Anda di halaman 1dari 7

NAMA : Danang Surya Lesmana

NIM :1701025110

JURUSAN : MANAJEMEN

MATKUL : KEUANGAN INTERNASIONAL

TUGAS 3

1. Sebuah perusahaan AS yang mengimpor komputer dari Jepang membayar pemasoknya


dalam yen. Importir tersebut tidak mengkhawatirkan kemungkinan kenaikan harga
(dalam yen) karena jika terjadi kenaikan harga, akan muncul dampak penyeimbang dari
paritas daya beli (PPP). Jelaskan maksud dari pernyataan tersebut.
Jawab:
Jika harga-harga di jepang naik karena inflasi, nilai yen akan menurun. Jadi, walaupun
importir mungkin harus mengeluarkan lebih banyak yen, jumlah dolar yang dikeluarkan
menjadi lebih rendah karena nilai yen telah menurun. Dengan demikian, akan muncul
dampak saling-menghilangkan, jika muncul paritas daya beli.

2. Berbasis pengetahuan anda atas keabsahan teori PPP dalam dunia nyata dan dengan
menggunakan informasi yang terdapat dalam pertanyaan pertama, jelaskan mengapa
importir AS harus mengkhawatirkan pelunasan hutang impornya dimasa depan.
Jawab:
Paritas daya beli tidak selalu timbul. Dalam contoh, inflasi dijepang bisa naik
(menyebabkan importir harus membayar lebih banyak yen), tetapi yen jepang tidak selalu
mengalami depresiasi dengan presentase yang sama dengan kenaikan inflasi, atau bahkan
tidak mengalami depresiasi sama sekali. Jadi, jumlah dolar yang harus dibayarkan untuk
impor dari jepang bisa meningkat sewaktu-waktu.

3. Sebelum tahun 1990-an valuta dari Negara-negara Blok Timur tidak dapat dikonversikan
ke dalam dolar. Asumsikan bahwa sekarang valuta-valutaini dinilai dalam dolar, tetapi
Negara-negara ini terus mengalami laju inflasi yang tinggi. Gunakan paritas daya beli
untuk menjelaskan bagaimana nilai dari valuta-valuta ini akan berubah.
Jawab:
Inflasi yang tinggi akan menimbulkan penyesuaian neraca perdagangan, dimana AS akan
mengurangi pembelian dari Negara-negara ini, sementara permintaan Negara-negara ini
akan produk-produk AS akan meningkat (menurut PPP). Konsekuensinya, nilai tukar
valuta Negara-negara tersebut akan melemah.

4. Asumsikan bahwa kurs spot dolar Australia $0,85 dan awalnya inflasi Kanada sama
dengan inflasi AS. Kemudian asumsikan bahwa kanada mengalami inflasi 4% sementara
AS 3%. Menurut teori PPP, berapa nilai dolar kanada yang baru setelah menyesuiakan
diri dengan perubahan inflasi? (anda bisa menggunakan formula sederhana untuk
menjawab pertanyaan ini).
Jawab:
Ef = Ih - If
= 3% - 4%
= -0,01 atau -1%
St+1 = S(1 + ef)
= $0,85[1 + (-0,01)]
= $0,8415

5. Asumsikan bahwa kurs spot dolar Australis adalah $0,90 dan suku bunga 1 tahun di
Australia dan AS awalnya sama, yaitu 6%. Kemudian asumsikan bahwa suku bunga 1
tahun di asutralia naik 5%, sedangkan suku bunga untuk jangka waktu yang sama di AS
tetap tidak berubah. Dengan menggunakan informasi ini dan teori dampak fisher
internasional (IFE), prediksilah kurs spot dolar Australia setahun dari sekarang.
Jawab:

(1+Iℎ)
Ef =(1+I𝑓) − 1
(1+0,60)
= 1+0,11) − 1
= - 0,045, atau -4,5%
St+1 = S(1 + ef)
= $0,90[1 + ( -0,045)]
= $0,8595

6. Dalam pertanyaan sebelumnya, suku bunga Australia naik dari 6% menjadi 11%.
Menurut teori IFE, faktor apa yang mendasari perubahan semacam itu? Berikan
penjelasan, berbasis IFE, mengenai faktor-faktor yang akan menyebabkan perubahan
nilai dolar Australia seperti itu. Jika investor-investor AS percaya pada teori IFE,
akankah mereka memanfaatkan tingginya suku bunga di Australia? Jelaskan.
Jawab:
Menurut teori IFE, peningkatan suku bunga sebesar 5%mencerminkan peningkatan
ekspektasi inflasi sebesar 5%.
Jika terjadi penyesuaian inflasi, neraca perdagangan akan terpengaruh, karena permintaan
Australia akan produk-produk AS meningkat sementara permintaan AS akan produk-
produk Australia menurun. Jadi, dolar Australia akan melemah.
Jika investor-investor AS percaya pada IFE, mereka tidak akan berupaya mengambil
keuntungan dari tingginya suku bunga di Australia karena mereka memperkirakan dolar
Australia akan mengalami depresiasi.
PERTANYAAN

1. Jelaskan apa yang dimaksud dengan paritas daya beli (PPP). Berbasis teori ini,
bagaimana prediksi nilai valuta dari Negara-negara yang laju inflasinya sangat
tinggi?
Jawab:
Teori Paritas daya beli (PPP) adalah sebuah metode yang digunakan untuk
menghitung sebuah alternatif nilai tukar antar mata uang dari dua negara. PPP
mengukur berapa banyak sebuah mata uang dapat membeli dalam pengukuran
internasional (biasanya dolar), karena barang dan jasa memiliki harga berbeda di
beberapa negara. Dan teori ini menyatakan bahwa nilai tukar akan menyesuaikan
diri dari waktu ke waktu untuk mencerminkan selisih inflasi antara dua Negara,
akibatnya daya beli konsumen untuk membeli produk-produk domestic akan sama
dengan daya beli mereka untuk membeli produk-produk luar negeri.
Dan untuk pemakaian teori yang baik untuk ini adalah dengan menggunakan
kurs spot dan juga selisih inflasi karena kita mengetahui suatu valuta dalam
hubungannya dengan valuta lain akan berubah sebagai reaksi terhadap perbedaan
laju inflasi antara dua Negara. Konsekuensinya, daya beli konsumen pada saat
membeli barang didalam negerinya sendiri akan sama dengan adanya daya beli
mereka pada saat mengimpor barang dari Negara lain.

2. Jelaskan latar pemikiran di belakang teori paritas daya beli.


Jawab:
Latara belakang teori ini menjelaskan jika dua Negara menghasilkan
produk-produk yang saling mensubtitusi, permintaan atas produk harus berubah
jika laju inflasi berbeda.

3. Jelaskan bagaimana anda bisa menguji kabaradaan paritas daya beli.


Jawab:
Dengan menggunakan Paritas Daya Beli untuk melakukan peramalan,
nilai baru dari kurs spot valuta merupakan fungsi dari kurs spot awal yang berada
dalam kondisi ekulibrium dan selisish inflasi.

4. Selisih inflasi antara AS dengan Negara-negara industry lain biasanya hanya


beberapa presentase saja dalam satu tahun manapun. Tetapi, nilai tukar akrual
antara dolar AS dengan valuta dari Negara-negara tersebut seringkali berubah
10% atau lebih. Implikasi apa yang disiratkan oleh informasi ini menyangkut
paritas daya beli (PPP)?
Jawab:
Implikasinya adalah bahwa valuta dari Negara- Negara asing yang
dimaksud mengalami depresiasi. Dan inilah yang menjadi reaksi terhadap
tingginya inflasi di Negara asing tersebut relative terhadap inflasi AS. Jika
perubahan nilai tukar benar-benar terjadi, maka indeks harga AS akan setinggi
indeks harga Negara asing. Walaupun rendah, depresiasi valuta asing
menciptakan tekanan penurunan atas indeks harga asing dari perspektif konsumen
Negara asal.

5. Jelaskan mengapa paritas daya beli tidak eksis.


Jawab:
Teori paritas daya beli tidak eksis pada selama periode-periode tertentu.
Karena efek fisher internasional didasarkan pada teori paritas daya beli, maka IFE
juga tidak terus menerus eksis karena terdapat faktor faktor lain selain inflasi yang
mempengaruhi nilai tukar, nilai tukar tidak berubah sesuai dengan selisih inflasi.
Sekalipun suku bunga nominal mencerminkan ekspektasi inflasi yang sangat
tepat., nilai tukar valuta Negara asing tersebut akan bereaksi terhadap faktor-
faktor diluar inflasi.

6. Jelaskan salah satu keterbatasan yang muncul pada saat menguji keberadaan
paritas daya beli.
Jawab:
Keterbatsan untuk menguji keberadaan paritas daya beli adalah banyak
peneliti yang membantah bahwa hubungan antara selisih inflasi dengan perunahan
nilai tukar tidak sempurna bahkan membutuhkan waktu jangka panjang.

7. Jelaskan apa yang dimaksud dengan dampak Fisher internasional (IFE). Apa
implikasi-implikasi dari IFE bagi perusahaan-perusahaan yang memiliki
kelebihan kas dan terus berinvestasi dalam sekuritas-sekurutas Treasury luar
negeri?
Jawab:
Menyatakan bahwa suku bunga nominal terdiri dari suku bunga riil dan
ekspektasi atas inflasi dan implikasi dari IFE bagi perusahaan yang memiliki
kelebihan kas
8. Apa latar pemikiran di belakang teori dampak Fisher internasional, apa implikasi
dari kondisi tersebut atas nilai dolar di masa depan? Jelaskan.
9. Asumsikan bahwa suku bunga AS secara umum lebih tinggi daripada suku bunga
luar negeri. Berbasis teori dampak Fisher internasional, apa implikasi dari kondisi
tersebut atas nilai dolar di masa depan? Jelaskan.
10. Bandingkan dan bedakanlah paritas suku bunga (yang dibahas di bab 7), paritas
daya beli (PPP), dan dampak Fisher internasional.
11. Asumsi yang dikandung dalam teori Fisher internasional adalah semua investor di
semua Negara meminta tingkat pengembalian riil yang sama. Apa maksud dari
asumsi tersebut?
12. Bagaimana anda bisa menganalisa regresi untuk menentukan apakah hubungan
yang disiratkan oleh paritas daya beli (PPP) eksis secara rata-rata? Buatlah model
yang dimaksud, dan jelaskan bagaimana anda akan menilai hasil-hasil regresi
untuk menetukan ada tidaknya perbedaan yang signifikan dari hubungan yang
dinyatakan oleh PPP.
13. Jelaskan uji statistic yang bisa digunakan untuk menguji dampak Fisher
internasional.
14. Jika investor-investor di AS dan kanada meminta tingkat pengembalian riil yang
sama, dan suku bunga nominal di kanada 2% lebih tinggi daripada AS, implikasi-
implikasi apa yang akan muncul berkenaan dengan ekspektasi inflasi di AS dan
Kanada? Dan implikasi-implikasi apa yang disiratkan oleh perbedaan ekspektasi
inflasi ini atas nilai tukar dimasa depan?
15. Sejumlah Negara yang memiliki laju inflasi yang tinggi cenderung memiliki suku
bunga yang tinggi. Mengapa?
16. Valuta dari sejumlah Negara Amerika Latin, seperti Brazil dan Argentina, terus
melemah terhadap sebagian besar valuta lain. Konsep apa (yang telah dijelaskan
dalam bab ini) yang dapat menjelaskan hal ini?
17. Jepang biasa memiliki inflasi yang lebih rendah daripada AS. Bagaimana hail ini
akan mempengaruhi ekspektasi nilai yen di Jepang? Mengapa hubungan yang
diharapkan tidak selalu terjadi?
18. Asumsikan bahwa, untuk sekuritas-sekuritas berjangka waktu 1 tahun yang bebas
risiko wanprestasi, suku bunga nominal di Meksiko adalah 48% dan di AS 8%.
Menurut teori IFE, implikasi apa yang akan dimunculkan oleh perbedaan suku
bunga ini atas ekspektasi nilai inflasi di kedua Negara?
Dengan menggunakan informasi ini dan teori paritas daya beli, jelaskan tingkat
pengembalian nominal yang diharapkan investor-investor AS yang berinvestasi di
Meksiko.
19. Bukankah dampak Fisher internasional akan mengurangi minat investor
mengambil keuntungan dari suku bunga luar negeri yang lebih tinggi? Mengapa
sejumlah investor terus berinvestasi diluar negeri, bahkan pada saat mereka tidak
memiliki transaksi lain disana?
20. Asumsikan bahwa laju inflasi di perancis diperkirakan akan meningkat secara
subtansial. Bagaimana hal ini akan mempengaruhi suku bunga nominal perancis
dan nilai tukarnya? Jika dampak Fisher internasional eksis, bagaimana
pengembalian nominal yang diterima investor-investor AS yang ber investasi di
Perancis akan dipengaruhi oleh tingginya inflasi perancis? Jelaskan
21. Apakah paritas daya beli eksis jika dampak Fisher internasional tidak eksis? Jika
ya, bagaimana?
22. Jelaskan mengapa dampak Fisher internasional kadang-kadang tidak eksis.
23. Asumsikan bahwa kurs spot pound inggris adalah $1,73. Bagaimana kurs spot ini
akan berubah sesuai dengan teori peritas daya beli jika inggris mengalami inflasi
7% semantara AS hanya 2%?
24. Asumsikan bahwa kurs spot franc swiss adalah $0,70. Suku bunga berjangka
waktu 1 tahun di AS adalah 11% dan di Swiss 7%. Berapa kurs spot franc swiss
setahun dari sekarang menurut dampak Fisher internasional? (anda bisa
menggunakan formula sederhana untuk menjawab pertanyaan ini)
25. Asumsikan informasi-informasi berikut berlaku hari ini:
AS Perancis
Tingkat pengembalian riil 2% 2%
yang diminta investor
Suku bunga nominal 11% 15%
Kurs spot - $0,20
Kurs forward 1 tahun - $0,19

a. Gunakan kurs forward untuk memprediksi presentase perubahan nilai


franc Perancis dalam setahun kedepan
b. Gunakan perbedaan dalam ekspektasi inflasi untuk memprediksi
presentase perubahan nilai franc dalam setahun kedepan
c. Gunakan kurs spot untuk memprediksi presentase perubahan nilai franc
dalam setahun kedepan

26. Selama Februari 1990, suku bunga di Jerman naik ke tingkat tertinggi dalam 7
tahun. Kenaikan tersebut terutama disebabkan oleh tingginya permintaan dana di
Jerman Barat sebagai akibat dari upaya reunifikasi dengan jerman timur. Jelaskan
bagaimana premium forward dari mark Jerman akan dipengaruhi oleh kenaikan
suku bunga tersebut. Menurut dampak Fisher internasional, bagaimana presentase
perubahan nilai mark akan dipengaruhi oleh kenaikan suku bunga mark?
27. Akankah PPP eksis antara AS dan Hongaria jika proteksi perdagangan di
hilangkan sepenuhnya dan jika valuta Hongaria sepenuhnya diambangkan tanpa
intervensi pemerintah? Jelaskan.
28. Akanlah IFE eksis antara AS dan Hongaria jika proteksi perdagangan di
hilangkan sepenuhnya dan jika valuta hongaria sepenuhnya diambangkan tanpa
intervensi pemerintah? Jelaskan.