Anda di halaman 1dari 2

ASUHAN KEPENATAAN ANESTESI PRE ANESTESI

PADA PASIEN INPAKSI GIGI DENGAN TEKNIK GENERAL ANESTESI


DI RSI SULTAN AGUNG SEMARANG TAHUN 2019

A. Pengkajian
1. Data
Identitas ;
Nama ; xxx
No rm : 99999
Tangga lahir : 587689
2. Pemeriksaan fisik
Keadaan umum ;
Riwayat alergi : YA:.... TIDAK
Puasa terakhir : jam ...
Td : 120/80 mmhg , N; 75 , R: 20 , S: 37
Riwayat penyakit : pasien mengeluh nyeri gigi bagian bawah sejak seminggu yang
lalu

Skla nyeri : 1-2: 3-4 : 5-6 : 7-8 : 9-10


Airway : gigi palsu (YA/TIDAK), ompong (YA/TIDAK)
Breating : vesikuler : weezing : ronchi : gargling
Circulation : perdarahan (YA/TIDAK)
Sekor malam pati : 1 : 2 : 3 : 4 : tidak bisa dinilai
Jenis tindakan anestesi : RA: GA: LOKAL
Status asa : 1 : 2 : 3 : 4 : 5 : 6 : E

Peralatan : lengkap : YA/TIDAK


Penunjang :
Lab :....hbsag . b20.
RO :...
USG :...
ECG :...

B. Analisis
PRE ANESTESI
KECEMASAN ; berhubungan dengan kurang pengetahuan dan hospitalisasi.

Definisi : perasaan gelisah yang tak jelas dari ketidaknyamanan atau


ketakutan yang disertai respon autonom (sumner tidak spesifik atau tidak diketahui
oleh individu ): perasaan keprihatian disebabkan dari antisipasi terhadap bahaya.
Sinyal ini merupakan kepringatan adanya ancaman yang akan datang dan
memungkinkan individu untuk mengambil langkah untuk menyetujui terhadap
tindakan.

Batasan karakteristik :
Gelisah; insomnia : resah: ketakutan : fokus pada diri ; cemas: kekawatiran

C. Intervensi
Tujun : (anxiety control)
Kriteria hasil :
 Klien mampu mengidentifiksi dan mengungkapkan gejala cemas
 Mengidentifikasi, mengungkapkan dan menunjukan teknik untuk mengontrol
cemas
 Vital sign batas normal

Plening : anxiety reduction (penurunan kecemasan):


 Gunakan pendekatan yang menenangkan
 Nyatakan dengan jelas harapan terhadap pelaku pasien
 Jelaskan semua prosedur dan apa yang dirasakan selama prosedur
 Temani pasien untuk memberikan keamanan dan mengurangi takut
 Berikan informasi faktual mengenai diagnosis
 Tindakan prognosis
 Dengarkan dengan penuh perhatian
 Identifikasi tingkat kecemaan
 Bantu pasien mengena situasi yang menimbulkan kecemasan
 Dorong pasien untuk mengungkapkan perasaan, ketakutan, persepsi
 Berikan obat untuk mengurangi kecemasan

D. Penatalaksanaan
1) Memberikan edukasi pendekatan untuk mengurangi kecemasan
2) Pemberian obat untuk pengurangi kecemasan
3) Bantu pasien untuk mengatasi kecemasan
E. Evaluasi
Diharapkan pasien dapat mengatasi tingkat kecemasan secara mandiri