Anda di halaman 1dari 64
Juli 2011 JULI 2011
Juli 2011
JULI 2011
Juli 2011 2011,
Juli 2011
2011,

Durasi dan Bentuk Soal

Mata Ujian

Akuntansi

Perpajakan

PPh OP & SPT PPh

OP

 

PPh Badan & SPT

PPh Badan

 

PPN & SPT PPN

KUP, PPSP, PP

 

PPh Pot/Put (Pasal

15,21,22,23/26 dsb)

PBB, BPHTB, BM

Pajak Internasional

Kode Etik Profesi

Brevet No.

1

2

 

3

4

5

 

6

7

8

9

Sertifikat A '

-

A11; 240 menit; multiple choice, essay,

hitungan dan SPT PPh OP

   

hitungan kasus sederhana dan SPT

Masa PPN & PPn BM

 

dan hitungan (KUP A)

 

A13; 60 menit; multiple choice, essay

dan hitungan

-

A23; 60 menit; multiple choice, dan

essay (kasus)

Sertifikat B '

B22; 240 menit; multiple choice,

-

C11; 240 menit; multiple choice, essay, B11; 240 menit; multiple choice, essay -

dan hitungan serta SPT (rupiah)

B21; 240 menit; multiple choice, essay, A21; 240 menit; multiple choice, essay,

hitungan koreksi fiskal dan SPT Masa

PPN

B12; 105 menit; multiple choice, essay A12; 120 menit; multiple choice, essay

dan hitungan (KUP B)

C22; 180 menit; multiple choice, essay B13; 120 menit; multiple choice, essay A22; 150 menit; multiple choice, essay

dan hitungan [Ps. 15, 21, 22, 23/26, 4 dan hitungan [Ps. 21, 22, 23 & 4 (2)]

(2)]

-

 

-

Sertifikat C '

journal, essay, problems dan hitungan. jurnal, essay, dan hitungan

C21; 240 menit; multiple choice,

-

 

dan hitungan & SPT PPh OP (expat)

serta hitungan & SPT (dollar)

-

-

 

dan hitungan [Ps. 21,22,23/26 & 4

ayat 2)]

-

C12; 180 menit; multiple choice, essay -

dan hitungan (KUP C)

-

Keterangan: [sertifikat, hari ke, jam ke]; [durasi ujian]; [bentuk soal]

Jadwal USKP Sejak Periode II (Januari) 2011, Mata Pelajaran dengan waktu ujian.

Tingkat

Hari

Mata Ujian

Waktu

   

PPh OP & SPT PPh OP

08.00-12.00

Hari

   

Sertifikat A

ke-1

KUP, PPSP, PP

13.00-15.00

PBB, BPHTB, BM

15.30-16.30

 

PPN & SPT PPN

08.00-12.00

Hari

   

ke-2

PPh Pot/Put (Pasal 15,21,22,23/26 dsb)

13.00-15.30

 

Kode Etik Profesi

16.00-17.00

   

PPh Badan & SPT PPh Badan

08.00-12.00

Sertifikat B

Hari

   

ke-1

KUP, PPSP, PP

13.00-14.45

PPh Pot/Put (Pasal 15,21,22,23/26 dsb)

15.00-17.00

Hari

PPN & SPT PPN

08.00-12.00

ke-2

Akuntansi Perpajakan

13.00-17.00

Sertifikat C

Hari

PPh Badan & SPT PPh Badan

08.00-12.00

ke-1

Pajak Internasional

13.00-16.00

Hari

Akuntansi Perpajakan

08.00-12.00

ke-1

PPh Pot/Put (Pasal 15,21,22,23/26 dsb)

13.00-16.00

Bobot Mata Ujian Bobot Mata Ujian yang diujikan sejak bulan Januari 2011 untuk tiap tingkatan Sertifikat adalah sebagai berikut:

     

SERTIFIKAT

 

NO.

MATA UJIAN

A

Bobot

B

Bobot

C

Bobot

1

Akuntansi Perpajakan

-

-



25



30

2

PBB, BPHTB, BM



10

-

-

-

-

3

KUP, PPSP, PP



15



10

-

-

4

Pajak Internasional

-

-

-

-

*

20

5

PPh OP & SPT PPh OP



25

-

-

-

-

6

PPh Badan & SPT PPh Badan

-

-



25



30

7

PPh Pot/Put (Pasal 15,21,22,23/26 dsb)



15



15



20

8

PPN & SPT PPN



25



25

-

-

9

Kode Etik Profesi



10

-

-

-

-

 

Jumlah Mata Ujian

6

100

5

100

4

100

Catatan: * Ujian

Perpajakan

(Sertifikasi C) dengan menggunakan Bahasa Inggris.

Akuntansi

Perpajakan

dan

Internasional

Bobot Sertifikasi Kurikulum Baru menjadi Pedoman baru dalam rangka membagi komposisi materi kedalam proporsi yang seimbang, bobot ini dapat digunakan dalam menetapkan luasnya dan dalamnya serta kasus materi (affective) sehingga mudah untuk mengatur tingkat kesukaran soal.

IKATAN KONSULTAN PAJAK INDONESIA BADAN PENYELENGGARA UJIAN SERTIFIKASI KONSULTAN PAJAK UJIAN SERTIFIKASI KONSULTAN
IKATAN KONSULTAN PAJAK INDONESIA
BADAN PENYELENGGARA
UJIAN SERTIFIKASI KONSULTAN PAJAK
UJIAN SERTIFIKASI KONSULTAN PAJAK
A
MATA UJIAN
HARI/TANGGAL
WAKTU
: PPh OP & SPT PPh OP
: Sabtu, 2 Juli 2011
: 08:00 - 12:00
DIISI OLEH PANITIA
TANDA TANGAN PENGAWAS
NAMA PESERTA
NOMOR UJIAN
m. ujian
:
hari/tgl
:
PPh OP & SPT PPh OP
Sabtu, 2 Juli 2011
waktu
:
08:00 - 12:00
DIISI OLEH PANITIA
PETUNJUK UMUM
1. Tulislah nama dan nomor ujian Saudara pada kolom yang tersedia di atas.
2. Jawaban atas soal pilihan ganda (multiple choice) di tulis pada naskah lembar
soal dan jawaban essay ditulis pada lembar jawaban ujian lainnya.
3. Naskah terlampir terdiri dari 8 halaman yang berisi 3 buah soal.
4. Bacalah setiap petunjuk yang menjelaskan cara menjawab soal dengan cermat.
5. Jangan menuliskan nama dan nomor ujian Saudara selain pada kolom yang tersedia.
6. Bacalah Tata Tertib Ujian pada balik halaman ini dengan seksama dan bubuhkan
tanda tangan pada tempat yang disediakan.
7. Setelah Saudara selesai mengerjakan soal-soal terlampir, hendaklah soal-soal ini
dikembalikan secara utuh bersama dengan kertas jawaban kepada Panitia Ujian.

USKP 42011: PPh Orang Pribadi dan SPT PPh OP - A

I. Multiple Choice ( Bobot 40 )

“Pilihlah jawaban yang paling benar dengan cara memberi tanda silang X ( ) jawaban a.,

b., c., atau d. pada naskah soal ini”.

1. Dalam menghitung besarnya PPh Orang Pribadi harus diketahui tentang kejelasan statusnya sebagai subyek pajak dalam negeri atau sebagai subyek pajak luar negeri, karena

A. Terdapat perbedaan pengenaan PTKP antara kedua subyek pajak tersebut.

B. Terdapat perbedaan pengenaan PPh Pasal 25 antara kedua subyek pajak tersebut.

C. Terdapat perbedaan pengenaan biaya antara kedua subyek pajak tersebut.

D. Terdapat perbedaan pengenaan tarif antara kedua subyek pajak tersebut.

2. Jenis pajak penghasilan berikut ini pada akhir tahun tidak akan diperhitungkan

sebagai pembayaran dimuka meskipun PPh tersebut dibayar sendiri oleh wajib pajak.

A. Pembayaran PPh Pasal 25 Orang Pribadi Pengusaha Tertentu

B. Pembayaran PPh atas sewa tanah/ dan atau bangunan

C. Pembayaran PPh Pasal 21 yang dipotong dari penghasilan karyawan

D. PPh yang dibayarkan setelah dikeluarkannya tagihan pajak.

3. Berdasarkan prinsip keluarga sebagai satu kesatuan ekonomis maka penghasilan atau kerugian istri dianggap sebagai penghasilan atau kerugian suami kecuali:

A.

Penghasilan istri semata mata diterima dari satu pemberi kerja yang telah dipotong pajak berdasarkan ketentuan Pasal 21 UU PPh.

B.

Penghasilan istri semata mata diperoleh dari satu pemberi kerja yang telah dipotong pajak berdasarkan ketentuan Pasal 21 UU PPh.

C.

Suami istri hidup bersama tanpa mengadakan perjanjian pisah harta

D.

Suami istri tersebut telah hidup berpisah.

4. Danu duda dengan satu anak adalah merupakan direktur PT. Mlaka Mlaku. Ia

Tn.

menjadi direktur semenjak perusahaan tersebut didirikan yaitu pada tanggal 31

Desember 2010. Pada tanggal 5 Januari 2011 ia kawin dengan Dina, janda 1 anak pemilik perusahaan PT. Mondar Mandir. Berapa PTKP Sdr. Danu Tahun 2011?

A. Rp 15.840.000

B. Rp 17.160.000

halaman 1 dari 8

USKP 42011: PPh Orang Pribadi dan SPT PPh OP - A

C. Rp 18.480.000

D. Rp 19.800.000

5. Tn. Karma adalah penduduk asli Betawi yang dalam tahun 2010 hanya bekerja pada bulan Nopember dan Desember, sedangkan dari bulan Januari sd Oktober

menganggur.

A. Penghasilan neto bulan Nopember dan Desember 2010 dianggap penghasilan

neto selama tahun 2010.

B. Penghasilan neto bulan Nopember dan Desember 2010 disetahunkan untuk dikurangkan dengan PTKP.

C. Penghasilan Kena Pajak bulan Nopember dan Desember 2010 dianggap

penghasilan dianggap Penghasilan Kena Pajak tahun 2010. D. Tidak perlu dihitung Penghasilan Kena Pajak karena tidak ada kewajiban menyampaikan SPT Tahunan.

6. Pada tahun 2010 Dr. Untung mempunyai data perpajakan berupa PPh terutang

sebesar Rp 4.462.000, PPh Pasal 21 yang dipotong pihak lain sebesar Rp 1.000.000 sedangkan PPh Pasal 23 sebesar Rp 143.229. PPh Pasal 25 setiap bulan Rp 20.000 dan membayar fiskal luar negeri sebesar Rp 2.500.000. Dengan dasar asumsi bahwa PPh yang harus dibayar sendiri tahun 2011 sama dengan PPh yang dibayar sendiri tahun 2010 maka besarnya PPh Pasal 25 tahun 2011 adalah sebesar:

A. Rp

28.231

B. Rp

68.231

C. Rp 276.564

D. Rp 338.771

7. Penghitungan PPh Pasal 29 dilakukan dengan mengurangkan PPh terutang dengan kredit pajak yang telah dibayar sendiri oleh wajib pajak dalam tahun berjalan. Yang tidak termaksud dalam pengertian kalimat tersebut adalah:

A. Pemotongan PPh Pasal 21

B. Angsuran PPh Pasal 25

C. Surat Tagihan Pajak (Pokoknya saja)

D. Fiskal Luar Negeri

halaman 2 dari 8

USKP 42011: PPh Orang Pribadi dan SPT PPh OP - A

8. Tomi yang hobinya melakukan balap liar sebenarnya adalah seorang pengusaha sukses. Penghasilan neto dari usaha untuk tahun 2010 diketahui sebesar Rp 100.000.000.000. Selain itu pada tahun 2010 ia mendapatkan warisan sebesar

Rp 50.000.000.000. Untuk mendapatkan warisan tersebut telah dikeluarkan biaya untuk ganti rugi kepada pihak lain Rp 750.000.000 dan untuk biaya notaris sebesar Rp 25.000.000.

A.

Jumlah penghasilan bruto Tomi tahun 2010 yang akan dikenakan PPh seluruhnya sebesar Rp 150.000.000.000

B.

Jumlah penghasilan bruto Tomi tahun 2010 yang akan dikenakan PPh seluruhnya sebesar Rp 100.000.000.000

C.

Dalam Tahun 2010 Tomi memperoleh penghasilan neto sebesar Rp 140.000.000.000

D.

Jumlah penghasilan neto Tomi tahun 2010 seluruhnya adalah sebesar Rp 100.000.000.000.

9. Pujiono semenjak menikahi istrinya yang kedua sudah tidak ada waktu lagi

Tn.

bekerja sehingga ia memutuskan untuk tidak bekerja. Namun kedua istrinya mempunyai usaha. Isteri pertama mempunyai usaha salon kecantikan. Isteri kedua mempunyai usaha panti pijat. Status keluarga Tn. Pujiono menanggung seorang anak kandung dari isteri pertama yang masih sekolah madrasah, seorang anak tiri dari isteri kedua yang masih SD, seorang anak asuh dari suatu yayasan siswa SD. Penghasilan neto tahun 2010 dari isteri pertama sebesar Rp 75.000.000 dan isteri

kedua sebesar Rp 175.000.000. Adapaun anak kandungnya selama Tahun 2010 memperoleh beasiswa dari PT Djarum Suntik sebesar Rp 24.000.000. SPT PPh Tahun 2010 disampaikan ke Kantor Pajak tanggal 20 Januari 2011. Berapa besarnya PPh terutang Tn Pujiono untuk tahun pajak 2010?

A.

Rp 29.332.000

B.

Rp 29.530.000

C.

Rp 26.956.000

D.

Semua jawaban salah

10. Agus adalah seorang pedagang dengan status kawin dan mempunyai 1 orang anak

Tn.

kecil dan seorang anak lagi bernama Bagas bekerja pada perusahaan PT. Bagasindo. Sedangkan istri Tn. Agus adalah mengelola panti pijat dengan penghasilan neto

halaman 3 dari 8

USKP 42011: PPh Orang Pribadi dan SPT PPh OP - A

sebesar Rp 50.000.000. Penghasilan neto usaha Tn. Agus sebesar Rp 150.000.000.

Bagas yang berumur 18 tahun pada tahun 2010 memperoleh penghasilan berdasarkan

bukti potong 1721 A1 sebesar Rp 20.000.000. Jadi besarnya Penghasilan Kena Pajak

Tn. Agus adalah:

A. Rp 183.040.000

B. Rp 200.200.000

C. Rp 165.680.000

D. Rp 168.520.000

II. SOAL ESSAY (BOBOT 20)

1. (Bobot 10)

Tn. Barjo adalah seorang direktur utama PT. Borjois. Istrinya bernama Denok

adalah wirausaha yang memiliki usaha hiburan. Istrinya baru melahirkan anak

pertama tanggal 5 Februari 2010. Dalam tahun 2010 Tn. Barjo mempunyai

penghasilan neto dari gaji sebagai direktur sebesar Rp 300.000.000. Selain itu ia

menerima dividen dari PT. Borjois Rp 100.000.000. Peredaran usaha dari usaha istri

Rp 100.000.000. Mendapatkan komisi penjualan mesin industri sebesar

Rp 5.000.000

Dalam menghitung penghasilan netonya dari usaha akan dilakukan dengan norma

penghitungan penghasilan neto (asumsi besarnya norma 30%). PPh atas dividen

telah diptong PPh-nya sesuai dengan ketentuan perpajakan yang berlaku. Diminta:

a. Hitung besarnya penghasilan kena pajak Tn. Barjo tahun 2010?

b. Hitung besarnya PPh terutang

2. (Bobot 10)

Tn. Tukul mempunyai usaha jasa pemasaran dan periklanan. Begitu juga istrinya.

Meskipun tidak pisah harta istrinya bersikeras melakukan kewajiban perpajakannya

sendiri sehingga istrinya mempunyai NPWP. Tanggal 5 Januari 2010 anak ke dua

lahir. Pada tanggal 20 Desember 2010 PT. Coolindo mengumumkan pembagian

dividen kepada Tn. Tukul sebesar Rp 50.000.000 tetapi akan dibayarkan pada

tanggal 1 Januari 2011. Penghasilan usaha jasa (omzet) Tn Tukul Tahun 2010

sebesar Rp 600.000.000. Sedangkan penghasilan usaha (omzet) istrinya sebesar

Rp 400.000.000. Dalam menghitung penghasilan netonya Tn. Tukul dan isterinya

halaman 4 dari 8

USKP 42011: PPh Orang Pribadi dan SPT PPh OP - A

tidak menggunakan pembukuan. (Diketahui besarnya norma 20%). Dari data

tersebut hitunglah:

a. Besarnya PPh Terutang Tn. Tukul dan PPh Terutang istrinya sesuai dengan

NPWP masing-masing.

b. Besarnya PPh terutang jika istrinya tidak mempunyai NPWP dan penghasilan

istri digabung dengan penghasilan suami.

c. Pada kasus Tn. Tukul ini, manakah PPh yang lebih besar antara suami istri

mempunyai NPWP sendiri-sendiri atau penghasilan istri digabung dengan

penghasilan suami?

III. SOAL SPT TAHUNAN PPH OP (BOBOT 40%) Setelah data-data yang berhubungan dengan kewajiban perpajakan dikumpulkan oleh

Drs Tjiptarjo diperoleh informasinya sebagai berikut:

Nama

: Drs. Tjiptarjo

Usaha

: Meubel dengan merk “Se-Jati Kuat”

Alamat Usaha

: Jl. Cipulir No. 7, Jakarta Selatan

NPWP

: 05.123.456.7-013.000

Alamat Kantor

: Menara BRI Lt.5 Jakarta

Telephone Kantor

: (021) 7900013

DATA KELUARGA:

No.

 

Nama

Tgl. Lahir

Status

Keterangan

1.

Dra. Wati

15-05-1972

Istri

Karyawati

2.

Tjiptarno

12-09-1999

Anak Kandung

SMP

3.

Tjiptarto

17-01-2005

Anak Kandung

TK

4.

Tjiptaryo

12-02-2009

Anak Kandung

Balita

5.

Meranawati

15-05-1965

Kakak kandung Dra Wati

Mahasiswa S3

6.

A.

Yani

12-08-1945

Mertua

Pensiunan TNI

7.

Inem

19-07-1985

Pembantu Rumah Tangga

-

DATA KEWAJIBAN Data kewajiban pada tanggal 31 Desember 2010 adalah sebagai berikut:

No.

Nama dan alamat Pemberi Pinjaman

Tahun

Jumlah (Rp)

Keterangan

1.

Bank CBA

     

Jl.

Jend. Sudirman No.6, Bekasi

2008

150.000.000

2.

Hadi Purnama

     

Jl.

Manggis No.7, Slipi

2007

10.000.000

3.

BPR. Gunung Kawi

     

Jl.

Kawi No. 9, Depok

2006

100.000.000

 

Jumlah

260.000.000

 

halaman 5 dari 8

USKP 42011: PPh Orang Pribadi dan SPT PPh OP - A

DATA HARTA Daftar harta pada tanggal 31 Desember 2010 adalah sebagai berikut:

No.

Jenis Harta

Tahun

Harga Perolehan

Keterangan

1.

Rumah Tinggal

1988

20.000.000

 

2.

Tanah

2010

150.000.000

 

3.

Saham PT. Java Indo

2007

1.000.000.000

 

4.

Rumah di Bekasi

1998

30.000.000

 

5.

Mobil Innova

2008

225.000.000

 

6.

Mobil Box

2007

112.000.000

 

7.

Perabotan Rumah Tangga

 

30.000.000

 

8.

Deposito di Bank Central

 

25.000.000

 

9.

Sepeda Motor

2009

12.000.000

 

10.

Modal Usaha

 

500.000.000

 
 

Jumlah

2.104.000.000

 

DATA PENGHASILAN

Drs. Tjiptarjo dan Dra. Wati mempunyai beberapa sumber penghasilan yaitu:

1. Penghasilan dari Usaha

Bulan

Penjualan (Rp)

Bulan

Penjualan (Rp)

Januari

52.000.000

Juli

58.000.000

Februari

32.000.000

Agustus

49.000.000

Maret

34.000.000

September

10.900.000

April

23.000.000

Oktober

23.000.000

Mei

26.000.000

Nopember

32.000.000

Juni

54.000.000

Desember

34.900.000

Penghasilan tersebut merupakan penghasilan Dra. Wati dari usaha meubel. Dra. Wati

menggunakan Norma Penghitungan Penghasilan Neto. (Diketahui besarnya norma

23%).

2. Penghasilan dari Pekerjaan

Drs. Tjiptarjo bekerja pada PT. Pekalongan Indah dan PT. Pemalang Indah. Selain

menjadi pengusaha meubel istrinya juga sebagai direktur dari PT. Java Indo. Data

penghasilan sehubungan dengan pekerjaan tersebut adalah:

Form 1721 A1*

PT. Pekal. Indah

PT. Pemal. Indah

PT. Java Indo

(01.375.233.9-032.000)

(01.234.578.9-021.000)

(01.256.678.9-044.001)

Gaji

75.000.000

95.000.000

60.000.000

Tunj. PPh

7.500.000

8.500.000

3.750.000

Tunj. Lainnya

2.500.000

9.800.000

1.500.000

Honorarium

10.900.000

1.180.000

1.250.000

Premi asuransi

4.500.000

4.500.000

625.000

Jumlah

100.400.000

118.980.000

67.125.000

THR, Bonus

11.000.000

15.000.000

7.500.000

halaman 6 dari 8

USKP 42011: PPh Orang Pribadi dan SPT PPh OP - A

PenghasilanBruto Pengurang Biaya Jabatan Iuran Pensiun

111.400.000

133.980.000

74.625.000

5.570.000

6.000.000

3.731.250

3.220.000

3.975.000

2.150.000

 

8.790.000

9.975.000

5.881.250

Penghasilan Neto PTKP PKP PPh Terutang PPh telah dipotong Dan dilunasi

102.610.000

124.005.000

68.743.750

21.120.000

21.120.000

15.840.000

81.490.000

102.885.000

52.903.750

7.223.500

10.432.750

2.935.450

7.223.500

10.432.750

2.935.450

*) Form ini diberikan oleh perusahaan tempat mereka bekerja Bukti Potong untuk PT. Pekal. Indah (1721-A1, 21) tanggal 31 Desember 2010 Bukti Potong untuk PT. Pemal. Indah (1721-A1, 12) tanggal 2 Januari 2011 Bukti Potong untuk PT. Java Indo (1721-A1, 02) tanggal 31 Desember 2010

3. Penghasilan Lain-lain

Keterangan tentang penghasilan lain-lain adalah sebagai berikut:

a. Mendapatkan warisan dari orang tua Sdr. Wati sebesar Rp 150.000.000 yang

diwujudkan dalam sebidang tanah seluas 250 m2 di Baturaden, Purwokerto.

b. Deviden dari PT. Java Indo (01.256.678.9-044.001) sebesar Rp 50.000.000.

Jumlah tersebut dipotong PPh oleh PT. Java Indo sesuai dengan ketentuan yang

berlaku dengan bukti potong Nomor 21/BP/JAV/2010 tanggal 26 Desember

2010.

c. Mendapat bunga deposito dari Bank Centra sebesar Rp 2.500.000 dan dipotong

PPh sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

d. Penghasilan sewa rumah di Bekasi sebesar Rp 15.000.000 untuk masa 3 tahun

diterima tanggal 3 April 2010. Penyewanya adalah PT. Sinar Rembulan

(01.222.223.224-051.000) dan memotong PPh sesuai dengan ketentuan yang

berlaku dengan Bukti Potong Nomor 42/BP/SR/2010 tanggal 3 April 2010.

e. Penghasilan dari sewa mobil box untuk angkut barang sebesar Rp 20.000.000.

Penyewa adalah PT. Pemalang Indah dan penghasilan tersebut dipotong PPh

sesuai dengan ketentuan yang berlaku dengan nomor bukti potong 23/BP/PI/2010

tanggal 10 Desember 2010.

f. Menjual tanah seluas 250 m2 di Purwokerto seharga Rp 100.000.000 dan

membayar PPh pengalihan atas tanah/ bangunan sebesar 5%.

halaman 7 dari 8

USKP 42011: PPh Orang Pribadi dan SPT PPh OP - A

DATA PEMBAYARAN PAJAK Selama tahun 2010 telah melakukan pembayaran pajak berupa PPh Pasal 25 sebagai berikut:

No.

Bulan

Jumlah

Keterangan

1.

Januari

2.000.000

-

2.

Februari

2.000.000

-

3.

Maret

2.500.000

-

4.

April

2.500.000

-

5.

Mei

2.500.000

-

6.

Juni

2.500.000

-

7.

Juli

2.500.000

-

8.

Agustus

0

Tidak membayar

9.

September

0

Tidak membayar

10.

Oktober

2.500.000

-

11.

Nopember

2.500.000

-

12.

Desember

2.500.000

-

Wajib Pajak dikenakan Surat Tagihan Pajak (STP) tanggal 28 Nopember 2010

dengan perhitungan sebagai berikut:

Pokok Pajak Rp 5.000.000

Sanki Administrasi Rp 250.000

Jumlah

STP tersebut dibayar pada tanggal 27 Desember 2010.

Rp 5.250.000

DIMINTA:

Hitung PPh Kurang (Lebih) Bayar Drs. Tjiptarjo dengan asumsi penghasilan istri digabung

dengan penghasilan suami dan semua data DIGUNAKAN dan isikan ke dalam SPT 1770 dan

berapa angsuran untuk tahun pajak berikutnya. SPT Tahunan tersebut akan disampaikan pada

tanggal 29 Januari 2011 dan jika ada PPh Pasal 29 akan disetor pada tanggal tersebut.

---oOo---

halaman 8 dari 8

IKATAN KONSULTAN PAJAK INDONESIA BADAN PENYELENGGARA UJIAN SERTIFIKASI KONSULTAN PAJAK UJIAN SERTIFIKASI KONSULTAN
IKATAN KONSULTAN PAJAK INDONESIA
BADAN PENYELENGGARA
UJIAN SERTIFIKASI KONSULTAN PAJAK
UJIAN SERTIFIKASI KONSULTAN PAJAK
A
MATA UJIAN
HARI/TANGGAL
WAKTU
: KUP, PPSP, PP
: Sabtu, 2 Juli 2011
: 13:00 - 15:00
DIISI OLEH PANITIA
TANDA TANGAN PENGAWAS
NAMA PESERTA
NOMOR UJIAN
m. ujian
:
hari/tgl
:
KUP, PPSP, PP
Sabtu, 2 Juli 2011
waktu
:
13:00 - 15:00
DIISI OLEH PANITIA
PETUNJUK UMUM
1. Tulislah nama dan nomor ujian Saudara pada kolom yang tersedia di atas.
2. Jawaban atas soal pilihan ganda (multiple choice) di tulis pada naskah lembar
soal dan jawaban essay ditulis pada lembar jawaban ujian lainnya.
3. Naskah terlampir terdiri dari 6 halaman yang berisi 2 buah soal.
4. Bacalah setiap petunjuk yang menjelaskan cara menjawab soal dengan cermat.
5. Jangan menuliskan nama dan nomor ujian Saudara selain pada kolom yang tersedia.
6. Bacalah Tata Tertib Ujian pada balik halaman ini dengan seksama dan bubuhkan
tanda tangan pada tempat yang disediakan.
7. Setelah Saudara selesai mengerjakan soal-soal terlampir, hendaklah soal-soal ini
dikembalikan secara utuh bersama dengan kertas jawaban kepada Panitia Ujian.

USKP 42011: KUP PPSP Pengadilan Pajak - A

A. SOAL MULTIPLE CHOICE (Bobot 30)

Pilihlah jawaban yang paling benar dengan cara memberi tanda silang X ( )

jawaban a., b., c., atau d. pada naskah soal ini. Perhatian: Pertimbangan / alasan / perhitungan sebagai dasar pilihan harap disertakan

1. Buku, catatan dan dokumen yang menjadikan dasar pembukuan atau pencatatan

termasuk pengolahan data dari pembukuan yang dikelola secara elektronik atau

aplikasi online wajib disimpan di Indonesia selama ….

a. 10 Tahun ditempat kegiatan atau tempat tinggal wajib pajak orang pribadi atau

ditempat kedudukan wajib pajak badan

b. 5 Tahun ditempat kegiatan atau tempat tinggal wajib pajak orang pribadi atau

ditempat kedudukan wajib pajak badan

c. 10 Tahun ditempat kegiatan atau tempat tinggal wajib pajak orang pribadi atau

ditempat kedudukan wajib pajak badan sesuai dengan alamat NPWP

d. 5 Tahun ditempat kegiatan atau tempat tinggal wajib pajak orang pribadi atau

ditempat kedudukan wajib pajak badan sesuai dengan alamat NPWP

2. Wajib pajak yang karena kealpaannya tidak menyampaikan surat pemberitahuan

sehingga dapat menimbulkan kerugian pada pendapatan negara tidak dikenai sanksi

pidana apabila kealpaannya tersebut pertama kali dilakukan oleh wajib pajak namun

wajib melunasi kekurangan pajak terhutang beserta sanksinya berupa kenaikan ….

a. 100 persen dari jumlah pajak yang kurang dibayar yang ditebitkan melalui

penerbitan surat ketetapan kurang bayar

b. 150 persen dari jumlah pajak yang kurang dibayar yang ditebitkan melalui

penerbitan surat ketetapan kurang bayar

c. 200 persen dari jumlah pajak yang kurang dibayar yang ditebitkan melalui

penerbitan surat ketetapan kurang bayar

d. 200 persen dari jumlah pajak yang kurang dibayar yang ditebitkan melalui

penerbitan surat ketetapan kurang bayar tambahan

3. Surat Kuasa sebagaimana yang dimaksud paling sedikit memuat ….

a. nama, alamat dan tanda tangan diatas materai serta NPWP dari wajib pajak

pemberi kuasa

halaman 1 dari 6

USKP 42011: KUP PPSP Pengadilan Pajak - A

b. nama, alamat dan tanda tangan diatas materai serta NPWP dari wajib pajak penerima kuasa

c. nama, alamat dan tanda tangan serta NPWP dari wajib pajak pemberi dan penerima kuasa

d. nama, alamat dan tanda tangan diatas materai serta NPWP dari wajib pajak pemberi dan penerima kuasa

4. Wajib pajak dengan kriteria tertentu meliputi ….

a. wajib pajak usaha kecil dan wajib pajak kriteria tertentu

b. wajib kecil usaha tertentu dengan omzet dibawah 600 juta

c. wajib pajak usaha kecil dan wajib pajak di daerah tertentu

d. wajib kecil hanya orang pribadi yang menjalan kegiatan tertentu

5. Dalam hal Wajib pajak mengajukan keberatan

dan

tidak

mengajukan

banding,

pelunasan pajak yang belum dibayar wajib dilakukan paling lama 1 bulan sejak ….

a. tanggal penerbitan surat ketetapan keberatan

b. tanggal penerbitan surat keputusan keberatan

c. tanggal penerbitan surat putusan keberatan

d. tanggal pengiriman surat keputusan keberatan

6. Dalam hal Wajib Pajak dinyatakan pailit, Surat Paksa diberitahukan kepada ….

a. Kurator, Hakim Pengawas

b. Balai Harta Peninggalan

c. Likuidator

d. Jawaban a dan b

7. CV Indomei adalah pedagang eceran yang telah dicabut pengukuhan PKPnya karena merupakan Pengusaha Kecil. CV Indomei ….

a. tidak wajib menyelenggarakan pembukuan dan tidak wajib menyampaikan SPT Masa PPh Pasal 25

b. tidak wajib menyelenggarakan pembukuan tetapi wajib menyampaikan SPT Masa PPh Pasal 25

halaman 2 dari 6

USKP 42011: KUP PPSP Pengadilan Pajak - A

c. wajib menyelenggarakan pembukuan tetapi tidak wajib menyampaikan SPT Masa PPh Pasal 25

d. Wajib menyelenggarakan pembukuan dan wajib menyampaikan SPT Masa PPh Pasal 25

8. Produk hukum di bawah ini tidak dapat diajukan keberatan oleh Wajib Pajak ….

a. SKPKBT yang diterbitkan tanpa didahului pemeriksaan

b. SKPKB yang diterbitkan terdapat kesalahan hitung

c. Surat Tagihan Pajak atas hasil penelitian SPT

d. Pemotongan PPh Pasal 23 oleh Pemotong PPh

9. Selain berupa mengabulkan seluruhnya atau sebagian, atau menolak keberatan Wajib

Pajak, Keputusan Direktur Jenderal Pajak atas keberatan Wajib Pajak dapat berupa ….

a. membatalkan SKP yang tidak benar

b. keberatan Wajib Pajak tidak dapat dipertimbangkan

c. mencabut SKP yang telah diterbitkan

d. menambah besarnya jumlah pajak yang masih harus dibayar

10. Terhadap Surat Tagihan Pajak yang diterbitkan, pada dasarnya Wajib Pajak dapat mengajukan permohonan di bawah ini, kecuali ….

a. Keberatan

b. Gugatan

c. Pembatalan

d. Pembetulan

11. Di bawah ini merupakan Wajib Pajak orang pribadi yang memenuhi persyaratan subjektif dan objektif berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 20/PMK.03/2008 ….

a. Wajib Pajak orang pribadi yang menjalankan usaha atau melakukan pekerjaan bebas

b. Wajib Pajak orang pribadi yang menjalankan usaha atau melakukan pekerjaan bebas apabila penghasilan netonya telah melebihi PTKP

halaman 3 dari 6

USKP 42011: KUP PPSP Pengadilan Pajak - A

c. Wajib Pajak orang pribadi yang menjalankan usaha atau melakukan pekerjaan bebas apabila penghasilan brutonya telah melebihi PTKP

d. Wajib Pajak orang pribadi yang menjalankan usaha atau melakukan pekerjaan bebas apabila telah memperoleh laba usaha

12. Apabila dalam tahun berjalan, Wajib Pajak tidak membayar dan tidak menyampaikan SPT Masa PPh Pasal 25 maka atas PPh Pasal 25 yang tidak dibayar dan dilaporkan tersebut ….

a. Diterbitkan Surat Tagihan Pajak disertai sanksi administrasi berupa bunga dan denda

b. Diterbitkan SKPKB disertai sanksi administrasi berupa bunga dan STP atas sanksi administrasi berupa denda

c. Diterbitkan SKPKB disertai sanksi administrasi berupa bunga dan sanksi administrasi berupa denda

d. Diterbitkan SKPKB disertai sanksi administrasi berupa denda dan STP atas sanksi administrasi berupa bunga

13. Apabila berdasarkan hasil pemeriksaan terdapat kekurangan pembayaran pajak maka atas kekurangan pembayaran pajak ini diterbitkan ….

a. SKPKB atas pokok pajaknya dan STP atas sanksi administrasi berupa bunga

b. SKPKB atas pokok pajak dan sanksi administrasi berupa bunga

c. STP atas pokok pajak dan sanksi administrasi berupa bunga

d. STP atas pokok pajaknya saja

14. Produk hukum di bawah ini tidak dapat diajukan keberatan oleh Wajib Pajak ….

a. SKPKBT yang diterbitkan tanpa didahului pemeriksaan

b. SKPKB yang diterbitkan terdapat kesalahan hitung

c. Surat Tagihan Pajak atas hasil penelitian SPT

d. Pemotongan PPh Pasal 23 oleh Pemotong PPh

halaman 4 dari 6

USKP 42011: KUP PPSP Pengadilan Pajak - A

15. Surat Pemberitahuan PPh Wajib Pajak badan Tahun Pajak 2009 (Tahun kalender) atas

nama PT ABC disampaikan tanggal 4 Juni 2010 dengan dilampiri Surat Setoran Pajak

PPh Pasal 29 sebesar Rp100juta tertanggal 3 Juni 2010. Atas data tersebut, PT ABC

dikenai sanksi administrasi berupa ….

a. Denda 3 x Rp1juta dan bunga 3 x 2% x Rp100juta

b. Denda 2 x Rp1juta dan bunga 2 x 2% x Rp100juta

c. Denda Rp1juta dan bunga 3 x 2% x Rp100juta

d. Denda Rp1juta dan bunga 2 x 2% x Rp100juta

B. SOAL ESSAY (Bobot 70)

SOAL 1 (Bobot 40) Pak Joko selaku Wajib Pajak Orang Pribadi menyampaikan SPT PPh OP Tahun Pajak 2010

(Tahun kalender) dengan rincian sbb:

Pajak Terutang

Rp 1.000.000.000,00

Kredit Pajak :

PPh Pasal 21

Rp

140.000.000,00

PPh Pasal 25

Rp

760.000.000,00

Pertanyaan :

Dalam hal kekurangan pembayaran pajak tersebut dibayar pada tanggal 5 Juni 2011 dan

SPT disampaikan tanggal 6 Juni 2011 berapa sanksi administrasi yang dapat dikenai?

Dan dengan apa sanksi administrasi itu ditagih?

b). Untuk menghindari sanksi pada huruf a) apa sebaiknya yang dapat dilakukan Pak Joko

a).

sebelum jatuh tempo penyampaian SPT Tahunan PPh Orang Pribadi? Jelaskan

prosedurnya?

c). Apabila pada bulan September 2011 ditemukan kekeliruan pengisian SPT PPh Orang

Pribadi tersebut sehingga seharusnya Pajak yang Terutang adalah sebesar

Rp 1.100.000.000,00, apa yang semestinya dilakukan Pak Joko dan bagaimana

prosedurnya? Berapa sanksi administrasi yang harus dibayar apabila atas kekurangan

pembayaran pajak dilunasi pada tanggal 20 September 2011?

d). Setelah Pak Joko melakukan sebagaimana huruf c). dilakukan pemeriksaan ternyata

jumlah pajak yang terutang berdasarkan hasil pemeriksaan adalah sebesar

Rp 1.400.000.000,00, apa produk hukum yang diterbitkan pemeriksa dan berapa jumlah

pajak yang masih harus dibayar (termasuk sanksi administrasi berupa bunga) dalam

halaman 5 dari 6

USKP 42011: KUP PPSP Pengadilan Pajak - A

produk hukum tersebut sekiranya diterbitkan tanggal 15 Maret 2012 dan dikirim tanggal 17 Maret 2012?

SOAL 2 (Bobot 15) Seringkali kita mendengar tentang kompetensi suatu pengadilan. Kompetensi ini dapat bersifat mutlak maupun bersifat relatif. Sebutkan kompetensi (kekuasaan) pengadilan pajak, jawaban disertai dengan dasar hukum!

SOAL 3 (Bobot 15) Apakah Jurusita yang diangkat oleh Kepala KPP A dapat melakukan penyitaan di wilayah KPP B? jelaskan jawaban saudara disertai dengan dasar hukum. Bagaimana posedur bila jurusita KPP A ingin melakukan penyitaan di wilayah KPP B?

---oOo---

halaman 6 dari 6

IKATAN KONSULTAN PAJAK INDONESIA BADAN PENYELENGGARA UJIAN SERTIFIKASI KONSULTAN PAJAK UJIAN SERTIFIKASI KONSULTAN
IKATAN KONSULTAN PAJAK INDONESIA
BADAN PENYELENGGARA
UJIAN SERTIFIKASI KONSULTAN PAJAK
UJIAN SERTIFIKASI KONSULTAN PAJAK
A
MATA UJIAN
HARI/TANGGAL
WAKTU
: PBB, BPHTB, BM
: Sabtu, 2 Juli 2011
: 15:30 - 16:30
DIISI OLEH PANITIA
TANDA TANGAN PENGAWAS
NAMA PESERTA
NOMOR UJIAN
m. ujian
hari/tgl
: PBB, BPHTB, BM
Sabtu, 2 Juli 2011
:
waktu
:
15:30 - 16:30
DIISI OLEH PANITIA
PETUNJUK UMUM
1. Tulislah nama dan nomor ujian Saudara pada kolom yang tersedia di atas.
2. Jawaban atas soal pilihan ganda (multiple choice) di tulis pada naskah lembar
soal dan jawaban essay ditulis pada lembar jawaban ujian lainnya.
3. Naskah terlampir terdiri dari 5 halaman yang berisi 2 buah soal.
4. Bacalah setiap petunjuk yang menjelaskan cara menjawab soal dengan cermat.
5. Jangan menuliskan nama dan nomor ujian Saudara selain pada kolom yang tersedia.
6. Bacalah Tata Tertib Ujian pada balik halaman ini dengan seksama dan bubuhkan
tanda tangan pada tempat yang disediakan.
7. Setelah Saudara selesai mengerjakan soal-soal terlampir, hendaklah soal-soal ini
dikembalikan secara utuh bersama dengan kertas jawaban kepada Panitia Ujian.

USKP 42011: PBB, BPHTB, BM - A

I. MULTIPLE CHOICE

“Pilihlah jawaban yang paling benar dengan cara memberi tanda silang X ( ) jawaban a.,

b., c., atau d. pada naskah soal ini”.

PBB (Bobot 15)

1. NJOP areal produktif untuk objek pajak PBB sektor P3 adalah

a. Areal penangkapan ikan adalah 10 X hasil bersih ikan dalam satu tahun sebelum tahun pajak berjalan.

b. Areal pembudidayaan ikan adalah 8,5 X hasil bersih ikan dalam satu tahun sebelum tahun pajak berjalan

c. Areal pembudidayaan ikan darat adalah berupa tanah di sekitarnya dengan penyesauaian seperlunya ditambah standar biaya investasi tambak menurut jenisnya

d. Semua salah

2. Wajib Pajak PBB sektor perkebunan telah mengisi SPOP dan dikembalikan ke KPP Pratama setempat dengan melampirkan fotokopi SHGU. Kemudian Ditjen Pajak menerbitkan SPPT PBB. Tetapi sayang, luas areal yang tertulis dalam SPPT tidak sama dengan luas dalam SHGU. Sehingga wajib pajak merasa enggan untuk membayar PBB terutang.

Berkenaan dengan perbedaan luas tersebut, langkah apa yang sebaiknya ditempuh oleh wajib pajak

a. Keberatan

b. Pembatalan

c. Pengurangan

d. Semua Salah

3. Objek PBB berupa kebun karet seluas 2 ha, dikelola oleh orang pribadi. Ditjen pajak telah menentukannya sebagai objek PBB sektor Perdesaan Perkotaan. Oleh karena itu

a.

Wajib

menggunakan

tanaman bertambah.

pajak tidak

SPOP

perlu

melaporkan

keadaan

objek PBB setiap

Pajak)

tahunnya

umur

(Surat

Pemberitahuan

Objek

walaupun

halaman 1 dari 5

USKP 42011: PBB, BPHTB, BM - A

b. Besarnya PBB terutang memperhitungkan biaya penanaman. (S)

c. Nilai Jual Kena Pajak 40% (S)

d. Semua salah

BPHTB (Bobot 15)

4. Tuan Idesram Situmorang telah membeli sebidang tanah di Kabupaten Tangerang Provinsi Banten, dengan harga transaksi Rp 360 juta pada bulan Mei 2011. Pada bulan berikutnya, ia membeli tanah juga di Kabupaten Tangerang dengan harga Rp 360 juta.

Apabila NPOPTKP di Kabupaten Tangerang adalah Rp 60 juta dan Rp 300 juta, tarif 5%, berapakah BPHTB terutang untuk masing-masing perbuatan hukum tersebut

a. Rp 15 juta dan Rp 18 juta.

b. Rp 15 juta dan Rp 15 juta

c. Rp 18 juta dan Rp 18 juta

d. Semua salah

5. Ibu Anilengo menerima hibah wasiat dari mendiang sahabatnya berupa sebidang tanah SHM. Akta hibah wasiat ditandatangani notaris pada 1 Maret 2011. Tak lama kemudian, sang sahabat meninggal dunia pada 1 April 2011. Ibu Anilengo berniat mendaftarkan ke BPN untuk dibalik-nama ke atas nama dirinya pada 1 Maret 2012 nanti. Maka saat terutang hibah wasiat tersebut adalah

a. 1 Maret 2011

b. 1 April 2011

c. 1 Maret 2012

d. Semua benar

6. Seorang yang bernama Siroret telah meninggal dunia tertembak oleh peluru nyasar. Akibatnya, sebuah rumah di kawasan RSS terpaksa ditinggalkan untuk selama- lamanya, termasuk isterinya yang masih muda nan cantik jelita. Akhinya, rumah

tersebut diwarisi oleh isteri tercintanya. NJOP PBB rumah tersebut adalah Rp 960 juta. Kemudian, si Janda cantik jelita tersebut mendaftarkannya ke BPN. Apabila NPOPTKP adalah Rp 60 juta dan Rp 300 juta, dan tarif 4%, maka BPHTB terutang adalah sebesar

a. Rp 33 juta

halaman 2 dari 5

USKP 42011: PBB, BPHTB, BM - A

b. Rp 26,4 juta

c. Rp 16,5 juta

d. Rp 13,2 juta

BEA METERAI (Bobot 15)

7. Pernyataan di bawah ini, manakah yang benar?

a. Rp 0,- sampai dengan Rp 249.999,- dikenakan Bea Meterai Rp 0,-

b. Rp 250.000,- sampai dengan Rp 999.999,- dikenakan Bea Meterai Rp 3.000,-

c. Rp 1.000.000,- sampai tak terhingga dikenakan Bea Meterai Rp 6.000,-

d. Semua salah

8. Seseorang berkata bahwa, “Ternyata, banyak di antara kita yang salah memahami tentang Meterai. Meterai bukan merupakan syarat sah suatu perjanjian, melainkan merupakan pajak atas suatu dokumen sesuai dengan UU No. 13 tahun 1985 tentang

Bea Materai. Kesimpulannya adalah ketika Anda menandatangani dokumen perjanjian jual beli, meskipun tanpa meterai bisa dianggap sah (yang penting ada tanda tangan dan saksi). Jika ada pelanggaran janji, maka Anda bisa menuntut secara hukum, baik secara Pidana (penipuan) dan atau Perdata (Wanprestasi)

a. Fungsi Bea Meterai adalah pajak atas dokumen

b. Dokumen perjanjian jual beli tanpa meterai adalah tidak sah

c. Dokumen perjanjian jual beli tanpa meterai dapat dipidanakan.

d. Semua benar

II. ESSAY

1. PBB (Bobot 35) Undang-Undang No. 16 tahun 1985 tentang Rumah Susun telah mendefinisikan tentang 1). Bagian bersama (yaitu bagian rumah susun yang dimiliki secara tidak terpisah untuk pemakaian bersama dalam kesatuan fungsi dengan satuan-satuan rumah susun) dan 2). Benda bersama (benda yang bukan merupakan bagian rumah susun, tetapi yang dimiliki bersama secara tidak terpisah untuk pemakaian bersama) Sebuah Apartemen menjual unit-unit kamar dengan luas 110 m 2 dan 130 m 2 masing- masing berjumlah 100 unit dan 70 unit. Luas lantai seluruhnya (termasuk kamar dan bagian bersama yang meliputi lift, koridor, tangga darurat, ruang pertemuan dan lain-

halaman 3 dari 5

USKP 42011: PBB, BPHTB, BM - A

lain) adalah 28.700 m 2 . Biaya membangun gedung ini adalah Rp 4,5 juta per m 2 . Di luar gedung, terdapat juga bangunan fasilitas (benda bersama) yang terkena PBB yaitu jalan lingkungan, kolam renang, parkir, pagar, perkerasan halaman dan pos keamaman dengan jumlah biaya pembangunan adalah Rp 5 miliar. Sementara itu, luas tanah adalah 6.000 m 2 dan harga pasar adalah Rp 10 juta per m 2 .

a. Hitunglah jumlah luas bangunan unit yang dijual!

b. Hitunglah jumlah luas bangunan bersama!

c. Hitunglah jumlah seluruh biaya membangun bangunan bersama dan bangunan fasilitas!

d. Tergolong dalam klasifikasi berapakah bangunan bersama tersebut?

e. Berapakah NJOP sebagai dasar pengenaan PBB untuk Bangunan individu?

f. Berapakah NJOP sebagai dasar pengenaan PBB untuk Bumi bersama?

g. Berapakah PBB terutang untuk tipe 110 jika NJOPTKP adalah Rp 10 juta?

2. BPHTB (Bobot 20) Bapak Tonaitfra telah memiliki sebidang tanah dengan SHM seluas 1000 m 2 . Tanah tersebut hendak dijual. Tetapi sayang, pembelinya adalah sebuah badan hukum yang berdasarkan ketentuan UU Pokok Agraria dilarang memiliki SHM. Oleh sebab itu, setelah berdiskusi dengan para ahlinya, maka terbukalah jalan untuk menjualnya. Caranya adalah tanah tersebut dinaikkan terlebih dulu menjadi SHGB atas nama Bapak Tonaiftra. Setelah itu barulah akta jual beli ditandatangani oleh notaris/PPAT. Perubahan menjadi SHGB terjadi pada 26 Desember 2010 (saat itu tarif BPHTB

adalah 5%). NJOP PBB saat itu adalah Rp 500 juta, NPOPTKP adalah Rp 300 juta dan 60 juta. Akta jual beli ditandatangani pada 1 Pebruari 2011 (saat itu, tarif BPHTB adalah 4% berdasarkan Peraturan Daerah). NJOP PBB saat itu adalah Rp 600 juta, Harga transaksi Rp 630 juta, NPOPTKP adalah Rp 400 juta dan Rp 100 juta. Pertanyaan

a. Kapan saat terutang?

b. Berapakah NPOP-nya?

c. Berapakah NPOPTKP-nya?

d. Berapakah BPHTB yang terutang?

halaman 4 dari 5

USKP 42011: PBB, BPHTB, BM - A

A. LAMPIRAN II

KLASIFIKASI NILAI JUAL OBJEK PAJAK BUMI UNTUK OBJEK PAJAK SEKTOR

PERDESAAN DAN SEKTOR

PERKOTAAN

Klas

Pengelompokan Nilai Jual Bumi (Rp/m 2 )

Nilai Jual Objek Pajak (Rp/m 2 )

038

> 10.040.000,00 s/d 10.870.000,00

10.455.000,00

039

> 9.250.000,00s/d 10.040.000,00

9.645.000,00

040

> 8.500.000,00 s/d 9.250.000,00

8.875.000,00

040 > 8.500.000,00 s/d 9.250.000,00 8.875.000,00 B. KLASIFIKASI NILAI JUAL OBJEK PAJAK BANGUNAN UNTUK OBJEK

B. KLASIFIKASI NILAI JUAL OBJEK PAJAK BANGUNAN UNTUK OBJEK PAJAK SEKTOR PERDESAAN DAN SEKTOR PERKOTAAN

Klas

Pengelompokan Nilai Jual Bumi (Rp/m 2 )

Nilai Jual Objek Pajak (Rp/m 2 )

013

> 4.500.000,00 s/d 5.150.000,00

4.825.000,00

014

> 3.900.000,00 s/d 4.500.000,00

4.200.000,00

015

> 3.350.000,00 s/d 3.900.000,00

3.625.000,00

s/d 4.500.000,00 4.200.000,00 015 > 3.350.000,00 s/d 3.900.000,00 3.625.000,00 ---oOo--- halaman 5 dari 5

---oOo---

halaman 5 dari 5

IKATAN KONSULTAN PAJAK INDONESIA BADAN PENYELENGGARA UJIAN SERTIFIKASI KONSULTAN PAJAK UJIAN SERTIFIKASI KONSULTAN
IKATAN KONSULTAN PAJAK INDONESIA
BADAN PENYELENGGARA
UJIAN SERTIFIKASI KONSULTAN PAJAK
UJIAN SERTIFIKASI KONSULTAN PAJAK
A
MATA UJIAN
HARI/TANGGAL
WAKTU
: PPN & SPT PPN
: Minggu, 3 Juli 2011
: 08:00 - 12:00
DIISI OLEH PANITIA
TANDA TANGAN PENGAWAS
NAMA PESERTA
NOMOR UJIAN
m. ujian
:
hari/tgl
:
PPN & SPT PPN
Minggu, 3 Juli 2011
waktu
:
08:00 - 12:00
DIISI OLEH PANITIA
PETUNJUK UMUM
1. Tulislah nama dan nomor ujian Saudara pada kolom yang tersedia di atas.
2. Jawaban atas soal pilihan ganda (multiple choice) di tulis pada naskah lembar
soal dan jawaban essay ditulis pada lembar jawaban ujian lainnya.
3. Naskah terlampir terdiri dari 10 halaman yang berisi 3 buah soal.
4. Bacalah setiap petunjuk yang menjelaskan cara menjawab soal dengan cermat.
5. Jangan menuliskan nama dan nomor ujian Saudara selain pada kolom yang tersedia.
6. Bacalah Tata Tertib Ujian pada balik halaman ini dengan seksama dan bubuhkan
tanda tangan pada tempat yang disediakan.
7. Setelah Saudara selesai mengerjakan soal-soal terlampir, hendaklah soal-soal ini
dikembalikan secara utuh bersama dengan kertas jawaban kepada Panitia Ujian.

USKP 42011: PPN-SPT-PPN-A

MULTIPLE CHOICE (BOBOT 40%)

Pilihlah jawaban yang paling benar dengan cara memberi tanda silang X ( )

jawaban a., b., c., atau d. pada naskah soal ini.

1. Tuan Ali membeli beberapa kebutuhan pokok dari minimarket Indojuni selaku PKP

pedagang eceran barang-barang kebutuhan pokok. Barang barang yang dibeli Tuan Ali berdasarkan cash register yang diterima adalah sbb:

Mie Instant

Rp 50.000,00

Beras Merah

Rp 150.000,00

Susu kaleng

Rp 70.000,00

Telur ayam mentah premium

Rp

30.000,00

Berdasarkan hal tersebut atas pembelian barang-barang tersebut ….

a. Dikenakan PPN sebesar Rp 30.000,00

b. Dikenakan PPN sebesar Rp 15.000,00

c. Dikenakan PPN sebesar Rp 12.000,00

d. Dikenakan PPN sebesar Rp

5.000,00

2. Dalam pembukuan PT AA Life, perusahaan di bidang jasa asuransi jiwa, terdapat pembayaran kepada XYZ Company, perusahaan di Singapura, atas jasa marketing

sehingga PT AA Life dapat melebarkan usahanya ke luar negeri. Atas pembebanan biaya jasa marketing tersebut ….

a. Terutang PPN 0% karena merupakan ekspor jasa kena pajak

b. Tidak terutang PPN karena jasa marketing tidak termasuk jenis jasa yang atas ekspornya dikenakan PPN

c. Terutang PPN 10% dan PT AA Life harus melunasi sendiri PPN terutang

d. Tidak terutang PPN karena PT AA Life bergerak di bidang jasa asuransi yang bukan Jasa Kena Pajak

3. PT Bank Edi, perusahaan di bidang perbankan, memberikan hadiah yang dilakukan secara undian berupa mobil sebagai hadiah utama kepada salah seorang nasabahnya dengan Harga Jual Rp 400 juta. PT Bank Edi meskipun perusahaan perbankan tetapi dikukuhkan sebagai PKP karena sebagian jasa keuangan yang diserahkan merupakan jasa kena pajak. Atas penyerahan hadiah mobil tersebut ….

halaman 1 dari 10

USKP 42011: PPN-SPT-PPN-A

a. Terutang PPN sesuai dengan Pasal 4 ayat 1 huruf a UU PPN 1984

b. Terutang PPN karena Pajak Masukannya dapat dikreditkan sesuai dengan Pasal 16D UU PPN 1984

c. Tidak terutang PPN karena di luar kegiatan usahanya

d. Tidak terutang PPN karena Pajak Masukannya tidak dapat dikreditkan sesuai Pasal 16D UU PPN 1984

4. Dasar Pengenaan Pajak atas transaksi di bawah ini tidak memperhitungkan unsur Laba

Kotor. kecuali :

a. Penyerahan Barang Kena Pajak dari Induk Perusahaan kepada Anak Perusahaan

b. Pemakaian sendiri untuk tujuan non produktif

c. Penyerahan dari Kantor Pusat ke cabang yang tidak ada ijin pemusatan pajak terutang

d. Pemberian cuma-cuma Barang Kena Pajak yang merupakan produk perusahaan

5. Dalam catatan pembukuan PT ABC, Pengusaha Kena Pajak di bidang pabrikan teve,

diperoleh data mengenai pemanfaatan franchise dari XYZ Company sebuah perusahaan

di Jepang dengan Penggantian sebesar Rp100 juta, sbb:

Tanggal 29 Mei 2011 diakui sebagai biaya sebesar Rp 100 juta

Tanggal 4 Juni 2011 diterima tagihan dari XYZ Company

Tanggal 18 Juni dibayar sebagian (Rp 40 juta)

Dari data tersebut, PPN terutang pada tanggal ….

a. 29 Mei 2011

b. 4 Juni 2011

c. 18 Juni 2011

d. 18 Juni 2011 (Rp 40 juta) dan sisanya akhir Juni 2011

6. PT TASKU membuat kontrak dengan LEEKONG Corp., perusahaan yang berlokasi di

Singapura untuk membuat tas dimana desain dan bahan-bahan disediakan oleh

LEEKONG Corp. Atas kegiatan tersebut PT TASKU memperoleh fee sebesar

Rp 180 juta. LEEKONG Corp. tidak memiliki BUT di Indonesia. Atas perolehan fee

tersebut

a. Terutang PPN berdasarkan Pasal 4 (1) huruf h

b. Terutang PPN berdasarkan Pasal 4 (1) huruf c

c. Terutang PPN berdasarkan Pasal 4 (1) huruf e

d. Terutang PPN berdasarkan Pasal 4 (1) huruf f

halaman 2 dari 10

USKP 42011: PPN-SPT-PPN-A

7. Pajak Masukan yang dibayar atas perolehan mobil sedan di bawah ini dapat dikreditkan:

a. Digunakan untuk kegiatan manajemen oleh PKP di bidang industri tekstil.

b. Digunakan untuk kegiatan pemasaran oleh PKP di bidang dealer kendaraan bermotor.

c. Digunakan untuk disewakan oleh PKP di bidang persewaan kendaraan.

d. Digunakan untuk kegiatan operasional oleh PKP di bidang bengkel kendaraan bermotor

8. Pajak Masukan yang berhubungan langsung dengan ekspor jasa di bawah ini tidak dapat dikreditkan

a. Jasa Maklon

b. Jasa perbaikan

c. Jasa konstruksi

d. Jasa teknik

9. Penyerahan BKP secara konsinyasi dengan Harga Jual Rp 10 juta dilakukan tanggal 10

Maret

Rp 2 juta. Pelunasan dilakukan tanggal 20 Maret 2011. Atas peristiwa hukum tersebut

tanggal 26 Februari 2011 diterima uang muka sebesar

2011.

Sebelumnya

jatuh tempo pembuatan Faktur Pajaknya adalah …

a. Tanggal 26 Februari 2011 (uang muka) dan sisanya tanggal 10 Maret 2011

b. Tanggal 26 Februari 2011 (uang muka) dan sisanya tanggal 20 Maret 2011

c. Tanggal 10 Maret 2011 untuk seluruh Harga Jual

d. Tanggal 20 Maret 2011 untuk seluruh Harga Jual

10. Dalam catatan PT Roda Makmur, Pengusaha Kena Pajak di bidang dealer kendaraan bermotor bekas yang semata-mata menjual mobil bekas dan bukan PKP yang omsetnya

di bawah Rp1,8milyar, untuk menghitung PPN terutang dalam Masa Pajak Januari 2011, diperoleh data-data sbb:

Penyerahan mobil bekas: Harga Jual

dengan Faktur Pajak lengkap ----------------------

dengan Faktur Pajak tanpa nama pembeli ------

Rp 600 juta Rp 100 juta

halaman 3 dari 10

USKP 42011: PPN-SPT-PPN-A

Pajak Masukan yang berhubungan dengan penyerahan kena pajak pada Masa Pajak yang

sama:

PPN:

dengan Faktur Pajak lengkap ----------------------

dengan Faktur Pajak tanpa nama pembeli ------

PPN yang harus disetor dalam Masa Pajak januari adalah sebesar:

Rp 46 juta

Rp

4 juta

a. Rp 24 juta

b. Rp 20 juta

c. Rp 14 juta

d.

7 juta

Rp

11. Tukiman adalah pengusaha dibidang konveksi yang sudah dikukuhkan sebgai PKP.

Pada bulan Februari 2011, Tukiman menerima order pembuatan seragam pabrik dari

PT Kresek. Atas order tersebut Tukiman melakukan penyerahan di bulan yang sama

tetapi lupa untuk membuatkan Faktur Pajak. Untuk itu Tukiman membuat faktur

pajak tertanggal 30 Juni 2011 dan diserahkan kepada PT Kresek di bulan September

2011. Atas Faktur Pajak tersebut:

a) Faktur Pajak tersebut tidak dapat dikreditkan sebagai Pajak Masukan masa tidak sama oleh PT Kresek karena sudah lebih dari 3 bulan sejak tanggal faktur.

b) Faktur Pajak dapat dikreditkan oleh PT Kresek dengan melakukan Pembetulan SPT Masa PPN Masa Juni 2011.

c) Faktur Pajak dapat dikreditkan oleh PT Kresek dengan melakukan Pembetulan SPT Masa PPN Masa Agustus 2010.

d) Faktur Pajak tersebut tidak dapat dikreditkan sebagai Pajak Masukan karena Faktur Pajak dibuat melebihi 3 bulan sejak tanggal penyerahan.

II.

12. Koh Lian (PKP) melakukan pembelian 10 Kwintal tepung terigu Rp 10.000.000

(@Rp1.000.000) yang akan digunakan sebagai bahan baku untuk pembuatan kue dan

roti. Pada tanggal 28 April 2010, Koh Lian telah membayar uang muka Rp 6.000.000.

Berdasarkan hal tersebut, Yusuf (PKP) selaku penjual melakukan pengiriman pada

tanggal 30 April 2010. Pelunasan baru dilakukan pada tanggal 3 Mei 2010.

Berdasarkan hal tersebut:

halaman 4 dari 10

USKP 42011: PPN-SPT-PPN-A

a. PPN yang harus dilaporkan sebagai pajak keluaran masa April 2010 oleh Yusuf adalah sebesar Rp 600.000

b. PPN yang harus dilaporkan sebagai pajak keluaran masa Mei 2010 oleh Yusuf adalah sebesar Rp 600.000

c. PPN yang harus dilaporkan sebagai pajak keluaran masa April 2010 oleh Yusuf adalah sebesar Rp 1.000.000

d. PPN yang harus dilaporkan sebagai pajak keluaran masa Mei oleh Yusuf adalah Rp 1.000.000

13. Terkait dengan soal nomor 12, seandainya atas penyerahan tersebut Yusuf tidak

mencantumkan identitas Koh Lian secara lengkap pada faktur pajak, maka:

a. Faktur pajak tersebut merupakan faktur pajak yang cacat dan Yusuf dapat dikenakan sanksi

b. Yusuf tidak akan dikenai sanksi membuat faktur pajak tersebut

c. Koh Lian tetap dapat mengkreditkan Pajak Masukan yang tercantum dalam Faktur Pajak tersebut.

d. Koh Lian dapat membuat nota retur agar Yusuf dapat menerbitkan faktur pajak pengganti

14. Bobby seorang pengusaha penjual mobil bekas, pada bulan Mei 2011 berhasil

menjual 2 buah mobil dengan harga total Rp 250.000.000. Disamping itu, Bobby juga

menerima Rp 20.000.000 dari seorang pelanggan yang menukarkan mobilnya

(dihargai Rp 100.000.000) dengan barang dagangan Bobby (Rp 120.000.000).

berdasarkan hal tersebut:

a. PPN yang harus dipungut oleh Bobby Rp 27.000.000

b. PPN yang harus dipungut oleh Bobby Rp 2.700.000

c. PPN yang harus dipungut oleh Bobby Rp 37.000.000

d. PPN yang harus dipungut oleh Bobby Rp 3.700.000

15. Terkait dengan soal nomor 14, jika pada bulan Mei 2011, Bobby telah membayar

PPN sebesar Rp 10.000.000 kepada penyedia barang dan jasa yang berhubungan

dengan kegiatan usahanya, maka PPN yang kurang/Lebih dibayar pada masa pajak

Mei 2011 adalah:

halaman 5 dari 10

USKP 42011: PPN-SPT-PPN-A

a. Kurang bayar Rp 2.700.000

b. Lebih bayar Rp 27.000.000

c. Kurang bayar Rp 3.700.000

d. Lebih bayar Rp 37.000.000

16. Rimba (PKP), pada tanggal 5 dan 10 April 2010 menyerahkan barang dagangan

berupa pakaian jadi kepada Fahrul (Non-PKP) masing-masing Rp 2.000.000 dan

Rp 4.000.000. Disamping itu, pada tanggal 25 April 2010 Rimba juga menitipkan

barang dagangannya senilai Rp 5.000.000 kepada Fahrul. Seandainya barang

dagangan yang dititipkan tersebut tidak laku terjual sebagian atau seluruhnya sampai

dengan tanggal 15 Mei, maka keesokan harinya Fahrul akan mengembalikan barang

dagangan kepada Rimba. Berdasarkan informasi tersebut:

a. Rimba dapat membuat faktur pajak gabungan untuk penyerahan tanggal 5 dan 10 April 2010 pada tanggal 30 April 2010

b. Rimba dapat membuat faktur pajak gabungan untuk penyerahan tanggal 5, 10 dan 25 April 2010 pada tanggal 30 April 2010

c. Rimba harus membuat faktur pajak sederhana pada setiap penyerahan

d. Rimba harus membuat faktur pajak sederhana hanya untuk penyerahan tanggal 5 dan 10 April 2010

17. PT Pencakar Langit merupakan perusahaan konstruksi khusus bangunan tinggi. Pada

tanggal 1 Januari 2010 menandatangani perjanjian proyek sebesar Rp 7 Milyar,

dengan membayar uang muka sebesar Rp 500.000.000. Sisa pembayaran akan ditagih

berdasarkan tahap penyelesaian pekerjaan. Tagihan pertama dilakukan pada tanggal

28 Februari 2010 sebesar Rp 2 Milyar dan dibayar pada 3 Maret 2010. Bangunan

selesai dikerjakan pada tanggal 10 September 2010 dengan sisa tagihan sebesar Rp 2

Milyar yang dibayar pada tanggal yang sama. Berdasarkan informasi tersebut, maka:

a. PT Pencakar Langit harus membuat faktur pada tanggal 1 Januari 2010 dan tanggal 28 Februari 2010 dengan PPN masing-masing sebesar Rp 50.000.000 dan Rp 200.000.000

b. PT Pencakar Langit harus membuat faktur pada tanggal 1 Januari 2010 dengan PPN sebesar Rp 700.000.000

halaman 6 dari 10

USKP 42011: PPN-SPT-PPN-A

c. PT Pencakar Langit harus membuat faktur pada tanggal 1 Januari 2010 dan tanggal 10 September 2010 dengan PPN masing-masing sebesar Rp 50.000.000 dan Rp 650.000.000

d. PT Pencakar Langit harus membuat faktur pada tanggal 1 Januari 2010 dan tanggal 3 Maret 2010 dengan PPN masing-masing sebesar Rp 50.000.000 dan Rp 200.000.000

18. Dokumen tertentu yang diperlakukan sebagai Faktur Pajak atas penyerahan Jasa

angkutan Udara Dalam Negeri adalah:

a. Tiket, tagihan Surat Muatan Udara (Airway Bill) atau Delivery Bill

b. Tiket pesawat terbang

c. Airway Bill atau Delivery Bill

d. Kuitansi yang dibuat oleh perusahaan agen penerbangan

19. Happy seorang pengusaha katering sudah dikukuhkan sebagai PKP. Pada tanggal 30

Mei 2010 melakukan penyerahan jasa catering kepada Bapak Dullah (tidak mepunyai

NPWP) untuk pesta sebesar Rp 20.000.000, dengan rincian bahan baku makanan

sebesar Rp 17.000.000 dan jasa catering sebesar Rp 3.000.000. Atas penyerahan

tersebut:

a. Dibuatkan Faktur Pajak Sederhana dengan PPN sebesar Rp 2.000.000

b. Dibuatkan Faktur Pajak Sederhana dengan PPN sebesar Rp 300.000 Tidak terutang PPN

c. Tidak terutang PPN

d. Dibuatkan Faktur Pajak dengan PPN sebesar Rp 2.000.000

20. Gigih,

yang

berdomisili di Singapura. Gigih tidak menjalankan kegiatan usaha. Berdasarkan

informasi tersebut, maka:

seorang peneliti

menyerahkan

hasil

penelitiannya kepada X

Corp

a. Penyerahan hasil penelitian tersebut dikenakan PPN

b. Penyerahan hasil penelitian tersebut tidak dikenakan PPN

c. Gigih harus menyetor sendiri PPN atas pemanfaatan BKP tidak berwujud

d. Tidak ada jawaban yang benar

halaman 7 dari 10

USKP 42011: PPN-SPT-PPN-A

SOAL ESSAY

I. BOBOT 20%

Untuk kasus di bawah ini, tentukan kapan paling lambat diterbitkan dan berapa PPN yang

dipungut dalam Faktur Pajak dimaksud?:

1. Faktur Pajak ; atau

2. Faktur Pajak gabungan penyerahan Masa Maret 2011

a. PT Jaya Garmen adalah PKP pedagang besar garmen. Pada bulan Maret 2011 melakukan

beberapa transaksi berupa penyerahan garmen dan penerimaan pembayaran kepada dan

dari PT Bilik Butik, PKP pedagang eceran, dengan rincian sbb:

Tanggal 3 Maret 2011, menerima pembayaran sebesar Rp 18 juta atas penyerahan garmen tanggal 21 Februari 2011;

a.2> Tanggal 10 Maret 2011, menyerahkan sejumlah garmen dengan Harga Jual sebesar Rp 22 juta;

a.3> Tanggal 20 Maret 2011, menyerahkan sejumlah garmen dengan Harga Jual sebesar Rp 30 juta;

a.4> Tanggal 28 Maret 2011, menerima pembayaran sebesar Rp 22 juta atas penyerahan garmen tanggal 10 Maret 2011;

a.5>

Tanggal 30 Maret 2011, menerima pembayaran sebagian yaitu sebesar Rp 10 juta atas penyerahan garmen tanggal 20 Maret 2011.

a.1>

III. SPT PPN BOBOT 40%

Shafwan memproduksi Biskuit merk “Renyah” telah dikukuhkan sebagai PKP sejak 21 Mei

2005 dengan NPWP 07.345.678.9-009.000. Shafwan berdomisili di Jl. Pendidikan No.26,

Kecamatan Pasar Rebo, Jakarta Timur 13730, telp. 870 7733. Dalam bulan April 2011

dapat diketahui adanya transaksi sebagai berikut:

Penyerahan BKP/JKP :

1 1-Apr-11

Menyerahkan 5000 karton Biskuit Renyah kepada Toko Bundo (NPWP 01.978.675.8-015.000) senilai Rp 250.000.000. Pembayaran akan dilakukan 2 minggu kemudian. Pada tanggal 27 Maret 2011 Toko Bundo telah memberikan uang muka sebesar Rp 25.000.000,-

2 4-Apr-11

Menyerahkan 8000 karton Biskuit Renyah kepada distributor Toko Makmur (NPWP 24.567.890.1-005.000) senilai Rp 400.000.000.

halaman 8 dari 10

USKP 42011: PPN-SPT-PPN-A

3 7-Apr-11

Menyerahkan 1000 karton Biskuit Renyah kepada bendaharawan Departemen Sosial senilai Rp 50.000.000. Tagihan diserahkan bersamaan dengan penyerahan Biskuit Renyah. Setelah itu, bendaharawan baru akan melakukan pembayaran tanggal 6 Mei 2011.

4 12-Apr-11

Menerima Nota Retur nomor 003/NR/III/2011 dari distributor PT Lentera (NPWP 02.876.543.2-042.000) atas pengembalian 200 karton Biskuit Renyah senilai Rp 10.000.000 yang telah dikirim sebelumnya pada tanggal 25 Maret 2011. Ketika itu PT Lentera telah membayar tunai pada saat pengiriman barang.

5 14-Apr-11

Menerima pelunasan dari Toko Bundo atas penjualan tanggal 1 April 2011

6 15-Apr-11

Mengirimkan bantuan berupa 1000 karton Biskuit Renyah ke Sekolah Dasar Rakyat senilai Rp 40.000.000.

7 17-Apr-11

Meyerahkan 2000 karton Biskuit Renyah secara tunai kepada Toko Pasar Baru (NPWP 08.765.432.1-044.000) senilai Rp 100.000.000.

8 23-Apr-11

Menyerahkan 1000 karton Biskuit Renyah senilai Rp50.000.000 kepada Toko Bahagia (NPWP 01.789.456.3-011.000). Pembayaran akan dilakukan 2 minggu kemudian.

9 24-Apr-11

Menyerahkan 30 karton Biskuit Renyah senilai Rp1.500.000 kepada UD Sentosa (NPWP 24.768.457.8-014.000) sebagai pengganti Biskuit Renyah yang rusak pada pengiriman barang tanggal 28 Maret 2011.

10 27-Apr-11

Menjual 1 mobil box Rp 30.000.000 kepada Toko Bagus (NPWP 04.965.854.6- 003.000). Mobil tersebut dibeli dalam keadaan rekondisi pada tanggal 10 Juni 2006 dari PT Bendi 2000 (PKP pedagang mobil bekas) Rp 45.000.000.

11 28-Apr-11

Menyerahkan 500 karton Biskuit Renyah senilai Rp 25.000.000 secara tunai kepada Toko Sederhana (NPWP 02.345.765.9-012.000).

12 30-Apr-11

Berdasarkan hasil pengecekan di gudang barang jadi, terdapat selisih antara jumlah barang yang tersedia digudang dengan yang tercatat di bagian administrasi. Selisih tersebut telah dapat diidentifikasi sebagai berikut:

1. Terdapat 10 karton Biskuit Renyah yang rusak tertimpa tangga senilai Rp 400.000. Biskuit Renyah tersebut kemudian langsung dimusnahkan oleh petugas gudang dan telah dibuatkan berita acara pemusnahannya.

2. Terdapat 20 karton Biskuit Renyah yang diambil oleh bagian umum untuk disajikan di ruang tunggu tamu senilai Rp 800.000.

3. Terdapat 40 karton Biskuit Renyah yang diambil untuk dijadikan hadiah dan hidangan dalam acara “employee gathering” senilai Rp 1.600.000.

Pembelian BKP/Perolehan JKP :

1 4-Apr-11

Menerima 20 ton terigu dari PT Tepung Bintang (NPWP 01.453.433.7-043.000) senilai Rp 200.000.000. Shafwan telah membayar uang muka Rp 20.000.000 pada tanggal 31 Maret 2011. Pelunasan akan dilakukan pada tanggal 3 Mei

2011

2 4-Apr-11

Menerima 5 ton sagu dari PT Bulan Sabit (NPWP 01.777.463.5 025.000) Rp 80.000.000.

halaman 9 dari 10

USKP 42011: PPN-SPT-PPN-A

3

5-Apr-11

Membayar uang muka pembuatan kemasan kepada PT Pracetak (NPWP 02.584.378.4-031.000) sebesar Rp50.000.000.

4

10-Apr-11

Membeli generator set baru Rp 400.000.000 (tunai) dari PT Agung Service (NPWP 01.222.648.9-013.000). 10% kapasitas generator tersebut digunakan untuk membantu penerangan lingkungan warga sekitar pabrik.

5

14-Apr-11

Menerima faktur Pajak tertanggal 13 Maret 2011 dari PT Bross. Pajak Masukan yang tercantum sebesar Rp 30.000.000 atas pembelian bahan pembantu pembuatan biscuit tanggal 10 Februari 2011. Pembayaran rencananya akan dilakukan tanggal 15 Mei 2011. Faktur pajak yang diterima tidak ada tandatangan

6

19-Apr-11

Membayar ongkos perbaikan 1 unit mesin pembuat Biscuit sebesar Rp 20.000.000 kepada PT Gaya. Ongkos tersebut terdiri dari Rp 15.000.000 biaya penggantian spare parts dan jasa perbaikan Rp 5.000.000.

9

24-Apr-11

Melunasi pembelian terigu tanggal 2 Maret 2010 dari PT Tepung Bintang

10

27-Apr-11

Melakukan pemesanan 40 ton terigu dari PT Tepung Bintang (NPWP 01.453.433.7-043.000) senilai Rp 400.000.000. Uang muka atas pemesanan langsung ditransfer pada hari yang sama sebesar Rp 40.000.000.

11

27-Apr-11

Membeli bahan banguna semen, batu bata dan pasir untuk perluasan pabrik biscuit dengan luas bangunan sebesar 550 m 2 seharga Rp 150.000.000

Permasalahan :

Anda diminta oleh Shafwan untuk memberikan jasa konsultan pajak, yakni menyiapkan SPT Masa PPN Masa Pajak April 2011 berdasarkan data-data tersebut di atas dengan beberapa keterangan tambahan sbb :

1. Faktur Pajak dibuat sesuai dengan ketentuan dalam Peraturan Menteri Keuangan Nomor PMK38/PMK.03/2010.

2. Pada waktu mengisi lampiran 1111A sampai dengan 1111B, kolom NPWP dan No. Seri Faktur Pajak /Nomor PIB diabaikan saja.

3. Terdapat kelebihan bayar sebesar Rp 30.000.000 pada SPT PPN Masa Maret 2011 yang dikompensasikan di masa berikutnya. Selain itu, Shafwan melakukan pembetulan SPT PPN masa Desember 2010 yang menyebabkan kelebihan bayar sebesar Rp 20.000.000 yang dikompensasikan ke SPT PPN Masa April

4. Dalam hal Pajak Masukan lebih besar dari pada Pajak Keluaran, seluruh kelebihannya supaya dikompensasikan ke Masa Pajak berikutnya.

5. Shafwan menggunakan tahun takwim sebagai tahun buku.

---oOo---

halaman 10 dari 10

IKATAN KONSULTAN PAJAK INDONESIA BADAN PENYELENGGARA UJIAN SERTIFIKASI KONSULTAN PAJAK UJIAN SERTIFIKASI KONSULTAN
IKATAN KONSULTAN PAJAK INDONESIA
BADAN PENYELENGGARA
UJIAN SERTIFIKASI KONSULTAN PAJAK
UJIAN SERTIFIKASI KONSULTAN PAJAK
A
MATA UJIAN
HARI/TANGGAL
WAKTU
: PPh Pot/Put (Pasal 15,21,22,23/26 dsb)
: Minggu, 3 Juli 2011
: 13:00 - 15:30
DIISI OLEH PANITIA
TANDA TANGAN PENGAWAS
NAMA PESERTA
NOMOR UJIAN
m. ujian
: PPh Pot/Put (Pasal 15,21,22,23/26 dsb)
hari/tgl
:
Minggu, 3 Juli 2011
waktu
:
13:00 - 15:30
DIISI OLEH PANITIA
PETUNJUK UMUM
1. Tulislah nama dan nomor ujian Saudara pada kolom yang tersedia di atas.
2. Jawaban atas soal pilihan ganda (multiple choice) di tulis pada naskah lembar
soal dan jawaban essay ditulis pada lembar jawaban ujian lainnya.
3. Naskah terlampir terdiri dari 8 halaman yang berisi 2 buah soal.
4. Bacalah setiap petunjuk yang menjelaskan cara menjawab soal dengan cermat.
5. Jangan menuliskan nama dan nomor ujian Saudara selain pada kolom yang tersedia.
6. Bacalah Tata Tertib Ujian pada balik halaman ini dengan seksama dan bubuhkan
tanda tangan pada tempat yang disediakan.
7. Setelah Saudara selesai mengerjakan soal-soal terlampir, hendaklah soal-soal ini
dikembalikan secara utuh bersama dengan kertas jawaban kepada Panitia Ujian.

USKP 42011: PPh Pot/Put (Pasal 15, 21, 22, 23/26 dsb) - A

I. MULTIPLE CHOICE (Bobot 30)

“Pilihlah jawaban yang paling benar dengan cara memberi tanda silang X ( ) jawaban a.,

b., c., atau d. pada naskah soal ini”.

Untuk Soal no. 1-2 PT PLN (Persero) merupakan BUMN dibidang kelistrikan melakukan pembelian kertas-kertas untuk keperluan kantor pada tanggal 18 Juli 2010 sebesar Rp 99.000.000 (termasuk PPN). Tanggal 19 Mei 2011 juga melakukan pembelian kembali kertas senilai Rp 110.000.000 (termasuk PPN).

1. Atas transaksi pembayaran tanggal 18 Juli 2010 ….

a. Harus memungut PPh Pasal 22 sebesar Rp 1,5% X Rp 99.000.000

b. Harus memungut PPh Pasal 22 sebesar Rp 1,5% X Rp 90.000.000

c. Harus memungut PPh Pasal 22 sebesar Rp 2,5% X Rp 99.000.000

d. Tidak ada objek PPh Pasal 22

2. Atas transaksi pembayaran tanggal 19 Mei 2011 ….

a. Harus memungut PPh Pasal 22 sebesar Rp 1,5% X Rp 110.000.000

b. Harus memungut PPh Pasal 22 sebesar Rp 1,5% X Rp 100.000.000

c. Harus memungut PPh Pasal 22 sebesar Rp 2,5% X Rp 110.000.000

d. Tidak ada objek PPh Pasal 22

3. PT Semen Gresik menyerahkan 100 sak semen @ Rp 75.000,00 kepada Pemprov Jawa

Tengah untuk proyek infrastruktur. Besarnya pungutan dan yang memungut Income Tax Article 22 atas transaksi tersebut adalah ….

a. Rp 112.500,00 oleh Pemprov

b. Rp 18.750,00 oleh Pemprov

c. Rp 112.500,00 oleh PT Semen Gresik

d. Rp 18.750,00 oleh PT Semen Gresik

4. PT JASA KEAMANAN merupakan perusahaan yang bergerak dalam usaha jasa keamanan. Tanggal 18 Mei 2011 perusahaan itu menerima pembayaran atas jasa keamanan yang diberikan kepada PT PENGELOLA GEDUNG. Bagian Penagihan melakukan tagihan dengan rincian data sbb : jasa keamanan Rp 8.000.000, upah tenaga

halaman 1 dari 8

USKP 42011: PPh Pot/Put (Pasal 15, 21, 22, 23/26 dsb) - A

keamanan Rp 20.000.000, alokasi biaya administrasi Rp 2.000.000 sehingga total tagihan menjadi Rp 30.000.000. Besar PPh pasal 23 yang dipotong adalah ….

a. Rp 160.000

b. Rp 200.000

c. Rp 600.000

d. Tidak ada jawaban yang benar

5. WIDODO tidak mempunyai NPWP dan mempunyai usaha dagang. Dia memiliki

deposito pribadi sebesar Rp 100.000.000 yang disimpan di BANK KAYA RAYA. Per tanggal 17 Mei 2011 memperoleh bunga sebesar Rp 2.000.000. Atas pembayaran bunga deposito tersebut ….

a. BANK KAYA RAYA memotong PPh Pasal 4(2) sebesar 20%

b. BANK KAYA RAYA memotong PPh Pasal 4(2) sebesar 20% ditambah 20% tambahan karena tidak memiliki NPWP

c. BANK KAYA RAYA tidak dilakukan pemotongan PPh karena pembayaran bunga dibawah Rp 7.500.000

d. BANK KAYA RAYA tidak dilakukan pemotongan PPh karena bukan objek pemotongan

6. Tanggal 18 Mei 2011 PT PENGGUNA JASA membayar hak paten film LAOS ke

LAO LAO.Ltd (perusahaan di Laos) sebesar Rp 100.000.000,- . Berapa PPh 26 yang dipotong PT. PENGGUNA JASA dimana tidak ada perjanjian penghidaran pajak berganda Indonesia Laos ….

a. Berlaku UU Pajak Penghasilan dengan PPh Pasal 26 sebesar Rp 20.000.000

b. Berlaku UU Pajak Penghasilan dengan PPh Pasal 23 sebesar Rp 15.000.000

c. Hak pemungutan ada di Negara LAOS

d. Tidak dipotong pajak di Indonesia sepanjang dapat menunjukan Surat Keterangan Domisili dari Negara Laos

7. Nyonya Rubi telah ber NPWP adalah pengusaha katering menerima pesanan dari Pemerintah Kotamadya untuk perayaan HUT RI yang ke - 65 dengan nilai pesanan sebesar Rp 10.000.000,00 (belum termasuk pajak daerah sebesar 10%). Income Tax

halaman 2 dari 8

USKP 42011: PPh Pot/Put (Pasal 15, 21, 22, 23/26 dsb) - A

Article 23 yang harus dipotong oleh Bendaharawan Pemerintah sebesar ….

a. Rp 150.000,00

b. Rp 180.000,00

c. Rp 200.000,00

d. Rp 240.000,00

8. Saat membeli sampo “rambut”, Santri beruntung menemukan hadiah berupa dua lembar uang seratus ribuan (Rp 200.000,00) di dalam kotak sampo yang dibelinya. Pajak Penghasilan yang harus dipotong adalah ….

a. Rp 50.000,00

b. Rp 40.000,00

c. Rp 25.000,00

d. Rp 0,00

9. Pak Prapto menanamkan uangnya di PT Prapti dan menerima dividen dalam jumlah yang sama dari tahun ke tahun sejak tahun 2005, yaitu Rp 10.000.000,00 per tahun. Income Tax Article 23 yang dipotong oleh PT Prapti tahun ini adalah ….

a. Rp 0,00

b. Rp 100.000,00

c. Rp 1.000.000,00

d. Rp 1.500.000,00

10. Chaya-Chaya Corp adalah subjek pajak luar negeri dimana negaranya tidak memiliki P3B dengan Indonesia. Chaya-Chaya memberikan jasa konsultasi IT kepada PT Emoh Rugi dengan mengirim pegawainya Mr. Chuck Morrack selama 70 hari ke Indonesia. Bagaimana status Chaya-Chaya Corp atas pemberian jasa tersebut ….

a. SPLN

b. SPDN

c. BUT

d. Independent Agent

11. SUROTO telah diterima bekerja sebagai staff pajak di PT SEJAHTERA dengan status kontrak kerta selama 2 (dua) tahun dari tanggal 2 Maret 2010 sampai dengan 27

halaman 3 dari 8

USKP 42011: PPh Pot/Put (Pasal 15, 21, 22, 23/26 dsb) - A

Februari 2012. SUROTO memiliki sertifikasi konsultan pajak (USKP) tingkat A dari Ikatan Konsultan Pajak Indonesia. Status SUROTO menurut ketentuan perjakan adalah ….

a. Pegawati tetap

b. Pegawai tidak tetap

c. Tenaga ahli

d. Penerima honorarium

12. Secara umum pembayaran yang diterima pembayaran oleh orang pribadi akan dipotong PPh Pasal 21 oleh Pemotong PPh Pasal 21/26. Pernyataan yang sesuai dengan ketentuan perpajakan adalah ….

a. Semua pemberi kerja orang pribadi bukan pemotong PPh Pasal 21

b. Semua bendahara atau pemegang kas pemerintah bukan merupakan subjek pajak sehingga tidak melakukan pemotongan PPh Pasal 21

c. Perusahaan yang mempunyai cabang yang tersebar di beberapa wilayah Kantor Pelayanan Pajak yang berbeda dapat melakukan pemusatan pemotongan dan pelaporan PPh Pasal 21

d. Semua kantor perwakilan Negara asing tidak berkewajiban melakukan pemotongan PPh Pasal 21

13. Secara umum natura dan kenikmatan dengan nama dan dalam bentuk apapun yang diberikan kepada pegwai oleh pemberi kerja bukan merupakan objek pajak. Semua

penghasilan dalam bentuk apapun yang diterima pegawai wajib dipotong PPh Pasal 21/26 yang diberikan oleh ….

a. Cabang perusahaan asing yang ada di Indonesia

b. Perusahaan dalam negeri yang semua sahamnya dikuasai oleh perusahaan asing

c. bendahara atau pemegang kas pemerintah, termasuk bendahara atau pemegang kas pada Pemerintah Pusat termasuk institusi TNI/POLRI, Pemerintah Daerah, instansi atau lembaga pemerintah, lembaga-lembaga negara lainnya, dan Kedutaan Besar Republik Indonesia di luar negeri

d. Wajib Pajak yang dikenakan Pajak Penghasilan berdasarkan norma penghitungan khusus (deemed profit).

halaman 4 dari 8

USKP 42011: PPh Pot/Put (Pasal 15, 21, 22, 23/26 dsb) - A

14. Diana Sari (09.333.555.8-XXX.000) mengikuti lomba melawak di salah satu Stasiun TV Swasta dengan mendapatkan imbalan uang tunai sebesar Rp 40.000.000,-. Berapa uang yang yang diterima Diana Sari ….

a. Rp 2.000.000

b. Rp 2.400.000

c. Rp 38.000.000

d. Rp 37.600.000

15. PT Renjo,

01.345.736.7.013.000, berkedudukan di Jl.

Kembangan

mengimpor BKP berupa 10 unit komputer seharga Rp 100.000.000,00. Atas BKP tersebut dikenai Biaya Penyimpanan, BM, BMT, dan PPnBM masing-masing sebesar 5%, 10%, 15%, dan 10% dari harga pokoknya. PPh Pasal 22 yang dipungut oleh DJBC sebesar ….

a. Rp2.500.000,00

b. Rp3.125.000,00

c. Rp3.250.000,00

d. Rp3.500.000,00

Lama, Jaksel, pada tanggal 12 Februari 2010

mempunyai

No

13,

API,

NPWP:

Kebayoran

II. ESSAY

1. (Bobot 10) JOKO SUPARJO (09.777.555.7-XXX.000) melakukan usaha dagang kain tekstil dan melakukan pembukuan atas usahanya. JOKO SUPARJO menerima penetapan sebagai pemotong PPh Pasal 23 dan PPh Pasal 4(2) dari KPP Pratama XXX. Selama bulan

Mei 2011 mempunyai transaksi sebagai berikut (semua transaksi tidak termasuk PPN:

a. Membayar jasa sewa kendaraan kepada PT HARAPAN BARU sebesar Rp 10.000.000.

b. Membayar uang jasa catering sebesar Rp 20.000.000 kepada Hj. LUSI

(45.888.777.8-XXX.000)

c. Membayar jasa konsultasi manajemen dagang kepada PT KONSULTAN sebesar Rp 30.000.000

d. Membayar sewa kantor sebesar Rp 80.000.000 untuk jangka waktu 4 tahun kepada

halaman 5 dari 8

USKP 42011: PPh Pot/Put (Pasal 15, 21, 22, 23/26 dsb) - A

H.NADJIH (tidak ber-NPWP) Berapakah PPh Pasal 23 dan 4(2) yang harus dipotong oleh JOKO SUPARJO ?

2. (Bobot 30) H. FAAZA (09.333.555.0-XXX.000) mempunyai usaha perdagangan tektil yang ada di Tanah Abang Jakarta Pusat. H. FAAZA menyelenggarakan pembukuan . H. FAAZA mempunyai beberapa karyawan tetap dan karyawan tidak tetap. H. FAAZA tidak mengikutkan karyawannya dalam program Jamsostek. Selama Mei 2011 dia membayarkan gaji dan imbalan sebagai berikut:

1. ZAKI (49.000.999.8-XXX.000) bekerja sejak 3 Mei 2008 memperoleh gaji Mei 2011 Rp 5.000.000. ZAKI menikah tetapi belum mempunyai anak.

2. PARJO (tidak ber-NPWP) bekerja sejak 1 Maret 2011 memperoleh gaji Mei Rp 3.500.000. PARJO belum menikah dan tidak mempunyai tanggungan keluarga.

3. INDRIYANI (45.888.444.8-XXX.000) bekerja sejak 3 Oktober 2005 memperoleh gaji Mei Rp 3.000.000. Selama Januari-Mei bekerja penuh dan INDRIYANI mengundurkan diri tanggal 31 Mei 2011 dan tidak mendapatkan pesangon. Suami INDRIYANI bekerja pada PT MEREDEKA RAYA dan mempunyai 3 (tiga) orang tanggungan.

4. Membayar upah kuli angkut sebesar Rp 100.000 per hari kepada SAERI (tidak ber-NPWP) selama 5 hari dari tanggal 6 Mei- 10 Me 2011.

5. Membayar upah kuli angkut sebesar Rp 120.000 per hari kepada DIRJO (tidak ber-NPWP) selama 10 hari dari tanggal 11 Mei 2011- 20 Mei 2011.

6. Membayar tenaga ahli penerjemah bahasa India sebesar Rp 20.000.000 kepada MARJOKO,S.Sos (45.999.222.5-XXX.000) , dalam rangka penandatangan kontrak dengan pengusaha dari India.

Diminta : Berapa PPh Pasal 21 terutang yang harus dipotong oleh H. FAAZA?

3. (Bobot 20)

NPWP

Perusahaan

Alamat

Telp.

: 01.346.632.5.013.000

: Kartering “Sarwo Eco”

: Jalan Kesasar, No. 33, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan

:021-7378379

halaman 6 dari 8

USKP 42011: PPh Pot/Put (Pasal 15, 21, 22, 23/26 dsb) - A

Pembukuan

: 1 Januari s.d. 31 Desember 2010

Nama Pimpinan

: Ibu Tanty Soemardjo

Transaksi selama bulan Maret 2010 mengalami beberapa transaksi di bawah ini:

Tgl.

Transaksi

1

Menerima bunga dari Bank Bintarno, Jakarta, sebesar Rp 100.000,00 dari tabungannya yang berjumlah Rp 7.000.000,00

4

Mendapat hadiah dari Kecap “Enaaaak” karena telah mengumpulkan bungkus kecap dan mengirimkannya ke alamat pemasaran kecap tersebut sebesar Rp 50.000.000,00. Penyelenggara adalah PT Enaaaak, NPWP:

07.839.584.6.014.000

7

Menyewa gedung di Jl. Darmawangsa 26 dengan biaya Rp 1.200.000,00 untuk pameran masakan tradisional khas katering “Sarwo Eco” milik Ibu Tanty. Pemilik gedung belum ber-NPWP.

9

Menyewakan minibus yang biasa dipakai untuk mengantarkan pesanan selama satu hari dengan biaya Rp 500.000,00 kepada Ny. Elli Liana tidak ber-NPWP

10

Mendapat bunga dari simpanan di Koperasi “Kopa” untuk bulan Januari hingga Februari sebesar Rp 250.000,00. NPWP Koperasi Kopa: 02.340.865.2.016.000

15

Menyewa Pengacara Ruhut Sitanggang, S.H., M.H. sebesar Rp 23.000.000,00 terkait somasi dari pelanggan. NPWP:07.673.846.4.011.000

21

Mendapat hadiah sebesar Rp 7.500.000,00 karena menjuarai lomba memasak yg diselenggarakan oleh PT Indoput, NPWP: 06.974.308.3.015.000

23

Menggunakan jasa seorang akuntan dari KAP “Kia dan Rekan” di Jl. Mampang Raya 22, untuk menyelesaikan pembukuan dan membantu mengisi SPT Tahunan PPh WP OP yang harus segera disampaikan dengan biaya Rp 4.500.000,00. NPWP KAP : 02.437.486.4.014.000

25

Menerima pembayaran sebesar Rp 50.000.000,00 belum dipotong pajak dari Pemkot Tangerang. Bendaharawan Sulastri, NPWP:09.365.298.4.018.000

halaman 7 dari 8

USKP 42011: PPh Pot/Put (Pasal 15, 21, 22, 23/26 dsb) - A

27

Menerima royalti sebesar Rp 30.000.000,00 dari manajemen artis yang menggunakan merk “Sarwo Eco” sebagai salah satu judul lagu campursari yang ia bawakan

28

Menerima pembayaran uang muka pemesanan katering Rp 30.000.000,00 oleh dr. Andi NPWP 03.375.736.8.017.000

30

Belanja keperluan katering dengan total Rp 20.000.000,00 dan membayar upah sopir bernama Irwan Sumaryadi (tinggal di Jl. Sari 22, Kebayoran Lama) yang belum ber-NPWP yang biasa dipanggil hanya untuk mengantarkan berbelanja sebesar Rp 200.000,00

Diminta:

Identifikasi tiap unsur perpajakan, khususnya PPh Pemotongan dan Pemungutan!

4. (Bobot 10) Importir “Siuman” (angka pengenal impornya 1357), pada tahun 2009 telah mengimpor kedelai dari Jepang seharga US$100.000,- Bea Masuknya ditetapkan 25%, PPN Impor 10%, dan PPnBM 20%. Hitung PPh Pasal 22 yang harus dibayar importir Siuman tersebut dan bagaimana pembayarannya, seandainya kurs yang ditetapkan untuk saat itu US$ 1 = Rp10.000,00 ?

---oOo---

halaman 8 dari 8

IKATAN KONSULTAN PAJAK INDONESIA BADAN PENYELENGGARA UJIAN SERTIFIKASI KONSULTAN PAJAK UJIAN SERTIFIKASI KONSULTAN
IKATAN KONSULTAN PAJAK INDONESIA
BADAN PENYELENGGARA
UJIAN SERTIFIKASI KONSULTAN PAJAK
UJIAN SERTIFIKASI KONSULTAN PAJAK
A
MATA UJIAN
HARI/TANGGAL
WAKTU
: Kode Etik Profesi
: Minggu, 3 Juli 2011
: 16:00 - 17:00
DIISI OLEH PANITIA
TANDA TANGAN PENGAWAS
NAMA PESERTA
NOMOR UJIAN
m. ujian
hari/tgl
: Kode Etik Profesi
Minggu, 3 Juli 2011
:
waktu
:
16:00 - 17:00
DIISI OLEH PANITIA
PETUNJUK UMUM
1. Tulislah nama dan nomor ujian Saudara pada kolom yang tersedia di atas.
2. Jawaban atas soal pilihan ganda (multiple choice) di tulis pada naskah lembar
soal dan jawaban essay ditulis pada lembar jawaban ujian lainnya.
3. Naskah terlampir terdiri dari 3 halaman yang berisi 2 buah soal.
4. Bacalah setiap petunjuk yang menjelaskan cara menjawab soal dengan cermat.
5. Jangan menuliskan nama dan nomor ujian Saudara selain pada kolom yang tersedia.
6. Bacalah Tata Tertib Ujian pada balik halaman ini dengan seksama dan bubuhkan
tanda tangan pada tempat yang disediakan.
7. Setelah Saudara selesai mengerjakan soal-soal terlampir, hendaklah soal-soal ini
dikembalikan secara utuh bersama dengan kertas jawaban kepada Panitia Ujian.

USKP 42011: Kode Etik Profesi - A

I. Multiple Choice ( Bobot 25 )

“Pilihlah jawaban yang paling benar dengan cara memberi tanda silang X ( ) jawaban a.,

b., c., atau d. pada naskah soal ini”.

Ibu Lili seorang pengusaha punya 2 anak kebetulan pemilik Distributor Produk nutrisi bernama UD : ”Cepat Tangguh Energik” punya cabang diberbagai tempat sehingga tepat dikatakan OPPT (Orang Pribadi Pengusaha Tertentu) sesuai PMK 208/PMK.03/2009.

1. Ibu Lili mencari seorang Kuasa Konsultan Pajak agar sesuai yang diatur oleh peraturan Menteri Keuangan terbaru soal Kuasa Wajib Pajak yaitu:

a. Pensiunan pegawai Pajak

b. Lulusan Brevet A dari USKP

c. Sarjana Akuntansi dari Perguruan Tinggi Negeri / Swasta dengan Akreditasi A

d. Ketiga jawaban a, b, c salah.

2. Seorang kuasa yang konsultan pajak sebagaimana dimaksud diatas pada soal no 1 paling

tidak

harus memenuhi persyaratan sebagai berikut:

a. memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak

b. telah menyampaikan Surat Pemberitahuan Tahunan Pajak Penghasilan Tahun Pajak terakhir

c. memiliki Surat Izin Praktek Konsultan Pajak yang diterbitkan oleh Direktur Jenderal Pajak atas nama Menteri Keuangan

d. Jawaban a,b dan c benar.

3. Sebagai Calon Konsultan Pajak dan nantinya menjadi Anggota IKPI menurut anda yang didalam Pelaksanaan Kode Etik sebagaimana diatur dalam Kode Etik IKPI:

a. Setiap anggota IKPI wajib mematuhi dan melaksanakan Kode Etik Serta Pengawasan atas pelaksanaan Kode Etik dilakukan oleh Dewan Kehormatan.

b. Setia dan taat sepenuhnya kepada Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945

c. Patuh pada hukum dan peraturan perpajakan, serta menjunjung tinggi integritas, martabat dan kehormatan profesi konsultan pajak

d. Melakukan tugas profesi dengan penuh tanggung jawab, dedikasi tinggi dan independen

halaman 1 dari 3

USKP 42011: Kode Etik Profesi - A

4. Akhirnya anda dipilih untuk menjadi kuasa Wajib Pajak dari Ibu Lili dan didalam prakteknya

anda dibantu oleh staff anda untuk mengurusi kewajiban perpajakan ibu Lili .Terhadap staff

anda didalam bertugas mengantarkan berkas /surat surat /dokumen dokumen yang diminta

oleh petugas Pajak anda melengkapi staff anda dengan:

a. Tanda Pengenal.

b. Surat Kuasa Khusus

c. Surat Penunjukan

d. Surat Tugas

5. Sebagai Konsultan Pajak yang mempunyai ijin resmi bisa saja dikenakan sanksi oleh dirjen Pajak berupa

a. Teguran tertulis

b. Pembekuan sementara Izin Praktek Konsultan Indonesia

c. Pencabutan Izin Praktek Konsultan Indonesia

d. Jawaban a, b, dan c benar.

II. Soal Essay (Bobot 75)

Dalam membuat jawaban, agar dicantumkan pasal-pasal Kode Etik yang saudara pakai sebagai acuannya.

(Bobot 25)

1. Anda ditunjuk oleh Ibu Lili UD “Cerdas Tangguh Energik” sebagai Kuasa Wajib Pajak

sesuai Peraturan Menteri Keuangan Nomor 22/PMK.03/2008 pada prinsipnya mengatur

mengenai ketentuan pemberian kuasa dengan menggunakan surat kuasa khusus yang

diperlukan untuk urusan tertentu dalam melaksanakan hak dan kewajiban perpajakan.

Pertanyan :

Apa yang dimaksud dengan urusan tertentu sebaimana dimaksud diatas?

(Bobot 25)

2. Suatu waktu perusahaan UD “Cerdas Tangguh Energik” diperiksa oleh KPP Pratama dan

anda mempersiapkan SURAT KUASA KHUSUS.

Pertanyaan :

Surat Kuasa Khusus paling sedikit memuat apa saja?

halaman 2 dari 3

USKP 42011: Kode Etik Profesi - A

(Bobot 25)

3. Sebagai Konsultan Pajak anda makin laris manis, kebetulan misalkan di kota kelahiran anda

disalah satu kota Jawa Tengah belum ada Kantor Konsultan Pajak. Untuk itu kebetulan juga anda mempunyai keponakan yang sudah Lulus S-1 Akuntansi Perguruan Tinggi Swasta dengan Akreditasi A serta kebetulan pula telah Lulus Kursus Brevet setara A dan B anda tunjuk mewakili anda untuk menangani kasus perpajakan termasuk memberi nasehat kepada wajib pajak yang berkonsultasi. Pertanyaan :

Apakah itu melanggar kode etik? Sebutkan alasan jawaban saudara!

---oOo---

halaman 3 dari 3