Anda di halaman 1dari 10

BAB 2 : PELAPORAN

1. Apa manfaat kertas kertas kerja bagi auditor ?


Jawab :
Manfaat kertas kerja bagi auditor:
 Merupakan dasar penyususnan laporan hasil audit
 Merupakan alat bagi atasan untuk me-review dan mengawasi pekerjaan para
pelaksana audit
 Merupakan alat pembuktian dari laporan hasil audit
 Menyajikan data untuk keperluan referensi
 Merupakan salah satu pedoman untuk tugas audit berikutnya

2. Apa saja kriteria kertas kerja audit yang baik?


Jawab :
Kriteria kertas kerja audit yang baik melIputi :
 Lengkap
 Bebas dari kesalahan
 Didasarkan atas fakta dan argumentasi yang rasional
 Sistematis,bersih,mudah dipahami, dan diatur dengan rapi
 Memuat hal-hal penting yang relevan dengan audit
 Mempunyai tujuan yang jelas
 Sedapat mungkin hindaripekerjaan menyalin ulang
 Dalam setiap kertas kerja harus mencantumkan kesimpulan hasil audit dan
komentar atau catatan review.

3. Bagaimana auditor mengorganisasikan kertas kerja dalam audit manajemen?


Jawab :
Pengorganisasian KKA harus selalu dikaitkan dengan tujuan audit utama (primary
audit objective) atau subtujuan audit yang ditetapkan auditor. KKA pada audit manajemen
mengelompokkan bukti-bukti yang diperoleh sesuai dengan elemen tujuan audit . dengan
demikian , setiap KKA akan menyajikan temuan kelompok kriteria, penyebab, dan akibat ,
baik dalam temuan yang bersifat terperinci maupun kesimpulan untuk masing-masing
elemen tujuan audit tersebut.

4. Apa tujuan disusunya program kerja audit?


Jawab :
Tujuan disusunya program kerja audit antara lain:
1. Merupakan suatu rencana yang sistematis tentang setiap tahap kegiatan yang bisa
dikomunikasikan kepada semua tim audit.
2. Merupakan landasan yang sistematis dalam memberikan tugas kepada para auditor dan
supervisornya.
3. Sebagai dasar untuk membandingkan pelaksanaan kegiatan dengan rencana yang telah
disetujui dan dengan standar serta persyaratan yang telah ditetapkan.
4. Dapat membantu para auditor yang belum berpengalaman dan membiasakan mereka
dengan ruang lingkup, tujuan ,serta langkah-langkah kegiatan audit
5. Dapat membantu auditor untuk mengenali sifat pekerjaan yang telah dikerjakan
sebelumnya.
6. Dapat mengurangi kegiatan pengawasan langsung oleh supervisor.

5. Apa perbedaan program kerja audit antara audit pendahuluan, pengujian, dan review
terhadap sistem pengendalian manajemen dan audit lanjutan?
Jawab :
Perbedaan program kerja audit antara audit pendahuluan, pengujian, dan review
terhadap sistem pengendalia manajemen dan audit lanjutan antara lain:
 Program kerja audit pendahuluan mencakuppengumpulan informasi umum tentang
objek yang di audit , cara pelaksanaan prosedur dan sistem operasi yang di terapkan
dalam perusahaan tersebut. Dalam tahap audit ini , auditor harus melakun pengujian
pendahuluan (preliminary test) atas informasi yang diperoleh untuk
mengidentifikasiaktivitas yang memerlukan perbaikan. Identifikasi ini disebutpossible
audit objective.
 Pada tahap audit pengujian dan review atas pengendalian manajemen , program kerja
audit biasanya memuat langkah-langkah audit yang bertujuan untuk menemukan
bagian-bagian yang mengandung kelemahan pada sistem pengendalian manajemen
(SPM) yang diterapkan objek audit. Langkah- langkah ekrja pada tahap audit ini harus
mngarahkan auditor tidak hanya memperoleh informasi tentang keandalan sistem
pengendalian manajemen tetapi juga memperoleh bukti-bukti yang diperlukan untuk
merumuskan secara tepat tujuan audit sementara menjadi tujuan audit yang
sesungguhnya (defenitive audit objective).
 Program audit untuk tahap audit lanjutan , memuat langkah-langkah terperinci untuk
mendapatkan bukti yang cukup,material dan relevan dalam mendukung temuan-
temuan yang menjadi dasar rekomendasi (perbaikan). Program kerja audit pada tahap
ini harus memberikan panduan kepada auditor dalam pengembangan temuan yang
dilakukanya.

6. Apakah perbedaan tersebut (soal 5) disebabkan semata-mata karena tujuan yang berbeda
Jawab :
Perbedaan tersebut (soal 5) semata-mata tidak disebabkan karena tujuan yang
berbeda, akan tetapi ini lebih mengacu pada langkah-langkah kerja yang memuat
pengarahan-pengarahan khusus pelaksanaan tugas audit sesuai dengan tahapan auditnya,
yaitu:
a. Audit pendahuluan, meliputi:
1. Pembicaraan pendahuluan denganobjek yang di audit
2. Pengumpilan informasi umum, penelaahan peraturan, evaluasi prosedur kerja, dan
sistem operasional.
3. Tes pendahuluan atas informasi yang diperoleh guna mengidentifikasi tujuan audit
sementara.
4. Pebuatan ikhtisar hasil audit pendahuluan.
b. Review dan pengujian pengendalian manajemen, meliputi:
1. Pengujian pengendalian manajemen
2. Pembuatan ikhtisar hasil temuan pengujian pengendalian manajemen.
c. Audit lanjutan, meliputi:
1. Pengembangan temuan hasil pengujian pengendalian manajemen
2. Penyajian hasi audit lanjutan (daftar temuan)
3. Pembahasan temuan dengan penanggung jawab audit
4. Pembahasan hasil audit lanjutan dengan objek audit
5. Penyusunan rekomendasi.

7. Auditor menggunakan program audit dalam melakukan pemeriksaan. Apa manfaat dari
program audit?
Jawab :
Manfaat dari program audit:
 Merupakan suatu rencana yang sistematis tentang setiap tahap kegiatan yang bisa
dikomunikasikan kepada semua tim audit.
 Merupakan landasan yang sistematis dalam memberikan tugas kepada para auditor
dan supervisornya.
 Sebagai dasar untuk membandingkan pelaksana kegiatan dengan rencana yang telah
disetujui dan dengan standar serta persyaratan yang telah ditetapkan.
 Dapat membantu para auditor yang belum berpengalaman dan membiaskan mereka
dengan ruang lingkup, tujuan serta langkah-lamgkah kegiatan audit.
 Dapat membantu auditor untuk mengenali sifat perkerjaan yang telah dikerjakan
sebeumnya.
 Dapat megurangi kegiatan pengawasan langsung oleh supervisor,

8. Bagaimana auditor membuat kesimpulan audit, apa dasar dari kesimpulan audit tersebut
Jawab :
Dasar dari kesimpulan audit:
1. Judul bab harus mengidentifikasi pokok persoalan dan sedapat mungkin juga arah dari
temuan.
2. Pokok- pokok setiap temuan harus diikhtisarkan secara singkat dan harus
mengungkapkan kepada pengguna akan adanya uraian yang mendukung dan
menjelaskan pokok-pokok temuan tersebut.
3. Auditor harus mengggambarkan kepada pengguna laporan tentang hal-hal yang
ditemukan, baik bersifat negatif maupun positif , apa penyebab dan akibat dari temuan
tersebut
4. Dalam menyajikan temuan ini auditor juga harus mempertimbangkandan
mengevaluasi komentar para pihak yang berkaitan dengan program/aktivitas yang di
audit.
5. Semua penyajian temuan harus di akhiri dengan suatu pernyataan yang menjelaskan
sikap akhit auditor atas dasar pertimbangan yang matang terhadap informasi yang
diperoleh.
9. Apa fungsi laporan hasil audit manajemen?
Jawab :
Fungsi laporan audit manajemen adalah untuk menemukan kekurangan atau
kelemahan dalam pengelolaan berbagai program,/aktivitas dalam perusahaan, biasanya
pengguna laporan lebih berkepentingan pada hasil audit (temuan audit ) yang merupakan
indikasi terjadinya bebagai kekurangan/kelemahan dalam pengelolaan program/aktivitas
dalam perusahaan.

10. Siapa saja yang berkepentinga terhadap laporan tersebut?


Jawab :
Pihak yang berkepentingan thd laporan audit adalah pihak-pihak yang berkepentingan
terhadap laporan keuangan suatu perusahaan, termasuk investor, kreditor, dan regulator
yang membutuhkan informasi yang andal, agar masyarakat keuangan tersebut memiliki
basis yang kuat untuk menyalurkan dana mereka ke usaha-usaha yang beroperasi secara
efisien dan memiliki posisi keuangan yang sehat.

11. Ada berapa metode penyajian laporan audit manajemen? Sebutkan dan jelaskan!
Jawab :
a. Penyajian laporan mengikuti arus informasi
Dalam cara ini , auditor menyajikan hasil auditnya dalam laporan berdasarkan
informasi yang diperoleh sesuai dengan tahapan –tahapan yang dilakukan.
b. Penyajian laporan yang menitik beratkan pada kepentingan pengguna
Penyajian dengan menggunakan metode ini menitikberatkan kepada kepentingan para
penggguna laporan hasil audit . umumnya para pengguna laporan lebih berkepentingan
terhadap temua auditnya dripada bagaimana auditor melakuan audit. Dengan demikian
dibutuhkan penyajian laporan yang dapat menjawab pertanyaan pengguna dengan
cepat , biasanya berupa kesimpulan atas audit yang dilakukan auditor.

12. Bagaimana bentuk laporan audit manajemen dan apa bedanya dengan laporan audit
keuangan?
Jawab :

No Keterangan Audit Manajemen Audit Keuangan


1 Tujuan Audit Perbaikan atas Mendapatkan opini
program/aktivitas pengelolaan
perusahaan yang masih
memerlukan perbaikan
2 Ruang Lingkup Keseluruhan fungsi Data-data akuntansi
Audit manajemn dan unit-unit perusahaan dan prosens
terkait yanga da didalamnya penyajian laporan keuangan
3 Dasar Yuridis Opsional Wajib
4 Pelaksana Audit Auditor internal/eksternal Auditor eksternal
5 Frekuensi Audit Opsional Minimsl satu kali dalam
setahun
6 Orientasi Hasil Audit Anticipatory Bersifat historis
7 Bentuk Laporan Laporan yang bersifat Laporan bentuk pendek
Audit kompherensif
8 Pengguna Laporan Pihak internal Pihak eksternal

13. Apa saja yang disajikan dalam laporan tersebut? Sebut dan jelaskan !
Jawab :
Yang disajikan dalam laporan audit manajemen, yaitu:
 Informasi latar belakang berisi tentang perusahaan dan program yang akan diaudit.
 Kesimpulan dan temuan audit berisi tentang temuan-temuan yang ditemukan dalam
proses audit.
 Rumusan rekomendasi berisi tentang saran perbaikan oleh auditor.
 Ruang lingkup audit berisi tentang berbagai aspek dari program yang diaudit.

14. Bagaimana tanggung jawab auditor terhadap laporan audit yang diterbitkan?
Jawab :
Tanggung jawab auditor thd laporan yang diterbitkan dapat dilihat dari rekomendasi atas
temuan yang ada. Hal ini berarti bahwa auditor tidak hanya dapat menemukan kesalahan
yang ada, tetapi juga harus memberikan solusi pemecahannya.

15. Apa fungsi rekomendasi yang diterbitkan auditor?


Jawab :
Fungsi rekomendasi yang diberikan auditor ialah memrikan saran perbaikan atas berbagai
kekurangan atau kelemahan yang terjadi pada program/aktivitas yang diaudit sehingga
perusahaan terhindar dari kerugian yang dapat timbul.

16. Siapa yang bertanggung jawab untuk mengimplementasikan rekomendasi tersebut?


Jawab :
Yang bertanggung jawab dalam mengimplementasikan rekomendasi yaitu manajemen
perusahaan terutama yang berkaitan dengan program/aktivitas yang sedang diaudit.
Karena jika rekomendasi tersebut tidak dijalankan, pihak yang akan berpengaruh terhadap
dampak itu sendiri ialah perusahaan tersebut.

17. Bagaimana seharusnya rekomendasi dirumuskan agar mampu mendorong komitmen


manajemen dalam melakukan perbaikan proses dan kinerjanya?
Jawab :
Dalam merumuskan rekomendasi, dilakukan proses audit komunikasi yang konstruktif
yang harus dilakukan oleh auditor dengan berbagai pihak yang ada dalam perusahaan
terutama yang berkaitan dengan program/aktivitas yang diaudit. Pengkomunikasian hasil
temuan mutlak harus dilakukan dimana auditor harus mendapatkan komentar yang
seimbang berkaitan dengan berbagai temuan (terutama yang berkaitan dengan kelemahan
pengelolaan) dari berbagai pihak yang berhubungan dengan permasalahan tersebut.
Sebelum mengajukan rekomendai final di dalam laporannya, auditor terlenih dahulu
mendiskusikannya dengan pihak-pehak yang berkepentingan. Dengan demikian
diharapkan rekomendasi tersebut diterima dan dilaksanakan dengan penuh komitmen dan
tanpa keterpaksaan. Setiap rekomendasi yang diajukan oleh auditor harus dilengkap
dengan analisis yang menyangkut adanya peningkatan ekonomisasi, efisiensi, dan
efektivitas yang akan dicapai pada pelaksanaan program/aktivitas serupa di masa datang
atau berbagai kemungkinan kerugian yang akan terjadi pada perusahaan jika rekomendasi
tersebut tidak dilaksanakan.
BAB 2 : PELAPORAN

A. PILIHAN BERGANDA
1. Dibawah ini merupakan bentuk program kerja audit untuk setiap tahapan audit.
1) Internal control Qustionnaire
2) Tujuan audit lanjutan
3) Komentar manajemen perusahaan
4) Periode audit
5) Tanggapan auditor
6) Rekomendasi

Yang termasuk bentuk program kerja audit untuk daftar temuan dan rekomendasi
adalah ...

a. 1, 2, dan 3 d. 1, 3, dan 4
b. 2, 3, dan 6 e. 4, 5, dan 6
c. 3, 5, dan 6

Jawaban : c. 3, 5, dan 6

Alasan : bentuk program kerja audit untuk dalam daftar temuan dan rekomendasi
terbagi atas kondisi, kriteria, penyebab, akibat, komentar manajemen perusahaan,
tanggapan auditor, dan rekomendasi

Sumber : Buku Audit Manajemen Prosedur dan Implementasi Edisi 2 Halaman 55

2. Beberapa manfaat dari penyusunan program kerja audit antara lain, kecuali ...
a. Merupakan suatu rencana yang sistematis tentang setiap tahap kegiatan yang bisa
dikomunikasikan kepada semua tim audit.
b. Menemukan kekurangan/ kelemahan dalam pengelolaan berbagai
program/aktivitas dalam perusahaan
c. Sebagai dasar untuk membandingkan pelaksana kegiatan dengan rencana yang
telah disetujui dan dengan standar serta persyaratan yang telah ditetapkan.
d. Dapat membantu para auditor yang belum berpengalaman dan membiaskan mereka
dengan ruang lingkup, tujuan serta langkah-lamgkah kegiatan audit.
e. Dapat membantu auditor untuk mengenali sifat perkerjaan yang telah dikerjakan
sebelumnya.

Jawaban : b. Menemukan kekurangan/ kelemahan dalam pengelolaan berbagai


program/aktivitas dalam perusahaan
Alasan : karena menemukan kekurangan/ kelemahan dalam pengelolaan
berbagai program/aktivitas dalam perusahaan merupakan tujuan dari audit
manajemen dan bukan merupakan manfaat dari program kerja audit

Sumber : Buku Audit Manajemen Prosedur dan Implementasi Edisi 2 Halaman 46


AUDIT INTERNAL
PELAPORAN

Dosen : Drs. H. Arifin Akhmad, M.Si., Ak., CA

Mata Kuliah : Audit Internal

KELOMPOK 6
AISYIYAH : 160503005

HANNUM ANGGINA DIA : 160503011

CHAIRUNNISA MANURUNG : 160503012

NURHASANAH : 160503016

MELISA PAKPAHAN : 160503051

UNIVERSITAS SUMATERA UTARA

FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS

S1 AKUNTANSI

2019