Anda di halaman 1dari 1

IgA masih sedikit

PNEUMONIA

keluarga
1. Ajarkan orang tua ttg menghitung
kultur darah TTV normal.
2. Ajarkan keluarga Mual
tentang& pemberian
muntah
Infeksi virus: viral pneumonia infeksi lainnya: parasit & jamur obat terutama jika anak mendapatkan
antibiotik oral.
3. Ajarkan orang tua untuk anak
memeluk boneka, bantal, guling,
melibatkan interferon mental
untuk mengurangi ketidaknyamanan
Ball, J., Blinder, R., &Cowen, K. (2012). Principles of Pediatric
endotoxin fagositosis leukosit Respon inflamasi pengetahuan
Nursing: Caring for Children. Fifth edition. New Jersey:
Pearson Education.
saat batuk.
Black, J. M. (2014). Medical-Surgical Nursing: Clinical Management
for Positive Outcomes. 8th Edition. Singapore: Kebutuhan belajar 4. Berikan anak minum pelan-pelan dan
Elsevier.Bulechek, G.M, dkk.(2013). Nursing Interventions sedikit-sedikit untuk mencegah
Classification 6th Ed.Philadeplhia: Elsevier
Blackwell, W. (2012). Nursing Care in Pediatric Respiratory Disease.
sel mast produksi Terbentuk MHC class II aspirasi dan berikan istirahat yang
USA: A John Wiley & Sons, Inc
patogen mati histamin Antipiretik, kompres cukup posisi tidur miring.
Bowden, V. R., Greenberd, C.S. (2010). Children And Their Families
The Continuum Of Care (2nd Ed.). China: Lippincott Williams & menyerang sel surfactant tipe 1 & 2 Ibu klien memberi antipiretik 5. Hindari anak dari asap rokok atau
Wilkins.
Brunner & Suddarth’s. (2010). Handbook for Brunner & Suddarth’s polusi udara.
Textbook of medical-surgical nursing. 12th Ed. vasodilatasi lokal signal pada sel T
Philadelphia: Lippincott Williams & Wilkins. 6. Ajarkan dan anjurkan keluarga utk
Departemen Kesehatan RI. 2005. Standar Pemantauan Pertumbuhan
Balita. Jakarta: Departemen Kesehatan RI menerapkan hidup sehat dan
World Health Organization, 2017, Pneumonia, Geneva, World
Health Organization
kerusakan membran alveoli fibrosis alveoli N= 36-37,4oC Hipertermi Termoregulasi tidak efektif bersih
Harsh Mohan. (2010). Textbook Of Pathology Sixth Edition. New Delhi :
Jaypee Brothers Medical Publishers (P) Ltd
permeabilitas meningkat 7. Beri anak imunisasi bila belum
Herdman, T. H, Shigemi, K alih bahasa Budi Anna Keliat. (2017). (pneumokokus&influenza)
NANDA International Nursing Diagnoses:
and Classification 2018-2020 11th Ed. Jakarta: EGC
Definition sel T melepaskan sitokin
Hockenberry, M. J., Wilson, D. (2013). Wong’s Essential of Pediatric respon demam
Nursing 9th Ed. Saint Louis: Elsevier Mosby.
edema lokal Kehilangan cairan berlebih
IDAI. (2016) diakses dari http://www.idai.or.id/artikel/seputar-
kesehatan-anak/kebutuhan-air-pada-anak pada tanggal 6 Limf N= 25%-33% Berikan nutrisi
September 2019.
Marcdante, K.J., Kliegman, R.M., Jenson, H.B., Behrman, R.E. (2014).
Nelson Ilmu Kesehatan Anak Esensial Edisi 6.
Netrofil segmen N= 54%-62% sesuai kebutuhan
(Diterjemahkan oleh Ikatan Dokter Anak Indonesia). Singapore:
Saunders Elsevier.
Moorhead, S, dkk. (2013). Nursing Outcomes Classification (NOC) 5th
Ed. Philadeplhia: Elsevier
migrasi leukosit migrasi limfosit
Nining, Y & Arnis, A. (2016). Keperawatan Anak. Jakarta: Pusdik SDM
Kesehatan. Virus: leukosit normal cairan tubuh
Pillitteri, A. (2010). Maternal & Child Health Nursing: Care of the
Childbearing & Chilrearing Family (6nd ed). New
York: Lippincott Williams & Wilkins. dengan predominan limfosit
Susan L. Ward and Shelton M. Hisley. (2009). Meternal-Child Nursing
Care. Philadelphia: F.A Davis Company Pemeriksaan hitung jenis lekosit Leukositosis
N=100ml/kgBB/hr
Tim Pokja SDKI DPP PPNI. (2017). Standar Diagnosis Keperawatan
Bakteri: Leukositosi dengan Asupan menurun
WHO.
Indonesia. Jakarta: DPP PPNI.
(2018) dikases dari Reaksi neutrophil dan monosit + interleukin 1
https://www.who.int/maternal_child_adolescent/child/world- predominan Neutrofil kebutuhan
pneumonia-day-2018/en/ pada
tanggal 6 September 2019
terdiri dari neutrofil & monosit
Mual,muntah
Auskultasi: ronkhi, rales Terapi oksigen( sat <90%)
Perkusi: dullness neutrofil mati menjadi debris monosit mati menjadi eksudat
Sistem saraf pusat Prubahan status
mental
terjadi di banyak alveolus Akumulasi sel dan eksudat di alveolus Penurunan difusi alveolar Kelemahan otot
Perubahan bunyi napas

Peningkatan kebutuhan Sianosis mukosa


Mekanisme pembersihan terjadi reflek
Batuk dengan produksi sputum oksigen Sistem integumen
paru
berlebih CRT < 2 dtk
Penyebab diketahui Sesak Lebih/= 40x/mnt
Pemeriksaan kultur sputum Bersihan jalan napas tidak efektif Lebih dari 110x/mnt
(bakteri)

Terapi antibiotik Mudahkan upaya pernapasan Mekanisme kompensasi Nadi meningkat Takikardi
(posisi semifowler/fowler,
nebulizer,fisioterapi dada&suction
Penggunaan otot
bila perlu& kolab bronkodilator) Cuping hidung, retraksi
tambahan

RR meningkat Takipneu