama (PT ROPRA)
Tahun 2015, Saudara menemukan bukti sebagai berikut:

1 Dalam pemeriksaan fisik kas ditemukan bahwa perusahaan belum


mencatat pembelian ATK kantor sebesar Rp 2.000.000,00

2 Perusahaan belum mencatat penerimaan melalui transfer bank untuk


pembayaran piutang sebesar Rp 750.000.000,00

3 Penyesuaian untuk biaya dibayar dimuka untuk pembayaran rekening


listrik sebesar Rp35.000.000,00

4 Penyesuaian untuk kekurangan pencatatan beban penyusutan kendaraan


sebesar Rp15.000.000,00
5 Penyesuaian untuk pendapatan diterima dimuka yang
telah jatuh tempo dan diakui sebagai pendapatan
sebesar Rp 1.500.000.000,00
6 Penyesuaian untuk beban buruh harian yang telah
jatuh tempo dan belum dibayarkan perusahaan Rp350.000.000,00
7 Perusahaan salah mencatat pengeluaran yang seharusnya untuk

beban pemasaran tercatat sebagai persediaan, maka Saudara melakukan


jurnal balik yang seharusnya. Kesalahan pencatatan tersebut sebesar
Rp350.000.000,00.

Pada saat diskusi terakhir dengan pihak internal perusahaan, manajemen


mengakui semua penyesuaian Saudara. Maka berdasarkan temuan tersebut
silahkan Saudara untuk melakukan:

1. Menyusun hasil wawancara kedala kertas kerja prosedur pemeriksaan

(Untuk Tugas 6)

2. Menyusun kertas kerja pemeriksaan per akun, dengan format yang


sesuai, khususnya untuk akun yang terkoreksi

(Untuk Tugas 7)

3. Membuat jurnal koreksi atas temuan dan rekapitulasinya

(Untuk Tugas 7)
4. Menyusun kertas kerja utama pemeriksaan

(Untuk Tugas 8)

5. Menyusun laporan keuangan hasil audit yang telah saudara lakukan,


disertai yang sesuai menurut opini Saudara.

(Untuk Tugas 8)