Anda di halaman 1dari 11

ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA

DENGAN DIAGNOSA GOUTH ARTHRITIS


PADA Tn. J.T DI DESA PAKUURE DUA
DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS TENGA

TENGA : 18-06-2019 s/d 21-06-2019

I. PENGKAJIAN
A. DATA UMUM
1. Nama KK : Tn. JT
2. Alamat : Desa Pakuure II
3. Pekerjaan : Tani
4. Pendidikan : SD
5. Komposisi Keluarga
No Nama Umur Hubungan Jenis Status Pendidikan Riwayat
Dengan Kelamin Keluarga Kesehatan
Keluarga
1 Tn. J.T 74 Suami Laki-Laki Kawin SD Sakit
2 Ny. M.T 76 Istri Wanita Kawin SD Sehat
3 Tn. J.W 55 Anak Laki-Laki Kawin SD Sehat
4 Ny. M.T 42 Anak Wanita Kawin SD Sehat
5 An. N.W 19 Cucu Laki-Laki Belum SD Sehat
kawin
6. Genogram

Ket :
Laki-Laki
Perempuan
Kepala Keluarga
Anggota Keluarga
Meninggal Dunia
7. Tipe Keluarga
Tipe Keluarga Tn. P.R adalah keluarga inti yang terdiri dari suami istri dan anak-anak.
8. Suku : Minahasa
9. Agama : Kristen Protestan

B. Pola Kebiasaan Sehari-hari


1. Kebiasaan makan dan minuman
Kebiasaan makan dan minum keluarga tidak teratur dan tidak tepat waktu antara 2-3
kali/hari dari menu : nasi, ikan, sayur, daging (sesekali).
Tn. J.T memiliki pantangan makan yaitu : Jenis makanan yang berasal dari kacang-
kacangan, makanan harus rendah garam karena Tn. J.T memiliki riwayat penyakit-
penyakit Gouth Athritis, Kebiasaan minum keluarga air putih dan kopi.
2. Kebiasaan Tidur
Suami – Istri ini jarang tidur keluar rumah kecuali ke gereja biasanya kalau ada kegiatan
rekreasi gereja, piknik ke pantai atau ke tempat wisata, baru mereka ikut serta. Waktu
liburan selain ke gereja mereka nonton TV atau jalan-jalan ke rumah keluarga atau
tetangga.
3. Waktu senggang
Keluarga jarang berekreasi keluar rumah kecuali ke gereja. Biasanya kalau ada kegiatan
rekreasi gereja, piknik ke pantai atau ketempat wisata, baru mereka ikut serta. Waktu
libur selain ke gereja mereka nonton TV atau jalan-jalan ke rumah keluarga atau
tetangga.
4. Kebiasaan kebersihan
Kebiasaan suami istri ini mandi 2x sehari dan keramas setiap hari, dan keluarga biasa
menggosok gigi sehabis mandi, setelah makan, dan sebelum tidur.
C. Faktor Sosial, Budaya, Ekonomi, dan Spiritual.
1. Data Sosial
Dalam kehidupan keluarga, walaupun sering terjadi perselisihan antara anggota
keluarga, namun anggota keluarga dalam hubungan dengan tetangga belum pernah
terjadi perselisihan. Dalam masyarakat TN. J.T aktif dalam organisasi/kelompok, suka,
duka dan ibadah-ibadah keagamaan seminggu 1 kali di laksanakan bergantianb di tiap
rumah tetangga. Sering suka membagi berkat yang ada pada keluarganya.
2. Data budaya
Keluarga Tn. J.T merupakan penduduk asli kelurahan waan dan suku minahasa.
3. Data Ekonomi
a. Penghasilan
Penghasilan keluarga sepenuhnya berasal dari Tn. J.T dan dibantu oleh Ny. M.T tapi
sejak Tn. J.T sakit-sakitan, penghasilan hanya dari Ny. M.T dan anak-anak yang
sudah bekerja.
b. Rencana Pengeluaran
Memasak : Rp. 600.000
Biaya Listrik :
Biaya Lain-Lain :
Total :
c. Simpanan Uang
Keluarga tidak memiliki simpanan uang di Bank. Uang yang didapat dari hasil
pekerjaan di simpan oleh Ibu Rumah Tangga
4. Data Spiritual
Keluarga Tn. J.T menganut agama Kristen Protestan yang taat beribadah di gereja pada
setiap hari minggu dan Tn. J.T sabar dan menerima bahwa semua yang terjadi padanya
adalah ujian dari Tuhan untuk lebih dekat dengan sang pencipta.
D. Faktor Lingkungan
1. Karakteristik rumah
a. Tipe Papan : Status milik pribadi
b. Ukuran :
c. Jumlah Ruangan
- 2 Kamar Tidur
- 1 Ruang Tamu/Ruang Keluarga
- 1 Kamar Mandi
- 1 Toilet
- 1 Ruang makan
- 1 Dapur.
d. Letak rumah keluarga Tn. J.T
Rumah keluarga terletak di Desa Pakuure II Kecamatan Tenga
e. Jenis Rumah Hunian : Papan
f. Kondisi Rumah : Cukup Bersih dan terawat
2. Ventilasi dan Penerangan
a. Ventilasi
Ventilasi Udara cukup baik, karena terdapat jendela rumah yang mencukupi
b. Penerangan
Kualitas penerangan pada siang hari, penerangan matahari pagi kurang karena
kondisi rumah Tn. P.R dengan rumah tetangga berdekatan, sedangkan pada malam
hari menggunakan lampu listrik.
3. Persediaan air mengguanakan air PAM dan Sumur untuk mandi dan masak
menggunakan mata air.
4. Pembuangan sampah dilakukan dengan cara dibakar
5. Air limbah, mandi, cuci, masak dibuang keselokan ari yang ada di belakang rumah.
6. Jamban/WC Bersih
Jamban WC sudah memenuhi standar kesehatan dengan Kloset Mulut Bebek Permanen
dengan lantai dan dinding beton
7. Bahaya Kecelakaan
Kemungkinan bahaya kecelakaan di dapur dan kamar mandi agak licin bila lantai dapur
dan kamar mandi basah.
8. Denah Rumah

Teras RUANG MAKAN


DAPUR

RUANG
TAMU/
KAMAR
RUANG KAMAR WC
KELUARGA

9. Mobilitas Geografis
Tn. J.T dan Ny. M.T tinggal dengan ketiga anak muda mereka.
10. Faktor pendukung/pemicu berbahaya. Kesehatan Tn. P.R adalah sebelum pasien
terkena penyakit Gouth Athritis sering mengkonsumsi makanan yang kurang sehat dan
kurang berolahraga.
11. Komunikasi keluarga atau hubungan keluarga
Istri dan anak-anak Tn. J.T tetap memperhatikan Tn. J.T dengan cara mengajak untuk
memeriksa kesehatan, baik dengan cara dibawah ke dokter keluarga, atau ke
puskesmas, untuk sekedar memeriksakan tekanan darah dan secara rutin tiap bulan
sekali Tn. J. T memeriksakan diri ke Puskesmas Pingkan Tenga untuk pemeriksaan darah
lengkap.
12. Sarana komunikasi dengan keluarga.
Tn. J. T tidak memerlukan sarana komunikasi karen tinggal dalam satu rumah.
E. Riwayat dari tahap perkembangan kelurga.
1. Struktur Keluarga
Di Dalam Rumah Tn. J.T Terdapat 1 orang Istri, 1 Orang Anak, 1 Orang menantu dan 1 Orang
Cucu.
2. Riwayat Keluarga Inti
Tn. J.T mengatakan bahwa di keluarganya saat ini tidak ada anggota keluarga yang
mengidap penyakit yang sama dengan Tn. J.T untuk penyakit menular tidak ada di dalam
keluarga inti.
F. Struktur Keluarga
1. Pola Komunikasi
Keluarga melakukan komunikasi tatap muka atau komunikasi langsung, jarang
menggunakan komunikasi lewat telepon.
2. Struktur kekuatan keluarga.
Tn. J.T yang lebih dominan mengambil keputusan keluarga.
3. Nilai atau norma keluarga
Keluarga masih memegang aktifitas yang sesuai adat istiadat orang minahasa, saling
memberi salam dan menghormati orang yang lebih tua dari kita.
G. Fungsi Keluarga
1. Fungsi adaptif
Keluarga harus saling menghargai, menghormati, saling memiliki sehingga tercipta
suasana harmonis, sehingga pada saat ada anggota keluarga yang sakitpun, tetap saling
memotivasi.
2. Fungsi Sosialisasi
Tn. J.T mengatakan bahwa keluarga mereka sering bersosialisasi dengan lingkungan
sekitar rumahnya, seperti mengikuti ibadah di gereja dan bersosialisasi dengan
masyarakat dalam kegiatan suka dan duka.
3. Fungsi perawatan kesehatan
Menurut Tn. J.T keluarganya sangat peduli dan perhatian, Ny. M.T selalu mendukung
Tn. J. T untuk selalu berobat ke dokter secara teratur dan anggota keluarga yang lain
selalu mengingatkan hal-hal yang dapat memperberat sakitnya, misalnya jangan terlalu
capek.
4. Fungsi Reproduksi
Ny. M.T mempunyai 2 Orang anak sudah Menopouse
5. Fungsi ekonomi
Menurut Tn. J.T keluarganya sudah terpenuhi sandang dan pangan tapi sejak Tn. J.T
sakit maka jumlah pengeluaran bertambah untuk pengobatan, maka dari itu ketika
tidak punya uang untuk berobat maka alternatif pengobatan tradisional yang dilakukan
Tn. J.T dengan mengkonsumsi bawang hutan.
H. Stress dan Koping Keluarga
1. Stress jangka Panjang dan pendek
a. Jangka Pendek
Tn. J.T mengatakan dirinya cemas dengan penyakitnya
b. Jangka Panjang
Tn. J.T sudah lama mengidap penyakit Gouth Arthritis selama -/+ 4 Tahun dan masih
berkeinginan untuk sembuh.
2. Kemampuan keluarga untuk berespon terhadap situasi atau stressor
Tn. J.T mengatakan bila ada masalah dia dapat menyampaikan secara langsung tidak
bisa untuk diam saja. Bahkan Tn. J.T selalu mengadu pada Tuhan tentang masalah yang
dia alami lewat doa.
3. Strategi Koping yang digunakan.
Jika ada masalah, langsung dibahas dengan ny. M.T untuk mencari solusinya
4. Masalah Strategi adaptasi fungsional dan disfungsional.
Dapat membicarakan masalah Tn. J.T dengan orang lain atau orang terdekat. Terkadang
Tn. J.T memilih diam saja apabila masalah teresebut dirasakan terlalu berat.
I. Pemeriksaan Fisik.
No Aspek yang diperiksa Tn. J.T
1 Penampilan Agak lemah
2 Kesadaran Compos Mentis
3 Tanda-Tanda Vital
- Tensi 130/80 mmHg
- Suhu 36,4 C
- Nadi 88 x/menit
- Respirasi 20 x/menit
4 Kepala
- Rambut Hitam
- Kulit Kepala Tampak Bersih
- Masa Nyeri Tidak Teraba
5 Mata
- Bentuk Simetris
- Konjungtiva Lingkar Hitam Tidak Anemis
- Sclera Tidak anemis
- Lensa Tidak ikterus
- Reflex Pupil Tampak bening
- Fungsi Penglihatan Baik
6 Hidung
- Bentuk Simetris
- Secret / Sputum Tidak ada
- Nyeri/Massa Tidak nampak
- Pernafasan Cuping Hidung Tidak terasa
- Fungsi Penciuman Baik
7 Mulut
- Mukosa Tampak bersih
- Jumlah Gigi 32 gigi
- Karies Tidak ada
- Fungsi Pengecapan Baik, dapat membedakan manis,
asam pait
8 Telinga
- Bentuk Simetris kiri dan kanan
- Serumen Tidak nampak
- Fungsi Pendengaran Baik
9 Leher
- Refleks menelan
- Kelenjar getah bening Tidak ada pembesaran
10 Dada/Paru
- Bentuk Simetris
- Pergerakan Sama kiri dan kanan
- Perkusi Resonan
- Auskultasi Paru Vesikuler
- Auskultasi Jantung S1 dan S2 reguler
11 Abdomen
- Bentuk Datar
- Massa Tidak teraba
- Nyeri Tekan Tidak ada
- Bising Usus Ada 8x/m di abdomen
12 Ekstremitas
- Bentuk Simetris kiri dan kanan
- Pergerakan Kaki di tangan kanan agak susah
digerakan
- Tonus kencang

- Odema Bengkak dan kemerahan di bagian


persendian
- Varises Tidak ada
13 Kekuatan ekstremitas atas dan bawah

5 4
5 4

14 TB 160 cm
BB 70 Kg
J. Harapan keluarga terhadap petugas kesehatan.
Tn. J.T dan Ny. M.T berharap ada penyuluhan kesehatan, menyangkut penyakit yang timbul,
pentingnya kebersihan lingkungan masyarakat, makanan yang boleh dimakan, dilakukan
setidaknya setiap minggu untuk menambah pengetahuan masyarakat.

ANALISA DATA
DATA MASALAH KESEHATAN MASALAH
Penjajukan I
TD : 140/100 mmHg Gouth Arthritis
N : 88 x/m
S : 36,4 C
R : 20 x/m
Tn. J.T Tampak Lemah
Penjajukan II
- Tn. J.T mengatakan seluruh Gouth Athritis Nyeri persendian pada Tn. J.T
persendian kaki kiri terasa sakit berhubungan dengan
saat melakukan aktifitas yang ketidakmampuan keluarga
berlebihan melakukan perawatan pada
- Keluarga Tn. J.T tidak tahu anggota keluarga yang sakit
bagaimana cara mengurangi rasa gouth athritis.
sakit saat penyakit asam uratnya
kambuh
- Tn. J.T mengatakan periksa
terakhir kali bulan lalu dengan
kadar Asam urat 9,2 mg/dl
- Tanda Tanda Vital
TD : 150/110 mmHg
N : 80 x/m
R : 20 x/m
SB : 36,2 C
Penjajakan III
- Tn. J.T mengatakan kalau Gouth Athritis pada Tn. Resiko Tinggi Pergerakan pada
kakinya terasa sakit sulit untuk J.T Tn. J.T berhubungan dengan
melakukan aktivitas ketidakmampuan keluarga
- Tanda-Tanda Vital melakukakn perawatan pada
TD : 140/100 mmHg anggota keluarga yang sakit
N : 80 x/m
R : 24 x/m
SB : 36,6 C
- Tn. J.T masih terlihat sedikit
pincang saat berjalan

SKALA PRIORITAS
1. Gouth Arthritis pada Tn. J.T
a. Ketidak mampuan keluarga melakukan perawatan pada anggota keluarga yang sakit.
No Kriteria Perhitungan Skor Pembenaran
1 Sifat dan Masalah 2/3 X 1 2/3 Ancaman kesehatan yang memerlukan
Ancaman Kesehatan tindakan yang tepat dan cepat untuk
menghindari bahaya lebih lanjut
2 Kemungkinan dapat 2/2 X 2 2 Dengan mudah sumber tindakan untuk
diubah memecahakan masalah dapat dijangkau
dengan mudah oleh keluarga, kesadaran dan motivasi
keluarga cukup kuat
3 Potensi masalah untuk 3/3 X 1 1 Tinggi kesulitan masalah mudah untuk
di cegah diatasi anggota keluarga, mendukung dan
Tinggi peduli terhadap anggota keluarga yang
sakit
4 Menonjolnya Masalah 2/2 X 1 1 Masalah berat harus ditangani
Masalah berat harus keluarganya menyadari dan perlu segera
ditangani mengetahui masalah tersebut
Jumlah 5 2/3
b. Resiko Tinggi pergerakan pada Tn. J.T berhubungan dengan ketidakmampuan keluarga
melakukan perawatan pada anggota keluarga yang sakit.
No Kriteria Perhitungan Skor Pembenaran
1 Sifat dan Masalah 2/3 X 1 2/3 Ancaman kesehatan yang memerlukan
Ancaman Kesehatan tindakan yang tepat dan cepat untuk
menghindari bahaya lebih lanjut
2 Kemungkinan dapat 2/2 X 2 2 Dengan mudah sumber tindakan untuk
diubah memecahakan masalah dapat dijangkau
dengan mudah oleh keluarga, kesadaran dan motivasi
keluarga cukup kuat
3 Potensi masalah untuk 2/3 X 1 2/3 Tinggi kesulitan masalah mudah untuk
di cegah diatasi anggota keluarga, mendukung dan
Tinggi
peduli terhadap anggota keluarga yang
sakit
4 Menonjolnya Masalah 2/2 X 1 1 Masalah berat harus ditangani
Masalah berat harus keluarganya menyadari dan perlu segera
ditangani mengetahui masalah tersebut
Jumlah 4 1/3

II. DIAGNOSA KEPERAWATAN


Gouth Arthritis pada Tn. J.T
1. Nyeri persendian pada Tn. J.T berhubungan dengan ketidakmampuan keluarga melakukan
perawatan pada anggota keluarga yang sakit
2. Resiko tinggi gangguan pergerakan pada Tn. J.T berhubungan dengan ketidakmampuan
keluarga melakukan perawatan pada anggota keluarga yang sakit.
III. INTERVENSI KEPERAWATAN
Tujuan Evaluasi
Diagnosa Keperawatan Intervensi
Umum Khusus Kriteria Standar
DX 1 Setelah 1x Pertemuan Setelah dilakukan Secara Verbal Lakukan penyuluhan kepada
diharapkan Tn. J.T dan penyuluhan selama Keluarga dapat keluarga tentang pengertian
Nyeri persendian pada
keluarga mengetahui 15 menit menyebutkan penyebab, tanda dan gejala dari
Tn. J.T berhubungan
tentang penyakit diharapkan penyebab Gouth Arthritis
dengan ketidakmampuan
Gouth Arthritis Keluarga dapat
keluarga melakukan
- Memahami apa - Apa yang Pengertian dari Gouth
perawatan pada anggota
yang dimaksud dimaksud Arthritis adalah peningkatan
keluarga yang sakit
dengan Gouth dengan gouth kadar asam urat (uric acid)
Arthritis Arthritis dalam darah atau sering
disebut dengan asam urat
atau Supi
- Keluarga dapat - 3 dari 5 Penyebab :
menyebutkan 3 penyebab - Konsumsi Alkohol
dari 5 penyebab Gouth Arthritis - Banyak konsumsi kacang-
Gouth Arthritis kacangan dan makanan yang
kadar asam urat tinggi
- Efek Obat-Obatan
- Keluarga dapat - 2 dari 5 tanda Tanda Dan Gejala :
menyebutkan 2 dan gejala - Nyeri pada persendian
dari 5 tanda dan Gouth Arthritis - Bengkak dan kemerahan
gejala Gouth pada persendian.
Arthritis
DX 2 Setelah 1x Pertemuan Setelah dilakukan - Pasien Tn J.T - Tn. J.T Antusias mengikuti Lakukan penyuluhan kepada
diharapkan Tn. J.T dan penyuluhan selama dapat setiap Gerakan-Gerakan keluarga tentang pengertian
Resiko Tinggi gangguan
keluarga tahu 15 menit melakukan yang di peragakan. penyebab, tanda dan gejala dari
pergerakan berhubungan
bagaimana cara diharapkan gerakan- - Tn. J.T Aktif bertanya untuk penyebab Gouth Arthritis
dengan ketidakmampuan
mengurangi rasa sakit Keluarga tahu gerakan Teknik setiap gerakan yang belum
keluarga melakukan
saat penyakit Gouth bagaimana cara ROM dipahami
perawatan pada anggota
Arthritis kambuh mengurangi rasa - Tn. J.T dapat mengulangi
keluarga yang sakit
sakit saat penyakit setiap gerakan secara
asam urat kambuh mandiri setelah diulang
dan bersedia di beberapa kali
ajarkan teknik ROM
IV. IMPLEMENTASI DAN EVALUASI

Tujuan TANGGAL
Diagnosa Keperawatan IMPLEMENTASI EVALUASI
Umum Khusus WAKTU
DX 1 Setelah 1x Setelah dilakukan Selasa, Memberi Penyuluhan pada keluarga S : Keluarga mengatakan
Pertemuan penyuluhan selama 18 Juni 2019 tentang pengertian, penyebab, tanda dan Cukup mengerti mengenai
Nyeri persendian pada
diharapkan Tn. 15 menit 15:30 WITA gejala dari penyakit Gouth Arthritis Gouth Arthritis
Tn. J.T berhubungan
J.T dan keluarga diharapkan O:
dengan
mengetahui Keluarga dapat Keluarga tampak mengerti
ketidakmampuan
tentang - Memahami apa dan dapat menjawab
keluarga melakukan
penyakit Gouth yang dimaksud semua pertanyaan dari
perawatan pada
Arthritis dengan Gouth perawat
anggota keluarga yang
Arthritis - Keluarga dapat menjawab
sakit
- Keluarga dapat Pengertian Gouth
menyebutkan 3 Arthritis
dari 5 penyebab - Keluarga dapat
Gouth Arthritis menyebutkan 3 dari 5
- Keluarga dapat Penyebab Gouth Arthritis
menyebutkan 2 - Keluarga dapat
dari 5 tanda dan menyebutkan 2 dari 5
gejala Gouth Tanda dan gejala Gouth
Arthritis Arthritis
A : Masalah Teratasi
P : Intervensi Dilanjutkan
DX 2 Setelah 1x Setelah dilakukan Mengajarkan Gerakan-Gerakan ROM S: Keluarga Mengatakan
Pertemuan penyuluhan selama pada Tn. J.T dan mengajarkan kepada mengetahui bagaimana
Resiko Tinggi gangguan
diharapkan Tn. 15 menit keluarga mengurangi rasa sakit saat
pergerakan
J.T dan keluarga diharapkan penyakit Gouth Arthritis
berhubungan dengan
tahu bagaimana Keluarga tahu Kambuh
ketidakmampuan
cara mengurangi bagaimana cara O: Tn. J.T dan keluarga
keluarga melakukan
rasa sakit saat mengurangi rasa antusias melakukan
perawatan pada
penyakit Gouth sakit saat penyakit gerakan yang diperagakan.
anggota keluarga yang
Arthritis asam urat kambuh Tn. J.T dapat mengulang
sakit
kambuh dan bersedia di gerakan secara mandiri
ajarkan teknik ROM A : Masalah teratasi
P : Intervensi di
pertahankan