Anda di halaman 1dari 14

1.

OBSGYN

Ny S, 40th ; 154cm : 78kg

Dx : Kista ovarium

Tx : Pro Salpingo-Oophorectomy Dextra

Infus RL 18tpm

Infus Metronidazole 3 x 500mg

Konsul anastesi

A. Anamnesis

Keluhan Utama : Nyeri perut bawah.

RPS : Pasien P0A0 (menikah 5 tahun) mengeluh nyeri perut secara mendadak sejak ±4

hari yang lalu, mual (+), muntah (+). Saat ini nyeri dirasa sudah berkurang, nyeri

hilang timbul. Perdarahan dari jalan lahir (-).

Riwayat siklus haid : Menarche : 12 tahun, Siklus : Tidak teratur, dismenorrhea (+),

Lama haid : 7-8 hari, ganti pembalut 2-3x/hari, Riwayat kontrasepsi : KB (-)

RPD : HT (-), DM (-)

B. Pemeriksaan Fisik

TD : 160/120, N : 88, RR : 18, S : 36,5

- Mata : CP (-/-) , SI (-/-)

- Abdomen : Supel, Bu (+), NT (+)

Teraba massa kistik, sebesar sebesar bola tenis, gerak terbatas

- Ekstremitas : Akral dingin -/- Oedem -/-

Pemeriksaan Laboratorium :

Pemeriksaan USG

Massa kistik adneksa dekstra, soliter, unilokuler, batas tegas, tepi licin, uk ± 70 x 81 x

81 mm, internal echo (-), suggestive kista ovarium


Darah Lengkap

Hb 14,2 MCV 79,5 (H) MCHC 33,3

Hmt 41 MCH 27,3 Leukosit 14,6 (H)

Eritrosit 5,21 (H) Trombosit 302 GolDar B

Kimia Klinik

GDS 82 Kreatinin 0,62 Ureum 20,9

Imunologi

HbsAg (Non Reaktif) Anti HIV (Non Reaktif)

KEGAWATDARURATAN

2. Tn.M : 69th ; 170cm; 57kg

Dx : COPD

Tx:

O2 5lpm

Nebul Lasacomb (salbutamol-ipratroprium bromide) 1 A

Masih sesak Sp O2 88%  NRM 10lpm  SpO2 naik 98%

Inf NaCl 8tpm

Nebul Lasacomb 1A / 8 jam

Tx oral : Acetylsistein 3x1tab

RCI 4IU IV diulang 3X

Cek GDS bila <200 lanjut RCI 3x 6IU SC 10mnt (ac)

A. Anamnesis :

Keluhan Utama : Sesak


RPS : Sesak sejak 2 jam SMRS semakin memberat, pasien perokok aktif, tiap malam

selalu pakai O2 dirumah karena selalu sesak, batuk berdahak (+). Tidur harus

ditopang dengan 2-3 bantal.

RPD : Riw PPOK , Riw DM, 3 hari SMRS sudah tidak mau minum obat rutin dan

masih merokok.

B. Pemeriksaan Fisik :

KU : sedang

SpO2 awal 80%, dengan NRM 98%

TD : 110/80, N : 102 , RR : 30x/mnt

Thorax : barrel chest (+)

SDV +/+, Ronkhi +/+, wheezing +/+, penggunaan otot bantu napas (+)

Ekstremitas oedem -/-, akral dingin +/+

3. Dx: Subsequent Myocard Infark

Tx :

O2 5lpm

MRS

Infus NaCl 8tpm

Inj Furosemid 2 A

Pasang DC

A. Anamnesis

Keluhan Utama : Sesak

RPS : Sesak sejak 1 hr SMRS, nyeri dada disangkal

RPD : Riw CVD 1 th yll, HT (+)

B. Pemeriksaan Fisik
GCS 15

SpO2 92%, TD : 100/70, N : 80, RR : 28/mnt

Thorax : S1 S2 reguler, SDV +/+, Ronkhi -/-, wheezing -/-

Ekstremitas inferior oedem +/+

C. Pemeriksaan Penunjang

EKG : Sinus rhythm, HR 79, T inverted di V6

4. Ny S : 48th

Dx : Asthma

Tx :

Nebul ventolin

Salbutamol 4mg syrup 3x1cth

Metilprednisolon 3x1

Intunal 3x1

Anamnesis :

Sesak napas 2jam SMRS, terus menerus, tidak dipengaruhi posisi dan suhu, mengi

(+), batuk pilek (+), demam (-), bicara 1 kalimat (+)

RPD: riw asma (+) terakhir

Px Fisik :

KU sedang, TD 130/80, HR 100x, RR 26x, T 37, SpO2 96%

Paru:SDV (+/+),wh (+/+),RBK (-/-)

Jantung: S1 S2 reg, M (-), G (-)

Abd: dbn
5. Ny K : 68th

Dx : AMI

Tx :

O2 NRM 11 lpm

Konsul Sp. JP

MRS ICU

Inf NaCl 20tpm

Inj Lovenox (enoxaparin) 0,3 cc IV

Loading aspilet tab 300mg

Tab CPG 300 mg

A. Anamnesis

Keluhan Utama : Nyeri dada

RPS : Nyeri dada sejak 2 jam SMRS, sesak (+), keringat dingin, jantung berdebar

RPD : Riw keluhan yg sama (+) 2 bulan yll

B. Pemeriksaan Fisik

GCS 15

SpO2 : 74%, TD : 130/80, N : 70x/mnt

Thorax : S1 S2 reguler, SDV +/+, ronkhi -/-, wheezing -/-

C. Pemeriksaan Penunjang :

Serum Elektrolit

Na : 140

Kalium : 4,2

Calsium : 1,20

Hasil Lab DL :

Hb : 12,7
AT : 159.000

PCV : 31

EKG :

Sinus rhythm, ST elevasi V2, V3, V4, HR : 69

6. Tn T : 70th

Dx : Subsequent MI

Tx :

O2 Kanul 5lpm

MRS

Inf NaCl 8pm

Inj furosemid 2 A

ISDN Sublingual 5mg

A. Anamnesis :

Keluhan Utama : Sesak

RPS : Sesak sejak 3 hr memberat sejak 4 jam SMRS, nyeri dada disangkal

RPD : Riw MRS dengan Diagnosa AMI

B. Pemeriksaan Fisik :

GCS 15

SpO2 84%, TD :150/80 , N : 84 , RR : 29

Thorax : S1 S2 reguler, SDV +/+, ronkhi -/-, wheezing -/-

Ekstremitas oedem -/-

C. Pemeriksaan Penunjang

EKG : Sinus rhythm, Q patologis + T inverted di lead V2 V3 V4


7. Tn Y : 68th

Dx : Heart Failure

Tx :

- MRS ICU

- O2 2lpm NRM

- Inf PZ 12tpm

- Inj Furosemid 3x1

- Bisoprolol 2.5 mg 1x1

- Fasorbid 2x1

- Captopril 2 x 25mg

- Spirola 1x1

- CPG 1x1

- Nabic 3x1

- Diazepam 0-2mg -2 mg

- Alih rawat Sp.JP

- Pasang DC

A. Anamnesis :

Keluhan utama : Sesak

RPS: Pasien datang dengan keluhan sesak sejak 1 hari SMRS, sesak makin memberat

dengan aktifitas ringan. Nyeri dada (+)

RPD : Riwayat Sakit Jantung (+) kontrol rutin dengan Sp. JP

B. Pemeriksaan Fisik :

KU Sedang, GCS 15 SpO2: 92%

TD: 160/90 mmHg, Nadi: 112x/mnt, CRT <2 detik isi dan tegangan cukup,

RR:30x/mnt, Suhu: 36,5o C


Leher: Pembesaran KGB (-), struma (-), JVP meningkat

Thorax : Simetris, S1 S2 ireguler ST (-), SDV +/+, Rbb (+)/(+), Wh (-)/(-)

Extremitas: Akral hangat, edema (-)

C. Pemeriksaan Penunjang :

EKG :

Sinus takikardi, ireguler, Atrial fibrilasi HR : 127, ST depresi dan T inverted di lead

V6

Hasil Lab :

DL :

Hb : 13

AL :8,79

Hematokrit : 40,8

AT : 118

Faal Ginjal

Cre : 3,95 (H)

BUN : 114,3 (H)

AU : 9,9 (H)

Elektrolit

Na : 139

K : 4,3

Ca : 1,20
8. Tn L : 67 th

Dx : Heart Failure

Tx :

Posisi Semifowler 45 derajat

Pasang DC

Inf PZ 8 tpm

Inj Furosemid 1A extra

ISDN PO 5mg extra SL

Rawat Ruang ICU

Alih rawat SpJP

Anamnesis :

Pasien mengeluh sesak 6 jam SMRS setelah minum banyak air, sesak dirasa

memberat saat berbaring. Riw jantung (+) bengkak rutin berobat sejak 1 bula yll,

nama obat lupa.

Px Fisik :

KU lemah, tampak sesak GCS E4V5M6

TD 160/90, HR 108, RR 32x, T 36.7

Paru:SDV (+/+),wh (-/-),RBB (+/+)

Jantung: S1 S2 reg,

Abd: supel (+) BU (+), NT (+),

Ext :dbn

EKG: Atrial Fibrilasi , RVR


9. Ny. K : 42th : 162cm : 58kg

Dx : Status asthmathicus

Tx :

Nebul salbutamol

O2 Nasal Kanul 3 lpm

Infus PZ+aminofilin 20 tpm

Nebul salbutamol 3x1

Diit TKTP 2000 kal

Alih rawat Sp P

A. Anamnesis :

RPS : Pasien mengeluh sesak napas 5 jam SMRS, terus-menerus, semakin memberat,

mengi (+), batuk (+), demam (-), pasien masih bisa berbicara dalam kata (+)

RPD: riw asma (+)

B. Pemeriksaan fisik :

KU lemah, HR 120x, RR 28x, T 36, SpO2 92%

kepala : CA (-/-), SI (-/-)

leher : dbn

Thorax

Inspeksi : Simetris (+), Retraksi (+)

Palpasi : Nyeri tekan (-)

Perkusi : Sonor

Auskultasi

Paru : SDV (+/+),wh (+/+),RBK (-/-)

Jantung : S1> S2 reg, M (-), G (-)

Abd: supel, timpani, BU (+), NT (-)


Ekstremitas : akral hangat

10. Tn.B ; 56th ; 78kg; 168cm

Dx : Subsequent MI

Tx :

O2 5lpm

Infus PZ 12 tpm

isdn 5 mg

Injeksi furosemid 2 ampul

Injeksi pantoprazole 2x1 ampul

Cek DL, bun, cr, SE

Alih rawat Sp. JP

A. Anamnesis

Pasien datang dengan keluhan sesak nafas, sejak tadi pagi. Sesak tidak membaik

dengan istirahat. Perut terasa sakit, menusuk hingga ke punggung belakang. kedua

tungkai bawah bengkak sejak 10 hari smrs.

RPD : DM (-) HT (-) jantung (-)

RPK : Keluhan serupa (-)

KU tampak lemah, gcs 456

Tanda Vital : TD 140/90 mmHg, N 56 x/mnt, S 36 C, RR 22 x/mnt. BS 178

B. Pemeriksaan Fisik

Kepala dan leher : CA (-/-), SI (-/-), limfonodi tidak teraba

Thorax : Cor S1-S2 tunggal reguler . Pulmo SDV +/+

Abdomen : Supel, BU (+)n, NT (+) epigastric

Ekstremitas : Akral hangat (+/+), oedem (+/+)


C. Pemeriksaan Penunjang :

EKG : sinus rhythm, HR 56 bpm, Q patologis T inverted di lead V1, V2 V3 V4

11. Ny S : 50th ; 156cm : 70kg

Dx : CVD , DM, HT

Tx :

Infus NaCl 20tpm

Inj Piracetam 3 x 3 gr

Inj Citicolin 2 x 500mg

Inj Mecobalamin 2 x 500mcg

Inj Ondansentron 1A/8jam (k/p)

RCI 4IU/ jam IV diulang 3X --> bila GDS < 200 --> RCI 3x 10IU SC 15 mnt

sebelum makan

Tx Oral :

Nifedipin 10 mg 0-0-1

CPG 1x 75mg

Cek DL, SE, BUN/SC, Profil Lipid

Diit ML DM KVRG

Alih rawat Sp.S

Usul konsul Sp.PD

A. Anamnesis

Keluhan Utama : Kelemahan anggota gerak kiri

RPS : Kelemahan anggota gerak kiri sejak 8jam SMRS, penurunan kesadaran (-),

nyeri kepala (-), muntah (+). Sedikit pelo, tersedak bila makan minum disangkal.

RPD : HT (+), DM (+)

B. Pemeriksaan Fisik :
KU : sedang

GCS 15

TD : 170/90, N : 86, RR : 18 , S : 36,5

Kepala : mesocephal

Mata : Pupil isokor

Mulut : asimetris, lidah lateralisasi ke kiri

Thorax : Simetris, SDV +/+, S1S2 reg

Eks. Sup/Inf : KM 555/333

refleks Babinski : -/+

Siriraj skor : -4

C. Pemeriksaan Penunjang

GDS : 536

EKG : Sinus rhythm, HR 84

12. Ny S : 50th ; 156cm : 70kg

Dx : CVD, Febris

Tx :

Infus NaCl 20tpm

Inj Piracetam 3 x 3 gr

Inj Citicolin 2 x 500mg

Cek DL, SE, BUN/SC, Profil Lipid

Diit ML KVRG

Alih rawat Sp.S

A. Anamnesis

Keluhan Utama : Kelemahan anggota gerak kanan


RPS : Kelemahan anggota gerak kiri sejak 8jam SMRS, penurunan kesadaran (-),

nyeri kepala (-), muntah (-). Sedikit pelo sudah sejak stroke pertama (th 2015),

tersedak bila makan minum disangkal.

RPD : HT (-), DM (-), Riw Stroke (kanan) tahun 2015

B. Pemeriksaan Fisik :

KU : Sedang

GCS 15

TD : 130/80, N : 86, RR : 18 , S : 380C

Kepala : mesocephal

Mata : Pupil isokor

Mulut : asimetris, lidah lateralisasi ke kanan

Thorax : Simetris, SDV +/+, S1S2 reg

Eks. Sup/Inf : KM 555/444

refleks Babinski : -/-

Siriraj skor : -4

C. Pemeriksaan Penunjang

GDS : 136

EKG : Sinus rhythm, HR 76bpm