Anda di halaman 1dari 2

VEKTOR

1. Temukan komponen horizontal dan vertikal dari perpindahan seorang pahlawan super yang terbang dari atas sebuah gedung tinggi sejauh 100 m, seperti yang ditunjukkan pada Gambar.

tinggi sejauh 100 m, seperti yang ditunjukkan pada Gambar. 2. Gaya F1 sebesar 6 satuan bekerja

2. Gaya F1 sebesar 6 satuan bekerja pada sebuah balok kayu dengan arah membentuk sudut 30 o terhadap bidang horizontal. Gaya F2 sebesar 5 satuan bekerja searah sumbu y positif. Resultan kedua gaya tersebut adalah

searah sumbu y positif. Resultan kedua gaya tersebut adalah 3. Tiga vektor perpindahan dari gerakan sebuah

3. Tiga vektor perpindahan dari gerakan sebuah bola ditunjukkan seperti gambar di bawah. Jika masing- masing A, B, dan C memiliki besar 20√2 satuan, 40 satuan, dan 30 satuan, maka besar dan arah resultan ketiga vektor tersebut adalah

maka besar dan arah resultan ketiga vektor tersebut adalah 4. Seseorang sedang berjalan menelusuri jalan yang

4. Seseorang sedang berjalan menelusuri jalan yang berbentuk seperti ilustrasi gambar di bawah. Di akhir perjalanannya, besar perpindahan orang tersebut dari titik awal berangkat adalah

perpindahan orang tersebut dari titik awal berangkat adalah 5. Seorang pria yang sedang mengepel lantai, menekan

5. Seorang pria yang sedang mengepel lantai, menekan kain pel menggunakan tangan dan berpindah dalam dua arah. Perpindahan pertama sebesar 150 cm membentuk sudut 120 o dari sumbu x positif. Resultan perpindahan kain pel tersebut adalah 140 cm yang membentuk sudut 37 o dari sumbu x positif. Besar dan arah perpindahan yang kedua adalah

6. Sebuah stasiun radar, menangkap sinyal dari kapal laut yang tenggelam pada jarak 20 km dari posisinya dengan arah 127 o searah jarum jam terhadap utara. Dari stasiun radar tersebut, pesawat penyelamat dideteksi berada pada jarak 25 km dengan arah 143 o searah jarum jam dari utara. Pesawat tersebut berada pada elevasi ketinggian 2 km. Jarak yang ditempuh pesawat untuk menuju kapal yang tenggelam adalah sejauh

7. Ada 2 orang pemain golf yang sedang bertanding dalam turnamen golf internasional. Pemain pertama melakukan 3 pukulan untuk bisa memasukkan bola ke dalam hole dari posisinya. Pukulan pertamanya sejauh 10 m ke arah utara dan dilanjutkan pukulan kedua sejauh 3 m ke arah tenggara. Pukulan terakhirnya 2 m ke arah barat daya. Sedangkan pemain kedua hanya melakukan sekali pukulan untuk memasukkan bola dari posisi yang sama dengan pemain pertama. Dari pukulan pemain

kedua, bola golf berpindah sejauh

m dengan arah

8. Data hasil citra satelit dari BMKG merekam kejadia angin puting beliung di suatu wilayah kepulauan Indonesia. Setelah melintas suatu wilayah kepulauan tersebut, pusaran angin puting beliung bergerak dengan kecepatan 54 km/jam menuju arah yang membentuk sudut 60 o ke utara terhadap barat barat. Kecepatan angin tersebut berlangsung selama 3 jam. Setelah itu, tiba-tiba angin puting beliung berbelok tepat ke arah utara dengan kecepatan yang lebih pelan, 30 km/jam. Kecepatan angin tersebut bertahan selama 1,5 jam. Setelah 4,5 jam berlalu, posisi pusaran angin puting beliung dari kepulauan adalah sejauh

9. Seorang Marshaller (pemberi komando pesawat di bandara) sedang berdiri di atas lintasan pacu pesawat (asumsikan posisinya sebagai pusat koordinat). Sebuah pesawat melintas di atasnya dengan kecepatan konstan sejajar dengan sumbu x (bidang horizontal) pada ketinggian tetap 6 x 10 3 m.

Pada saat t = 0 s, pesawat tersebut tepat berada di atas Marshaller dengan vektor P o = 6 x 10 3 j m. Saat t = 30 s, posisi pesawat sudah berada pada P 30 = (8

10 3 j) m seperti ditunjukkan pada

gambar. Vektor posisi pesawat ketika t = 45 s

x

10 3 i +

6

x

adalah

posisi pesawat ketika t = 45 s x 10 3 i + 6 x adalah 10.

10. Seekor laba-laba sedang beristirahat setelah memasang jaringnya pada sudut ruangan. Gaya gravitasi sebesar 0,5 N pada laba-laba membuatnya menggantung ke bawah di persimpangan tiga untaian benang jaring. Pada dua benang jaring yang saling tegak lurus terdapat tegangan yang berbeda. Resultan gaya yang terjadi di persimpangan benang tersebut adalah nol. Jika besar Tx 0,4 N, maka masing-masing besar Ty dan besar sudutnya terhadap bidang horizontal adalah

tersebut adalah nol. Jika besar Tx 0,4 N, maka masing-masing besar Ty dan besar sudutnya terhadap