Anda di halaman 1dari 35

KATA PENGANTAR

Puji dan syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT karena atas Rahmat
dan Hidayah-Nya sehingga penyusunan Profil Kesehatan Puskesmas Aere tahun
2018 ini dapat diselesaikan sebagai salah satu wujud partisipasi kami dalam upaya
peningkatan derajat kesehatan yang optimal dan komprehensif.
Profil Kesehatan Puskesmas Aere tahun 2018 adalah salah satu sarana
untuk melakukan evaluasi dan refleksi terhadap hasil pencapaian dalam melayani
masyarakat dibidang kesehatan khususnya bagi masyarakat Kecamatan Aere. Profil
ini berisi data dan informasi yang menggambarkan situasi dan kondisi kesehatan di
Kecamatan Aere secara komprehensif. Sumber data yang ditampilkan berasal dari
seluruh tenaga kesehatan yang ada di Puskesmas Aere.
Data yang ditampilkan pada profil kesehatan ini diharapkan dapat menjadi
tolak ukur bagi masyarakat Kecamatan Aere atas pelayanan kami serta menjadi
bahan yang dapat diadikan penilaian kinerja bagi seluruh tenaga kesehatan yang
ada di Puskesmas Aere, agar dapat lebih meningkatkan pelayanan kesehatan
kepada masyarakat Kecamatan Aere.
Kami menyadari sepenuhnya bahwa penysunan Profil Kesehatan
Puskesmas Aere Tahun 2018 ini masih terdapat banyak kekurangan, untuk itu
saran dan kritik yang sifatnya konstruktif dari semua pihak sangat kami harapkan
untuk penyempurnaan Profil Kesehatan Puskesmas Aere yang akan datang.
Kepada semua pihak yang telah memberikan kontribusi dan partisipasi dalam
penyusunan Profil Kesehatan Puskesmas Aere 2018 ini, kami ucapkan banyak
terima kasih.

Aere, 02 Januari 2019


Kepala Puskesmas Aere

P I R M A N. SE
NIP. 19700526 199403 1 006

“ Profil Kesehatan PUSKESMAS AERE Tahun 2018 “ ii


BAB I
PENDAHULUAN

A. LATAR BELAKANG

Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 75 Tahun 2014 tentang Puskesmas


menyebutkan bahwa Puskesmas adalah fasilitas pelayanan kesehatan yang
menyelenggarakan upaya kesehatan masyarakat dan upaya kesehatan perseorangan
tingkat pertama, dengan lebih mengutamakan upaya promotif dan preventif, untuk
mencapai derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya di wilayah kerjanya.
Puskesmas mempunyai tugas melaksanakan kebijakan kesehatan untuk mencapai
tujuan pembangunan kesehatan di wilayah kerjanya dalam rangka mendukung
terwujudnya Kecamatan Sehat. Selain melaksanakan tugas tersebut, Puskesmas memiliki
fungsi sebagai penyelenggara Upaya Kesehatan Masyarakat (UKM) tingkat pertama dan
Upaya Kesehatan Perseorangan (UKP) tingkat pertama serta sebagai wahana pendidikan
tenaga kesehatan.
Upaya kesehatan masyarakat adalah setiap kegiatan untuk memelihara dan
meningkatkan kesehatan serta mencegah dan menanggulangi timbulnya masalah
kesehatan dengan sasaran keluarga, kelompok, dan masyarakat. Upaya kesehatan
perseorangan adalah suatu kegiatan dan/atau serangkaian kegiatan pelayanan
kesehatan yang ditujukan untuk peningkatan, pencegahan, penyembuhan penyakit,
pengurangan penderitaan akibat penyakit dan memulihkan kesehatan perseorangan.
Tujuan pembangunan kesehatan adalah meningkatkan kesadaran, kemauan, dan
kemampuan hidup sehat bagi setiap orang agar terwujud derajat kesehatan masyarakat
yang optimal. Berbagai upaya dilakukan untuk mencapai tujuan tersebut yang dilakukan
secara menyeluruh, berjenjang dan terpadu.
Puskesmas mempunyai fungsi :
1. Pusat Penggerak Pembangunan berwawasan Kesehatan;
2. Pusat Pemberdayaan masyarakat;
3. Pusat Pelayanan kesehatan masyarakatnya (mencakup pelayanan kesehatan
perorangan dan pelayanan kesehatan masyarakat)

Semua kegiatan di Puskesmas Aere Tahun 2018 dirangkum dalam bentuk Profil
Kesehatan Puskesmas Tahun 2018. Profil ini memuat data dan informasi mengenai

BAB. I ~ Profil Kesehatan Puskesmas Aere Tahun 2018 1


situasi kesehatan baik kependudukan,fasilitas kesehatan, pencapaian program-program
kesehatan di wilayah kerja Puskemas Aere yang dianalisis sederhana dan ditampilkan
dalam bentuk tabel, peta, dan grafik.

B. TUJUAN

Tujuan disusunnya Profil Puskesmas Aere Tahun 2018 adalah :

a. Tujuan Umum
Mengetahui gambaran situasi kesehatan dalam wilayah kerja Puskesmas Aere,
Kecamatan Aere

b. Tujuan Khusus
1) Mengetahui gambaran tingkat pencapaian hasil cakupan kegiatan pelayanan
kesehatan dan mutu kegiatan pelayanan kesehatan serta manajemen puskesmas
pada akhir tahun
2) Mengetahui gambaran masalah kesehatan setempat di wilayah kerja Puskesmas
Aere, Kecamatan Aere
3) Dapat digunakan sebagai dasar dalam perencanaan kegiatan pelayanan kesehatan
selanjutnya

C. SISTEMATIKA

Sistematika Profil Kesehatan Puskesmas Aere adalah sebagai berikut :

 Bab I – Pendahuluan 
Bab ini menyajikan maksud dan tujuan disusunnya Profil Kesehatan
Puskesmas Aere, serta sistematika penyajian diuraikan secara ringkas

 Bab II – Gambaran Umum dan Wilayah Kerja Puskesmas 


Bab ini menyajikan tentang gambaran umum wilayah kerja Puskesmas Aere
yang meliputi keadaan geografi, batas wilayah, dan keadaan kependudukan

BAB. I ~ Profil Kesehatan Puskesmas Aere Tahun 2018 2


 Bab III – Situasi Derajat Kesehatan 
Bab ini berisi uraian tentang angka kematian, dan Angka Kesakitan yang
terjadi di tahun 2018

 Bab IV – Situasi Upaya Kesehatan 


Bab ini menguraikan tentang Pelayanan Kesehatan yang telah dilaksanakan di
Tahun 2018 meliputi : Pelayanan Kesehatan Dasar, Pelayanan Kesehatan Ibu,
Pelayanan Imunisasi, Pelayanan Gizi, Kesehatan Lingkungan dan Promosi
Kesehatan.

 Bab V – Sarana Kesehatan Dan Situasi Sumber Daya Kesehatan 


Bab ini berisi uraian tentang sarana kesehatan dan tenaga kesehatan yang ada
di wilayah Kecamatan Aere Tahun 2018 meliputi Puskesmas, sarana upaya
kesehatan berbasis mayarakat (UKBM) seperti Posyandu, Polindes, Poskesdes,
Posbindu, Desa Siaga dan jumlah tenaga kesehatan yang ada di Puskesmas Aere
berdasarkan tingkat pendidikan, jabatan dan status kepegawaian.

 Bab VI – Pembiayaan Kesehatan 


Bab ini menguraikan tentang anggaran pembiayaan pelayanan kesehatan yang
bersumber dari APBD dan APBN Tahun 2018 yang meliputi Dana Jaminan
Kesehatan Nasional (JKN), Biaya Operasional Kesehatan (BOK) dan Dana
Operasional/ APBD

BAB. I ~ Profil Kesehatan Puskesmas Aere Tahun 2018 3


BAB II

GAMBARAN UMUM
DAN WILAYAH KERJA PUSKESMAS AERE

A. VISI DAN MISI


1. Visi Puskesmas Aere
Puskesmas Aere dalam melaksanakan fungsinya mempunyai visi sebagai
berikut :
“ Pelayanan Kesehatan Masyarakat Aere Yang Optimal “

2. Misi Puskesmas Aere


Untuk mewujudkan visi tersebut, Puskesmas Aere memiliki misi sebagai
berikut :
a. Meningkatkan peran serta masyarakat dan melakukan pelayanan kesehatan
kepada masyarakat dengan ramah dan bersahabat
b. Melaksanakan upaya kesehatan secara bersama-sama dan meningkatkan
profesionalisme sumber daya manusia Puskesmas Aere
c. Melaksanakan tata tertib administrasi

B. KONDISI GEOGRAFI
a. Letak Geografi
Puskesmas Aere terletak di desa Ulunduro Kecamatan Aere Kabupaten
Kolaka Timur dengan jarak ± 30 Km2 dari Ibu Kota Kabupaten Kolaka Timur.
Kecamatan Aere merupakan kecamatan pemekaran dari Kecamatan Lambandia pada
tahun 2013.

b. Keadaan Geografi
Kecamatan Aere merupakan wilayah kerja Puskesmas Aere termasuk ke
dalam kategori wilayah sangat terpencil yang membawahi 11 desa dan mencakup 47
dusun dengan luas wilayah ± 203,25 Km2. Kondisi geografis berupa daratan dan
perbukitan, 20% dari wilayahnya tidak dapat dilalui dengan kendaraan.

BAB. II ~ Profil Kesehatan Puskesmas Aere Tahun 2018 4


Gambar 1. Peta Wilayah Kerja Puskesmas Aere
Kecamatan Aere, Kabupaten Kolaka Timur
Tahun 2018

LUAS : ± 203,25 Km2

(Sumber : Pemerintah Kecamatan Aere Tahun 2018)


C. DEMOGRAFI
Wilayah Kecamatan Aere terdiri dari 11 desa yang mencakup 47 dusun. Jumlah
penduduk berdasarkan hasil pendataan terpadu Puskesmas Aere pada awal tahun 2018
sebanyak 8.868 jiwa yang terdiri dari laki-laki 4.601 jiwa (52%%) dan perempuan 4.265
jiwa (52%). Jumlah KK sebanyak 2.436 KK,
Grafik 1. Data Jumlah Penduduk Kecamatan Aere
Puskesmas Aere Tahun 2018

2.436 KK

8.866 Jiwa
Pr : 4.265
(48%)

Lk : 4.601
(52%)

- 1.000 2.000 3.000 4.000 5.000 6.000 7.000 8.000 9.000

(Sumber : Ka. Bagian Tata Usaha Tahun 2018)

BAB. II ~ Profil Kesehatan Puskesmas Aere Tahun 2018 5


BAB III
SITUASI DERAJAT KESEHATAN

A. ANGKA KEMATIAN

1. ANGKA KEMATIAN UMUM

Grafik 1. Angka Kematian Umum


Kecamatan Aere Tahun 2018

30 26
25
20
15
9
10
4 3
5 2 1 1 1 1 1 1 1 1
0

( Sumber : Pj. Laporan Kematian Puskesmas Aere Tahun 2018 )

Grafik 1 diatas menunjukkan bahwa jumlah kematian umum sebanyak 26


orang dengan rincian kematian yang disebabkan oleh PTM sebanyak 14 orang
(53,8%), PM sebanyak 3 Orang (11,5%) dan 9 Orang (34,6%) tidak diketahui
penyebab kematiannya.

2. ANGKA KEMATIAN IBU (AKI), ANGKA KEMATIAN BAYI (AKB) DAN


ANGKA KEMATIAN BALITA (AKABA)

Pada tahun 2018 tidak ada kasus AKI, AKB dan AKABA
( Sumber : Program KIA Puskesmas Aere Tahun 2018 )

BAB. III ~ Profil Kesehatan Puskesmas Aere Tahun 2018


6
B. ANGKA KESAKITAN

1. PNEUMONIA
Pada tahun 2018 terdapat 205 kasus Ispa Non Pneumoni yang tersebar di 11
Desa. Berikut grafik angka kasus Ispa Non Pneumoni perdesa di Kecamatan Aere.
Grafik 2. Angka Kesakitan Ispa Non Pneumoni
Kecamatan AereTahun 2018
887 89 72 98,8% 125
35
30
25
20
15
10
5 0 0
0

( Sumber : Program Ispa Pneumonia Puskesmas Aere Tahun 2018 )


Dari grafik 3 diatas dapat diketahui bahwa kasus Ispa Non Pneumonia pada
balita dengan batuk/sukar bernafas sebanyak 72 Kasus dan kasus ISPA dengan usia
> 5 tahun sebanyak 125 kasus, sedangkan kasus Pneumonia tidak ada pada tahun
2018.

2. DIARE
Grafik 3. Angka Kesakitan Diare
Kecamatan AereTahun 2018
2.324 232 112 384 77 31
10 (48,2%) (40,3%)
8

-
P'kiraan Target Diare SU P'kiraan Target Diare
Diare SU Diare Balita
Balita

( Sumber : Program Ispa Diare Puskesmas Aere Tahun 2018 )

BAB. III ~ Profil Kesehatan Puskesmas Aere Tahun 2018


7
Dari grafik 3 diatas dapat diketahu bahwa jumlah kasus diare pada tahun 2018
sebanyak 112 kasus dan Kasus diare pada Balita sebanyak 31 Kasus.

3. TUBERKULOSIS (TB)
Pada tahun 2018 jumlah kasus TB di Kecamatan Aere sebanyak 4 orang yang
terdiri dari 2 orang terkonfirmasi BTA (+) dan sebanyak 2 orang terkonfirmasi TB
klinis dengan Ro”(+) BTA (-). 2 penderita lainnya adalah Penderita TB yang terdata
di tahun 2017 dan pengobatannya masih terdata di tahun 2018.
Grafik 4. Angka Kesakitan Tuberkulosis BTA (+)
Kecamatan AereTahun 2018
267 6 27 6
3 (2,2%) 2
(7,4%) 2
2

0
Target Suspek Target Kasus BTA (+) BTA (-), Ro'' R/ strategi
Suspek BTA (+) (+) DOTS

( Sumber : Program TB Puskesmas Aere Tahun 2018 )

4. KUSTA (MH)
Pada tahun 2018 tidak ada kasus baru penyakit Kusta
( Sumber : Program Kusta Puskesmas Aere Tahun 2018 )

5. MALARIA
Grafik 5. Angka Kesakitan Malaria
Kecamatan AereTahun 2018

1 1
1

0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
0

( Sumber : Program Kusta Puskesmas Aere Tahun 2018 )

BAB. III ~ Profil Kesehatan Puskesmas Aere Tahun 2018


8
Berdasarkan grafik 5 diatas dapat diketahui bahwa pada tahun 2018 jumlah
kasus Malaria dengan hasil pemeriksaan Mikroskopis Positif (+) di Kecamatan Aere
sebanyak 1 orang yang berasal dari luar wilayah Kecamatan Aere

6. DBD, HIV/AIDS DAN FLU BURUNG


Pada tahun 2018 tidak ada kasus DBD, HIV/AIDS dan Flu Burung

7. RABIES
Pada tahun 2018 terjadi 4 kasus gigitan hewan yang diduga terjangkit virus
rabies dan tertangani 100%,.
Grafik 6. Angka Kesakitan Rabies
Kecamatan AereTahun 2018

4 4
4
3
2
1
0

JML KASUS YG DITANGANI


( Sumber : Program Rabies Puskesmas Aere Tahun 2018 )

8. 10 PENYAKIT TERBANYAK
Berikut grafik 10 penyakit terbanyak berdasarkan diagnosa penyakit pada
tahun 2018
Grafik 7. Angka 10 Penyakit Terbanyak
Kecamatan AereTahun 2018

200
197
180

160 134
121 118 112
140

120
108
100

80 56 51
60

40
23 22
20

(Sumber : Pj. Rawat Jalan Puskesmas Aere Tahun 2018)

BAB. III ~ Profil Kesehatan Puskesmas Aere Tahun 2018


9
Grafik 10 diatas menunjukkan bahwa penyakit yang terbanyak dengan
diagnosa ISPA sebanyak 198 kasus dan terendah adalah konjuntivitis dengan 22
kasus

BAB. III ~ Profil Kesehatan Puskesmas Aere Tahun 2018


10
BAB IV
SITUASI UPAYA KESEHATAN

A. PELAYANAN KESEHATAN DASAR

1. PELAYANAN RAWAT JALAN


Grafik 8. Angka Kunjungan Rawat Jalan
Kecamatan Aere Tahun 2018

1.400
2.247 1.429 818 1.021 1.226
1.200 (63,6) (36,4) (45,4%) (54,6)
1.000

800

600

400

200

JUMLAH KUNJ. KUNJ. BPJS UMUM


BARU LAMA

(Sumber : Pj. Rawat Jalan Puskesmas Aere Tahun 2018)


Berdasarkan grafik 11 diatas dapat diketahui bahwa total kunjungan rawat
jalan sebanyak 2.247 Kunjungan yang terdiri dari Kunjungan baru sebanyak 1.429
kunjungan dan kunjungan lama sebanyak 818 kunjungan. Pasien dengan kepesertaan
BPJS sebanyak 1.021 kunjungan dan umum sebanyak 1.226 kunjungan

2. PELAYANAN UGD
Grafik 9. Angka Pelayanan UGD
Kecamatan Aere Tahun 2018
194
200
112
180
(57,7%) 82
160

140 (42,3%)
120

100

80

60

40

20

JUMLAH BPJS UMUM

( Sumber : Penanggungjawab UGD Puskesmas Aere Tahun 2018 )


Grafik 12 menunjukkan bahwa total kunjungan UGD sebanyak 194 orang dan

BAB. IV ~ Profil Kesehatan Puskesmas Aere Tahun 2018 11


yang terbanyak adalah pasien BPJS sebanyak 112 orang sedangkan yang terendah
adalah pasien Umum sebanyak 82 orang

3. PELAYANAN RUJUKAN
Grafik 10. Angka Pelayanan Rujukan
Kecamatan Aere Tahun 2018
93 78
75 (83,9%)
60
45
15
30 (16,1%)
15
0
JUMLAH UMUM BPJS
( Sumber : Pj. Pelayanan Rujukan Puskesmas Aere Tahun 2018 )
Berdasarkan grafik 10 diatas dapat diketahui bahwa total pelayanan
rujukan sebanyak 93 kasus dan yang terbanyak adalah pasien BPJS
sebanyak 78 orang dan terendah adalah pasien umum sebanyak 15 orang

4. PELAYANAN MTBS DAN MTBM


Grafik 11. Angka Pelayanan MTBS dan MTBM
Kecamatan Aere Tahun 2018

50 46
45 37
40 (80,4%)
35

30

25

20
9
15
(19,6%) 2
10 1
3 (66,7%) (33,3%)
5 0 0 0
0

( Sumber : Pj. Pelayanan MTBS/MTBM Puskesmas Aere Tahun 2018 )

BAB. IV ~ Profil Kesehatan Puskesmas Aere Tahun 2018 12


Grafik 15 diatas menjelaskan bahwa jumlah kasus yang ditangani
dengan MTBS sebanyak46 Kasus dan MTBM sebanyak 3 Kasus

5. PELAYANAN POSBINDU PTM


Grafik 12. Angka Pelayanan Posbindu PTM
Kecamatan Aere Tahun 2018

Rujuk ke PKM 151(35%)

Hipertensi 94(22%)
Hprkolesterol 207(48%)
Hprglikemia 68(16%)
Lingkr Perut ↗ 210(49%)
IMT ↗ 134(31%)
IMT ↙ 25(6%)

Kunj. Baru 141 (33%)


Kunj. Lama 289 (67%)
Jml Kunjungan 430

0 100 200 300 400 500

( Sumber : Pj. Pelayanan Posbindu PTM Puskesmas Aere Tahun 2018 )


Dari grafik 12 diatas dapat diketahui bahwa jumlah Kunjungan
posbindu sebanyak 430 kunjungan yang terdiri dari 141 kunjungan baru dan
289 kunjungan lama

6. PELAYANAN KESEHATAN TRADISIONAL (KESTRAD)

Grafik 13. Angka Pelayanan Battra (Pengobatan Tradisional)


Kecamatan Aere Tahun 2018

14 14
14
12
10
8
6
4
2
0 0
0
Jml Tenaga Keterampilan Ramuan Memiliki STPT
Penyehat Trad.
Empiris

( Sumber : Program KESTRAD Puskesmas Aere Tahun 2018 )

BAB. IV ~ Profil Kesehatan Puskesmas Aere Tahun 2018 13


Dari grafik 17 diatas dapat diketahui bahwa Jumlah Tenaga Penyehat
Tradisional Empiris sebanyak 14 orang dan yang melayani dengan teknik
keterampilan sebanyak 14 orang (100%) sedangkan yang melayani dengan
ramuan tidak ada. Dari 14 tenaga Batra tersebut belum ada yang memiliki
Surat Terdaftar Penyehat Tradisional (STPT).

B. PELAYANAN KESEHATAN IBU

1. K1 DAN K4
Grafik 13. Angka K1 dan K2 Bumil
Kecamatan Aere Tahun 2018

176 176 166 146


180
160
(94,3%) (83,0%)
140
120
100
80
60
40
20
0

SSRN K1 K4 ABSOLUT

( Sumber : Program KIA-KB Puskesmas Aere Tahun 2018 )


Berdasarkan grafik 13 diatas dapat kita ketahui bahwa jumlah
kunjungan K1 sebanyak 166 bumil dan K4 sebanyak 146 Bumil

BAB. IV ~ Profil Kesehatan Puskesmas Aere Tahun 2018 14


2. INC
Grafik 14. Angka Pelayanan Persalinan Nakes
Kecamatan Aere Tahun 2018

168
125 125
(74,4%) (100%)

0
SSRN INC INC Nakes INC Non Nakes

( Sumber : Program KIA-KB Puskesmas Aere Tahun 2018 )


Berdasarkan grafik 14 diatas dapat kita ketahui bahwa jumlah
sasaran Bulin sebanyak 168 orang, jumlah persalinan oleh nakes
sebanyak 125 orang

3. INC FASKES DAN NON FASKES

Grafik 15. Angka Pelayanan Persalinan Nakes Faskes & Non Faskes
Kecamatan Aere Tahun 2018

140 125 111


120 (89%)
100

80

60

40
14
20
(11%)
0

INC FASKES NONFASKES

( Sumber : Program KIA-KB Puskesmas Aere Tahun 2018 )


Berdasarkan grafik 21 diatas dapat kita ketahui bahwa dari 125
persalinan, jumlah Persalinan Nakes di Faskes sebanyak 111 Bumil
sedangkan Persalinan Nakes Non Faskes sebanyak 14 Bumil .

BAB. IV ~ Profil Kesehatan Puskesmas Aere Tahun 2018 15


4. DETEKSI RESIKO BUMIL

Grafik 16. Angka Deteksi Resiko Bumil


Kecamatan Aere Tahun 2018

70 66%
60
50
40 35
30 23
20
10
0
SSRN ABSOLUT %PNCAPAIAN
( Sumber : Program KIA-KB Puskesmas Aere Tahun 2018 )
Grafik 22 diatas menunjukkan bahwa terdapat 23 bumil beresiko
atau 66% dari jumlah perkiraan Bumil Beresiko

5. PNC
Grafik 17. Angka Pelayanan KF3 Bufas
Kecamatan Aere Tahun 2018

180 168
160 125 121
140 (74,4%) (72,0%) 99
120
(58,9%)
100
80
60
40
20
0
SSRN KF1 KF2 KF3
( Sumber : Program KIA-KB Puskesmas Aere Tahun 2018 )
Berdasarkan grafik 23 diatas dapat kita ketahui bahwa Sasaran
KF3 sebanyak 168 Bufas dan jumlah pelayanan Bufas KF3 sebanyak 99
Bufas.

BAB. IV ~ Profil Kesehatan Puskesmas Aere Tahun 2018 16


6. KOMPLIKASI MATERNAL
Grafik 18. Angka Komplikasi Maternal
Kecamatan Aere Tahun 2018
35 28
35
30
(80%)
25
18
20
(51,4%)
10
15 (28,6%)
10
5
0
SSRN KOMP KMPLKASI DITANGANI RUJUKN
MTRNL MATRNAL MTRNAL

( Sumber : Program KIA-KB Puskesmas Aere Tahun 2018 )


Grafik 24 diatas menunjukkan bahwa terdapat 10 kasus komplikasi
maternal yang ditangani sebanyak 4 kasus dan 6 kasus rujukan

7. PEMBERIAN Fe3 BUMIL


Grafik 19. Angka Pemberian Fe3 Bumil
Kecamatan Aere Tahun 2018

180 166
160 139
140
120
100 81%
80
60
40
20
0
BUMIL Fe3 %CAPAIAN

( Sumber : Program KIA-KB Puskesmas Aere Tahun 2018 )


Berdasarkan grafik 25 diatas dapat diketahui bahwa dari jumlah
bumil sebanyak 166 Bumil yang mendapatkan Fe3 sebanyak 139 Bumil
atau 81% dari total sasaran Bumil

BAB. IV ~ Profil Kesehatan Puskesmas Aere Tahun 2018 17


8. PEMBERIAN VITAMIN A BUFAS
Grafik 20. Angka Pemberian Vitamin A Bufas
Kecamatan Aere Tahun 2018
140 125 125
120
100%
100
80
60
40
20
0
SASARAN ABSOLUT %CAPAIAN
( Sumber : Program Gizi Puskesmas Aere Tahun 2018 )
Dari grafik 26 diatas dapat diketahui bahwa jumlah Bufas sebanyak
125 Bufas dan yang mendapatkan vitamin A sebanyak 1125 Bufas atau
100% dari julah keseluruhan Bufas di tahun 2018

9. PELAYANAN KN1 DAN KN2


Grafik 21. Angka Pelayanan KN1 dan KN2
Kecamatan Aere Tahun 2018
160 ABS
SSRN 128 SSRN ABS
140
160 160 112
120
100
80 %CAPAIAN %CAPAIAN
60 80% 70%
40
20
0
KN1 KN2

( Sumber : Program Gizi Puskesmas Aere Tahun 2018 )


Dari grafik 27 dapat diketahui bahwa jumlah sasaran KN1 dan KN2
sebanyak 160 Neonatus dan yang mendapat pelayanan KN1 sebanyak
128 Neonatus atau 80% dari total sasaran KN1 sedangkan pelayanan
KN2 sebanyak 112 Neonatus atau 70% dari total sasaran KN2

BAB. IV ~ Profil Kesehatan Puskesmas Aere Tahun 2018 18


10. PELAYANAN KB
Grafik 22. Angka Akseptor KB Aktif
Kecamatan Aere Tahun 2018

1.800 1.649
1.600
1.400
1.200 1.101
1.000
800
600
400
200 67,1%
-
SSRN KB AKTIF % CPR
( Sumber : Program KIA-KB Puskesmas Aere Tahun 2018 )
Dari grafik 28 dapat diketahui bahwa jumlah sasaran akseptor KB
sebanyak 1.649 PUS yang dan yang terdaftar sebagai Akseptor KB Aktif
sebanyak 1.101 PUS atau 67,1% dari total sasaran PUS

C. PELAYANAN IMUNISASI

1. PELAYANAN IMUNISASI DASAR LENGKAP (IDL)


Grafik 23. Angka Pelayanan IDL
Kecamatan Aere Tahun 2018
171 125
116 106 106 109 119 119
175
(73%)
155
135
(68%) (62%) (62%) (64%) (70%) (70%)
115
95
75
55
35
15
-5

( Sumber : Program Imunisasi Puskesmas Aere Tahun 2018 )


Berdasarkan grafik 23 diatas dapat dipetik informasi bahwa sasaran
pelayanan Imunisasi Dasar Lengkap sebanyak 171 bayi, dengan IDL
sebanyak 125 bayi

BAB. IV ~ Profil Kesehatan Puskesmas Aere Tahun 2018 19


2. DESA UCI
Grafik 24. Angka Cakupan Desa UCI
Kecamatan Aere Tahun 2018
171
180 Target Absolut % Pencapaian 163
160
140
120 100
90
100
93
100 96 100 96 100
88
95%
100 85
80
60
40 27 26 25 24
16 16 14 13 15 15 13 13 16 14
11 11 10 9 11 11 13 11
20
-

( Sumber : Program Imunisasi Puskesmas Aere Tahun 2018 )


Berdasarkan grafik 30 diatas dapat diketahui bahwa UCI
perkecamatan sebesar 95%%

3. IMUNISASI MR
Grafik 25. Angka Cakupan Desa UCI
Kecamatan Aere Tahun 2018

1.600
1.408 1.341
1.400
1.200
1.000
800
600
95%
400
200
-
SSRN ABSOLUT %CAPAIAN

( Sumber : Program Imunisasi Puskesmas Aere Tahun 2018 )


Berdasarkan grafik 25 diatas dapat diketahui bahwa Cakupan
Imunisasi MR perkecamatan sebesar 95%

BAB. IV ~ Profil Kesehatan Puskesmas Aere Tahun 2018 20


D. PELAYANAN GIZI

1. ASI EKSLUSIF
Grafik 26. Angka Pemberian Asi Ekslusif
Kecamatan Aere Tahun 2018
99 E.
100
90
80 74 75%
70
60
50
40
30
20
10
0
JML TRDFTAR ASI EKSLUSIF % PENCAPAIAN

( Sumber : Program Gizi Puskesmas Aere Tahun 2018 )


Grafik 26 menjelaskan bahwa jumlah bayi yang memperoleh ASI
terdaftar 99 bayi dan yang memperoleh ASI Ekslusif sebanyak 74 bayi atau
75% dari total bayi yang terdaftar

2. PEMANTAUAN GARAM BERYODIUM


Grafik 27. Angka Pemantauan Garam Beryodium
Kecamatan Aere Tahun 2018

300
286 284
F.
(99,3%)
250
200
150
100
2
50 (0,7%)
0
SAMPEL BERYODIUM TDK B'YODIUM

( Sumber : Program Gizi Puskesmas Aere Tahun 2018 )


Berdasarkan grafik 32 diatas dapat diketahui bahwa jumlah sampel
yang diperiksa sebanyak 286 sampel dan sampel yang mengandung yodium
sebanyak 284 sampel (98,4%)

BAB. IV ~ Profil Kesehatan Puskesmas Aere Tahun 2018 21


3. BALITA GIZI KURANG
Grafik 28. Angka Balita Gizi Kurang (BGM)
Kecamatan Aere Tahun 2018
G.
500 456
400

300

200
13 13
100 (2,9%) (100%)
0
SSRN JML BGM DIRAWAT

( Sumber : Program Gizi Puskesmas Aere Tahun 2018 )


Grafik 33 diatas menunjukkan bahwa terdapat 13 Balita gizi kurang
(BGM) dan semuanya (100%) dalam perawatan atau mendapatkan
makanan tambahan

4. PEMBERIAN VITAMIN A
Grafik 29. Angka Pemberian Vitamin A Pada Balita
Kecamatan Aere Tahun 2018

500
456 341
450
400 (75%)
350
300
250
200
45
150
100
60 (75%)
50
0

SSRN BAYI > DISTRIBUSI SSRN ANAK DISTRIBUSI


6 Bln BALITA

( Sumber : Program Gizi Puskesmas Aere Tahun 2018 )


Grafik 29 diatas menjelaskan bahwa pada bulan Februari sasaran
pemberian Vitamin A sebanyak 60 Balita dan yang mendapatkan Vitamin A
sebanyak 45 Balita (74,6%). Pada bulan Agustus sasaran tersebut

BAB. IV ~ Profil Kesehatan Puskesmas Aere Tahun 2018 22


meningkat menjadi 456 Balita atau naik 16,5% dan yang mendapatkan
vitamin A sebanyak 341 Balita (69,6%)

5. BALITA DITIMBANG (D/S)

Grafik 30. Angka D/S


Kecamatan Aere Tahun 2018

456
378

83%

SSRN (S) BALITA DITIMBANG (D) % D/S


( Sumber : Program Gizi Puskesmas Aere Tahun 2018 )
Berdasarkan grafik 30 diatas dapat diketahui bahwa untuk angka D/S
jumlah sasaran (S) sebanyak 456 Balita dan yang ditimbang (D) 378 Balita
(83%)

6. BALITA NAIK TIMBANGANNYA (N/D)


Grafik 30. Angka N/D
Kecamatan Aere Tahun 2018

378
302

80%

DITIMBANG NAIK % N/D

( Sumber : Program Gizi Puskesmas Aere Tahun 2018 )

BAB. IV ~ Profil Kesehatan Puskesmas Aere Tahun 2018 23


Berdasarkan grafik 30 diatas dapat diketahui bahwa dari 378 balita
yang ditimbang yang naik timbangannya sebanyak 302 balita

H. KESEHATAN LINGKUNGAN

1. INSPEKSI SANITASI AIR BERSIH (SAB)


Grafik 31. Angka Inspeksi SAB
Kecamatan Aere Tahun 2018
1.185 1.019 1.019
1.200 (86%) (86%)
1.000

800

600

400

200 0 0 0
-
SSRN DP R S T AT

( Sumber : Program Kesehatan Lingkungan Puskesmas Aere Tahun 2018 )


Grafik 31 diatas menjelaskan bahwa sasaran Inspeksi SAB sebanyak 1.185
yang diperiksa sebanyak 1.019

2. INSPEKSI SANITASI DASAR


Grafik 32. Angka Inspeksi Sanitasi Dasar
Kecamatan Aere Tahun 2018

1.403 1.261
1.500
1.400
(89,9%) 1.027 1.027
1.300
1.200 (81,4%) (81,4%)
1.100
1.000
900
800
700
600 234 234
500
400 (18,6%) (18,6%)
300
200
0
100
-

SSRN DP MCK LA CMPLNG MS TMS

(Sumber : Program Kesehatan Lingkungan Puskesmas Aere Tahun 2018)

BAB. IV ~ Profil Kesehatan Puskesmas Aere Tahun 2018 24


Berdasarkan grafik 32 diatas dapat diketahui bahwa jumlah sasaran Inspeksi
Sanitasi Dasar sebanyak 1403 buah yang diperiksa 1.268 buah

3. INSPEKSI TP2 PESTISIDA, TPM DAN TTU

Grafik 33. Angka Inspeksi TP2 Pestisida, TPM dan TTU


Kecamatan Aere Tahun 2018

5
5 5
(100%) 3
4
(60%) 2
3
(40%)
2

0
SSRN DP MS TMS

(Sumber : Program Kesehatan Lingkungan Puskesmas Aere Tahun 2018)


Grafik 33 diatas menjelaskan bahwa jumlah TP2 Pestisida sebanyak 5 tempat
yang diperiksa sebanyak 5 tempat dengan rincian yang memenuhi syarat sebanyak 3
tempat dan tidak memenuji syarat sebanyak 2 tempat

I. PROMOSI KESEHATAN

1. RUMAH TANGGA BERPHBS

Grafik 34. Angka Rumah Tangga BerPHBS


Puskesma Aere Tahun 2018

2.500 2.079
2.000
1.384
(66,7%)
1.500
669 715
1.000 (48,3%) (51,7%)

500

SSRN DP RT B'PHBS RT TDK B'PHBS

( Sumber : Program Promkes Puskesmas Aere Tahun 2018 )

BAB. IV ~ Profil Kesehatan Puskesmas Aere Tahun 2018 25


Berdasarkan grafik 34 diatas dapat diketahui bahwa jumlah sasaran RT
berPHBS sebanyak 2.079 KK yang diperiksa sebanyak 1.384 KK

2. DESA SIAGA
Grafik 40. Angka Desa Siaga Aktif
Puskesma Aere Tahun 2018

12 11
10

8 6
(54,5%)
6

4
1
2 (16,7%)
-
JML DESA DESA SIAGA DESA SIAGA AKTIF

( Sumber : Program Promkes Puskesmas Aere Tahun 2018 )


Grafik 40 diatas menjelaskan bahwa jumlah desa di Kecamatan Aere
sebanyak 11 Desa dan yang termasuk dalam Desa Siaga sebanyak 6 Desa dan Desa
Siaga Aktif sebanyak 1 Desa

BAB. IV ~ Profil Kesehatan Puskesmas Aere Tahun 2018 26


BAB V
SARANA KESEHATAN DAN
SITUASI SUMBER DAYA MANUSIA KESEHATAN (SDMK)

A. SARANA KESEHATAN

Puskesmas Aere dalam menjalankan fungsinya sebagai pusat pembangunan


berwawasan kesehatan, pusat pemberdayaan masyarakat, pusat pelayanan kesehatan
masyarakat primer dan pusat pelayanan kesehatan perorangan primer berkewajiban
memberikan upaya kesehatan wajib dan upaya kesehatan pengembangan. Upaya
kesehatan wajib yang terdiri dari :
1. Upaya promosi kesehatan;
2. Upaya kesehatan lingkungan;
3. Upaya kesehatan ibu dan anak serta KB;
4. Upaya perbaikan gizi;
5. Upaya pencegahan dan pemberantasan penyakit menular
6. Upaya pengobatan

Dalam upaya meningkatkan jangkauan pelayanan kesehatan kepada masyarakat


dilakukan pemanfaatan potensi dan sumber daya yang ada di masyarakat. Masyarakat
bersinergi membangun kondisi lingkungan yang kondusif untuk hidup sehat. Langkah
tersebut tercermin dalam pengembangan sarana Upaya Kesehatan Bersumber Masyarakat
(UKBM) di tiap desa wilayah kerja Puskesmas Aere, yaitu Posyandu (Pos Pelayanan
Terpadu), Polindes (Pondok Bersalin Desa), Pos Kesehatan Desa (Poskesdes), Posbindu
(Pos Pembinaan Terpadu) dan Desa Siaga
Disamping itu dalam menjalankan kegiatan operasional pelayanan kesehatan,
Puskesmas Aere ditunjang dengan prasarana seperti kendaraan roda empat dan dua serta
perumahan paramedis dan medis. Sarana dan Prasarana yang ada di Puskesmas Aere
dapat dilihat pada tabel 1 dan tabel 2 dibawah ini :

BAB. V ~ Profil Kesehatan Puskesmas Aere Tahun 2018 27


Tabel. 1
Distribusi Sarana Kesehatan di Wilayah Kerja Puskesmas Aere
Berdasarkan Jenis Sarana Kesehatan
Tahun 2018

Jenis Sarana Kesehatan

Jumlah
UKBM
No

Puskesmas
Nama Desa

Pustu

Poskesdes
Posyandu

Posbindu
Polindes

Siaga
Desa
1. Aere - 1 1 2

2. Rubia - 1 1 2

3. Aadadio - 1 1 2

4. Tinete - 1 1 1 1 4

5. Pekorea - 1 1 1 3

6. Iwoimea jaya - 1 1 1 3
7. Ulundoro 1 - 1 2

8. Iwoi menggura - 2 1 1 1 5

9. Watuwoha - 1 1

10. Awiu - 1 1

11. Taore - 1 1 2

Total 1 - 12 2 6 4 2 27

(Sumber : Pengelola ASPAK Puskesmas Aere Tahun 2018 )

Berdasarkan tabel 1 Dapat kita lihat bahwa dari 26 UKBM yang tersebar di
wilayah kerja Puskesmas Aere terbanyak adalah Posyandu sebanyak 12 Posyandu
(44,4%) dan terendah adalah Polindes sebanyak 2 Polindes (7,4%) dan Desa Siaga
sebanyak 2 Desa Siaga Aktif (7,4%)

BAB. V ~ Profil Kesehatan Puskesmas Aere Tahun 2018 28


Gambar 2. Peta Sarkes dan UKBM Puskesmas Aere
Kecamatan Aere, Kabupaten Kolaka Timur
Tahun 2018

(Sumber : Pengelola ASPAK Puskesmas Aere Tahun 2018)

Tabel. 2
Jumlah Prasarana Kesehatan Berdasarkan Jenis
Prasarana Kesehatan Di Puskesmas Aere
Tahun 2018

Tahun
Sumber
No Jenis Prasarana Jumlah Pembangunan/
Anggaran
Penerimaan

1. Perumahan Medis 1 APBD 2013


2 Perumahan Paramedis 1 APBD 2013
Kendaraan Roda Empat/
3 1 APBD 2013
Ambluance
4 Kendaraan Roda Dua 4 APBD 2013

Jumlah 7
(Sumber : Pengelola ASPAK Puskesmas Aere Tahun 2018)
Dari tabel 2 diatas dapat dilihat bahwa prasarana kesehatan yang ada di
Puskesmas Aere, terdiri atas perumahan medis, perumahan paramedis, kendaraan roda
empat yang masing-masing berjumlah 1 buah dan kendaraan roda dua berjumlah empat
buah.

BAB. V ~ Profil Kesehatan Puskesmas Aere Tahun 2018 29


B. SUMBER DAYA MANUSIA KESEHATAN (SDMK)
Berdasarkan Permenkes Nomor 75 tahun 2014 tentang Puskesmas pasal 17
dikatakan bahwa tenaga kesehatan di Puskesmas harus bekerja sesuai dengan standar
profesi, standar pelayanan, standar operasional prosedur, etika profesi menghormati hak
pasien, serta mengutamakan kepentingan dan keselamatan pasien dengan memperhatikan
kesehatan dan keselamatan dirinya dalam bekerja.
Jenis tenaga kesehatan yang dimaksud adalah : 1) Dokter atau dokter layanan
primer; 2) Dokter gigi; 3) Perawat; 4) Bidan; 5) Tenaga Kesehatan Masyarakat; 6)
Tenaga Kesehatan Lingkungan; 7) Ahli Teknologi Laboratorium Medik; 8) Tenaga gizi;
9) Tenaga Kefarmasian dan 10) Tenaga non kesehatan
Data tenaga kesehatan yang ada di Puskesmas Aere pada Tahun 2018 dapat
dilihat pada grafik 41 dibawah ini :
Grafik. 41
Distribusi Tenaga Kesehatan Menurut Jumlah
dan Tingkat Pendidikan Yang Bekerja
Di Puskesmas Aere Tahun 2018
D3 Kebidanan 35
D3 Keprwtn 8
S1 Keperawatan 7
S1 Kesmas 4
D3 Analis 1
D3 Kesling 1
D3 Gizi 1
S1 Gizi 1
S1 Non Kes. 1
Apoteker 1
Jumlah 60

0 10 20 30 40 50 60

(Sumber : Pengelola Kepegawaian Puskesmas Aere Tahun 2018)

Berdasarkan grafik 41 diatas bahwa dari 70 orang tenaga kesehatan yang bekerja
di Puskesmas Aere Tahun 2018 menurut jumlah dan Tingkat Pendidikan, yang terbanyak
adalah D3 Kebidanan 42 orang (60%) dan terendah adalah S1 Kedokteran, S1 Farmasi,
D3 Farmasi dan Tenaga S1 Non Kesehatan masing-masing 1 orang (1,6%)

BAB. V ~ Profil Kesehatan Puskesmas Aere Tahun 2018 30


Grafik. 42
Distribusi Tenaga Kesehatan Menurut Jumlah
dan Status Kepegawaian Yang Bekerja
Di Puskesmas Aere Tahun 2018

TKS 27
PTT Daerah 13

Tenaga NS 7

CPNS 4

PNS 9

Jumlah 60

0 10 20 30 40 50 60

(Sumber : Pengelola Kepegawaian Puskesmas Aere Tahun 2018)

Grafik 42 menunjukkan bahwa dari 70 Tenaga Kesehatan menurut status


kepegawaian berdasarkan urutan terbanyak yaitu Tenaga Kerja Sukarela (TKS)
sebanyak 54 orang (77,1%), dan terendah adalah PTT Pusat sebanyak 1 orang (1,4%).

BAB. V ~ Profil Kesehatan Puskesmas Aere Tahun 2018 31


BAB VI
PEMBIAYAAN KESEHATAN

Salah satu sub sistem dalam Kesehatan Nasional adalah sub sistem
pembiayaan kesehatan. Pembiayaan kesehatan sendiri merupakan besarnya dana
yang harus disediakan untuk menyelenggarakan dan atau memanfaatkan berbagai
upaya kesehatan yang diperlukan oleh perorangan, keluarga, kelompok dan
masyarakat. Pembiayaan kesehatan telah diatur oleh pemerintah dalam Undang-
Undang Kesehatan Nomor 36 Tahun 2009.
Di dalam bab VI ini dapat dilihat jumlah dan realialisasi anggaran di
Puskesmas Aere yang berasal dari dana APBD dan APBN yang meliputi : Dana
Jaminan Kesehatan Nasional (JKN/ BPJS), Biaya Operasional Kesehatan (BOK),
Jaminan Persalinan (Jampersal) dan Anggaran Operasional (APBD)

Grafik. 43
Distribusi Pembiayaan Kesehatan Menurut Jumlah
dan Sumber Anggaran Di Puskesmas Aere
Tahun 2018

1.000.000.000
910.420.167
900.000.000

800.000.000

700.000.000
599.183.000
600.000.000

500.000.000

400.000.000

300.000.000
208.837.167
200.000.000
93.400.000
100.000.000
9.000.000
0

BOK BPJS-JKN JAMPERSAL OP/ APBD TOTAL

(Sumber : Bendahara Puskesmas Aere Tahun 2018)

BAB. VI ~ Profil Kesehatan Puskesmas Aere Tahun 2018 32


Berdasarkan grafik 43 dari total keseluruhan pembiayaan kesehatan di
Puskesmas Aere yaitu sebesar Rp. 700.177.988, sumber anggaran yang
terbanyak berasal dari anggaran BOK yaitu sebesar Rp, 452.009.000 atau
64,6% dari total anggaran tahun 2018 dan yang terendah adalah anggaran yang
berasal dari Dana Operasional/APBD yaitu sebesar Rp. 10.800.000 atau 1,5%
dari total anggaran tahun 2018

Tabel. 3
Pembiayaan Kesehatan Berdasarkan Sumber Anggaran
dan Realisasi Anggaran Di Puskesmas Aere
Tahun 2018

Total
Anggaran Realisasi Saldo
No Sumber Anggaran
pertahun (Rp) (Rp)
(Rp)

599.183.000
1. BOK 599.183.000 0
(100%)
193.055.228 15.781.939
2. BPJS-JKN 208.837.167
(92,4%) (7,6%)
93.400.000
3. Jampersal 93.400.000 0
(100%)
9.000.000
4. Operasional/ APBD 9.000.000 0
(100%)

Total 0

(Sumber : Bendahara Puskesmas Aere Tahun 2018)

Tabel 3 diatas menunjukkan bahwa total pembiayaan kesehatan di


Puskesmas Aere Tahun 2018 sebesar Rp. 700.117.988,- dan telah terealisasi
sebesar Rp. 700.117.988,- (100%).

BAB. VI ~ Profil Kesehatan Puskesmas Aere Tahun 2018 33