Anda di halaman 1dari 3

TUGAS 2

1. Seperti telah dijelaskan sebelumnya, analisis jabatan adalah elemen dasar dari
Manajemen SDM. Jelaskan apa yang dimaksud dengan analisis jabatan berbasis tugas
dan analisis jabatan berbasis kompetensi ! jelaskan pula perbedaaan antar kedua konsep
tersebut !
2. Secara teoritis, pelaksanaan design jabatan dilakukan setelah ada uraian dan spesifikasi
jabatan. Menurut Anda, apakah organisasi dapat membuat design jabatan sebelum ada
uraian dan spesifikasi jabatan ?
3. Dalam Manajemen SDM dikenal istilah job enrichment dan job enlargement. Apakah
yang dimaksud dengan kedua konsep tersebut ? dimana letak perbedaannya ? dan berikan
contohnya !
4. Berkaitan dengan sistem rekrutmen, dikenal istilah outsourcing dan leasing. Apakah yang
dimaksud dengan kedua konsep tersebut ? dimana letak perbedaannya ? dan berikan
contohnya !

Jawaban :

1. Analisis jabatan berbasis tugas adalah sebuah proses untuk mengidentifikasikan dan
menentukan secara rinci tugas dan persyaratan pekerjaan tertentu serta kepentingan yang
berkaitan dengan tugas-tugas pada jabatan atau pekerjaan tertentu.
Analisis jabatan berbasis kompetensi Kompetensi didefinisikan sebagai
keseluruhan,kemampuan,pengetahuan, sikap dan prilaku yang ditunjukkan secara
konsisten oleh individu untuk menghasilkan kinerja unggul pada suatu jabatan dalam
bidang pekerjaan tertentu.
Organisasi Masa Depan
 Berbentuk datar dan ramping
 Berbentuk jaringan yang lebih memberdayakan kerjasama kelompok,
pengembangan karier, lebih didasarkan kepada berbagai bentuk tugas ketimbang
urutan, individu tidak lagi terikat secara kaku dengan tingkat manajemen yang
hirarkis
Ada 4 kondisi yang dibutuhkan :
 Misi organisasi harus jelas dan dipahami
 Kompetensi SDM
 Informasi yang menembus pada semua fungsi
 Budaya organisasi yang mendukung
2. Desain Jabatan adalah fungsi penetapan kegiatan-kegiatan kerja seorang individu atau
kelompok karyawan secara organisasional yang bertujuan untuk mengatur penugasan-
penugasan kerja yang memenuhi kebutuhan-kebutuhan organisasi, teknologi dan
keperilakuan.
Organisasi tidak dapat membuat design jabatan sebelum ada uraian dan spesifikasi
jabatan, karena organisasi tidak bisa menetapkan kegiatan atau menetukan tugas bagi
kelompok karyawan sebelum adanya uraian dan spesifikasi jabatan, dimana spesifikasi
jabatan merupakan uraian tertulis mengenai latar belakang yang berhubungan dengan
pekerjaan yang harus dimiliki sebelum mengisi pemegang jabatan/job tertentu sehingga
dapat berfungsi dengan efektif.
3. Job enrichment merupakan suatu pendekatan untuk merancang kembali pekerjaan
karyawan guna meningkatkan motivasi intrinsik dan meningkatkan kepuasan kerja
dengan memberikan mereka kesempatan untuk menggunakan berbagai kemampuan
mereka.
Contohnya, seorang teknisi yang biasanya menangani mesin, kemudian ditugaskan untuk
menangani mesin baru yang lebih kompleks.
Job Enlargement adalah memperluas isi pekerjaan secara horisontal, mengurangi
spesialisasi. Motivasi melalui job enlargement adalah memberikan tugas dan tanggung
jawab lebih besar pada karyawan. Namun ini dalam bentuk kuantitas.
Contohnya, seorang tenaga telemarketing, diminta untuk melakukan panggilan lebih
banyak lagi.
Perbedaan antara job enrichment dan job enlargement

Job Enrichment Job Enlargement


Pengembangan pekerjaan Pengembangan pekerjaan
secara vertikal secara horizontal
Memiliki arti peningkatan Menambah lebih banyak
melalui pengembangan tugas dan meningkatkan
beban kerja
Menekankan pada kualitas Menekankan pada kuantitas
Pekerja menemukan kepuasan Pekerja memiliki tambahan
dalam posisi mereka dan kesibukan dan tanggung
perkembanbangan potensi jawab
pribadi
Bergantung pada Job Tidak bergantung pada Job
Enlargement enrichment

4. Outsorcing bisa diartikan sebagai penggunaan tenaga kerja dari pihak ketiga untuk
menyelesaikan pekerjaan tertentu. Saat merekrut pekerja outsource, perusahaan bisa
bekerja sama dengan perusahaan outsource.
Contohnya, pekerjaan yang bisa dilakukan oleh karyawan outsourcing meliputi penjaga
kebersihan, keamanan, penyedia makanan (catering), petugas call center, pekerja di
pabrik, kurir atau supir, hingga petugas manajemen fasilitas (facility management
Leasing merupakan karyawan perusahaan yang bekerja dengan klien perusahaan dalam
hubungan kerja untuk memberikan tenaga ahli bidang administrasi, program manfaat
pekerja yang komprehensif, asumsi risiko majikan, pengisian pajak, dan kepatuhan
hukum ketenagakerjaan.

Anda mungkin juga menyukai