Anda di halaman 1dari 10

Laboratorium Mineralogi dan Petrologi

Departemen Teknik
Program Studi Teknik Geologi – Instititut Teknologi Nasional Yogyakarta
Jl. Babarsari, Caturtunggal,Depok, Sleman, Yogyakarta 55281, telp (0274) 485390
Nomor : LP 31 Tipe Batuan : Sedimen
Kode Sampel :KLRNT/ KLT Nama Batuan : Kalkarenit
Plane Polarized Light (II) Cross Polarized Light (x)

Deskripsi Umum :
Pengamatan ini dilakukan pada 4x lensa objektif dan 10x lensa okuler. Sayatan tipis batugamping
klastik, berwarna krem, klastik, grain suppoted. Butiran tersusun oleh campuran fosil foram besar,
foram planktonik dan bentonik ganggang/koral, kuarsa, feldspar, glaukonit dan sedikit detritus
mineral opak, berukuran 0,05–5,5mm. Sebagian besar rongga porositas (inter dan intrapartikel)
terisi oleh sparit.
Komposisi Penyusun :

Fosil (45%), tidak berwarna (sudah terekristalisasi) – kecoklatan, relief sedang, berukuran
0,25–5,5mm, bias rangkap ekstrim, berupa foram planktonik dan bentonik, hadir
merata dalam sayatan. (I-P,2-7)
Feldspar (7%), putih, relief rendah, berukuran 0,05–0,5mm, bentuk menyudut tanggung,
berupa plagioklas (I,J,1).
Kwarsa (1%), tidak berwarna, relief rendah, sudut pemadaman bergelombang, berukuran
0,1–0,25mm, hadir tidak merata dalam sayatan. (G,10)
Glaukonit (10%), coklat kekuningan, bias rangkap kuat, ukuran 0,05-0,1 mm. sebagian hadir
mengisi rongga kamar fosil. (I-J,9-10)
Mineral opak (2%), hitam, isotrop, relief tinggi, ukuran 0,05-0,08mm. (T,9-10)
Mikrit (20%), tidak berwarna, relief bervariasi, berukuran kurang dari 0,02mm, warna
interferensi sangat tinggi – ekstrim, hadir merata dalam sayatan.
Kalsit (15%), tidak berwarna, relief sedang, berukuran 0,02–0,3mm, bias rangkap ekstrim,
hadir merata dalam sayatan.
Deskripsi batuan dan metode penamaan :
Persentase mineral yang dihitung dengan menggunakan metode simple point counting dan nama batuan
menggunakan modifikasi klasifikasi menurut Embry & Klovan, (1971).
Nama petrografis batuan : Packstone (Embry & Klovan, 1971).
Laboratorium Paleontologi
Departemen Teknik
Program Studi Teknik Geologi – Instititut Teknologi Nasional Yogyakarta
Jl. Babarsari, Caturtunggal,Depok, Sleman, Yogyakarta 55281, telp (0274) 485390
Nomor : Tipe Batuan : Sedimen
Kode Sampel : Nama Batuan Napal
Plane Polarized Light (II) Cross Polarized Light (x)

Deskripsi Umum :

Pengamatan ini dilakukan pada 4x lensa objektif dan 10x lensa okuler. Sayatan tipis batuan
sedimen, kondisi batuan sangat lapuk, krem, tekstur klastik, dengan komposisi didominasi
mineral berukuran lempung (<0,01mm) dengan komposisi butiran berupa fosil, dan mineral opak,
dengan ukuran butir 0,05-0,3mm, bentuk butir menyudut tanggung-membulat tanggung, butiran
mengambang dalam matrik lempung dan lumpur karbonat.

Komposisi Penyusun :
Fosil (15%), berupa foraminifera plankton (nampak genus orbulina universa) dan
bentos, ukuran 0,05-0,3mm, kondisi cangkang sebagian besar dalam keadaan utuh,
hadir merata dalam sayatan. (N-P,5-7)
Mineral opak (5%), hitam, isotrop, relief tinggi, ukuran 0,05-0,15 mm, bentuk membulat-
membulat tanggung. (K,9)
Mineral Lempung (40%), kecoklatan-hijau, relief bervariasi, berukuran sangat halus, warna
interferensi abu-abu gelap orde I, hadir merata dalam sayatan.
Lumpur Karbonat (40%), coklat kekuningan, bias rangkap kuat (ekstrim)
Deskripsi batuan dan metode penamaan :
Persentase mineral yang dihitung dengan menggunakan metode simple point counting dan nama batuan
menggunakan modifikasi klasifikasi menurut Gilbert, (1954).
Nama petrografis batuan : Marl (Klasifikasi Gilbert, 1954).
Laboratorium Paleontologi
Departemen Teknik
Program Studi Teknik Geologi – Instititut Teknologi Nasional Yogyakarta
Jl. Babarsari, Caturtunggal,Depok, Sleman, Yogyakarta 55281, telp (0274) 485390
Nomor : Tipe Batuan : Sedimen
Kode Sampel : Nama Batuan : Matrik Breksi
Plane Polarized Light (II) Cross Polarized Light (x)

Deskripsi Umum :

Sayatan tipis batuan sedimen, kondisi batuan lapuk, berwarna abu-abu kecoklatan-coklat, tekstur
klastik, pemilahan buruk (purely sorted), kemas terbuka. Komposisi batuan tersusun oleh butiran
lithik, feldspar, kuarsa, piroksen, dan mineral opak. Butiran berukuran 0,05–5,5mm, bentuk
menyudut tanggung.

Komposisi Penyusun :

Lithic (55%), abu-abu, kecoklatan, berupa pecahan batuan batuan beku (andesitic dan basaltic)
dengan ukuran butir 0,3–5,5 mm, bentuk menyudut tanggung. (I-T,4-11)
Feldspar (25%), putih, relief rendah, indeks bias n>nKb, berukuran 0,1–0,25mm, bentuk menyudut
– menyudut tanggung, berupa plagioklas. (J-K,3-4)
Kwarsa (2%), tidak berwarna-kuning orde I, relief relief rendah, berukuran 0,05–0,15mm, sudut
pemadaman bergelombang, membulat-membulat tanggung.(E,3)
Piroxen (5%), kekuningan, indeks bias n>nKb, relief sedang, pleokroisme lemah, ukuran butir 0,1-
2,2mm, bentuk butir menyudut tanggung, sebagian telah terubah menjadi klorit berwarna
interferensi kebiruan. (F-I,3-5)
Mineral opak (3%), hitam, kedap cahaya, relief sangat tinggi, berukuran 0,05–0,55mm, bentuk
menyudut tanggung. (A,5)
Gelas (10%), tidak berwarna, masive, hadir sebagai masa dasar. Pengamatan pada posisi nikol
bersilang bewarna gelap, dengan menggunakan keping gips bewarna ungu muda
berkabut. Sebagian besar glass terubah menjadi mineral lempung.
Deskripsi batuan dan metode penamaan :

Persentase mineral yang dihitung dengan menggunakan metode simple point counting dan nama batuan
menggunakan modifikasi klasifikasi menurut Pettijohn,(1975).
Nama petrografis batuan : Litheranite (Pettijohn,1975).
Laboratorium Paleontologi
Departemen Teknik
Program Studi Teknik Geologi – Instititut Teknologi Nasional Yogyakarta
Jl. Babarsari, Caturtunggal,Depok, Sleman, Yogyakarta 55281, telp (0274) 485390
Nomor : Tipe Batuan : Sedimen
Kode Sampel : Nama Batuan : Pasir Kabuh
Plane Polarized Light (II) Cross Polarized Light (x)

Deskripsi Umum :

Sayatan batuan sedimen, kondisi batuan lapuk, warna abu-abu kecoklatan-krem, tekstur klastik,
pemilahan sedang (medium sorted), kemas terbuka, butiran terdiri dari litik, kwarsa, feldspar,
piroksen, dan mineral opak, ukuran butir 0,05-0,35mm, bentuk butir menyudut tanggung-
membulat tanggung.

Komposisi Penyusun :

Lithic (55%), abu-abu keputihan, ukuran butir 0,1-0,35mm, bentuk menyudut tanggung-
membulat tanggung, berupa pecahan batuan beku (andesitik dan basaltik) dan
piroklastik. (D-G,4-6)
Feldspar (15%), putih, relief rendah, berukuran 0,05–0,5mm, bentuk menyudut tanggung, berupa
plagioklas (B-C,8-9).
Kwarsa (2%), tidak berwarna, relief rendah, sudut pemadaman bergelombang, berukuran 0,1–
0,25mm, hadir tidak merata dalam sayatan. (B,8)
Piroxen (5%), hijau muda pucat, abu-abu pucat, relief sedang, pleokroisme lemah-tidak ada,
bentuk subhedral - anhedral, ukuran 0,05-0,25mm. (A-C,6-7)
Mineral opak (1%), hitam, isotrop, relief tinggi, ukuran 0,05-0,2 mm, bentuk membulat-membulat
tanggung. (J,9-10)
Kalsit (20%), tidak berwarna, relief sedang, berukuran 0,02–0,3mm, bias rangkap ekstrim,
hadir merata dalam sayatan.
Deskripsi batuan dan metode penamaan :

Persentase mineral yang dihitung dengan menggunakan metode simple point counting dan nama batuan
menggunakan modifikasi klasifikasi menurut Pettijhoon (1975).
Nama petrografis batuan : Litheranite (Pettijohn,1975).
Laboratorium Paleontologi
Departemen Teknik
Program Studi Teknik Geologi – Instititut Teknologi Nasional Yogyakarta
Jl. Babarsari, Caturtunggal,Depok, Sleman, Yogyakarta 55281, telp (0274) 485390
Nomor : Tipe Batuan : Sedimen
Kode Sampel : Nama Batuan : Kalsilutit Sonde
Plane Polarized Light (II) Cross Polarized Light (x)

Deskripsi Umum :
Sayatan tipis batugamping klastik, berwarna krem, klastik, mudsuppoted. Butiran tersusun oleh
campuran fosil ganggang/koral, foram planktonik dan bentonik dan sedikit detritus mineral opak,
berukuran 0,05–5,5mm.

Komposisi Penyusun :

Fosil (20%), tidak berwarna (sudah terekristalisasi) – kecoklatan, relief sedang, berukuran 0,25–
5,5mm, bias rangkap ekstrim, berupa foram planktonik dan bentonik, hadir merata dalam
sayatan. (E-K,8-9)
Mineral opak (3%), hitam, isotrop, relief tinggi, ukuran 0,05-0,08mm. (O-P,9-10)
Mikrit (60%), tidak berwarna, relief bervariasi, berukuran kurang dari 0,02mm, warna
interferensi sangat tinggi – ekstrim, hadir merata dalam sayatan
Kalsit (17%), tidak berwarna, relief sedang, berukuran 0,02–0,3mm, bias rangkap ekstrim, hadir
merata dalam sayatan.
Deskripsi batuan dan metode penamaan :

Persentase mineral yang dihitung dengan menggunakan metode simple point counting dan nama batuan
menggunakan modifikasi klasifikasi menurut Embry & Klovan,(1971)
Nama petrografis batuan : Wackstone (Embry & Klovan,1971)