Anda di halaman 1dari 1

Indonesia merupakan Negara maritim, sebagian besar daerahnya dikelilingi oleh lautan.

Sebagai
Negara maritim tentunya tidak akan lepas dengan persoalan kerusakan bibir pantai yang biasa dikenal
dengan abrasi. Abrasi adalah proses pengikisan pantai oleh gelombang air laut dan arus laut yang
bersifat merusak. Abrasi dipacu oleh terganggunya keseimbangan alam daerah pantai. Apabila terus-
menerus tidak ditangani maka akan menimbulkan masalah yang cukup besar di kemudian hari.

Terutama daerah pantura di kota Tuban tepatnya di pantai Pusri.Di sana lautnya berbatasan
langsung dengan jalan raya pantura.Dan di tepi lautnya hanya diberi seperti tembok besar sebagai batas
antara pantai dan daratan.Apabila ada ombak sangat besar,bisa merusak pembatas yang dibuat karena
terus menerus dihantam ombak yang begitu kuat.

Saat ini di pantai Pusri tembok pembatasnya sudah mulai rusak bahkan sampai berlubang dan
mengikis daerah daratan.Apabila ada pejalan kaki yang berjalan di pinggir jalan pantura tepatnya di
pinggir pantai Pusri saya sarankan untuk berhati-hati agar tidak jatuh di lubang tersebut.Karena di dekat
lubang yang telah terkikis oleh air laut itu tidak ada tanda peringatan atau pembatas bahwa ada lubang
di sekitar area tersebut.Apabila tidak segera di tangani oleh warga maupun pemerintah daerah
setempat,Apalagi daerah yang terkena erosi laut tersebut berada di pinggir jalan raya yang di lewati
berbagai kendaraan.Lama- kelamaan erosi laut itu akan sampai menggerus ke jalan raya dan hal
tersebut akan menjadi permasalahan yang cukup besar.

Abrasi bisa diatasi dengan menanam tanaman bakau atau yang lebih dikenal dengan hutan
mangrove di sepanjang bibir pantai.Pohon bakau sangat berperan untuk mengurani abrasi,selain itu
salah satu fungsi utamanya adalah untuk melindungi garis pantai dari abrasi,meredam gelombang
besar,habitat berbagai jenis satwa,dan tempat pembesaran banyak jenis ikan laut

Abrasi bisa disebabkan oleh factor alam dan factor ulah manusia. Faktor alam yang
menyebabkan abrasi diantaranya adalah pasang surut air laut,angin di atas laut yang menghasilkan
gelombang serta arus laut yang bersifat merusak.Sedangkan faktor-faktor dari ulah manusia ialah
penambangan pasir besar-besaran.Namun penyebab kerusakan pantai lebih banyak karena ulah
manusia seperti perusakan karang pantai,penebangan hutan bakau,penambangan pasir illegal,serta
bangunan yang melewati garis pantai.Selain itu penggalian karang menyebabkan pertambangan ke
dalam perairan dangkal yang semula berfungsi merendam energi gelombang,atnya gelombang sampai
ke pantai dengan ergi yang cukup besar.

Dengan