Anda di halaman 1dari 19

LAPORAN

PRAKTIKUM FARMASI RUMAH SAKIT

ALAT KESEHATAN UNTUK DIAGNOSIS PENYAKIT DAN

PERAWATAN

Nama : RAHMAWATI

NIM : 160101041

PROGRAM STUDI SARJANA FARMASI

SEKOLAH TINGGI ILMU FARMASI BHAKTI PERTIWI

PALEMBANG

2019
BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Rumah sakit adalah institusi pelayanan kesehatan yang
menyelenggarakan pelayanan kesehatan perorangan secara paripurna yang
menyediakan pelayanan rawat inap, rawat jalan dan gawat darurat
(Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia No.
340/MENKES/PER/III/2010). Sedangkan pengertian rumah sakit menurut
Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia No.
1204/Menkes/SK/X/2004 tentang Persyaratan Kesehatan Lingkungan
Rumah Sakit, dinyatakan bahwa : “Rumah sakit merupakan sarana
pelayanan kesehatan, tempat berkumpulnya orang sakit maupun orang
sehat, atau dapat menjadi tempat penularan penyakit serta memungkinkan
terjadinya pencemaran lingkungan dan gangguan kesehatan”. Dari
pengertian diatas, rumah sakit melakukan beberapa jenis pelayanan
diantaranya pelayanan medik, pelayanan penunjang medik, pelayanan
perawatan, pelayanan rehabilitasi, pencegahan dan peningkatan kesehatan,
sebagai tempat pendidikan dan atau pelatihan medik dan para medik,
sebagai tempat penelitian dan pengembangan ilmu dan teknologi bidang
kesehatan serta untuk menghindari risiko dan gangguan kesehatan
sebagaimana yang dimaksud, sehingga perlu adanya penyelenggaan
kesehatan lingkungan rumah sakit sesuai dengan persyaratan kesehatan.

B. Tujuan Praktikum
1. Mahasiswa mengetahui berbagai macam alat kesehatan untuk
diagnosa penyakit dan untuk perawatan pasien.
2. Mahasiswa menjelaskan dan memberikan layanan informasi tentang
alat kesehatan untuk diagnosis sederhana dan instrument canggih
serta alat kesehatan untuk perawatan.
BAB II
TINJAUAN PUSTAKA

Alat kesehatan adalah instrument, apparatus, mesin dan atau implant


yang tidak mengandung obat yang digunakan untuk mencegah, mendiagnosis,
menyembuhkan dan meringankan penyakit, merawat orang sakit, memulihkan
kesehatan pada manusia dan atau untuk membentuk struktur dan memperbaiki
fungsi tubuh. Bahan Medis Habis Pakai adalah alat kesehatan yang ditujukan
untuk penggunaan sekali pakai (single use).
Kategori Alat Kesehatan, dibagi menjadi 3 yaitu :
1. Alat kesehatan elektromedik, terdiri dari alkes elektromedik radiasi dan
alkes elektromedik non radiasi.
- Alkes elektromedik radiasi, yaitu alat kesehatan yang menggunakan
sumber listrik untuk pengoperasian dan memancarkan radiasi
pengion atau zat radioaktif selama penggunaan untuk mencapai
maksud penggunaannya. Contoh : radiographic/fluoroscopic unit
- Alkes elektromedik non radiasi, yaitu alat kesehatan yang
menggunakan sumber listrik untuk pengopersian dan tidak
memancarkan radiasi pengion atau zat radioaktif selama penggunaan
untuk mencapai maksud penggunaannya. Contoh : nebulizer
2. Alat kesehatan non elektromedik, terdiri dari alkes non elektromedik
steril dan alkes non elektromedik non steril.
- Alkes non elektromedik steril, yaitu alat kesehatan yang
penggunaannya tidak memerlukan sumber listrik dan mengalami
proses sterilisasi pada proses produksinya dan produknya steril.
Contoh : jarum suntik, kasa steril, benang bedah, IV catheter, infus
set.
- Alkes non elektromedik non steril, yaitu alat kesehatan yang
penggunaannya tidak memerlukan sumber listrik dan produknya
tidak steril. Contoh : plester, instrument bedah, timbangan bayi,
kursi roda manual, tempat tidur pasien manual, stetoscope.
3. Produk diagnostik in vitro, yaitu alat kesehatan yang digunakan untuk
pemeriksaan spesimen dari dalam tubuh manusia secara In Vitro untuk
menyediakan informasi untuk diagnosa, pemantauan atau gabungan.
Termasuk reagen, kalibrator, bahan control, penmapung spesimen,
software, dan instrument atau alat bahan kimia lain yang terkait. Contoh:
Alat tes gula darah, tes kehamilan muda, tes asam urat, alat tes kimia
analitik, hematology analyzer.
BAB III
METODE PRAKTIKUM

A. Alat dan Bahan


 In focus
 PPT
 Video
 Berbagai macam alat kesehatan

B. Prosedur praktikum
1. Sebelum praktikum dilaksanakan carilah terlebih dahulu fungsi alat –
alat kesehatan dan isikan kedalam kolom yang telah di sediakan.
Alat kesehatan diagnosis sederahana
Alat kesehatan berikut ini merupakan alat diagnosis sederhana yang
merupakan alat kesehatan dasar dan perlu tersedia di fasilitas pelayanan
kesehatan primer.
No Nama alat Gambar fungsi

1. Stetoscop Untuk mendengar bunyi


organ tubuh missal jantung,
paru-paru, dll

2. Pocket fetal heart Untuk mendeteksi detak


rate monitor jantung janin/ fetus (FHR)
(dopler) paling cepat umur 12
minggu kehamilan
3. Thermometer Untuk mengukur suhu
tubuh dewasa dan
(a). Thermometer anak/bayi. Dapat
raksa diaplikasikan dibawah
(b). Thermometer ketiak, mulut (oral) dan
digital rectal

4. Sphygmomanometer Untuk mengukur tekanan


darah
(a). mercurial
sphygmomanometer

(b). electrical
sphygmomanometer

5. Reflex hammer Memeriksa kemampuan


reflex dari bagian tertentu
tubuh kita misalnya lutut

6. Tongue depressor/ Untuk menekan lidah agar


tong spatel dapat memeriksa/ melihat
kelainan pada tenggorokan
misalnya amandel,
faringitis, dll.

7. Laryngeal mirror Untuk memeriksa/ melihat


keadaan dalam mulut/
tenggorokan

8. Speculum Alat yang digunakan


kedalam liang rongga tubuh
(a). speculum nasal yang kegunaannya adalah
(b). speculum ear untuk memeriksa/ melihat
bagian yang berada di
(C). speculum rektal dalam liang rongga tubuh
tersebut
(d). speculum
vaginal

9. Buku tes buta warna Mendiagnosa buta warna

10. Chart vision snellen Mendiagnosa visus/


ketajaman penglihatan

11. otoskop Alat optic untuk memeriksa


dalam rongga telinga
12. ophtalmoskop Alat teropong untuk
memeriksa retina mata,
kelainan-kelainan dalam
mata

Alat-alat kesehatan instrument canggih

No Nama alat Gambar Fungsi

1. Elektrokardiograf Alat untuk merekam


(EKG) dan menganalisi irama
dan gambaran detak
jantung

2. Ultrasonograf (USG) Alat bantu untuk


melakukan diagnose
atas bagian tubuh
ultrasonografi medis
digunakan dalam bidang
kardiologi kardiologi,
endokrinologi,
gastroenterology,
ginekologiobstetrik,
ophthalmology dan
urologi

3. Electroencephalograph Alat yang berfungsi


(EEG) merekam aktifitas listrik
di otak
4. Radiographic Alat untuk mendapatkan
gambaran bagian
internal tubuh yang
dengan menggunakan
sinar x, sinar x adalah
bentuk dari radiasi ion
dan dapat berbahaya

5. Bone mineral Alat yang digunakan


densitometry (BMD) untuk memeriksa
kepadatan tulang dan
umumnya berkolerasi
dengan kekuatan tulang
dan digunakan untuk
mendiagnosis
osteoporosis

6. Spirometri Alat yang digunakan


untuk mengukur volume
dalam paru, digunakan
untuk mengevaluasi dan
memonitor penyakit
yang berhubungan
dengan penyakit paru
dan jantung

7. Thread mill Tes treadmill dilakukan


oleh dokter jantung
untuk menilai tingkat
resiko untuk mengalami
kejadian akut coroner di
kemudian hari dan
menentukan
penanganan lebih lanjut.
Selain itu untuk
menentukan tingkat
aktivitas yang dapat
dilakukan pasien setelah
terkena serangan
jantung
8. Tes BERA (Brainstem Tes yang bersifat
evoked response objektif, tidak invasive
audiometry) untuk memeriksa respon
elektrofisiologis saraf
pendengaranuntuk
prediksi ambang
pendengaran
(memperkirakan jenis
ketulian)

9. Audiometri Alat untuk menguji


kinerja telinga sampai
otak. Caranya dengan
memberikan nada murni
baik melalui earphone
(direct to ear) atau
speaker (free field test)
dan meminta respon
balik dari pasien apakah
bunyi terdengar atau
tidak

10. Magnetic resonan MRI scan dapat


imaging ( MRI) digunakan sebagai
metode yang sangat
akurat deteksi penyakit
di seluruh tubuh. Di
kepala, trauma pada
otak dapat dilihat
sebagai pendarahan atau
pembengkakan.
Kelainan lain yang
sering ditemukan
termasuk aneurisma
otak, stroke, tumor otak,
serta tumor atau
peradangan tulang
belakang
11. Computerized Fungsi dari alat ini
tomography scaning ( untuk menghasilkan
CT- Scan) foto bagian-bagian
dalam dari tubuh
dengan lebih lengkap
dan akurat. Foto yang
dihasilkan gambar
bagian dalam tubuh
berupa irisan

12. Hematology analyzer Alat yang digunakan


untuk memeriksa darah
lengkap dengan cara
menghitung dan
mengukur sel-sel darah
merah secara otomatis

13. Kimia analyzer Pemerikasaan


laboratorium yang
berdasarkan pada reakdi
kimia pada darah untuk
uji fungsi hati, otot
jantung, ginjal, lemak
darah, gula darah,
fungsi pancreas, dan
lainnya

Alat kesehatan untuk perawatan

No. Nama Alat Gambar Fungsi

1 Plester Digunakan untuk


menutupi luka atau
bagian yang sakit pada
tubuh.
a. Adhesive tape Digunakan untuk
(plester dalam menempelkan gaas pada
bentuk rol) luka dan saat dilepas
dari kulit kadang-
kadang meninggalkan
residu serta
menimbulkan rasa sakit.

b. Medical tape Plester yang


mengandung obat.

c. Surgical tape Plester yang digunakan


(hypoallergenic dalam pembedahan, saat
tape) dilepas dari kulit tidak
meninggalkan residu,
tidak menimbulkan rasa
sakit, dan tidak
menyebabkan gatal-
gatal/alergi

d. Suture tape (skin Plester yang digunakan


closure = wound untuk menutup luka
closure) dikulit.

2 Gaas (kasa/kain kasa) Kasa/kain kasa adalah


kain yang bentuknya
seperti ram kawat
(berlubang-lubang
kecil) dengan bermacam
ukuran (16/16, artinya
dalam setiap inch
panjang dan lebar
mempunyai masing-
masing 16 lubang)

a. Bandage gauze Kain kasa non steril


(kasa gulung/rol untuk membalut luka
hidrofil) kecil (bukan luka yang
dalam)

b. Kasa steril (kasa Kegunaan adalah untuk


hidrofil steril) menutupi luka-luka
supaya terhindar dari
kontaminasi

c. Dressing (wound Penutupan luka yang


dressing) = penutup berfungsi untuk
luka memudahkan,
memperbaiki dan
mempercepat perbaikan
luka

d. Kasa berisi obat. Digunakan untuk


Kasa mengandung pencegahan dan
antiseptik atau pengobatan infeksi.
antibiotik
e. Elastic bandage Digunakan untuk kasus
(perban elastis) cedera kecelakaan atau
olahraga. Biasanya
digunakan untuk kasus
patah tulang, terkilir,
retak atau juga
digunakan waktu
olahraga untuk
mengurangi rasa ngilu
pada cedera,

f. Pembalut leher Digunakan untuk


menopang kepala dan
membatasi gerak tulang
leher (cervival collar).

g. Pembalut gips Pembalut yang


mengandung gypsum.

h. Daryanet Pembalut bentuk jaring


digunakan terutama
pada bagian tubuh yang
sulit dibalut; misalnya
tumit, siku, jari, dan
lainnya.

3. Warm/hot zak adalah Digunakan untuk


kantong yang terbuat kompres panas untuk
dari karet untuk diisi dewasa dan bantal
air panas elektrik.
4. Ice bag (ijskap = es Digunakan untuk
kap) kantong yang kompres dingin
terbuat dari karet yang
dapat diisi kepingan
es batu

5. Cold hot pack adalah Untuk kompres dingin


kantong yang disimpat dalam freezer
fleksibel dan elastis minimal 2 jam.
karena berisi gel
Untuk kompres panas
direndam dalam air
panas selama 5-10
menit.

6. Breast pump reliever Digunakan untuk


(borst pomp = pompa membantu memompa
susu) ASI keluar dari buah
dada wanita yang
sedang menyusui.

7. Nipple shield Digunakan sebagai


(tepelhoed = pelindung putting bagi
pelindung putting wanita menyusui yang
susu = putting palsu) putingnya terluka.

8. Air cuchion Digunakan sebagai


(windring) tempat duduk penderita
wasir (ambeien).
9. (abdominal hernia Digunakan oleh
belt) berukband penderita hernia agar
dapat bergerak lebih
bebas tanpa khawatir
merasa sakit.

10. Arm sling Untuk mencegah


mobilisasi atau diskolasi
tulang lengan yang
patah.

11. Eye bath glass (eye Diisi cairan obat untuk


cup) mencuci mata.

12. Urinal laki laki dan Menampung urin pada


perempuan pasien yang buang air
kecil ditempat tidur.

13. Bedpan Menampung feses pada


pasien yang buang air
besar ditempat tidur.
14. Bengkok (pus basin, Menampung muntah,
emesis basin) nanah, atau menyimpan
kapas bekas, dll.

15. Instrument tray atau Tempat menyimpan


paratus alat-alat perawatan.
BAB IV
HASIL DAN PEMBAHASAN

Dari praktikum kali ini mahasiswa diharapakan mengetahui macam –


macam alat kesehatan diagnosis sederhana, alat kesehatan canggih, dan alat
kesehatan untuk perawatan. Alat kesehatan diagnosis sederhana adalah alat
kesehatan dasar yang perlu tersedia di fasilitas pelayanan kesehatan primer seperti
stetoskop, Doppler, thermometer, sphygmomanometer, reflex hammer, tong spatel,
laryngeal mirror, speculum, buku tes buta warna, chat vision snellen, otoskop dan
ophthalmoscope. Alat kesehatan diagnosis canggih adalah alat kesehatan yang
perlu menggunakan listrik dalam penggunaannya dan biasanya alat ini ada di
Rumash Sakit seperti elektrokardiograf, ultrasonograf, elektroencephalograf, foto
rontgen, bone mineral densitometry, spirometri, thread mill, tes BERA, audiometri,
magnetic resonan imaging, CT-scan, hematology analyzer dan kimia analyzer. Alat
kesehatan untuk perawatan adalah alat yang biasanya ada pada Unit Gawat Darurat
(UGD) atau untuk perawatan yang sifatnya harus ada untuk perawatan sewaktu –
waktu, biasanya ada pada rawat inap seperti plester, kain kasa, hot zak, ice bag, cold
hot pack, breast pump deliever, nipple shield, air cushion, arm sling, eye cup, urinal,
bedpan, bengkok dan instrument tray.
BAB V
KESIMPULAN

Dari praktikum yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa alat


kesehatan untuk diagnosis penyakit dan perawatan perlu dilakukan tujuannya
adalah untuk menambah pengetahuan mahasiswa dan meningkatkan mutu dan
kualitas pelayanan dirumah sakit ataupun fasilitas pelayan primer atau
puskesmas.