Anda di halaman 1dari 15

LEMBAR PENGESAHAN

KURANGNYA KETEPATAN DALAM MENEGAKAN DIAGNOSA KEPERAWATAN


DI PUSKESMAS PERAWATAN WAESALA

OLEH :

MEYSKE MARIA GOGERINO, S.Kep,.Ns


NDH : 05/B/LATSAR Gol.III/VII/KABUPATENSBB/2019

Peserta Pelatihan Dasar CPNS Golongan III Angkatan VII Lingkup Pemerintah Kabupaten
Seram Bagian Barat Tahun 2019

Telah disetujui untuk diseminarkan pada tanggal


Di Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Provinsi Maluku

MENGESAHKAN
BAB III

RANCANGAN AKTUALISASI

3.1 Identifikasi Isu/List Issue

Isu-isu yang ditemukan di Puskesmas Perawatan Waesala adalah

1. Kurangnya ketepatan penegakan diagnosa keperawatan


2. Kurang optimalnya perumusan diagnosa keperawatan
3. Kurangnya refrensi dalam menegakan diagnosa keperawatan
4. Kurang optimalnya proses pengkajian untuk menentukan diagnosa keperawatan

3.2 Isu Prioritas/Isu Yang Diangkat


Setelah mengidentifikasi isu, selanjutnya akan dilakukan analisa penetapan Core Issue
menggunakan metode USG (Urgency, Seriousness, dan Growth). Urgency artinya seberapa
mendesaknya suatu isu untuk segera dibahas, dianalisis dan ditindaklanjuti. Seriousness
artinya seberapa serius suatu isu untuk segera dibahas dan dikaitkan deengan akibat yang
akan ditimbulkan. Growth adalah seberapa besarnya kemungkinan memburuknya isu tersebut
jika tidak ditangani dengan segera. Penilaian isu berfdasarkan indikator USG akan dijelaskan
pada tabel berikut ini :

No ISU U S G TOTAL PRIORITAS


NILAI
1 2 3 4 5 6 7
1. Kurangnya ketepatan penegakan 5 5 5 15
diagnosa keperawatan

2. Kurang optimalnya perumusan 5 4 4 13


diagnosa keperawatan

3. Kurangnya refrensi dalam 3 3 4 10


menegakan diagnosa keperawatan
4. Kurang optimalnya proses 5 4 5 14
pengkajian untuk menentukan
diagnosa keperawatan

Tabel 3.1 Pemilihan Isu Melalui Metode USG

Ketrangan :
U : Urgency Skor 5 : Sangat USG
S : Seriousness Skor 4 : Urgent, Serious, Growth
G : Growth Skor 3 : Cukup USG
Skor 2 : Kurang USG
Skor 1 : Tidak USG

Berdasarkan analisis isu menggunakan metode USG di atas didapati bahwa isu no 1
mendapatkan skor nilai terbesar sehingga diangkat menjadi isu prioritas : “Kurangnya
Ketepatan Penegakan Diagnosa Keperawatan” yang perlu dipecahkan permasalahnnya.
Dapat dilihat bahwa tingkat urgensnya sangat penting untuk perawat dapat menentukan
tindakan keperawatan yang tepat dalam melakukan pelayanan asuhan keperawatan kepada
pasien

Isu tersebut termasuk dalam permasalahan yang sangat serius dan perlu diperhatikan
karena berkaitan dengan kemampuan dan ketrampilan perawat dalam melakukan pelayanan
kepada pasien. Dari sisi growth permasalahan isu ini penting karena jika tidak segera
ditangani maka pelayanan asuhan keperawatan tidak akan berjalan efektif, dan intervensi
keperawatan yang dirancangkan tidak sesuai dengan kebutuhan pasien.

3.3 Gagasan Pemecahan Isu dan Kegiatan

Setelah menemukan core issue menggunakan metode USG di atas, gagasan yang
diambil untuk pemecahan isu tersebut ialah “Kurangnya Ketepatan Penegakan Diagnosa
Keperawatan”

Berdasarkan gagasan pemecahan isu di atas, diperoleh beberapa kegiatan yang perlu
dilaksanakan, sebagai berikut ;

1. Melakukan anamnesa
2. Melakukan pengkajian fisik
3. Menganalisa Data Pasien
4. Merumuskan Diagnosa keperawatan
5. Melakukan rencana sosialisasi mengenai asuhan keperawatan terutama dalam
menegakan diagnosa keperawatan
6. Melaksanakan sosialisasi pada perawat tentang asuhan keperawatan terutama dalam
penegakan diagnosa keperawatan

3.4 Kegiatan Inisiatif/kreativitas


Unit Kerja : Puskesmas Perawatan Waesala
Identifikasi Isu : 1. Kurangnya Ketepatan menegakan diagnosa
keperawatan
2. Kurang Optimalnya Perumusan diagnosa
keperawatan
3. Kurangnya refrensi dalam menegakan diagnosa
keperawatan
4. Kurang optimalnya proses pengkajian untuk
menentukan diagnosa keperawatan

Isu Priorita yang Diangkat : Kurangnya Ketepatan menegakan diagnosa


keperawatan

Gagasa Pemecahan Isu : Ketepatan Penegakan Prioritas Diagnosa Keperawatan


No Kegiatan Tahapan Kegiatan Output/Hasil Keterkaitan Substantif Keterkaitan Terhadap Penguatan Nilai
Kegiatan Mata Pelatihan Visi-Misi Organisasi
1 2 3 4 5 6 7
1. Pelaksanaan konsultasi 1. Menyusun rancangan Terwujudnya Dalam berkonsultasi, Dengan menjalankan Dengan
dengan mentor kegiatan aktualisasi dukungan mentor saya datang tepat waktu kegiatan ini saya akan menjalankan
rancangan isu dan 2. Mengkonsultasi sekaligus terhadap isu dan (Anti Korupsi) sesuai turut berkontribusi kegiatan ini maka
kegiatan aktualisasi meminta izin bertemu rancangan kegiatan kesepakatan yang dibuat, mendukung visi nilai organisasi
dengan Kepala dengan Kepala Puskesmas aktualisasi Saya berkonsulatsi Puskesmas Perawatan yang akan
Puskesmas 3. Mendiskusikan isu yang (WoG) dengan Kepala Waesala, yaitu diperkuat adalah
akan diangkat Puskesmas selaku terwujudnya bertanggung
4. Menetapkan isu yang akan mentor, Pelayanan Kesehatan jawab
diangkat Saat berdiskusi dan Yang Terjangkau,
5. Mendiskusikan kegiatan- bertukar pikiran Merata, Paripurna,
kegiatan yang menjawab (Managemen ASN) dan bermutu, juga
isu untuk merumuskan isu turut berkontribusi
6. Menetapkan kegiatan- serta menyusun untuk misi Puskesmas
kegiatan yang akan rancangan kegiatan Perawatan Waesala,
dilakukan aktualisasi, yaitu Meningkatkan
7. Menyusun rancangan Saya amenyampaikan Mutu Pelayanan
kegiatan aktualisasi yang pendapat dengan sopan Kesehatan Secara
telah disetujui. (Etika Publik) dan akan Menyeluruh Meliputi
mendengarkan serta Promotif, Preventif
menghargai pendapat dan Kuratif.
(Nasionalisme) Kepala
Puskesmas,
Saya menentukan
kegiatan yang
berkualitas (Komitmen
Mutu) guna menjawab
isu yang telah ditetapkan
dan melakukannya
dengan penuh tanggung
jawab (Akuntabilitas)
2. Pelaksanaan Anamnesa 1. Mengkonsultasikan Terlaksana kegiatan Dalam melaksanakan Dengan menjalankan Dengan
pelaksanaan kegiatan anamnesa dan kegiatan anamnesa saya kegiatan ini saya akan menjalankan
anamnesa dengan mentor mendapatkan data menggunakan turut berkontribusi kegiatan ini maka
2. Mengecek prosedur objektif pasien komunikasi terapeutik mendukung visi nilai organisasi
pelaksaanaan Asuhan terkait keluhan yang (Etika Publik) kepada Puskesmas Perawatan yang akan
keperawatan dirasakan, riwayat pasien, Waesala, yaitu diperkuat adalah :
3. Menyiapkan Rekam Medis penyakit sekarang, Saya akan memberikan terwujudnya Transparan, dan
Pasien dan Pena. dan riwayat kesempatan Pelayanan Kesehatan kepercayaan
4. Menyiapkan Ruangan penyakit dahulu meceritakan kondisi Yang Terjangkau,
pengkajian agar tampak kesehatan yang Merata, Paripurna,
bersih dan nyaman serta dirasakan dan bermutu, juga
memperhatikan privasi (Nasionalisme) oleh turut berkontribusi
pasien pasien, dan saya untuk misi Puskesmas
5. Mempersilahkan Pasien memberikan Perawatan Waesala,
masuk ke dalam Ruangan pertanyaan untuk yaitu meningkatkan
pengkajian menggali informasi kemampuan,
6. Melakukan Anamnesa terkait kondisi pasien ketrampilan, dan
kepada pasien (Komitmen Mutu), dedikasi petugas
7. Mendokumentasikan hasil Saya berusaha menjaga kesehatan dalam
anamnesa ke dalam Rekam privasi pasien pelayanan kesehatan
Medis pasien (Pelayanan Publik) saat
melakukan anamnesa,
Saya akan mencatat
hasil anamnese
kedalam Rekam Medik
(Akuntabilitas) sesuai
dengan informasi yang
didapatkan,
Saya akan melakukan
anamnesa dengan waktu
yang seefisien mungkin
(Anti korupsi).
3. Melakukan Pengkajian 1. Menyiapkan Alat untuk Terlaksana Melakukan pengkajian Dengan menjalankan Dengan
Fisik melakukan pemeriksaan pengkajian Fisik dan tanda-tanda vital dan kegiatan ini saya akan menjalankan
fisik (Tensimeter, mendapatkan data pengkajian fisik secara turut berkontribusi kegiatan ini maka
Termometer, stetoskop, subjekit pasien profesional juga penuh mendukung visi nilai organisasi
arloji, Timbangan BB, dan terkait kondisi tubuh tanggung jawab Puskesmas Perawatan yang akan
staturimeter) pasien yang (Aknutabilitas) dan Waesala, yaitu diperkuat adalah :
2. Menyiapkan Ruangan dan sebenarnya. seefisien mungkin terwujudnya profesionalitas,
tempat tidur Pemeriksaan menggunakan waku Pelayanan Kesehatan Transparan, dan
yang nyaman dan bersih (Anti Korupsi ) untuk Yang Terjangkau, kepercayaan
serta menjaga privasi pengkajian, Merata, Paripurna,
pasien. Saya melakukan dan bermutu, juga
3. Mempersilahkan pasien pengkajian fisik sesuai turut berkontribusi
masuk kedalam ruangan dengan langkah- untuk misi Puskesmas
pemeriksaan dan berbaring langkah pemeriksaan Perawatan Waesala,
di tempat tidur pasien. (Komitmen Mutu) yaitu meningkatkan
4. Melakukan Informed sehingga data subjektif kemampuan,
konsent dengan pasien yang didapatkan adalah ketrampilan, dan
5. Menjelaskan maksud dan data yang akurat, dedikasi petugas
tujuan melakukan Pengkajian dilakukan kesehatan dalam
pemeriksaan fisik dengan munggunakan pelayanan kesehatan
6. Melakukan pemeriksaan komunikasi terapeutik
Tanda-Tanda Vital (Etika Publik),
(Tekanan Darah, Suhu, Saya akan menjaga
Pernapasan, dan Nadi) kenyamanan dan
7. Melakukan Pemeriksaan keamanan (Pelayanan
fisik ( Kepala, Leher, Dada, Publik) pasien selama
Perut, Ektermitas, Kulit dan melakukan pengkajian
Genitalia) fisik dan menghargai
8. Merapihkan Pasien kondisi pasien
9. Observasi respon pasien (Nasionalisme),
dan mendokumentasikan
dalam rekam medik
4. Menganalisa Data 1. Melihat kembali hasil Terlaksana kegiatan Dalam melakukan Dengan menjalankan Dengan
Pasien pengkajian fisik Analisa Data untuk analisa data saya dengan kegiatan ini saya akan menjalankan
2. Menganalisa data (data menjadi sumber atau teliti (Akuntabilitas) turut berkontribusi kegiatan ini maka
objektif dan data subjektif) dasar dalam menganalisa antara mendukung visi nilai organisasi
yang telah didapatkan dari menegakan data objekti dan Puskesmas Perawatan yang akan
hasil pengkajian fisik di diagnosa subjekti (Komitmen Waesala, yaitu diperkuat adalah :
dalam asuhan keperawatan keperawatan sesuai Mutu), terwujudnya profesionalitas,
3. Menganalisis dan kebutuhan dasar Saya melakukan Pelayanan Kesehatan Transparan, dan
menjabarkan penyebab dari pasien dokumentasi pada Yang Terjangkau, kepercayaan
masalah kesehatan yang rekam medis Merata, Paripurna,
dialami oleh pasien (Managemn ASN) dan bermutu, juga
4. Mendokumentasikan hasil dengan menggunakan turut berkontribusi
analisis data pasien pada waktu yang seefisien untuk misi Puskesmas
rekam medis mungkin (Anti Perawatan Waesala,
Korupsi), yaitu meningkatkan
kemampuan,
ketrampilan, dan
dedikasi petugas
kesehatan dalam
pelayanan kesehatan
5. Merumuskan Diagnosa 1. Menyiapkan Rekam Terlaksana Dalam menegakan Dengan menjalankan Dengan
keperawatan Medis dan pena perumusan diagnosa keperawatan kegiatan ini saya akan menjalankan
2. Menyiapkan refrensi Diagnosa saya menggunakan turut berkontribusi kegiatan ini maka
untuk menegakan Keperawatan sesuai refrensi yang dapat mendukung visi nilai organisasi
diagnosa (NANDA, NIC- dengan kebutuhan memperkaya Puskesmas Perawatan yang akan
NOC) dasar pasien pengetahuan Waesala, yaitu diperkuat adalah :
3. Melihat kembali catatan (Komitmen Mutu) dan terwujudnya profesionalitas,
hasil pengkajian fisik dan menegakan diagnosa Pelayanan Kesehatan Transparan, dan
analisa data dalam rekam keperawatan yang tepat Yang Terjangkau, kepercayaan
medik agar tidak terjadi Merata, Paripurna,
4. Melihat refrensi NANDA, kesalahan dan bermutu, juga
NIC-NOC untuk (Akuntabilitas) pada turut berkontribusi
menegakan diagnosa yang saat merencanakan untuk misi Puskesmas
sesuai dengan hasil tindakan keperawatan Perawatan Waesala,
pengkajian fisik dan hasil dan melakukan tindakan yaitu Meningkatkan
analisa data yang keperawatan. Mutu Pelayanan
didapatkan. Pada saat melakukan Kesehatan Secara
5. Merumuskan Diagnosa tindakan keperawatan Menyeluruh Meliputi
Keperawatan sesuai hasil (Pelayanan Publik) saya Promotif, Preventif
pemeriksaan fisik, anlisa menggunakan dan Kuratif.
data dan penyebab komunikasi terapeutik
masalah kesehatan pasien. (Etika Publik) serta
6. Mendokumentasikan menghargai dan
Diagnosa Keperawatan menjaga privasi pasien
yang telah ditegakan pada (Nasionalisme).
reakam medis pasien Setelah menegakan
7. Merencanakan Tindakan Dignosa keperawatan,
keperawatan (Intervensi) melakukan Intervensi
yang sesuai dengan Keperawatan, dan
diagnosa keperawatan melakukan tindakan
yang telah ditegakan keperawatan saya
8. Mengimplementasikan mencatat atau
rancangan tindakan mendokumentasi pada
keperawatan (Intervensi) RM (Managemen ASN)
yang telah disusun
9. Mengevaluasi/monitoring
kondisi pasien setelah
dilakukan tindakan
keperawatan
10. Mecatat perkembangan
kesehatan pasien setelah
mengevaluasi/monitoring
pada rekam medik.
6. Melakukan rencana 1. Mengkonsultasikan Terwujudnya Dalam berkonsultasi Dengan menjalankan Dengan
sosialisasi mengenai rencana sosialiasai dukungan mentor saya datang tepat waktu kegiatan ini saya akan menjalankan
asuhan keperawatan mengenai Pemenegakan terhadap rencana (Anti Korupsi) sesuai turut berkontribusi kegiatan ini maka
terutama dalam diagnosa keperawatan sosialisasi yang kesepakatan yang dibuat, mendukung visi nilai organisasi
menegakan diagnosa dalam Asuhan akan dilakukan Saya berkonsultasi Puskesmas Perawatan yang akan
keperawatan Keperawatan dengan (WoG) dengan Kepala Waesala, yaitu diperkuat adalah :
Mentor Puskesmas selaku terwujudnya Unggul,
2. Mendiskusikan hal-hal mentor, Pelayanan Kesehatan Kompetitif,
yang akan disosialisasikan Saat berdiskusi dan Yang Terjangkau, Kredibel,
3. Menyusun rencana bertukar pikiran Merata, Paripurna, Transparan dan
sosialisasi Penenegakan (Managemen ASN) dan bermutu, juga Akuntabel
diagnosa keperawatan untuk merancangkan turut berkontribusi
dalam Asuhan kegiatan sosialisasi untuk misi Puskesmas
Keperawatan mengenai asuhan Perawatan Waesala,
4. Mendiskusikan langkah- keperawatan terutama yaitu Meningkatkan
langkah penyusunan dalam menegakan Mutu Pelayanan
asuhan keperawatan diagnosa, Kesehatan Secara
5. Menetapkan kegiatan- Saya menyampaikan Menyeluruh Meliputi
kegiatan sosialisasi yang pendapat dengan Sopan Promotif, Preventif
akan dilakukan (Etika Publik) dan akan dan Kuratif.
mendengarkan serta
menghargai pendapat
(Nasionalisme) Kepala
Puskesmas,
Saya menyusun
rencana sosialiasai
yang berkualitas
(Komitmen Mutu)
dengan penuh tanggung
jawab (Akuntabilitas)
7. Melaksanakan 1. Menyiapkan Terlaksana Saya akan memulai Dengan menjalankan Dengan
sosialisasi pada perawat pemberitahuan/undangan sosialisasi pada kegiatan sesuai waktu kegiatan ini saya akan menjalankan
tentang asuhan untuk pelaksanaan perawat untuk yang telah ditetapkan turut berkontribusi kegiatan ini maka
keperawatan terutama kegiatan meningkatkan (Anti Korupsi), saya mendukung visi nilai organisasi
dalam penegakan 2. Mempersiapkan Kerangka kemampuan dalam akan bertanggung Puskesmas Perawatan yang akan
diagnosa keperawatan Acuan untuk melakukan menetukan diagnosa jawab (Akuntabilitas) Waesala, yaitu diperkuat adalah :
sosialisasi keperawatan yang terhadap jalannya terwujudnya Unggul,
3. Mempersiapkan Refrensi tepat kegiatan ini dari awal Pelayanan Kesehatan Kompetitif,
untuk melakukan hingga selesai, selama Yang Terjangkau, Kredibel,
sosialisasi diskusi saya akan Merata, Paripurna, Transparan dan
4. Mempersiapkan sarana dan mendengarkan dan dan bermutu, juga Akuntabel
prasarana untuk menghargai pendapat turut berkontribusi
melakukan soislisasi (Nasionalisme). untuk misi Puskesmas
5. Memulai kegiatan dengan saya akan Perawatan Waesala,
menyampaikan pengantar menyampaikan materi yaitu Meningkatkan
dan topik diskusi sosialisasi dan pendapat Mutu Pelayanan
6. Memberikan sosialisasi dengan sopan dengan Kesehatan Secara
mengenai cara menegakan bahasa yang baik dan Menyeluruh Meliputi
sosialisasi yang tepat tidak menyinggung Promotif, Preventif
sesuai dengan kondisi pihak manapun (Etika dan Kuratif.
pasien Publik)
7. Membuka sesi diskusi Dalam kegiatan inni
bersama terkait topik saya akan menggunakan
8. Membuat Laporan media pembelajaran
pelaksanaan kegiatan dengaan kualitas baik
sosialisasi tentang asuhan (Komitmen Mutu)
keperawatan terutama Saya akan membuat
dalam penegakan diagnosa laporan hasil
penyuluhan
(Manajemen ASN)