Anda di halaman 1dari 308

Paket Unit Pembelajaran

PROGRAM PENGEMBANGAN KEPROFESIAN BERKELANJUTAN (PKB)


MELALUI PENINGKATAN KOMPETENSI PEMBELAJARAN (PKP)
BERBASIS ZONASI

MATA PELAJARAN MATEMATIKA


SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN
(SMK)

Kalkulus
Penulis:
Iwan Gunawan, M.Pd., M.PMat.
Wahyu Purnama, S.Si., M.Pd.
Dr. Joko Soebagyo, M.Pd.

Penyunting:
Iwan Gunawan, M.Pd., M.PMat.

Desainer Grafis dan Ilustrator:


TIM Desain Grafis

Copyright © 2019
Direktorat Pembinaan Guru Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus
Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan

Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang


Dilarang mengopi sebagian atau keseluruhan isi buku ini untuk kepentingan komersial
tanpa izin tertulis dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Paket Unit Pembelajaran
Kalkulus

KATA SAMBUTAN

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Saya menyambut baik terbitnya Paket Unit Pembelajaran dalam rangka


pelaksanaan Program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB)
melalui Peningkatan Kompetensi Pembelajaran (PKP) Berbasis Zonasi.
Peningkatan Kompetensi Pembelajaran merupakan salah satu upaya
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Direktorat Jenderal Guru dan
Tenaga Kependidikan (Ditjen GTK) dalam meningkatkan kualitas
pembelajaran yang berfokus pada upaya mencerdaskan peserta didik melalui
pembelajaran berorientasi keterampilan berpikir tingkat tinggi. Program
berbasis zonasi ini dilakukan mengingat luasnya wilayah Indonesia dan
kualitas pendidikan yang belum merata, sehingga peningkatan pendidikan
dapat berjalan secara masif, merata, dan tepat sasaran.

Paket unit pembelajaran ini dikembangkan mengikuti arah kebijakan


Kemendikbud yang menekankan pada pembelajaran berorientasi pada
keterampilan berpikir tingkat tinggi atau higher order thinking skills (HOTS).
Keterampilan berpikir tingkat tinggi adalah proses berpikir kompleks dalam
menguraikan materi, membuat kesimpulan, membangun representasi,
menganalisis, dan membangun hubungan dengan melibatkan aktivitas mental
yang paling dasar.

Sasaran Program PKB melalui PKP berbasis zonasi ini adalah seluruh guru di
wilayah NKRI yang tergabung dalam komunitas guru sesuai bidang tugas yang
diampu di wilayahnya masing-masing. Komunitas guru dimaksud meliputi
kelompok kerja guru (KKG), Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP), dan
Musyawarah Guru Bimbingan Konseling (MGBK).

iii
Program PKB melalui PKP berbasis Zonasi
Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan

Semoga Paket Unit Pembelajaran ini dapat digunakan dengan baik


sebagaimana mestinya sehingga dapat menginspirasi guru dalam
mengembangkan materi dan melaksanakan proses pembelajaran yang
berorientasi pada keterampilan berpikir tingkat tinggi yang bermuara pada
meningkatnya kualitas lulusan peserta didik.

Untuk itu, kami ucapkan terima kasih atas kerja keras dan kerja cerdas para
penulis dan semua pihak terkait yang dapat mewujudkan Paket Unit
Pembelajaran ini. Semoga Allah Swt. senantiasa meridai upaya yang kita
lakukan.

Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Jakarta, Juli 2019


Direktur Jenderal Guru
dan Tenaga Kependidikan,

Dr. Supriano, M.Ed.


NIP. 196208161991031001

iv
Paket Unit Pembelajaran
Kalkulus

KATA PENGANTAR

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Puji syukur kita panjatkan ke hadirat Allah Swt., Tuhan YME, karena atas izin
dan karunia-Nya Paket Unit Pembelajaran Program Pengembangan
Keprofesian Berkelanjutan (PKB) melalui Peningkatan Kompetensi
Pembelajaran (PKP) Berbasis Zonasi ini dapat diselesaikan. Paket Unit
Pembelajaran ini disusun berdasarkan analisis Standar Kompetensi Lulusan,
Standar Isi, Standar Proses, dan Standar Penilaian serta analisis Ujian Nasional
(UN).

Hasil UN tahun 2018 menunjukkan bahwa peserta didik masih lemah dalam
keterampilan berpikir tingkat tinggi (higher order thinking skills) seperti
menganalisis, mengevaluasi, dan mengkreasi. Hasil tersebut ternyata selaras
dengan capaian PISA (Programme for International Student Assessment)
maupun TIMSS (Trends in International Mathematics and Science Study). Oleh
karena itu, perserta didik harus dibiasakan dengan pembelajaran dan soal-
soal yang berorientasi kepada keterampilan berpikir tingkat tinggi agar
meningkat kemampuan berpikir kritisnya.

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Direktorat Jenderal Guru dan


Tenaga Kependidikan (Ditjen GTK), berupaya meningkatkan kualitas
pembelajaran yang bermuara pada peningkatan kualitas lulusan peserta didik
dengan Program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) melalui
Peningkatan Kompetensi Pembelajaran (PKP) Berbasis Zonasi. Program ini
dikembangkan dengan menekankan pembelajaran yang berorientasi pada
keterampilan berpikir tingkat tinggi.

v
Program PKB melalui PKP berbasis Zonasi
Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan

Untuk meningkatkan efisiensi, efektivitas, dan pemerataan mutu pendidikan,


maka pelaksanaan Program PKP dilakukan dengan mempertimbangkan aspek
kewilayahan (Zonasi). Melalui zonasi ini, pengelolaan komunitas guru seperti
Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) SMA/SMK dan SLB, dan
Musyawarah Guru Bimbingan Konseling (MGBK) dilaksanakan dengan
memperhatikan keragaman mutu pendidikan.

Kami ucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada


seluruh tim penyusun yang berasal dari Pusat Pengembangan dan
Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PPPPTK), Lembaga
Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan
bidang Kelautan dan Perikanan Teknologi Informasi dan Komunikasi (LPPPTK
KPTK), Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP), dan Perguruan Tinggi
serta semua pihak yang telah berkontribusi dalam mewujudkan penyelesaian
Paket Unit Pembelajaran ini. Semoga Allah Swt. senantiasa meridai upaya yang
kita lakukan.

Wassalamu’alaikum Warahmatulahi Wabarakatuh

Direktur Pembinaan Guru


Pendidikan Menengah dan
Pendidikan Khusus,

Ir. Sri Renani Pantjastuti, M.P.A.


NIP. 196007091985032001

vi
Paket Unit Pembelajaran
Kalkulus

DAFTAR ISI

Hal

KATA SAMBUTAN __________________________________ III


KATA PENGANTAR __________________________________ V
DAFTAR ISI _____________________________________ VII
PENGANTAR PAKET UNIT PEMBELAJARAN ________________ 1
UNIT PEMBELAJARAN 1 LIMIT FUNGSI ALJABAR ___________ 3
UNIT PEMBELAJARAN 2 TURUNAN FUNGSI ALJABAR_______ 65
UNIT PEMBELAJARAN 3 APLIKASI TURUNAN PERTAMA ___ 119
UNIT PEMBELAJARAN 4 INTEGRAL TAK TENTU DAN TENTU _ 189
UNIT PEMBELAJARAN 5 LUAS DAERAH DAN VOLUME BENDA
PUTAR _________________________________________ 255
PENUTUP _______________________________________ 295
DAFTAR PUSTAKA ________________________________ 297

vii
Program PKB melalui PKP berbasis Zonasi
Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan

viii
Paket Unit Pembelajaran
Kalkulus

PENGANTAR PAKET UNIT PEMBELAJARAN

Paket unit Kalkulus disusun sebagai kumpulan sumber bahan ajar alternatif
bagi guru yang tersusun atas Unit Limit Fungsi Aljabar, Turunan Fungsi
Aljabar, Aplikasi Turunan Pertama, Integral Tak Tentu dan Tertentu, serta
Luas Daerah dan Volume Benda Putar. Melalui bahan bacaan pada paket unit
tersebut diharapkan guru mendapatkan tambahan pengetahuan untuk
mengajarkan materi tersebut ke peserta didiknya sesuai capaian kompetensi
dasar (KD), terutama dalam memfasilitasi kemampuan bernalar peserta didik.
Selain itu, unit ini juga aplikatif bagi guru dan peserta didik agar dapat
menerapkan dasar-dasar pengetahuan kalkulus dalam kehidupan sehari-hari.

Paket unit kalkulus terdiri dari komponenen penting dalam dalam setiap
unitnya yaitu kompetensi dasar, perumusan indikator pencapaian
kompetensi, aplikasi di dunia nyata, soal-soal tes UN/USBN, aktivitas
pembelajaran, lembar kerja peserta didik (LKPD), bahan bacaan,
pengembangan penilaian, kesimpulan dan umpan balik. Komponen-
komponen di dalam setiap unit tersebut disesuaikan dengan topik kalkulus
masing-masing dengan tujuan agar dapat dilihat kesesuaian dengan strategi
pembelajaran yang digunakan.

1
Program PKB melalui PKP berbasis Zonasi
Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan

LKPD pada setiap unit dikembangkan agar guru dapat memfasilitasi peserta
didik untuk melatihkan kemampuan bernalar dan berketerampilan proses
sain dengan mendayagunakan media yang sudah menjadi standar
kelengkapan sekolah. LKPD tersebut disajikan melalui serangkaian aktivitas
pembelajaran dengan menggunakan pendekatan saintifik dan model
pembelajaran yang di rekomendasikan dalam Kurikulum 2013.

2
Unit Pembelajaran
PROGRAM PENGEMBANGAN KEPROFESIAN BERKELANJUTAN (PKB)
MELALUI PENINGKATAN KOMPETENSI PEMBELAJARAN (PKP)
BERBASIS ZONASI

MATA PELAJARAN MATEMATIKA


SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN
(SMK)

Limit Fungsi Aljabar


Penulis:
Iwan Gunawan, M.Pd., M.PMat.

Penyunting:
Dr. Joko Soebagyo, M.Pd.

Desainer Grafis dan Ilustrator:


TIM Desain Grafis

Copyright © 2019
Direktorat Pembinaan Guru Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus
Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan

Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang


Dilarang mengopi sebagian atau keseluruhan isi buku ini untuk kepentingan komersial
tanpa izin tertulis dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Unit Pembelajaran
Limit Fungsi Aljabar

DAFTAR ISI

Hal

DAFTAR ISI ___________________________________ 5


DAFTAR GAMBAR_______________________________ 6
DAFTAR TABEL ________________________________ 6
PENDAHULUAN ________________________________ 7
KOMPETENSI DASAR DAN PERUMUSAN IPK __________ 8
A. Kompetensi Dasar dan Target Kompetensi ________________________________ 8
B. Indikator Pencapaian Kompetensi _________________________________________ 8
APLIKASI DI DUNIA NYATA _____________________ 10
A. Korosi Pada Kapal__________________________________________________________ 10
SOAL-SOAL UN/USBN __________________________ 12
A. Soal UN Limit Fungsi Aljabar ______________________________________________ 12
BAHAN PEMBELAJARAN ________________________ 16
A. Aktivitas Pembelajaran ____________________________________________________ 16
Aktivitas Pembelajaran ke-1 _____________________________________________________ 16
Aktivitas Pembelajaran ke-2 _____________________________________________________ 18
Aktivitas Pembelajaran ke-3 _____________________________________________________ 20
Aktivitas Pembelajaran ke-4 _____________________________________________________ 22
B. Lembar Kerja Peserta Didik _______________________________________________ 24
LKPD 1. Menjelaskan dan memahami konsep limit ____________________________ 24
LKPD 2. Menentukan nilai limit fungsi aljabar polinomial _____________________ 27
LKPD 3. Menentukan nilai limit fungsi aljabar pecahan________________________ 30
LKPD 4. Menyelesaikan masalah limit fungsi ___________________________________ 32
C. Bahan Bacaan ______________________________________________________________ 34
Memahami Konsep Limit _________________________________________________________ 34
Limit Fungsi Aljabar ______________________________________________________________ 39
PENGEMBANGAN PENILAIAN ____________________ 44

5
Program PKB melalui PKP berbasis Zonasi
Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan

A. Pembahasan Soal-soal _____________________________________________________ 44


B. Pengembangan Soal HOTS _________________________________________________ 48
C. Refleksi Pembelajaran _____________________________________________________ 57
KESIMPULAN _________________________________ 58
UMPAN BALIK ________________________________ 60

DAFTAR GAMBAR

Hal

Gambar 1 Korosi pada kapal _____________________________________________________ 11


Gambar 2 : Nilai fungsi pada saat 𝑥 mendekati 3_______________________________ 25
Gambar 3 : Nilai fungsi saat 𝑥 mendekati 1 _____________________________________ 26
Gambar 4. Augustin Louis Cauchy (1789-1857) _______________________________ 35
Gambar 5. Nilai fungsi saat 𝑥 mendekati 2 _____________________________________ 36
Gambar 6. Grafik fungsi pecahan ________________________________________________ 37
Gambar 7. Grafik fungsi diskontinu _____________________________________________ 38

DAFTAR TABEL

Hal

Tabel 1 Nilai fungsi linear pada saat 𝑥 mendekati 3 ___________________________ 25


Tabel 2 Nilai fungsi pecahan pada saat 𝑥 mendekati 1 ________________________ 26
Tabel 4: Nilai fungsi linear pada saat 𝑥 mendekati 2 __________________________ 28
Tabel 5. Nilai fungsi kuadrat pada saat 𝑥 mendekati 4 ________________________ 28
Tabel 6: Nilai fungsi polinom pada saat 𝑥 mendekati 2 _______________________ 29
Tabel 7: Nilai fungsi pecahan pada saat 𝑥 mendekati 1________________________ 30

6
Unit Pembelajaran
Limit Fungsi Aljabar

PENDAHULUAN

Unit limit fungsi aljabar merupakan salah satu unit dari unit-unit yang ada
dalam materi matematika SMK. Unit ini disajikan untuk membantu saudara
dalam memberikan pemahaman kepada peserta didik untuk topik limit
khususnya limit fungsi aljabar.

Unit limit fungsi aljabar disajikan dengan terlebih dahulu menganalisis


kompetensi dasar yang harus dicapai berdasarkan amanat Perdirjen 464.
Berdasarkan kompetensi dasar inilah selanjutnya dikembangkan dengan
menentukan indikator yang mencirikan dari kompetensi dasar tersebut.
Dengan mengacu pada indikator tersebut, kemudian disinkronisasi dengan
soal-soal UN yang keluar pada tiga tahun terakhir. Soal UN dianalisis mulai
dari tahun keluarnya soal, tingkat kognitif soal, materi yang berkaitan dengan
soal, serta indikator dari komptensi dasar.

Istilah limit digunakan untuk menunjukkan sesuatu yang tidak dapat


dijangkau secara langsung, namun hanya dapat didekati sedekat-dekatnya.
Dalam bahasa matematika terdapat suatu kondisi fungsi pada titik tertentu
tidak kontinu, namun nilai-nilai disekitar titik-titik tersebut masih dapat
ditentukan. Untuk menentukan nilai pada titik-titik yang mendekati titik tidak
kontinu tersebut maka digunakan istilah limit.

7
Program PKB melalui PKP berbasis Zonasi
Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan

KOMPETENSI DASAR DAN PERUMUSAN IPK

A. Kompetensi Dasar dan Target Kompetensi

Sub unit pembelajaran ini dikembangkan berdasarkan Kompetensi Dasar


kelas XII:

Kompetensi Dasar Target Kompetensi Kelas

3.30 Menentukan nilai limit fungsi 1. Menentukan nilai limit XII


aljabar fungsi aljabar

4.30 Menyelesaikan masalah yang 1. Memecahkan masalah XII


berkaitan dengan limit fungsi yang berkaitan dengan
aljabar limit fungsi aljabar

B. Indikator Pencapaian Kompetensi

IDIKATOR PENCAPAIAN INDIKATOR PENCAPAIAN


KOMPETENSI (IPK) KOMPETENSI (IPK)
PENGETAHUAN KETERAMPILAN
3.30 Menentukan nilai limit fungsi 4.30 Menyelesaikan masalah yang
aljabar berkaitan dengan limit fungsi
aljabar
IPK Pendukung IPK Pendukung
3.30.1 Menjelaskan konsep limit 4.30.1 Mengidentifikasi masalah
fungsi yang berkaitan dengan limit
3.30.2 Memahami konsep limit fungsi aljabar
fungsi

8
Unit Pembelajaran
Limit Fungsi Aljabar

IPK Kunci IPK Kunci


3.30.3 Menentukan nilai limit fungsi 4.30.2 Menyelesaikan masalah yang
polinomial berkaitan dengan limit
3.30.4 Menentukan nilai fungsi fungsi pecahan
aljabar fungsi pecahan IPK Pengayaan
IPK Pengayaan 4.30.3 Memecahkan masalah yang
3.30.5 Menganalisis masalah limit berkaitan dengan limit
fungsi aljabar fungsi aljabar bentuk
pecahan

9
Program PKB melalui PKP berbasis Zonasi
Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan

APLIKASI DI DUNIA NYATA

A. Korosi Pada Kapal

Matematika merupakan ilmu yang tidak bisa lepas dari kehidupan sehari-hari.
Semua konsep dalam matematika pasti terkait dengan kondisi kehidupan
sehari-hari. Limit merupakan salah satu konsep dalam matematika yang erat
hubungannya dengan kehidupan sehari hari. Limit merupakan suatu istilah
dalam matematika untuk mewakili pemahaman tentang “mendekati”, mencari
nilai yang mendekati pada nilai yang ingin dicapai namun tidak dapat dicapai.

Salah satu contoh pemanfaatan konsep limit dalam kehidupan sehari hari
seperti tampak pada gambar 1. Gambar tersebut memperlihatkan gambar
sebuah kapal yang sudah sedikit berkarat. Kapal sebagian besar bahan
bakunya berasal dari besi. Ketika kapal itu berlayar dilautan, maka akan
terjadi gesekan air laut dengan badan kapal yang terbuat dari besi. Karena air
laut mengandung garam maka ketika bergesekan dengan kapal akan
mengakibatkan berkurangnya kekuatan kapal tersebut yang diakibatkan
adanya pengkaratan atau korosi. Ketahanan kapal tersebut terhadap korosi
tidak dapat ditentukan dengan pasti. Hanya dapat diperkirakan mendekati
kepastian. Menghitung lama ketahanan kapal dalam menghadapi pengkaratan
itu dapat menggunakan konsep limit.

10
Unit Pembelajaran
Limit Fungsi Aljabar

Gambar 1 Korosi pada kapal


Sumber: www.gambar.com

11
Program PKB melalui PKP berbasis Zonasi
Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan

SOAL-SOAL UN/USBN

Bagian Soal-soal UN/USBN menyajikan soal-soal yang dianalisis sesuai dengan


kompetensi dasar dan indikator dari kompetensi dasar. Diharapkan soal-soal
yang disajikan ini dapat menjadi standar dalam membuat soal-soal latihan
yang setingkat level kognitifnya. Dan dapat pula dijadikan prediksi dalam
menghadapi UN tahun berikutnya.

A. Soal UN Limit Fungsi Aljabar

Berikut merupakan contoh soal Ujian Nasional yang berkaitan dengan topik
limit fungsi aljabar. Soal ini sesuai dengan Kompetensi Dasar 3.30 menentukan
limit fungsi aljabar (perdirjen 464 tahun 2018). Soal soal ini dapat dijadikan
sebagai bahan pembelajaran untuk saudara ajarkan kepada peserta didik dan
dijadikan bahan latihan dengan mengembangkan soal sejenis.

a. Soal UN tahun 2019

No. Soal UN Tahun 2019

𝑥−4
1 Nilai Nilai lim adalah ….
𝑥→4 𝑥 2 −2𝑥−8

A. 0
B. 1/6
C. ½
D. 1
E. 
Identifikasi

Kelas / Semester : XII/1

Level Kognitif : C3

12
Unit Pembelajaran
Limit Fungsi Aljabar

Indikator yang : Menentukan nilai limit fungsi aljabar


bersesuaian bentuk pecahan

Diketahui : Limit fungsi aljabar bentuk pecahan

Ditanyakan : Nilai limit fungsi aljabar bentuk pecahan

Materi yang dibutuhkan : Limit Fungsi Aljabar

No. Soal UN Tahun 2019

2 Nilai dari lim (√3𝑥 + 2 − √3𝑥 + 3) adalah ….


𝑥→∞

A. −∞
B. −1
1
C. − 6 √3
D. 0
E. 5

Identifikasi

Kelas / Semester : XII/1

Level Kognitif : C3

Indikator yang : Menentukan nilai limit fungsi aljabar


bersesuaian

Diketahui : Limit fungsi aljabar

Ditanyakan : Nilai limit fungsi aljabar

Materi yang dibutuhkan : Limit Fungsi Aljabar

13
Program PKB melalui PKP berbasis Zonasi
Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan

b. Soal UN tahun 2018

No. Soal UN Tahun 2018

1 2𝑥 2 −7𝑥−4
Nilai dari lim =⋯
𝑥→4 3𝑥−12

A. -3 D. 3

B. -1 E. 9

C. 1

Identifikasi

Kelas / Semester : XII/1

Level Kognitif : C3

Indikator yang : Menentukan nilai limit fungsi aljabar


bersesuaian bentuk pecahan

Diketahui : Limit fungsi aljabar bentuk pecahan

Ditanyakan : Nilai limit fungsi aljabar bentuk pecahan

Materi yang dibutuhkan : Limit Fungsi Aljabar

c. Soal UN tahun 2017

No. Soal UN Tahun 2017

2 𝑥 2 +2𝑥−15
Nilai dari lim 𝑥+5
=⋯
𝑥→−5

A. 3 D. -6

B. 0 E. -8

C. -3

14
Unit Pembelajaran
Limit Fungsi Aljabar

Identifikasi

Kelas / Semester : XII/1

Level Kognitif : C3

Indikator yang : Menentukan nilai limit fungsi aljabar


bersesuaian bentuk pecahan

Diketahui : Limit fungsi aljabar bentuk pecahan

Ditanyakan : Nilai limit fungsi aljabar bentuk pecahan

Materi yang dibutuhkan : Limit Fungsi Aljabar

d. Soal UN tahun 2016

No. Soal UN Tahun 2016


𝑥−1
3 Nilai dari lim 𝑥 2 −3𝑥+2 = ⋯
𝑥→1

A. -3 D. 1
B. -1 E. 2
C. 0
Identifikasi

Kelas / Semester : XII/1

Level Kognitif : C3

Indikator yang : Menentukan nilai limit fungsi aljabar


bersesuaian bentuk pecahan

Diketahui : Limit fungsi aljabar bentuk pecahan

Ditanyakan : Nilai limit fungsi aljabar bentuk pecahan

Materi yang dibutuhkan : Limit Fungsi Aljabar

15
Program PKB melalui PKP berbasis Zonasi
Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan

BAHAN PEMBELAJARAN

Bahan pembelajaran yang disajikan dalam unit pembelajaran ini merupakan


panduan bagi saudara dalam melaksanakan pembelajaran untuk topik limit
fungsi aljabar. Unit pembelajaran ini dikembangkan untuk membantu saudara
dalam membelajarkan peserta didik agar terjadi pembelajaran yang terpusat
pada peserta didik dan berusaha memfasilitasi kemampuan berpikir tingkat
tinggi. Bahan pembelajaran ini meliputi aktivitas pembelajaran dan lembar
kegiatan peserta didik yang dilengkapi dengan bahan bacaan.

A. Aktivitas Pembelajaran

Aktivitas pembelajaran ini merupakan rincian pelaksanaan pembelajaran


yang ditawarkan menjadi salah satu alternatif aktivitas pembelajaran yang
dapat diimplementasikan oleh saudara ketika akan melaksanakan
pembelajaran pada topik limit fungsi aljabar.

Aktivitas Pembelajaran ke-1

Aktivitas pembelajaran kali ini akan mempelajari topik limit fungsi aljabar.
Sebagai langkah awal peserta didik diperkenalkan dengan konsep limit dalam
kehidupan sehari-hari. Apabila kita memandang jalan raya yang lurus, melihat
kendaraan yang melintas bergerak semakin jauh dan semakin kecil. Hal ini
menunjukkan bahwa pandangan kita terbatas. Kita sering mendengar kata
“hampir pada ambang batas” kata tersebut dalam matematika disebut sebagai
istilah limit.

Aktivitas pembelajaran ini akan mencapai indikator 3.30.1 dan 3.30.2 yang
dilakukan dengan model pembelajaran saintifik dengan langkah-langkah
pembelajarannya sebagai berikut: 1) mengamati; 2) menanya; 3)
mengumpulkan informasi; 4) mengasosiasi; 5) mengomunikasikan.

16
Unit Pembelajaran
Limit Fungsi Aljabar

Menjelaskan dan memahami konsep limit fungsi

Tujuan aktivitas pembelajaran ke-1

Setelah melakukan aktivitas pembelajaran ke-1, ini diharapkan peserta didik


mampu:

a. Menjelaskan konsep limit dalam kehidupan sehari-hari

b. Memahami konsep limit fungsi

Estimasi waktu aktivitas pembelajaran 6 x 45 menit.

Kegiatan yang saudara lakukan:

a. Memberikan stimulus dan mengingatkan pendidikan karakter seperti


berdoa, dan mengajarkan bersikap yang baik, jujur, bertanggungjawab,
disiplin dan pantang menyerah.

b. Membagikan LKPD 1, kemudian memberikan penjelasan mengenai tata


cara mengisi LKPD 1

c. Memberikan satu contoh ilustrasi tentang konsep limit dalam kehidupan


sehari-hari

d. Menginstruksikan peserta didik untuk mengamati fenomena-fenomena


alam dan kejadian sehari-hari yang mengilustrasikan konsep limit seperti
contoh yang telah diberikan sebelumnya

e. Memfasilitasi peserta didik untuk bertanya atau memberikan pendapat


terhadap hasil pengamatan fenomena-fenomena alam dan kejadian sehari-
hari yang mengilustrasikan konsep limit.

f. Menginstruksikan peserta didik untuk menuliskan hasil pengamatan


fenomena-fenomena alam dan kejadian yang mengilustrasikan konsep
limit.

g. Menginstruksikan peserta didik untuk mengamati dua contoh masalah


yang diberikan pada LKPD 1. (mengamati)

17
Program PKB melalui PKP berbasis Zonasi
Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan

h. Membagi peserta didik ke dalam kelompok yang beranggotakan 4-5 orang

i. Memfasilitasi peserta didik untuk berpendapat mengenai dua masalah


yang diberikan pada LKPD 1, dan menuliskan hasil pengamatannya dalam
LKPD 1. Peserta didik dapat mengakses pengetahuan barunya melalui
kegiatan membaca dari hasil brosing di internet, atau modul yang
disediakan, atau sumber-sumber terkait yang berhubungan dengan
permasalahan. (Mengumpulkan informasi)

j. Mendiskusikan hasil belajar yang telah ditulis pada LKPD 1, kemudian


mengkonfirmasi dan menyepakati hasil diskusi, dan peserta didik
memperbaiki hasil kesepakatannya dalam LKPD 1. (menanya dan
mengasosiasi)

k. Memfasilitasi peserta didik perwakilan dari setiap kelompok untuk


mempresentasikan hasil pengamatan dan diskusinya di depan kelas.
(mengomunikasikan)

Aktivitas Pembelajaran ke-2

Aktivitas pembelajaran ke-2 ini akan mencapai indikator 3.30.3, yaitu


menentukan nilai limit fungsi polinomial yang dilakukan dengan pendekatan
pembelajaran saintifik. Adapun langkah-langkah aktivitas nya meliputi
aktivitas 1) mengamati; 2) menanya; 3) mengumpulkan informasi; 4)
mengasosiasi; 5) mengomunikasikan.

Menghitung nilai limit fungsi polinomial

Tujuan aktivitas pembelajaran

a. Mampu menentukan nilai limit fungsi linear

b. Mampu menentukan nilai limit fungsi kuadrat

c. Mampu menentukan nilai limit fungsi polinom

18
Unit Pembelajaran
Limit Fungsi Aljabar

Aktivitas pembelajaran disusun menggunakan model pembelajaran Discovery


Learning dengan estimasi waktu 6 x 45 Menit.

Kegiatan yang saudara lakukan:

a. Membagikan LKPD 2, kemudian memberikan penjelasan mengenai tata


cara mengisi LKPD 2.

Tahap Stimulation (Pemberian Rangsangan)

b. Saudara memberikan motivasi kepada peserta didik dengan memberikan


penguatan pendidikan karakter baik dalam bentuk cerita atau ajakan
melakukan perbuatan yang berkarakter baik. Selanjutnya mengajak
peserta didik mengamati permasalahan dari soal yang diberikan pada
LKPD 2. (Mengamati)

c. Memfasilitasi peserta didik untuk bertanya atau memberikan pendapat


terhadap hasil pengamatan soal yang diberikan. (bertanya)

Tahap Problem Statement (Identifikasi masalah)

d. Meminta peserta didik untuk menuliskan hasil pengamatan soal dalam


LKPD 2 terkait dengan apa yang diketahui dan apa yang ditanyakan dari
soal dan kondisi penting apa yang menjadi kata kunci untuk menyelesaikan
masalah pada soal tersebut.

e. Membagi peserta didik ke dalam kelompok yang beranggotakan 4-5 orang

Tahap Data Collection (Pengumpulan data)

f. Menginstruksikan peserta didik untuk menggali informasi agar dapat


menyelesaikan soal yang telah diidentifikasi sebelumnya, materi terkait
soal, mencari tahu prosedur penyelesaian. Peserta didik dapat mengakses
pengetahuan barunya melalui kegiatan membaca dari hasil brosing di
internet, modul yang disediakan, atau sumber-sumber terkait yang
berhubungan dengan permasalahan. (Mengumpulkan informasi)

Tahap Verification (Pembuktian)

19
Program PKB melalui PKP berbasis Zonasi
Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan

g. Peserta didik menyelesaikan soal yang telah diidentifikasi, dan mencoba


saling mengecek dengan sesama anggota kelompoknya

Tahap Generalization (Kesimpulan)

h. Menginstruksikan peserta didik untuk menuliskan penyelesaian soal


dalam LKPD 2

i. Memfasilitasi peserta didik perwakilan dari setiap kelompok untuk


mempresentasikan hasil pengamatan dan diskusinya di depan kelas.
(mengomunikasikan)

Aktivitas Pembelajaran ke-3

Aktivitas pembelajaran ke-3 ini untuk mencapai indikator 3.30.4, yaitu


menentukan nilai limit fungsi pecahan yang dilakukan dengan pendekatan
pembelajaran saintifik. Adapun langkah-langkah aktivitas nya meliputi
aktivitas 1) mengamati; 2) menanya; 3) mengumpulkan informasi; 4)
mengasosiasi; 5) mengomunikasikan.

Menghitung nilai limit fungsi polinomial

Tujuan aktivitas pembelajaran

a. Mampu menentukan nilai limit fungsi pecahan

b. Mampu menyelesaikan masalah limit fungsi aljabar

Aktivitas pembelajaran disusun menggunakan model pembelajaran Discovery


Learning dengan estimasi waktu 6 x 45 Menit.

Kegiatan yang saudara lakukan:

a. Membagikan LKPD 3, kemudian memberikan penjelasan mengenai tata


cara mengisi LKPD 3.

Tahap Stimulation (Pemberian Rangsangan)

20
Unit Pembelajaran
Limit Fungsi Aljabar

b. Saudara memberikan motivasi kepada peserta didik dengan memberikan


penguatan pendidikan karakter baik dalam bentuk cerita atau ajakan
melakukan perbuatan yang berkarakter baik. Selanjutnya mengajak
peserta didik untuk mengamati permasalahan dari soal yang diberikan
pada LKPD 3. (Mengamati)

c. Memfasilitasi peserta didik untuk bertanya atau memberikan pendapat


terhadap hasil pengamatan soal yang diberikan. (bertanya)

Tahap Problem Statement (Identifikasi masalah)

d. Meminta peserta didik untuk menuliskan hasil pengamatan soal dalam


LKPD 3 terkait dengan apa yang diketahui dan apa yang ditanyakan dari
soal dan kondisi penting apa yang menjadi kata kunci untuk menyelesaikan
masalah pada soal tersebut.

e. Membagi peserta didik ke dalam kelompok yang beranggotakan 4-5 orang

Tahap Data Collection (Pengumpulan data)

f. Menginstruksikan peserta didik untuk menggali informasi agar dapat


menyelesaikan soal yang telah diidentifikasi sebelumnya, materi terkait
soal, mencari tahu prosedur penyelesaian. Peserta didik dapat mengakses
pengetahuan barunya melalui kegiatan membaca dari hasil brosing di
internet, modul yang disediakan, atau sumber-sumber terkait yang
berhubungan dengan permasalahan. (Mengumpulkan informasi)

Tahap Verification (Pembuktian)

g. Peserta didik menyelesaikan soal yang telah diidentifikasi, dan mencoba


saling mengecek dengan sesama anggota kelompoknya

Tahap Generalization (Kesimpulan)

h. Menginstruksikan peserta didik untuk menuliskan penyelesaian soal


dalam LKPD 3

21
Program PKB melalui PKP berbasis Zonasi
Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan

i. Memfasilitasi peserta didik perwakilan dari setiap kelompok untuk


mempresentasikan hasil pengamatan dan diskusinya di depan kelas.
(mengomunikasikan)

Aktivitas Pembelajaran ke-4

Aktivitas pembelajaran ke-3 ini untuk mencapai indikator 3.30.5, yaitu


menganalisis masalah limit fungsi yang dilakukan dengan pendekatan
pembelajaran saintifik. Adapun langkah-langkah aktivitas nya meliputi
aktivitas 1) mengamati; 2) menanya; 3) mengumpulkan informasi; 4)
mengasosiasi; 5) mengomunikasikan.

Menganalisis masalah limit fungsi

Tujuan aktivitas pembelajaran

a. Mampu menyelesaikan masalah limit fungsi aljabar

Aktivitas pembelajaran disusun menggunakan model pembelajaran Discovery


Learning dengan estimasi waktu 6 x 45 Menit.

Kegiatan yang saudara lakukan:

a. Membagikan LKPD 4, kemudian memberikan penjelasan mengenai tata


cara mengisi LKPD 4.

Tahap Stimulation (Pemberian Rangsangan)

b. Saudara memberikan motivasi kepada peserta didik dengan memberikan


penguatan pendidikan karakter baik dalam bentuk cerita atau ajakan
melakukan perbuatan yang berkarakter baik. Selanjutnya mengajak
peserta didik untuk mengamati permasalahan dari soal yang diberikan
pada LKPD 4. (Mengamati)

22
Unit Pembelajaran
Limit Fungsi Aljabar

c. Memfasilitasi peserta didik untuk bertanya atau memberikan pendapat


terhadap hasil pengamatan soal yang diberikan. (bertanya)

Tahap Problem Statement (Identifikasi masalah)

d. Meminta peserta didik untuk menuliskan hasil pengamatan soal dalam


LKPD 4 terkait dengan apa yang diketahui dan apa yang ditanyakan dari
soal dan kondisi penting apa yang menjadi kata kunci untuk menyelesaikan
masalah pada soal tersebut.

e. Membagi peserta didik ke dalam kelompok yang beranggotakan 4-5 orang

Tahap Data Collection (Pengumpulan data)

f. Menginstruksikan peserta didik untuk menggali informasi agar dapat


menyelesaikan soal yang telah diidentifikasi sebelumnya, materi terkait
soal, mencari tahu prosedur penyelesaian. Peserta didik dapat mengakses
pengetahuan barunya melalui kegiatan membaca dari hasil brosing di
internet, modul yang disediakan, atau sumber-sumber terkait yang
berhubungan dengan permasalahan. (Mengumpulkan informasi)

Tahap Verification (Pembuktian)

g. Peserta didik menyelesaikan soal yang telah diidentifikasi, dan mencoba


saling mengecek dengan sesama anggota kelompoknya.

Tahap Generalization (Kesimpulan)

h. Menginstruksikan peserta didik untuk menuliskan penyelesaian soal


dalam LKPD 4

i. Memfasilitasi peserta didik perwakilan dari setiap kelompok untuk


mempresentasikan hasil pengamatan dan diskusinya di depan kelas.
(mengomunikasikan)

23
Program PKB melalui PKP berbasis Zonasi
Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan

B. Lembar Kerja Peserta Didik

Berikut ini Lembar Kerja Peserta didik yang digunakan dalam aktivitas
pembelajaran, yaitu 1) LKPD 1. Menjelaskan dan memahami konsep limit; 2)
LKPD 2. Menentukan nilai limit fungsi aljabar bentuk polinom; 3) LKPD 3.
Menentukan limit fungsi aljabar bentuk pecahan, dan 4) LKPD 4.
Menyelesaikan masalah limit fungsi aljabar.

LKPD 1. Menjelaskan dan memahami konsep limit

Tujuan: Menemukan konsep limit dan memahami konsep limit

Prosedur kegiatan

1. kamu perhatikan contoh peristiwa berikut, proses berkaratnya besi kapal


yang diakibatkan oleh gesekan air laut yang asin, tidak dapat ditentukan
secara pasti, namun kita dapat memperkirakan waktu tersebut misalkan
sekitar 6 bulan. Padahal tidak pasti 6 bulan.

2. Buatlah peristiwa fenomena dalam kehidupan sehari hari yang mirip


dengan peristiwa pada contoh di atas.

.....................................................................................................................................................
.....................................................................................................................................................
.....................................................................................................................................................
.....................................................................................................................................................
.....................................................................................................................................................
...................................................................................................................................................

24
Unit Pembelajaran
Limit Fungsi Aljabar

3. Amatilah fungsi 𝑓(𝑥) = 𝑥 + 2 untuk 𝑥 ∈ 𝑅. Kita tentukan nilai


𝑓(𝑥) = 𝑥 + 2 pada saat 𝑥 mendekati 3 dengan memisalkan 𝑦 = 𝑓(𝑥)

Tabel 1 Nilai fungsi linear pada saat 𝑥 mendekati 3


𝑥 2 2,5 ... .... 2,99 2,999 ... 3 ... 3,001 .... 3,1 .... 3,8 4

𝑦 4 4,5 .... ..... 4,99 4,999 ... ... ... 5,001 .... 5,1 .... .... 6

Perhatikan sketsa grafik berikut:

Gambar 2 : Nilai fungsi pada saat 𝑥 mendekati 3

25
Program PKB melalui PKP berbasis Zonasi
Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan

Tuliskan hasil pengamatannya;

a. ......................................................................................................................

b. .......................................................................................................................

c. ........................................................................................................................

Secara matematis, nilai-nilai fungsi 𝑓(𝑥) = 𝑥 + 2 mendekati 5 pada saat 𝑥


mendekati 3. Hal ini ditulis 𝐥𝐢𝐦(𝑥 + 2) = 5
𝑥→3

𝑥 2 −1
4. Amatilah fungsi 𝑓(𝑥) = untuk 𝑥 ∈ 𝑅, 𝑥 ≠ 1. Kita tentukan nilai
𝑥−1

𝑓(𝑥)pada saat 𝑥 mendekati 1 dengan memisalkan 𝑦 = 𝑓(𝑥)

Tabel 2 Nilai fungsi pecahan pada saat 𝑥 mendekati 1


𝑥 0 0,5 ... .... 0,99 0,999 ... 1 ... 1,001 .... 1,1 .... 1,8 2

𝑦 1 1,5 .... ..... 1,99 1,999 ... ... ... 2,001 .... 2,1 .... .... 3

Perhatikan sketsa grafik berikut:

Gambar 3 : Nilai fungsi saat 𝑥 mendekati 1

26
Unit Pembelajaran
Limit Fungsi Aljabar

Tuliskan hasil pengamatannya;

a. ......................................................................................................................

b. .......................................................................................................................

c. ........................................................................................................................

d. ........................................................................................................................

𝑥 2 −1
Secara matematis, nilai-nilai fungsi (𝑥) = mendekati 2 pada saat 𝑥
𝑥−1
(𝑥 2 −1)
mendekati 1. Hal ini ditulis 𝐥𝐢𝐦 =2
𝑥→1 𝑥−1

LKPD 2. Menentukan nilai limit fungsi aljabar polinomial

Tujuan:

a. Mampu menentukan nilai limit fungsi linear


b. Mampu menentukan nilai limit fungsi kuadrat
c. Mampu menentukan nilai limit fungsi polinom

Prosedur kegiatan

1. Kalian perhatikan soal berikut :

a. Tentukan nilai dari lim 5𝑥 − 3


𝑥→2

b. Tentukan nilai dari lim 2𝑥 2 + 3𝑥 − 5


𝑥→4

c. Tentukan nilai dari lim 𝑥 4 − 𝑥 2 + 5𝑥 − 4


𝑥→2

27
Program PKB melalui PKP berbasis Zonasi
Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan

2. Amatilah fungsi 𝑓(𝑥) = 5𝑥 − 3 untuk 𝑥 ∈ 𝑅. Kita tentukan nilai


𝑓(𝑥) = 5𝑥 − 3 pada saat 𝑥 mendekati 2 dengan memisalkan 𝑦 = 𝑓(𝑥)

Tabel 3: Nilai fungsi linear pada saat 𝑥 mendekati 2


𝑥 1 1,5 ... .... 1,99 1,999 ... 2 ... 2,001 .... 2,1 .... 2,8 3

𝑦 2 4,5 .... ..... 6,95 6,995 ... ... ... 7,005 .... 7,5 .... .... 12

Tuliskan hasil pengamatannya;

a. ......................................................................................................................

b. .......................................................................................................................

c. ........................................................................................................................

d. ........................................................................................................................

Secara matematika, nilai-nilai fungsi 𝑓(𝑥) = 5𝑥 − 3 mendekati 7 pada


saat 𝑥 mendekati 2. Hal ini ditulis 𝐥𝐢𝐦(5𝑥 − 3) = 7
𝑥→2

3. Amatilah fungsi 𝑓(𝑥) = 2𝑥 2 + 3𝑥 − 5 untuk 𝑥 ∈ 𝑅. Kita tentukan nilai


𝑓(𝑥) = 2𝑥 2 + 3𝑥 − 5 pada saat 𝑥 mendekati 4 dengan memisalkan
𝑦 = 𝑓(𝑥)

Tabel 4. Nilai fungsi kuadrat pada saat 𝑥 mendekati 4


𝑥 3 3,5 ... .... 3,99 3,999 ... 4 .. 4,001 ... 4,1 ... 4,8 5

𝑦 31 30 .... ..... 38,810 38,98 ... ... .. 44,01 ... 40,9 .... .... 60

28
Unit Pembelajaran
Limit Fungsi Aljabar

Tuliskan hasil pengamatannya;

a. ......................................................................................................................

b. .......................................................................................................................

c. ........................................................................................................................

d. ........................................................................................................................

Secara matematika, nilai-nilai fungsi 𝑓(𝑥) = 2𝑥 2 + 3𝑥 − 5 mendekati 39


pada saat 𝑥 mendekati 4. Hal ini ditulis lim 2𝑥 2 + 3𝑥 − 5
𝑥→4

4. Amatilah fungsi 𝑓(𝑥) = 𝑥 4 − 𝑥 2 + 5𝑥 − 4 untuk 𝑥 ∈ 𝑅. Kita tentukan nilai


𝑓(𝑥) pada saat 𝑥 mendekati 2 dengan memisalkan 𝑦 = 𝑓(𝑥)

Tabel 5: Nilai fungsi polinom pada saat 𝑥 mendekati 2


𝑥 1 1,5 ... .... 1,99 1,999 ... 2 ... 2,001 .... 2,1 .... 2,8 3

𝑦 1 6,31 .... ..... 17,6 17,9 ... ... ... 18,03 .... 21,5 .... .... 83

Tuliskan hasil pengamatannya;

a. ......................................................................................................................

b. .......................................................................................................................

c. ........................................................................................................................

d. ........................................................................................................................

Secara matematika, nilai-nilai fungsi 𝑓(𝑥) = 𝑥 4 − 𝑥 2 + 5𝑥 − 4 mendekati


18 pada saat 𝑥 mendekati 2. Hal ini ditulis lim 𝑥 4 − 𝑥 2 + 5𝑥 − 4 = 18
𝑥→2

29
Program PKB melalui PKP berbasis Zonasi
Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan

5. Apa yang dapat kalian simpulkan dari poin 2, 3, dan 4

a. .....................................................................................................................................................

b. ...................................................................................................................................................

c. ...................................................................................................................................................

LKPD 3. Menentukan nilai limit fungsi aljabar pecahan

Tujuan:

a. Mampu menentukan nilai limit fungsi aljabar pecahan

Prosedur kegiatan

1. Kalian perhatikan soal berikut :

𝑥 2 +4𝑥−5
a. Tentukan nilai dari lim
𝑥→1 𝑥−1

𝑥 2 +4𝑥−5
2. Amatilah fungsi 𝑓(𝑥) = , 𝑥 ∈ 𝑅, 𝑥 ≠ 1. Kita tentukan nilai
𝑥−1
𝑥 2 +4𝑥−5
𝑓(𝑥) = pada saat 𝑥 mendekati 1 dengan memisalkan 𝑦 = 𝑓(𝑥)
𝑥−1

Tabel 6: Nilai fungsi pecahan pada saat 𝑥 mendekati 1

𝑥 0 0,5 ... .... 0,99 0,999 ... 1 ... 1,001 .... 1,1 .... 1,8 2

𝑦 5 5,5 .... ..... 5,99 5,999 ... ... ... 6,001 .... 6,1 .... 6,8 7

30
Unit Pembelajaran
Limit Fungsi Aljabar

Tuliskan hasil pengamatannya;

a. ......................................................................................................................

b. .......................................................................................................................

c. ........................................................................................................................

d. ........................................................................................................................

3. Gunakan software geogebra atau sejenisnya untuk menggambar grafik


𝑥 2 +4𝑥−5
fungsi 𝑓(𝑥) = kemudian salin grafik tersebut pada kolom
𝑥−1
berikut

4. Perhatikan grafik tersebut pada saat 𝑥 = 1, dan pada saat 𝑥 mendekati


satu dari kiri dan dari kanan, tuliskan hasil pengamatannya
a. ......................................................................................................................

b. .......................................................................................................................

c. ........................................................................................................................

5. Berdasarkan hasil pengamatan dari tabel 6 dan sketsa grafik, maka nilai
𝑥 2 +4𝑥−5
lim adalah.......
𝑥→1 𝑥−1

6. Lengkapi langkah-langkah menyelesaikan soal tersebut secara aljabar

31
Program PKB melalui PKP berbasis Zonasi
Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan

𝑥 2 + 4𝑥 − 5 (𝑥 − ⋯ )(𝑥 + ⋯ )
lim = lim
𝑥→1 𝑥−1 𝑥→1 𝑥−1

= lim(𝑥 + ⋯ ) = ⋯
𝑥→1
𝑥 2 +4𝑥−5
Jadi nilai lim adalah .....
𝑥→1 𝑥−1

LKPD 4. Menyelesaikan masalah limit fungsi

Tujuan :

a. Mampu menyelesaikan masalah limit fungsi

prosedur kegiatan

1. Kalian perhatikan masalah berikut ini,

Sebuah garis 𝑦 − 2𝑥 − 3 = 0 menyinggung kurva 𝑦 = 𝑥 2 + 𝑥 + 2.

a. coba kalian tunjukkan koordinat pendekatan kedua kurva (titik


singgung). Gunakan strategi numerik untuk mendapatkannya!

b. Carilah metode lain untuk mendapatkan titik singgung tersebut!

c. Sketsalah permasalahan tersebut!

2. Berdasarkan soal tersebut, kalian tuliskan hal-hal yang diketahui, dan


ditanyakan jika perlu tuliskan model matematikanya pada kolom berikut;

....................................................................................................................................................
....................................................................................................................................................
....................................................................................................................................................
....................................................................................................................................................

32
Unit Pembelajaran
Limit Fungsi Aljabar

3. Diskusikan dengan teman-teman sekelompok cara menyelesaikan masalah


pada soal poin 1, lalu tuliskan hasil diskusi kalian pada kolom berikut;

.....................................................................................................................................................
.....................................................................................................................................................
.....................................................................................................................................................
.....................................................................................................................................................
....................................................................................................................................................

4. Tuliskan dengan rapi penyelesaian soal tersebut pada kolom berikut;

.....................................................................................................................................................
.....................................................................................................................................................
.....................................................................................................................................................
.....................................................................................................................................................
....................................................................................................................................................

5. Berikan kesimpulan dari hasil pembelajaran kalian

.....................................................................................................................................................
.....................................................................................................................................................
.....................................................................................................................................................
.....................................................................................................................................................
....................................................................................................................................................

...................................................................................................................................................

33
Program PKB melalui PKP berbasis Zonasi
Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan

C. Bahan Bacaan

Memahami Konsep Limit

Konsep limit merupakan konsep yang terkenal dalam matematika dan


termasuk dalam kajian pada kalkulus. Augustin Louis Cauchy (1789-1857)
merupakan salah seorang ilmuan dari Perancis yang ikut berjasa dalam
menyumbangkan ide-idenya dalam kalkulus. Cauchy, begitu nama yang sering
didengar dikalangan para ilmuan. Beliau dilahirkan di Perancis, dan bersama
para ilmuan yang lain sepert Gauss, Abel, Bolzano telah mengembangkan
kalkulus. Cauchy sangat berjasa dalam mengembangkan definisi konsep limit
secara formal dan fundamental.

Terdapat sebuah paradox yang dikemukakan oleh Zeno (495-435 SM)


berkaitan dengan konsep limit ini. Paradox ini sering disebut paradox Zeno.
Dalam paradox ini diceritakan tentang kisah Achilles seorang pahlawan
perang Troya yang terkenal sebagai pelari yang tangguh. Suatu ketika Achilles
ini berlomba lari dengan seekor kura-kura. Dalam lomba tersebut strat lomba
untuk Archilles dan kura-kura berbeda, posisi Archiles berada di posisi start,
namun kura-kura berada sudah jauh di depan dari posisi start. Ketika Archilles
berada pada posisi 1 km dari strat, posisi kura-kura sudah berada pada posisi
1,5 km, mereka terus berlari dan ketika posisi archilles pada posisi 1,5 km,
posisi kura-kura berada pada posisi 1,75, kemudian ketika Archilles berada
pada posisi 1,75 km maka posisi kura-kura berada pada posisi 1,875 km, dan
seterusnya. Sehingga timbul pertanyaan kapan Archiles dapat menyusul kura-
kura? Nah, jika kegiatan ini dilanjutkan terus, maka Archiless bagaimanapun
tidak akan pernah dapat menyusul kura-kura tersebut, ini aneh bukan? Maka
paradox Zeno ini dijadikan landasan awal untuk memunculkan ide limit fungsi.

34
Unit Pembelajaran
Limit Fungsi Aljabar

Gambar 4. Augustin Louis Cauchy (1789-1857)

Mari kita perhatikan fungsi berikut, 𝑓(𝑥) = 𝑥 + 1 untuk 𝑥 ∈ 𝑅, kemudian kita


cari nilai 𝑓(𝑥) = 𝑥 + 1 pada saat 𝑥 mendekati 2. Cara nya terlebih dahulu kita
misalkan 𝑦 = 𝑓(𝑥). Untuk mempermudah penyajian kita sajikan dalam tabel
berikut

𝑥 1 1,5 1,7 1,99 1,999 ... 2 ... 2,001 2,01 2,1 2,3 2,9 3

𝑦 2 2,5 2,7 2,99 2,999 ... ? ... 3,001 3,01 3,1 3,3 3,9 4

35
Program PKB melalui PKP berbasis Zonasi
Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan

Selanjutnya kita coba buatkan dalam sketsa grafik

Gambar 5. Nilai fungsi saat 𝑥 mendekati 2

Selanjutnya kita amati tabel dan sketsa grafik di atas, maka ada beberapa hal
yang bisa kita katakan

a. karena 𝑥 bilangan real, maka terdapat tak berhingga bilangan real yang
mendekati 2

b. karena 𝑓(𝑥) = 𝑥 + 1 merupakan sebuah fungsi maka setiap pasangan


di sumbu 𝑥 mempunyai pasangan di sumbu 𝑦

c. perhatikan setiap 𝑥 mendekati 2 maka nilai fungsi 𝑓 mendekati 3

36
Unit Pembelajaran
Limit Fungsi Aljabar

d. setiap 𝑥 yang mendekati 2 baik dari kiri maupun dari kanan,


menghasilkan nilai fungsi yang sama mendekati 3 baik dari kiri
maupun dari kanan.

Dalam konsep matematika jika nilai-nilai fungsi 𝑓(𝑥) = 𝑥 + 1 mendekati


bilangan 3 untuk 𝑥 mendekati 2 maka ditulis dengan simbol lim 𝑥 + 1 = 3 .
𝑥→2
𝑥 2 −1
Selanjutnya perhatikan pula kasus berikut, kita amati fungsi 𝑓(𝑥) = untuk
𝑥−1

𝑥 ∈ 𝑅, 𝑥 ≠ 1, jika kita lihat sketsa grafiknya, maka akan tampak seperti


berikut,

Gambar 6. Grafik fungsi pecahan

Perhatikan grafik tersebut, pada saat 𝑥 = 1 tampak grafiknya tidak utuh


(bolong), artinya ketika kita substitusikan nilai 𝑥 = 1 ke dalam fungsi itu
0
hasilnya 0 (tidak tentu), namun kita masih dapat mencari nilai terdekat untuk

𝑥 yang mendekati 1 dan akan mendapat nilai fungsi yang mendekati nilai 2,
kasus ini dalam matematika disebut limit dan ditulis dalam simbol
𝑥 2 −1
lim = 2.
𝑥→1 𝑥−1

37
Program PKB melalui PKP berbasis Zonasi
Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan

Mari kita perhatikan kasus berikutnya, misalkan f sebuah fungsi yang


𝑥2 𝑗𝑖𝑘𝑎 𝑥 ≤ 1
didefinisikan 𝑓(𝑥) = { kita akan mencari nilai fungsi f
𝑥+1 𝑗𝑖𝑘𝑎 𝑥 > 1
untuk x yang mendekati 1. Kita tuliskan nilai nilai 𝑥 𝑑𝑎𝑛 𝑦 dalam tabel berikut,

𝑥 0 0,5 0,9 0,99 0,999 ... 1 ... 1,001 1,5 1,8 2

𝑦 0 0,25 0,81 0,98 0,998 ... ? ... 2,001 2,5 2,8 3

Perhatikan pula grafik fungsi tersebut tampak sebagai berikut,

Gambar 7. Grafik fungsi diskontinu

Berdasarkan tabel di atas, untuk 𝑥 yang mendekati 1 dari kiri maka nilai
𝑦 mendekati 1, sedangkan untuk 𝑥 mendekati 1 dari kanann nilai
𝑦 mendekati 2. Dan berdasarkan gambar 4 , untuk nilai yang mendekati 𝑥 dari
kiri dan dari kanan menghasilkan nilai 𝑦 yang berbeda, maka dalam
matematika kasus untuk fungsi seperti ini tidak memiliki nilai limit untuk x
mendekati 1.

Berdasarkan ketiga kasus di atas, maka dapat dikatakan bahwa kita dapat
mencari suatu nilai yang mendekati nilai tertentu untuk domain yang

38
Unit Pembelajaran
Limit Fungsi Aljabar

mendekati nilai tertentu pula, dan ada pula yang tidak dapat kita cari nilai yang
mendekati tersebut.

Secara formal dapat kita tulis, misalkan 𝑓 suatu fungsi 𝑓: 𝑅 → 𝑅, dan misalkan
pula 𝐿 dan 𝑐 anggta himpunan bilangan real, maka lim 𝑓(𝑥) = 𝐿, jika dan hanya
𝑥→𝑐

jika 𝑓(𝑥) mendekati 𝐿 untuk 𝑥 mendekati 𝑐

Limit Fungsi Aljabar

Limit fungsi aljabar merupakan bagian dari topik limit. Topik limit itu sendiri
merupakan topik yang luas, karena selain limit fungsi aljabar, ada pula limit
fungsi trigonometri. Pada bahasan kali ini kita fokus pada limit funsi aljabar.
Akan kita bahas mulai dari limit fungsi aljabar bentuk polinomial dan limit
fungsi aljabar bentuk pecahan.

a. limit fungsi aljabar bentuk polinomial

Kita akan bahas limit fungsi aljabar polinomial dengan terlebih dahulu
membahas limit aljabar fungsi linear. Setiap fungsi linear akan dapat
memasangkan semua domain yang mendekati nilai tertentu dengan pasangan
di kodomain yang mendekati nilai tertentu pula.

Sebagai contoh saya punya fungsi linier 𝑓(𝑥) = 2𝑥 + 10, saya menginginkan
sebuah pasangan nilai untuk 𝑥 yang mendekati 3, maka fungsi 𝑓(𝑥) = 2𝑥 + 10,
akan memberikan pasangan nilai yang mendekati 16. Nah dalam matematika
ditulis sebagai berikut lim 2𝑥 + 10 = 16. Contoh lain misalnya kita ingin
𝑥→3

mencari pasangan bilangan untuk domain (𝑥) yang mendekati -4 oleh fungsi
𝑓(𝑥) = 2𝑥 − 12 , maka akan diperoleh bilangan yang mendekati -20, dan
ditulis dalam simbol matematika lim 2𝑥 − 12 = −20.
𝑥→−4

39
Program PKB melalui PKP berbasis Zonasi
Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan

Dengan memperhatikan dua contoh sebelumnya, maka kita dapat menulis


lebih banyak lagi simbol-simbol matematika untuk limit fungsi aljabar linier
ini.

a. lim 4𝑥 − 12 = 0 ;
𝑥→3

b. lim 2𝑥 − 10 = −10;
𝑥→0

17
c. lim2 𝑥 + 5 = ;
𝑥→ 3
3

d. lim 3𝑥 − 6 = −4,5;
𝑥→0,5

Semua domain dalam bilangan real dapat dicarikan pasangannya oleh fungsi
linear ini, begitu pula untuk bilangan-bilangan yang mendekati bilangan
tertentu, maka akan dipasangakan oleh fungsi linear dengan bilangan-
bilangan yang mendekati pasangan bilangn tertentu.

Limit fungsi kuadrat dan polinom, prinsip pemahamannya sama dengan


prinsip kuadrat dan polinom, bahwa fungsi kuadrat dan fungsi polinom dapat
memasangkan domain suatu bilangan yang mendekati bilangan tertentu
dengan kodomain suatu bilangan yang mendekati bilangan tertentu.

Contoh,

a. lim 4𝑥 2 − 3𝑥 + 12 = 22 ;
𝑥→2

b. lim 𝑥 2 + 4𝑥 − 5 = 0 ;
𝑥→−1

c. lim 𝑥 2 − 3𝑥 − 2 = −2 ;
𝑥→0

d. lim 𝑥 4 − 3𝑥 2 − 1 = 3 ;
𝑥→2

40
Unit Pembelajaran
Limit Fungsi Aljabar

b. Limit fungsi aljabar bentuk pecahan

Selanjutnya kita bahas limit fungsi aljabar bentuk pecahan, pada bahasan ini
terdapat perbedaan perilaku untuk fungsi pecahan ini, karena ada syarat
tertentu yang harus dipenuhi ketika berbicara fungsi aljabar bentuk pecahan.
Dalam matematika ada konsep terdefinisi dan ada konsep tidak terdefinisi.
Salah satu contoh konsep ketidak terdefisian adalam pembagian dengan
bilangan no. jika kita membagi dengan bilangan nol maka hasil pembagiannya
tidak terdefinisi. Oleh karena itu akan ditemukan suatu kasus dalam funsi
pecahan penyebut bernilai nol akibatnya ketika penyebutnya bernilai nol
maka fungsi tersebut tidak terdefinisi.

Untuk menghindari terjadinya kasus 0/0 maka terdapat beberapa strategi


dalam menyelesaikan perhitungan pada limit fungsi pecahan, misalnya
dengan teknik pemfaktoran. Mari kita bahas contoh contoh perhitungannya.

Misalkan kita akan menentukan pasangan nilai untuk 𝑥 yang mendekati 2 oleh
𝑥 2 −6
fungsi 𝑓(𝑥) = , maka akan kita dapat nilai yang mendekati -1. Jika ditulis
𝑥+2
𝑥 2 −6
dalam simbol lim = −1; contoh lain
𝑥→2 𝑥+2

𝑥−2
a. lim 𝑥+4 = 0
𝑥→2

𝑥−4
b. lim =∞
𝑥→0 𝑥

(𝑥−4)(𝑥+1) 4
c. lim = −6
𝑥→3 𝑥+3

Contoh nomor b, kita mencari pasangan bilangan yang domainnya mendekati


𝑥−4
bilangan nol, oleh fungsi 𝑓(𝑥) = maka hasilnya adalah bilangan yang
𝑥

mendekati takhingga.

41
Program PKB melalui PKP berbasis Zonasi
Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan

Sekarang kita perhatikan contoh soal berikut jika kita mempunyai fungsi
𝑥 2 −4 0
𝑓(𝑥) = maka untuk 𝑥=2 akan menghasilkan (tak tentu), sehingga
𝑥−2 0

grafiknya terputus di 𝑥 = 2 dalam hal ini dikatakan 𝑓(𝑥) diskontinu di 𝑥 = 2.


Sedangkan untuk interval {𝑥|𝑥 < 2, 𝑥 ∈ 𝑅} dan interval {𝑥|𝑥 > 2, 𝑥 ∈ 𝑅}
grafiknya kontinu, dalam hal ini dikatakan 𝑓(𝑥) kontinu di 𝑥 ≠ 2.

Secara formal suatu fungsi dikatakan kontinu di 𝑥 = 𝑐, jika dipenuhi

a. lim 𝑓(𝑥) ada


𝑥→𝑐

b. 𝑓(𝑐) ada

c. lim 𝑓(𝑥) = 𝑓(𝑐)


𝑥→𝑐

Jika pada suatu fungsi 𝑓(𝑥)diskontinu di 𝑥 = 𝑐, maka dapat dibuat sedemikian


hingga lim 𝑓(𝑥) = 𝑓(𝑐), maka dikatakan diskontinuitas di 𝑥 = 𝑐 ini dapat
𝑥→𝑐

dihapuskan.

𝑥 2 −4
Jadi andaikan kita akan mencari nilai 𝑓(𝑥) = untuk 𝑥 mendekati 2, maka
𝑥−2

kita tulis prosedurnya sebagai berikut;

𝑥2 − 4 (𝑥 − 2)(𝑥 + 2)
lim = lim
𝑥→2 𝑥 − 2 𝑥→2 𝑥−2

= lim (𝑥 + 2) = 4
𝑥→2

Contoh lain,

𝑥 3 −8
Misalkan tentukan nilai lim 𝑥 2 −4
𝑥→2

Jawab

𝑥3 − 8 𝑥 3 − 23
lim = lim
𝑥→2 𝑥 2 − 4 𝑥→2 𝑥 2 − 22

42
Unit Pembelajaran
Limit Fungsi Aljabar

(𝑥 − 2)(𝑥 2 + 2𝑥 + 4)
= lim
𝑥→2 (𝑥 − 2)(𝑥 + 2)

(𝑥 2 + 2𝑥 + 4)
= lim
𝑥→2 (𝑥 + 2)

12
= =3
4

𝑥 3 −8
Jadi nilai lim 𝑥 2 −4 adalah 3
𝑥→2

43
Program PKB melalui PKP berbasis Zonasi
Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan

PENGEMBANGAN PENILAIAN

Pada bagian pengembangan penilaian ini akan disajikan contoh soal-soal topik
limit aljabar yang muncul pada ujian nasional tiga tahun terakhir. Soal soal ini
merupakan soal soal yang telah dianalisis dianggap sulit oleh peserta didik.
Pada bagian ini pula disajikan pengembangan soal HOTS yang diharapkan
dapat dijadikan rujukan oleh saudara ketika saudara membuat soal soal yang
menuntut kemampuan peserta didik berpikir tingkat tinggi. Diharapkan
saudara dapat dengan terampil mengembangkan soal HOTS yang tetap
mengacu pada indikator pencapaian kompetensi yang telah ditetapkan
sebelumnya.

A. Pembahasan Soal-Soal

Topik limit aljabar merupakan topik yang selalu muncul dalam soal-soal UN.
Berdasarkan hasil analisis PAMER UN, topik ini termasuk topik yang kurang
berhasil dijawab oleh peserta didik di lingkup nasional. Berikut ini
pembahasan soal-soalnya.

Soal UN tahun 2016

𝑥−1
1. Nilai dari lim 𝑥 2−3𝑥+2 = ⋯
𝑥→1

A. -3 D. 1

B. -1 E. 2

C. 0

Kunci Jawab : B

Pembahasan :

44
Unit Pembelajaran
Limit Fungsi Aljabar

Nilai limit dari soal tersebut dapat dicari dengan terlebih dahulu
mensubstitusikan nilai 𝑥 = 1 ke fungsi dalam limit tersebut, jika hasilnya 0/0
maka lakukan pemfaktoran 𝑥 2 − 3𝑥 + 2 = (𝑥 − 2)(𝑥 − 1) selanjutnya
perhatikan langkah-langkah berikut,

𝑥−1 𝑥−1
lim = lim
𝑥→1 𝑥 2 − 3𝑥 + 2 𝑥→1 (𝑥 − 2)(𝑥 − 1)

1
= lim
𝑥→1 𝑥 − 2

1
=
1−2

= −1

𝑥−1
Jadi nilai dari lim 𝑥 2 −3𝑥+2 adalah -1
𝑥→1

Soal UN tahun 2017

𝑥 2 +2𝑥−15
1. Nilai dari lim 𝑥+5
=⋯
𝑥→−5

A. 3 D. -6

B. 0 E. -8

C. -3

Kunci Jawab : E

Pembahasan :

Nilai limit dari soal tersebut dapat dicari dengan terlebih dahulu
mensubstitusikan nilai 𝑥 = − 5 ke fungsi dalam limit tersebut, jika hasilnya
0/0 maka lakukan pemfaktoran 𝑥 2 + 2𝑥 − 15 = (𝑥 − 3)(𝑥 + 5). Selanjutnya
perhatikan langkah-langkah berikut,

𝑥 2 + 2𝑥 − 15 𝑥 2 + 2𝑥 − 15
lim = lim
𝑥→−5 𝑥+5 𝑥→−5 𝑥+5

45
Program PKB melalui PKP berbasis Zonasi
Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan

(𝑥 − 3)(𝑥 + 5)
= lim
𝑥→−5 𝑥+5

= lim (𝑥 − 3)
𝑥→−5

= −5 − 3 = −8

𝑥 2 +2𝑥−15
Jadi nilai dari lim 𝑥+5
adalah -8
𝑥→−5

Soal UN tahun 2018

2𝑥 2 −7𝑥−4
1. Nilai dari lim =⋯
𝑥→4 3𝑥−12

A. -3 D. 3

B. -1 E. 9

C. 1

Kunci Jawab : D

Pembahasan :

Nilai limit dari soal tersebut dapat dicari dengan terlebih dahulu
mensubstitusikan nilai 𝑥 = 4 ke fungsi dalam limit tersebut, jika hasilnya 0/0
maka lakukan pemfaktoran 2𝑥 2 − 7𝑥 − 4 = (𝑥 − 4)(2𝑥 + 1) dan 3𝑥 − 12 =
3(𝑥 − 4). Selanjutnya perhatikan langkah-langkah berikut,

2𝑥 2 − 7𝑥 − 4 (𝑥 − 4)(2𝑥 + 1)
lim = lim
𝑥→4 3𝑥 − 12 𝑥→4 3(𝑥 − 4)

2𝑥 + 1
= lim
𝑥→4 3

2(4) + 1
= =3
3

2𝑥 2 −7𝑥−4
Jadi nilai lim adalah 3
𝑥→4 3𝑥−12

46
Unit Pembelajaran
Limit Fungsi Aljabar

Soal UN tahun 2019

𝑥−4
1. Nilai dari lim 𝑥 2 −2𝑥−8 = ⋯
𝑥→4

A. 0 D. 1

B. 1/6 E. ∞

C. 1/2

Kunci Jawab : B

Pembahasan :

Nilai limit dari soal tersebut dapat dicari dengan terlebih dahulu
mensubstitusikan nilai 𝑥 = 4 ke fungsi dalam limit tersebut, jika hasilnya 0/0
maka lakukan pemfaktoran 𝑥 2 − 2𝑥 − 8 = (𝑥 − 4)(𝑥 + 2). Perhatikan
langkah-langkah berikut,

𝑥−4 𝑥−4
lim = lim
𝑥→4 𝑥 2 − 2𝑥 − 8 𝑥→4 (𝑥 − 4)(𝑥 + 2)

1
= lim
𝑥→4 𝑥 +2

1
= = 1/6
4+2
𝑥−4
Jadi nilai lim 𝑥 2 −2𝑥−8 adalah 1/6
𝑥→4

2. Nilai dari lim (√3𝑥 + 2 − √3𝑥 + 3) adalah ….


𝑥→∞

A. −∞
B. −1
1
C. − 6 √3
D. 0
E. 5
Kunci Jawab : D

Pembahasan :

47
Program PKB melalui PKP berbasis Zonasi
Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan

Menyelesaikan soal lim (√3𝑥 + 2 − √3𝑥 + 3) dengan mensubstitusikan 𝑥 = ∞


𝑥→∞
kedalam lim (√3𝑥 + 2 − √3𝑥 + 3) jika menghasilkan ∞ − ∞ maka lakukan
𝑥→∞
perkalian dengan akar sekawan. Perhatikan langkah-langkah berikut;

lim (√3𝑥 + 2 − √3𝑥 + 3)


𝑥→∞
(√3𝑥 + 2 + √3𝑥 + 3)
= lim (√3𝑥 + 2 − √3𝑥 + 3) ×
𝑥→∞ (√3𝑥 + 2 + √3𝑥 + 3)

(3𝑥 + 2) − (3𝑥 + 3)
= lim
𝑥→∞ (√3𝑥 + 2 + √3𝑥 + 3)

−1
= lim
𝑥→∞ (√3𝑥 + 2 + √3𝑥 + 3)

=0

Jadi nilai dari lim (√3𝑥 + 2 − √3𝑥 + 3) adalah 0


𝑥→∞

Limit fungsi aljabar bentuk pecahan masih sangat banyak variasinya, namun
untuk melengkapi bahan bacaan pada unit ini hanya disajikan beberapa
contoh saja yang mewakili.

B. Pengembangan Soal HOTS

Pada bagian ini saudara akan diajak untuk memodelkan pembuatan soal yang
memenuhi indikator pencapaian kompetensi yang telah diturunkan dari
kompetensi dasar pengetahuan. Pembuatan soal diawali dari kisi-kisi untuk
memudahkan melihat kesesuaian antara kompetensi dasar, indikator
kompetensi dasar, ruang lingkup materi, dan indikator soal. Kemudian
dilakukan penyusunan soal dalam kartu soal berdasarkan kisi-kisi yang telah
ditetapkan sebelumnya. Soal disajikan secara bertingkat dari soal dengan level
low order thinking skill (LOTS) sampai soal level high order thinking (HOTS).

48
Unit Pembelajaran
Limit Fungsi Aljabar

1. Mata Pelajaran Matematika

Jenis Sekolah : SMK


Kelas : XII
Mata Pelajaran : Matematika
Indikator Nomor
Kompetensi Lingkup Bentuk
No. Materi Soal Level
Dasar Materi Soal
Soal

1 2 3 4 5 6 7 8
1 3.30 Kalkulus Limit Fungsi Menemukan 1 C1 Pilihan
Aljabar konsep limit Ganda
Menentukan
nilai limit Menghitung
2 C2
fungsi aljabar nilai limit
Pilihan
fungsi aljabar
Ganda
bentuk
polinom

Menentukan 3 C3
Pilihan
nilai limit
Ganda
fungsi aljabar
bentuk
pecahan

Menyelesaika
n masalah Pilihan
4 C4
limit fungsi Ganda

aljabar

49
Program PKB melalui PKP berbasis Zonasi
Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan

Kartu Soal 1
KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN

KARTU SOAL

Tahun Pelajaran 2018/2019

Jenis Sekolah : SMK Kurikulum : 2013

Kelas : XII Bentuk Soal : Pilihan Ganda

Mata Pelajaran : Matematika Nama Penyusun :

Pengetahuan/
KOMPETENSI √
Buku Sumber : Aplikasi Penalaran
DASAR
Pemahaman

RUMUSAN BUTIR SOAL

Perhatikan gambar berikut,


3.30
Nomor
Menentukan I
Soal
nilai limit fungsi
aljabar 1

II
LINGKUP MATERI

Kalkulus

MATERI

Limit fungsi Aljabar

50
Unit Pembelajaran
Limit Fungsi Aljabar

III

INDIKATOR SOAL

Menemukan konsep
limit

Kunci
Jawaban Manakah diantara gambar tersebut yang merupakan fungsi 𝑦 =
𝑓(𝑥) mempunyai nilai limit pada saat 𝑥 mendekati c
B
A. I

B. I dan II

C. I dan III

D. III

E. I, II dan III

51
Program PKB melalui PKP berbasis Zonasi
Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan

Kartu Soal 2

KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN

KARTU SOAL

Tahun Pelajaran 2018/2019

Jenis Sekolah : SMK Kurikulum : 2013

Kelas : XII Bentuk Soal : Pilihan Ganda

Mata Pelajaran : Matematika Nama Penyusun :

Pengetahuan/
KOMPETENSI
Buku Sumber : √ Aplikasi Penalaran
DASAR
Pemahaman

3.30 RUMUSAN BUTIR SOAL

Menentukan
nilai limit fungsi
Nomor Nilai dari lim 𝑥 3 − 2𝑥 2 + 5 adalah...
aljabar 𝑥→42
Soal
A. 1
LINGKUP MATERI 2
B. 3
Kalkulus
C. 5

D. -3
MATERI
E. -2
Limit Fungsi Aljabar Kunci
Jawaban

INDIKATOR SOAL

Menghitung nilai
limit fungsi aljabar
bentuk polinom C

52
Unit Pembelajaran
Limit Fungsi Aljabar

Kartu Soal 3

KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN

KARTU SOAL

Tahun Pelajaran 2018/2019

Jenis Sekolah : SMK Kurikulum : 2013

Kelas : XII Bentuk Soal : Pilihan Ganda

Mata Pelajaran : Matematika Nama Penyusun :

Pengetahuan/
KOMPETENSI
Buku Sumber : √ Aplikasi Penalaran
DASAR
Pemahaman

3.30 RUMUSAN BUTIR SOAL

Menentukan
nilai limit fungsi
𝑥 2 −3𝑥−4
Nilai dari lim adalah...
aljabar Nomor 𝑥→4 𝑥−4

Soal
A. 1
LINGKUP MATERI
3 B. 2
Kalkulus
C. 3
MATERI
D. 4
Limit fungsi Aljabar Kunci
E. 5
Jawaban

INDIKATOR SOAL
E

Menentukan nilai
limit fungsi aljabar
bentuk pecahan

53
Program PKB melalui PKP berbasis Zonasi
Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan

Kartu Soal 3

KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN

KARTU SOAL

Tahun Pelajaran 2018/2019

Jenis Sekolah : SMK Kurikulum : 2013

Kelas : XII Bentuk Soal : Pilihan Ganda

Mata Pelajaran : Matematika Nama Penyusun :

Pengetahuan/
KOMPETENSI
Buku Sumber : Aplikasi
DASAR √ Penalaran
Pemahaman

3.30 RUMUSAN BUTIR SOAL

Menentukan
Sebuah mesin produksi mampu menghasilkan produk dalam
nilai limit fungsi waktu t jam sebanyak 𝑄(𝑡) =
𝑡 2 −9
. Jika mesin tersebut
√𝑡 2+7−4
aljabar Nomor telah bekerja hampir 3 jam, maka banyak produk yang telah
Soal dihasilkan adalah...
LINGKUP MATERI
A. 6
4
Kalkulus B. 7

MATERI C. 8

Limit fungsi Aljabar Kunci D. 9


Jawaban
E. 10
INDIKATOR SOAL
C

Menyelesaikan
masalah limit fungsi
aljabar

54
Unit Pembelajaran
Limit Fungsi Aljabar

2. Mata Pelajaran Matematika

Jenis Sekolah : SMK


Kelas : XII
Mata Pelajaran : Matematika
Kompetensi Lingkup Indikator Nomor Bentuk
No. Materi Level
Dasar Materi Soal Soal Soal
1 2 3 4 5 6 7 8
1 3.30 Kalkulus Limit fungsi Menyelesaika 5 C4 Uraian
Menentukan Aljabar n masalah
nilai limit fungsi limit fungsi
aljabar aljabar

KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN


KARTU SOAL
Tahun Pelajaran 2018/2019

Jenis Sekolah : SMK Kurikulum : 2013


Kelas : XII Bentuk Soal : Uraian
Mata Pelajaran : Matematika Nama Penyusun :
KOMPETENSI Pengetahuan/
DASAR
Buku Sumber :
Pemahaman
Aplikasi √ Penalaran
RUMUSAN BUTIR SOAL
Nomor
Soal
Seorang mekanik mau memasang mur dengan menggunakan bor
listri. Pada saat bor itu di gunakan untuk memasukan mur,
LINGKUP MATERI 5
mengalami perlambatan kecepatan yang dinyatakan dalam fungsi
𝑣(𝑡) = 0,25𝑡 2 + 0,5𝑡. Cm/s Tentukan perubahan perlambatan
Kalkulus
kecepatan bor tersebut pada saat 𝑡 = 5 menit.
MATERI

Limit fungsi aljabar

INDIKATOR SOAL
Menyelesaikan
masalah limit fungsi
aljabar

55
Program PKB melalui PKP berbasis Zonasi
Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan

Pedoman Penskoran

Kunci Jawaban Skor

Diketahui : 𝑓(𝑡) = 0,25𝑡 2 + 0,5𝑡


3
𝑓(𝑡)−𝑓(5)
Ditanyakan lim
𝑡→5 𝑡−5

𝑓(𝑡) − 𝑓(5) (0,25𝑡 2 + 0,5𝑡) − (8,75)


lim = lim
𝑡→5 𝑡−5 𝑡→5 𝑡−5

0,25(𝑡 2 + 2𝑡 − 35)
= lim
𝑡→5 𝑡−5

0,25(𝑡 − 5)(𝑡 + 7)
= lim 5
𝑡→5 𝑡−5

= lim 0,25(𝑡 + 7)
𝑡→5

= 0,25(5 + 7)

= 𝟎, 𝟐𝟓(𝟏𝟐) = 𝟑 cm2/s

Jadi perubahan perlambatan kecepatan bor tersebut pada saat 𝑡 = 5


menit.adalah 3 cm2/s
2

56
Unit Pembelajaran
Limit Fungsi Aljabar

C. Refleksi Pembelajaran

Penyempurnaan kegiatan pembelajaran yang saudara lakukan


disempurnakan dengan kegiatan refleksi. Kegiatan refleksi unit pembelajaran
limit fungsi aljabar dimulai dengan merefleksi proses pembelajaran, peserta
didik, penilaian, dan ketercapaian kompetensi dasar. Adapun refleksi untuk
masing masing tersebut saudara lakukan melalui kegiatan berikut:

1. pada proses pembelajaran saudara melihat kembali, apakah langkah-


langkah aktivitas pembelajaran dan sintar model pembelajaran yang
sudah direncanakan secara tertulis dilaksanakan ketika kegiatan
pembelajaran berlangsung, berikan penilaian ketercapaian dalam
persentase berapa persen dari langkah-langkah tersebut telah terlaksana.

2. pada proses pembelajaran saudara perhatikan peserta didik dalam


melaksanakan aktivitas belajar, apakah sudah sesuai dengan LKPD yang
telah disusun, kemudian berikan penlaian ketercapaian siswa dalam
mengerjakan LKPD dalam persentase. Berapa persen dari LKPD tersebut
siswa laksanakan.

3. pada proses penilaian, saudara perhatikan kesesuaian bentuk soal dengan


Kompetensi dasar (KD) dan IPK, apakah sudah sesuai level kognitif yang
ditetapkan pada masing-masing IPK.

4. tahap akhir refleksi saudara memperhatikan hasil pekerjaan siswa dalam


menyelesaikan soal, apakah sudah memenuhi target KKM, jika belum
mencapai KKM maka belum tercapai target dari kompetensi dasar yang
telah ditetapkan. Buatlah penilaian ketercapaian kompetensi dasar dari
hasil pekerjaan siswa dengan mengacu pada KKM untuk unit limit fungsi
aljabar.

57
Program PKB melalui PKP berbasis Zonasi
Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan

KESIMPULAN

Isi unit pembelajaran limit fungsi aljabar ini dimulai dari memaparkan
kompetensi dasar 3.30, yaitu menentukan nilai limit fungsi aljabar dan
kompetensi keterampilan 4.30, yaitu menyelesaikan masalah yang berkaitan
dengan limit fungsi aljabar. KD 3.30 setelah diturunkan termasuk dalam ruang
lingkup materi limit fungsi aljabar yang diberikan pada kelas XII SMK. Agar
KD ini dapat terukur, maka diturunkan dalam indikator pencapaian
kompetensi. Setelah di turunkan maka gradasi capaian kompetensi dimulai
dari C1, C2, C3, dan C4. Dengan memperhatikan level kognitif dalam
pencapaian kompetensi ini saudara dituntut mengembangkan kemampuan
siswa secara bergradasi mulai dari pengetahuan, pemahaman, aplikasi sampai
penalaran. Sedangkan kompetensi dasar keterampilan menuntuk saudara
memberikan kesempatan kepada pesertadidik untuk mengembangkan
kreativitasnya.

Untuk mencapai tingkat level berpikir tingkat tinggi, peserta didik


memerlukan proses pembelajaran yang relevan. Oleh karena itu secara
berjenjang aktivitas pembelajaran limit fungsi aljabar menggunakan model
pembelajaran saintifik dan discovery learning. Dalam model discovery learning
saudara merekayasa masalah yang harus diselesaikan oleh peserta didik.
Kedua model tersebut disajikan dalam tiga aktivitas pembelajaran. Untuk
menunjang kegiatan aktivitas pembelajaran, peserta didik difasilitasi dengan
lembar kerja peserta didik (LKPD). Dengan LKPD ini diharapkan level kognitif
dalam pembelajaran dapat tersusun dengan baik.

Pada unit ini dikembangkan konten materi sesuai dengan KD yaitu Limit fungsi
aljabar dengan memaparkan materi mulai dari bagaimana peserta didik
menemukan konsep limit, kemudian menghitung limit aljabar, menentukan
limit fungsi aljabar dan menyelesaikan masalah limit fungsi aljabar. Materi

58
Unit Pembelajaran
Limit Fungsi Aljabar

limit aljabar ini sangat luas sehingga pada unit ini dibatasi hanya pada limit
fungsi aljabar dan aljabarnya dibatasi lagi hanya pada aljabar polinom dan
pecahan. Materi ini dikerucutkan karena mengacu pada soal-soal UN empat
tahun terakhir yang muncul hanya limit fungsi aljabar bentuk pecahan.

Pada unit ini juga disajikan bagian penilaian yang didalamnya menguraikan
soal-soal UN beberapa tahun terakhir serta diberikan cara pembahasan dan
identifikasi terhadap soal-soal UN tersebut. Berdasarkan analisis ditemukan
bahwa tiga tahunterakhir sosl-soal UN hanya pada level kognitif C3, oleh
karena itu saudara harus menyakinkan peserta didik telah mampu pada level
C1, dan C2, yaitu pada level pengetahuan dan pemahaman sebagai jembatan
untuk mencapai level C3 aplikasi. Selain itu saudara juga harus memfasilitasi
soal-soal dengan mengembangkan menjadi soal penalaran atau HOTS.

59
Program PKB melalui PKP berbasis Zonasi
Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan

UMPAN BALIK

Sebuah proses yang baik harus selalu disertai dengan refleksi terhadap apa
yang telah kita lakukan. Begitu pula untuk mengetahui pemahaman saudara
terhadap unit pembelajaran limit fungsi aljabar ini, saudara harus mengisi
lembar persepsi pemahaman ini. Dengan mengisi lembar persepsi
pemahaman ini saudara akan mengetahui posisi saudara dalam memahami
unit pembelajaran ini. Oleh karena itu isilah lembar persepsi diri ini sebagai
refleksi saudara terhadap unit pembelajaran limit fungsi aljabar dengan
objektif dan jujur.

Kriteria
No Aspek
1 2 3 4
1 Memahami indikator yang telah
dikembangkan berdasarkan
Kompetensi Dasar
2 Mampu menghubungkan konten
materi dengan fenomena kehidupan
sehari-hari
3 Merasa bahwa tahapan aktivitas
pembelajaran dapat
mengembangkan HOTS peserta
didik
4 Memahami tahapan aktivitas yang
disajikan dngan baik
5 Mampu dengan baik
mengaplikasikan aktivitas
pembelajaran di dalam kelas
6 Memahami dengan baik Lembar
Kerja Peserta Didik yang
dikembangkan
7 Mampu melaksanakan dengan baik
Lembar Kerja Peserta Didik yang
dikembangkan
8 Memahami konten secara
menyeluruh dengan baik
9 Memahami prosedur penyusunan
soal HOTS dengan baik

60
Unit Pembelajaran
Limit Fungsi Aljabar

10 Mampu membahas soal HOTS yang


disajikan dengan tepat
Jumlah
Jumlah Total

Keterangan Pedoman penskoran


1= tidak menguasai
2 = cukup menguasai Jumlah Total x 100
Skor =
3 = menguasai 40
4 = sangat menguasai

Keterangan Umpan Balik

Skor Umpan Balik


< 70 Masih banyak yang belum dipahami, diantara konten,
cara membelajarkan, mengembangkan penilaian dan
melaksanakan penilaian berorientasi HOTS. Saudara
membaca ulang unit ini dan mendiskusikannya dengan
fasilitator di MGMP sampai saudara memahaminya.

70 - 79 Masih ada yang belum dipahami dengan baik, di antara


konten, cara membelajarkan, mengembangkan
penilaian dan melaksanakan penilaian berorientasi
HOTS. Saudara perlu mendiskusikan bagian yang belum
dipahami dengan fasilitator atau teman lain di MGMP

80 - 89 Memahami konten, cara membelajarkan,


mengembangkan penilaian dan melaksanakan
penilaian berorientasi HOTS dengan baik.

61
Program PKB melalui PKP berbasis Zonasi
Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan

62
Unit Pembelajaran
Limit Fungsi Aljabar

63
Unit Pembelajaran
PROGRAM PENGEMBANGAN KEPROFESIAN BERKELANJUTAN (PKB)
MELALUI PENINGKATAN KOMPETENSI PEMBELAJARAN (PKP)
BERBASIS ZONASI

MATA PELAJARAN MATEMATIKA


SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN
(SMK)

Turunan Fungsi Aljabar


Penulis:
Iwan Gunawan, M.Pd., M.PMat.

Penyunting:
Dr. Joko Soebagyo, M.Pd.

Desainer Grafis dan Ilustrator:


TIM Desain Grafis

Copyright © 2019
Direktorat Pembinaan Guru Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus
Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan

Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang


Dilarang mengopi sebagian atau keseluruhan isi buku ini untuk kepentingan komersial
tanpa izin tertulis dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Unit Pembelajaran
Turunan Fungsi Aljabar

DAFTAR ISI

Hal

DAFTAR ISI __________________________________ 67


DAFTAR GAMBAR______________________________ 68
PENDAHULUAN _______________________________ 69
KOMPETENSI DASAR DAN INDIKATOR PENCAPAIAN
KOMPETENSI (IPK) ____________________________ 70
A. Kompetensi Dasar dan Target Kompetensi ______________________________ 70
B. Indikator Pencapaian Kompetensi _______________________________________ 70
APLIKASI DI DUNIA NYATA _____________________ 72
A. Laju Arus Listrik ___________________________________________________________ 72
SOAL-SOAL UN/USBN __________________________ 74
A. Soal UN Turunan Fungsi Aljabar __________________________________________ 74
BAHAN PEMBELAJARAN ________________________ 78
A. Aktivitas Pembelajaran ____________________________________________________ 78
Aktivitas Pembelajaran ke-1 _____________________________________________________ 78
Aktivitas Pembelajaran ke-2 _____________________________________________________ 80
Aktivitas Pembelajaran ke-3 _____________________________________________________ 82
Aktivitas Pembelajaran ke-4 _____________________________________________________ 83
B. Lembar Kerja Peserta Didik _______________________________________________ 85
LKPD 1. Menjelaskan dan memahami konsep turunan ________________________ 85
LKPD 2. Menentukan turunan dengan limit fungsi _____________________________ 88
LKPD 3. Menentukan turunan dengan sifat sifat turunan ______________________ 90
LKPD 4. Memecahkan masalah turunan fungsi _________________________________ 92
C. Bahan Bacaan ______________________________________________________________ 94
Memahami Konsep Turunan _____________________________________________________ 94
PENGEMBANGAN PENILAIAN ____________________ 99
A. Pembahasan Soal-soal _____________________________________________________ 99

67
Program PKB melalui PKP berbasis Zonasi
Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan

B. Pengembangan Soal HOTS _______________________________________________ 103


C. Refleksi Pembelajaran ___________________________________________________ 112
KESIMPULAN ________________________________ 113
UMPAN BALIK _______________________________ 115

DAFTAR GAMBAR

Hal

Gambar 1. Switch Volume ________________________________________________________ 72


Gambar 2 Rangkaian arus listrik tertutup ______________________________________ 73
Gambar 3 Garis singgung kurva _________________________________________________ 86
Gambar 4 Garis sinngung, garis normal dan tali busur ________________________ 94

68
Unit Pembelajaran
Turunan Fungsi Aljabar

PENDAHULUAN

Unit ini merupakan salah satu unit dari unit-unit yang ada dalam materi
matematika SMK. Unit ini disajikan untuk membantu saudara dalam
memberikan pemahaman kepada peserta didik dalam topik turunan fungsi
aljabar.

Unit ini disajikan dengan terlebih dahulu menganalisis kompetensi dasar yang
harus dicapai berdasarkan amanat Perdirjen 464. Berdasarkan kompetensi
dasar inilah selanjutnya dikembangkan indikator yang mencirikan
kompetensi dasar tersebut. Indikator disusun secara bergradasi dari mulai
indikator pengetahuan, pemahaman, dan aplikasi. Dengan mengacu pada
indikator tersebut, kemudian disinkronisasi dengan soal-soal UN yang keluar
pada tiga tahun terakhir, maka akan menambah kekuatan sajian dalam unit
ini. Soal UN dianalisis terlebih dahulu mulai dari tahun keluarnya soal, tingkat
kognitif soal, materi yang berkaitan dengan soal, serta indikator dari
komptensi dasar.

Topik turunan erat kaitannya dengan topik limit bila ditinjau dari keterkaitan
materi dalam matematika. Konsep turunan merupakan salah satu aplikasi dari
limit dalam menentukan gradien garis dinggung pada kurva di suatu titik
tertentu. Sedangkan salah satu contoh aplikasi turunan dalam kehidupan
sehari-hari adalah dalam mengatur volume alat-alat elektronik. Besar kecilnya
volume pada alat-alat elektronik diatur oleh besar kecilnya arus listrik dengan
laju kecepatan arus listriknya dapat dihitung dengan konsep turunan.

69
Program PKB melalui PKP berbasis Zonasi
Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan

KOMPETENSI DASAR DAN INDIKATOR


PENCAPAIAN KOMPETENSI (IPK)

A. Kompetensi Dasar dan Target Kompetensi

Sub unit pembelajaran ini dikembangkan berdasarkan Kompetensi Dasar


kelas XII:

Kompetensi Dasar Target Kompetensi Kelas

3.31 Menentukan turunan 1 Menentukan turunan


fungsi aljabar fungsi aljabar
menggunakan definisi menggunakan definisi
XII
limit fungsi atau sifat-sifat limit fungsi atau sifat-
turunan fungsi serta sifat turunan fungsi serta
penerapannya penerapannya

4.31 Menyelesaikan masalah 4.31 Memecahkan masalah


yang berkaitan dengan yang berkaitan
XII
turunan fungsi aljabar dengan turunan
fungsi aljabar

B. Indikator Pencapaian Kompetensi

IPK Pengetahuan IPK Keterampilan


3.31 Menentukan turunan fungsi 4.31 Menyelesaikan masalah yang
aljabar menggunakan definisi berkaitan dengan turunan
limit fungsi atau sifat-sifat fungsi aljabar

70
Unit Pembelajaran
Turunan Fungsi Aljabar

turunan fungsi serta


penerapannya
IPK Pendukung
3.31.1 Menjelaskan konsep 4.31.1 Mengidentifikasi masalah
turunan fungsi aljabar yang berkaitan dengan
3.31.2 Memahami konsep turunan turunan fungsi aljabar
fungsi aljabar
IPK Kunci
3.31.3 Menentukan turunan fungsi 4.31.2 Menyelesaikan masalah
aljabar dengan definisi limit yang berkaitan dengan
fungsi turunan fungsi aljabar
3.31.4 Menentukan turunan (prosedural)
aljabar dengan
menggunakan sifat-sifat
turunan fungsi
IPK Pengayaan
3.31.5 Memecahkan masalah 4.31.3 memecahkan masalah yang
turunan fungsi aljabar berkaitan dengan turunan
fungsi aljabar

71
Program PKB melalui PKP berbasis Zonasi
Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan

APLIKASI DI DUNIA NYATA

A. Laju Arus Listrik

Konsep Turunan merupakan salah satu konsep dalam matematika dari kajian
kalkulus. Setiap konsep dalam kajian matematika pasti memiliki manfaat
dalam kehidupan sehari-hari, baik secara langsung maupun tidak langsung.
Saudara dapat menyampaikan salah satu manfaat dalam kehidupan sehari-
hari dari konsep diperensial ini adalah dalam arus listrik.

Arus listrik adalah banyaknya muatan listrik yang mengalir melalui suatu titik
dalam sirkuit listrik tiap satuan waktu. Dalam jaringan tubuh manusia saja
terdapat aliran listrik kekuatannya sangat lemah sedangkan aliran listrik yang
kekuatannya sangat kuat yaitu pada petir kekuatannya bisa sampai 1-200
kiloamper. Saudara pasti pernah mendengan suara nyanyian, percakapan, dari
handphon (HP), televisi, atau alat elektronik yang lainnya. Saudara dapat
mengatur volume suara yang keluar dari alat-alat tersebut sesuai keinginan,
dapat dikencangkan suaranya dapat pula dikecilkan suaranya. Besar kecilnya
volume yang keluar dari alat elektronik tersebut tergantung besar kecilnya
arus listrik yang mengalir dalam alat elektronik tersebut.

Gambar 1. Switch Volume

72
Unit Pembelajaran
Turunan Fungsi Aljabar

Besar kecilnya laju arus listrik terhadap waktu dalam alat elektro itu dapat
dihitung menggunakan konsep diferensial atau turunan. Perhatikan gambar 1,
gambar tersebut merupakan rangkaian arus listrik. Berdasarkan hukum
Kirchof, jumlah tegangan pada loop tertutup dari suatu rangkaian listrik
adalah nol. Jika ditulis dalam sebuah persamaan matematika seperti berikut:

𝑉𝑠 = 𝑉𝑅 + 𝑉𝐶

Dengan 𝑉𝑠 = Tegangan sumber; 𝑉𝑐 = tegangan pada kapasitor; 𝑉𝑅 = tegangan


pada resistor . berdasarkan hukum Ohm, arus yang mengalir pada resistor
(rangkaian tertutup) dapat dicari dengan aturan

𝑉𝑠 −𝑉𝑐
𝑖= ;
𝑅

dan arus yang mengalir pada kapasitor adalah

𝑉𝑠 − 𝑉𝑐 𝑑𝑉𝑐
=𝐶∙
𝑅 𝑑𝑡

Karena arus yang mengalir pada kapasitor sama dengan arus yang mengalir
pada resistor, maka diperoleh;

𝑑𝑉𝑐 𝑉𝑠 − 𝑉𝑐
=
𝑑𝑡 𝑅𝐶

Persamaan tersebut merupakan persamaan turunan, yaitu turunan pertama


𝑉𝑐 terhadap waktu.

Gambar 2 Rangkaian arus listrik tertutup

73
Program PKB melalui PKP berbasis Zonasi
Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan

SOAL-SOAL UN/USBN

A. Soal UN Turunan Fungsi Aljabar

Berikut merupakan contoh soal ujian nasional yang berkaitan dengan topik
turunan fungsi aljabar. Soal ini sesuai dengan Kompetensi Dasar 3.31 yaitu
menentukan turunan fungsi aljabar (perdirjen 464 tahun 2018). Soal ini dapat
dijadikan sebagai bahan pembelajaran untuk saudara ajarkan kepada siswa
dan dijadikan bahan latihan dengan mengembangkan soal sejenis.

Soal UN tahun 2019

No. Soal UN Tahun 2019

3𝑥+2
1 Jika 𝑓(𝑥) = untuk 𝑥 ≠ 4, 𝑓′(𝑥) adalah...
4−𝑥

−6𝑥+10
A. (4−𝑥)2
D.

3𝑥−5
B. (4−𝑥)2

14
C. (4−𝑥)2

10
D. (4−𝑥)2

5
E. (4−𝑥)2

Identifikasi

Kelas / Semester : XII/Ganjil

Level Kognitif : C3

Indikator yang bersesuaian : Menentukan turunan fungsi aljabar

74
Unit Pembelajaran
Turunan Fungsi Aljabar

Diketahui : Fungsi aljabar bentuk pecahan

Ditanyakan : Menentukan hasil turunan pertama fungsi


aljabar bentuk pecahan

Materi yang dibutuhkan : Turunan Fungsi Aljabar

Soal UN Tahun 2018

No. Soal UN Tahun 2018

2𝑥
1 Turunan pertama dari fungsi 𝑓(𝑥) = 𝑥 2 −5 adalah ...

2𝑥 2 +10 2𝑥 2 +10
A. − (𝑥 2 D.
−5)2 𝑥 4 +25

𝑥 2 +10 2𝑥 2 −10
B. − (𝑥 2 −5)2 E. 𝑥 4 −25

2𝑥 2 −10
C.
𝑥 4 −10𝑥 2 +25

Identifikasi

Kelas / Semester : XII/Ganjil

Level Kognitif : C3

Indikator yang : Menentukan turunan fungsi aljabar


bersesuaian
Diketahui : Fungsi aljabar bentuk pecahan

Ditanyakan : Menentukan hasil turunan pertama fungsi


aljabar bentuk pecahan

Materi yang dibutuhkan : Turunan Fungsi Aljabar

75
Program PKB melalui PKP berbasis Zonasi
Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan

Soal UN Tahun 2017

No. Soal UN Tahun 2017

1 Turunan pertama dari 𝑓(𝑥) = (3𝑥 2 − 2)(𝑥 2 + 5) adalah ...

A. 6𝑥 3 − 10𝑥 3 D. 12𝑥 3 − 26𝑥

B. 6𝑥 3 + 10𝑥 2 E. 12𝑥 3 + 26𝑥

C. 6𝑥 3 + 10𝑥

Identifikasi

Kelas / Semester : XII/Ganjil

Level Kognitif : C3

Indikator yang : Menentukan turunan fungsi aljabar


bersesuaian

Diketahui : fungsi aljabar berbentuk perkalian dua buah


suku aljabar

Ditanyakan : Menentukan hasil turunan pertama fungsi


aljabar berbentuk perkalian dua buah suku
aljabar

Materi yang dibutuhkan : Turunan Fungsi Aljabar

76
Unit Pembelajaran
Turunan Fungsi Aljabar

Soal UN Tahun 2016

No. Soal UN Tahun 2016

1 Jika 𝑓′(𝑥) adalan turunan pertama dari 𝑓(𝑥) = 2𝑥 3 + 6𝑥 2 + 3𝑥 + 6


maka 𝑓 ′ (3) = ⋯

A. 99 D. 85

B. 93 E. 75

C. 90

Identifikasi

Kelas / Semester : XII/Ganjil

Level Kognitif : C3

Indikator yang bersesuaian : Menentukan turunan fungsi aljabar


derajat 3

Diketahui : fungsi aljabar derajat 3

Ditanyakan : Menentukan nilai turunan pertama fungsi


aljabar derajat 3

Materi yang dibutuhkan : Turunan Fungsi Aljabar

77
Program PKB melalui PKP berbasis Zonasi
Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan

BAHAN PEMBELAJARAN

Bahan pembelajaran yang disajikan dalam unit pembelajaran ini merupakan


panduan bagi saudara dalam melaksanakan pembelajaran untuk topik
turunan fungsi aljabar. Unit pembelajaran ini dikembangkan untuk membantu
saudara dalam membelajarkan peserta didik agar terjadi pembelajaran yang
terpusat pada peserta didik dan berusaha memfasilitasi kemampuan berpikir
tingkat tinggi. Bahan pembelajaran ini meliputi aktivitas pembelajaran dan
lembar kegiatan peserta didik yang dilengkapi dengan bahan bacaan.

A. Aktivitas Pembelajaran

Aktivitas pembelajaran ini merupakan rincian pelaksanaan pembelajaran


yang ditawarkan menjadi salah satu alternatif aktivitas pembelajaran yang
dapat diimplementasikan oleh saudara ketika akan melaksanakan
pembelajaran pada topik turunan fungsi aljabar.

Aktivitas Pembelajaran ke-1

Aktivitas pembelajaran kali ini akan mempelajari topik turunan fungsi aljabar.
Sebagai langkah awal peserta didik diperkenalkan dengan konsep turunan
dalam kehidupan sehari-hari. Perhatikan switch volume tv, radio, hp atau alat
elektronik yang lainnya, baik digital ataupun manual, besar kecilnya volume
pada alat elektronik tersebut diatur berdasarkan hasil perhitungan, nah
perhitungannya itu menggunakan konsep turunan yaitu menghitung
kecepatan laju arus listrik pada rangkaian tertutup resistor. Tentu peserta
didik akan mengenal istilah-istilah tersebut.

Aktivitas pembelajaran ini diharapkan dapat mencapai indikator 3.31.1, yaitu


menjelaskan konsep turunan fungsi dan 3.31.2, yaitu memahami konsep
turunan fungsi aljabar. Pencapaian indikator tersebut akan dibantu dalam

78
Unit Pembelajaran
Turunan Fungsi Aljabar

pembelajaran dengan model pembelajaran saintifik yang langkah-langkah


pembelajarannya sebagai berikut 1) mengamati; 2) menanya; 3)
mengumpulkan informasi; 4) mengasosiasi; 5) mengomunikasikan.

Menjelaskan dan Memahami Konsep Turunan fungsi

Tujuan Aktivitas Pembelajaran ke 1

Setelah melakukan aktivitas pembelajaran ke 1, ini diharapkan peserta didik


mampu:

a. Menjelaskan konsep turunan dalam kehidupan sehari-hari

b. Memahami konsep turunan fungsi aljabar

Estimasi waktu aktivitas pembelajaran 6 x 45 menit.

Apa yang saudara lakukan:

a. Membagikan LKPD 1, kemudian memberikan penjelasan mengenai tata


cara mengisi LKPD 1

b. Memberikan satu contoh ilustrasi tentang konsep turunan dalam


kehidupan sehari-hari

c. Menginstruksikan peserta didik untuk mengamati penomena penomena


alam dan kejadian sehari-hari yang mengilustrasikan konsep turunan
seperti contoh yang telah diberikan sebelumnya

d. Memfasilitasi peserta didik untuk bertanya atau memberikan pendapat


terhadap hasil pengamatan penomena-penomena alam dan kejadian
sehari-hari yang mengilustrasikan konsep turunan.

e. Menginstruksikan peserta didik untuk menuliskan hasil pengamatan


penomena-penomena alam dan kejadian sehari-hari yang
mengilustrasikan konsep turunan.

f. Menginstruksikan peserta didik untuk mengamati masalah yang diberikan


pada LKPD 1. (mengamati)

79
Program PKB melalui PKP berbasis Zonasi
Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan

g. Membagi peserta didik ke dalam kelompok yang beranggotakan 4-5 orang

h. Memfasilitasi peserta didik untuk berpendapat mengenai dua masalah


yang diberikan pada LKPD 1, dan menuliskan hasil pengamatannya dalam
LKPD 1. (Mengumpulkan informasi)

i. Mendiskusikan hasil belajar yang telah ditulis pada LKPD 1, kemudian


mengkonfirmasi dan menyepakati hasil diskusi, dan peserta didik
memperbaiki hasil kesepakatannya dalam LKPD 1. (menanya dan
mengasosiasi)

j. Memfasilitasi peserta didik perwakilan dari setiap kelompok untuk


mempresentasikan hasil pengamatan dan diskusinya di depan kelas.
(mengomunikasikan)

Aktivitas Pembelajaran ke-2

Aktivitas pembelajaran ke-2 ini diharapkan dapat mencapai indikator 3.31.3,


yaitu Menentukan turunan fungsi aljabar dengan definisi limit fungsi, yang
dilakukan dengan pendekatan pembelajaran saintifik. Adapun aktivitasnya
meliputi 1) mengamati; 2) menanya; 3) mengumpulkan informasi; 4)
mengasosiasi; 5) mengomunikasikan.

Menghitung turunan dengan limit fungsi

Tujuan aktivitas pembelajaran

a. Mampu menentukan turunan fungsi aljabar dengan definisi limit fungsi

Aktivitas pembelajaran disusun menggunakan model pembelajaran Discovery


Learning dengan estimasi waktu 6 x 45 Menit.

Apa yang saudara lakukan sebagai berikut;

80
Unit Pembelajaran
Turunan Fungsi Aljabar

a. Membagikan LKPD 2, kemudian memberikan penjelasan mengenai tata


cara mengisi LKPD 2.

Tahap Stimulation (Pemberian Rangsangan)

b. Saudara memberikan motivasi kepada peserta didik agar mengamati


permasalahan dari soal yang diberikan pada LKPD 2. (Mengamati)

c. Memfasilitasi peserta didik untuk bertanya atau memberikan pendapat


terhadap hasil pengamatan soal yang diberikan. (bertanya)

Tahap Problem Statement (Identifikasi masalah)

d. Meminta peserta didik untuk menuliskan hasil pengamatan soal dalam


LKPD 2 terkait dengan apa yang diketahui dan apa yang ditanyakan dari
soal dan kondisi penting apa yang menjadi kata kunci untuk menyelesaikan
masalah pada soal tersebut.

k. Membagi peserta didik ke dalam kelompok yang beranggotakan 4-5 orang

Tahap Data Collection (Pengumpulan data)

e. Menginstruksikan peserta didik untuk menggali informasi agar dapat


menyelesaikan soal yang telah diidentifikasi sebelumnya, materi terkait
soal, mencari tahu prosedur penyelesaian, (Mengumpulkan informasi)

Tahap Verification (Pembuktian)

f. Peserta didik menyelesaikan soal yang telah diidentifikasi, dan mencoba


saling mengecek dengan sesama anggota kelompoknya

Tahap Generalization (Kesimpulan)

g. Menginstruksikan peserta didik untuk menuliskan penyelesaian soal


dalam LKPD 2

h. Memfasilitasi peserta didik perwakilan dari setiap kelompok untuk


mempresentasikan hasil pengamatan dan diskusinya di depan kelas.
(mengomunikasikan)

81
Program PKB melalui PKP berbasis Zonasi
Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan

Aktivitas Pembelajaran ke-3

Aktivitas pembelajaran ke-3 ini diharapkan dapat mencapai indikator 3.31.4,


yaitu menentukan turunan fungsi aljabar dengan sifat-sifat turunan fungsi,
yang dilakukan dengan pendekatan pembelajaran saintifik. Adapun
aktivitasnya meliputi 1) mengamati; 2) menanya; 3) mengumpulkan
informasi; 4) mengasosiasi; 5) mengomunikasikan.

Menentukan turunan fungsi aljabar dengan sifat turunan

Tujuan aktivitas pembelajaran

a. Mampu menentukan turunan fungsi aljabar dengan sifat-sifat turunan


fungsi
Aktivitas pembelajaran disusun menggunakan model pembelajaran
Discovery Learning dengan estimasi waktu 6 x 45 Menit.
Apa yang saudara lakukan sebagai berikut;
a. Membagikan LKPD 3, kemudian memberikan penjelasan mengenai tata
cara mengisi LKPD 3.

Tahap Stimulation (Pemberian Rangsangan)

b. Saudara memberikan motivasi kepada peserta didik agar mengamati


permasalahan dari soal yang diberikan pada LKPD 3. (Mengamati)

c. Memfasilitasi peserta didik untuk bertanya atau memberikan pendapat


terhadap hasil pengamatan soal yang diberikan. (bertanya)

Tahap Problem Statement (Identifikasi masalah)

d. Meminta peserta didik untuk menuliskan hasil pengamatan soal dalam


LKPD 3 terkait dengan apa yang diketahui dan apa yang ditanyakan dari
soal dan kondisi penting apa yang menjadi kata kunci untuk menyelesaikan
masalah pada soal tersebut.

l. Membagi peserta didik ke dalam kelompok yang beranggotakan 4-5 orang

82
Unit Pembelajaran
Turunan Fungsi Aljabar

Tahap Data Collection (Pengumpulan data)

e. Menginstruksikan peserta didik untuk menggali informasi agar dapat


menyelesaikan soal yang telah diidentifikasi sebelumnya, materi terkait
soal, mencari tahu prosedur penyelesaian, (Mengumpulkan informasi)

Tahap Verification (Pembuktian)

f. Peserta didik menyelesaikan soal yang telah diidentifikasi, dan mencoba


saling mengecek dengan sesama anggota kelompoknya

Tahap Generalization (Kesimpulan)

g. Menginstruksikan peserta didik untuk menuliskan penyelesaian soal


dalam LKPD 3

h. Memfasilitasi peserta didik perwakilan dari setiap kelompok untuk


mempresentasikan hasil pengamatan dan diskusinya di depan kelas.
(mengomunikasikan)

Aktivitas Pembelajaran ke-4

Aktivitas pembelajaran ke-3 ini diharapkan dapat mencapai indikator 3.31.5,


yaitu memecahkan masalah turunan fungsi aljabar, yang dilakukan dengan
pendekatan pembelajaran saintifik. Adapun aktivitasnya meliputi 1)
mengamati; 2) menanya; 3) mengumpulkan informasi; 4) mengasosiasi; 5)
mengomunikasikan.

Memecahkan masalah turunan fungsi

Tujuan aktivitas pembelajaran

a. Mampu menentukan turunan fungsi aljabar dengan sifat-sifat turunan


fungsi

83
Program PKB melalui PKP berbasis Zonasi
Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan

Aktivitas pembelajaran disusun menggunakan model pembelajaran Discovery


Learning dengan estimasi waktu 6 x 45 Menit.

Apa yang saudara lakukan sebagai berikut;

a. Membagikan LKPD 4, kemudian memberikan penjelasan mengenai tata


cara mengisi LKPD 4.

Tahap Stimulation (Pemberian Rangsangan)

b. Saudara memberikan motivasi kepada peserta didik agar mengamati


permasalahan dari soal yang diberikan pada LKPD 4. (Mengamati)

c. Memfasilitasi peserta didik untuk bertanya atau memberikan pendapat


terhadap hasil pengamatan soal yang diberikan. (bertanya)

Tahap Problem Statement (Identifikasi masalah)

d. Meminta peserta didik untuk menuliskan hasil pengamatan soal dalam


LKPD 3 terkait dengan apa yang diketahui dan apa yang ditanyakan dari
soal dan kondisi penting apa yang menjadi kata kunci untuk menyelesaikan
masalah pada soal tersebut.

e. Membagi peserta didik ke dalam kelompok yang beranggotakan 4-5 orang

Tahap Data Collection (Pengumpulan data)

f. Menginstruksikan peserta didik untuk menggali informasi agar dapat


menyelesaikan soal yang telah diidentifikasi sebelumnya, materi terkait
soal, mencari tahu prosedur penyelesaian, (Mengumpulkan informasi)

Tahap Verification (Pembuktian)

g. Peserta didik menyelesaikan soal yang telah diidentifikasi, dan mencoba


saling mengecek dengan sesama anggota kelompoknya

Tahap Generalization (Kesimpulan)

h. Menginstruksikan peserta didik untuk menuliskan penyelesaian soal


dalam LKPD 4

84
Unit Pembelajaran
Turunan Fungsi Aljabar

i. Memfasilitasi peserta didik perwakilan dari setiap kelompok untuk


mempresentasikan hasil pengamatan dan diskusinya di depan kelas.
(mengomunikasikan)

B. Lembar Kerja Peserta Didik

Berikut ini Lembar Kerja Peserta didik yang digunakan dalam aktivitas
pembelajaran, yaitu 1) LKPD 1. Menjelaskan dan memahami konsep turunan;
2) LKPD 2. Menentukan turunan fungsi aljabar dengan menggunakan konsep
limit fungsi; 3) LKPD 3. Menentukan turunan fungsi aljabar dengan
menggunakan sifat-sifat turunan fungsi; 4) LKPD 4 Memecahkan masalah yang
berkaitan dengan turunan fungsi aljabar.

LKPD 1. Menjelaskan dan memahami konsep turunan

Tujuan: Menjelaskan dan memahami konsep turunan fungsi aljabar

Prosedur kegiatan

1. Kalian perhatikan contoh peristiwa berikut, di rumah kalian pasti kalian


mempunyai alat-alat elektronik, seperti TV, radio, HP, dan lain-lain. Nah
pada alat-alat elektronik tersebut pasti ada switch volumenya kan? Baik
yang otomatis maupun yang manual. Kalian dapat memperbesar
volumenya dan dapat pula mengecilkan volumenya sehingga suara yang
keluar dapat sesuai dengan keinginan. Besar kecilnya volume itu
tergantung dari arus listrik yang mengalir dan diatur perlambatannya oleh
resistor, perubahan percepatan arus terhadap waktu itu merupakan
konsep turunan.

2. Buatlah peristiwa penomena dalam kehidupan sehari hari yang mirip


dengan peristiwa pada contoh di atas.

85
Program PKB melalui PKP berbasis Zonasi
Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan

.....................................................................................................................................................
.....................................................................................................................................................
.....................................................................................................................................................
.....................................................................................................................................

3. Perhatikan gambar berikut,

Gambar 3 Garis singgung kurva

Perhatikan titik P dan Q, Andaikan kita tarik garis dari titik Q ke titik P, maka
garis itu kita sebut tali busur. Jika titik Q kita gerakkan mendekati titik P maka
tali busur itu akan menjadi garis singgung. Jika 𝑦 = 𝑓(𝑥) Maka gradien garis
PQ adalah

𝑓(𝑥2 ) − 𝑓(𝑥1 )
𝑚𝑃𝑄 =
𝑥2 − 𝑥1

Untuk 𝑥2 mendekati 𝑥1 maka 𝑓(𝑥2 ) akan mendekati 𝑓(𝑥1 ) dan 𝑋2 − 𝑥1 = ∆𝑥


dan jika titik P mendekati titik Q, maka ∆𝑥 mendekati nol , dengan
memanfaatkan konsep limit, maka dapat kita peroleh,

𝑓(𝑥1 + ∆𝑥) − 𝑓(𝑥1 )


𝑚𝑃𝑄 = lim
∆𝑥→0 ∆𝑥

86
Unit Pembelajaran
Turunan Fungsi Aljabar

4. Perhatikan contoh tentukan persamaan garis singgung di titik dengan


absis x=2 pada kurva 𝑓(𝑥) = 𝑥 2

Jawab,

Misalkan 𝑥1 = 2 dan 𝑦1 = ⋯. Sehingga titik singgung di P(2,4).

Gradien garis singgung adalah

𝑓(𝑥1 + ∆𝑥) − 𝑓(𝑥1 )


𝑚 = lim
∆𝑥→0 ∆𝑥

𝑓(… + ∆𝑥) − 𝑓(… . . )


⟺ 𝑚 = lim
∆𝑥→0 ∆𝑥

(… + ∆𝑥)2 − (… . . )
⟺ 𝑚 = lim
∆𝑥→0 ∆𝑥

(… + ⋯ . + ⋯ . ) − (… . . )
⟺ 𝑚 = lim
∆𝑥→0 ∆𝑥

(… + ⋯ )
⟺ 𝑚 = lim
∆𝑥→0 ∆𝑥

⟺ 𝑚=⋯

Jadi persamaan garis singgung adalah 𝑦 − ⋯ = ⋯ (𝑥 − ⋯ )

5. Berdasarkan hasil pengamatan pada contoh soal di poin 4, jika f kontinu


di P selanjutnya gradien garis itu disebut turunan dan dinotasikan sebagai
berikut;

𝑓(𝑥 + ∆𝑥) − 𝑓(𝑥)


𝑓 ′ (𝑥) = 𝑚 = lim
∆𝑥→0 ∆𝑥

Notasi untuk turunan itu dapat pula ditulis dengan

Notasi Newton 𝑓′(𝑥) atau 𝑦′ untuk turunan pertama fungsi f

87
Program PKB melalui PKP berbasis Zonasi
Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan

𝑑𝑓(𝑥) 𝑑𝑦
Notasi Liebniz atau 𝑑𝑥 untuk turunan pertama fungsi f
𝑑𝑥

6. Kalian tuliskan kesimpulan dari hasil penelusuran dan pengamatan masalah di


atas

..........................................................................................................................
..........................................................................................................................
..........................................................................................................................
..........................................................................................................................
.....................................

LKPD 2. Menentukan turunan dengan limit fungsi

Tujuan :

a. Mampu menentukan turunan dengan definisi limit fungsi

prosedur kegiatan

1. Kalian perhatikan soal berikut, identifikasi dan selesaikan dengan


menggunakan definisi limit fungsi

𝑑𝑦
a. Diketahui kurva dengan persamaan 𝑦 = 𝑥 2 + 2𝑥, tentukan 𝑑𝑥 di 𝑥 = 1

2. Silahkan kalian tuliskan masalah yang ada dalam soal tersebut, kemudian
tanyakan hal-hal yang tidak kalian pahami dari soal tersebut.

.....................................................................................................................................................
.....................................................................................................................................................
.....................................................................................................................................................
....................................................................................................................................................

88
Unit Pembelajaran
Turunan Fungsi Aljabar

3. Gambarlah sketsa grafik fungsi 𝑦 = 𝑥 2 + 2𝑥 dan singgung di titik 𝑥 = 1,


boleh gunakan software geogebra untuk menggambar sketsa grafik
tersebut

..........................................................................................................................
..........................................................................................................................
..........................................................................................................................
..........................................................................................................................
........................................................................................................................

4. Lengkapi langkah-langkah menentukan turunan tersebut

Misalkan 𝑥1 = 2 dan 𝑦1 = ⋯. Sehingga titik singgung di P(..., ....).

𝑓(𝑥) = 𝑥 2 + 2𝑥

𝑓(𝑥 + ∆𝑥) = (𝑥 + ∆𝑥)2 + 2(𝑥 + ∆𝑥)

Gradien garis singgung adalah

𝑑𝑦 𝑓(𝑥 + ∆𝑥) − 𝑓(𝑥)


= 𝑚 = lim
𝑑𝑥 ∆𝑥→0 ∆𝑥

𝑑𝑦 𝑓(… + ∆𝑥) − 𝑓(… . . )


⟺ = lim
𝑑𝑥 ∆𝑥→0 ∆𝑥

𝑑𝑦 (… + ∆𝑥)2 − (… . . )
⟺ = lim
𝑑𝑥 ∆𝑥→0 ∆𝑥

𝑑𝑦 (… + ⋯ . + ⋯ . ) − (… . . )
⟺ = lim
𝑑𝑥 ∆𝑥→0 ∆𝑥

𝑑𝑦 (… + ⋯ )
⟺ = lim
𝑑𝑥 ∆𝑥→0 ∆𝑥

89
Program PKB melalui PKP berbasis Zonasi
Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan

𝑑𝑦
⟺ =⋯
𝑑𝑥

5. Buat kesimpulan dari hasil pengaaan dan pekerjaan di atas

.....................................................................................................................................................
.....................................................................................................................................................
.....................................................................................................................................................
.....................................................................................................................................................
....................................................................................................................................................

LKPD 3. Menentukan turunan dengan sifat sifat turunan

Tujuan :

a. Mampu menentukan turunan dengan sifat-sifat turunan fungsi

prosedur kegiatan

1. Dengan menggunakan pengetahuan yang sudah kalian dapat sebelumnya,


tentukan turunan dari

2. Dengan cara yang sama seperti pada point 1, maka lengkapilah sifat-sifat
turunan tersebut pada kolom berikut;

Misalkan 𝑓, 𝑢, 𝑣 adalah fungsi bernilai real dan dapat diturunkan pada


interval 𝐼, 𝑎 bilangan real dapat diturunkan maka:

1. 𝑓(𝑥) = 𝑎 → 𝑓 ′ (𝑥) = 0

2. 𝑓(𝑥) = 𝑎𝑥 → 𝑓 ′ (𝑥) = 𝑎

90
Unit Pembelajaran
Turunan Fungsi Aljabar

3. 𝑓(𝑥) = 𝑎𝑥 𝑛 → 𝑓 ′ (𝑥) = 𝑛𝑎𝑥 𝑛−1

4. 𝑓(𝑥) = 𝑎𝑢(𝑥) → 𝑓 ′ (𝑥) = ⋯

5. 𝑓(𝑥) = 𝑢(𝑥) ± 𝑣(𝑥) → 𝑓 ′ (𝑥) = ⋯

6. 𝑓(𝑥) = 𝑢(𝑥) ∙ 𝑣(𝑥) → 𝑓 ′ (𝑥) = ⋯

𝑢(𝑥)
7. 𝑓(𝑥) = → 𝑓 ′ (𝑥) = ⋯
𝑣(𝑥)

3. Dengan menggunakan sifat-sifat turunan pada poin 2, tentukan nilai-nilai

a. 𝑓(𝑥) = 25

b. 𝑓(𝑥) = 2𝑥

c. 𝑓(𝑥) = 3𝑥 3

d. 𝑓(𝑥) = 3(2𝑥 + 1)

e. 𝑓(𝑥) = (4𝑥 + 2)3

f. 𝑓(𝑥) = (2𝑥 − 1) + (5𝑥 + 10)

g. 𝑓(𝑥) = (𝑥 − 1)(2𝑥 + 1)

2𝑥−5
h. 𝑓(𝑥) = 𝑥+1

4. Diskusikan dengan teman-teman sekelompok untuk menyelesaian soal


pada poin 3 dan tuliskan jawabannya pada kolom berikut:

.....................................................................................................................................................
.....................................................................................................................................................

91
Program PKB melalui PKP berbasis Zonasi
Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan

.....................................................................................................................................................
.....................................................................................................................................................

5. Tuliskan kesimpulan dari hasil pembelajaran kalian hari ini pada kolom
berikut:

.....................................................................................................................................................
.....................................................................................................................................................
.....................................................................................................................................................
.....................................................................................................................................................
....................................................................................................................................................

LKPD 4. Memecahkan masalah turunan fungsi

Tujuan :

a. Mampu memecahkan masalah turunan fungsi

prosedur kegiatan

1. Kalian perhatikan masalah berikut ini,

𝑉
arus listrik 𝐼 = 𝑅, dengan 𝑉 = 200 𝑣, dan 𝑅 = 16 Ω . jika berkurang dengan

kecepatan 1𝑣/𝑑𝑒𝑡, dan 𝑅 berkurang dengan kecepatan 0,5 Ω/𝑑𝑒𝑡. Maka


tentukan perubahan kecepatan arus listrik tersebut!

2. Berdasarkan soal tersebut, kalian tuliskan hal-hal yang diketahui, dan


ditanyakan jika perlu tuliskan model matematikanya pada kolom berikut;

....................................................................................................................................................
....................................................................................................................................................
....................................................................................................................................................

92
Unit Pembelajaran
Turunan Fungsi Aljabar

....................................................................................................................................................
....................................................................................................................................................

3. Diskusikan dengan teman-teman sekelompok cara menyelesaikan masalah


pada soal poin 1, lalu tuliskan hasil dikusi kalian pada kolom berikut;

.....................................................................................................................................................
.....................................................................................................................................................
.....................................................................................................................................................
.....................................................................................................................................................
....................................................................................................................................................

4. Tuliskan dengan rapih penyelesaian soal tersebut pada kolom berikut;

.....................................................................................................................................................
.....................................................................................................................................................
.....................................................................................................................................................
.....................................................................................................................................................

5. Berikan kesimpulan dari hasil pembelajaran kalian

.....................................................................................................................................................
.....................................................................................................................................................
.....................................................................................................................................................
.....................................................................................................................................................
....................................................................................................................................................

93
Program PKB melalui PKP berbasis Zonasi
Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan

C. Bahan Bacaan

Memahami Konsep Turunan

Konsep turunan mulai dirintis oleh Archimides (287-212 SM), Kepler (1571-
1630), Galileo (1564-1642), Newton (1642-1727) dan Leibniz (1646-1716).
Mereka itu semua sebagai peletak dasar dari kalkulus diferensial. Namun para
ahli berpendapat bahwa Newton dan Leibniz lah yang lebih banyak
berkontribusi terhadap perkembangan diferensial. Konsep turunan identik
dengan garis singgung dan laju perubahan nilai fungsi.

Memahami konsep turunan berawal dari laju perubahan nilai fungsi.


Perhatikan gambar berikut

Gambar 4 Garis sinngung, garis normal dan tali busur

Andaikan saya mempunyai fungsi 𝑓(𝑥) yang melalui titik 𝑃(𝑥1 , 𝑦1 ) dan
𝑄(𝑥2 , 𝑦2 ) seperti pada gambar. Kemudian saya tarik garis melalui titik P ke
titik Q. jika titik Q digerakkan mendekati P sejauh ∆𝑥, maka 𝑄 ′ = 𝑓(𝑥2 + ∆𝑥).
Perubahan rata-rata nilai fungsi 𝑓 terhadap 𝑥 adalah

𝑓(𝑥2 + ∆𝑥) − 𝑓(𝑥2 ) 𝑓(𝑥2 + ∆𝑥) − 𝑓(𝑥2 )


=
(𝑥2 + ∆𝑥) − 𝑥2 ∆𝑥

94
Unit Pembelajaran
Turunan Fungsi Aljabar

𝑓(𝑥2 +∆𝑥)−𝑓(𝑥2 )
Jika ∆𝑥 semakin kecil, sampai mendekati nol, maka nilai lim
∆𝑥→0 ∆𝑥

disebut laju perubahan nilai fungsi 𝑓 pada 𝑥 = ∆𝑥. Kemudian bentuk ini disebu
turunan atau derivatif fungsi 𝑓 pada 𝑥 = ∆𝑥. Notasi untuk simbol turunan,
Newton menotasikan turunan fungsi f adalah 𝑓′, namun Liebniz menotasikan
𝑑𝑓
dengan 𝑑𝑥 .

Contoh perhitungan turunan

Tentukan turunan fungsi 𝑓(𝑥) = 𝑥 2 + 2𝑥

Jawab

𝑓(𝑥) = 𝑥 2 + 2𝑥

𝑓(𝑥 + ∆𝑥) = (𝑥 + ∆𝑥)2 − 2(𝑥 + ∆𝑥)

𝑓(𝑥 + ∆𝑥) − 𝑓(𝑥)


𝑓 ′ (𝑥) = lim
∆𝑥→0 ∆𝑥

(𝑥 + ∆𝑥)2 + 2(𝑥 + ∆𝑥) − (𝑥 2 + 2𝑥)


⟺ 𝑓 ′ (𝑥) = lim
∆𝑥→0 ∆𝑥

𝑥 2 + 2𝑥∆𝑥 + (∆𝑥)2 + 2𝑥 + 2∆𝑥 − (𝑥 2 + 2𝑥)


⟺ 𝑓 ′ (𝑥) = lim
∆𝑥→0 ∆𝑥

𝑥 2 + 2𝑥∆𝑥 + (∆𝑥)2 + 2𝑥 + 2∆𝑥 − 𝑥 2 − 2𝑥


⟺ 𝑓 ′ (𝑥) = lim
∆𝑥→0 ∆𝑥

2𝑥∆𝑥 + (∆𝑥)2 + 2∆𝑥


⟺ 𝑓 ′ (𝑥) = lim
∆𝑥→0 ∆𝑥

2𝑥 + ∆𝑥 + 2
⟺ 𝑓 ′ (𝑥) = lim = 2𝑥 + 2
∆𝑥→0 1

Jadi turunan fungsi 𝑓(𝑥) = 𝑥 2 + 2𝑥 adalah 𝑓 ′ (𝑥) = 2𝑥 + 2

95
Program PKB melalui PKP berbasis Zonasi
Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan

Selain menggunakan pendekatan definisi limit, turunan dapat pula dicari


dengan menggunakan sifat-sifat turunan fungsi sebagai berikut;

Misalkan 𝑓, 𝑢, 𝑣 adalah fungsi bernilai real dan dapat diturunkan pada interval
𝐼, jika 𝑎 bilangan real maka:

1. 𝑓(𝑥) = 𝑎 → 𝑓 ′ (𝑥) = 0

2. 𝑓(𝑥) = 𝑎𝑥 → 𝑓 ′ (𝑥) = 𝑎

3. 𝑓(𝑥) = 𝑎𝑥 𝑛 → 𝑓 ′ (𝑥) = 𝑛𝑎𝑥 𝑛−1

𝑛
4. 𝑓(𝑥) = 𝑎(𝑢(𝑥)) → 𝑓 ′ (𝑥) = 𝑎𝑛(𝑢(𝑥)𝑛−1 )𝑢′(𝑥)

5. 𝑓(𝑥) = 𝑢(𝑥) ± 𝑣(𝑥) → 𝑓 ′ (𝑥) = 𝑢′(𝑥) ± 𝑣′(𝑥)

6. 𝑓(𝑥) = 𝑢(𝑥) ∙ 𝑣(𝑥) → 𝑓 ′ (𝑥) = 𝑢′ (𝑥) ∙ 𝑣(𝑥) + 𝑢(𝑥) ∙ 𝑣′(𝑥)

𝑢(𝑥) 𝑢′ (𝑥)∙𝑣(𝑥)−𝑢(𝑥)∙𝑣 ′ (𝑥)


7. 𝑓(𝑥) = → 𝑓 ′ (𝑥) = 2
𝑣(𝑥) (𝑣(𝑥))

Sebagai contoh menggunakan prosedur sifta-sifat turunan perhatikan soal


berikut,

Tentukan turunan dari

a. 𝑓(𝑥) = 𝑥 2 − 2𝑥

b. 𝑓(𝑥) = (2𝑥 2 − 3𝑥)4

c. 𝑓(𝑥) = (𝑥 2 − 3)(4𝑥 + 2)2

2𝑥 2 −10
d. 𝑓(𝑥) = 𝑥−4

96
Unit Pembelajaran
Turunan Fungsi Aljabar

a. untuk menjawab soal nomor a kita gunakan sifat

𝑓(𝑥) = 𝑎𝑥 → 𝑓 ′ (𝑥) = 𝑎 dan

𝑓(𝑥) = 𝑎𝑥 𝑛 → 𝑓 ′ (𝑥) = 𝑛𝑎𝑥 𝑛−1 , sehingga

𝑓(𝑥) = 𝑥 2 − 2𝑥 → 𝑓 ′ (𝑥) = 2𝑥 − 2

Jadi turunan 𝑓(𝑥) = 𝑥 2 − 2𝑥 adalah 𝑓 ′ (𝑥) = 2𝑥 − 2

b. untuk menjawan soal b gunakan sifat

𝑛
𝑓(𝑥) = 𝑎(𝑢(𝑥)) → 𝑓 ′ (𝑥) = 𝑎𝑛(𝑢(𝑥)𝑛−1 )𝑢′(𝑥)

Misalkan 𝑢(𝑥) = 2𝑥 2 − 3𝑥 → 𝑢′ (𝑥) = 4𝑥 − 3

Maka 𝑓(𝑥) = (2𝑥 2 − 3𝑥)4 → 𝑓 ′ (𝑥) = 4(2𝑥 2 − 3𝑥)3 (4𝑥 − 3)

Jadi turunan dari 𝑓(𝑥) = (2𝑥 2 − 3𝑥)4 adalah


𝑓 ′ (𝑥) = 4(2𝑥 2 − 3𝑥)3 (4𝑥 − 3)

c. untuk menjawab soal c kita gunakan sifat

𝑓(𝑥) = 𝑢(𝑥) ∙ 𝑣(𝑥) → 𝑓 ′ (𝑥) = 𝑢′ (𝑥) ∙ 𝑣(𝑥) + 𝑢(𝑥) ∙ 𝑣′(𝑥), maka

Misalkan 𝑢(𝑥) = 𝑥 2 − 3 → 𝑢′ (𝑥) = 2𝑥

𝑣(𝑥) = (4𝑥 + 2)2 → 𝑣 ′ (𝑥) = 2(4𝑥 + 2)(4) = 8(4𝑥 + 2)

𝑓(𝑥) = (𝑥 2 − 3)(4𝑥 + 2)2 → 𝑓 ′ (𝑥) = (2𝑥)(4𝑥 + 2)2 + (𝑥 2 − 3)(8(4𝑥 + 2))

𝑓 ′ (𝑥) = (4𝑥 + 2)[(2𝑥)(4𝑥 + 2) + (𝑥 2 − 3)8]

𝑓 ′ (𝑥) = (4𝑥 + 2)[(16𝑥 2 + 4𝑥 − 24)]

Jadi turunan dari 𝑓(𝑥) = (𝑥 2 − 3)(4𝑥 + 2)2 adalah

𝑓 ′ (𝑥) = (4𝑥 + 2)[(16𝑥 2 + 4𝑥 − 24)]

97
Program PKB melalui PKP berbasis Zonasi
Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan

d. untuk menjawab soal d, gunakan sifat

𝑢(𝑥) 𝑢′ (𝑥)∙𝑣(𝑥)−𝑢(𝑥)∙𝑣 ′ (𝑥)


𝑓(𝑥) = → 𝑓 ′ (𝑥) = 2 ,
𝑣(𝑥) (𝑣(𝑥))

Misalkan 𝑢(𝑥) = 2𝑥 2 − 10 → 𝑢′ (𝑥) = 4𝑥 dan

𝑣(𝑥) = 𝑥 − 4 → 𝑣 ′ (𝑥) = 1

2𝑥 2 −10 (4𝑥)(𝑥−4)−(2𝑥 2 −10)(1)


Maka, 𝑓(𝑥) = → 𝑓 ′ (𝑥) = (𝑥−4)2
𝑥−4

′ (𝑥)
(2𝑥 2 − 16𝑥 + 10)
𝑓 =
(𝑥 − 4)2

2𝑥 2 −10
Jadi turunan dari 𝑓(𝑥) = adalah
𝑥−4

(2𝑥 2 − 16𝑥 + 10)


𝑓 ′ (𝑥) =
(𝑥 − 4)2

Pada unit ini hanya diuraikan bahan materi sampai hal yang sifatnya
prosedur, sedangkan aplikasi dari turunan yang lebih luas lagi akan
diuraikan pada topik aplikasi turunan yaitu megenai nilai ektrim fungsi.

98
Unit Pembelajaran
Turunan Fungsi Aljabar

PENGEMBANGAN PENILAIAN

Pada bagian pengembangan penilaian ini akan disajikan contoh soal-soal topik
turunan aljabar yang muncul pada ujian nasional tiga tahun terakhir. Soal soal
ini merupakan soal soal yang telah dianalisis dianggap sulit oleh peserta didik.
Pada bagian ini pula disajikan pengembangan soal HOTS yang diharapkan
dapat dijadikan rujukan oleh saudara ketika saudara membuat soal soal yang
menuntut kemampuan peserta didik berpikir tingkat tinggi. Diharapkan
saudara dapat dengan terampil mengembangkan soal HOTS yang tetap
mengacu pada indikator pencapaian kompetensi yang telah ditetapkan
sebelumnya.

A. Pembahasan Soal-soal

Topik turunan fungsi aljabar merupakan topik yang selalu muncul dalam soal-
soal UN. Berdasarkan hasil analisis PAMER UN, topik ini termasuk topik yang
kurang berhasil dijawab oleh peserta didik di lingkup nasional. Berikut ini
pembahasan soal-soalnya.

Soal UN Tahun 2019

3𝑥+2
Jika 𝑓(𝑥) = untuk 𝑥 ≠ 4, 𝑓′(𝑥) adalah...
4−𝑥

−6𝑥+10 10
A. (4−𝑥)2
D. . (4−𝑥)2

3𝑥−5 5
B. (4−𝑥)2 E. (4−𝑥)2

14
C. (4−𝑥)2

Kunci Jawab : C

99
Program PKB melalui PKP berbasis Zonasi
Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan

Pembahasan

Penyelesaian turunan pada soal ini dengan menggunakan sifat-sifat turunan.


Sifat turunan yang digunakan

𝑢(𝑥) 𝑢′ (𝑥)𝑣(𝑥)−𝑢(𝑥)𝑣 ′ (𝑥)


𝑓(𝑥) = ⟼ 𝑓 ′ (𝑥) = 2 .........(1)
𝑣(𝑥) ((𝑣(𝑥))

Maka untuk menyelesaiakan soal di atas kita misalkan terlebih dahulu

𝑢(𝑥) = 3𝑥 + 2 ⟼ 𝑢′ (𝑥) = 3

𝑣(𝑥) = 4 − 𝑥 ⟼ 𝑣 ′ (𝑥) = −1

Sehingga

3𝑥 + 2 3(4 − 𝑥) − (−1)(3𝑥 + 2)
𝑓(𝑥) = ⟼ 𝑓 ′ (𝑥) =
4−𝑥 (4 − 𝑥)2

12 − 3𝑥 + 3𝑥 + 2
⇔ 𝑓 ′ ( 𝑥) =
( 4 − 𝑥) 2

14
⇔ 𝑓 ′ ( 𝑥) =
( 4 − 𝑥) 2

2𝑥+2 14
Jadi turunan pertama dari fungsi 𝑓(𝑥) = 4−𝑥
adalah 𝑓 ′ (𝑥) = (4−𝑥)2

Soal UN Tahun 2018

2𝑥
Turunan pertama dari fungsi 𝑓(𝑥) = 𝑥 2 −5 adalah ...

2𝑥 2 +10 2𝑥 2 +10
A. − (𝑥 2 D.
−5)2 𝑥 4 +25

𝑥 2 +10 2𝑥 2 −10
B. − (𝑥 2 E.
−5)2 𝑥 4 −25

2𝑥 2 −10
C. 𝑥 4 −10𝑥2 +25

100
Unit Pembelajaran
Turunan Fungsi Aljabar

Kunci Jawab : A

Pembahasan :

Penyelesaian turunan pada soal ini dengan menggunakan sifat-sifat turunan.


Sifat turunan yang digunakan

𝑢(𝑥) 𝑢′ (𝑥)𝑣(𝑥)−𝑢(𝑥)𝑣 ′ (𝑥)


𝑓(𝑥) = ⟼ 𝑓 ′ (𝑥) = 2 .........(1)
𝑣(𝑥) ((𝑣(𝑥))

Maka untuk menyelesaiakan soal di atas kita misalkan terlebih dahulu

𝑢(𝑥) = 2𝑥 ⟼ 𝑢′ (𝑥) = 2

𝑣(𝑥) = 𝑥 2 − 5 ⟼ 𝑣 ′ (𝑥) = 2𝑥

Sehingga

2𝑥 ′ (𝑥)
2(𝑥 2 − 5) − 2𝑥(2𝑥)
𝑓(𝑥) = ⟼ 𝑓 =
𝑥2 − 5 (𝑥 2 − 5)2


2𝑥2 − 10 − 4𝑥2
⇔ 𝑓 ( 𝑥) =
( 𝑥 2 − 5) 2

−2𝑥2 − 10
⇔ 𝑓 ′ ( 𝑥) =
( 𝑥 2 − 5) 2

−(2𝑥2 + 10)
⇔ 𝑓 ′ ( 𝑥) =
( 𝑥 2 − 5) 2

2𝑥 −(2𝑥 2 +10)
Jadi turunan pertama dari fungsi 𝑓(𝑥) = 𝑥 2 −5 adalah 𝑓 ′ (𝑥) = (𝑥 2 −5)2

Soal UN tahun 2017

Turunan pertama dari 𝑓(𝑥) = (3𝑥 2 − 2)(𝑥 2 + 5) adalah ...

A. 6𝑥 3 − 10𝑥 3 D. 12𝑥 3 − 26𝑥

101
Program PKB melalui PKP berbasis Zonasi
Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan

B. 6𝑥 3 + 10𝑥 2 E. 12𝑥 3 + 26𝑥

C. 6𝑥 3 + 10𝑥

Kunci Jawab : E

Pembahasan :

Penyelesaian turunan pada soal ini dengan menggunakan sifat-sifat turunan.


Sifat turunan yang digunakan

𝑓(𝑥) = 𝑢(𝑥) ∙ 𝑣(𝑥) ⟼ 𝑓 ′ (𝑥) = 𝑢′ (𝑥)𝑣(𝑥) + 𝑢(𝑥)𝑣 ′ (𝑥) .........(1)

Maka untuk menyelesaiakan soal di atas kita misalkan terlebih dahulu

𝑢(𝑥) = 3𝑥 2 − 2 ⟼ 𝑢′ (𝑥) = 6𝑥

𝑣(𝑥) = 𝑥 2 + 5 ⟼ 𝑣 ′ (𝑥) = 2𝑥

Sehingga

𝑓(𝑥) = (3𝑥 2 − 2)(𝑥 2 + 5) ⟼ 𝑓 ′ (𝑥) = 6𝑥(𝑥 2 + 5) + (3𝑥 2 − 2)(2𝑥)

⇔ 𝑓′ (𝑥) = 6𝑥3 + 30𝑥 + 6𝑥3 − 4𝑥

⇔ 𝑓′ (𝑥) = 12𝑥3 + 26𝑥

Jadi turunan pertama dari 𝑓(𝑥) = (3𝑥 2 − 2)(𝑥 2 + 5) adalah 𝑓 ′ (𝑥) = 12𝑥 3 + 26𝑥

Soal UN tahun 2016

Jika 𝑓′(𝑥) adalan turunan pertama dari 𝑓(𝑥) = 2𝑥 3 + 6𝑥 2 + 3𝑥 + 6 maka 𝑓 ′ (3) = ⋯

Kunci Jawab : B

Pembahasan :

Penyelesaian turunan pada soal ini dengan menggunakan sifat-sifat turunan.


Sifat turunan yang digunakan

102
Unit Pembelajaran
Turunan Fungsi Aljabar

𝑓(𝑥) = 𝑎𝑥 𝑛 ⟼ 𝑓 ′ (𝑥) = 𝑛𝑎𝑥 𝑛−1 .........(1)

Maka

𝑓(𝑥) = 2𝑥 3 + 6𝑥 2 + 3𝑥 + 6 ⟼ 𝑓 ′ (𝑥) = 6𝑥 2 + 12𝑥 + 3

Untuk 𝑥 = 3 maka

𝑓 ′ (3) = 6(3)2 + 12(3) + 3 = 54 + 36 + 3 = 93

Jadi 𝑓′(3) untuk 𝑓(𝑥) = 2𝑥 3 + 6𝑥 2 + 3𝑥 + 6 adalah 93.

B. Pengembangan Soal HOTS

Pada bagian ini saudara akan diajak untuk memodelkan pembuatan soal yang
memenuhi indikator pencapaian kompetensi yang telah diturunkan dari
kompetensi dasar pengetahuan. Pembuatan soal diawali dari kisi-kisi untuk
memudahkan melihat kesesuaian antara kompetensi dasar, indikator
kompetensi dasar, ruang lingkup materi, dan indikator soal. Kemudian
dilakukan penyusunan soal dalam kartu soal berdasarkan kisi-kisi yang telah
ditetapkan sebelumnya. Soal disajikan secara bertingkat dari soal dengan level
low order thinking skill (LOTS) sampai soal level high order thinking (HOTS).

1. Mata Pelajaran Matematika

Jenis Sekolah : SMK


Kelas : XII
Mata Pelajaran : Matematika

103
Program PKB melalui PKP berbasis Zonasi
Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan

Indikator Nomor
Kompetensi Lingkup Bentuk
No. Materi Soal Level
Dasar Materi Soal
Soal

1 2 3 4 5 6 7 8
1 3.31 Kalkulus turunan Menjelaskan 1 C2 Pilihan

Menentukan Fungsi konsep Ganda

turunan Aljabar turunan

fungsi aljabar
Menentukan
menggunakan Pilihan
turunan
2 C3
definisi limit Ganda
pertama
fungsi atau fungsi
sifat-sifat aljabar

turunan dengan sifat-

fungsi serta sifat turunan

penerapannya

104
Unit Pembelajaran
Turunan Fungsi Aljabar

Kartu Soal 1
KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN

KARTU SOAL

Tahun Pelajaran 2018/2019

Jenis Sekolah : SMK Kurikulum : 2013

Kelas : XII Bentuk Soal : Pilihan Ganda

Mata Pelajaran : Matematika Nama Penyusun :

KOMPETENSI Pengetahuan/
Buku Sumber : √ Aplikasi Penalaran
DASAR
Pemahaman

3.31 Menentukan RUMUSAN BUTIR SOAL

turunan fungsi
Perhatikan sifat-sifat turunan berikut yang benar
aljabar
menggunakan I. 𝑓(𝑥) = 𝑎𝑥 𝑛 ⟼ 𝑓 ′ (𝑥) = 𝑛𝑎𝑥 𝑛−1
definisi limit
II. 𝑓(𝑥) = 𝑎𝑥 ⟼ 𝑓 ′ (𝑥) = 𝑥
fungsi atau sifat-
Nomor
sifat turunan III. 𝑓(𝑥) = 𝑢(𝑥) − 𝑣(𝑥) → 𝑓 ′ (𝑥) = 𝑢′ (𝑥) − 𝑣′(𝑥)
Soal
fungsi serta
VI. 𝑓(𝑥) = 𝑢(𝑥) ∙ 𝑣(𝑥) → 𝑓 ′ (𝑥) = 𝑢′ (𝑥)𝑣(𝑥) − 𝑢(𝑥)𝑣′(𝑥)
penerapannya 1

Manakah diantara sifat-sifat itu yang benar


LINGKUP MATERI

Kalkulus A. I

MATERI
B. I dan III
Turunan fungsi
Kunci
Aljabar C. I, II, dan III
Jawaban

INDIKATOR SOAL D. II dan IV


B

Menjelaskan E. IV
konsep turunan
fungsi aljabar

105
Program PKB melalui PKP berbasis Zonasi
Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan

Kartu Soal 2

KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN

KARTU SOAL

Tahun Pelajaran 2018/2019

Jenis Sekolah : SMK Kurikulum : 2013

Kelas : XII Bentuk Soal : Pilihan Ganda

Mata Pelajaran : Matematika Nama Penyusun :

Pengetahuan/

KOMPETENSI DASAR Buku Sumber :
Pemahaman Aplikasi Penalaran

3.31 Menentukan turunan RUMUSAN BUTIR SOAL


Nomor
fungsi aljabar
menggunakan definisi Soal 4𝑥+1
Turunan pertama 𝑓(𝑥) = adalah...
limit fungsi atau sifat-sifat 2𝑥−1

turunan fungsi serta 2 6


penerapannya A. 𝑓 ′ (𝑥) =
2𝑥−1

LINGKUP MATERI B. 𝑓 ′ (𝑥) = −


6
1
4(𝑥 2 −𝑥+ )
4
Kalkulus
6
C. 𝑓 ′ (𝑥) = (2𝑥−1)2
MATERI
6
Turunan fungsi Aljabar D. 𝑓 ′ (𝑥) =
Kunci 4𝑥+1

Jawaban 6
E. 𝑓 ′(𝑥) = − (4𝑥+1)2

INDIKATOR SOAL B

3.31.3 Menentukan
turunan fungsi aljabar
dengan sifat-sifat
turunan fungsi

106
Unit Pembelajaran
Turunan Fungsi Aljabar

2. Mata Pelajaran Matematika

Jenis Sekolah : SMK


Kelas : XII
Mata Pelajaran : Matematika
Kompetensi Lingkup Indikator Nomor Bentuk
No. Materi Level
Dasar Materi Soal Soal Soal
1 2 3 4 5 6 7 8
1 3.31 Kalkulus Turunan Menentukan 3 C3 Uraian
Menentukan fungsi Aljabar
turunan
turunan fungsi
aljabar fungsi aljabar
menggunakan
dengan
definisi limit
fungsi atau sifat- definisi limit
sifat turunan
fungsi serta
Memecahkan
penerapannya
masalah
turunan
fungsi aljabar 4 C4 uraian

107
Program PKB melalui PKP berbasis Zonasi
Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan

Kartu 4

KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN


KARTU SOAL
Tahun Pelajaran 2018/2019

Jenis Sekolah : SMK Kurikulum : 2013


Kelas : XII Bentuk Soal : Uraian
Mata Pelajaran : Matematika Nama Penyusun :
KOMPETENSI Buku Sumber Pengetahuan/
DASAR : Pemahaman
Aplikasi √ Penalaran
3.31 Menentukan RUMUSAN BUTIR SOAL
turunan fungsi aljabar
menggunakan definisi Nomor
limit fungsi atau sifat- Soal Dengan menggunakan konsep limit, tentukan turunan dari
sifat turunan fungsi (𝑥) = 𝑥 2 + 3 !
serta penerapannya 4
LINGKUP MATERI
Kalkulus

MATERI

Turunan fungsi
aljabar
INDIKATOR SOAL
Memecahkan masalah
limit fungsi aljabar

108
Unit Pembelajaran
Turunan Fungsi Aljabar

Pedoman Penskoran

Kunci Jawaban Skor

Diketahui : 𝑓(𝑥) = 𝑥 2 + 3 20
Ditanyakan : tentukan turunan 𝑓(𝑥) dengan konsep limit

Turunan dari 𝑓(𝑥) = 𝑥 2 + 3 adalah 75


𝑓(𝑥 + ∆𝑥) = (𝑥 + ∆𝑥)2 + 3
(𝑥 + ∆𝑥)2 + 3 − (𝑥 2 + 3)
𝑓 ′ (𝑥) = lim
∆𝑥→0 ∆𝑥
𝑥 + 2𝑥∆𝑥 + (∆𝑥)2 − 𝑥 2 − 3
2
⟺= lim
∆𝑥→0 ∆𝑥
(∆𝑥) 2
2𝑥∆𝑥 +
⟺= lim
∆𝑥→0 ∆𝑥
⟺= lim 2𝑥 + ∆𝑥
∆𝑥→0

⟺= 2𝑥

Jadi turunan dari 𝑓(𝑥) = 𝑥 2 + 3 adalah 2𝑥


5

109
Program PKB melalui PKP berbasis Zonasi
Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan

KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN


KARTU SOAL
Tahun Pelajaran 2018/2019

Jenis Sekolah : SMK Kurikulum : 2013


Kelas : XII Bentuk Soal : Uraian
Mata Pelajaran : Matematika Nama Penyusun :
KOMPETENSI Pengetahuan/
DASAR
Buku Sumber :
Pemahaman
Aplikasi √ Penalaran
RUMUSAN BUTIR SOAL
Nomor
Soal
Tentukan persamaan garis singgung kurva 𝑓(𝑥) = 𝑥 2 − 2𝑥 − 3
LINGKUP
MATERI 4 di titik yang berabsis 3?

Kalkulus

MATERI

Turunan fungsi
aljabar

INDIKATOR
SOAL
Memecahkan
masalah limit
fungsi aljabar

110
Unit Pembelajaran
Turunan Fungsi Aljabar

Kunci Jawaban Skor

Diketahui : 𝑓(𝑥) = 𝑥 2 − 2𝑥 − 3 20

Absis = 3

Ditanyakan : persamaan garis singgung

Langakah 1

Menentukan titik singgung kurva, karena absis = 3 maka kita


dapat mencari ordinatnya dengan cara mensubstitusikan ke 75
kurva

𝑦 = 𝑓(3) = (3)2 − 2(3) − 3 = 0

Jadi titik singgungnya di (3,0)

Langkah 2

Menentukan gradien garis singgung untuk 𝑥 = 3

𝑚 = 𝑓′(𝑥) = 2𝑥 − 2

𝑚 = 𝑓 ′ (3) = 2(3) − 2 = 4

Langkah 3

Menentukan persamaan garis singgung dengan gradien 4


melalui titik (3,0)

𝑦 − 0 = 4(𝑥 − 3)

𝑦 = 4𝑥 − 12

Jadi persamaan garis singgung kurva kurva


𝑓(𝑥) = 𝑥 2 − 2𝑥 − 3 di titik yang berabsis 3 adalah 5

𝑦 = 4𝑥 − 12

111
Program PKB melalui PKP berbasis Zonasi
Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan

C. Refleksi Pembelajaran

Penyempurnaan kegiatan pembelajaran yang saudara lakukan


disempurnakan dengan kegiatan refleksi. Kegiatan refleksi unit pembelajaran
turunan fungsi aljabar dimulai dengan merefleksi proses pembelajaran,
peserta didik, penilaian, dan ketercapaian kompetensi dasar. Adapun refleksi
untuk masing masing tersebut saudara lakukan melalui kegiatan berikut:

1. pada proses pembelajaran saudara melihat kembali, apakah langkah-


langkah aktivitas yang sudah direncanakan secara tertulis dilaksanakan
ketika kegiatan pembelajaran berlangsung, berikan penilaian ketercapaian
dalam persentase berapa persen dari langkah-langkah tersebut telah
terlaksana.

2. pada proses pembelajaran saudara perhatikan peserta didik dalam


melaksanakan aktivitas belajar, apakah sudah sesuai dengan LKPD yang
telah disusun, kemudian berikan penlaian ketercapaian siswa dalam
mengerjakan LKPD dalam persentase. Berapa persen dari LKPD tersebut
siswa laksanakan.

3. pada proses penilaian, saudara perhatikan kesesuaian bentuk soal dengan


Kompetensi dasar (KD) dan IPK, apakah sudah sesuai level kognitif yang
ditetapkan pada masing-masing IPK.

4. tahap akhir refleksi saudara memperhatikan hasil pekerjaan siswa dalam


menyelesaikan soal, apakah sudah memenuhi target KKM, jika belum
mencapai KKM maka belum tercapai target dari kompetensi dasar yang
telah ditetapkan. Buatlah penilaian ketercapaian kompetensi dasar dari
hasil pekerjaan siswa dengan mengacu pada KKM untuk unit turunan
fungsi aljabar.

112
Unit Pembelajaran
Turunan Fungsi Aljabar

KESIMPULAN

isi unit pembelajaran turunan fungsi aljabar ini dimulai dari memaparkan
kompetensi dasar 3.31, yaitu menentukan turunan fungsi aljabar
menggunakan definisi limit fungsi atau sifat-sifat turunan fungsi serta
penerapannya dan kompetensi keterampilan 4.31, yaitu menyelesaikan
masalah yang berkaitan dengan turunan fungsi aljabar. KD 3.31 setelah
diturunkan termasuk dalam ruang lingkup materi turunan fungsi aljabar yang
diberikan pada kelas XII SMK. Agar KD ini dapat terukur, maka diturunkan
dalam indikator pencapaian kompetensi. Setelah di turunkan maka gradasi
capaian kompetensi dimulai dari C1, C2, C3, dan C4. Dengan memperhatikan
level kognitif dalam pencapaian kompetensi ini saudara dituntut
mengembangkan kemampuan siswa secara bergradasi mulai dari
pengetahuan, pemahaman, aplikasi sampai penalaran. Sedangkan kompetensi
dasar keterampilan menuntut saudara memberikan kesempatan kepada
peserta didik untuk mengembangkan kreativitasnya.

Pencapaian level berpikir tingkat tinggi tidak mudah untuk dicapai,


pencapaian hanya akan tercapai jika pembelajaran dilakukan secara
bergradasi dari mulai mengetahui, kemudian memahami dapat
mengaplikasikan sehingga sampai pada level bernalar. Oleh karena itu
pembelajaran turunan fungsi aljabar harus dilakukan secara berjenjang.
Pendekatan pembelajaran disesuaikan dengan pendekatan yang disarankan
oleh pemerintah yaitu pendekatan saintifik sehingga jenjangnya tampak mulai
dari mengamati masalah, dilanjutkan dengan menany, setelah itu dilanjutkan
dengan mengumpulkan informasi , mengasosiasi dan terakhir
mengkomunikasikan hasil belajarnya. Dalam melatihkan konsep turunan
fungsi aljabar permasalahan lebih banyak direkayasa sehingga model
pembelajaran yang dapat mendukung pencapaian kompetensi dasar adalah
model discovery learning. Model DC ini merupakan model yang di susun

113
Program PKB melalui PKP berbasis Zonasi
Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan

dengan pola student center, sehingga dalam prakteknya dibantu oleh Lembar
Kerja Siswa (LKPD) supaya dalam pembelajaran dapat mandiri dan terarah.
Diharapkan dengan ini level kognitif penalaran dapat tercapai.

Selain perencanaan secara administratif, konten materi tidak kalah penting,


maka konten materi disusun sesuai dengan KD untuk turunan fungsi aljabar.
Pada unit ini materi disusun mulai dari menjelaskan apa iti turunan,
keterkaitan dengan materi limit fungsi, dan sifat-sifat turunan fungsi sebagai
alat bantu prosedur untuk menyelesaikan masalah turunan fungsi aljabar.

Sebagai pelengkap dari unit ini, disajikan beberapa soal UN yang pernah
dikeluarkan dalam ujian nasional tiga tahun terakhir. Soal-soal UN ini
dianalisis dari mulai level kognitif, lingkup materi, dan kompetensi dasar. Dan
pada bagian lain soal-soal ini dibahas cara menyelesaikannya. Selain soal-soal
UN pada unit ini dikembangkan juga cara mengembangkan soal dari mulai soal
yang level kognitifnya C1 smapai yang level kognitifnya penalaran yaitu C4, C5,
dan C6. Diharapkan pembaca dapat mengembangkan soal-soal secara
bergradasi dari level yang rendah sampai level yang HOTS.

114
Unit Pembelajaran
Turunan Fungsi Aljabar

UMPAN BALIK

Sebuah proses yang baik harus selalu disertai dengan refleksi terhadap apa
yang telah kita lakukan. Begitu pula untuk mengetahui pemahaman saudara
terhadap unit pembelajaran limit fungsi aljabar ini, saudara harus mengisi
lembar persepsi pemahaman ini. Dengan mengisi lembar persepsi
pemahaman ini saudara akan mengetahui posisi saudara dalam memahami
unit pembelajaran ini. Oleh karena itu isilah lembar persepsi diri ini sebagai
refleksi saudara terhadap unit pembelajaran turunan fungsi aljabar dengan
objektif dan jujur.

Kriteria
No Aspek
1 2 3 4
1 Memahami indikator yang telah
dikembangkan berdasarkan
Kompetensi Dasar
2 Mampu menghubungkan konten
materi dengan fenomena kehidupan
sehari-hari
3 Merasa bahwa tahapan aktivitas
pembelajaran dapat
mengembangkan HOTS peserta
didik
4 Memahami tahapan aktivitas yang
disajikan dngan baik
5 Mampu dengan baik
mengaplikasikan aktivitas
pembelajaran di dalam kelas
6 Memahami dengan baik Lembar
Kerja Peserta Didik yang
dikembangkan
7 Mampu melaksanakan dengan baik
Lembar Kerja Peserta Didik yang
dikembangkan
8 Memahami konten secara
menyeluruh dengan baik
9 Memahami prosedur penyusunan
soal HOTS dengan baik

115
Program PKB melalui PKP berbasis Zonasi
Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan

10 Mampu membahas soal HOTS yang


disajikan dengan tepat
Jumlah
Jumlah Total

Keterangan Pedoman penskoran


1= tidak menguasai
2 = cukup menguasai Jumlah Total x 100
Skor =
3 = menguasai 40
4 = sangat menguasai

Keterangan Umpan Balik

Skor Umpan Balik


< 70 Masih banyak yang belum dipahami, diantara konten,
cara membelajarkan, mengembangkan penilaian dan
melaksanakan penilaian berorientasi HOTS. Saudara
membaca ulang unit ini dan mendiskusikannya dengan
fasilitator di MGMP sampai saudara memahaminya.

70 - 79 Masih ada yang belum dipahami dengan baik, di antara


konten, cara membelajarkan, mengembangkan
penilaian dan melaksanakan penilaian berorientasi
HOTS. Saudara perlu mendiskusikan bagian yang belum
dipahami dengan fasilitator atau teman lain di MGMP

80 - 89 Memahami konten, cara membelajarkan,


mengembangkan penilaian dan melaksanakan
penilaian berorientasi HOTS dengan baik.

116
Unit Pembelajaran
Turunan Fungsi Aljabar

117
Unit Pembelajaran
PROGRAM PENGEMBANGAN KEPROFESIAN BERKELANJUTAN (PKB)
MELALUI PENINGKATAN KOMPETENSI PEMBELAJARAN (PKP)
BERBASIS ZONASI

MATA PELAJARAN MATEMATIKA


SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN
(SMK)

Aplikasi Turunan Pertama

Penulis:
Iwan Gunawan, M.Pd., M.PMat.

Penyunting:
Dr. Joko Soebagyo, M.Pd.

Desainer Grafis dan Ilustrator:


TIM Desain Grafis

Copyright © 2019
Direktorat Pembinaan Guru Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus
Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan

Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang


Dilarang mengopi sebagian atau keseluruhan isi buku ini untuk kepentingan komersial
tanpa izin tertulis dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Unit Pembelajaran
Aplikasi Turunan Pertama

DAFTAR ISI

Hal

DAFTAR ISI _________________________________ 121


DAFTAR GAMBAR_____________________________ 122
PENDAHULUAN ______________________________ 123
KOMPETENSI DASAR DAN PERUMUSAN (IPK) ______ 123
A. Kompetensi Dasar dan Target Kompetensi _____________________________ 123
B. Indikator Pencapaian Kompetensi ______________________________________ 124
APLIKASI DI DUNIA NYATA ____________________ 126
A. Aplikasi Turunan Pertama _______________________________________________ 126
SOAL-SOAL UN/USBN _________________________ 128
A. Soal Interval Kemonotonan Fungsi ______________________________________ 128
BAHAN PEMBELAJARAN _______________________ 133
A. Aktivitas Pembelajaran ___________________________________________________ 133
Aktivitas Pembelajaran ke-1 ____________________________________________________ 133
Aktivitas pembelajaran ke-2 ____________________________________________________ 135
Aktivitas pembelajaran ke-3 ____________________________________________________ 138
Aktivitas pembelajaran ke-4 ____________________________________________________ 140
Aktivitas pembelajaran ke-5 ____________________________________________________ 142
Aktivitas pembelajaran ke-6 ____________________________________________________ 144
Aktivitas pembelajaran ke-7 ____________________________________________________ 146
B. Lembar Kerja Peserta Didik ______________________________________________ 148
LKPD 1. Nilai maksimum dan minimum fungsi ________________________________ 148
LKPD 2. Kemonotonan fungsi ___________________________________________________ 150
LKPD 3. Gradien garis singgung kurva _________________________________________ 152
LKPD 4. Analisis nilai maksimum dan minimum ______________________________ 154
LKPD 5. Analisis interval kemonotonan kurva_________________________________ 155
LKPD 6. Analisis gradien garis singgung _______________________________________ 156
LKPD 7. Memecahkan masalah aplikasi turunan pertama ____________________ 158

121
Program PKB melalui PKP berbasis Zonasi
Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan

C. Bahan Bacaan _____________________________________________________________ 159


Nilai maksimum dan minimum fungsi__________________________________________ 159
Kemonotonan kurva _____________________________________________________________ 161
Garis singgung kurva ____________________________________________________________ 162
PENGEMBANGAN PENILAIAN ____________________ 164
A. Pembahasan Soal-soal UN _______________________________________________ 164
B. Pengembangan Soal HOTS _______________________________________________ 167
C. Refleksi Pembelajaran ___________________________________________________ 182
KESIMPULAN ________________________________ 183
UMPAN BALIK _______________________________ 185

DAFTAR GAMBAR

Hal

Gambar 1 Pabrik mobil _________________________________________________________ 126


Gambar 2 Grafik fungsi maksimum dan minimum___________________________ 148
Gambar 3. Fungsi naik dan turun ______________________________________________ 150
Gambar 4. Fungsi naik dan turun ______________________________________________ 162

122
Unit Pembelajaran
Aplikasi Turunan Pertama

PENDAHULUAN

KOMPETENSI DASAR DAN PERUMUSAN


(IPK)

A. Kompetensi Dasar dan Target Kompetensi

Sub unit pembelajaran ini dikembangkan berdasarkan Kompetensi Dasar


kelas XII:

Kompetensi Dasar Target Kompetensi Kelas

3.32 Menganalisis keberkaitan 1. Menganalisis keberkaitan XII


turunan pertama fungsi turunan pertama fungsi
dengan nilai maksimum, dengan nilai maksimum
nilai minimum, dan dan nilai minimum,
selang kemonotonan
2. Menganalisis keberkaitan
fungsi, serta kemiringan
turunan pertama fungsi
garis singgung kurva
dengan selang
kemonotonan fungsi

3. Menganalisis keberkaitan
turunan pertama fungsi
dengan kemiringan garis
singgung kurva

4.32 Menyelesaikan masalah Menyelesaikan masalah XII


kontektual yang kontektual yang berkaitan
berkaitan dengan dengan turunan pertama
turunan pertama fungsi fungsi aljabar
aljabar

123
Program PKB melalui PKP berbasis Zonasi
Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan

B. Indikator Pencapaian Kompetensi

IPK Pengetahuan IPK Keterampilan


3.32 Menganalisis keberkaitan 4.32 Menyelesaikan masalah
turunan pertama fungsi kontektual yang berkaitan
dengan nilai maksimum, nilai dengan turunan pertama
minimum, dan selang fungsi aljabar
kemonotonan fungsi, serta
kemiringan garis singgung
kurva
IPK Pendukung
3.32.1 Menentukan nilai maksimum 4.32.1 Mengidentifikasi masalah
dan minimum fungsi aljabar kontektual yang berkaitan
dengan memanfaatkan dengan turunan pertama
turunan pertama fungsi aljabar
3.32.2 Menentukan selang
kemonotonan fungsi aljabar
dengan memanfaatkan
turunan pertama
3.32.3 Menentukan gradien garis
singgung kurva
IPK Kunci
3.32.4 Menganalisis nilai maksimum 4.32.2 Menyelesaikan masalah
dan minimum fungsi aljabar kontektual yang berkaitan
dengan memanfaatkan dengan turunan pertama
turunan pertama fungsi aljabar
3.32.5 Menganalisis selang
kemonotonan fungsi aljabar

124
Unit Pembelajaran
Aplikasi Turunan Pertama

dengan memanfaatkan
turunan pertama
3.32.6 Menganalisis gradien garis
singgung kurva
IPK Pengayaan
3.32.7 Memecahkan masalah nilai
maksimum dan minimum
fungsi aljabar dengan
memanfaatkan turunan
pertama
3.32.8 Memecahkan masalah selang
kemonotonan fungsi aljabar
dengan memanfaatkan
turunan pertama
3.32.9 Memecahkan masalah
gradien garis singgung
kurva

125
Program PKB melalui PKP berbasis Zonasi
Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan

APLIKASI DI DUNIA NYATA

A. Aplikasi Turunan Pertama

Misalkan, kita mempunyai sebuah fungsi 𝑓(𝑥), maka jika fungsi 𝑓(𝑥) tersebut
diturunkan satu kali menjadi 𝑓′(𝑥) akan banyak manfaat yang diperoleh dari
turunan pertama tersebut. Selanjutnya manfaat turunan pertama tersebut
kita beri nama aplikasi dari turunan pertama sebuah fungsi. Salah satu
manfaat turunan pertama dari fungsi tersebut adalah untuk menentukan nilai
maksimum dan nilai minimum fungsi atau nilai ektrim fungsi. Salah satu
contoh aplikasi dalam kehidupan sehari-hari berkaitan dengan biaya produksi
sebuah perusahan mobil dalam memproduksi mobil setiap hari. Perhatikan
Gambar 1. Aktivitas produksi sebuah pabrik mobil. Biaya produksi pabrik
mobil tersebut berasal dari beberapa komponen biaya, sehingga biaya
produksi dinyatakan dalam sebuah fungsi biaya produksi. Dengan
memperhatikan fungsi tersebut biaya produksi, maka biaya minimum
produksi dapat dihitung dengan memanfaatkan turunan fungsi pertama.

Gambar 1 Pabrik mobil

Secara matematis, jika turunan pertama sebuah fungsi sama dengan nol, maka
nilai fungsi tersebut akan maksimum pada titik tersebut. Misalnya kita punya

126
Unit Pembelajaran
Aplikasi Turunan Pertama

fungsi 𝑓(𝑥) = 2𝑥 2 − 4𝑥, turunan pertama fungsi tersebut adalah 𝑓 ′ (𝑥) = 4𝑥 −


4 jika turuna pertama fungsi tersebut nol yaitu 𝑓′(𝑥) = 0, maka 0 = 4𝑥 − 4
kita peroleh 𝑥 = 1, nah fungsi 𝑓(𝑥) = 2𝑥 2 − 4𝑥 akan memiliki nilai maksimum
pada saat 𝑥 = 1.

Selain dimanfaatkan dalam bidang dunia nyata yang real, aplikasi turunan
pertama juga dapat dimanfaatkan untuk bidang matematika yang lain. Aplikasi
untuk matematika diantaranya untuk menentukan nilai maksimum dan
minimum fungsi, untuk menentukan kemonotonan grafik sebuah fungsi, dan
untuk mencari persamaan garis singgung pada kurva.

127
Program PKB melalui PKP berbasis Zonasi
Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan

SOAL-SOAL UN/USBN

A. Soal Interval Kemonotonan Fungsi

Berikut merupakan contoh soal Ujian Nasional yang berkaitan dengan topik
Turunan fungsi aljabar. Soal ini sesuai dengan Kompetensi Dasar 3.32
menganalisis keberkaitan turunan pertama fungsi dengan nilai maksimum,
nilai minimum, dan selang kemonotonan fungsi, serta kemiringan garis
singgung kurva (perdirjen 464 tahun 2018). Soal ini dapat dijadikan sebagai
bahan pembelajaran untuk saudara ajarkan kepada siswa dan dijadikan bahan
latihan dengan mengembangkan soal sejenis.

Soal UN tahun 2019

No. Soal UN Tahun 2019

1 Grafik fungsi 𝑓(𝑥) = 2𝑥 3 − 45𝑥 2 + 216𝑥 − 195 turun pada interval


adalah ...

A. 𝑥 < 3 atau 𝑥 > 12

B. 𝑥 < −3 atau 𝑥 < 12

C. 𝑥 < −12 atau 𝑥 > −3

D. −12 < 𝑥 < −3

E. 3 < 𝑥 < 12

Identifikasi

Kelas / Semester : XII/Ganjil

Level Kognitif : C4

128
Unit Pembelajaran
Aplikasi Turunan Pertama

Indikator yang : 3.32.7 Menganalisis selang


bersesuaian kemonotonan fungsi aljabar dengan
memanfaatkan turunan pertama

Diketahui : fungsi 𝑓(𝑥) = 𝑥 3 − 9𝑥 2 + 15𝑥 − 14

Ditanyakan : Pada interval mana 𝑓(𝑥) turun

Materi yang dibutuhkan : Kemonotonan fungsi

No. Soal UN Tahun 2019

2 Garis 𝑘 menyinggung kurva 𝑦 = 2𝑥 2 − 5𝑥 + 7 di titik (2,5). Titik


lain yang juga terletak pada garis 𝑘 adalah....

A.( 1, 8 )

B. ( 1, -3 )

C. ( 1, -2 )

D. ( 1, 1 )

E. (1, 2 )

Identifikasi

Kelas / Semester : XII/Ganjil

Level Kognitif : C4

Indikator yang : 3.32.6 Menganalisis gradien garis


bersesuaian singgung kurva

129
Program PKB melalui PKP berbasis Zonasi
Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan

Diketahui : Garis 𝑘 menyinggung kurva 𝑦 = 2𝑥 2 − 5𝑥 +


7 di titik (2,5)

Ditanyakan : Titik lain yang terletak pada garis 𝑘

Materi yang dibutuhkan : Garis singgung kurva

Soal UN tahun 2018

No. Soal UN Tahun 2018

1 Grafik fungsi 𝑓(𝑥) = 𝑥 3 − 9𝑥 2 + 15𝑥 − 14 turun pada interval


adalah ...

A. 𝑥 < 1 atau 𝑥 > 5

B. 𝑥 < −3 atau 𝑥 > 3

C. 1 < 𝑥 < 5

D. −5 < 𝑥 < 3

E. −5 < 𝑥 < −1

Identifikasi

Kelas / Semester : XII/Ganjil

Level Kognitif : C4

Indikator yang : 3.32.7 Menganalisis selang


bersesuaian kemonotonan fungsi aljabar dengan
memanfaatkan turunan pertama
Diketahui : Fungsi 𝑓(𝑥) = 𝑥 3 − 9𝑥 2 + 15𝑥 − 14

Ditanyakan : Pada interval mana 𝑓(𝑥) turun

Materi yang dibutuhkan : Kemonotonan fungsi

130
Unit Pembelajaran
Aplikasi Turunan Pertama

Soal UN Tahun 2017

No. Soal UN Tahun 2017

1
1 Interval 𝑥 agar 𝑓(𝑥) = 2 + 𝑥 2 − 𝑥 3 , naik adalah ...
3

A. −2 < 𝑥 < 0

B. −1 < 𝑥 < 0

C. 0<𝑥<2

D. 𝑥 < 0 atau 𝑥 > 0

E. 𝑥 < −2 atau 𝑥 > 0

Identifikasi

Kelas / Semester : XII/Ganjil

Level Kognitif : C4

Indikator yang : 3.32.7 Menganalisis selang


bersesuaian kemonotonan fungsi aljabar dengan
memanfaatkan turunan pertama

Diketahui : 1
fungsi 𝑓(𝑥) = 2 + 𝑥 2 − 3 𝑥 3

Ditanyakan : Pada interval mana 𝑓(𝑥) naik

Materi yang dibutuhkan : Kemonotonan fungsi

131
Program PKB melalui PKP berbasis Zonasi
Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan

Soal UN Tahun 2016

No. Soal UN Tahun 2016

1
1 Diketahui 𝑓(𝑥) = 2 + 𝑥 2 − 𝑥 3 ,interval 𝑥 agar 𝑓(𝑥) naik adalah ...
3

A. −2 < 𝑥 < 0

B. −1 < 𝑥 < 0

C. 0<𝑥<2

D. 𝑥 < 0 atau 𝑥 > 0

E. 𝑥 < −2 atau 𝑥 > 0

Identifikasi

Kelas / Semester : XII/Ganjil

Level Kognitif : C4

Indikator yang : 3.32.7 Menganalisis selang


bersesuaian kemonotonan fungsi aljabar dengan
memanfaatkan turunan pertama

Diketahui : 1
fungsi 𝑓(𝑥) = 2 + 𝑥 2 − 3 𝑥 3

Ditanyakan : Pada interval mana 𝑓(𝑥) naik

Materi yang dibutuhkan : Kemonotonan fungsi

132
Unit Pembelajaran
Aplikasi Turunan Pertama

BAHAN PEMBELAJARAN

Bahan pembelajaran yang disajikan dalam unit pembelajaran ini merupakan


panduan bagi saudara dalam melaksanakan pembelajaran untuk aplikasi
turunan pertama. Unit pembelajaran ini dikembangkan untuk membantu
saudara dalam membelajarkan peserta didik agar terjadi pembelajaran yang
terpusat pada peserta didik dan berusaha memfasilitasi kemampuan berpikir
tingkat tinggi. Bahan pembelajaran ini meliputi aktivitas pembelajaran dan
lembar kegiatan peserta didik yang dilengkapi dengan bahan bacaan.

A. Aktivitas Pembelajaran

Aktivitas pembelajaran ini merupakan rincian pelaksanaan pembelajaran


yang ditawarkan menjadi salah satu alternatif aktivitas pembelajaran yang
dapat diimplementasikan oleh saudara ketika akan melaksanakan
pembelajaran pada topik aplikasi turunan pertama.

Aktivitas Pembelajaran ke-1

Aktivitas pembelajaran kali ini akan mempelajari topik aplikasi turunan


pertama. Sebagai langkah awal peserta didik diperkenalkan dengan konsep
aplikasi turunan pertama dalam kehidupan sehari-hari.

Aktivitas pembelajaran ini diharapkan dapat mencapai indikator 3.32.1, yaitu


menentukan nilai maksimum dan nilai minimum fungsi aljabar dengan
memanfaatkan turunan pertama. Aktivitas pembelajaran ini dilakukan dengan
pendekatan pembelajaran saintifik. Adapun aktivitasnya meliputi 1)
mengamati; 2) menanya; 3) mengumpulkan informasi; 4) mengasosiasi; 5)
mengomunikasikan.

133
Program PKB melalui PKP berbasis Zonasi
Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan

Nilai Maksimum dan Minimum Fungsi

Tujuan aktivitas pembelajaran

a. Mampu menentukan nilai maksimum dan minimum fungsi berkaitan


dengan turunan pertama
Aktivitas pembelajaran disusun menggunakan model pembelajaran Discovery
Learning dengan estimasi waktu 6 x 45 Menit.
Apa yang saudara lakukan sebagai berikut;

a. Membagikan LKPD 1, kemudian memberikan penjelasan mengenai tata


cara mengisi LKPD 1.

Tahap Stimulation (Pemberian Rangsangan)

b. Saudara memberikan motivasi kepada peserta didik dengan memberikan


penguatan pendidikan karakter baik dalam bentuk cerita atau ajakan
melakukan perbuatan yang berkarakter baik. Selanjutnya mengajak
peserta didik mengamati permasalahan dari soal yang diberikan pada
LKPD 1. (Mengamati)

c. Memfasilitasi peserta didik untuk bertanya atau memberikan pendapat


terhadap hasil pengamatan soal yang diberikan. (bertanya)

Tahap Problem Statement (Identifikasi masalah)

d. Meminta peserta didik untuk menuliskan hasil pengamatan soal dalam


LKPD 1 terkait dengan apa yang diketahui dan apa yang ditanyakan dari
soal dan kondisi penting apa yang menjadi kata kunci untuk menyelesaikan
masalah pada soal tersebut.

e. Membagi peserta didik ke dalam kelompok yang beranggotakan 4-5 orang

Tahap Data Collection (Pengumpulan data)

f. Menginstruksikan peserta didik untuk menggali informasi agar dapat


menyelesaikan soal yang telah diidentifikasi sebelumnya, materi terkait
soal, mencari tahu prosedur penyelesaian. Peserta didik dapat mengakses

134
Unit Pembelajaran
Aplikasi Turunan Pertama

pengetahuan barunya melalui kegiatan membaca dari hasil brosing di


internet, modul yang disediakan, atau sumber-sumber terkait yang
berhubungan dengan permasalahan. (Mengumpulkan informasi)

Tahap Verification (Pembuktian)

g. Peserta didik menyelesaikan soal yang telah diidentifikasi, dan mencoba


saling mengecek dengan sesama anggota kelompoknya

h. Menyarankan peserta didik mengecek hasil pekerjaannya dengan


menggunakan software geogebra

Tahap Generalization (Kesimpulan)

i. Menginstruksikan peserta didik untuk menuliskan penyelesaian soal


dalam LKPD 1

j. Memfasilitasi peserta didik perwakilan dari setiap kelompok untuk


mempresentasikan hasil pengamatan dan diskusinya di depan kelas.
(mengomunikasikan)

Aktivitas pembelajaran ke-2

Aktivitas pembelajaran kali ini akan mempelajari topik aplikasi turunan


pertama. Sebagai langkah awal peserta didik diperkenalkan dengan konsep
aplikasi turunan pertama dalam kehidupan sehari-hari. Aplikasi dalam
kehidupan sehari-hari harus diberikan untuk memberikan motivasi minat
belajar matematika khususnya pada materi aplikasi turunan pertama.

Aktivitas pembelajaran ini diharapkan dapat mencapai indikator 3.32.2, yaitu


menentukan selang kemonotonan fungsi aljabar dengan memanfaatkan
turunan pertama. Pencapaian IPK tersebut dilakukan pembelajaran dengan
pendekatan pembelajaran saintifik yaitu pendekatan pembelajaran yang
disarankan oleh amanat kurikulum 2013. Adapun aktivitasnya meliputi 1)

135
Program PKB melalui PKP berbasis Zonasi
Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan

mengamati; 2) menanya; 3) mengumpulkan informasi; 4) mengasosiasi; 5)


mengomunikasikan.

Menentukan Kemonotonan Fungsi

Tujuan aktivitas pembelajaran

a. Mampu menentukan selang kemonotonan fungsi aljabar dengan


memanfaatkan turunan pertama

Aktivitas pembelajaran disusun menggunakan model pembelajaran Discovery


Learning dengan estimasi waktu 6 x 45 Menit.

Apa yang saudara lakukan sebagai berikut;

a. Membagikan LKPD 2, kemudian memberikan penjelasan mengenai tata


cara mengisi LKPD 2.

Tahap Stimulation (Pemberian Rangsangan)

b. Saudara memberikan motivasi kepada peserta didik dengan memberikan


penguatan pendidikan karakter baik dalam bentuk cerita atau ajakan
melakukan perbuatan yang berkarakter baik. Selanjutnya mengajak
peserta didik mengamati permasalahan dari soal yang diberikan pada
LKPD 2. (Mengamati)

c. Memfasilitasi peserta didik untuk bertanya atau memberikan pendapat


terhadap hasil pengamatan soal yang diberikan. (bertanya)

Tahap Problem Statement (Identifikasi masalah)

d. Meminta peserta didik untuk menuliskan hasil pengamatan soal dalam


LKPD 2 terkait dengan apa yang diketahui dan apa yang ditanyakan dari
soal dan kondisi penting apa yang menjadi kata kunci untuk menyelesaikan
masalah pada soal tersebut.

136
Unit Pembelajaran
Aplikasi Turunan Pertama

e. Membagi peserta didik ke dalam kelompok yang beranggotakan 4-5 orang.


Pembentukan kelompok dapat dilakukan dengan pemilihan secara acak
atau berdasarkan homogenitas prestasi siswa.

Tahap Data Collection (Pengumpulan data)

f. Menginstruksikan peserta didik untuk menggali informasi agar dapat


menyelesaikan soal yang telah diidentifikasi sebelumnya, materi terkait
soal, mencari tahu prosedur penyelesaian. Peserta didik dapat mengakses
pengetahuan barunya melalui kegiatan membaca dari hasil brosing di
internet, modul yang disediakan, atau sumber-sumber terkait yang
berhubungan dengan permasalahan. (Mengumpulkan informasi)

Tahap Verification (Pembuktian)

g. Peserta didik menyelesaikan soal yang telah diidentifikasi, dan mencoba


saling mengecek dengan sesama anggota kelompoknya

Tahap Generalization (Kesimpulan)

h. Menginstruksikan peserta didik untuk menuliskan penyelesaian soal


dalam LKPD 2

i. Memfasilitasi peserta didik perwakilan dari setiap kelompok untuk


mempresentasikan hasil pengamatan dan diskusinya di depan kelas.
(mengomunikasikan)

137
Program PKB melalui PKP berbasis Zonasi
Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan

Aktivitas pembelajaran ke-3

Aktivitas pembelajaran kali ini akan mempelajari topik aplikasi turunan


pertama. Sebagai langkah awal peserta didik diperkenalkan dengan konsep
aplikasi turunan pertama dalam kehidupan sehari-hari.

Aktivitas pembelajaran ini diharapkan dapat mencapai indikator 3.32.3, yaitu


menentukan gradien garis singgung kurva dengan memanfaatkan turunan
pertama. Pencapaian IPK tersebut dilakukan melalui pembelajaran dengan
pendekatan pembelajaran saintifik. Adapun aktivitasnya meliputi 1)
mengamati; 2) menanya; 3) mengumpulkan informasi; 4) mengasosiasi; 5)
mengomunikasikan.

Menentukan Gradien Garis Singung Kurva

Tujuan aktivitas pembelajaran

a. Mampu menentukan gradien garis singgung kurva dengan memanfaatkan


turunan pertama

Aktivitas pembelajaran disusun menggunakan model pembelajaran Discovery


Learning dengan estimasi waktu 3 x 45 Menit.
Apa yang saudara lakukan sebagai berikut;

a. Membagikan LKPD 3, kemudian memberikan penjelasan mengenai tata


cara mengisi LKPD 3.

Tahap Stimulation (Pemberian Rangsangan)

b. Saudara memberikan motivasi kepada peserta didik dengan memberikan


penguatan pendidikan karakter baik dalam bentuk cerita atau ajakan
melakukan perbuatan yang berkarakter baik. Selanjutnya mengajak
peserta didik mengamati permasalahan dari soal yang diberikan pada
LKPD 3. (Mengamati)

138
Unit Pembelajaran
Aplikasi Turunan Pertama

c. Memfasilitasi peserta didik untuk bertanya atau memberikan pendapat


terhadap hasil pengamatan soal yang diberikan. (bertanya)

Tahap Problem Statement (Identifikasi masalah)

d. Meminta peserta didik untuk menuliskan hasil pengamatan soal dalam


LKPD 3 terkait dengan apa yang diketahui dan apa yang ditanyakan dari
soal dan kondisi penting apa yang menjadi kata kunci untuk menyelesaikan
masalah pada soal tersebut.

e. Membagi peserta didik ke dalam kelompok yang beranggotakan 4-5 orang

Tahap Data Collection (Pengumpulan data)

f. Menginstruksikan peserta didik untuk menggali informasi agar dapat


menyelesaikan soal yang telah diidentifikasi sebelumnya, materi terkait
soal, mencari tahu prosedur penyelesaian. Peserta didik dapat mengakses
pengetahuan barunya melalui kegiatan membaca dari hasil brosing di
internet, modul yang disediakan, atau sumber-sumber terkait yang
berhubungan dengan permasalahan. (Mengumpulkan informasi)

Tahap Verification (Pembuktian)

g. Peserta didik menyelesaikan soal yang telah diidentifikasi, dan mencoba


saling mengecek dengan sesama anggota kelompoknya

Tahap Generalization (Kesimpulan)

h. Menginstruksikan peserta didik untuk menuliskan penyelesaian soal


dalam LKPD 3.

i. Memfasilitasi peserta didik perwakilan dari setiap kelompok untuk


mempresentasikan hasil pengamatan dan diskusinya di depan kelas.
(mengomunikasikan)

139
Program PKB melalui PKP berbasis Zonasi
Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan

Aktivitas pembelajaran ke-4

Aktivitas pembelajaran kali ini akan mempelajari topik aplikasi turunan


pertama. Sebagai langkah awal peserta didik diperkenalkan dengan konsep
aplikasi turunan pertama dalam kehidupan sehari-hari.

Aktivitas pembelajaran ini diharapkan dapat mencapai indikator 3.32.4, yaitu


menganalisis nilai maksimum dan minimum dengan memanfaatkan turunan
pertama. Pencapaian IPK tersebut dilakukan melalui pembelajaran dengan
pendekatan pembelajaran saintifik. Adapun aktivitasnya meliputi 1)
mengamati; 2) menanya; 3) mengumpulkan informasi; 4) mengasosiasi; 5)
mengomunikasikan.

Menganalisis nilai Maksimum dan nilai minimum

Tujuan aktivitas pembelajaran

a. Mampu menganalisis nilai maksimum dan minimum fungsi aljabar dengan


memanfaatkan turunan pertama.

Aktivitas pembelajaran disusun menggunakan model pembelajaran Discovery


Learning dengan estimasi waktu 3 x 45 Menit.
Apa yang saudara lakukan sebagai berikut;

a. Membagikan LKPD 4, kemudian memberikan penjelasan mengenai tata


cara mengisi LKPD 4.

Tahap Stimulation (Pemberian Rangsangan)

b. Saudara memberikan motivasi kepada peserta didik dengan memberikan


penguatan pendidikan karakter baik dalam bentuk cerita atau ajakan
melakukan perbuatan yang berkarakter baik. Selanjutnya mengajak
peserta didik mengamati permasalahan dari soal yang diberikan pada
LKPD 4. (Mengamati)

140
Unit Pembelajaran
Aplikasi Turunan Pertama

c. Memfasilitasi peserta didik untuk bertanya atau memberikan pendapat


terhadap hasil pengamatan soal yang diberikan. (bertanya)

Tahap Problem Statement (Identifikasi masalah)

d. Meminta peserta didik untuk menuliskan hasil pengamatan soal dalam


LKPD 4 terkait dengan apa yang diketahui dan apa yang ditanyakan dari
soal dan kondisi penting apa yang menjadi kata kunci untuk menyelesaikan
masalah pada soal tersebut.

e. Membagi peserta didik ke dalam kelompok yang beranggotakan 4-5 orang

Tahap Data Collection (Pengumpulan data)

f. Menginstruksikan peserta didik untuk menggali informasi agar dapat


menyelesaikan soal yang telah diidentifikasi sebelumnya, materi terkait
soal, mencari tahu prosedur penyelesaian. Peserta didik dapat mengakses
pengetahuan barunya melalui kegiatan membaca dari hasil brosing di
internet, modul yang disediakan, atau sumber-sumber terkait yang
berhubungan dengan permasalahan. (Mengumpulkan informasi)

Tahap Verification (Pembuktian)

g. Peserta didik menyelesaikan soal yang telah diidentifikasi, dan mencoba


saling mengecek dengan sesama anggota kelompoknya

Tahap Generalization (Kesimpulan)

h. Menginstruksikan peserta didik untuk menuliskan penyelesaian soal


dalam LKPD 4.

i. Memfasilitasi peserta didik perwakilan dari setiap kelompok untuk


mempresentasikan hasil pengamatan dan diskusinya di depan kelas.
(mengomunikasikan)

141
Program PKB melalui PKP berbasis Zonasi
Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan

Aktivitas pembelajaran ke-5

Aktivitas pembelajaran kali ini akan mempelajari topik aplikasi turunan


pertama. Sebagai langkah awal peserta didik diperkenalkan dengan konsep
aplikasi turunan pertama dalam kehidupan sehari-hari.

Aktivitas pembelajaran ini diharapkan dapat mencapai indikator 3.32.5, yaitu


menganalisis selang kemonotonan fungsi aljabar, dengan memanfaatkan
turunan pertama. Pencapaian IPK tersebut dilakukan melalui pembelajaran
dengan pendekatan pembelajaran saintifik. Adapun aktivitasnya meliputi 1)
mengamati; 2) menanya; 3) mengumpulkan informasi; 4) mengasosiasi; 5)
mengomunikasikan.

Menganalisis selang kemonotonan fungsi

Tujuan aktivitas pembelajaran

a. Menganalisis selang kemonotonan fungsi aljabar dengan memanfaatkan


turunan pertama

Aktivitas pembelajaran disusun menggunakan model pembelajaran Discovery


Learning dengan estimasi waktu 3 x 45 Menit.
Apa yang saudara lakukan sebagai berikut;

a. Membagikan LKPD 5, kemudian memberikan penjelasan mengenai tata


cara mengisi LKPD 5.

Tahap Stimulation (Pemberian Rangsangan)

b. Saudara memberikan motivasi kepada peserta didik dengan memberikan


penguatan pendidikan karakter baik dalam bentuk cerita atau ajakan
melakukan perbuatan yang berkarakter baik. Selanjutnya mengajak
peserta didik mengamati permasalahan dari soal yang diberikan pada
LKPD 5. (Mengamati)

142
Unit Pembelajaran
Aplikasi Turunan Pertama

c. Memfasilitasi peserta didik untuk bertanya atau memberikan pendapat


terhadap hasil pengamatan soal yang diberikan. (bertanya)

Tahap Problem Statement (Identifikasi masalah)

d. Meminta peserta didik untuk menuliskan hasil pengamatan soal dalam


LKPD 5 terkait dengan apa yang diketahui dan apa yang ditanyakan dari
soal dan kondisi penting apa yang menjadi kata kunci untuk menyelesaikan
masalah pada soal tersebut.

e. Membagi peserta didik ke dalam kelompok yang beranggotakan 4-5 orang

Tahap Data Collection (Pengumpulan data)

f. Menginstruksikan peserta didik untuk menggali informasi agar dapat


menyelesaikan soal yang telah diidentifikasi sebelumnya, materi terkait
soal, mencari tahu prosedur penyelesaian. Peserta didik dapat mengakses
pengetahuan barunya melalui kegiatan membaca dari hasil brosing di
internet, modul yang disediakan, atau sumber-sumber terkait yang
berhubungan dengan permasalahan. (Mengumpulkan informasi)

Tahap Verification (Pembuktian)

g. Peserta didik menyelesaikan soal yang telah diidentifikasi, dan mencoba


saling mengecek dengan sesama anggota kelompoknya.

Tahap Generalization (Kesimpulan)

h. Menginstruksikan peserta didik untuk menuliskan penyelesaian soal


dalam LKPD 5.

i. Memfasilitasi peserta didik perwakilan dari setiap kelompok untuk


mempresentasikan hasil pengamatan dan diskusinya di depan kelas.
(mengomunikasikan)

143
Program PKB melalui PKP berbasis Zonasi
Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan

Aktivitas pembelajaran ke-6

Aktivitas pembelajaran kali ini akan mempelajari topik aplikasi turunan


pertama. Sebagai langkah awal peserta didik diperkenalkan dengan konsep
aplikasi turunan pertama dalam kehidupan sehari-hari.

Aktivitas pembelajaran ini diharapkan dapat mencapai indikator 3.32.6, yaitu


menganalisis gradien garis singgung kurva, dengan memanfaatkan turunan
pertama. Pencapaian IPK tersebut dilakukan melalui pembelajaran dengan
pendekatan pembelajaran saintifik. Adapun aktivitasnya meliputi 1)
mengamati; 2) menanya; 3) mengumpulkan informasi; 4) mengasosiasi; 5)
mengomunikasikan.

Menganalisis gradien Garis singgung kurva

Tujuan aktivitas pembelajaran

a. Menganalisis gradien garis singgung kurva dengan memanfaatkan turunan


pertama

Aktivitas pembelajaran disusun menggunakan model pembelajaran Discovery


Learning dengan estimasi waktu 3 x 45 Menit.
Apa yang saudara lakukan sebagai berikut;

a. Membagikan LKPD 6, kemudian memberikan penjelasan mengenai tata


cara mengisi LKPD 6.

Tahap Stimulation (Pemberian Rangsangan)

b. Saudara memberikan motivasi kepada peserta didik dengan memberikan


penguatan pendidikan karakter baik dalam bentuk cerita atau ajakan
melakukan perbuatan yang berkarakter baik. Selanjutnya mengajak
peserta didik mengamati permasalahan dari soal yang diberikan pada
LKPD 6. (Mengamati)

144
Unit Pembelajaran
Aplikasi Turunan Pertama

c. Memfasilitasi peserta didik untuk bertanya atau memberikan pendapat


terhadap hasil pengamatan soal yang diberikan. (bertanya)

Tahap Problem Statement (Identifikasi masalah)

d. Meminta peserta didik untuk menuliskan hasil pengamatan soal dalam


LKPD 6 terkait dengan apa yang diketahui dan apa yang ditanyakan dari
soal dan kondisi penting apa yang menjadi kata kunci untuk menyelesaikan
masalah pada soal tersebut.

e. Membagi peserta didik ke dalam kelompok yang beranggotakan 4-5 orang

Tahap Data Collection (Pengumpulan data)

f. Menginstruksikan peserta didik untuk menggali informasi agar dapat


menyelesaikan soal yang telah diidentifikasi sebelumnya, materi terkait
soal, mencari tahu prosedur penyelesaian. Peserta didik dapat mengakses
pengetahuan barunya melalui kegiatan membaca dari hasil brosing di
internet, modul yang disediakan, atau sumber-sumber terkait yang
berhubungan dengan permasalahan. (Mengumpulkan informasi)

Tahap Verification (Pembuktian)

g. Peserta didik menyelesaikan soal yang telah diidentifikasi, dan mencoba


saling mengecek dengan sesama anggota kelompoknya.

Tahap Generalization (Kesimpulan)

h. Menginstruksikan peserta didik untuk menuliskan penyelesaian soal


dalam LKPD 6.

i. Memfasilitasi peserta didik perwakilan dari setiap kelompok untuk


mempresentasikan hasil pengamatan dan diskusinya di depan kelas.
(mengomunikasikan)

145
Program PKB melalui PKP berbasis Zonasi
Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan

Aktivitas pembelajaran ke-7

Aktivitas pembelajaran kali ini akan mempelajari topik aplikasi turunan


pertama. Sebagai langkah awal peserta didik diperkenalkan dengan konsep
aplikasi turunan pertama dalam kehidupan sehari-hari.

Aktivitas pembelajaran ini diharapkan dapat mencapai indikator 3.32.7, 3.32.8


dan 3.32.9 yaitu memecahkan masalah aplikasi turunan pertama. Pencapaian
IPK tersebut dilakukan melalui pembelajaran dengan pendekatan
pembelajaran saintifik. Adapun aktivitasnya meliputi 1) mengamati; 2)
menanya; 3) mengumpulkan informasi; 4) mengasosiasi; 5)
mengomunikasikan.

Memecahkan masalah aplikasi turunan pertama

Tujuan aktivitas pembelajaran

a. Memecahkan masalah aplikasi turunan pertama,

Aktivitas pembelajaran disusun menggunakan model pembelajaran Discovery


Learning dengan estimasi waktu 3 x 45 Menit.
Apa yang saudara lakukan sebagai berikut;

a. Membagikan LKPD 7, kemudian memberikan penjelasan mengenai tata


cara mengisi LKPD 7.

Tahap Stimulation (Pemberian Rangsangan)

b. Saudara memberikan motivasi kepada peserta didik dengan memberikan


penguatan pendidikan karakter baik dalam bentuk cerita atau ajakan
melakukan perbuatan yang berkarakter baik. Selanjutnya mengajak
peserta didik mengamati permasalahan dari soal yang diberikan pada
LKPD 7. (Mengamati)

c. Memfasilitasi peserta didik untuk bertanya atau memberikan pendapat


terhadap hasil pengamatan soal yang diberikan. (bertanya)

146
Unit Pembelajaran
Aplikasi Turunan Pertama

Tahap Problem Statement (Identifikasi masalah)

d. Meminta peserta didik untuk menuliskan hasil pengamatan soal dalam


LKPD 7 terkait dengan apa yang diketahui dan apa yang ditanyakan dari
soal dan kondisi penting apa yang menjadi kata kunci untuk menyelesaikan
masalah pada soal tersebut.

e. Membagi peserta didik ke dalam kelompok yang beranggotakan 4-5 orang

Tahap Data Collection (Pengumpulan data)

f. Menginstruksikan peserta didik untuk menggali informasi agar dapat


menyelesaikan soal yang telah diidentifikasi sebelumnya, materi terkait
soal, mencari tahu prosedur penyelesaian. Peserta didik dapat mengakses
pengetahuan barunya melalui kegiatan membaca dari hasil brosing di
internet, modul yang disediakan, atau sumber-sumber terkait yang
berhubungan dengan permasalahan. (Mengumpulkan informasi)

Tahap Verification (Pembuktian)

g. Peserta didik menyelesaikan soal yang telah diidentifikasi, dan mencoba


saling mengecek dengan sesama anggota kelompoknya.

Tahap Generalization (Kesimpulan)

h. Menginstruksikan peserta didik untuk menuliskan penyelesaian soal


dalam LKPD 7.

i. Memfasilitasi peserta didik perwakilan dari setiap kelompok untuk


mempresentasikan hasil pengamatan dan diskusinya di depan kelas.
(mengomunikasikan)

147
Program PKB melalui PKP berbasis Zonasi
Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan

B. Lembar Kerja Peserta Didik

LKPD 1. Nilai maksimum dan minimum fungsi

Tujuan:

a. Mampu menentukan nilai maksimum dan minimum fungsi aljabar dengan


memanfaatkan turunan pertama

Prosedur kegiatan

1. Kalian perhatikan soal berikut :

a. Tentukan nilai maksimum dan minimum dari 𝑓(𝑥) = −2𝑥 3 + 3𝑥 2 pada


interval −0,5 ≤ 𝑥 ≤ 2

2. Amatilah permasalahan tersebut,

a. tuliskan yang diketahui dari soal.......................

b. tuliskan yang ditanyakan soal tersebut? ..........................

3. Pelajarilah materi aplikasi turunan mengenai nilai maksimum dan nilai


minimum fungsi.
Perhatikan gambar berikut:

Gambar 2 Grafik fungsi maksimum dan minimum

148
Unit Pembelajaran
Aplikasi Turunan Pertama

a. berdasarkan gambar 2, apakah 𝑓(𝑥) mempunyai nilai maksimum atau


minimum pada daerah asal S ?
......................................................................................
b. kapan nilai maksimum dan minimum ada pada suatu fungsi?
......................................................................................
c. apa yang dimaksud dengan titik-titik kritis ?......
d. tuliskan prosedur untuk menghitung nilai maksimum dan nilai
minimum
(1) ...............................................................
(2) .................................................................

4. Lengkapi langkah-langkah menyelesaikan soal tersebut secara aljabar

a. titik- titik kritis 𝑓(𝑥) = −2𝑥 3 + 3𝑥 2 pada interval −0,5 ≤ 𝑥 ≤ 2 adalah


....................................................................

b. nilai nilai fungsi pada titik-titik kritis ,

𝑓(… . . ) = ⋯

𝑓(… . . ) = ⋯

𝑓(… . . ) = ⋯

c. berdasarkan nilai-nilai pada titik-titik kritis, maka nilai maksimum


fungsi adalah.... dicapai pada saat nilai 𝑥 = ⋯, dan nilai minimum fungsi
adalah... dicapai pada saat 𝑥 =...

5. untuk mengecek jawaban kalian, silahkan gunakan geogebra untuk


menggambar fungsi 𝑓(𝑥) = −2𝑥 3 + 3𝑥 2 dan perhatikan nilai maksimum
dan minimum pada selang interval −0,5 ≤ 𝑥 ≤ 2
...................................................................................................................................................
..................................................................................................................................................

149
Program PKB melalui PKP berbasis Zonasi
Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan

LKPD 2. Kemonotonan fungsi

Tujuan:

a. Mampu menentukan selang kemonotonan fungsi aljabar dengan


memanfaatkan turunan pertama
Prosedur kegiatan

1. Kalian perhatikan soal berikut :

b. Misalkan 𝑓(𝑥) = 2𝑥 3 − 3𝑥 2 − 12𝑥 + 7 , tentukan dimana 𝑓 naik dan


turun?

2. Amatilah permasalahan tersebut,

a. tuliskan yang diketahui dari soal.......................

b. tuliskan yang ditanyakan soal tersebut? ..........................

3. Pelajarilah materi aplikasi turunan mengenai kemonotonan fungsi.


Perhatikan gambar berikut:

Gambar 3. Fungsi naik dan turun


e. berdasarkan gambar 3, apakah yang dapat kalian definisikan terkait
fungsi naik dan fungsi turun ?
(1) 𝑓(𝑥) naik pada interval I jika ...................................................................
(2) 𝑓(𝑥) turun pada interval I jika ...................................................................

150
Unit Pembelajaran
Aplikasi Turunan Pertama

4. Lengkapi langkah-langkah menyelesaikan soal tersebut secara aljabar

a. 𝑓 ′ (𝑥) = ⋯

b. Nilai 𝑥 yang memenuhi 𝑓′(𝑥) > 0 adalah


.....................................................................................

c. Nilai 𝑥 yang memenuhi 𝑓 ′ (𝑥) < 0 adalah


.....................................................................................

d. berdasarkan jawaban pada b, dan c, maka fungsi 𝑓 naik pada


interval........................ dan fungsi 𝑓 turun pada interval .............

5. untuk mengecek jawaban kalian, silahkan gunakan geogebra untuk


menggambar fungsi 𝑓(𝑥) = 2𝑥 3 − 3𝑥 2 − 12𝑥 + 7 dan perhatikan fungsi
naik dan turun.

151
Program PKB melalui PKP berbasis Zonasi
Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan

LKPD 3. Gradien garis singgung kurva

Tujuan:

a. Mampu menentukan gradien garis singgung kurva dengan memanfaatkan


turunan pertama
Prosedur kegiatan

1. Kalian perhatikan soal berikut :

a. Tentukan gradien garis singgung kurva 𝑓(𝑥) = 4𝑥 2 + 2𝑥 − 1 di titik


absis 𝑥 = 2

2. Amatilah permasalahan tersebut,

a. tuliskan yang diketahui dari soal.......................

b. tuliskan yang ditanyakan soal tersebut? ..........................

3. Pelajarilah materi aplikasi turunan mengenai gradien garis singgung.


Kemudian tuliskan informasi yang diperoleh pada kotak berikut;

152
Unit Pembelajaran
Aplikasi Turunan Pertama

4. Lengkapi langkah-langkah menyelesaikan soal tersebut secara aljabar

a. 𝑓 ′ (𝑥) = ⋯

b. 𝑓 ′ (… ) = .....................................................................................

c. berdasarkan jawaban pada b, maka gradien garis pada


𝑓(𝑥) = 4𝑥 2 + 2𝑥 − 1 di titik absis 𝑥 = 2 adalah .............

5. untuk mengecek jawaban kalian, silahkan gunakan geogebra untuk


menggambar fungsi 𝑓(𝑥) = 4𝑥 2 + 2𝑥 − 1 di titik absis 𝑥 = 2

153
Program PKB melalui PKP berbasis Zonasi
Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan

LKPD 4. Analisis nilai maksimum dan minimum

Tujuan:

a. Mampu menganalisis nilai maksimum dan minimum fungsi aljabar dengan


memanfaatkan turunan pertama

Prosedur kegiatan

1. Kalian perhatikan soal berikut :

a. Jika fungsi 𝑓(𝑥) = 𝑥 3 + 𝑝𝑥 2 − 9𝑥 hanya didefinisikan untuk nilai-nilai


𝑥 yang memenuhi −6 ≤ 𝑥 ≤ 0 dan mencapai nilai maksimum pada saat
𝑥 = −3, maka tentukanlah nilai 𝑝?

2. Amatilah permasalahan tersebut,

a. tuliskan yang diketahui dari soal.......................

b. tuliskan yang ditanyakan soal tersebut? ..........................

3. Pelajarilah materi aplikasi turunan mengenai nilai maksimum dan nilai


minimum fungsi.

4. Lengkapi langkah-langkah menyelesaikan soal tersebut secara aljabar


pada kolom berikut:

154
Unit Pembelajaran
Aplikasi Turunan Pertama

5. untuk mengecek jawaban kalian, silahkan gunakan geogebra dan


perhatikan grafik fungsinya

LKPD 5. Analisis interval kemonotonan kurva

Tujuan:

a. Mampu menganalisis kemonotonan kurva dengan memanfaatkan turunan


pertama

Prosedur kegiatan

1. Kalian perhatikan soal berikut :

a. Diketahui 𝑓(𝑥) = 2𝑥 3 + 9𝑥 2 − 24𝑥 + 5, jika 𝑓 ′ (𝑥) < 0 maka tentukan


nilai x?

2. Amatilah permasalahan tersebut,

a. tuliskan yang diketahui dari soal.......................

b. tuliskan yang ditanyakan soal tersebut? ..........................

3. Pelajarilah materi aplikasi turunan mengenai kemonotonan kurva .

155
Program PKB melalui PKP berbasis Zonasi
Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan

4. Lengkapi langkah-langkah menyelesaikan soal tersebut secara aljabar


pada kolom berikut:

LKPD 6. Analisis gradien garis singgung

Tujuan:

a. Mampu menganalisis gradien garis singgung kurva dengan memanfaatkan


turunan pertama

Prosedur kegiatan

1. Kalian perhatikan soal berikut :

a. Jika melalui titik P(1,1) pada parabola 𝑦 = 3𝑥 2 + 5𝑥 − 7 dibuat garis


singgung, maka tentukanlah gradien garis singgung tersebut?

2. Amatilah permasalahan tersebut,

a. tuliskan yang diketahui dari soal.......................

b. tuliskan yang ditanyakan soal tersebut? ..........................

3. Pelajarilah materi aplikasi turunan mengenai gradien garis singgung


kurva.

156
Unit Pembelajaran
Aplikasi Turunan Pertama

4. Lengkapi langkah-langkah menyelesaikan soal tersebut secara aljabar


pada kolom berikut:

5. untuk mengecek jawaban kalian, silahkan gunakan geogebra dan


perhatikan grafik fungsinya

157
Program PKB melalui PKP berbasis Zonasi
Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan

LKPD 7. Memecahkan masalah aplikasi turunan pertama

Tujuan:

a. Mampu memecahkan masalah turunan pertama

Prosedur kegiatan

1. Kalian perhatikan soal berikut :

a. Seorang teknisi bengkel sedang melakukan repair body mobil dengan


menyemprotkan cat pada mobil. Reaksi cat mobil tersebut t menit
setelah disemprotkan dinyatakan dalam fungsi
𝑓(𝑡) = 15𝑡 2 − 𝑡 3 . Tentukan waktu reaksi maksimum dari cat tersebut?

2. Amatilah permasalahan tersebut,

a. tuliskan yang diketahui dari soal.......................

b. tuliskan yang ditanyakan soal tersebut? ..........................

3. Pelajarilah materi aplikasi turunan mengenai gradien garis singgung


kurva. Dengan memanfaatkan buku, modul, internet atau sumber belajar
yang lainnya
4. Lengkapi langkah-langkah menyelesaikan soal tersebut secara aljabar
pada kolom berikut:

5. Jika diperlikan untuk mengecek jawaban kalian, silahkan gunakan


geogebra dan perhatikan grafik fungsinya

158
Unit Pembelajaran
Aplikasi Turunan Pertama

C. Bahan Bacaan

Nilai maksimum dan minimum fungsi

Kita sering mendengar kata maksimum dan minimum dalam kehidupan


sehari-hari. Kita selalu menginginkan kerja mesin yang maksimum dengan
bahan bakar yang minimum, kita selalu menginginkan menjual produk yang
kita buat dengan harga maksimum namun biaya produksi yang minimum.
Kenyataan tersebut dalam sekala besar dapat dimodelkan dalam sebuah
model matematika seperti dalam fungsi polinom, fungsi eksponen atau fungsi
logaritma. Ketika sebuah penomena sudah dapat dibuat modelnya maka akan
dengan mudah mencari nilai maksimum atau nilai minimumnya. Sebagai
contoh sebuah pabrik mobil akan menyelesaikan pembuatan mobilnya dalam
x hari dengan biaya produksi per hari menyerupai model fungsi 𝑏(𝑥) = 2𝑥 +
1000
− 40 ratus juta rupiah maka kita dapat menghitung biaya minimum
𝑥

pembuatan mobil pabrik tersebut.

Nilai maksimum dan minimum suatu fungsi kurva 𝑓(𝑥) pada suatu interval
tertentu dapat ditentukan dengan turunan. Adapun langkah-langkah
menentukan nilai maksimum dan minimum fungsi 𝑓(𝑥) pada interval 𝑎 ≤ 𝑥 ≤
𝑏 meliputi 1) menentukan nilai titik a dan titik b (f(a) dan f(b)); 2) menentukan
titik titik dan nilai stasioner pada interval tersebut; 3) menentukan mana nilai
terbesar dan nilai terkecil (minimum ) dan (maksimum) dari semua nilai di
atas.

Untuk menjawab pertanyaan pada contoh di atas, mari kita uraikan

1000
Diketahui fungsi biaya produksi mobil per hari 𝑏(𝑥) = 2𝑥 + − 40, maka
𝑥

biaya total pembuatan produksi mobil adalah

1000
𝑏(𝑥) = 𝑥(2𝑥 + − 40)
𝑥

159
Program PKB melalui PKP berbasis Zonasi
Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan

𝑏(𝑥) = 2𝑥 2 + 1000 − 40𝑥

Nilai kritis 𝑏(𝑥) = 2𝑥 2 + 1000 − 40𝑥 dicapai pada saat 𝑏 ′ (𝑥) = 0, yaitu
𝑏 ′ (𝑥) = 4𝑥 − 40 = 0

⟺ 4𝑥 − 40 = 0

⟺ 4𝑥 = 40

⟺ 𝑥 = 10

Maka nilai kritis nya 𝑏(10) = 800

Dengan demikian biaya minimum pembuatan mobil di pabrik tersebut adalah


80 milyar rupiah dicapai dalam waktu 10 hari.

Definisi : Misalkan 𝑎 ≤ 𝑥 ≤ 𝑏, merupakan daerah asal fungsi 𝑓 dan 𝑐 berada


pada interval 𝑎 ≤ 𝑥 ≤ 𝑏 sehingga 𝑎 ≤ 𝑐 ≤ 𝑏, maka

i) 𝑓(𝑐) merupakan nilai maksimum 𝑓 pada 𝑎 ≤ 𝑥 ≤ 𝑏 jika 𝑓(𝑐) ≥ 𝑓(𝑥) untuk


semua 𝑥 di 𝑎 ≤ 𝑥 ≤ 𝑏

ii) 𝑓(𝑐) merupakan nilai minimum 𝑓 pada 𝑎 ≤ 𝑥 ≤ 𝑏 jika 𝑓(𝑐) ≤ 𝑓(𝑥) untuk
semua 𝑥 di 𝑎 ≤ 𝑥 ≤ 𝑏

iii) 𝑓(𝑐) merupakan nilai ekstrim 𝑓 pada 𝑎 ≤ 𝑥 ≤ 𝑏 jika ia merupakan nilai


maksimum atau nilai minimum.

Satu hal lagi yang harus diperhatikan adalah nilai maksimum atau nilai
minimum itu pada fungsi akan ditemukan apabila fungsi tersebut tertutup
pada interval tertentu. Sedangkan jika pada selang tertentu fungsi itu tidak
kontinya, maka tidak akan ditemukan nilai maksimum atau nilai minimum
fungsi.

160
Unit Pembelajaran
Aplikasi Turunan Pertama

Kemonotonan kurva

Definisi

Misalkan 𝑓 terdefinisi pada interval I, maka kita katakan bahwa

(i) 𝑓 naik pada I, jika untuk setiap pasangan bilangan 𝑥1 dan 𝑥2 dalam I,
𝑥1 > 𝑥2 ⟹ 𝑓(𝑥1 ) > 𝑓(𝑥2 )

(ii) 𝑓 turun pada I, jika untuk setiap pasangan bilangan 𝑥1 dan 𝑥2 dalam I,
𝑥1 < 𝑥2 ⟹ 𝑓(𝑥1 ) < 𝑓(𝑥2 )

Melihat suatu fungsi kapan naik atau turun sebenarnya dapat dengan melihat
grafik fungsi kurva tersebut.

Misalkan 𝑓 kontinu pada interval I dan terdiferensial pada setiap titik dalam
I, maka

(i) jika 𝑓 ′ (𝑥) > 0 untuk semua titik dalam I, maka 𝑓 naik pada I.

(ii) jika 𝑓 ′ (𝑥) < 0 untuk semua titik dalam I, maka 𝑓 turun pada I.

Contoh soal

1
Tentukan interval naik dan turun untuk 𝑓(𝑥) = 3 𝑥 3 − 𝑥 2 − 3𝑥 + 4

Jawab

1
Diketahui 𝑓(𝑥) = 𝑥 3 − 𝑥 2 − 3𝑥 + 4 ⟹ 𝑓 ′ (𝑥) = 𝑥 2 − 2𝑥 − 3
3

Fungsi naik jika 𝑓 ′ (𝑥) > 0, sehingga 𝑥 2 − 2𝑥 − 3 > 0

⟺ (𝑥 + 1)(𝑥 − 3) > 0

⟺ 𝑥 < −1 atau 𝑥 > 3

161
Program PKB melalui PKP berbasis Zonasi
Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan

Jadi 𝑓(𝑥) naik pada interval 𝑥 < −1 atau 𝑥 > 3

Fungsi turun jika 𝑓 ′ (𝑥) < 0, sehingga

𝑥 2 − 2𝑥 − 3 < 0

⟺ (𝑥 + 1)(𝑥 − 3) < 0

⟺ −1 < 𝑥 < 3

Jadi 𝑓(𝑥) turun pada interval −1 < 𝑥 < 3

Garis singgung kurva

Garis singgung kurva merupakan garis lurus yang menyinggung terhadap


kurva. Garis singgung pada kurva ini dapat kita tentukan persamaannya.
Menentukan garis singgung lingkaran sama hal nya dengan menentukan
persamaan garis lurus yang diketahui gradien dan satu titik yang dilaluinya.
Keterkaitan dengan turunan pertama yaitu turunan pertama fungsi di suatu
titik pada kurva merupakan gradien garis singgung. Persamaan garis lurus
dengan gradien 𝑚 melalui titik (𝑥1 , 𝑦1 ) adalah 𝑦 − 𝑦1 = 𝑚(𝑥 − 𝑥1 ).
Perhatikan gambar berikut,

Gambar 4. Fungsi naik dan turun

162
Unit Pembelajaran
Aplikasi Turunan Pertama

Gambar 4. Menunjukkan bahwa garis k menyinggung kurva 𝑦 = 𝑓(𝑥) di titik


A. gradien garis singgung kurva 𝑦 = 𝑓(𝑥) di titik 𝐴 (𝑎, 𝑓(𝑎)) adalah 𝑚 = 𝑓 ′ (𝑎)
maka persamaan garis singgung di titik (𝑎, 𝑓(𝑎)) pada kurva 𝑦 = 𝑓(𝑥) adalah
𝑦 − 𝑓(𝑎) = 𝑓′(𝑎)(𝑥 − 𝑎)
𝑦 = 𝑓(𝑎) + 𝑓′(𝑎)(𝑥 − 𝑎)
Contoh soal
Tentukan persamaan garis singgung kurva 𝑦 = 𝑥 2 + 2 di titik (2,6)!
Jawab
Diketahui 𝑦 = 𝑥 2 + 2, maka 𝑦 ′ = 𝑓 ′ (𝑥) = 2𝑥
gradien garis singgung kurva tersebut di titik (2, 6) adalah
𝑚 = 𝑦 ′ = 𝑓 ′ (2) = 2(2) = 4.
Jadi persamaan garis singgung kurva 𝑦 = 𝑥 2 + 2 di titik (2,6)adalah
𝑦 − 6 = 4(𝑥 − 2)
𝑦 = 4𝑥 − 8 + 6
𝑦 = 4𝑥 − 2
Dengan memperhatikan uraian di atas, maka salah satu aplikasi turunan
pertama pada fungsi adalah untuk menentukan garis singgung kurva.

163
Program PKB melalui PKP berbasis Zonasi
Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan

PENGEMBANGAN PENILAIAN

Pada bagian pengembangan penilaian ini akan disajikan contoh soal-soal topik
nilai maksimum, nilai minimum, selang kemonotonan fungsi, dan kemiringan
garis singgung sebagai aplikasi dari turunan pertama fungsi yang muncul pada
ujian nasional tiga tahun terakhir. Soal soal ini merupakan soal soal yang telah
dianalisis dianggap sulit oleh peserta didik. Pada bagian ini pula disajikan
pengembangan soal HOTS yang diharapkan dapat dijadikan rujukan oleh
saudara ketika saudara membuat soal soal yang menuntut kemampuan
peserta didik berpikir tingkat tinggi. Diharapkan saudara dapat dengan
terampil mengembangkan soal HOTS yang tetap mengacu pada indikator
pencapaian kompetensi yang telah ditetapkan sebelumnya.

A. Pembahasan Soal-soal UN

Topik nilai maksimum, nilai minimum, selang kemonotonan fungsi, dan


kemiringan garis singgung sebagai aplikasi dari turunan pertama fungsi
merupakan topik yang selalu muncul dalam soal-soal UN. Berdasarkan hasil
analisis PAMER UN, topik ini termasuk topik yang kurang berhasil dijawab
oleh peserta didik di lingkup nasional. Berikut ini pembahasan soal-soalnya.

Soal UN tahun 2016 dan 2017

1
Diketahui 𝑓(𝑥) = 2 + 𝑥 2 − 3 𝑥 3 , interval 𝑥 agar 𝑓(𝑥) naik adalah ...

A. −2 < 𝑥 < 0

B. −1 < 𝑥 < 0

C. 0<𝑥<2

D. 𝑥 < 0 atau 𝑥 > 0

E. 𝑥 < −2 atau 𝑥 > 0

164
Unit Pembelajaran
Aplikasi Turunan Pertama

Kunci Jawab : C

Pembahasan :
1
Diketahui 𝑓(𝑥) = 2 + 𝑥 2 − 3 𝑥 3

Ditanyakan selang interval 𝑥 agar 𝑓(𝑥) naik,

Agar 𝑓(𝑥) naik, maka 𝑓 ′ (𝑥) > 0 sehingga

1
𝑓(𝑥) = 2 + 𝑥2 − 3 𝑥3 ⟹ 𝑓′ (𝑥) = 2𝑥 − 𝑥2

Karena 𝑓 ′ (𝑥) > 0 maka

2𝑥 − 𝑥 2 > 0

⟺ 𝑥(2 − 𝑥) > 0

⟺0<𝑥<2

1
Jadi fungsi 𝑓(𝑥) = 2 + 𝑥2 − 3 𝑥3 naik pada interval 0 < 𝑥 < 2

Soal UN tahun 2018

Grafik fungsi 𝑓(𝑥) = 𝑥 3 − 9𝑥 2 + 15𝑥 − 14 turun pada interval adalah ...

A. 𝑥 < 1 atau 𝑥 > 5

B. 𝑥 < −3 atau 𝑥 > 3

C. 1 < 𝑥 < 5

D. −5 < 𝑥 < 3

E. −5 < 𝑥 < −1

Kunci Jawab : E

Pembahasan :

Diketahui 𝑓(𝑥) = 𝑥 3 − 9𝑥 2 + 15𝑥 − 14

165
Program PKB melalui PKP berbasis Zonasi
Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan

Ditanyakan selang interval 𝑥 agar 𝑓(𝑥) turun

Agar 𝑓(𝑥) turun, maka 𝑓 ′ (𝑥) < 0 sehingga

𝑓(𝑥) = 𝑥3 − 9𝑥2 + 15𝑥 − 14 ⟹ 𝑓′ (𝑥) = 3𝑥2 − 18𝑥 + 15

Karena 𝑓 ′ (𝑥) < 0 maka

3𝑥 2 − 18𝑥 + 15 < 0

⟺ (3𝑥 − 3)(𝑥 − 5) < 0

⟺1<𝑥<5

Jadi fungsi 𝑓(𝑥) = 𝑥 3 − 9𝑥 2 + 15𝑥 − 14 turun pada interval


1<𝑥<5

Soal UN tahun 2019

Garis 𝑘 menyinggung kurva 𝑦 = 2𝑥 2 − 5𝑥 + 7 di titik (2,5). Titik lain yang juga


terletak pada garis 𝑘 adalah....

A.( 1, 8 )

B. ( 1, -3 )

C. ( 1, -2 )

D. ( 1, 1 )

E. (1, 2 )

Kunci Jawab : E

Pembahasan :

Diketahui : Garis 𝑘 menyinggung kurva 𝑦 = 2𝑥 2 − 5𝑥 + 7 di titik (2,5)

Ditanyakan : Titik lain yang terletak pada garis 𝑘

Kita menentukan dahulu garis 𝑘, dengan memulai mencari gradien garis k yaitu

166
Unit Pembelajaran
Aplikasi Turunan Pertama

𝑚 = 𝑓 ′ (2) = 4(2) − 5 = 3

Persamaan garis k merupakan persamaan garis singgung kurva dengan gradien 3


melalui titik (2,5) yaitu

𝑦 − 5 = 3(𝑥 − 2)

⟺ 𝑦 = 3𝑥 − 6 + 5

⟺ 𝑦 = 3𝑥 − 1

Jadi garis k yang merupakan garis singgung kurva adalah 𝑦 = 3𝑥 − 1

Titik yang dilalui garis 𝑦 = 3𝑥 − 1 salah satunya adalah (1, 2)

B. Pengembangan Soal HOTS

Pada bagian ini saudara akan diajak untuk memodelkan pembuatan soal yang
memenuhi indikator pencapaian kompetensi yang telah diturunkan dari
kompetensi dasar pengetahuan. Pembuatan soal diawali dari kisi-kisi untuk
memudahkan melihat kesesuaian antara kompetensi dasar, indikator
kompetensi dasar, ruang lingkup materi, dan indikator soal. Kemudian
dilakukan penyusunan soal dalam kartu soal berdasarkan kisi-kisi yang telah
ditetapkan sebelumnya. Soal disajikan secara bertingkat dari soal dengan level
low order thinking skill (LOTS) sampai soal level high order thinking (HOTS).

1. Mata Pelajaran Matematika

Jenis Sekolah : SMK


Kelas : XII
Mata Pelajaran : Matematika

Kompetensi Dasar : 3.32 Menganalisis keberkaitan turunan


pertama fungsi dengan nilai maksimum,

167
Program PKB melalui PKP berbasis Zonasi
Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan

nilai minimum, dan selang kemonotonan


fungsi, serta kemiringan garis singgung
kurva
Lingkup Materi : Kalkulus
Materi : Turunan fungsi aljabar dan aplikasinya
Indikator Nomor soal Level Bentuk Soal
3.32.1 Menentukan nilai 1 C3 PG
maksimum dan minimum fungsi
aljabar dengan memanfaatkan
turunan pertama
3.32.2 Menentukan selang 2 C3 PG
kemonotonan fungsi aljabar
dengan memanfaatkan turunan
pertama
3.32.3 Menentukan gradien garis 3 C3 PG
singgung kurva
3.32.4 Menganalisis nilai 4 C4 PG
maksimum dan minimum fungsi
aljabar dengan memanfaatkan
turunan pertama
3.32.5 Menganalisis selang 5 C4 PG
kemonotonan fungsi aljabar
dengan memanfaatkan turunan
pertama
3.32.6 Menganalisis gradien garis 6 C4 PG
singgung kurva

168
Unit Pembelajaran
Aplikasi Turunan Pertama

Kartu Soal 1
KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN

KARTU SOAL

Tahun Pelajaran 2018/2019

Jenis Sekolah : SMK Kurikulum : 2013

Kelas : XII Bentuk Soal : Pilihan Ganda

Mata Pelajaran : Matematika Nama Penyusun :

KOMPETENSI DASAR
Buku Sumber

3.32 Menganalisis : Pengetahuan/
Aplikasi Penalaran
keberkaitan turunan Pemahaman
pertama fungsi dengan nilai
RUMUSAN BUTIR SOAL
maksimum, nilai minimum,
dan selang kemonotonan
Fungsi 𝑓(𝑥) = 2𝑥 3 − 24𝑥 + 23 dalam interval
fungsi, serta kemiringan −3 ≤ 𝑥 ≤ 1 memiliki nilai maksimum sama dengan
garis singgung kurva Nomor
A. 1
Soal
LINGKUP MATERI
B. 9
1
Kalkulus C. 39

MATERI D. 41

Turunan Fungsi Aljabar E. 55


Kunci
Jawaban

INDIKATOR SOAL E

3.32.1 Menentukan nilai


maksimum dan minimum
fungsi aljabar dengan
memanfaatkan turunan
pertama

169
Program PKB melalui PKP berbasis Zonasi
Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan

Kartu Soal 2
KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN

KARTU SOAL

Tahun Pelajaran 2018/2019

Jenis Sekolah : SMK Kurikulum : 2013

Kelas : XII Bentuk Soal : Pilihan Ganda

Mata Pelajaran : Matematika Nama Penyusun :

KOMPETENSI DASAR
Buku Sumber

3.32 Menganalisis : Pengetahuan/ Penalara
Aplikasi
keberkaitan turunan Pemahaman n
pertama fungsi dengan nilai
RUMUSAN BUTIR SOAL
maksimum, nilai minimum,
dan selang kemonotonan 1
Fungsi 𝑓(𝑥) = 𝑥 3 − 3𝑥 2 + 5𝑥 − 10 turun dalam
fungsi, serta kemiringan 3
interval ...
garis singgung kurva Nomor
A. 𝑥 < −2 atau 𝑥 > 0
Soal
LINGKUP MATERI
B. 𝑥 < −1
2
Kalkulus
C. 𝑥 < 1

MATERI D. 1 < 𝑥 < 5

Turunan Fungsi Aljabar E. 𝑥 < 1 atau 𝑥 > 5


Kunci
Jawaban

INDIKATOR SOAL D

3.32.2 Menentukan selang


kemonotonan fungsi aljabar
dengan memanfaatkan
turunan pertama

170
Unit Pembelajaran
Aplikasi Turunan Pertama

Kartu Soal 3
KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN

KARTU SOAL

Tahun Pelajaran 2018/2019

Jenis Sekolah : SMK Kurikulum : 2013

Kelas : XII Bentuk Soal : Pilihan Ganda

Mata Pelajaran : Matematika Nama Penyusun :

KOMPETENSI DASAR
Buku Sumber

3.32 Menganalisis : Pengetahuan/ Penalara
Aplikasi
keberkaitan turunan Pemahaman n
pertama fungsi dengan nilai
RUMUSAN BUTIR SOAL
maksimum, nilai minimum,
dan selang kemonotonan
Gradien garis singgung pada kurva 𝑦 = 𝑥 2 − 2𝑥 di
fungsi, serta kemiringan titik (2,0) adalah...
garis singgung kurva Nomor
A. -1
Soal
LINGKUP MATERI
B. 0
3
Kalkulus C. ½

MATERI D. 1

Turunan Fungsi Aljabar E. 2


Kunci
Jawaban

INDIKATOR SOAL E

3.32.3 Menentukan
gradien garis singgung
kurva

171
Program PKB melalui PKP berbasis Zonasi
Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan

Kartu Soal 4
KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN

KARTU SOAL

Tahun Pelajaran 2018/2019

Jenis Sekolah : SMK Kurikulum : 2013

Kelas : XII Bentuk Soal : Pilihan Ganda

Nama
Mata Pelajaran : Matematika :
Penyusun

KOMPETENSI DASAR

Buku Sumber : √
3.32 Menganalisis keberkaitan Pengetahuan/
Aplikasi Penalaran
turunan pertama fungsi dengan Pemahaman
nilai maksimum, nilai minimum,
RUMUSAN BUTIR SOAL
dan selang kemonotonan fungsi,
serta kemiringan garis singgung
Jika nilai maksimum fungsi 𝑦 = 𝑥 + √𝑝 − 2𝑥
kurva
adalah 4, maka nilai p adalah...
Nomor
LINGKUP MATERI Soal A. 3

Kalkulus B. 4
4
C. 5
MATERI
D. 7
Turunan Fungsi Aljabar
Kunci
E. 8
Jawaban

INDIKATOR SOAL D

3.32.4 Menganalisis nilai


maksimum dan minimum
fungsi aljabar dengan
memanfaatkan turunan
pertama

172
Unit Pembelajaran
Aplikasi Turunan Pertama

Kartu Soal 5
KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN

KARTU SOAL

Tahun Pelajaran 2018/2019

Jenis Sekolah : SMK Kurikulum : 2013

Kelas : XII Bentuk Soal : Pilihan Ganda

Nama
Mata Pelajaran : Matematika :
Penyusun

KOMPETENSI DASAR

Buku Sumber : √
3.32 Menganalisis keberkaitan Pengetahuan/
Aplikasi Penalaran
turunan pertama fungsi dengan Pemahaman
nilai maksimum, nilai minimum,
RUMUSAN BUTIR SOAL
dan selang kemonotonan fungsi,
serta kemiringan garis singgung
kurva
Nomor Untuk 𝑥 ≠ 0, fungsi 𝑦 = 1 − 𝑥3 − 𝑥7
LINGKUP MATERI Soal adalah...

A. naik pada 𝑥 < 3 dan turun pada 𝑥 > 3


Kalkulus 5
B. naik dalam selang 𝑥 < 3 dan turun
MATERI pada selang 𝑥 > 7

Turunan Fungsi Aljabar


C. turun dalam selang 𝑥 < 3 dan naik
Kunci
pada selang 𝑥 > 7
Jawaban
D. naik untuk semua nilai 𝑥
INDIKATOR SOAL E
E. turun untuk semua nilai 𝑥
3.32.5 Menganalisis selang
kemonotonan fungsi aljabar
dengan memanfaatkan
turunan pertama

173
Program PKB melalui PKP berbasis Zonasi
Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan

Kartu Soal 6
KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN

KARTU SOAL

Tahun Pelajaran 2018/2019

Jenis Sekolah : SMK Kurikulum : 2013

Kelas : XII Bentuk Soal : Pilihan Ganda

Nama
Mata Pelajaran : Matematika :
Penyusun

KOMPETENSI DASAR

Buku Sumber :
3.32 Menganalisis keberkaitan Pengetahuan/
Aplikasi Penalaran
turunan pertama fungsi dengan Pemahaman
nilai maksimum, nilai minimum,
RUMUSAN BUTIR SOAL
dan selang kemonotonan fungsi,
serta kemiringan garis singgung
kurva
Nomor Ditentukan kurva dengan persamaan 𝑦 =
LINGKUP MATERI Soal 𝑥 3 + 2𝑝𝑥 2 + 𝑞. Jika garis 𝑦 = −5𝑥 − 1
menyinggung kurva di titik dengan absis -
Kalkulus 1, maka nilai p adalah...
6
A. 2
MATERI
B. ½
Turunan Fungsi Aljabar
Kunci
C. – ½
Jawaban
D. -2
INDIKATOR SOAL A
E. -8
3.32.6 Menganalisis gradien
garis singgung kurva

174
Unit Pembelajaran
Aplikasi Turunan Pertama

2. Mata Pelajaran Matematika

Jenis Sekolah : SMK


Kelas : XII
Mata Pelajaran : Matematika

Kompetensi Dasar : 3.32 Menganalisis keberkaitan turunan


pertama fungsi dengan nilai maksimum,
nilai minimum, dan selang kemonotonan
fungsi, serta kemiringan garis singgung
kurva
Lingkup Materi : Kalkulus
Materi : Turunan fungsi aljabar dan aplikasinya

Indikator Nomor soal Level Bentuk Soal


3.32.7 Memecahkan masalah 7 C5 Uraian
nilai maksimum dan
minimum fungsi
aljabar dengan
memanfaatkan
turunan pertama
3.32.8 Memecahkan masalah 8 C5 Uraian
selang kemonotonan
fungsi aljabar
dengan
memanfaatkan
turunan pertama
3.32.9 Memecahkan 9 C5 Uraian
masalah gradien
garis singgung kurva

175
Program PKB melalui PKP berbasis Zonasi
Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan

Kartu soal uraian 1

KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN


KARTU SOAL
Tahun Pelajaran 2018/2019

Jenis Sekolah : SMK Kurikulum : 2013


Kelas : XII Bentuk Soal : Uraian
Mata Pelajaran : Matematika Nama Penyusun :
KOMPETENSI Pengetahuan/
DASAR
Buku Sumber :
Pemahaman
Aplikasi √ Penalaran
3.32Menganalisis RUMUSAN BUTIR SOAL
keberkaitan
turunan pertama Sebuah perusahan elektronik memproduksi radio sebanyak 𝑥 buah
fungsi dengan 1
radio perhari dengan biaya produksi 𝐵(𝑥) = 𝑥 2 + 35𝑥 + 25 juta
nilai maksimum, Nomor 4
1
nilai minimum, Soal rupiah, sedangkan harga jual persatuan adalah 𝐻𝐽(𝑥) = 50 − 𝑥
2
dan selang juta rupiah, berapa banyak radio yang harus diproduksi setiap hari
kemonotonan 7 agar perusahaan tersebut mendapat keuntungan maksimum?
fungsi, serta
kemiringan garis
singgung kurva
LINGKUP MATERI
Kalkulus

MATERI

Aplikasi turunan
pertama fungsi
aljabar

INDIKATOR SOAL
3.32.7 Memecahkan
masalah nilai
maksimum dan
minimum fungsi
aljabar dengan
memanfaatkan
turunan pertama

176
Unit Pembelajaran
Aplikasi Turunan Pertama

Pedoman Penskoran

Kunci jawaban Skor

1
Diketahui : biaya produksi 𝑥 radio 𝐵(𝑥) = 4 𝑥 2 + 35𝑥 + 25 30

1
Harga jual persatuan radio 𝐻𝐽(𝑥) = 50 − 2 𝑥

1 1
Harga jual x radio 𝐻𝐽(𝑥) = 𝑥 (50 − 2 𝑥) = 50𝑥 − 2 𝑥 2

Ditanyakan : Keuntungan maksimum

Misalkan keuntungan 𝑘(𝑥), maka

𝑘(𝑥) = 𝐻𝐽(𝑥) − 𝐵(𝑥)

1 1 30
𝑘(𝑥) = 50𝑥 − 𝑥 2 ] − [ 𝑥 2 + 35𝑥 + 25]
2 4

3
= − 𝑥 2 + 15𝑥 − 25
4

Agar keuntungan maksimum, maka 𝑘 ′ (𝑥) = 0


10

3
𝑘 ′ (𝑥) = − 𝑥 + 15 10
2

3 10
0 = − 𝑥 + 15
2

3𝑥 = 30

𝑥 = 10

Jadi Agar keuntungan maksimum maka perusahan tersebut


10
harus memproduksi radio sebanyak 10 buah perhari

177
Program PKB melalui PKP berbasis Zonasi
Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan

Kartu soal uraian 2

KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN


KARTU SOAL
Tahun Pelajaran 2018/2019

Jenis Sekolah : SMK Kurikulum : 2013


Kelas : XII Bentuk Soal : Uraian
Mata Pelajaran : Matematika Nama Penyusun :
Buku Pengetahuan/
KOMPETENSI DASAR
Sumber : Pemahaman
Aplikasi √ Penalaran
3.32 Menganalisis RUMUSAN BUTIR SOAL
keberkaitan turunan
pertama fungsi Jika 𝑓(𝑥) = 2𝑥 3 − 3𝑥 2 − 12𝑥 + 7 tentukan semua nilai 𝑥
dengan nilai agar fungsi 𝑓 turun?
Nomor
maksimum, nilai Soal
minimum, dan selang
kemonotonan fungsi, 8
serta kemiringan garis
singgung kurva

LINGKUP MATERI
Kalkulus

MATERI

Aplikasi turunan pertama


fungsi aljabar
INDIKATOR SOAL
Memecahkan masalah
selang kemonotonan
fungsi aljabar dengan
memanfaatkan turunan
pertama

178
Unit Pembelajaran
Aplikasi Turunan Pertama

Pedoman Penskoran

Kunci jawaban Skor

Diketahui : 𝑓(𝑥) = 2𝑥 3 − 3𝑥 2 − 12𝑥 + 7 20

Ditanyakan : semua nilai 𝑥 agar 𝑓(𝑥) turun?

Agar 𝑓(𝑥) turun maka 𝑓 ′ (𝑥) < 0 70

𝑓(𝑥) = 2𝑥 3 − 3𝑥 2 − 12𝑥 + 7 ⟹ 𝑓 ′ (𝑥) = 6𝑥 2 − 6𝑥 − 12

6𝑥 2 − 6𝑥 − 12 < 0

⟺ 6(𝑥 2 − 𝑥 − 2) < 0

⟺ 𝑥2 − 𝑥 − 2 < 0

⟺ (𝑥 − 2)(𝑥 + 1) < 0

⟺ −1 < 𝑥 < 2
10
Jadi fungsi 𝑓 turun pada interval −1 < 𝑥 < 2

179
Program PKB melalui PKP berbasis Zonasi
Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan

Kartu soal uraian 3

KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN


KARTU SOAL
Tahun Pelajaran 2018/2019

Jenis Sekolah : SMK Kurikulum : 2013


Kelas : XII Bentuk Soal : Uraian
Mata Pelajaran : Matematika Nama Penyusun :
KOMPETENSI Pengetahuan/
DASAR
Buku Sumber :
Pemahaman
Aplikasi √ Penalaran
3.32 RUMUSAN BUTIR SOAL
Menganal
isis keberkaitan Garis singgung kurva 𝑦 = 𝑥 4 − 𝑥 2 di titik (1,0) dan (-1,0)
turunan berpotongan di (a,b). tentukan nilai 𝑎 − 𝑏?
pertama fungsi
dengan nilai
Nomor
maksimum, nilai Soal
minimum, dan
selang 9
kemonotonan
fungsi, serta
kemiringan
garis singgung
kurva
LINGKUP MATERI
Kalkulus

MATERI

Aplikasi turunan
pertama fungsi
aljabar

INDIKATOR SOAL
3.32.9 Memecahkan
masalah gradien
garis singgung
kurva

180
Unit Pembelajaran
Aplikasi Turunan Pertama

Pedoman Penskoran

Kunci jawaban Skor

Diketahui : 𝑦 = 𝑥 4 − 𝑥 2 20

Ditanyakan : tentukan nilai 𝑎 − 𝑏

𝑓(𝑥) = 𝑥 4 − 𝑥 2 ⟹ 𝑓 ′ (𝑥) = 4𝑥 3 − 2𝑥 70
Gradien garis singgung kurva 𝑓(𝑥) = 𝑥 4 − 𝑥 2 di titik (1,0) adalah

𝑚 = 𝑓 ′ (1) = 4(1)3 − 2(1) = 2

Persamaan garis singgung kurva 𝑓(𝑥) = 𝑥 4 − 𝑥 2 melalui titik (1,0) dengan


gradien 2 adalah

𝑦 − 0 = 2(𝑥 − 1)

𝑦 = 2𝑥 − 2 ...........persamaan garis 1

Gradien garis singgung kurva 𝑓(𝑥) = 𝑥 4 − 𝑥 2 di titik (-1,0) adalah

𝑚 = 𝑓 ′ (−1) = 4(−1)3 − 2(−1) = −2

Persamaan garis singgung kurva 𝑓(𝑥) = 𝑥 4 − 𝑥 2 melalui titik (-1,0) dengan


gradien -2 adalah

𝑦 − 0 = −2(𝑥 + 1)

𝑦 = −2𝑥 − 2 ...........persamaan garis 2

Titik potong garis persamaan 1 dan garis persamaan 2 adalah

2𝑥 − 2 = −2𝑥 − 2

𝑥=0

Untuk 𝑥 = 0 maka 𝑦 = 2(0) − 2 = −2

Jadi titik potong kedua garis singgung tersebut adalah (𝑎, 𝑏) = (0, −2) maka
10
nilai 𝑎 − 𝑏 = 0 − (−2) = 2

181
Program PKB melalui PKP berbasis Zonasi
Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan

C. Refleksi Pembelajaran

Penyempurnaan kegiatan pembelajaran yang saudara lakukan


disempurnakan dengan kegiatan refleksi. Kegiatan refleksi unit pembelajaran
aplikasi turunan pertama fungsi aljabar dimulai dengan merefleksi proses
pembelajaran, peserta didik, penilaian, dan ketercapaian kompetensi dasar.
Adapun refleksi untuk masing masing tersebut saudara lakukan melalui
kegiatan berikut:

1. pada proses pembelajaran saudara melihat kembali, apakah langkah-


langkah aktivitas pembelajaran dan sintar model pembelajaran yang
sudah direncanakan secara tertulis dilaksanakan ketika kegiatan
pembelajaran berlangsung, berikan penilaian ketercapaian dalam
persentase berapa persen dari langkah-langkah tersebut telah terlaksana.

2. pada proses pembelajaran saudara perhatikan peserta didik dalam


melaksanakan aktivitas belajar, apakah sudah sesuai dengan LKPD yang
telah disusun, kemudian berikan penlaian ketercapaian siswa dalam
mengerjakan LKPD dalam persentase. Berapa persen dari LKPD tersebut
siswa laksanakan.

3. pada proses penilaian, saudara perhatikan kesesuaian bentuk soal dengan


Kompetensi dasar (KD) dan IPK, apakah sudah sesuai level kognitif yang
ditetapkan pada masing-masing IPK.

4. tahap akhir refleksi saudara memperhatikan hasil pekerjaan siswa dalam


menyelesaikan soal, apakah sudah memenuhi target KKM, jika belum
mencapai KKM maka belum tercapai target dari kompetensi dasar yang
telah ditetapkan. Buatlah penilaian ketercapaian kompetensi dasar dari
hasil pekerjaan siswa dengan mengacu pada KKM untuk unit aplikasi
turunan pertama fungsi aljabar.

182
Unit Pembelajaran
Aplikasi Turunan Pertama

KESIMPULAN

Isi unit pembelajaran aplikasi turunan pertama ini dimulai dari memaparkan
kompetensi dasar 3.32., yaitu menganalisis keberkaitan turunan pertama
fungsi dengan nilai maksimum, nilai minimum, dan selang kemonotonan
fungsi, serta kemiringan garis singgung kurva dan kompetensi keterampilan
4.32, yaitu Menyelesaikan masalah kontektual yang berkaitan dengan turunan
pertama fungsi aljabar. KD 3.32 setelah diturunkan termasuk dalam ruang
lingkup materi limit fungsi aljabar yang diberikan pada kelas XII SMK. Agar KD
ini dapat terukur, maka diturunkan dalam indikator pencapaian kompetensi.
Setelah di turunkan maka gradasi capaian kompetensi dimulai dari C1, C2, C3,
dan C4. Dengan memperhatikan level kognitif dalam pencapaian kompetensi
ini saudara dituntut mengembangkan kemampuan siswa secara bergradasi
mulai dari pengetahuan, pemahaman, aplikasi sampai penalaran. Sedangkan
kompetensi dasar keterampilan menuntuk saudara memberikan kesempatan
kepada pesertadidik untuk mengembangkan kreativitasnya.

Untuk mencapai tingkat level berpikir tingkat tinggi, peserta didik


memerlukan proses pembelajaran yang relevan. Oleh karena itu secara
berjenjang aktivitas pembelajaran limit fungsi aljabar menggunakan model
pembelajaran saintifik dan discovery learning. Dalam model discovery
learning saudara merekayasa masalah yang harus diselesaikan oleh peserta
didik. Kedua model tersebut disajikan dalam tiga aktivitas pembelajaran.
Untuk menunjang kegiatan aktivitas pembelajaran, peserta didik difasilitasi
dengan lembar kerja peserta didik (LKPD). Dengan LKPD ini diharapkan level
kognitif dalam pembelajaran dapat tersusun dengan baik.

Pada unit ini dikembangkan konten materi sesuai dengan KD yaitu aplikasi
turunan pertama fungsi dengan memaparkan materi mulai dari bagaimana
peserta didik menentukan nilai maksimum dan minimum fungsi, kemudian

183
Program PKB melalui PKP berbasis Zonasi
Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan

menentukan selang interval fungsi naik dan turun, dan menentukan


persamaan garis singging kurva.

Pada unit ini juga disajikan bagian penilaian yang didalamnya menguraikan
soal-soal UN beberapa tahun terakhir serta diberikan cara pembahasan dan
identifikasi terhadap soal-soal UN tersebut. Berdasarkan analisis ditemukan
bahwa tiga tahun terakhir sosl-soal UN hanya pada level kognitif C3, oleh
karena itu saudara harus menyakinkan peserta didik telah mampu pada level
C1, dan C2, yaitu pada level pengetahuan dan pemahaman sebagai jembatan
untuk mencapai level C3 aplikasi. Selain itu saudara juga harus memfasilitasi
soal-soal dengan mengembangkan menjadi soal penalaran atau HOTS.

184
Unit Pembelajaran
Aplikasi Turunan Pertama

UMPAN BALIK

Sebuah proses yang baik harus selalu disertai dengan refleksi terhadap apa
yang telah kita lakukan. Begitu pula untuk mengetahui pemahaman saudara
terhadap unit pembelajaran masalah minimum dan maksimum fungsi,
saudara harus mengisi lembar persepsi pemahaman ini. Dengan mengisi
lembar persepsi pemahaman ini saudara akan mengetahui posisi saudara
dalam memahami unit pembelajaran ini. Oleh karena itu isilah lembar
persepsi diri ini sebagai refleksi saudara terhadap unit pembelajaran masalah
nilai minimum dan nilai maksimum fungsi dengan objektif dan jujur.

Kriteria
No Aspek
1 2 3 4
1 Memahami indikator yang telah
dikembangkan berdasarkan
Kompetensi Dasar
2 Mampu menghubungkan konten
materi dengan fenomena kehidupan
sehari-hari
3 Merasa bahwa tahapan aktivitas
pembelajaran dapat
mengembangkan HOTS peserta
didik
4 Memahami tahapan aktivitas yang
disajikan dngan baik
5 Mampu dengan baik
mengaplikasikan aktivitas
pembelajaran di dalam kelas
6 Memahami dengan baik Lembar
Kerja Peserta Didik yang
dikembangkan
7 Mampu melaksanakan dengan baik
Lembar Kerja Peserta Didik yang
dikembangkan
8 Memahami konten secara
menyeluruh dengan baik
9 Memahami prosedur penyusunan
soal HOTS dengan baik

185
Program PKB melalui PKP berbasis Zonasi
Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan

10 Mampu membahas soal HOTS yang


disajikan dengan tepat
Jumlah
Jumlah Total

Keterangan Pedoman penskoran


1= tidak menguasai
2 = cukup menguasai Jumlah Total x 100
Skor =
3 = menguasai 40
4 = sangat menguasai

Keterangan Umpan Balik

Skor Umpan Balik


< 70 Masih banyak yang belum dipahami, diantara konten,
cara membelajarkan, mengembangkan penilaian dan
melaksanakan penilaian berorientasi HOTS. Saudara
membaca ulang unit ini dan mendiskusikannya dengan
fasilitator di MGMP sampai saudara memahaminya.

70 - 79 Masih ada yang belum dipahami dengan baik, di antara


konten, cara membelajarkan, mengembangkan
penilaian dan melaksanakan penilaian berorientasi
HOTS. Saudara perlu mendiskusikan bagian yang belum
dipahami dengan fasilitator atau teman lain di MGMP

80 - 89 Memahami konten, cara membelajarkan,


mengembangkan penilaian dan melaksanakan
penilaian berorientasi HOTS dengan baik.

186
Unit Pembelajaran
Aplikasi Turunan Pertama

187
Unit Pembelajaran
PROGRAM PENGEMBANGAN KEPROFESIAN BERKELANJUTAN (PKB)
MELALUI PENINGKATAN KOMPETENSI PEMBELAJARAN (PKP)
BERBASIS ZONASI

MATA PELAJARAN MATEMATIKA


SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN
(SMK)

Integral Tak Tentu


dan Tertentu
Penulis:
Dr. Joko Soebagyo, M.Pd

Penyunting:
Iwan Gunawan, M.Pd., M.PMat

Desainer Grafis dan Ilustrator:


TIM Desain Grafis

Copyright © 2019
Direktorat Pembinaan Guru Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus
Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan

Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang


Dilarang mengopi sebagian atau keseluruhan isi buku ini untuk kepentingan komersial
tanpa izin tertulis dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Unit Pembelajaran
Integral Tak Tentu dan Tentu

DAFTAR ISI

Hal

DAFTAR ISI _________________________________ 191


DAFTAR GAMBAR_____________________________ 193
DAFTAR TABEL ______________________________ 193
PENDAHULUAN ______________________________ 194
KOMPETENSI DASAR DAN PERUMUSAN IPK ________ 195
A. Kompetensi Dasar dan Target Kompetensi _____________________________ 195
B. Indikator Pencapaian Kompetensi ______________________________________ 195
APLIKASI DI DUNIA NYATA ____________________ 197
A. Integral Tak Tentu ________________________________________________________ 197
1. Masalah Gerak (Motion) ___________________________________________________ 197
2. Masalah Kelistrikan 1 ______________________________________________________ 199
3. Masalah Kelistrikan 2 ______________________________________________________ 201
B. Integral Tertentu __________________________________________________________ 202
1. Masalah Teknik Elektro ____________________________________________________ 202
2. Masalah Gerak (Motion) ___________________________________________________ 203
3. Masalah Sentroid (Mekanik) ______________________________________________ 204
4. Masalah Gaya Akibat Tekanan Fluida _____________________________________ 207
5. Masalah Panjang Kurva ____________________________________________________ 209
SOAL-SOAL UN/USBN _________________________ 211
A. Integral Tak Tentu ________________________________________________________ 211
1. Soal UN Tahun 2015 _______________________________________________________ 211
2. Soal UN Tahun 2016 _______________________________________________________ 212
3. Soal UN Tahun 2017 _______________________________________________________ 213
4. Soal UN Tahun 2019 _______________________________________________________ 214
B. Integral Tentu _____________________________________________________________ 215
1. Soal UN Tahun 2015 _______________________________________________________ 215
2. Soal UN Tahun 2016 _______________________________________________________ 216

191
Program PKB melalui PKP berbasis Zonasi
Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan

3. Soal UN Tahun 2017 _______________________________________________________ 217


BAHAN PEMBELAJARAN ________________________ 218
A. Aktivitas Pembelajaran (12 JP)__________________________________________ 218
Aktivitas 1 (6 JP) _________________________________________________________________ 218
Aktivitas 2 (6 JP) _________________________________________________________________ 222
B. Lembar Kerja Peserta Didik _____________________________________________ 225
Lembar Kerja Peserta Didik 1 ___________________________________________________ 225
Lembar Kerja Peserta Didik 2 ___________________________________________________ 228
C. Bahan Bacaan _____________________________________________________________ 231
1. Integral Tak Tentu _________________________________________________________ 231
2. Integral Tertentu ___________________________________________________________ 233
PENGEMBANGAN PENILAIAN ____________________ 237
A. Pembahasan Soal-soal UN _______________________________________________ 237
1. Soal UN Tahun 2015 No. 36 _______________________________________________ 237
2. Soal UN Tahun 2015 No. 37 _______________________________________________ 237
3. Soal UN Tahun 2016 No. 39 _______________________________________________ 238
4. Soal UN Tahun 2016 No. 38 _______________________________________________ 238
5. Soal UN Tahun 2017 No. 39 _______________________________________________ 239
6. Soal UN Tahun 2017 No. 40 _______________________________________________ 239
7. Soal UN Tahun 2019 No. 36 _______________________________________________ 240
B. Pengembangan Soal HOTS _______________________________________________ 241
C. Pengembangan Refleksi Pembelajaran _________________________________ 244
1. Refleksi Komponen ___________________________________________________________ 244
2. Refleksi Menyeluruh __________________________________________________________ 246
KESIMPULAN ________________________________ 249
UMPAN BALIK _______________________________ 250
DAFTAR PUSTAKA ____________________________ 252

192
Unit Pembelajaran
Integral Tak Tentu dan Tentu

DAFTAR GAMBAR

Hal

Gambar 1. Grafik Perpindahan ................................................................................. 198


Gambar 2. Grafik Kecepatan...................................................................................... 198
Gambar 3. Grafik Percepatan .................................................................................... 198
Gambar 4. Rangkaian Tegangan Listrik Melalui Kapasitor ........................... 199
Gambar 5. Sentroid Pelat Tipis dan Rata ............................................................. 204
Gambar 6. Koordinat Sentroid Plat Tipis ............................................................. 205
Gambar 7. Plat Terendam di Dalam Air ................................................................ 207
Gambar 8. Pintu Air Bendungan .............................................................................. 207
Gambar 9. Panjang Kurva Halus Kontinu............................................................. 209
Gambar 10. Kurva 𝑦 = 𝑥 3/2 .......................................................................................... 210

DAFTAR TABEL

Hal

Tabel 1. Kompetensi Dasar dan Perumusan IPK _____________________________ 195


Tabel 2. Indikator Pencapaian Kompetensi___________________________________ 195
Tabel 3. Indikator Pencapaian Kompetensi Aktivitas 1 ______________________ 218
Tabel 4. Indikator Pencapaian Kompetensi Aktivitas 2______________________ 222

193
Program PKB melalui PKP berbasis Zonasi
Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan

PENDAHULUAN

Konsep integral tak tentu dan tentu menjadi materi dengan tingkat
kebergunaan yang cukup signifikan, mulai dari menjadi materi prasyarat bagi
materi penentuan luas daerah dan volume benda putar, sampai dengan
kalkulus lanjut.

Integral tak tentu dan tentu merupakan pengembangan dari limit dan
diferensial yang sudah dipelajari pada pertemuan sebelumnya, dan juga
pengembangan dari materi fisika, mulai dari melakukan perhitungan
perubahan kecepatan dan hukum Newton kedua.

Konsep persamaan linear dua variabel dalam masalah kontekstual terdapat


dalam KD Pengetahuan 3.33 yaitu menentukan nilai integral tak tentu dan
tertentu fungsi aljabar. Inti dari KD 3.33 adalah memberikan pondasi integral
kalkulus sederhana, sehingga diharapkan dapat membantu memudahkan
memecahkan permasalahan kontekstual terkait integral tak tentu dan tentu,
dan memberikan pondasi prasyarat untuk materi matematika tingkat lanjut.

Begitu pula, pada KD Keterampilan 4.33 menyelesaikan masalah yang


berkaitan dengan integral tak tentu dan tertentu fungsi aljabar merupakan
tindak lanjut dari KD 3.33 Pengetahuan, dengan harapan perolehan
pengetahuan dapat dibarengi dengan perolehan keterampilan yang sesuai.

194
Unit Pembelajaran
Integral Tak Tentu dan Tentu

KOMPETENSI DASAR DAN PERUMUSAN IPK

A. Kompetensi Dasar dan Target Kompetensi

Sub unit pembelajaran ini dikembangkan berdasarkan Kompetensi Dasar


kelas XII:
Tabel 1. Kompetensi Dasar dan Perumusan IPK
Kompetensi Dasar Target Kompetensi Kelas
3.33 Menentukan nilai integral  Menentukan nilai integral
tak tentu dan tertentu tak tentu fungsi aljabar
XII
fungsi aljabar  Menentukan nilai integral
tertentu fungsi aljabar
4.33 Menyelesaikan masalah Memecahkan masalah yang
yang berkaitan dengan berkaitan dengan integral
XII
integral tak tentu dan tak tentu dan tertentu fungsi
tertentu fungsi aljabar aljabar

B. Indikator Pencapaian Kompetensi

Tabel 2. Indikator Pencapaian Kompetensi


Pengetahuan Keterampilan
3.33 Menentukan nilai integral 4.33 Menyelesaikan masalah yang
tak tentu dan tertentu fungsi berkaitan dengan integral
aljabar tak tentu dan tertentu fungsi
aljabar
IPK Pendukung
3.33.1 Menghitung nilai integral tak 4.33.1 Mengidentifikasi masalah
tentu fungsi aljabar yang berkaitan dengan
3.33.2 Menghitung nilai integral integral tak tentu fungsi
tertentu fungsi aljabar aljabar
4.33.2 Mengidentifikasi masalah
yang berkaitan dengan
integral tertentu fungsi
aljabar
IPK Kunci
3.33.3 Menentukan integral tak 4.33.3 Menyelesaikan masalah yang
tentu fungsi aljabar berkaitan dengan integral
3.33.4 Menentukan nilai integral tak tentu fungsi aljabar
tertentu fungsi aljabar 4.33.4 Menyelesaikan masalah yang
berkaitan dengan integral
tertentu fungsi aljabar

195
Program PKB melalui PKP berbasis Zonasi
Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan

IPK Pengayaan
3.33.5 Menjustifikasi langkah- 4.33.5 Memvalidasi langkah-
langkah penyelesaian langkah penyelesaian
masalah integral tak tentu masalah yang berkaitan
fungsi aljabar dengan integral tak tentu
3.33.6 Menjustifikasi langkah- fungsi aljabar
langkah penyelesaian 4.33.6 Memvalidasi langkah-
masalah integral tertentu langkah penyelesaian
fungsi aljabar masalah yang berkaitan
dengan integral tertentu
fungsi aljabar

196
Unit Pembelajaran
Integral Tak Tentu dan Tentu

APLIKASI DI DUNIA NYATA

A. Integral Tak Tentu

Kegunaan integral tak tentu cukup banyak, diantaranya adalah untuk


menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan gerak, kelistrikan, dan teknik
elektro.

1. Masalah Gerak (Motion)

Pada masalah kecepatan kita melihat bahwa kecepatan 𝑣 yang bergerak dari
suatu titik didefinisikan sebagai laju perubahan perpindahan 𝑠 dari titik
tersebut (Calter, Calter, Wraight, & White, 2016). Dengan demikian
𝑑𝑠
kecepatannya sama dengan turunan dari perpindahan, atau 𝑣 = 𝑑𝑡 . Sekarang

kita membalikkan proses dan menemukan perpindahan ketika diberi


kecepatan. Karena 𝑑𝑠 = 𝑣 𝑑𝑡, mengintegrasikan memberikan persamaan
berikut:
Perpindahan:
𝑠 = ∫ 𝑣 𝑑𝑡
Serupa dengan perpindahan, percepatan 𝑎 sama dengan turunan dari
𝑑𝑣
kecepatan atau 𝑎= , sehingga 𝑑𝑣 = 𝑎 𝑑𝑡 dan mengintegrasikan
𝑑𝑡

memberikan persamaan berikut:


Kecepatan Sesaat:
𝑣 = ∫ 𝑎 𝑑𝑡

Perhatikan contoh berikut :


Suatu partikel bergerak dengan percepatan konstan 4 m/𝑠 2 . Ia memiliki
kecepatan awal 6 m/s dan perpindahan awal 2 m. Temukan persamaan untuk
kecepatan dan perpindahan, dan grafik perpindahan, kecepatan, dan
percepatan untuk t = 0 hingga 10 s.

197
Program PKB melalui PKP berbasis Zonasi
Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan

Penyelesaian:
𝑑𝑣
Diberikan 𝑎 = = 4, sehingga:
𝑑𝑡

𝑣 = ∫ 4 𝑑𝑡 = 4𝑡 + 𝐶1

Karena 𝑣 = 6 m/s ketika 𝑡 = 0, maka diperoleh 𝐶1 = 6, jadi:


𝑣 = 4𝑡 + 6 m/s
𝑑𝑠
Kemudian, karena 𝑣 = 𝑑𝑡 , maka:

𝑑𝑠 = (4𝑡 + 6)𝑑𝑡
Dengan mengintegralkan diperoleh:
𝑠 = 2𝑡 2 + 6𝑡 + 𝐶2
Karena perpindahan awal 2 m ketika 𝑡 = 0, maka diperoleh 𝐶2 = 2, jadi:
𝑠 = 2𝑡 2 + 6𝑡 + 2 m

Gambar 1. Grafik Perpindahan Gambar 2. Grafik Kecepatan

Gambar 3. Grafik Percepatan

198
Unit Pembelajaran
Integral Tak Tentu dan Tentu

2. Masalah Kelistrikan 1

Aplikasi integral tak tentu berikutnya berasal dari bidang listrik. Menurut
definisi, arus 𝑖 dalam rangkaian listrik sama dengan laju waktu perubahan
muatan 𝑞 (dalam coulomb) yang melewati titik tertentu dalam rangkaian, atau
secara matematis (Washington & Evans, 2018):
𝑑𝑞
𝑖=
𝑑𝑡
Bentuk di atas dapat dituliskan kembali menjadi 𝑑𝑞 = 𝑖 𝑑𝑡, dan
mengintegrasikan kedua sisi, diperoleh:
𝑞 = ∫ 𝑖 𝑑𝑡
Sekarang, tegangan listrik 𝑉𝐶 melalui sebuah kapasitor dengan kapasitas 𝐶
𝑞
seperti pada Gambar 1 adalah 𝑉𝐶 = . Dengan mengkombinasikan kedua
𝐶
persamaan, maka diperoleh:
1
𝑉𝐶 = ∫ 𝑖 𝑑𝑡
𝐶
Dimana 𝑉𝐶 dalam satuan volt, 𝐶 dalam faraday, 𝑖 dalam ampere, dan 𝑡 dalam
detik (second).

Gambar 4. Rangkaian Tegangan Listrik Melalui Kapasitor

Perhatikan contoh berikut:


Suatu kapasitor dilalui tegangan listrik sebesar 100 V. Saat ini, arus 𝑖 =
1
0,06𝑡 2 dikirim melalui rangkaian listrik. Setelah 0,25 s, tegangan yang
melintasi kapasitor adalah 140 V. Berapa kapasitansi dari kapasitor tersebut?

199
Program PKB melalui PKP berbasis Zonasi
Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan

Penyelesaian:
1
Substitusi 𝑖 ke dalam 𝑉𝐶 = 𝐶 ∫ 𝑖 𝑑𝑡, diperoleh:
1 1
1 0,06
𝑉𝐶 = 𝐶 ∫ (0,06𝑡 2 ) 𝑑𝑡 = ∫ 𝑡 2 𝑑𝑡
𝐶
1
1
= 𝐶 ∫ (0,06𝑡 ) 𝑑𝑡 2

1
0,06
= ∫ 𝑡 2 𝑑𝑡
𝐶
0,04 3
= 𝑡 2 + 𝐶1
𝐶

Dari informasi yang ada pada soal, diketahui bahwa 𝑉𝐶 = 100 V ketika 𝑡 = 0,
maka diperoleh 𝐶1 = 100 V. Sehingga:
0,04 3
𝑉𝐶 = 𝑡 2 + 100
𝐶
Dari soal juga diketahui bahwa 𝑉𝐶 = 140 V ketika 𝑡 = 0,25 s, maka diperoleh:
0,04 3
140 = (0,25)2 + 100
𝐶
Dan diperoleh 𝐶 = 1,25 × 10−4 Faraday atau 𝐶 = 125𝜇𝐹.

200
Unit Pembelajaran
Integral Tak Tentu dan Tentu

3. Masalah Kelistrikan 2

Menurut definisi, tegangan listrik yang melalui induktor diberikan dengan


formula:
𝑑𝑖
𝑉=𝐿
𝑑𝑡
Dimana 𝐿 adalah induktan dalam satuan henrys (H). Dari bentuk di atas dapat
diubah menjadi:
1
𝑑𝑖 = 𝑉 𝑑𝑡
𝐿
Dengan mengintegralkan kedua ruas diperoleh:
1
𝑖= ∫ 𝑉 𝑑𝑡
𝐿

Perhatikan contoh berikut:


Suatu tegangan listrik yang melalui induktor dengan nilai induktan 10,6 H
adalah 𝑉 = √3𝑡 + 25,4 Volt. Tentukan besar arus listrik dalam induktor pada
saat waktu 5,25 s jika arus awalnya 6,15 A!

Penyelesaian:
1
𝑖 = 10,6 ∫ √3𝑡 + 25,4 𝑑𝑡
1
1
= 0,09434 (3) ∫ (3𝑡 + 25,4)2 (3 𝑑𝑡)
3
= 0,0210(3𝑡 + 25,4)4 + 𝐶1
Karena 𝑖 = 6,15 A ketika 𝑡 = 0, maka 𝐶1 = 3,46 A. Sehingga diperoleh:
3
𝑖 = 0,0210(3𝑡 + 25,4)4 + 3,46
Maka pada saat 𝑡 = 5,25 s, diperoleh:
3
𝑖 = 0,0210(3(5,25) + 25,4)4 + 3,46 = 9,00 A.

201
Program PKB melalui PKP berbasis Zonasi
Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan

B. Integral Tertentu

1. Masalah Teknik Elektro

Suatu sirkuit listrik mengandung induktansi 𝐿 = 0,5 henry dan resistansi 𝑟 =


20 ohm. Pada saat 𝑡 = 0 arus 𝑖 = 0,6 amp. Diberikan, dari teknik elektro,
𝑑𝑖
bahwa 𝐿 (𝑑𝑡) + 𝑟𝑖 = 0 (untuk masalah ini), menunjukkan bahwa arus 𝑖 pada

waktu 𝑡 = 0,01 s diberikan oleh integral tentu (Cell, 1943):

𝑖 0,01
𝑑𝑖
∫ = −40 ∫ 𝑑𝑡
0,6 𝑖 0

Tentukan nilai 𝑖!

Penyelesaian:

𝑖 0,01
𝑑𝑖
∫ = −40 ∫ 𝑑𝑡
0,6 𝑖 0
𝑖
𝑑𝑖
∫ = −0,4
0,6 𝑖

ln 𝑖 − ln 0,6 = −0,4
ln 𝑖 = −0,911
Maka 𝑖 = 0,402 A.

202
Unit Pembelajaran
Integral Tak Tentu dan Tentu

2. Masalah Gerak (Motion)

Menurut Hukum Newton kedua, gaya berelasi dengan momentum p dengan


formula:
𝑑𝑝
𝐹=
𝑑𝑡
Dari bentuk di atas dapat diubah menjadi:
𝑑𝑝 = 𝐹 𝑑𝑡
Dengan mengintegralkan kedua ruas diperoleh:
𝑝 = ∫ 𝐹 𝑑𝑡

Perhatikan contoh berikut:


Gaya yang mengeluarkan proyektil dari sebuah pistol berubah seiring waktu
setelah penembakan sesuai dengan persamaan (Cell, 1943):
4,35
𝐹=
(0,05 + 𝑡)4
𝐹 dalam satuan lbf dan t dalam sekon.
Total "momentum" yang diberikan proyektil (momentum didefinisikan
sebagai massa kali kecepatan) selama 0,04 detik yang diperlukan agar
proyektil melewati lubang pistol diperoleh dengan mengevaluasi integral
tentu berikut:
𝑡2 0,04
4,35
𝑝 = ∫ 𝐹 𝑑𝑡 = ∫ 𝑑𝑡
𝑡1 0 (0,05 + 𝑡)4

Tentukan besar momentum!


Penyelesaian:
𝑡2 0,04
4,35
𝑝 ∫ 𝐹 𝑑𝑡 = ∫ 𝑑𝑡
𝑡1 0 (0,05 + 𝑡)4
𝑡2
∫ 𝐹 𝑑𝑡 = 9610,97
𝑡1

Maka momentum yang diberikan ≈ 9610 lbfs.

203
Program PKB melalui PKP berbasis Zonasi
Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan

3. Masalah Sentroid (Mekanik)

Dalam studi mekanika, properti yang sangat penting dari sebuah objek adalah
pusat massanya. Pada bagian ini, kita akan mencar penjelasan arti pusat massa
dan kemudian menunjukkan bagaimana integrasi digunakan untuk
menentukan pusat massa untuk daerah dan padatan revolusi.

Jika suatu massa 𝑚 pada jarak 𝑑 dari titik tertentu 𝑂, momen dari massa 𝑂
didefinisikan sebagai 𝑚𝑑. Jika beberapa massa 𝑚1 , 𝑚2 , … , 𝑚𝑛 berada pada
jarak 𝑑1 , 𝑑2 , … , 𝑑𝑛 , masing-masing, dari titik 𝑂, total momen (sebagai
kelompok) 𝑂 didefinisikan sebagai 𝑚1 𝑑1 + 𝑚2 𝑑2 + … + 𝑚𝑛 𝑑𝑛 . Pusat massa
adalah titik 𝑑 unit dari 𝑂 di mana semua massa dapat terkonsentrasi untuk
mendapatkan momen total yang sama. Oleh karena itu 𝑑 didefinisikan oleh
persamaan:
𝑚1 𝑑1 + 𝑚2 𝑑2 + … + 𝑚𝑛 𝑑𝑛 = (𝑚1 + 𝑚2 + … + 𝑚𝑛 )𝑑

Jika pelat tipis dan rata menutupi daerah yang dibatasi oleh 𝑦1 = 𝑓1 (𝑥), 𝑦2 =
𝑓2 (𝑥), 𝑥 = 𝑎 dan 𝑥 = 𝑏 seperti yang ditunjukkan pada Gambar 2, momen dari
massa elemen area sekitar sumbu 𝑦 diberikan oleh (𝑘𝑑𝐴)𝑥, di mana 𝑘 adalah
massa per satuan luas.

Gambar 5. Sentroid Pelat Tipis dan Rata

Dalam ekspresi ini, 𝑘𝑑𝐴 adalah massa elemen, dan 𝑥 adalah jaraknya (lengan
momen) dari sumbu 𝑦. Elemen 𝑑𝐴 dapat ditulis sebagai (𝑦2 − 𝑦1 )𝑑𝑥, yang
berarti bahwa momen tersebut dapat ditulis 𝑘𝑥(𝑦2 − 𝑦1 )𝑑𝑥. Jika kita

204
Unit Pembelajaran
Integral Tak Tentu dan Tentu

kemudian meringkas momen semua elemen dan menyatakan ini sebagai


integral (yang, tentu saja, berarti penjumlahan), kita memiliki:
𝑏
𝑘 ∫ 𝑥(𝑦2 − 𝑦1 )𝑑𝑥
𝑎

Jika kita menganggap semua massa pelat terkonsentrasi pada satu titik 𝑥 unit
dari sumbu 𝑦, momennya adalah (𝑘𝐴)𝑥, di mana 𝑘𝐴 adalah massa seluruh
pelat dan 𝑥 adalah jarak pusat massa dari sumbu 𝑦. Dengan diskusi
sebelumnya, kedua ungkapan ini harus sama. Ini berarti :
𝑏
𝑘 ∫ 𝑥(𝑦2 − 𝑦1 )𝑑𝑥 = 𝑘𝐴𝑥
𝑎

Karena 𝑘 muncul di setiap sisi persamaan, kami membaginya (kita


mengasumsikan bahwa massa per satuan luas adalah konstan). Area A
ditemukan oleh integral:
𝑏
∫ (𝑦2 − 𝑦1 )𝑑𝑥
𝑎

Oleh karena itu, koordinat 𝑥 dari pusat massa lempeng diberikan oleh:
𝑏
∫𝑎 𝑥(𝑦2 − 𝑦1 )𝑑𝑥
𝑥= 𝑏
∫𝑎 (𝑦2 − 𝑦1 )𝑑𝑥
Perhatikan contoh berikut:
Temukan koordinat centroid dari plat tipis yang menutupi wilayah yang
dibatasi oleh parabola 𝑦 = 𝑥 2 dan garis 𝑦 = 4 seperti pada gambar .3

Gambar 6. Koordinat Sentroid Plat Tipis

205
Program PKB melalui PKP berbasis Zonasi
Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan

Penyelesaian:

Kurva yang terbentuk adalah parabola yang porosnya adalah sumbu 𝑦.


[Karena wilayahnya simetris dengan sumbu−𝑦, centroid harus berada pada
sumbu ini. ] Ini berarti bahwa koordinat 𝑥 dari centroid adalah nol, atau 𝑥 = 0.
Untuk menemukan koordinat 𝑦 dari centroid, kita peroleh:

4 4
∫0 𝑦(2𝑥)𝑑𝑦 ∫0 𝑦(2√𝑦)𝑑𝑦
𝑦= 4 = 4
∫0 2𝑥 𝑑𝑦 ∫0 2√𝑦 𝑑𝑦
5 4
4 3 2
2 ∫0 𝑦 2 𝑑𝑦 [(5) 𝑦 2 ]
0
𝑦= = 4
4 1 2 3
2 ∫0 𝑦 2 𝑑𝑦 [(3) 𝑦 ] 2
0
2
(32) 128 3 12
𝑦 = 52 = × =
(8) 5 32 5
5
12
Maka koordinat sentroid adalah (0, 5 ). Pelat ini akan seimbang jika satu

penyangga runcing diletakkan di bawah titik ini.

206
Unit Pembelajaran
Integral Tak Tentu dan Tentu

4. Masalah Gaya Akibat Tekanan Fluida

Aplikasi integrasi berikutnya berkaitan dengan gaya akibat tekanan cairan.


Gaya 𝐹 pada area 𝐴 dengan kedalaman ℎ dalam cairan dengan densitas 𝑤
adalah 𝐹 = 𝑤ℎ𝐴. Misal kita asumsikan bahwa pelat yang ditunjukkan pada
Gambar. 4 terendam secara vertikal dalam air.

Gambar 7. Plat Terendam di Dalam Air

Menggunakan integrasi untuk menjumlahkan gaya pada elemen-elemen area,


gaya total pada pelat diberikan oleh:
𝑏
𝐹 = 𝑤 ∫ 𝑙ℎ 𝑑ℎ
𝑎

Di mana, 𝑙 adalah panjang elemen area, ℎ adalah kedalaman elemen area, 𝑤


adalah berat per satuan volume cairan, 𝑎 adalah kedalaman bagian atas, dan 𝑏
adalah kedalaman bagian bawah area di mana gaya diberikan.

Perhatikan contoh berikut:


Pintu air bendungan persegi panjang vertikal selebar 5,00 kaki dan tinggi 4,00
kaki. Temukan kekuatan di pintu air jika tepi atasnya 3,00 kaki di bawah
permukaan air. Lihat Gambar 5.

Gambar 8. Pintu Air Bendungan

207
Program PKB melalui PKP berbasis Zonasi
Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan

Penyelesaian:

Setiap elemen dari area pintu banjir memiliki panjang 5,00 kaki, yang berarti
bahwa 𝑙 = 5,00 kaki. Karena bagian atas gerbang adalah 3,00 kaki di bawah
permukaan, 𝑎 = 3,00 kaki, dan karena gerbang tingginya 4,00 kaki, 𝑏 = 7,00
kaki. Menggunakan 𝑤 = 62,4 lb / kaki 3, kita memiliki gaya di gerbang sebesar:

7,00
𝐹 = 62,4 ∫ 5,00ℎ 𝑑ℎ
3,00

7,00
𝐹 = 312 ∫ ℎ 𝑑ℎ
3,00

𝐹 = [156ℎ2 ]7,00
3,00

𝐹 = 156(49,00 − 9,00)

𝐹 = 6240 lb

208
Unit Pembelajaran
Integral Tak Tentu dan Tentu

5. Masalah Panjang Kurva

Salah satu aplikasi integral tertentu yang jarang diketahui adalah menghitung
panjang suatu kurva antara dua titik, dimana bentuk kurva di “tarik”
mendekati garis lurus kemudian diukur panjangnya (Washington & Evans,
2018). Sebagai ilustrasi perhatikan gambar berikut.

Gambar 9. Panjang Kurva Halus Kontinu

Pada Gambar 9, kita dapat berpikir bahwa kurva terbentuk dari banyak
segmen garis pendek dengan panjang Δ𝑠. Dengan menggunakan teorema
Pythagoras diperoleh:

(Δ𝑠)2 ≈ (Δ𝑥)2 + (Δ𝑦)2

Dengan membagi kedua ruas dengan (Δ𝑥)2 diperoleh:

(Δ𝑠)2 (Δ𝑦)2
≈1+
(Δ𝑥)2 (Δ𝑥)2

Kemudian kedua ruas di akarkan, diperoleh:

Δ𝑠 (Δ𝑦)2
≈ √1 +
Δ𝑥 (Δ𝑥)2

209
Program PKB melalui PKP berbasis Zonasi
Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan

Misalkan banyaknya segmen garis pendek dari kurva mendekati tak hingga
dimana Δ𝑥 mendekati nol, maka diperoleh:

𝑑𝑠 Δ𝑠 𝑑𝑦 2
= lim √
= 1+( )
𝑑𝑥 Δ𝑥→0 Δ𝑥 𝑑𝑥
Atau

𝑑𝑦 2
𝑑𝑠 = √1 + ( ) 𝑑𝑥
𝑑𝑥
Dengan mengintegralkan kedua ruas diperoleh:

𝑏
𝑑𝑦 2
𝑠 = ∫ √1 + ( ) 𝑑𝑥
𝑎 𝑑𝑥
Sebagai contoh:
3
Tentukan panjang kurva 𝑦 = 𝑥 2 dari 𝑥 = 0 sampai 𝑥 = 4 seperi pada Gambar
10.

3
Gambar 10. Kurva 𝑦 = 𝑥 2

Jika Saudara memahami materi integral tertentu dengan baik, maka


jawabannya adalah 9.07.

210
Unit Pembelajaran
Integral Tak Tentu dan Tentu

SOAL-SOAL UN/USBN

A. Integral Tak Tentu

1. Soal UN Tahun 2015

No. Soal UN Tahun 2015


36 ∫ 2𝑥 2 (4𝑥
− 1)𝑑𝑥 = …
2
A. 2𝑥 4 + 3 𝑥 3 + 𝐶 D. 2𝑥 4 − 2𝑥 2 + 𝐶
2 2
B. 2𝑥 4 − 𝑥 3 + 𝐶 E. 2𝑥 4 − 𝑥 3 + 𝐶
3 3
3 3
C. 2𝑥 − 4
𝑥 +𝐶
2
Identifikasi
Kelas / Semester : X dan I
Level Kognitif : C3
Indikator yang 3.33.3 Menentukan integral tak tentu
:
bersesuaian fungsi aljabar
Diketahui : ∫ 2𝑥 2 (4𝑥 − 1)𝑑𝑥
Ditanyakan : Integral tak tentu
Materi yang dibutuhkan : Integral tak tentu

211
Program PKB melalui PKP berbasis Zonasi
Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan

2. Soal UN Tahun 2016

No. Soal UN Tahun 2016


39 ∫ 6𝑥(2𝑥 2 + 3𝑥 + 4)𝑑𝑥 = …
A. 12𝑥 3 + 18𝑥 2 + 34𝑥 + 𝐶 D. 4𝑥 4 + 6𝑥 3 + 12𝑥 2 + 𝐶
B. 12𝑥 3 + 18𝑥 2 + 24𝑥 + 𝐶 E. 12𝑥 4 + 6𝑥 3 + 12𝑥 2 + 𝐶
C. 3𝑥 4 + 6𝑥 3 + 12𝑥 2 + 𝐶
Identifikasi
Kelas / Semester : X dan I
Level Kognitif : C3
Indikator yang 3.33.3 Menentukan integral tak tentu
:
bersesuaian fungsi aljabar
Diketahui : ∫ 6𝑥(2𝑥 2 + 3𝑥 + 4)𝑑𝑥
Ditanyakan : Integral tak tentu
Materi yang dibutuhkan : Integral tak tentu

212
Unit Pembelajaran
Integral Tak Tentu dan Tentu

3. Soal UN Tahun 2017

No. Soal UN Tahun 2017


39 1 2
Nilai ∫ (3𝑥 2 + 2) 𝑑𝑥 adalah …
9 1 9 1
A. 𝑥5 + 𝑥2 + 4 𝑥 + 𝐶 D. 𝑥5 + 𝑥3 + 4 𝑥 + 1 + 𝐶
5 5
9 5 1 9 1
B. 𝑥 + 𝑥3 + 4 𝑥 + 𝐶 E. 𝑥5 + 𝑥3 + 4 𝑥2 + 2 + 𝐶
5 5
9 5 1
C. 𝑥 + 𝑥3 + 4 𝑥2 + 𝐶
5
Identifikasi
Kelas / Semester : X dan I
Level Kognitif : C3
Indikator yang 3.33.3 Menentukan integral tak tentu
:
bersesuaian fungsi aljabar
1 2
Diketahui : ∫ (3𝑥 2 + 2) 𝑑𝑥
Ditanyakan : Integral tak tentu
Materi yang dibutuhkan : Integral tak tentu

213
Program PKB melalui PKP berbasis Zonasi
Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan

4. Soal UN Tahun 2019

No. Soal UN Tahun 2019


36 1 2
Nilai ∫ (3 𝑥 3 − 3 𝑥 2 + 3𝑥 + 2) 𝑑𝑥 adalah …
4 2 3
A. 𝑥 4 − 3 𝑥 3 + 2 𝑥 2 + 2𝑥 + 𝐶
3
1 2 3
B. 𝑥 4 − 9 𝑥 3 + 2 𝑥 2 + 2𝑥 + 𝐶
12
1 2
C. 𝑥 4 − 9 𝑥 3 + 6𝑥 2 + 2𝑥 + 𝐶
12
1 2
D. 𝑥 4 − 9 𝑥 3 + 3𝑥 + 2 + 𝐶
12
4
E. 𝑥 − 3 𝑥 + 3 + 𝐶
2

Identifikasi
Kelas / Semester : X dan I
Level Kognitif : C3
Indikator yang 3.33.3 Menentukan integral tak tentu
:
bersesuaian fungsi aljabar
1 2
Diketahui : ∫ (3 𝑥 3 − 3 𝑥 2 + 3𝑥 + 2) 𝑑𝑥
Ditanyakan : Integral tak tentu
Materi yang dibutuhkan : Integral tak tentu

214
Unit Pembelajaran
Integral Tak Tentu dan Tentu

B. Integral Tentu

1. Soal UN Tahun 2015

No. Soal UN Tahun 2015


37 Nilai
3
∫2 (3𝑥 2 + 6𝑥 + 4) 𝑑𝑥 adalah …
A. 28 C. 48 E. 58
B. 38 D. 53

Identifikasi
Kelas / Semester : X dan I
Level Kognitif : C3
Indikator yang 3.33.4 Menentukan nilai integral tertentu
:
bersesuaian fungsi aljabar
3
Diketahui : ∫ (3𝑥 2 + 6𝑥 + 4) 𝑑𝑥
2
Ditanyakan : Nilai Integral tentu
Materi yang dibutuhkan : Integral tentu

215
Program PKB melalui PKP berbasis Zonasi
Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan

2. Soal UN Tahun 2016

No. Soal UN Tahun 2016


38 Nilai
2
∫−1(2𝑥 2 + 4𝑥 + 5) 𝑑𝑥 adalah …
A. 29 C. 27 E. 24
B. 28 D. 25

Identifikasi
Kelas / Semester : X dan I
Level Kognitif : C3
Indikator yang 3.33.4 Menentukan nilai integral tertentu
:
bersesuaian fungsi aljabar
2
Diketahui : ∫−1(2𝑥 2 + 4𝑥 + 5) 𝑑𝑥
Ditanyakan : Nilai Integral tentu
Materi yang dibutuhkan : Integral tentu

216
Unit Pembelajaran
Integral Tak Tentu dan Tentu

3. Soal UN Tahun 2017

No. Soal UN Tahun 2017


40 Nilai
0
∫−1 (2
1
− 3𝑥 − 2 𝑥 2 ) 𝑑𝑥 adalah …
10 20 25
A. C. E.
3 3 3
11 22
B. D.
3 3

Identifikasi
Kelas / Semester : X dan I
Level Kognitif : C3
Indikator yang 3.33.4 Menentukan nilai integral tertentu
:
bersesuaian fungsi aljabar
0 1
Diketahui : ∫−1 (2 − 3𝑥 − 2 𝑥 2 ) 𝑑𝑥
Ditanyakan : Nilai Integral tentu
Materi yang dibutuhkan : Integral tentu

217
Program PKB melalui PKP berbasis Zonasi
Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan

BAHAN PEMBELAJARAN

A. Aktivitas Pembelajaran (12 JP)

Bagian ini merupakan rincian kegiatan pembelajaran yang dapat dilakukan


guru dan peserta didik untuk mencapai kompetensi pada materi intergral tak
tentu dan tentu.

Aktivitas 1 (6 JP)

Tabel 3. Indikator Pencapaian Kompetensi Aktivitas 1


Pengetahuan Keterampilan
3.33 Menentukan nilai integral 4.33 Menyelesaikan masalah yang
tak tentu dan tertentu fungsi berkaitan dengan integral
aljabar tak tentu dan tertentu fungsi
aljabar
Indikator Pendukung Indikator Pendukung
3.33.1 Menghitung nilai integral tak 4.33.1 Mengidentifikasi masalah
tentu fungsi aljabar yang berkaitan dengan
integral tak tentu fungsi
aljabar
Indikator Kunci Indikator Kunci
3.33.3 Menentukan integral tak 4.33.3 Menyelesaikan masalah yang
tentu fungsi aljabar berkaitan dengan integral
tak tentu fungsi aljabar

Indikator Pengayaan Indikator Pengayaan


3.33.5 Menjustifikasi langkah- 4.33.5 Memvalidasi langkah-langkah
langkah penyelesaian penyelesaian masalah yang
masalah integral tak tentu berkaitan dengan integral
fungsi aljabar tak tentu fungsi aljabar

218
Unit Pembelajaran
Integral Tak Tentu dan Tentu

Untuk memulai pembelajaran tentang menentukan nilai integral tak tentu


fungsi aljabar, mari kita perhatikan beberapa permasalahan berikut.

Aplikasi dalam Gerak (Motion) 1

Suatu partikel mulai bergerak dari asalnya. Komponen kecepatan 𝑥 adalah


𝑡 2 − 4, dan komponen 𝑦 adalah 4𝑡 cm/s.
(a) Tulis persamaan untuk 𝑥 dan 𝑦.
1
(b) Tulis persamaan untuk 𝑥 dan 𝑦 jika pada saat 𝑡 = 0, 𝑥 = 1 cm dan 𝑦 = 2

cm .

Aplikasi dalam Gerak (Motion) 2


Sebuah Titik berasal dari (1, 1) dengan kecepatan awal 𝑣𝑥 = 4 cm/s dan 𝑣𝑦 =
15 cm/s dan bergerak di sepanjang jalur lengkung. Titik tersebut memiliki
komponen percepatan 𝑥 dan 𝑦 dengan 𝑎𝑥 = 𝑡 dan 𝑎𝑦 = 5𝑡. Tuliskan ekspresi
untuk komponen kecepatan dan perpindahan dari 𝑥 dan 𝑦!

Mengapa kita memulai pembelajaran integral dengan aplikasi dalam gerak?


Kita ingin memulai pembelajaran ini dengan masalah nyata dan membiasakan
Saudara menggunakan metode pemecahanan masalah (problem
solving)(Polya, 2004).
Pertanyaannya adalah bagaimana cara Saudara memulai dan menyelesaikan
soal-soal tersebut?.

Tahap Pembelajaran
1. Understanding The Problem (Memahami Masalah)
Kegiatan Pembelajaran
a. Menuliskan apa yang diketahui pada soal
b. Menuliskan apa yang tidak diketahui dalam soal
c. Melakukan penalaran terhadap yang diketahui dan tidak diketahui

219
Program PKB melalui PKP berbasis Zonasi
Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan

d. Melakukan analisis kecocokan pola dengan pola yang sudah diketahui


Pada tahap ini, Saudara dipersilahkan melakukan variasi analisis dari
persoalan.

Tahap Pembelajaran
2. Devising A Plan (Memikirkan Suatu Rencana Penyelesaian)
Kegiatan Pembelajaran
a. Menanyakan ke dalam diri sendiri, apakah Saudara pernah melihat soal
itu sebelumnya?
b. Menanyakan ke dalam diri sendiri, apakah Saudara pernah melihat soal
yang sama dengan bentuk yang berbeda?
c. Apakah Saudara mengetahui masalah serupa?
d. Apakah Saudara mengetahui suatu teorema/aturan/sifat-sifat yang
mungkin berguna?
e. Jika Saudara belum dapat menyelesaiakn masalah yang diberikan,
cobalah untuk menyelesaikan masalah yang mirip atau masalah yang
lebih mudah.
Pada tahap ini, Saudara dipersilahkan melakukan variasi dalam
merencanakan strategi penyelesaian persoalan.

Tahap Pembelajaran
3. Carrying Out The Plan (Melaksanakan Rencana)
Kegiatan Pembelajaran
a. Menuliskan penyelesaian dan mengecek setiap langkah
b. Apakah Saudara menuliskan secara jelas bahwa setiap langkah sudah
benar?
c. Apakah Saudara dapat membuktikan bahwa langkah-langkah
penyelesaian tersebut benar?
Pada tahap ini, Saudara dipersilahkan melakukan pengecekan dari setiap
langkah penyelesaian.

220
Unit Pembelajaran
Integral Tak Tentu dan Tentu

Tahap Pembelajaran
4. Looking Back (Meninjau Pelaksanaan Rencana)
Kegiatan Pembelajaran
a. Dapatkah Saudara menguji hasil akhir yang di peroleh?
b. Dapatkah Saudara mengecek argumen yang muncul di setiap langkah?
c. Dapatkah Saudara menggunakan hasil akhir, atau metode yang
digunakan untuk permasalahan lain?

Selanjutnya, silahkan Saudara selesaikan persoalan integral tak tentu dalam


lembar kerja dan jika memungkinkan sekaligus, analisis sifat-sifat yang
berlaku di dalamnya.

221
Program PKB melalui PKP berbasis Zonasi
Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan

Aktivitas 2 (6 JP)

Tabel 4. Indikator Pencapaian Kompetensi Aktivitas 2


Pengetahuan Keterampilan
3.33 Menentukan nilai integral tak 4.33
Menyelesaikan masalah yang
tentu dan tertentu fungsi berkaitan dengan integral tak
aljabar tentu dan tertentu fungsi
aljabar
Indikator Pendukung Indikator Pendukung
3.33.2 Menghitung nilai integral 4.33.2 Mengidentifikasi masalah
tertentu fungsi aljabar yang berkaitan dengan
integral tertentu fungsi
aljabar
Indikator Kunci Indikator Kunci
3.33.4 Menentukan nilai integral 4.33.4 Menyelesaikan masalah yang
tertentu fungsi aljabar berkaitan dengan integral
tertentu fungsi aljabar

Indikator Pengayaan Indikator Pengayaan


3.33.6 Menjustifikasi langkah- 4.33.6 Memvalidasi langkah-langkah
langkah penyelesaian penyelesaian masalah yang
masalah integral tertentu berkaitan dengan integral
fungsi aljabar tertentu fungsi aljabar

Untuk memulai pembelajaran tentang menentukan nilai integral tak tentu


fungsi aljabar, mari kita perhatikan beberapa permasalahan berikut.

Aplikasi dalam Gerak (Motion)

Suatu partikel mulai bergerak dari asalnya. Komponen kecepatan 𝑥 adalah


𝑡 2 − 4, dan komponen 𝑦 adalah 4𝑡 cm/s. Temukan jarak antara partikel dan
asal ketika 𝑡 = 2,0 sekon.

Aplikasi dalam Rangkaian Listrik

Suatu arus listrik ke kapasitor tertentu adalah 𝑖 = 3,25 + 𝑡 3 Amp. Jika muatan
awal pada kapasitor adalah 16,8 C, cari muatan ketika t = 3,75 sekon.

222
Unit Pembelajaran
Integral Tak Tentu dan Tentu

Mengapa kita memulai pembelajaran integral tentu dengan aplikasi dalam


gerak dan rangkaian listrik? Kita ingin memulai pembelajaran ini dengan
masalah nyata dan membiasakan Saudara untuk metode pemecahanan
masalah dalam pembelajaran (Polya, 2004).
Pertanyaannya adalah bagaimana cara Saudara memulai dan menyelesaikan
soal-soal tersebut?.
Tahap Pembelajaran
1. Understanding The Problem (Memahami Masalah)
Kegiatan Pembelajaran
a. Menuliskan apa yang diketahui pada soal
b. Menuliskan apa yang tidak diketahui dalam soal
c. Melakukan penalaran terhadap yang diketahui dan tidak diketahui
d. Melakukan analisis kecocokan pola dengan pola yang sudah diketahui
Pada tahap ini, Saudara dipersilahkan melakukan variasi analisis dari
persoalan.

Tahap Pembelajaran
2. Devising A Plan (Memikirkan Suatu Rencana Penyelesaian)
Kegiatan Pembelajaran
a. Menanyakan ke dalam diri sendiri, apakah Saudara pernah melihat soal
itu sebelumnya?
b. Menanyakan ke dalam diri sendiri, apakah Saudara pernah melihat soal
yang sama dengan bentuk yang berbeda?
c. Apakah Saudara mengetahui masalah serupa?
d. Apakah Saudara mengetahui suatu teorema/aturan/sifat-sifat yang
mungkin berguna?
e. Jika Saudara belum dapat menyelesaiakn masalah yang diberikan,
cobalah untuk menyelesaikan masalah yang mirip atau masalah yang
lebih mudah.
Pada tahap ini, Saudara dipersilahkan melakukan variasi dalam
merencanakan strategi penyelesaian persoalan.

223
Program PKB melalui PKP berbasis Zonasi
Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan

Tahap Pembelajaran
3. Carrying Out The Plan (Melaksanakan Rencana)
Kegiatan Pembelajaran
a. Menuliskan penyelesaian dan mengecek setiap langkah
b. Apakah Saudara menuliskan secara jelas bahwa setiap langkah sudah
benar?
c. Apakah Saudara dapat membuktikan bahwa langkah-langkah
penyelesaian tersebut benar?
Pada tahap ini, Saudara dipersilahkan melakukan pengecekan dari setiap
langkah penyelesaian.

Tahap Pembelajaran
4. Looking Back (Meninjau Pelaksanaan Rencana)
Kegiatan Pembelajaran
a. Dapatkah Saudara menguji hasil akhir yang di peroleh?
b. Dapatkah Saudara mengecek argumen yang muncul di setiap langkah?
c. Dapatkah Saudara menggunakan hasil akhir, atau metode yang
digunakan untuk permasalahan lain?

Selanjutnya, silahkan Saudara kerjakan soal-soal terkait integral tentu pada


lembar kerja dan jika memungkinkan sekaligus analisis dengan sifat-sifat yang
berlaku di dalamnya.

224
Unit Pembelajaran
Integral Tak Tentu dan Tentu

B. Lembar Kerja Peserta Didik

Lembar Kerja Peserta Didik 1

a. Judul : Integral Tak Tentu


b. Tujuan : Menentukan integral tak tentu fungsi aljabar
Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan
integral tak tentu fungsi aljabar
c. Identitas Mata Pelajaran : Matematika Teknik
d. Petunjuk Kerja : Isilah setiap pertanyaan beserta penalarannya
e. Form kegiatan :
1. Isilah bagian yang kosong berikut ini:
𝐹 ′ (𝑥) = 𝑓(𝑥) = 2 maka 𝐹(𝑥) = ∫. . . = …
𝐹 ′ (𝑥) = 𝑓(𝑥) = 2𝑥 maka 𝐹(𝑥) = ∫. . . = …
𝐹 ′ (𝑥) = 𝑓(𝑥) = 2𝑥 2 maka 𝐹(𝑥) = ∫. . . = …

2. Jika 𝐹(𝑥) = ∫ (2𝑥 + 3) 𝑑𝑥 = 𝑥 2 + 3𝑥 + 𝐶, maka apakah maksud dari 𝐶


itu? Jelaskan!

3. Jika 𝐹(𝑥) = 𝑥 2 + 2𝑥 + 1 dan 𝐹 ′ (𝑥) = 𝑓(𝑥) = 2𝑥 + 2, maka 𝐹(𝑥) =


∫ (2𝑥 + 2)𝑑𝑥 = 𝑥 2 + 2𝑥 + 𝐶. Apakah pasti 𝐶 = 1? Jika ya berikan
penjelasan! Jika tidak berikan penjelasan!

4. Hitunglah integral-integral berikut ini:


∫ (3𝑥 2 + 5) 𝑑𝑥 = …
∫ (5𝑥 6 + 2𝑥 3 − 4𝑥 + 3) 𝑑𝑥 = …
∫ (80𝑥19 − 32𝑥15 − 12𝑥 −3 ) 𝑑𝑥 = …
∫ 3(𝑥 3 − 1)2 (3𝑥 2 ) 𝑑𝑥 = …
∫ 5(4𝑥 − 3)4 (4) 𝑑𝑥 = …

5. Hitunglah integral-integral berikut.


∫ √𝑥 𝑑𝑥 = …
∫ √(2𝑥 + 1) 𝑑𝑥 = …
∫ (√𝑥 − 2𝑥 −3 ) 𝑑𝑥 = …
3
∫ √𝑥 4 𝑑𝑥 = …
∫ 𝑥 2 √𝑥 3 + 2 𝑑𝑥 = …

225
Program PKB melalui PKP berbasis Zonasi
Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan

6. ∫ (𝑥 3 + 6𝑥)5 (6𝑥 2 + 12)𝑑𝑥 =…

7. Suatu partikel mulai bergerak dari asalnya. Komponen kecepatan 𝑥


adalah 𝑡 2 − 4, dan komponen 𝑦 adalah 4𝑡 cm/s.
(a) Tulis persamaan untuk 𝑥 dan 𝑦.
(b) Tulis persamaan untuk 𝑥 dan 𝑦 jika pada saat 𝑡 = 0, 𝑥 = 1 cm dan
1
𝑦 = cm .
2

8. Sebuah titik berasal dari (1, 1) dengan kecepatan awal 𝑣𝑥 = 4 cm/s dan
𝑣𝑦 = 15 cm/s dan bergerak di sepanjang jalur lengkung. Titik tersebut
memiliki komponen percepatan 𝑥 dan 𝑦 dengan 𝑎𝑥 = 𝑡 dan 𝑎𝑦 = 5𝑡.
Tuliskan ekspresi untuk komponen kecepatan dan perpindahan dari 𝑥
dan 𝑦!

9. Pada setiap titik (𝑥, 𝑦) kurva tertentu, kemiringannya sama dengan 8


kali absis. Temukan persamaan kurva jika melewati (1,3).

10. Untuk kurva tertentu 𝑦” = 6𝑥 − 10. Temukan persamaannya jika


melewati titik (1, 1) dengan kemiringan -1.

11. Sebuah batu dijatuhkan dari atas bangunan setinggi 400 kaki.
Asumsikan batu berasal dari bagian atas bangunan dan arah positif ke
bawah, temukan (a) kecepatan batu pada waktu 𝑡 (b) posisi pada
waktu 𝑡.

12. Laju perubahan suhu 𝑇 (dalam °C) dari pusat ledakan pembakaran ke
𝑑𝑇
jarak 𝑟 (dalam m) dari pusat diberikan oleh 𝑑𝑟 = −4500(𝑟 + 1)−3 .
Ekspresikan 𝑇 sebagai fungsi 𝑟 jika 𝑇 = 2500 °C untuk 𝑟 = 0?

13. Di lokasi tertentu, laju perubahan tahunan 𝑓 dari energi yang dipasok
oleh energi surya sehubungan dengan area pengumpul surya 𝐴 (dalam
𝑑𝑓 0,005
m2 ) adalah 𝑑𝐴 = 0,01𝐴+1. Temukan 𝑓 sebagai fungsi 𝐴 jika 𝑓 = 0 untuk

𝐴 = 0 m2 .

226
Unit Pembelajaran
Integral Tak Tentu dan Tentu

14. Perhatikan langkah penyelesaian sistem linier berikut! Tugas Saudara


adalah menjustifikasi setiap langkah dalam penyelesaiannya.

∫ 6𝑥(2𝑥 2 + 3𝑥 + 4)𝑑𝑥
= ∫ (12𝑥 3 + 18𝑥 2 + 24𝑥) 𝑑𝑥
=∫ 12𝑥 3 𝑑𝑥 + ∫ 18𝑥 2 𝑑𝑥 + ∫ 24𝑥 𝑑𝑥
12 18 24
= 3+1 𝑥 3+1 + 𝐶1 + 2+1 𝑥 2+1 + 𝐶2 + 1+1 𝑥1+1 + 𝐶2

= 3𝑥 4 + 6𝑥 3 + 12𝑥12 + 𝐶1 + 𝐶2 + 𝐶3
= 3𝑥 4 + 6𝑥 3 + 12𝑥12 + 𝐶

15. Perhatikan langkah penyelesaian sistem linier berikut! Tugas Saudara


adalah menjustifikasi setiap langkah dalam penyelesaiannya.

1 1
∫ (√𝑟 − ) 𝑑𝑟 = ∫ (𝑟 2 − 𝑟 −3 ) 𝑑𝑟
𝑟3
1 1 3 1 −2
∫ (√𝑟 − 3 ) 𝑑𝑟 = 3 𝑟 2 − 𝑟 +𝐶
𝑟 −2
2
1 2 3 1
∫ (√𝑟 − 3 ) 𝑑𝑟 = 𝑟 2 + 𝑟 −2 + 𝐶
𝑟 3 2
1 2 3 1
∫ (√𝑟 − 3 ) 𝑑𝑟 = 𝑟 2 + 2 + 𝐶
𝑟 3 2𝑟

227
Program PKB melalui PKP berbasis Zonasi
Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan

Lembar Kerja Peserta Didik 2


a. Judul : Integral Tentu
b. Tujuan : Menentukan nilai integral tentu fungsi aljabar
Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan
integral tentu fungsi aljabar
c. Identitas Mata Pelajaran : Matematika Teknik
d. Petunjuk Kerja : Isilah setiap pertanyaan beserta penalarannya
e. Form kegiatan :
1. Perhatikan integral berikut.
𝑥3
∫ 𝑥 2 𝑑𝑥 = +𝐶
3
Misalkan kita ambil sebarang 𝑥 = 6 dan 𝑥 = 3 kemudian
disubstitusikan ke dalam hasil integral di atas, diperoleh:

2
63
∫ 𝑥 𝑑𝑥|𝑥=6 = + 𝐶 = 72 + 𝐶
3
33
∫ 𝑥 2 𝑑𝑥|𝑥=3 = +𝐶 = 9+𝐶
3
Sekarang, kurangi hasil integral pertama dengan kedua, diperoleh:
∫ 𝑥 2 𝑑𝑥|𝑥=6 − ∫ 𝑥 2 𝑑𝑥|𝑥=3 = 72 + 𝐶 − (9 + 𝐶) = 63
Sekarang kita tuliskan dalam notasi baru:
6
∫ 𝑥 2 𝑑𝑥|𝑥=6 − ∫ 𝑥 2 𝑑𝑥|𝑥=3 = ∫ 𝑥 2 𝑑𝑥
3

Dalam kasus ini jelaskan kemana perginya 𝐶?

2. Dengan menggunakan penjelasan pada soal nomor 1, hitunglah


integral-integral berikut.
5
a) ∫0 4𝑥 𝑑𝑥 = …
2
b) ∫−1 4𝑦 2 𝑑𝑦 = …
4
c) ∫−2(8 − 2𝑧 − 𝑧 2 ) 𝑑𝑧 = …
0
d) ∫−2(𝑇 2 + 2𝑇 − 3) 𝑑𝑇 = …

228
Unit Pembelajaran
Integral Tak Tentu dan Tentu

0 3
3. Jika 𝐴 = ∫−2(𝑥 3 − 9𝑥)𝑑𝑥 dan 𝐵 = ∫0 (𝑥 3 − 9𝑥)𝑑𝑥 . Hitunglah:
a) 𝐴
b) 𝐵
c) 𝐴 + 𝐵
3
d) ∫−2(𝑥 3 − 9𝑥)𝑑𝑥. Apakah hasilnya sama dengan 𝐴 + 𝐵? Mengapa?
Jelaskan!

4. Hitunglah integral-integral berikut.


10
𝑑𝑣
∫ = ….
1 𝑣
1
𝑡 𝑑𝑡
∫ = ….
0 4 + 𝑡2
1
𝑑𝑠
∫ = ….
0 √3 − 2𝑠 2

5. Evaluasi integral berikut, yang muncul dalam studi hidrodinamika:



𝐴𝑦 1/2 𝑑𝑦

𝐻 √3 − 2𝑥 2

6. Evaluasi integral berikut, yang muncul dalam studi aeronautika:


𝑟
𝑅 𝐺2
a) ∫ ( 2 ) ( 2 2 ) 𝑑𝑟
𝑟0 𝑟 4𝜋 𝑟
dimana 𝑅, 𝐺 dan 𝑟0 adalah kontanta.
𝑠
𝑅𝑠𝑉 2 2 2𝑥 2
b) 𝑇 = ( √
) ∫ 1 − ( ) 𝑑𝑥
2 −
𝑠 3
2

7. Suatu partikel mulai bergerak dari asalnya. Komponen kecepatan 𝑥


adalah 𝑡 2 − 4, dan komponen 𝑦 adalah 4𝑡 cm/s. Temukan jarak
antara partikel dan asal ketika 𝑡 = 2,0 sekon.

229
Program PKB melalui PKP berbasis Zonasi
Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan

8. Suatu arus listrik ke kapasitor tertentu adalah 𝑖 = 3,25 + 𝑡 3 Amp.


Jika muatan awal pada kapasitor adalah 16,8 C, tentukan muatan
ketika 𝑡 = 3,75 sekon.

9. Tubuh seseorang bergerak dalam garis lurus memiliki akselerasi


sama dengan 6𝑡 2 , di mana waktu (𝑡) diukur dalam detik dan jarak s
diukur dalam kaki. Jika tubuh mulai dari istirahat, seberapa jauh
tubuh akan bergerak selama 2 detik pertama?

10. Sebuah bola dilemparkan ke atas dari atas bangunan setinggi 320
kaki dengan kecepatan awal 128 kaki/s. Tentukan kecepatan di
mana bola akan menabrak jalan di bawahnya. (Asumsikan akselerasi
32 ft / s, diarahkan ke bawah.)

11. Sebuah batu dijatuhkan dari atas bangunan setinggi 400 kaki.
Asumsikan batu berasal dari bagian atas bangunan dan arah positif
ke bawah, temukan (a) waktu yang diperlukan batu sampai ke tanah
(b) kecepatan batu ketika menghantam tanah.

12. Perhatikan langkah penyelesaian sistem linier berikut! Tugas


Saudara adalah menjustifikasi setiap langkah dalam
penyelesaiannya
2 2 4 2
∫−1(2𝑥 2 + 4𝑥 + 5) 𝑑𝑥 = [2+1 𝑥 2+1 + 1+1 𝑥1+1 + 5𝑥]
−1

2 2
= [3 𝑥 3 + 2𝑥 2 + 5𝑥]
−1

2 2
= (3 (2)3 + 2(2)2 + 5(2)) − (3 (−1)3 + 2(−1)2 + 5(−1))

16 2
= ( 3 + 8 + 10) − (− 3 + 2 − 5) = 6 +18+3 = 27

230
Unit Pembelajaran
Integral Tak Tentu dan Tentu

C. Bahan Bacaan

1. Integral Tak Tentu

Untuk mengetahui pengertian integral, akan lebih mudah jika kita pahami dulu
materi turunan yang telah dipelajari sebelumnya.

Definisi :

Integral merupakan antiturunan, sehingga jika terdapat fungsi F(x) yang


d ( F ( x))
kontinu pada interval [a, b] diperoleh = F’(x) = f(x) (Varberg, Purcell,
dx
& Rigdon, 2007). Antiturunan dari f(x) adalah mencari fungsi yang turunannya
adalah f (x), ditulis f(x) dx (Permana & Minarti, 2018).

Secara umum dapat kita tuliskan (Ayres & Schmidt, 1976):

∫f(x) dx = ∫F’(x) dx = F(x) + C

Catatan:

f(x) dx : disebut unsur integrasi, dibaca ” integral f(x) terhadap x”

f(x) : disebut integran (yang diitegralkan)

F(x) : disebut fungsi asal (fungsi primitive, fungsi pokok)

C : disebut konstanta / tetapan integrasi

Integral fungsi aljabar

1.∫ 𝑘 𝑑𝑥 = k x + C

x n 1
 x dx  n  1  C , bila n ≠ -1
n

2.

231
Program PKB melalui PKP berbasis Zonasi
Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan

a
 ax dx  x n1`  c,
n

3. n  1` dengan n  1

4.  ( f ( x)  g ( x))dx   f ( x)dx   g ( x)dx

5.  a. f ( x)dx  a  f ( x)dx, dimana a konstanta sebarang

1
6. ∫ 𝑥 dx = ln IxI + c

Integral fungsi trigonometri

1.  sin x dx   cos x  C

1
2.  sin(ax  b)dx   cos(ax  b)  C
a

3.  cos x dx  sin x  C

1
4.  cos(ax  b)dx  a sin(ax  b)  C

Contoh soal :

x6
1.  x dx =5
C
6

1 1 1
2.  sin 2 xdx   (1` cos 2 x)dx  x  sin 2 x  C
2 2 4

1) Kegunaan integral tak tentu


Kegunaan integral tak tentu cukup banyak, diantaranya adalah untuk
menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan kecepatan, jarak, dan
waktu.

232
Unit Pembelajaran
Integral Tak Tentu dan Tentu

Perhatikan contoh berikut :

Sebuah molekul bergerak sepanjang suatu garis koordinat dengan


persamaan percepatan a(t)= -12t + 24 m/detik. Jika kecepatannya pada
t = 0 adalah 20 m/detik. Tentukan persamaan kecepatan molekul
tersebut !

Penyelesaian:

Percepatan molekul a(t) = -12t +24

Sehingga : v =  a dt

v =  (12t  24) dt

v = -6t2 + 24t + C

pada t=0, vo = 20 m/detik, maka 20 = 0 + 0 + C, C = 20

Jadi, persamaan kecepatannya adalah v = -6t2 + 24t + 20

2. Integral Tertentu

Integral tertentu dinotasikan dengan

∫ 𝑓(𝑥) dx = F ( x)a = F(b) – F(a)


b

Keterangan:

f(x) adalah integran, yaitu f(x) = F’(x)

a, b adalah batas-batas pengintegralan

[a, b] adalah interval pengintegralan

233
Program PKB melalui PKP berbasis Zonasi
Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan

Contoh soal:

 

1 2
2 2
1 1
0 cos x dx= 0 2 (1  cos 2 x) dx =  2 x  4 sin 2 x 0
2

1  1  
=  .  sin 2( )
2 2 4 2 

1  1 
= (  0)  (0  0) 
2 2 4 4

a. Teknik Pengintegralan

1) Integral Substitusi

Pada bagian ini akan dibahas teknik integrasi yang disebut metode
substitusi. Konsep dasar dari metode ini adalah dengan mengubah
integral yang kompleks menjadi bentuk yang lebih sederhana.

Bentuk umum integral substitusi adalah sebagai berikut.

du
 [ f (u) dx ]dx   f (u)du

Contoh soal :

Tentukan  sin 3 x.cos x dx !


Penyelesaian:

du du
Misalkan u = sin x, maka  cos x atau dx 
dx cos x

du
Sehingga diperoleh,  sin x.cos x dx =  u cos x cos x
3 3

234
Unit Pembelajaran
Integral Tak Tentu dan Tentu

=  u 3 du

1 4
= u C
4

1
= sin 4 x  C
4

2) Integral Parsial

Teknik integral parsial ini digunakan bila suatu integral tidak dapat
diselesaikan dengan cara biasa maupun dengan cara substitusi. Prinsip
dasar integral parsial adalah sebagai berikut.

y = u .v  dy = du.v + u.dv

 dy =  v du +  u dv

y =  v du +  u dv

u.v =  v du +  u dv

 u dv = u.v -  v du

Contoh soal :

Tentukan  x 2 sin x dx!

Penyelesaian:

Cara 1: dengan menggunakan rumus  u dv = uv -  v du

Misal : u = x2,  du  2 xdx

dv = sin x dx  v   sin xdx = - cos x

235
Program PKB melalui PKP berbasis Zonasi
Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan

Selain cara di atas, dapat pula diselesaikan dengan cara sebagai berikut : untuk
menentukan integral parsial bentuk  udv, yang turunan ke-k dari u adalah 0

dan integral ke- k dari v selalu ada.

Cara 2:

Diturunkan Diintegralkan
Tanda

+ x2
∫ sin 𝑥

- 2x
--
cos x

+ 2 --sin
x

- 0 Ccos
x

Didiferensialkan sampai bernilai nol

Sehingga diperoleh, x  sin xdx = - x2. cos x + 2x. sin x +2 cos x + C


2

236
Unit Pembelajaran
Integral Tak Tentu dan Tentu

PENGEMBANGAN PENILAIAN

A. Pembahasan Soal-soal UN

1. Soal UN Tahun 2015 No. 36

∫ 2𝑥 2 (4𝑥 − 1)𝑑𝑥 = …

2 3 2
A. 2𝑥 4 + 3 𝑥 3 + 𝐶 C. 2𝑥 4 − 2 𝑥 3 + 𝐶 E. 2𝑥 4 − 3 𝑥 3 + 𝐶
2
B. 2𝑥 4 − 3 𝑥 3 + 𝐶 D. 2𝑥 4 − 2𝑥 2 + 𝐶

Pembahasan
8 2
∫ 2𝑥 2 (4𝑥 − 1)𝑑𝑥 = ∫ 8𝑥 3 − 2𝑥 2 𝑑𝑥 = 3+1 𝑥 3+1 − 2+1 𝑥 2+1 + 𝐶
2
= 2𝑥 4 − 3 𝑥 3 + 𝐶

Maka jawaban yang tepat adalah B.

2. Soal UN Tahun 2015 No. 37

3
Nilai ∫2 (3𝑥 2 + 6𝑥 + 4) 𝑑𝑥 adalah …
A. 28 C. 48 E. 58
B. 38 D. 53

Pembahasan
3 3 6 3
∫2 (3𝑥 2 + 6𝑥 + 4) 𝑑𝑥 = [2+1 𝑥 2+1 + 1+1 𝑥1+1 + 4𝑥]
2

= [𝑥 3 + 3𝑥 2 + 4𝑥]32

= ((3)3 + 3(3)2 + 4(3)) − ((2)3 + 3(2)2 + 4(2))

= (27 + 27 + 12) − (8 + 12 + 8) = 54 – 16 = 38

Maka jawaban yang tepat adalah B.

237
Program PKB melalui PKP berbasis Zonasi
Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan

3. Soal UN Tahun 2016 No. 39

∫ 6𝑥(2𝑥 2 + 3𝑥 + 4)𝑑𝑥 = …

A. 12𝑥 3 + 18𝑥 2 + 34𝑥 + 𝐶 D. 4𝑥 4 + 6𝑥 3 + 12𝑥 2 + 𝐶


B. 12𝑥 3 + 18𝑥 2 + 24𝑥 + 𝐶 E. 12𝑥 4 + 6𝑥 3 + 12𝑥 2 + 𝐶
C. 3𝑥 4 + 6𝑥 3 + 12𝑥 2 + 𝐶

Pembahasan
∫ 6𝑥(2𝑥 2 + 3𝑥 + 4)𝑑𝑥 = ∫ (12𝑥 3 + 18𝑥 2 + 24𝑥) 𝑑𝑥
12 18 24
= 3+1 𝑥 3+1 + 2+1 𝑥 2+1 + 1+1 𝑥1+1 + 𝐶

= 3𝑥 4 + 6𝑥 3 + 12𝑥12 + 𝐶

Maka jawaban yang tepat adalah C.

4. Soal UN Tahun 2016 No. 38

2
Nilai ∫−1(2𝑥 2 + 4𝑥 + 5) 𝑑𝑥 adalah …
A. 29 C. 27 E. 24
B. 28 D. 25

Pembahasan
2 2 4 2
∫−1(2𝑥 2 + 4𝑥 + 5) 𝑑𝑥 = [2+1 𝑥 2+1 + 1+1 𝑥1+1 + 5𝑥]
−1

2 2
= [3 𝑥 3 + 2𝑥 2 + 5𝑥]
−1

2 2
= (3 (2)3 + 2(2)2 + 5(2)) − (3 (−1)3 + 2(−1)2 + 5(−1))

16 2
= ( 3 + 8 + 10) — 3 + 2 − 5 = 6 +18+3 = 27

Maka jawaban yang tepat adalah C.

238
Unit Pembelajaran
Integral Tak Tentu dan Tentu

5. Soal UN Tahun 2017 No. 39

1 2
Nilai ∫ (3𝑥 2 + 2) 𝑑𝑥 adalah …
9 1 9 5 1
A. 𝑥5 + 𝑥2 + 4 𝑥 + 𝐶 D. 𝑥 + 𝑥3 + 4 𝑥 + 1 + 𝐶
5 5
9 1 9 5 1
B. 𝑥5 + 𝑥3 + 4 𝑥 + 𝐶 E. 𝑥 + 𝑥3 + 4 𝑥2 + 2 + 𝐶
5 5
9 5 1
C. 𝑥 + 𝑥3 + 4 𝑥2 + 𝐶
5

Pembahasan
1 2 1
∫ (3𝑥 2 + 2) 𝑑𝑥 = ∫ (9𝑥 4 + 3𝑥 2 + 4) 𝑑𝑥

9 3 1
= 𝑥 4+1 + 2+1 𝑥 2+1 + 4 𝑥 + 𝐶
4+1

9 1
= 5 𝑥5 + 𝑥3 + 4 𝑥 + 𝐶

Maka jawaban yang tepat adalah B.

6. Soal UN Tahun 2017 No. 40

0 1
Nilai ∫−1 (2 − 3𝑥 − 2 𝑥 2 ) 𝑑𝑥 adalah …
10 20 25
A. C. E.
3 3 3
11 22
B. D.
3 3

Pembahasan
0 1 3 1 0
∫−1 (2 − 3𝑥 − 2 𝑥 2 ) 𝑑𝑥 = [2𝑥 − 1+1 𝑥1+1 − 2(2+1) 𝑥 2+1 ]
−1

3 1 0
= [2𝑥 − 2 𝑥 2 − 6 𝑥 3 ]
−1

3 1 3 1
= (2(0) − 2 (0)2 − 6 (0)3 ) − (2(−1) − 2 (−1)2 − 6 (−1)3 )

3 1 3 1 12 9 1 20 10
= (0 + 0 + 0)— 2 − 2 + 6 = 2 + 2 − 6 = +6−6= =
6 6 3

Maka jawaban yang tepat adalah A.

239
Program PKB melalui PKP berbasis Zonasi
Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan

7. Soal UN Tahun 2019 No. 36

1 2
Nilai ∫ (3 𝑥 3 − 3 𝑥 2 + 3𝑥 + 2) 𝑑𝑥 adalah …
4 2 3
A. 𝑥 4 − 3 𝑥 3 + 2 𝑥 2 + 2𝑥 + 𝐶
3
1 2 3
B. 𝑥 4 − 9 𝑥 3 + 2 𝑥 2 + 2𝑥 + 𝐶
12
1 2
C. 𝑥 4 − 9 𝑥 3 + 6𝑥 2 + 2𝑥 + 𝐶
12
1 2
D. 𝑥 4 − 9 𝑥 3 + 3𝑥 + 2 + 𝐶
12
4
E. 𝑥 − 3 𝑥 + 3 + 𝐶
2

Pembahasan
1 2 1 1 2 1 3
∫ (3 𝑥 3 − 3 𝑥 2 + 3𝑥 + 2) 𝑑𝑥 = .
3 3+1
𝑥 3+1 − 3 . 2+1 𝑥 2+1 + 1+1 𝑥1+1 + 2𝑥 + 𝐶

1 1 2 1 3
= 3 . 4 𝑥 4 − 3 . 3 𝑥 3 + 2 𝑥 2 + 2𝑥 + 𝐶

1 2 3
= 12 𝑥 4 − 9 𝑥 3 + 2 𝑥 2 + 2𝑥 + 𝐶

Maka jawaban yang tepat adalah B.

240
Unit Pembelajaran
Integral Tak Tentu dan Tentu

B. Pengembangan Soal HOTS

KISI-KISI SOAL HOTS

Jenis Sekolah : Sekolah Menengah Kejuruan


Mata Pelajaran : Matematika Teknik
Alokasi Waktu : 10 menit
Jumlah Soal :2
Tahun Pelajaran : 2018/2019

Kompetensi Lingkup Indikator Level


KD Materi No Bentuk Soal
yang Diuji Materi Soal Kognitif

Menentukan Kalkulus Integral Mengevaluasi 1 C5 Essay


nilai integral Tentu jarak tempuh
3.33
tak tentu dan suatu objek
tertentu fungsi terkait
aljabar integral
dalam
masalah
kontekstual

Menentukan Kalkulus Integral Menyusun 2 C4 Essay


nilai integral Tentu fungsi terkait
3.33
tak tentu dan integral
tertentu fungsi dalam
aljabar masalah
kontekstual

241
Program PKB melalui PKP berbasis Zonasi
Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan

Dari kisi-kisi diatas, dikembangkan kartu soal seperti dibawah.

KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN


KARTU SOAL
Tahun Pelajaran 2018/2019

Jenis Sekolah : SMK Kurikulum : 2013 Revisi


Kelas : XII Bentuk Soal : Essay
Mata
: Matematika Nama Penyusun : Joko Soebagyo
Pelajaran
Level
Pengetahuan/ Aplikasi Penalaran
KOMPETENSI DASAR Kognitif
Pemahaman √
: C5
Nomor RUMUSAN BUTIR SOAL
3.33 Soal
Sebuah mobil mulai berjalan dari keadaan diam dan berjalan
1
dengan kecepatan 𝑣 = 𝑡 2 m/s. Buatlah fungsi yang
1 8
LINGKUP MATERI menghubungkan jarak yang ditempuh mobil dengan waktu t
dalam detik. Seberapa jauh mobil akan berjalan dalam waktu 4
Kalkulus detik?

MATERI

Kunci
Integral Tentu Jawaban

INDIKATOR SOAL 8
Mengevaluasi jarak 3
tempuh suatu objek
terkait integral
dalam masalah
kontekstual
Sumber Buku :
(Calter et al., 2016)

Pedoman Penskoran
Kunci Jawaban Skor
Seluruh rangkaian jawaban benar 4
Melakukan integrasi dengan benar tetapi hasil
3
berikutnya salah
Menyusun fungsi jarak benar, tetapi hasil berikutnya
2
salah
Melakukan manipulasi dengan tepat, hasil berikutnya
1
salah
Tidak menjawab 0

242
Unit Pembelajaran
Integral Tak Tentu dan Tentu

KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN


KARTU SOAL
Tahun Pelajaran 2018/2019

Jenis Sekolah : SMK Kurikulum : 2013 Revisi


Kelas : XII Bentuk Soal : Essay
Mata
: Matematika Nama Penyusun : Joko Soebagyo
Pelajaran
Level
Pengetahuan/ Aplikasi Penalaran
KOMPETENSI DASAR Kognitif
Pemahaman √
: C5
Nomor RUMUSAN BUTIR SOAL
3.33 Soal
Jika baterai E volt dan nol resistansi internal dihubungkan
2 ke kabel bawah laut yang panjang dengan kapasitansi G
LINGKUP MATERI
farad yang tidak bermuatan dan resistansi R ohm (masing-
Kalkulus
masing per mil), arus baterai t detik yang diberikan oleh
MATERI Kunci formula:
Jawaban 1
𝐶 2
Integral Tentu 𝑄= 𝑖 = 𝐸 ( ) 𝐴𝑚𝑝
1 𝜋𝑅
𝐶𝑇 2
2𝐸 ( ) Buatlah fungsi Q dan W jika:
𝜋𝑅
𝑇
𝑊 = 𝐸𝑄
INDIKATOR SOAL 𝑄 = ∫ 𝑖 𝑑𝑡
0
Menyusun fungsi
terkait integral dan
dalam masalah 𝑇

kontekstual 𝑊 = ∫ 𝑃 𝑑𝑡
𝑜

Sumber Buku :
(Cell, 1943)

Pedoman Penskoran
Kunci Jawaban Skor
Seluruh rangkaian jawaban benar 4
Melakukan integrasi dengan benar tetapi hasil
3
berikutnya salah
Menyusun fungsi jarak benar, tetapi hasil berikutnya
2
salah
Melakukan manipulasi dengan tepat, hasil berikutnya
1
salah
Tidak menjawab 0

243
Program PKB melalui PKP berbasis Zonasi
Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan

C. Pengembangan Refleksi Pembelajaran

Dalam rangka mengetahui pemahaman peserta didik terhadap materi dalam


unit ini, Saudara perlu mengembangkan refleksi pembelajaran. Berdasarkan
hasil pengisian refleksi ini, Saudara dapat mengetahui posisi pemahaman
peserta didik setelah melakukam pembelajaran.

1. Refleksi Komponen

1. Apakah kegiatan membuka pelajaran yang saya lakukan dapat


mengarahkan dan mempersiapkan siswa mengikuti pelajaran dengan
baik ?
Contoh jawaban:
Kegiatan membuka pelajaran yang saya lakukan sudah dapat
mengarahkan dan mempersiapkan siswa mengikuti pelajaran dengan
baik.
2. Bagaimana tanggapan siswa terhadap materi/bahan ajar yang saya
sajikan sesuai dengan yang diharapkan? (Apakah materi terlalu tinggi,
terlalu rendah, atau sudah sesuai dengan kemampuan awal siswa? )
Contoh jawaban:
Siswa menanggapi materi yang saya sajikan sesuai dengan harapan
karena sesuai dengan kemampuan awal siswa.
3. Bagaimana respons siswa terhadap media pembelajaran yang
digunakan? ( Apakah media sesuai dan mempermudah siswa menguasai
kompetensi/materi yang diajarkan ? )
Contoh jawaban:
Respons siswa terhadap media pembelajaran yang saya gunakan yaitu
Mathematica telah mempermudah siswa menguasai kompetensi/materi
yang saya ajarkan.
4. Bagaimana tanggapan siswa terhadap kegiatan belajar yang telah saya
rancang ?

244
Unit Pembelajaran
Integral Tak Tentu dan Tentu

Contoh jawaban:
Tanggapan siswa sangat antusias terhadap kegiatan belajar yang telah
saya rancang dalam Rencana Pelaksanaan Pembelajaran ( RPP )
dibuktikan dengan partisipasi siswa dalam mengikuti pembelajaran.
5. Bagaimana tanggapan siswa terhadap metode/teknik pembelajaran
yang saya gunakan ?
Contoh jawaban:
Metode pembelajaran yang saya gunakan mendapatkan tanggapan yang
positif dari siswa.
6. Bagaimana tanggapan siswa terhadap pengelolaan kelas ( perlakuan
saya terhadap siswa, cara saya mengatasi masalah, memotivasi siswa )
yang saya lakukan ?
Contoh jawaban:
Saya berkesimpulan bahwa secara garis besar telah baik dengan
terciptanya suasana kelas yang kondusif
7. Apakah siswa dapat menangkap penjelasan/instruksi yang saya berikan
dengan baik ?
Contoh jawaban:
Sebagian besar siswa dapat menangkap penjelasan/instruksi yang saya
berikan dengan baik
8. Bagaimanakah tanggapan siswa terhadap latihan atau penilaian yang
saya berikan ?
Contoh jawaban:
Penilaian yang saya berikan mampu dikerjakan dengan baik oleh 80%
siswa.
9. Apakah siswa telah mencapai penguasaaan kemampuan yang telah
ditetapkan ?
Contoh jawaban:
Setelah menyelesaikan pembelajaran siswa telah mencapai indikator
sebagaimana tercantum dalam Rencana Pelaksanaan pembelajaran.

245
Program PKB melalui PKP berbasis Zonasi
Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan

10. Apakah saya telah dapat mengatur dan memanfaatkan pembelajaran


dengan baik ?
Contoh jawaban:
Pengelolaan waktu yang saya lakukan telah berjalan dengan baik,
diindikasikan dengan tercapainya proses pembelajaran sesuai dengan
langkah - langkah pembelajaran dan alokasi waktu.
11. Apakah kegiatan menutup pelajaran yang saya gunakan sudah dapat
meningkatkan pemahaman siswa terhadap meteri pelajaran yang saya
sampaikan ?
Contoh jawaban:
Kegiatan penutup dengan mengerjakan soal latihan dan menarik
kesimpulan dari pembelajaran yang telah dilakukan sudah dapat
meningkatkan kemampuan pemahaman siswa

2. Refleksi Menyeluruh

1. Apakah rencana pembelajaran yang saya susun dapat berjalan


sebagaimana mestinya? ( Jika tidak seluruhnya, apakah saya telah
melakukan penyesuaian rencana pembelajaran dengan baik ? )

Contoh jawaban:

Rencana pembelajaran yang telah saya susun berjalan sebagaimana


mestinya.

2. Apakah kelemahan-kelemahan saya dalam menyusun dan melakukan


pembelajaran ? dalam hal apa saja penguasaan materi, penggunaan bahan
dan media, penataan kegiatan, penggunaan metode dan teknik
pembelajaran, penataan kegiatan, pengelolaan kelas, komunikasi dan
pendekatan terhadap siswa, penggu naan waktu, serta penilaian
belajar?

246
Unit Pembelajaran
Integral Tak Tentu dan Tentu

Contoh jawaban:

Kelemahan saya adalah dalam penggunaan waktu yang ternyata kurang,


sebab setiap siswa harus memahami aplikasi dalam dunia nyata.

3. Apa saja penyebab kelemahan saya tersebut dan bagaimana


memperbaikinya ke depan ?

Contoh jawaban:

Karena keterbatasan waktu, lebih berhati-hati dalam menyusun kegiatan


pembelajaran.

4. Apakah kekuatan saya atau hal-hal baik yang telah saya capai dalam
merancang dan melaksanakan pembelajaran ?

Contoh jawaban:

Tanya jawab yang saya jadikan metode ternyata mendapat tanggapan


yang antusias dari siswa.

5. Apa penyebab kelebihan dan kebaikan yang telah saya capai dalam
merancang dan melaksanakan pembelajaran ?

Contoh jawaban:

Antusiasme siswa dengan pembelajaran yang saya sampaikan sangat


berkesan.

6. Bagaimana kebaikan dan kekuatan saya dalam mengajar dapat


dipertahankan bahkan ditingkatkan ?

Contoh jawaban:

Kelebihan, kebaikan dan kekuatan saya dalam mengajar dapat


dipertahankan bahkan ditingkatkan.

247
Program PKB melalui PKP berbasis Zonasi
Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan

7. Hal - hal unik ( positif atau negatif ) apa yang terjadi dalam pembelajaran
yang saya lakukan ?

Contoh jawaban:

Ada beberapa siswa yang bingung memulai mengerjakan soal.

8. Ketika ditanya tentang dasar dan alasan pengambilan keputusan dan


tindakan mengajar yang saya lakukan, apakah saya dapat
mempertanggungjawabkannya secara ilmiah dan moral ?

Contoh jawaban:

Saya dapat mempertanggungjawabkan seluruh kegiatan secara ilmiah dan


moral.

248
Unit Pembelajaran
Integral Tak Tentu dan Tentu

KESIMPULAN

Materi integral tak tentu dan tentu yang terdapat dalam kompetensi dasar
3.33, merupakan pengetahuan dasar matematika yang wajib dipelajari oleh
peserta didik. Materi-materi ini diharapkan mampu memberi kontribusi
pembelajaran matematika pada materi selanjutnya atau tingkat selanjutnya.
Selain itu, dalam bidang teknik banyak digunakan juga sebagai alat untuk
membantu menyederhanakan dan memudahkan pemahaman serta
memecahkan permasalahan keteknikan.

Pembelajaran konsep integral tak tentu dan tentu pada unit pembelajaran ini,
diupayakan mengaitkan dengan aplikasi atau terapan pada bidang teknik,
sehingga peserta didik tidak merasa asing dan jauh dari dunia masing-masing.
Di sisi lain, pembelajaran konsep-konsep tersebut diupayakan dilalui dengan
cara menemukan sendiri (discovery learning) dari pola, aturan dan sifat-sifat
yang ada pada materi tersebut, dengan harapan peserta didik memiliki
pemahaman yang kuat dan dapat mengembangkan proses berpikir dan
kemampuan bernalarnya.

Indikator kunci sebagai tolak ukur dan target kompetensi yang harus di capai
oleh peserta didik diupayakan dalam pembelajaran menggunakan metode
pembelajaran berbasis masalah (problem based learning) dengan tujuan
membiasakan peserta didik untuk mengasah kemampuan menganalisis,
mencari hubungan dan mengevaluasi serta mengembangkan kepekaan dari
setiap permasalahan.

Aktivitas pembelajaran dalam mempelajari materi integral tak tentu dan tentu
ini juga disertai dengan soal-soal ujian nasional 5 tahun terakhir agar peserta
didik memiliki wawasan dan pengetahuan tentang kemungkinan munculnya
soal-soal yang serupa pada tahun berikutnya.

249
Program PKB melalui PKP berbasis Zonasi
Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan

UMPAN BALIK

Sebagai umpan balik apakah Saudara memiliki pemahaman yang baik dan
memadai tentang integral tak tentu dan tentu, jawablah pertanyaan-
pertanyaan berikut!

1. Apakah yang dimaksud dengan integral tak tentu? Jelaskan!

2. Apakah yang dimaksud dengan integral tentu? Jelaskan!.

3. Apakah hubungan antara integral tak tentu dan tentu? Jelaskan!

4. Apakah hubungan antara integral tak tentu dengan turunan? Jelaskan!

5. Apakah hubungan antara integral tentu dengan turunan? Jelaskan

6. Jika ∫ 𝑓(𝑥)𝑑𝑥 = 𝐹(𝑥) + 𝐶, apa yang di maksud dengan C ? Jelaskan!

𝑏
7. Jika ∫𝑎 𝑓(𝑥)𝑑𝑥 = 𝐹(𝑏) − 𝐹(𝑎), kemana perginya C dan mengapa 𝐹(𝑏) −
𝐹(𝑎) ? Jelaskan!

8. Jika 𝑓(𝑥) = 𝐹 ′ (𝑥) dimana 𝐹(𝑥) = 𝑥 2 + 2𝑥 + 1 maka 𝑓(𝑥) = 2𝑥 + 2.


Kenyataannya ketika diintegralkan ∫ (2𝑥 + 2)𝑑𝑥 = 𝑥 2 + 2𝑥 + 𝐶, apakah
artinya 𝐶 = 1ataukah 𝐶 bisa menjadi berapapun? Jelaskan!

9. Langkah apakah yang diperlukan dalam menjawab permasalahan integral


tak tentu? Jelaskan!

10. Langkah apakah yang diperlukan untuk menjawab permasalahan integral


tentu? Jelaskan!

250
Unit Pembelajaran
Integral Tak Tentu dan Tentu

Pedoman Penskoran Umpan Balik

Jumlah Total
Skor = × 100
40

Skor Umpan Balik


< 70 Masih banyak yang belum dipahami dari materi tak tentu dan
tentu. Saudara perlu membaca ulang unit ini dan
mendiskusikannya.

70-79 Masih ada yang belum dipahami dengan baik, dari materi tak
tentu dan tentu. Saudara perlu mendiskusikan bagian yang
belum dipahami dengan fasilitator atau teman.

80-89 Memahami konten, materi tak tentu dan tentu dengan baik.

> 90 Memahami konten, materi tak tentu dan tentu dengan sangat
baik. Saudara dapat menjadi fasilitator bagi teman-teman lain
untuk membelajarkan unit ini.

251
Program PKB melalui PKP berbasis Zonasi
Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan

DAFTAR PUSTAKA

Ayres, F. J., & Schmidt, P. A. (1976). Schaum’s Outline of Theory and Problems of
College Mathematics (Third Edit). New York: McGraw-Hill Companies Inc.
https://doi.org/10.1036/0071425888

Calter, P. A., Calter, M. A., Wraight, P. D., & White, S. A. (2016). Technical
Mathematic With Calculus. (Z. Craig, Ed.). Toronto: John Wiley & Sons.

Cell, J. W. (1943). Engineering Problems Illustrating Mathematics (First Edit).


London: McGraw-Hill Book Company, inc.

Permana, Y., & Minarti, E. D. (2018). Modul F PKB Matematika Teknik. (H. D.
Putra & N. Priatna, Eds.). Jakarta: Kementerian dan Kebudayaan Republik
Indonesia.

Polya, G. (2004). How to Solve It. A New Aspect of Mathematical Method. New
Jersey: Princeton University Press.

Varberg, D., Purcell, E., & Rigdon, S. (2007). Calculus_9Rded_Dale


Varberg_Edwin Purcell_Steve Rigdon.Pdf (Ninth Edit). Mexico: Pearson
Education.

Washington, A. J., & Evans, R. S. (2018). Basic Technical Mathematics with


Calculus. (J. Weidenaar, Ed.) (11th editi). Boston: Pearson Education, Inc.

252
Unit Pembelajaran
Integral Tak Tentu dan Tentu

253
Unit Pembelajaran
PROGRAM PENGEMBANGAN KEPROFESIAN BERKELANJUTAN (PKB)
MELALUI PENINGKATAN KOMPETENSI PEMBELAJARAN (PKP)
BERBASIS ZONASI

MATA PELAJARAN MATEMATIKA


SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN
(SMK)

Luas Daerah dan Volume


Benda Putar
Penulis:
Wahyu Purnama, S.Si, M.Pd

Penyunting:
Iwan Gunawan, M.Pd, M.PMat

Desainer Grafis dan Ilustrator:


TIM Desain Grafis

Copyright © 2019
Direktorat Pembinaan Guru Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus
Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan

Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang


Dilarang mengopi sebagian atau keseluruhan isi buku ini untuk kepentingan komersial
tanpa izin tertulis dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Unit Pembelajaran
Luas Daerah dan Volume Benda Putar

DAFTAR ISI

Hal

DAFTAR ISI _________________________________ 257


DAFTAR GAMBAR_____________________________ 258
DAFTAR TABEL ______________________________ 258
PENDAHULUAN ______________________________ 259
KOMPETENSI DASAR DAN PERUMUSAN IPK ________ 260
A. Kompetensi Dasar dan Target Kompetensi _____________________________ 260
B. Indikator Pencapaian Kompetensi ______________________________________ 261
APLIKASI DI DUNIA NYATA ____________________ 262
A. Aplikasi di Bidang Energi _________________________________________________ 262
B. Aplikasi di Bidang Geometri _____________________________________________ 263
C. Aplikasi di Bidang Fabrikasi _____________________________________________ 264
SOAL-SOAL UN ______________________________ 265
A. Luas Daerah _______________________________________________________________ 265
B. Volume Benda Putar ______________________________________________________ 266
BAHAN PEMBELAJARAN _______________________ 268
A. Aktivitas Pembelajaran ___________________________________________________ 268
Aktivitas Pembelajaran 1 ________________________________________________________ 269
Aktivitas Pembelajaran 2 ________________________________________________________ 271
B. Lembar Kerja Peserta Didik ______________________________________________ 273
LKPD 1. Luas Daerah _____________________________________________________________ 274
LKPD 2. Volume Benda Putar ___________________________________________________ 274
C. Bahan Bacaan _____________________________________________________________ 275
Luas Daerah ______________________________________________________________________ 275
Volume Benda Putar _____________________________________________________________ 278
PENGEMBANGAN PENILAIAN ___________________ 281
A. Pembahasan Soal-soal ____________________________________________________ 281

257
Program PKB melalui PKP berbasis Zonasi
Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan

B. Pengembangan Soal HOTS _______________________________________________ 283


Kisi-kisi Soal __________________________________________________________________ 285
C. Refleksi Pembelajaran ___________________________________________________ 289
KESIMPULAN ________________________________ 290
UMPAN BALIK _______________________________ 291

DAFTAR GAMBAR

Hal

Gambar 1. Drumlin diputar 180𝑜 _____________________________________________ 263


Gambar 2. Perbandingan Kurva Stress-Strain Hasil Uji Tarik 3 Jenis Baja _ 264

DAFTAR TABEL

Hal

Tabel 1. KISI-KISI SOAL HOTS _________________________________________________ 285

258
Unit Pembelajaran
Luas Daerah dan Volume Benda Putar

PENDAHULUAN

Kalkulus merupakan sebuah cabang ilmu dari matematika yang sangat


dibutuhkan untuk pengembangan ilmu pengetahuan terutama bagi fisika atau
keteknikan. Dalam aspek fisika, kalkulus berperan dalam konsep kecepatan
dan percepatan serta usaha.

Kalkulus (Bahasa Latin: calculus, artinya "batu kecil", untuk menghitung)


adalah cabang ilmu matematika yang mencakup limit,turunan, integral, dan
deret takterhingga. Kalkulus adalah ilmu yang mempelajari perubahan,
sebagaimana geometri yang mempelajari bentuk dan aljabar yang
mempelajari operasi dan penerapannya untuk memecahkan persamaan.
Kalkulus memiliki aplikasi yang luas dalam bidang-bidang sains, ekonomi, dan
teknik; serta dapat memecahkan berbagai masalah yang tidak dapat
dipecahkan dengan aljabar elementer.

Pada unit pembelajaran ini akan dibahas penggunaan integral, yakni luas
daerah dan volume benda putar.

Jika diperhatikan inti dari pelajaran kalkulus adalah memakai dan


menentukan limit suatu fungsi. Bahkan secara ekstrim kalkulus dapat
didefinisikan sebagai pengkajian tentang limit. Oleh karena itu pemahaman
tentang konsep dan macam-macam fungsi diberbagai cabang ilmu
pengetahuan serta sifat-sifat dan operasi limit suatu fungsi merupakan syarat
mutlak untuk memahami kalkulus diferensial dan kalkulus integral.

259
Program PKB melalui PKP berbasis Zonasi
Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan

KOMPETENSI DASAR DAN PERUMUSAN IPK

A. Kompetensi Dasar dan Target Kompetensi

Sub unit pembelajaran ini dikembangkan berdasarkan Kompetensi Dasar


kelas XII:

Kompetensi Dasar Target Kompetensi Kelas

3.34 Menentukan luas daerah 1. Menentukan luas daerah


dan volume benda putar dengan menggunakan
dengan menggunakan integral tentu
integral tentu
2. Menentukan volume benda
putar dengan menggunakan
integral tentu

4.34 Menyelesaikan masalah 1. Menyelesaikan masalah luas XII


luas daerah dan volume daerah dengan
benda putar dengan menggunakan integral
menggunakan integral tertentu
tertentu
2. Menyelesaikan masalah
volume benda putar dengan
menggunakan integral
tertentu

260
Unit Pembelajaran
Luas Daerah dan Volume Benda Putar

B. Indikator Pencapaian Kompetensi

Pengetahuan Keterampilan
3.34 Menentukan luas daerah dan 4.34 Menyelesaikan masalah luas
volume benda putardengan daerah dan volume benda
menggunakan integral tentu putar dengan menggunakan
integral tertentu
IPK Pendukung
3.34.1 Menghitung luas daerah 4.34.1 Mengidentifikasi masalah
dengan menggunakan luas daerah dengan
integral tentu menggunakan integral
tertentu
3.34.2 Menghitung volume benda 4.34.2 Mengidentifikasi volume
putar dengan menggunakan benda putar dengan
integral tentu menggunakan integral
tertentu
IPK Kunci
3.34.3 Menentukan luas daerah 4.34.3 Menyelesaikan masalah luas
dengan menggunakan daerah dengan menggunakan
integral tentu integral tertentu
3.34.4 Menentukan volume benda 4.34.4 Menyelesaikan masalah
putar dengan menggunakan volume benda putar dengan
integral tentu menggunakan integral
tertentu
IPK Pengayaan
3.34.5 Menganalisis penyelesaian
masalah luas daerah dengan
menggunakan integral
tentu

261
Program PKB melalui PKP berbasis Zonasi
Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan

3.34.6 Menganalisis penyelesaian


masalah volume benda
putar dengan menggunakan
integral tentu

APLIKASI DI DUNIA NYATA

A. Aplikasi di Bidang Energi

Penerapan integral luas daerah banyak dijumpai dalam kehidupan sehari-hari,


salah satunya dalam melakukan perhitungan terhadap energi matahari.
Sebagai contoh, perhatikan permasalahan berikut.

Pengukuran terhadap radiasi matahari pada permukaan tertentu dilakukan


mulai jam 8 pagi sampai dengan jam 8 sore mengikuti aturan (Washington &
Evans, 2018):

𝑟 = 3600(12𝑡 2 − 𝑡 3 )

Dimana 𝑟 adalah rate (perubahan) energi matahari diterima dalam Joule/jam


dan 𝑡 adalah waktu dalam jam setelah jam 8 pagi. Karena 𝑟 adalah suatu
perubahan energi, maka:

𝑑𝐸
𝑟=
𝑑𝑡

Dimana 𝐸 adalah energi dalam Joule yang diterima di permukaan. Secara


aljabar, diperoleh:

𝑑𝐸 = 𝑟 𝑑𝑡 = 3600(12𝑡 2 − 𝑡 3 )𝑑𝑡

262
Unit Pembelajaran
Luas Daerah dan Volume Benda Putar

Dengan mengintegralkan bentuk di atas, kita akan memperoleh besarnya


energi yang diterima selama 12 jam, yaitu:

12
𝐸 = 3600 ∫ (12𝑡 2 − 𝑡 3 ) 𝑑𝑡 = 6.22 × 106 J
0

B. Aplikasi di Bidang Geometri

Salah satu aplikasi integral volume benda putar khususnya, dapat dilihat pada
permasalahan berikut.

Drumlin adalah bukit oval yang terdiri dari tanah yang relatif lunak yang
berada di bawah es gletser. Analisis komputer menunjukkan bahwa
permukaan drumlin tertentu dapat diperkirakan oleh 𝑦 = 10(1 − 0.0001𝑥 2 )
yang diputar 180 ° terhadap sumbu 𝑥dari 𝑥 = −100 ke 𝑥 = 100 seperti
terlihat pada Gambar 1 (Washington & Evans, 2018). Temukan volume (dalam
m3) drumlin tersebut!

Gambar 1. Drumlin diputar 180𝑜


Jika Saudara memahami materi integral volume benda putar maka solusinya
adalah 16.800 m3.

263
Program PKB melalui PKP berbasis Zonasi
Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan

C. Aplikasi di Bidang Fabrikasi

Pada bidang fabrikasi/pengelasan, konsep luas daerah dengan integral tentu


terdapat pada perbandingan kurva tegangan dan regangan dari ketiga bahan
baja.

Kurva yang diberi label stronges (terkuat) digambarkan sebagai kurva yang
memiliki nilai sumbu y tertinggi. Kemudian kurva yang diberi label toughes
adalah kurva yang memiliki nilai ketangguhan tertinggi. Ketangguhan suatu
bahan dapat dilihat dari luas daerah di bawah kurva stress-strainnya. Semakin
besar luas daerah di bawah kurva, maka bahan tersebut dikatakan semakin
tangguh. Lalu untuk keuletan bahan digambarkan dari kurva yang diberi label
most ductil. Keuletan menggambarkan bahwa bahan tersebut sulit untuk
mengalami patah (fractur) yang dalam kurva dapat dilihat sebagai kurva yang
memiliki nilai sumbu x (strain/regangan) tertinggi.

Gambar 2. Perbandingan Kurva Stress-Strain Hasil Uji Tarik 3 Jenis Baja


Sumber: Buku Siswa Kurikulum 2013 (Teknik Dasar Pengerjaan Logam)

264
Unit Pembelajaran
Luas Daerah dan Volume Benda Putar

SOAL-SOAL UN

Berikut ini disajikan contoh soal-soal UN topik luas daerah dan volume benda
putar sebagai penerapan dari konsep integral tentu selama 3 tahun terakhir pada
pasangan Kompetensi Dasar 3.34 dan 4.34 seperti pada tabel di atas, sesuai
dengan Peraturan Dirjen Dikdasmen No. 464 tahun 2018. Soal-soal ini disajikan
agar dapat dijadikan sebagai sarana berlatih bagi peserta didik untuk
menyelesaikannya. Selain itu, soal-soal ini juga dapat menjadi acuan ketika
Saudara akan mengembangkan soal yang setipe dengan topik luas daerah dan
volume benda putar.

A. Luas Daerah

No. Soal UN Tahun 2016

39 Luas daerah yang dibatasi kurva parabola 𝑦 = 𝑥 2 dan garis 𝑦 = 5𝑥 −


4 adalah ….
A. 412 satuan luas
B. 512 satuan luas
C. 7 satuan luas
D. 9 satuan luas
E. 912 satuan luas
Identifikasi
Kelas / Semester : XII / 6
Level Kognitif : Aplikasi (Menerapkan/C3)
Indikator yang bersesuaian : 3.34.3 Menentukan luas daerah dengan
menggunakan integral tentu
Diketahui : Daerah yang dibatasi dua kurva dan sumbu x.
Ditanyakan : Luas daerah
Materi yang dibutuhkan : - Integral Tentu
- Luas daerah dibatasi dua kurva

265
Program PKB melalui PKP berbasis Zonasi
Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan

No. Soal UN Tahun 2018

19 Luas daerah yang dibatasi kurva parabola 𝑦 = 𝑥 2 + 1 , garis 𝑥 = 0 ;


𝑥 = 4 dan sumbu x adalah ….
A. 2223 satuan luas
B. 2313 satuan luas
C. 2323 satuan luas
D. 2413 satuan luas
E. 2513 satuan luas
Identifikasi
Kelas / Semester : XII / 6
Level Kognitif : Aplikasi (Menerapkan/C3)
Indikator yang bersesuaian : 3.34.3 Menentukan luas daerah dengan
menggunakan integral tentu
Diketahui : Daerah yang dibatasi dua kurva dan sumbu x.
Ditanyakan : Luas daerah
Materi yang dibutuhkan : - Integral Tentu
- Luas daerah dibatasi dua kurva

B. Volume Benda Putar

No. Soal UN Tahun 2016

38 Volume benda putar yang terjadi jika daerah yang dibatasi oleh kurva
𝑦 = 3𝑥 , garis 𝑥 = 0 ; dan 𝑥 = 2 diputar mengelilingi sumbu x sejauh
3600 adalah ….
A. 9𝜋 satuan luas
B. 12𝜋 satuan luas
C. 18𝜋 satuan luas
D. 24𝜋 satuan luas
E. 32𝜋 satuan luas
Identifikasi
Kelas / Semester : XII / 6
Level Kognitif : Aplikasi (Menerapkan/C3)

266
Unit Pembelajaran
Luas Daerah dan Volume Benda Putar

Indikator yang bersesuaian : 3.34.4 Menentukan volume benda putar


dengan menggunakan integral tentu
Diketahui : Daerah yang dibatasi dua kurva dan diputar
mengelilingi sumbu x sejauh 3600.
Ditanyakan : Volume benda putar
Materi yang dibutuhkan : - Integral Tentu
- Luas daerah dibatasi dua kurva
- Rumus volume benda putar

267
Program PKB melalui PKP berbasis Zonasi
Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan

BAHAN PEMBELAJARAN

Bahan pembelajaran yang diuraikan di sini merupakan contoh skenario


kegiatan pembelajaran dan sumber/referensi bacaan yang dapat
dimplementasikan oleh Saudara ketika akan membelajarkan topik
penggunaan integral. Bahan pembelajaran dikembangkan dengan prinsip
berpusat pada peserta didik dan berusaha memfasilitasi kemampuan atau
keterampilan berpikir tingkat tinggi. Bahan pembelajaran ini terdiri dari
aktivitas pembelajaran, lembar kegiatan peserta didik yang digunakan, dan
bahan bacaannya.

A. Aktivitas Pembelajaran

Bagian ini merupakan rincian kegiatan pembelajaran yang dapat dilakukan


guru dan peserta didik untuk mencapai kompetensi pada topik luas daerah
dan volume benda putar. Alokasi waktu yang diperlukan untuk mempelajari
dan mencapai kompetensi dasar pada topik ini sebanyak 12 jam pelajaran
yang dibagi ke dalam dua aktivitas pembelajaran. Desain aktivitas
pembelajaran secara ringkas disajikan pada tabel di bawah.

Kegiatan
Materi/Sub Alokasi
Tahap Pembelajaran Pembelajaran
materi Waktu
(Berpusat pada siswa)
Sub materi: Pendekatan saintifik: 1. Observasi masalah 6 JP
- Luas daerah  Mengamati yang berkaitan
 Menanya dengan daerah yang
dibatasi dua
 Mengumpulkan dibatasi dua kurva
kurva data/informasi dan/atau sumbu x
dan/atau  Mengasosiasi/ 2. Observasi masalah
Menalar yang berkaitan
sumbu x
 Mengkomunikasi dengan daerah yang
- Luas daerah kan dibatasi dua kurva
dibatasi dua dan/atau sumbu y

268
Unit Pembelajaran
Luas Daerah dan Volume Benda Putar

kurva 3. Eksplorasi
dan/atau Model Discovery (menentukan) batas-
Learning (DL): batas kurva
sumbu y
 Stimulation 4. Eksplorasi (mencari
(Pemberian penyelesaian luas
Rangsangan) daerah) dengan
 Problem Statement integral tentu
Sub materi: (Identifikasi 1. Observasi masalah 6 JP
- Volume masalah) volume benda yang
benda putar  Data Collection diputar mengelilingi
(Pengumpulan data) sumbu x
(mengelilingi
 Data Processing2. Observasi masalah
sumbu x) (Pengolahan data) volume benda yang
- Volume  Verification diputar mengelilingi
(Pembuktian) sumbu y
benda putar
 Generalization 3. Eksplorasi
(mengelilingi penentuan batas-
(Kesimpulan)
sumbu y) batas daerah
Model Problem Based 4. Eksplorasi
Learning (PBL): penyelesaian
 Orientasi pada volume benda putar
masalah mengelilingi sumbu x
 Mengorganisasikan atau sumbu y
peserta didik
 Membimbing
penyelidikan
individu & kelompok
 Mengembangkan
dan menyajikan
hasil karya
 Analisis dan evaluasi
Jumlah Total 12 JP

Aktivitas Pembelajaran 1

Aktivitas ini merupakan awal kegiatan/pembelajaran topik luas daerah dan


volume benda putar dari 2 aktivitas yang direncanakan, dengan alokasi waktu
6 JP (@ 45 menit). Aktivitas pertama ini dapat dilakukan guru dalam 1-2
pertemuan.

269
Program PKB melalui PKP berbasis Zonasi
Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan

Pada aktivitas ini, akan dibahas dan dipelajari sub materi tentang daerah yang
dibatasi dua fungsi/kurva, penentuan batas-batas kurva, dan penyelesaian
luas daerah dengan integral tentu. Indikator yang ingin dicapai pada aktivitas
pembelajaran ini adalah 3.34.1, 3.34.3, 3.34.5 dan 4.34.1, 4.34.3, 4.34.5.

Tujuan pembelajaran:

Setelah mengikuti aktivitas pembelajaran ini, peserta didik diharapkan


mampu:

a. Menyelesaikan masalah luas daerah menggunakan integral tentu dengan


tekun dan teliti;

Pendekatan yang digunakan berpusat pada siswa (student centered), yaitu


pendekatan saintifik dipadukan dengan penerapan model Problem Based
Learning (PBL).

Media, alat, dan bahan yang digunakan: tayangan (penggunaan integral tentu
dan luas daerah di kejuruan/teknologi), baik melalui visual, maupun audio-
visual, LKPD.

Skenario kegiatan/aktivitas:

Pada kegiatan pendahuluan, rutinitas yang dilakukan selain menyampaikan


apersepsi, motivasi, tujuan dan strategi/skenario adalah mengucap salam,
berdoa, merapikan posisi duduk, memeriksa kebersihan kelas dan kehadiran
peserta didik. (PPK: religius, nasionalis, gotong royong)

Menyajikan permasalahan kontekstual penggunaan integral tentu yang


berkaitan dengan luas daerah. Peserta didik diberikan kesempatan bertanya
dan mengumpulkan informasi dari berbagai sumber, tentang konsep dan
prosedur penyelesaiannya. (Literasi: baca-tulis, digital), (Mengamati,
menanya, mengumpulkan data; Orientasi pada masalah)

270
Unit Pembelajaran
Luas Daerah dan Volume Benda Putar

Menginstruksikan peserta didik untuk mencoba menyelesaikan masalah luas


daerah yang dibatasi kurva dari soal yang diberikan dengan konsep integral
tentu. (Mengasosiasi/menalar), (Mengorganisasikan peserta didik)

Membimbing peserta didik melakukan prosedur/tahapan dalam


menyelesaikan masalah luas daerah yang dibatasi kurva tersebut (dapat
dilakukan melalui tanya jawab atau curah pendapat). (Mengumpulkan data),
(Membimbing penyelidikan individu & kelompok)

Perwakilan peserta didik diminta menyajikan dan menjelaskan hasil kerja


atau solusi dari permasalahan yang diberikan, peserta didik lain diminta
mengamati dan menanggapi dengan seksama. (Mengkomunikasikan),
(Mengembangkan dan menyajikan hasil karya)

Bersama peserta didik menganalisis dan mereview hasil kerja dan prosedur
dari penyelesaian masalah luas daerah yang dibatasi kurva secara umum.
(Mengkomunikasikan), (Analisis dan evaluasi)

Melakukan penilaian/evaluasi (sikap, pengetahuan, dan keterampilan) selama


dan setelah proses pembelajaran.

Memfasilitasi peserta didik menyimpulkan cara dan prosedur penyelesaian


masalah luas daerah yang dibatasi kurva dengan integral tentu.

Aktivitas Pembelajaran 2

Aktivitas pembelajaran kedua dengan volume banda putar mempunyai alokasi


waktu 6 JP (@ 45 menit). Aktivitas kedua ini juga dapat dilakukan guru dalam
1-2 pertemuan.

Pada aktivitas ini, akan dibahas dan dipelajari sub materi tentang volume
benda yang dibatasi satu atau dua kurva dan diputar mengelilingi sumbu x

271
Program PKB melalui PKP berbasis Zonasi
Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan

atau sumbu y. Indikator yang ingin dicapai pada aktivitas pembelajaran ini
adalah 3.34.2, 3.34.4, 3.34.6 dan 4.34.2, 4.34.4, 4.34.6.

Tujuan pembelajaran:

Setelah mengikuti aktivitas pembelajaran ini, peserta didik diharapkan


mampu:

b. Menyelesaikan masalah volume benda putar menggunakan integral tentu


dengan tekun dan teliti;

Pendekatan yang digunakan berpusat pada siswa (student centered), yaitu


pendekatan saintifik dipadukan dengan penerapan model Problem Based
Learning (PBL).

Media, alat, dan bahan yang digunakan: tayangan (penggunaan integral tentu
dan volume benda putar di kejuruan/teknologi), baik melalui visual, maupun
audio-visual, LKPD.

Skenario kegiatan/aktivitas:

Pada kegiatan pendahuluan, rutinitas yang dilakukan selain menyampaikan


apersepsi, motivasi, tujuan dan strategi/skenario adalah mengucap salam,
berdoa, merapikan posisi duduk, memeriksa kebersihan kelas dan kehadiran
peserta didik. (PPK: religius, nasionalis, gotong royong)

Menyajikan permasalahan kontekstual penggunaan integral tentu yang


berkaitan dengan volume benda putar. Peserta didik diberikan kesempatan
bertanya dan mengumpulkan informasi dari berbagai sumber, tentang konsep
dan prosedur penyelesaiannya. (Literasi: baca-tulis, digital), (Mengamati,
menanya, mengumpulkan data; Orientasi pada masalah)

Menginstruksikan peserta didik untuk mencoba menyelesaikan masalah


volume benda yang diputar mengelilingi sumbu x atau y dari soal yang

272
Unit Pembelajaran
Luas Daerah dan Volume Benda Putar

diberikan dengan konsep integral tentu. (Mengasosiasi/menalar),


(Mengorganisasikan peserta didik)

Membimbing peserta didik melakukan prosedur/tahapan dalam


menyelesaikan masalah volume benda yang diputar mengelilingi sumbu x atau
y tersebut (dapat dilakukan melalui tanya jawab atau curah pendapat).
(Mengumpulkan data), (Membimbing penyelidikan individu & kelompok)

Perwakilan peserta didik diminta menyajikan dan menjelaskan hasil kerja


atau solusi dari permasalahan yang diberikan, peserta didik lain diminta
mengamati dan menanggapi dengan seksama. (Mengkomunikasikan),
(Mengembangkan dan menyajikan hasil karya)

Bersama peserta didik menganalisis dan mereview hasil kerja dan prosedur
dari penyelesaian masalah volume benda yang diputar mengelilingi sumbu x
atau y secara umum. (Mengkomunikasikan), (Analisis dan evaluasi)

Melakukan penilaian/evaluasi (sikap, pengetahuan, dan keterampilan) selama


dan setelah proses pembelajaran.

Memfasilitasi peserta didik menyimpulkan cara dan prosedur penyelesaian


masalah volume benda yang diputar mengelilingi sumbu x atau y dengan
integral tentu.

B. Lembar Kerja Peserta Didik

Untuk mendukung aktivitas pembelajaran di atas, berikut ini diberikan 2


Lembar Kegiatan Peserta Didik (LKPD) yang terdiri dari: 1) LKPD 1. Luas
Daerah; dan 2) LKPD 2. Volume Benda Putar.

273
Program PKB melalui PKP berbasis Zonasi
Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan

LKPD 1 diberikan pada aktivitas pembelajaran 1; dan LKPD 2 diberikan pada


aktivitas pembelajaran 2.

LKPD 1. Luas Daerah

Tujuan : 1. Menentukan batas-batas dua kurva

2. Menentukan daerah yang diarsir

3. Menentukan luas daerah

Petunjuk : diketahui daerah yang dibatasi kurva atau garis berikut.

a. y = 2 – x2 dan garis y = x

b. y= 4x – x² dan garis x= 6 ; sumbu x dan sumbu y

c. y= x²-2x+1 dan garis y= x+5

d. y = x2 – 3x + 2, y = 3x, dan sumbu x.

Gambarkan daerah tersebut, kemudian tentukan luas daerah yang terjadi.

LKPD 2. Volume Benda Putar

Tujuan : 1. Menentukan batas-batas kurva/grafik

2. Menentukan daerah yang diarsir

3. Menentukan volume benda jika kurva diputar mengelilingi


sumbu x atau y sejauh 3600

274
Unit Pembelajaran
Luas Daerah dan Volume Benda Putar

1. Petunjuk: diketahui daerah D yang dibatasi kurva atau garis berikut.

a. 𝑦 = 3𝑥 − 𝑥 2 , 𝑥 ≥ 0
b. 𝑥 2 + 𝑦 2 = 16, 𝑥 ≥ 0, 𝑦 ≥ 0 (kuadran I).
c. 4𝑥 2 + 9𝑦 2 = 36 dan sumbu x
d. 𝑦 = 𝑥 2 − 5 , dan sumbu x
3
e. 𝑦 = sin 2𝜃, 0 ≤ 𝜃 ≤ 2 𝜋

Gambarkan daerah tersebut beserta arsirannya, kemudian tentukan


volume benda yang terjadi jika kurva diputar 3600 mengelilingi sumbu x.

2. Tentukan volume benda putar yang terjadi bila daerah yang dibatasi oleh
y = 3x dan parabola y = x2 diputar sejauh 3600 mengelilingi sumbu x.

C. Bahan Bacaan

Luas Daerah

Luas daerah antara kurva dengan sumbu X atau sumbu Y

y y
Y =
0 x=a x=b

0 x=a x=b
y = f(x)
(b)
y
Y1=f(x

Y2=g(x

275
Program PKB melalui PKP berbasis Zonasi
Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan

Dari gambar diatas luas daerah yang diarsir :

b b a b
LA =  f ( x) dx LB =   f ( x)dx   f ( x)dx LC =  ( y1  y 2 )dx
a a b a

Contoh soal :

Hitunglah luas daerah yang dibatasi oleh:

1. y1= x2 dan y2 = 2x +3

 3
2. y = cos x, untuk x
2 2

Penyelesaian:

1. y1 = x2 dan y2 = 2x +3

Gambar di bawah memperlihatkan daerah yang dibatasi oleh kurva:

y1 = x2 dan y2 = 2x + 3

y
Menentukan batas-batasnya:
Y =
2x+3 y1 - y2 = 0

x2 - 2x-3=0
Y=x2
(x +1)(x – 3 )=0, jadi diperoleh

-1 3 x X1 = -1 dan x2= 3

276
Unit Pembelajaran
Luas Daerah dan Volume Benda Putar

3
L =  (2 x  3)  x 2 dx
1

3
 1   1   1 
=  x 2  3x  x 3  = 3 2  3.3  .33    12  3.(1)  .(13 )
 3  1  3   3 

 1 
= 9  (1  3  )
 3 

2
= 10 satuan luas
3

atau dengan menggunakan cara cepat (khusus untuk luas yang dibatasi oleh
dua kurva yang belum diketahui batas-batasnya).

D D
L=
6a 2

Sehingga luasnya menjadi : y = 2x + 3 - x2, D = b2-4.a.c = 4- 4.(-1).3 =16

16 16 64 2
L=   10 satuan luas
6.(1 ) 6
2
3

277
Program PKB melalui PKP berbasis Zonasi
Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan

Volume Benda Putar

Pengertian benda putar adalah suatu bentuk bidang datar yang diputar sejauh
360o, terhadap suatu garis pada bidang datar tersebut sebagai sumbu
putarannya perhatikan gambar berikut:

1. Volume benda putar mengelilingi sumbu x


f(x)
b y
V =   ( f ( x) dx
2

a
∆x
x1

V =   y 2 dx
x2 x
a b

2. Volume benda putar mengelilingi sumbu y:


y
d
V =   ( f ( y )) 2 dy
c
d
y2

V =   x 2 dy
y1 x = f(Y)

c
x

278
Unit Pembelajaran
Luas Daerah dan Volume Benda Putar

1. 1. ▲ABC diputar dengan A sebagai pusat


A
sumbu putar.

B C

B C
C’

2. C
2. ▲BCD, diputar dengan BD sebagai pusat
sumbu putar.

B D C

3.
K L
3. B
D

C’

3. Persegi panjang KLMN diputar dengan KM


M N
sebagai pusat sumbu putar.

K L

M N

279
Program PKB melalui PKP berbasis Zonasi
Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan

3. Volume benda putar yang dibatasi oleh dua kurva.

b
V =   ( f1 ( x) 2  ( f 2 ( x) 2 } dx dengan f1(x) > f2 (x), yang mana a x < b
a

x2

V =   ( y 21  y 2 2 ) dx
x1

Contoh soal :

Hitunglah volume benda putar yang terjadi, jika yang daerah dibatasi kurva

y = x + 1, x = 0 , x = 2, dan sumbu x diputar mengelilingi sumbu x sejauh 360o

Penyelesaian:

y
y =

0 2

2 2 2
V =   f 2 (x) dx =   ( x ) 2 dx =   ( x 2  2 x  1)dx
0 0 0

2
1   1 1  26
=   x 3  x 2  x  =   ( .2 3  2 2  2 )  ( 0 3  0 2  0 )  =  ( )
3 0  3 3.  3

26
=  satuan volume
3

280
Unit Pembelajaran
Luas Daerah dan Volume Benda Putar

PENGEMBANGAN PENILAIAN

Bagian ini memuat pembahasan dari soal-soal penggunaan integral tentu yang
muncul di UN pada lima tahun terakhir yang telah ditulis pada sub unit
sebelumnya dan kurang berhasil dijawab dengan benar oleh peserta didik.
Pada bagian ini memuat juga cara mengembangkan dan contoh-contoh soal
HOTS agar dapat dijadikan acuan oleh Saudara ketika mengembangkan soal
untuk topik ini. Saudara perlu mencermati dengan baik bagian ini, sehingga
Saudara dapat terampil mengembangkan soal yang mengacu pada indikator
pencapaian kompetensi yang termasuk HOTS.

A. Pembahasan Soal-soal

Luas Daerah

39 Luas daerah yang dibatasi kurva parabola 𝒚 = 𝒙𝟐 dan garis 𝒚 = 𝟓𝒙 −


𝟒 adalah ….
A. 𝟒𝟏𝟐 satuan luas
B. 𝟓𝟏𝟐 satuan luas
C. 𝟕 satuan luas
D. 𝟗 satuan luas
E. 𝟗𝟏𝟐 satuan luas

Kunci Jawaban: A

Pembahasan:

Terlebih dahulu tentukan titik-titik batas dari kedua kurva tersebut, dengan
cara: y = x2 dan y = 5x-4  x2 – 5x + 4 = 0

(x-1)(x-4) = 0  x1 = 1; x2 = 4

281
Program PKB melalui PKP berbasis Zonasi
Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan

Daerah yang diarsir:

4 5 1 4 5 1
∫1 ((5𝑥 − 4) − 𝑥 2 ) 𝑑𝑥 = (2 𝑥 2 − 4𝑥 − 3 𝑥 3 ) = (2 (4)2 − 4(4) − 3 (4)3 ) −
1
5 1 64 5 1 64 5 1
(2 (1)2 − 4(1) − 3 (1)3 ) = (40 − 16 − ) − (2 − 4 − 3) = 28 − −2+3 =
3 3
5 9
7− 2 = 2

Luas daerah = 9/2 satuan luas.

19 Luas daerah yang dibatasi kurva parabola 𝒚 = 𝒙𝟐 + 𝟏 , garis 𝒙 = 𝟎 ;


𝒙 = 𝟒 dan sumbu x adalah ….
A. 𝟐𝟐𝟐𝟑 satuan luas
B. 𝟐𝟑𝟏𝟑 satuan luas
C. 𝟐𝟑𝟐𝟑 satuan luas
D. 𝟐𝟒𝟏𝟑 satuan luas
E. 𝟐𝟓𝟏𝟑 satuan luas

Kunci Jawaban: E

Pembahasan:

Terlebih dahulu tentukan daerah arsir dengan batas-batas tersebut, hasilnya:


(daerah yang diarsir):

4 1 4 1 64 76
∫0 (𝑥 2 + 1) 𝑑𝑥 = (3 𝑥 3 + 𝑥) = (3 (4)3 + 4) − 0 = 3
+4= 3
0

Luas daerah = 76/3 = 25 1/3 satuan luas.

282
Unit Pembelajaran
Luas Daerah dan Volume Benda Putar

Volume Benda Putar

38 Volume benda putar yang terjadi jika daerah yang dibatasi oleh kurva
𝒚 = 𝟑𝒙 , garis 𝒙 = 𝟎 ; dan 𝒙 = 𝟐 diputar mengelilingi sumbu x sejauh
3600 adalah ….
A. 𝟗𝛑 satuan luas
B. 𝟏𝟐𝝅 satuan luas
C. 𝟏𝟖𝝅 satuan luas
D. 𝟐𝟒𝝅 satuan luas
E. 𝟑𝟐𝝅 satuan luas

Kunci Jawaban: D

Pembahasan:

Terlebih dahulu tentukan daerah arsir dengan batas-batas tersebut, hasilnya


(daerah yang diarsir):

Jika diputar 3600 mengelilingi sumbu x, menjadi:

2 2 9 2
𝜋 ∫0 (3𝑥)2 𝑑𝑥 = 𝜋 ∫0 9𝑥 2 𝑑𝑥 = 𝜋 (3 𝑥 3 ) = 𝜋(3(2)3 ) − 0 = 24𝜋
0

Volume = 24 satuan volume

B. Pengembangan Soal HOTS

Pada bagian ini akan dimodelkan pembuatan soal yang memenuhi indikator
pencapaian kompetensi yang diturunkan dari kompetensi dasar pengetahuan.
Pengembangan soal diawali dengan pembuatan kisi-kisi agar Saudara dapat
melihat kesesuaian antara kompetensi, lingkup materi, dan indikator soal.
Selanjutnya, dilakukan penyusunan soal di kartu soal berdasarkan kisi-kisi

283
Program PKB melalui PKP berbasis Zonasi
Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan

yang telah disusun sebelumnya. Contoh soal yang disajikan terutama untuk
mengukur indikator kunci pada level kognitif yang tergolong HOTS.

284
Kisi-kisi Soal

Tabel 1. KISI-KISI SOAL HOTS


Nomor Level Bentuk
No. Kompetensi Dasar Lingkup Materi Materi Indikator Soal
Soal Kognitif Soal
1 2 3 4 5 6 7 8
1. 3.34 Menentukan luas Luas Daerah dan Luas Daerah Diberikan masalah daerah 1 C3 PG
daerah dan volume Volume Benda yang dibatasi kurva dalam
benda putar dengan Putar koordinat kartesius, peserta
menggunakan integral didik dapat menentukan
tentu
luasnya.
4.22 Menyelesaikan
masalah luas daerah
dan volume benda Diberikan masalah daerah 2 C3 Uraian
putar dengan yang dibatasi kurva dalam
menggunakan integral koordinat kutub
tertentu (trigonometri), peserta didik
dapat menentukan luasnya.

Volume Benda Diberikan masalah daerah 3 C3 Uraian


Putar yang dibatasi kurva dalam

Paket Unit Pembelajaran


koordinat kutub

Pembelajaran Aljabar
(trigonometri), peserta didik
dapat menentukan volume
benda yang diputar 3600
mengelilingi sumbu x atau y.
285
Program PKB melalui PKP berbasis Zonasi
Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan

KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN


KARTU SOAL
Tahun Pelajaran 2018/2019

Jenis Sekolah : SMK Kurikulum : 2013


Kelas : XII Bentuk Soal : Pilihan Ganda
Mata Pelajaran : Matematika Nama Penyusun :
Pengetahuan/
Buku Sumber
KOMPETENSI
: √ Aplikasi Penalaran
DASAR Pemahaman

Menentukan luas RUMUSAN BUTIR SOAL


daerah dan volume
benda putar dengan
menggunakan Volume benda putar yang dibatasi y = 5 cos 2x sumbu x dan
Nomor
integral tentu ordinat pada x=0 dan x = ¼ diputar satu putaran penuh
Soal mengelilingi sumbu x adalah ….
23𝜋2
A.
8
LINGKUP MATERI 1 25𝜋2
B.
8
25𝜋2
C.
4
27𝜋2
Luas Daerah D.
4
27𝜋2
MATERI E.
8

Luas Daerah Kunci


Dibatasi Kurva
Jawaban
INDIKATOR SOAL
B
Diberikan masalah
daerah yang
dibatasi kurva
dalam koordinat
kartesius, peserta
didik dapat
menentukan
luasnya.

286
Unit Pembelajaran
Luas Daerah dan Volume Benda Putar

KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN


KARTU SOAL
Tahun Pelajaran 2018/2019

:
Jenis Sekolah : SMK Kurikulum

Kelas : XII Bentuk Soal : Uraian


Mata Pelajaran : Matematika Nama Penyusun :
Buku Sumber Pengetahuan/
KOMPETENSI Penalaran
DASAR : Pemahaman
√ Aplikasi
Menentukan luas RUMUSAN BUTIR SOAL
daerah dan volume
benda putar dengan
menggunakan Nomor Tentukan luas daerah yang dibatasi oleh kurva y=sin 2θ dan
integral tentu y=cos 2θ, θ= /8 dan θ= /3.
Soal

LINGKUP MATERI 2

Luas Daerah
MATERI
Luas Daerah
Dibatasi Kurva
INDIKATOR SOAL
Diberikan masalah
daerah yang dibatasi
kurva dalam
koordinat kartesius,
peserta didik dapat
menentukan volume
benda yang diputar
3600 mengelilingi
sumbu x atau y.

Pedoman Penskoran

Kunci Jawaban Skor


Menggambarkan daerah irisan dua kurva berikut batas-batasnya 2
Menentukan luas daerah/irisan 1 1
Menentukan luas daerah/irisan 2 1
Menentukan luas daerah/irisan keseluruhan 1
Total skor 5

287
Program PKB melalui PKP berbasis Zonasi
Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan

KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN


KARTU SOAL
Tahun Pelajaran 2018/2019

:
Jenis Sekolah : SMK Kurikulum

Kelas : XII Bentuk Soal : Uraian


Mata Pelajaran : Matematika Nama Penyusun :
Buku Sumber Pengetahuan/
KOMPETENSI Penalaran
DASAR : Pemahaman
√ Aplikasi
Menentukan luas RUMUSAN BUTIR SOAL
daerah dan volume
benda putar dengan
menggunakan Nomor Tentukan volume benda putar dari daerah yang dibatasi kurva
integral tentu y=sin 2θ dan y=cos θ yang diputar 3600 terhadap sumbu x.
Soal

LINGKUP MATERI 3

Volume Benda Putar


MATERI
Volume Benda Putar

INDIKATOR SOAL
Diberikan masalah
daerah yang dibatasi
kurva dalam
koordinat kartesius,
peserta didik dapat
menentukan volume
benda yang diputar
3600 mengelilingi
sumbu x atau y.

Pedoman Penskoran

Kunci Jawaban Skor


Menggambarkan daerah irisan dua kurva berikut batas-batasnya 2
Menentukan volume putar daerah/irisan 1 1
Menentukan volume putar daerah/irisan 2 1
Menentukan volume putar daerah/irisan keseluruhan 1
Total skor 5

288
Unit Pembelajaran
Luas Daerah dan Volume Benda Putar

C. Refleksi Pembelajaran

Setelah melaksanakan proses pembelajaran pada topik/pokok bahasan luas


daerah dan volume benda putar, guru perlu melaksanakan refleksi terkait
proses pembelajaran yang sudah dilakukan, peserta didik, penilaian dan
ketercapaian KD.

Proses pembelajaran direfleksi dengan mengecek apakah aktivitas


pembelajaran sudah sesuai dengan sintak/fase pada model pembelajaran
yang dikembangkan atau tidak (pendekatan saintifik dengan model PBL dan
DL). Apakah proses pembelajaran sudah berorientasi pada keterampilan
berpikir tingkat tinggi (HOTS) atau belum. Peserta didik direfleksi dengan
mengecek apakah siswa sudah menunjukan penguatan karakter dan literasi
yang diharapkan atau belum. Penilaian direfleksi dengan mengecek apakah
penguasan siswa terhadap pengetahuan dan keterampilan konten luas daerah
dan volume benda putar sudah mencapai IPK kunci yang diharapkan atau
tidak, juga ketercapaian KD direfleksi dari ketercapaian seluruh IPK yang telah
disusun diawal. Adapun teknis pelaksanaan refleksi dapat ditulis dalam format
tertulis secara deskriptif pada tabel dengan rincian poin refleksi (proses
pembelajaran, peserta didik, penilaian dan ketercapaian KD), identifikasi
masalah yang dihadapi dan pokok-pokok hasil refleksi (solusi).

289
Program PKB melalui PKP berbasis Zonasi
Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan

KESIMPULAN

Penerapan integral tentu merupakan tahap akhir dari penguasaan konsep


integral. Dengan penerapan integral tentu pada pencarian luas daerah dan
volume benda putar, Anda sebagai peserta diklat diharapkan mampu
mengembangkan penerapannya di bidang teknologi/kejuruan lainnya.

Unit pembelajaran luas daerah dan volume benda putar ini dikembangkan
berdasarkan kecenderungan soal dan kisi-kisi UN Matematika SMK yang
berkaitan dengan pasangan KI-KD dalam Peraturan Dirjen Dikdasmen No. 464
tahun 2018 terutama pada KD 3.34 dan 4.34. Laporan dari aplikasi pamer
Puspendik Kemdikbud menunjukkan bahwa, nilai rata-rata UN untuk topik
luas daerah dan volume benda putar lebih rendah dari rata-rata nasional
untuk Matematika SMK.

290
Unit Pembelajaran
Luas Daerah dan Volume Benda Putar

UMPAN BALIK

Dalam rangka mengetahui pemahaman terhadap unit ini, Saudara perlu


mengisi lembar persepsi pemahaman. Berdasarkan hasil pengisian instrumen
ini, Saudara dapat mengetahui posisi pemahaman beserta umpan baliknya.
Oleh karena itu, isilah lembar persepsi diri ini dengan objektif dan jujur
dengan memberikan tanda silang (X) pada kriteria yang menurut saudara
tepat.

Lembar Persepsi Pemahaman Unit


Kriteria
No Aspek
1 2 3 4
1 Memahami dengan baik semua indikator yang telah
dikembangkan di unit ini.
2 Mampu menghubungkan konten dengan fenomena
kehidupan sehari-hari.
3 Memahami dengan baik bahwa aktivitas
pembelajaran yang disusun dapat mengembangkan
HOTS peserta didik.
4 Memahami dengan baik tahapan urutan aktivitas
pembelajaran yang disajikan.
5 Mampu dengan baik mengaplikasikan aktivitas
pembelajaran di dalam kelas.
6 Memahami dengan baik lembar kerja peserta didik
yang dikembangkan.
7 Mampu melaksanakan dengan baik lembar kerja
peserta didik yang dikembangkan.
8 Memahami konten secara menyuluh dengan baik.
9 Memahami prosedur penyusunan soal HOTS dengan
baik.
10 Mampu membahas soal HOTS yang disajikan dengan
tepat.
Jumlah
Jumlah Total

Keterangan Pedoman Penskoran:


1=tidak menguasai
2 = cukup menguasai 𝑆𝑘𝑜𝑟 =
𝐽𝑢𝑚𝑙𝑎ℎ 𝑇𝑜𝑡𝑎𝑙
𝑥 100
40
3 = menguasai
4 = Sangat Menguasai

291
Program PKB melalui PKP berbasis Zonasi
Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan

Keterangan Umpan Balik:


Skor Umpan Balik
< 70 Masih banyak yang belum dipahami, di antara konten, cara
membelajarkannya, mengembangkan penilaian dan melaksanakan
penilaian berorientasi HOTS. Saudara perlu membaca ulang unit ini
dan mendiskusikannya dengan dengan fasilitator di MGMP sampai
Saudara memahaminya.
70-79 Masih ada yang belum dipahami dengan baik, di antara konten, cara
membelajarkan, mengembangkan penilian dan melaksanakan
penilaian berorientasi HOTS. Saudara perlu mendiskusikan bagian
yang belum dipahami dengan fasilitator atau teman lain di MGMP.
80-89 Memahami konten, cara membelajarkan, mengembangkan penilaian
dan melaksanakan penilaian berorientasi HOTS dengan baik.
 90 Memahami konten, cara membelajarkan, mengembangkan penilaian
dan melaksanakan penilaian berorientasi HOTS dengan sangat baik.
Saudara dapat menjadi fasilitator bagi teman-teman lain di MGMP
untuk membelajarkan unit ini.

292
Unit Pembelajaran
Luas Daerah dan Volume Benda Putar

293
Paket Unit Pembelajaran
Keterampilan bagi Peserta Didik Autis

PENUTUP

Besar harapan kami, Unit-unit pembelajaran yang telah dikembangkan ini


dapat menjadi acuan Saudara dalam mengembangkan desain pembelajaran
dan penilaian yang membantu pencapaian kecakapan Abad ke-21.
Selanjutnya, saudara dapat menerapkan desain yang telah disusun dalam
pembelajaran kepada peserta didik Autis di kelas masing-masing.

Dalam rangka mencapai tujuan tersebut, Saudara perlu memahami unit-unit


ini dengan baik. Oleh karena itu, unit-unit perlu dipelajari dan Saudara kaji
lebih lanjut bersama guru-guru lainnya dalam Program Peningkatan
Kompetensi Pembelajaran (PKP) di MGMP di Zona masing-masing. Saudara
bersama guru-guru lainnya perlu mengkaji dengan baik semua komponen unit
pembelajaran yang disajikan sehingga dapat memudahkan Saudara untuk
mengimplementasikannya di kelas. Selain itu, saudara dapat mengantisipasi
kesulitan-kesulitan yang mungkin dihadapi.

Unit-unit pembelajaran dikembangkan agar memudahkan Saudara dalam


menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP). Hal ini karena aktivitas
pembelajaran yang disajikan merupakan acuan umum langkah pembelajaran
untuk mencapai masing-masing KD. Saudara perlu memerinci aktivitas
pembelajaran menjadi skenario di dalam RPP agar lebih mudah
diimplementasikan.

Selama mengimplementasikan unit-unit ini, Saudara perlu terus


merefleksikan dan mengevaluasi keefektifan, keberhasilan serta
permasalahannya. Permasalahan-permasalahan yang ditemukan dapat
langsung didiskusikan bersama guru lainnya, instruktur, kepala sekolah, atau
pengawas agar dapat dengan segera menemukan solusinya. Setiap
keberhasilan, permasalahan, dan solusi yang ditemukan selama pembelajaran
perlu Saudara tuliskan dalam bentuk karya tulis best practice atau lainnya.

295
Program PKB melalui PKP berbasis Zonasi
Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan

Pada akhirnya, Saudara dapat melaksanakan pembelajaran dengan baik,


peserta didik mencapai hasil belajar yang optimal, sekaligus Saudara dapat
menghasilkan karya tulis yang berguna bagi pengembangan keprofesian.

Dalam rangka perbaikan dan pengembangan unit-unit lainnya, Kami


mengharapkan saran, masukan, dan usulan penyempurnaan yang dapat
disampaikan kepada tim penulis melalui surat elektronik (e-mail).

296
Paket Unit Pembelajaran
Keterampilan bagi Peserta Didik Autis

DAFTAR PUSTAKA

Ayres, F. J., & Schmidt, P. A. (1976). Schaum’s Outline of Theory and Problems of
College Mathematics (Third Edit). New York: McGraw-Hill Companies Inc.
https://doi.org/10.1036/0071425888

Calter, P. A., Calter, M. A., Wraight, P. D., & White, S. A. (2016). Technical
Mathematic With Calculus. (Z. Craig, Ed.). Toronto: John Wiley & Sons.

Cell, J. W. (1943). Engineering Problems Illustrating Mathematics (First Edit).


London: McGraw-Hill Book Company, inc.

Permana, Y., & Minarti, E. D. (2018). Modul F PKB Matematika Teknik. (H. D.
Putra & N. Priatna, Eds.). Jakarta: Kementerian dan Kebudayaan Republik
Indonesia.

Polya, G. (2004). How to Solve It. A New Aspect of Mathematical Method. New
Jersey: Princeton University Press.

Varberg, D., Purcell, E., & Rigdon, S. (2007). Calculus_9Rded_Dale


Varberg_Edwin Purcell_Steve Rigdon.Pdf (Ninth Edit). Mexico: Pearson
Education.

Washington, A. J., & Evans, R. S. (2018). Basic Technical Mathematics with


Calculus. (J. Weidenaar, Ed.) (11th editi). Boston: Pearson Education, Inc.

297
Program PKB melalui PKP berbasis Zonasi
Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan

298