Anda di halaman 1dari 2

V.

PEMBAHASAN

Dalam praktikum ini, kami melakukan melakukan percobaan untuk


memisahkan TCE sebagai diluent dengan Asam Propionat sebagai solute dengan air
sebagai solvent. Praktikum ini diawali dengan menyalakan air kendali dimana pada
alat kendali terdapat tiga tombol yaitu tombol power air. Kemudian kami
membersihkan/menguras tangki umpan hingga kosong lalu melakukan kalibrasi pompa
menggunakan air dimana hal ini dipertimbangkan karena air mudah diperoleh dan
murah. Kalibrasi ini kami lakukan untuk menentukan berapa nilai yang harus di-setting
pada pompa stroke agar umpan yang mengalir sesuai dengan laju alir yang diharapkan.
Adapun laju alir yang ditetapkan yaitu 200ml/menit dan 300ml/menit. Hasil kalibrasi
menunjukkan bahwa persamaannya yaitu Y=4.509X dan kemudian setting untuk
pompa stroke yaitu 40 dan 60.

Komposisi umpan pada ekstraksi yaitu 3000 ml (TCE) dan 30 ml ( Asam


Propionat). Selanjutnya isi kolom hingga terendam puncak kolomnya lalu setelah itu
kontakkan umpan dengan air pada laju alir yang telah ditentukan (200 ml/menit)
dengan setting pompa yaitu 40. Kemudian ambil sampel pertama disaat keluaran
ekstraksi pertama bersamaan dengan rafinatnya. Ulangi perlakuan tersebut hingga
didapatkan 3 sampel dimana setiap sampel interval 5 menit. Setelah itu kami me-
recovery rafinat dan umpan yang tersisa di kolom dengan proses pemisahan
menggunakan corong pisah.

Selanjutnya kami melakukan titrasi pada seluruh rafinat dan ekstrak dengan
larutan NaOH 0.1 M. Sebelumnya kami memperoleh kadar konsentrasi Asam
Propionat dalam umpan yaitu sebesar 0.148 N. adapun nilai koefisien distribusi telah
ditentukan oleh dosen pembimbing yaitu sebesar 1.5. dari seluruh data yang diperoleh
kami mendapatkan volume packing, driving force rata-rata dan nilai koefisien
perpindahan massa sebagai berikut;
Berdasarkan data pengamatan tersebut ternyata volume penitran NaOH yang
dibutuhkan untuk ekstrak selalu lebih banyak daripada untuk rafinat, karena Asam
Propionat lebih banyak larut/terdapat diekstrak. Konsentrasi ekstrak semakin lama
akan semakin besar, sedangkan konsentrasi rafinat akan semakin kecil. Konsentrasi
ekstrak akan bertambah besar karena semakin banyaknya Asam Propionat (solute)
yang berpindah ke air (pelarut) dan konsentrasi rafinatnya akan semakin kecil karena
semakin sedikitnya sisa Asam Propionat yang tidak terekstrat.