Anda di halaman 1dari 7

Tugas : Kelompok 14

Kelas : Akbid 2 C

Mata Kuliah : Askeb Persalinan dan BBL

ANENCEPHALU

Dosen Pengampu : Darmiati, S.ST., M.Kes., M.Keb

Oleh :

Anggota Kelompok :

Nismawati B / 318 146


Nur Afni Elis Samdian / 318 147

YAYASAN WAHANA BHAKTI KARYA HUSADA

AKADEMI KEBIDANAN PELAMONIA

MAKASSAR

2019
KATA PENGANTAR

Puji dan Syukur Kami Panjatkan ke Hadirat Tuhan Yang Maha Esa karena berkat

limpahan Rahmat dan Karunia-Nya sehingga kami dapat menyusun makalah ini tepat

pada waktunya. Makalah ini membahas tentang “Siklus Kehidupan Pada Masa Anak

Balita”.Dalam penyusunan makalah ini, kami banyak mendapat tantangan dan hambatan

akan tetapi dengan bantuan dari berbagai pihak tantangan itu bisa teratasi.

Olehnya itu, kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu

dalam penyusunan makalah ini. Kami menyadari bahwa makalah ini masih jauh dari

kesempurnaan baik dari bentuk penyusunan maupun materinya. Kritik konstruktif dari

pembaca sangat penulis harapkan untuk penyempurnaan makalah selanjutnya.

Semoga makalah ini dapat memberikan manfaat kepada kita sekalian.


BAB I

PENDAHULUAN

Latar Belakang

Anencephaly adalah suatu keadaan dimana sebagian besar tulang tengkorak dan otak
tidak terbentuk. Anencephaly adalah jenis cacat tabung saraf. Tabung saraf adalah
struktur embrio yang akhirnya berkembang menjadi otak dan tengkorak bayi, juga
sumsum tulang belakang dan jaringan lain yang menyertainya. Tabung saraf biasanya
terbentuk pada awal kehamilan dan menutup pada hari ke-28 setelah pembuahan.

A. Rumusan Masalah
Apa itu anencephaly?

B. Tujuan Pembelajaran

Seberapa umumkah anencephaly?


BAB II

PEMBAHASAN

PENGERTIAN ANENCEPHALY

Anencephaly adalah suatu keadaan dimana sebagian besar tulang tengkorak dan otak
tidak terbentuk. Anencephaly adalah jenis cacat tabung saraf. Tabung saraf adalah
struktur embrio yang akhirnya berkembang menjadi otak dan tengkorak bayi, juga
sumsum tulang belakang dan jaringan lain yang menyertainya. Tabung saraf biasanya
terbentuk pada awal kehamilan dan menutup pada hari ke-28 setelah pembuahan.

Anencephaly terjadi ketika bagian atas tabung saraf gagal menutup dengan sempurna.
Akibatnya, otak dan sumsum tulang belakang bayi yang sedang berkembang jadi terpapar
oleh cairan ketuban yang mengelilingi janin dalam rahim. Paparan cairan ketuban ini
kemudian menyebabkan jaringan sistem saraf terurai dan hancur.

Ilustrasi bayi anencephaly (sumber: CDC)

Hal ini mengakibatkan bayi terlahir tanpa bagian otak yang disebut otak besar dan otak
kecil. Daerah otak ini diperlukan untuk berpikir, mendengar, melihat, emosi, dan
mengkoordinasikan gerakan. Tulang tengkoraknya juga hilang sebagian atau tidak
terbentuk secara sempurna. Ini menyebabkan sisa sebagian otak seringkali tidak tertutup
oleh tulang atau kulit.

Penyebab Bayi Anencephaly


Beberapa penyebab yang diduga mengakibatkan anencephaly:

1. Genetik
Kebanyakan kasus anencephaly mengikuti pola multifaktorial dari pola pewarisan dengan
interaksi banyak gen bersamaan dengan faktor lingkungan.
2. Konsumsi Asam Folat Inadekuat
Konsumsi asam folat yang adekuat selama kehamilan merupakan upaya pencegahan
melawan anencephaly. Paparan terhadap agen yang menginterfensi metabolisme folat
selama periode kritis pembentukan tuba neuralis (6 minggu kehamilan) akan
meningkatkan kemungkinan terjadinya gangguan tuba neuralis.
3. IDDM
IDDM atau insulin-dependent diabtes mellitus sebelum kehamilan akan menaikkan risiko
gangguan tuba neuralis dan juga menunda produksi alfa-fetoprotein (AFP) selama
kehamilan.
4. Hipertermia
Hipertermi ibu hamil juga akan meningkatkan risiko gangguan neuralis. Oleh karena itu,
ibu hamil dianjurkan untuk menghindari mandi air panas atau hangat atau beraktivitas
yang akan menaikkan suhu secara cepat. Demam saat hamil terutama pada awal
kehamilan juga dilaporkan sebagai faktor resiko untuk anencepahaly.
5. Gangguan Ketuban
Gangguan ketuban juga mampu mengakibatkan anencephaly, hal ini terjadi biasanya
apabila terjadi lepasnya membran amnion. Hal ini menyebabkan gangguan terhadap
jaringan normal yang sudah terbentuk selama kehamilan, termasuk organ kepala dan
otak. Anencephaly oleh karena rupturnya membran ketuban umumnya dibedakan dengan
adanya sisa membran ketuban. Kejadian anencephaly karena mekanisme ini sangat
rendah dan risiko tidak bisa dimodifikasi menggunakan asam folat. Ruptur membran
amnion bisa dikarenakan banyak hal, seperti trauma.
6. Pola Pewarisan
kebanyakan kasus anencephaly merupakan kasus sporadik, yang berarti terjadi pada
orang yang tidak memliki riwayat kelainan di keluarga mereka.

Pencegahan

Ada beberapa cara pencegahan yang dapat dilakukan

 Nutrisi yang baik: makan makanan bergizi dan mengkonsumsi suplemen vitamin sebelum
dan selama kehamilan bisa mencegah terjadinya anencephaly.
 Suplemen Asam Folat: Suplemen asam folat sebaiknya dikonsumsi mulai dari 3 bulan
sebelum kehamilan bagi mereka yang pernah mempunyai anak dengan anencephaly.
 Konsultasi: setiap pasangan yang pernah memiliki anak dengan anencephaly sebaiknya
berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan informasi yang diperlukan.
BAB III

PENUTUP

A. Kesimpulan
Anencephaly adalah suatu keadaan dimana sebagian besar tulang tengkorak dan otak
tidak terbentuk. Anencephaly adalah suatu kelainan tabung saraf (suatu kelainan yang
terjadi pada awal perkembangan janin yang menyebabkan kerusakan pada jaringan
pembentuk otak dan korda spinalis).Anencephalu terjadi jika tabung saraf sebelah atas
gagal menutup,tetapi penyebabnya yang pasti tidak diketahui.Penelitian menunjukkan
kemungkinan anesefalus berhubungan dengan racun dilingkungan juga kadar asam
folat yang rendah dalam darah.
B. Saran
Dengan adanya makalah yang berfokus pada anencephalu pada ini diharapkan bisa
bermanfaat bagi mahasiswa dan pembaca sebagai bahan refrensi.
DAFTAR PUSTAKA
https://hellosehat.com

https://id.sceibd.com