Anda di halaman 1dari 6
HUBUNGAN TOKSIKOLOGI DENGAN ILMU LAIN TRIANA SRISANTYORINI, SKM, M.KES DOSEN TETAP PS. KESEHATAN MASYARAKAT FAKULTAS
HUBUNGAN
TOKSIKOLOGI
DENGAN ILMU LAIN
TRIANA SRISANTYORINI, SKM, M.KES
DOSEN TETAP PS. KESEHATAN MASYARAKAT
FAKULTAS KEDOKTERAN DAN KESEHATAN
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH JAKARTA
Hubungan toksikologi dengan ilmu lain immunologi farmakologi patologi biologi TOKSIKOLOGI fisiologi kimia
Hubungan toksikologi dengan ilmu lain
immunologi
farmakologi
patologi
biologi
TOKSIKOLOGI
fisiologi
kimia
matematika
Lingkungan :
Ekonomi
(dari segi manfaat) :
•   Pencemaran
•   Akumulasi
pencemaran
•   Kes. Lingk.
Forensik :
- Perkembangan obat
-   Zat tambahan pada
•   Diagnosis
•   Terapi
makanan
- Pestisida
!   Toksikologi modern merupakan bidang yang didasari oleh multi displin ilmu, ia dapat dengan
!   Toksikologi modern merupakan bidang yang didasari
oleh multi displin ilmu, ia dapat dengan bebas
meminjam bebarapa ilmu dasar, guna mempelajari
interaksi antara zat tokson dan mekanisme biologi
yang di timbulkan.
!   Ilmu toksikologi ditunjang oleh berbagai ilmu dasar,
seperti kimia, biologi, fisika, matematika.
!   Kimia analisis dibutuhkan untuk mengetahui jumlah
toksikan yang melakukan ikatan dengan reseptor
sehingga dapat memberikan efek toksik.
!   Bidang ilmu biokimia diperlukan guna mengetahui
informasi penyimpangan reaksi kimia pada organisme
yang di akibatkan oleh zat tokson.
!   Perubahan biologis yang diakibatkan oleh zat tokson dapat diungkap melalui bantuan ilmu patologi,
!   Perubahan biologis yang diakibatkan oleh zat tokson
dapat diungkap melalui bantuan ilmu patologi,
immunologi, fisiologi.
!   Untuk mengetahui efek berbahaya dari suatu zat
kimia pada suatu sel, jaringan atau organisme
memerlukan dukungan ilmu patologi, yaitu dalam
menunjukan wujud perubahan / penyimpangan kasar,
mikroskopi, atau penyimpangan submikroskopi dari
normalnya.
!   Perubahan biologi akibat paparan tokson dapat
termanisfestasi dalam bentuk perubahan sistem
kekebakan (immun) tubuh, untuk itu diperlukan
bidang ilmu immunologi guna lebih dalam
mengungkap efek zat toksik pada sistem kekebalan
organisme.
!   Mengadopsi konsep dasar yang dikemukakan oleh Paracelcus, manusia menggolongkan efek yang ditimbulkan oleh
!   Mengadopsi konsep dasar yang
dikemukakan oleh Paracelcus, manusia
menggolongkan efek yang ditimbulkan
oleh zat tokson menjadi konsentrasi batas
minimum memberikan efek, daerah
konsentrasi dimana memberikan efek
yang menguntungkan (efek terapeutik,
lebih dikenal dengan efek farmakologi),
batas konsentrasi dimana sudah
memberikan efek berbahaya (konsetrasi
toksik), dan konsentrasi tertinggi yang
dapat menimbulkan efek kematian.
!   Agar dapat menetapkan batasan konsentrasi ini toksikologi memerlukandukungan ilmu kimia analisis, biokimia,maupun
!   Agar dapat menetapkan batasan konsentrasi ini
toksikologi memerlukandukungan ilmu kimia
analisis, biokimia,maupun kimia instrmentasi,
serta hubungannya dengan biologi. Ilmu statistik
sangat diperlukanoleh toksikologi dalam
mengolah baik data kualitatif maupun data
kuantitatif yang nantinya dapat dijadikan
sebagai besaran ekspresi parameter-parameter
angka yang mewakili populasi.Bidang yang
paling berkaitan dengan toksikologi dalam
farmakologi, karena ahli farmakologi harus
memahami tidak hanya efekbermanfaat zat
kimia, tetapi juga efek berbahaya yang mungkin
diterapkan padapenggunaan terapi. Farmakologi
pada umumnya menelaah efek toksik,
mekanisme kerja toksik, hubungan dosis respon,
dari suatu tokson.