Anda di halaman 1dari 5

 Mengghitung Indeks ICON

 Crossbite

Gigi-geligi rahang atas dan rahang bawah pada model dioklusikan, kemudian

dilihat ada tidaknya crossbite. Skor yang diberikan bila dijumpai adanya crossbite

adalah 1 dan 0 bila tidak.

Tabel skor penilaian crossbite


Keterangan :
1. Pada segmen posterior, relasi transversal menunjukkan adanya gigitan
tonjol pada segmen bukal atau gigitan terbalik
2. Pada segmen anterior, crossbite didefinisikan dengan gigi insisivus atau
kaninus rahang atas pada saat oklusi dalam keadaan edge to edge atau
linguoversi
 Relasi Vertikal Anterior
Disini yang dilihat adalah adanya gigitan terbuka (open bite) dan gigitan
dalam (deep bite).
 Diastema/Berdesakan Rahang Atas
Komponen ini didapat dengan mengukur diskrepansi jumlah lebar mesiodistal
gigi dengan lengkung geligi.

Tabel skor penilaian diastema/berdesakan rahang atas

 Relasi Anteroposterior Segmen Bukal


Gigi-geligi rahang atas dan rahang bawah pada model dioklusikan dan
dilihat bagaimana relasi anteroposterior pada sisi kanan dan kiri, kemudian skor
kedua sisi tersebut dijumlahkan.

Tabel penilaian relasi anteroposterior segmen bukal


Tabel bobot masing-masing komponen Index of Complexity, Outcome
and Need (ICON)

Pada model studi, angka yang didapatkan dari penjumlahan tersebut


digunakan sebagai petunjuk untuk mengetahui kebutuhan perawatan dan juga
tingkat keparahan maloklusi.

Tabel kategori kebutuhan perawatan

Tabel tingkat keparahan maloklusi


Pada model progres, angka yang didapatkan dari penjumlahan tersebut
digunakan sebagai petunjuk untuk mengetahui tingkat keberhasilan perawatan. Cara
yang digunakan untuk mengetahui tingkat keberhasilan perawatan adalah dengan
mengurangi skor yang diperoleh dari penghitungan pada model studi dengan empat (4)
kali skor yang didapatkan dari penghitungan pada model progres.

Tabel tingkat keberhasilan perawatan


Data hasil penelitian diolah dengan menggunakan uji deskriptif, meliputi nilai
frekuensi dan prosentase.
Disamping dilakukan uji deskriptif, juga dilakukan uji perbedaan antara
model studi dan model progress dengan menggunakan angka index. Angka index ini
berskala ordinal sehingga uji yang digunakan adalah non parametrik yaitu uji
Wilcoxon sign rank test dengan tingkat kemaknaan sebesar 0.05.
Index of Complexity, Outcome and Need (ICON) ini memiliki beberapa
kelemahan antara lain pemberian bobot yang besar pada Aesthetic Component
IOTN. Selain itu, indeks ini tidak menilai overjet, hanya over bite. Sedangkan
kelebihan dari indeks ini adalah mudah untuk digunakan dan juga dapat digunakan
pada pasien maupun model studi.
 Komponen Indeks ICON

Gigi-geligi rahang atas dan rahang bawah pada model dioklusikan, kemudian

dibandingkan dan dipilih yang paling mendekati dengan keadaan gigi-geligi yang ada

pada foto hitam putih. Lalu diberi skor sesuai dengan skor yang ada pada foto tersebut.

Skala tersebut antara 1, untuk estetik yang baik, sampai 10, untuk komponen estetik

yang terburuk.