Anda di halaman 1dari 4

SATUAN ACARA PENYULUHAN (SAP)

BELAJAR MELIPAT KERTAS


(ORIGAMI)

Kelas 4B

Disusun oleh :

NAMA : REKA RIESTA ARDIYANTI

NIM : 201702089

PROGRAM STUDI KEPERAWATAN


SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN BHAKTI HUSADA MULIA MADIUN
2019
SAP TERAPI BERMAIN

Pokok Bahasan : Terapi Bermain Pada Anak Di ruang kanak-kanak


Sub Pokok Bahasan : Belajar Melipat Kertas (origami)
Tujuan : Mengoptimalkan tingkat perkembangan anak
Tempat : Ruang perawatan kanak-kanak RSUD Kota Madiun
Waktu : Senin, 15 Juli 2019
Sasaran : Anak di ruang kanak-kanak
Penyuluh / penyaji : Mahasiswa STIKES BHM MADIUN

A. Latar belakang
Masuk rumah sakit merupakan peristiwa yang sering menimbulkan pengelaman
traumatik, khususnya pada pasien anak yaitu ketakutan dan keteganganatau stress
hospitalisasi. Stress ini disebabkan oleh berbagai faktor diantaranya perpisahan dengan
orang tua, kehilangan kontrol, dan akibat dari tindakan invasif yang menimbulkan rasa
nyeri. Akibatnya akan menimbulkan berbagai aksi seperti menolak makanan, menangis,
teriak, memukul, menendang, tidak kooperatif, atau menolak tindakan keperawatan yang
diberikan. Salah satunya upaya yang dapat dilakukan untuk meminimalkan pengaruh
hospitalisasi pada anak yaitu dengan melakukan kegiatan bermain.
Bermain merupakan aktivitas yang dapat menstimulasi pertubuhan dan
perkembangan anak dan merupakan cerminan kemampuan fisik,intelektual,emosional
dan sosial sehinggah bermain merupakan media yang baik untuk belajar karena dengan
bermain anak-anak akan belajar berkomunikasi, menyesuaikan diri dengan lingkungan
yang baru, melakukan apa yang dapat dilakukannya, dan dapat mengenal waktu, jarak
serta suara. Anak-anak pada usia pre-school senang bermain dengan warna, oleh karena
itu, mewarnai bisa menjadi alternatif untuk mengembangkan kreatifitas anak dan dapat
menurunkan tingkat kecemasan pada anak selama dirawat.

B. Tujuan Intruksional Umum


Setelah diajak bermain, di harapkan anak dapat mengembangkan kreatifitas dan
menjadi lebih aktif melaui pengalaman bermain, dan anak dapat beradaptasi dengan
lingkungan dan bergaul dengan teman sebayanya.
C. Tujuan Instruksional Khusus
Setelah diakaj bermain, anak diharapkan sebagai berikut :
a. Mengembangkan kreatifitas
b. Mengembangkan sosialisasi atau bergaul
c. Mengembangkan daya imajinasi
d. Menumbuhkan sportivitas
e. Mengembangkan kepercayaan diri

D. Perencanaan
1. Jenis Program Bermain
Belajar melipat kertas dengan kertas lipat (origami) yang telah tersedia.
2. Karakteristik Bermain
a. Melatih motorik halus
b. Melatih kesabaran, keterampilan dan ketelitian
3. Karakteristik Peserta
a. Usia 3-5 tahun
b. Jumlah peserta : 1-3 orang anak
c. Keadaan umum mulai membaik
d. Klien dapat duduk
e. Peserta kooperatif
4. Metode : Demonstrasi
5. Media : Kertas lipat (origami)

E. Strategi Pelaksanaan
No Kegiatan Waktu Media
1 Persiapan 3 menit Peralatan bermain
 Menyiapkan ruangan
 Menyiapkan alat
 Menyiapkan peserta
2 Pembukaan 2 menit
 Beri salam pembuka
 Memperkenalkan diri
 Sesama anak saling berkenalan
 Menjelaskan maksud dan tujuan
3 Kegiatan Bermain 10 menit Peralatan bermain
 Anak diminta mengambil kertas
lipat
 Kemudian bantu anak untuk
melipat bentuk yang mudah
4 Penutup 5 menit
 Memberi reward pada anak atas
hasil karyanya.
 Memberi reward yang lebih
untuk anak yang hasil karyanya
paling bagus
 Memberi salam penutup

F. Evaluasi
Peserta terapi bermain mampu:
1. Anak dapat menyelesaikan satu bentuk lipatan dan kemudian digantung
2. Anak dapat aktif dan mengikuti kegiatan
3. Anak merasa senang dan gembira
4. Mengurangi rasa takut anak pada perawat