Anda di halaman 1dari 46

HALAMAN SAMPUL

LAPORAN BEST PRACTICE

“MODEL PROJECT BASED LEARNING (PjBL) UNTUK MENINGKATKAN


HASIL BELAJAR PADA MATERI SISTEM PEREDARAN DARAH DI KELAS VIII
SD-SMPN 4 SATAP TEBING ”

Disusun Oleh

RINI WIDIASTUTI, S.Pd


NIP. 19860528 200904 2 004

PEMERINTAH KABUPATEN KARIMUN

DINAS PENDIDIKAN

SD-SMP NEGERI 4 SATU ATAP TEBING

2019

i
HALAMAN PENGESAHAN

Naskah Laporan Best Practise guru ini :


Judul : MODEL PROJECT BASED LEARNING (PjBL) UNTUK
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PADA MATERI SISTEM
PEREDARAN DARAH DI KELAS VIII SD-SMPN 4 SATAP
TEBING.”
Penulis : Rini widiastuti, S.Pd
Jabatan : Guru IPA
Kabupaten : Karimun

benar-benar merupakan karya asli saya dan tidak merupakan plagiasi. Apabila
dikemudian hari terbukti, bahwa karya ini merupakan hasil plagiat, maka saya bersedia
menerima sanksi atas perbuatan tersebut.
Menyetujui dan mengesahkan :

Mengesahkan Tebing, 30 Oktober 2019


Pengawas Kepala Sekolah

MASAJU HENINGSARI, S.Pd Dra. Hj. DARMI ARYANA


NIP. 19720211 200003 2 005 NIP. 19671203 199512 2 003

BIODATA PENULIS

ii
Lahir di Pekanbaru, Riau pada 28 mei 1986 adalah seorang guru SMP (PNS Pemda
Kab. Karimun). Saya adalah anak ketiga dari empat bersaudara. Saya menempuh
pendidikan di kota Pekanbaru sejak SD, SMP dan SMA. SDN
010 Tampan adalah tempat dimana saya menyelesaikan
pendidikan dasar. Setelah lulus, saya melanjutkan ke jenjang SMP
di SMPN 21 Pekanbaru. Selepas saya SMP saya menempuh
pendidikan di SMAN 8 Pekanbaru. Dan kuliah di Universitas Riau
jurusan FKIP Pend. Biologi. Sekarang mengabdi menjadi seorang
guru di Kab. Karimun, Kepulauan Riau.

KATA PENGANTAR

iii
Puji syukur disampaikan kehadirat Allah SWT yang telah memberi rahmat,
inayah dan kesempatan pada penulis sehingga dapat membuat Best Practice ini sebagai
salah satu tugas akhir dalam kegiatan PKP IPA yang diselenggarakan oleh
Kemendikbud.
Best Practice ini berisi tentang kegiatan yang dilaksanakan oleh penulis dalam
kegiatan PKP sehingga membawa dampak positif dalam pelaksanaan tugas sebagai
guru dan memberikan nilai tambah atau kemudahan dalam melaksanakan tugas di
sekolah.
Dengan selesainya penulisan Best Practice ini penulis mengucapkan terima
kasih pada semua pihak yang telah membantu dan memberikan masukan dalam
pembuatan Best Practice ini, terutama kepada:
1. Ibu Masaju Heningsari, S.Pd selaku Pengawas Sekolah

2. Ibu Dra Hj. Darmi Aryana selaku Kepala Sekolah SD-SMPN 4 Satap Tebing

3. Muhamad Fahried sebagai Guru Inti kegiatan PKP IPA

4. Teman-teman guru sasaran dalam bidang PKP IPA

5. Seluruh pihak yang telah membantu dalam rangka menyelesaikan penyusunan


laporan ini

Tulisan ini disadari masih banyak kekurangan dan kelemahan ,untuk itu mohon
saran dan kritik dari semua pihak yang membaca tulisan ini untuk perbaikan. Akhir kata
penulis berharap Best Practice ini bermanfaat terutama bagi teman – teman guru dan
pembaca lainnya

Tebing, 30 Oktober 2019


Penulis

Rini Widiastuti, S.Pd

DAFTAR ISI
HALAMAN SAMPUL......................................................................................................i
iv
HALAMAN PENGESAHAN...........................................................................................ii

BIODATA PENULIS.......................................................................................................iii

KATA PENGANTAR.......................................................................................................iv

DAFTAR ISI......................................................................................................................v

DAFTAR LAMPIRAN...................................................................................................vii

BAB I PENDAHULUAN.................................................................................................1

A. Latar Belakang Masalah...................................................................................................... 1

B. Jenis Kegiatan......................................................................................................................... 2

C. Manfaat Kegiatan................................................................................................................... 2

BAB II PELAKSANAAN KEGIATAN............................................................................4

A. Tujuan dan Sasaran................................................................................................................ 4

B. Bahan/Materi Kegiatan........................................................................................................ 4

C. Cara Melaksanakan Kegiatan............................................................................................. 4

D. Media dan Instrumen............................................................................................................ 7

E. Waktu dan Tempat Kegiatan............................................................................................... 7

BAB III HASIL KEGIATAN............................................................................................8

A. Hasil........................................................................................................................................... 8

B. Masalah yang Dihadapi........................................................................................................ 9

C. Cara Mengatasi Masalah...................................................................................................... 9

BAB IV SIMPULAN DAN REKOMENDASI...............................................................10

A. Simpulan................................................................................................................................ 10

v
B. Rekomendasi........................................................................................................................ 10

DAFTAR PUSTAKA.......................................................................................................11

LAMPIRAN....................................................................................................................12

vi
DAFTAR LAMPIRAN

LAMPIRAN....................................................................................................................12

Lampiran 1.......................................................................................................................13

Lampiran 2.......................................................................................................................14

Lampiran 3.......................................................................................................................21

vii
viii
BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Masalah


Perkembangan teknologi akhir-akhir ini semakin mendorong untuk
masyarakat ikut berpartisipasi dalam penggunaan alat dalam keseharian. Baik dalam
hal komunikasi sampai kemudahan dalam penggunaan alat di rumah. Hal ini lah
yang menjadi salah satu tuntutan bagi guru yang juga sebagai fasilitator dan
motivator pencerdas anak bangsa.
Para guru dituntut dapat menggunakan alat-alat yang dapat disediakan oleh
sekolah. Guru sekurang-kurangnya dapat menggunakan alat yang murah dan efisien
meskipun sederhana tapi dapat mencapai tujuan belajar yang diharapkan. Untuk itu
guru harus memiliki pengetahuan dan pemahaman yang cukup dalam
memodifikasi/merancang tentang media pembelajaran.
Sistem peredaran darah pada manusia merupakan salah satu materi yang
dibahas pada Sekolah Menengah Pertama kelas VIII. Dalam hal ini siswa
diharapkan dapat memahami sistem yang terjadi pada peredaran darah manusia.
Akan tetapi, siswa kelas VIII SD – SMP Negeri 4 Satu Atap masih kesulitan dalam
membedakan peredaran darah besar dan peredaran darah kecil yang terjadi dalam
tubuh manusia. Berdasarkan pengalaman kami saat menduduki Sekolah Menengah
Pertama, materi ini saat membingungkan sehingga sulit dipahami. Dan menurut
Wini salah satu siswi kelas VIII menyatakan bahwa sulitnya memahami perbedaan
Sistem Peredaran Darah besar dan kecil.
Berdasarkan hasil wawancara dengan beberapa siswa diperoleh informasi
bahwa (a) siswa malas mengikuti pembelajaran yang banyak dilakukan guru dengan
cara ceramah’ (b) selain ceramah, metode yang selalu dilakukan guru adalah
penugasan. Sebagian siswa mengaku jenuh dengan tugas-tugas yang hanya bersifat
teoritis. Tinggal menyalin dari buku teks.

1
Pembelajaran abad 21 merupakan pembelajaran yang mempersiapkan
generasi penerus menjadi generasi yang memiliki kemampuan kecakapan abad 21.
Setidaknya ada empat hal yang harus dimiliki oleh generasi abad 21,yaitu: ways of
thingking, ways of working, tools for working and dan skills for living in the word.
Untuk itu pembahasan mengenai Sistem Peredaran Darah besar dan kecil
akan dipermudah dengan menggunakan media pembelajaran sederhana. Serta
memudahkan guru dalam menyampaikan tujuan pembelajaran sehingga proses
pembelajaran dapat berjalan secara efisien dan efektif.
Setelah melaksanakan pembelajaran dengan model PBL, penulis menemukan
bahwa proses dan hasil belajar siswa meningkat. Lebih bagus dibandingkan
pembelajaran sebelumnya. Ketika model PBL ini diterapkan pada kelas VIII yang
lain ternyata proses dan hasil belalajar siswa sama baiknya. Praktik pembelajaran
PBL yang berhasil baik ini penulis simpulkan sebagai sebuah best practice (praktik
baik) pembelajaran berorientasi HOTS dengan model PBL.

B. Jenis Kegiatan
Kegiatan yang dilaporkan dalam laporan praktik terbaik ini adalah kegiatan
pembelajaran pada materi kelas VIII yaitu Sistem Peredaran Darah semester 1.

C. Manfaat Kegiatan

Manfaat penulisan laporan pratik terbaik ini adalah :


1. Meningkatkan motivasi, di mana siswa tekun dan berusaha keras dalam
mencapai proyek dan merasa bahwa belajar dalam proyek lebih menyenangkan
daripada komponen kurikulum yang lain.
2. Meningkatkan sumber yang mendeskripsikan lingkungan belajar berbasis
proyek membuat siswa menjadi lebih aktif dan berhasil memecahkan problem yang
kompleks.
3. Meningkatkan kolaborasi, pentingnya kerja kelompok dalam proyek
memerlukan siswa mengembangkan dan mempraktekkan keterampilan komunikasi.
Teori-teori kognitif yang baru dan konstruktivistik menegaskan bahwa belajar

2
adalah fenomena sosial, dan bahwa siswa akan belajar lebih di dalam di dalam
lingkungan kolaboratif.
4. Meningkatkan keterampilan mengelola sumber, bila diimplementasikan secara
baik maka siswa akan belajar dan praktik dalam mengorganisasi proyek, membuat
alokai waktu dan sumber-sumber lain seperti perlengkapan untuk menyelesaikan
tugas.

3
BAB II
PELAKSANAAN KEGIATAN

A. Tujuan dan Sasaran


Tujuan penulisan praktik terbaik ini adalah untuk membantu siswa agar dapat
meningkatkan kreativitas dan motivasi siswa baik dari segi kualitas maupun kuantitas.
Sasaran pelaksanaan best practice ini adalah siswa kelas VIII SD-SMPN 4 Satap
Tebing sebanyak 25 orang.

B. Bahan/Materi Kegiatan
Bahan/ Materi Kegiatan yang digunakan dalam praktik baik pembelajaran ini
adalah materi kelas VIII semester ganjil yaitu Sistem Peredaran darah.
KD. 3.7
3.7 Menganalisis sistem peredaran darah pada manusia dan memahami gangguan pada
sistem peredaran darah, serta upaya menjaga kesehatan sistem peredaran darah

C. Cara Melaksanakan Kegiatan


Cara yang digunakan dalam pelaksanaan praktik baik ini adalah menerapkan
pembelajaran dengan model pembelajaran project based learning (PBL).
Berikut ini adalah langkah-langkah pelaksanaan praktik baik yang telah dilakukan
penulis.
1. Pemetaan KD
Kompetensi Dasar Target Kompetensi

3.7 Menganalisis sistem peredaran 1. Menganalisis sistem peredaran


darah pada manusia dan memahami darah pada manusia
gangguan pada sistem peredaran darah, 2. Memahami gangguan pada
serta upaya menjaga kesehatan sistem sistem peredaran darah
peredaran darah 3. Memahami upaya menjaga
kesehatan sistem peredaran
darah

2. Perumusan Indikator Pencapaian Kompetensi

IPK pengetahuan
3.7.4 Menjelaskan mekanisme peredaran darah pada manusia.
4
3. Pemilihan Model Pembelajaran
Model pembelajaran yang dipilih adalah project based learning (PBL) .
4. Merencanakan kegiatan Pembelajaran sesuai dengan Model Pembelajaran
Pengembangan desain pembelajaran dilakukan dengan merinci kegiatan
pembelajaran yang dilakukan sesuai dengan sintak PBL.
Berikut ini adalah rencana kegiatan pembelajaran yang dikembangkan berdasarkan model PBL.

Sintak Model Guru Siswa


Pembelajaran
Fase 1: 1) Guru melakukan apersepsi, berdoa 1) Menyimak tayangan
Menganalisis dan menyiapkan kondisi kelas dan video dan gambar,
Masalah siwa. kemudian
2) Guru memberikan stimulus,
mengumpulkan
misalnya menayangkan sesorang
pertanyaan untuk
yang menderita penyakit jantung.
diselesaikan dalam
Dari sinilah kemudian pertanyaan-
sebuah proyek.
pertanyaan muncul untuk
diselesaikan oleh siswa melalui
proyek. Misalnya “mengapa
seseorang bisa menderita penyakit
jantung? Bagaimana mekanisme
peredaran darah di jantung ?”
3) Dari pertanyaan yang muncul, siswa
melakukan sebuah proyek yang
menyelesaikan permasalahan di
atas.

Fase 2: Siswa bekerja secara berkelompok Siswa membentuk


Membuat Desain
untuk membuat sebuah perencanaan kelompok dan
dan Jadwal
bagaimana proyek mereka merancang desain/
Pelaksanaan
dilaksanakan. Tentunya bantuan guru gambar proyek dalam
Proyek
diperlukan untuk menjaga agar proyek menyelesaikan masalah
yang direncanakan rasional dan logis tadi.
serta bermanfaat bagi pembelajaran
mereka.

5
Fase 3: 1) Guru memberi jadwal perancangan Siswa membuat jadwal
Melaksanakan proyek sesuai dengan kesepakatan dalam bentuk tabel
Penelitian siswa. beserta tanggal hingga
2)
proyek siap
dikumpulkan.
Fase 4: Pada tahap ini guru membimbing kira- siswa mulai membuat
Menyusun
kira bahan apa yang sesuai dan mudah produk awal
Draf/Prototipe
didapatkan untuk pembuatan proyek. sebagaimana rencana
Produk
dan hasil penelitian
yang dilakukannya.
Fase 5: 1) Menganalisis dan mengevaluasi hasil Siswa menampilkan
Mengukur, Menilai
kerja siswa. hasil produk di depan
dan Memperbaiki 2) Memberi penguatan hasil belajar
kelas.
Produk siswa.
Fase 6: Guru dapat membantu siswa untuk siswa melakukan
Finalisasi dan
melakukan refleksi diri dalam tujuan finalisasi produk.
Publikasi Produk
membuat siswa terbiasa untuk selalu
mengevaluasi pembelajaran proyek
mereka. Di akhir pembelajaran, selain
guru melakukan penilaian (pengujian
proses dan hasil belajar) baik dari
aspek sikap, keterampilan dan
pengetahuan, guru juga memfasilitasi
siswa untuk berpikir dan mengingat
kembali hal-hal terbaik apa yang telah
dapat mereka buat selama mengerjakan
suatu proyek.
Melakukan kegiatan penutup , dengan
merangkum/memfinalisasi hasil produk
terbaik , memberi penguatan materi
dan berdoa.

5. Penyusunan Perangkat Pembelajaran


Berdasarkan hasil kerja 1 hingga 6 di atas kemudian disusun perangkat
pembelajaran meliputi RPP, bahan ajar, dan instrumen penilaian. RPP disusun

6
dengan mengintegrasikan kegiatan literasi, penguatan pendidikan karakter
(PPK), dan kecakapan abad 21.

D. Media dan Instrumen


Media pembelajaran yang digunakan dalam praktik terbaik ini adalah hasil
produk /proyek yang sudah dikerjakan siswa.
Instrumen yang digunakan dalam praktik baik ini ada 2 macam yaitu (a) instrumen
untuk mengamati proses pembuatan proyek berupa lembar observasi dan (b)
instrumen hasil produk.

E. Waktu dan Tempat Kegiatan


Praktik terbaik ini dilaksanakan pada tanggal 15 sampai 20 november 2018. Di SD-
SMPN 4 Satap Tebing kelas VIII.

7
BAB III
HASIL KEGIATAN

A. Hasil
Hasil yang dapat dilaporkan dari praktik terbaik ini diuraikan sebagai berikut.
1. Model pembelajaran berbasis proyek yang sedang dilaksanakan dalam sebuah
kelas secara berkelanjutan dan dapat termanajemen dengan baik, maka akan ada
banyak hal positif yang tergambar dari suasana kelasnya. Pembelajaran yang
dilakukan dengan menerapkan model pembelajaran PBL meningkatkan
kemampuan siswa dalam melakukan transfer knowledge melalui kecakapan abad
21.
Pembelajaran Berbasis Proyek (Project Based Learning=PjBL)
adalah metode pembelajaran yang menggunakan proyek/kegiatan sebagai media.
Peserta didik melakukan eksplorasi, penilaian, interpretasi, sintesis, dan informasi
untuk menghasilkan berbagai bentuk hasil belajar. Pembelajaran Berbasis Proyek
merupakan metode belajar yang menggunakan masalah sebagai langkah awal
dalam mengumpulkan dan mengintegrasikan pengetahuan baru berdasarkan
pengalamannya dalam beraktifitas secara nyata (Kemdikbud, 2013).
2. Model pembelajaran Project Based Learning memiliki kelebihan yaitu mampu
meningkatkan motivasi belajar siswa, keterampilan pemecahan masalah semakin
meningkat, dapat meningkatkan keterampilan siswa dalam mengelola beragam
sumber, siswa lebih aktif dalam belajar, terjadi kolaborasi alamiah antar siswa,
melatih siswa dalam mengorganisasi sebuah proyek, pembelajaran dari real life
experiences, pembelajaran dari real life experiences
3. Penerapan model pembelajaran PjBL juga meningkatkan kemampuan siswa dalam
memecahkan masalah (problem solving). PBL yang diterapkan dengan
menyajikan teks tulis dan video berisi permasalahan kontekstual mampu
mendorong siswa merumuskan pemecahan masalah.
Sebelum menerapkan PBL, penulis melaksanakan pembelajaran sesuai dengan
buku guru dan buku siswa. Meskipun permasalahan yang disajikan dalam buku
teks kadang kala kurang sesuai dengan kehidupan sehari-hari siswa, tetap saja
penulis gunakan. Jenis teks yang digunakan juga hanya pada teks tulis dari buku
teks.

8
Dengan menerapkan PjBL, siswa tak hanya belajar dari teks tulis, tetapi juga
mampu menyelesaikan masalah dalam bentuk proyek yang dikaitkan dengan
kehidupan nyata.

B. Masalah yang Dihadapi


Masalah yang dihadapi terutama adalah banyaknya peralatan yang harus
disediakan, siswa yang memiliki kelemahan dalam percobaan dan pengumpulan
informasi akan mengalami kesulitan, ada kemungkinan siswa kurang aktif dalam
kerja kelompok. Ketika topik yang diberikan kepada masing-masing kelompok
berbeda, dikhawatirkan siswa tidak bisa memahami topik secara keseluruhan.

C. Cara Mengatasi Masalah


Untuk mengatasi kekurangan dari pembelajaran berbasis proyek di atas seorang
pendidik harus dapat mengatasi dengan cara memfasilitasi siswa dalam
menghadapi masalah, membatasi waktu siswa dalam menyelesaikan proyek,
meminimalis dan menyediakan peralatan yang sederhana yang terdapat di
lingkungan sekitar, memiliki lokasi penelitian yang mudah dijangkau sehingga
tidak membutuhkan banyak waktu dan biaya, menciptakan suasana pembelajaran
yang menyenangkan sehingga siswa merasa nyaman dalam proses pembelajaran.

9
BAB IV
SIMPULAN DAN REKOMENDASI

A. Simpulan
Berdasarkan uraian di atas dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut.
1. Pembelajaran model Project based Learning (PjBL) dapat merubah pola pikir
siswa yang sempit dalam memecahkan masalah yang dihadapi dalam kehidupan,
mendorong siswa aktif dalam menghasilkan suatu karya yang mampu
menerapkan nilai pengetahuan, sikap dan keterampilan dalam kecakapan abad
21.
2. Dengan penyusunan rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) secara sistematis
dan cermat, pembelajaran dengan model pembelajaran PjBL yang dilaksanakan
tidak sekadar berorientasi HOTS, tetapi juga mengintegrasikan PPK, literasi, dan
kecakapan abad 21.

B. Rekomendasi
Berdasarkan hasil praktik baik pembelajaran tematik dengan model pembelajaran
Project Based Learning (PjBL), berikut disampaikan rekomendasi yang relevan.
1. Guru mampu mengembangkan lagi pembelajaran project based learning untuk
materi IPA yang lain yang sulit dipahami dengan teori dan berhubungan dengan
masalah kehidupan nyata.
2. Siswa diharapkan lebih berkreatifitas lagi dalam pengembangan pembelajaran
yang mendukung kecakapan abad 21.
3. Sekolah, agar kepala sekolah dapat mendorong guru lain untuk ikut
melaksanakan pembelajaran berorientasi HOTS, literasi dan kecakapan abad 21.
Dukungan positif sekolah, seperti penyediaan sarana dan prasarana yang
memadai dan kesempatan bagi penulis untuk mendesiminasikan praktik baik ini
akan menambah wawasan guru lain tentang pembelajaran HOTS, literasi dan
kecakapan abad 21.

10
DAFTAR PUSTAKA

Admin.Https://ainamulyana.blogspot.com/2016/06/model-pembelajaran-berbasis-
proyek.html (28 Oktober 2019)

Kemdikbud. 2013. Model pengembangan berbasis proyek (project based


learning). Http//www.staff.uny.ac.id

11
LAMPIRAN

Lampiran 1 : Foto-foto kegiatan


Lampiran 2 : RPP
Lampiran 3 : lembar penilaian sikap, pengetahuan dan keterampilan

12
Lampiran 1:

Foto kegiatan

Proses cara pembuatan Alat Peraga

Lampiran 2. RPP

13
Lampiran 2:

RPP

Format Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP )

Satuan Pendidikan : SD-SMP NEGERI 4 SATU ATAP TEBING


Mata Pelajaran : IPA
(Tema/Sub Tema/PB untuk SD)
Kelas/ Semester : VIII / 1
Materi Pokok : SISTEM PEREDARAN DARAH MANUSIA
Alokasi Waktu : 3 X 40 MENIT

A. Kompetensi Inti (KI)


1. Menghargai dan menghayati ajaran agama yang dianutnya.
2. Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli (toleransi, gotong
royong), santun, percaya diri, dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan
sosial dan alam dalam jangkauan pergaulan dan keberadaannya.
3. Memahami pengetahuan (faktual, konseptual, dan prosedural) berdasarkan rasa
ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya terkait fenomena
dan kejadian tampak mata.
4. Mencoba, mengolah, dan menyaji dalam ranah konkret (menggunakan, mengurai,
merangkai, memodifikasi, dan membuat) dan ranah abstrak (menulis, membaca,
menghitung, menggambar, dan mengarang) sesuai dengan yang dipelajari di sekolah
dan sumber lain yang sama dalam sudut pandang/teori

B. Kompetensi Dasar (KD), Indikator Pencapaian Kompetensi

No KOMPETENSI DASAR INDIKATOR PENCAPAIAN KOMPETENSI


1. 3.7 Menganalisis sistem peredaran 3.7.4 Menjelaskan mekanisme peredaran darah
darah pada manusia dan memahami pada manusia.
gangguan pada sistem peredaran 3.7.5 Menentukan fungsi organ organ sistem
darah, serta upaya menjaga peredaran darah pada mekanisme peredaran
kesehatan sistem peredaran darah darah pada manusia.

C. Tujuan Pembelajaran
Setelah melakukan aktivitas ini diharapkan peserta mampu:
a. Menjelaskan mekanisme peredaran darah manusia

14
b. Menentukan fungsi organ organ sistem peredaran darah pada mekanisme
peredaran darah manusia

Nilai Karakter yang diharapkan :


1. Gotong royong
2. Jujur
3. mandiri

D. Materi Pembelajaran
Materi Reguler

Mekanisme Peredaran Darah pada Manusia


Sistem peredaran darah pada manusia terdiri dari peredaran darah besar dan
peredaran darah kecil. Secara ringkas, kedua jenis peredaran darah tersebut dapat
dijelaskan sebagai berikut. Pada peredaran darah besar, darah dipompa dari jantung
ke seluruh tubuh (kecuali paru-paru) kemudian kembali lagi ke jantung. Pada
peredaran darah kecil, darah dipompa dari jantung ke paru-paru kemudian kembali
lagi ke jantung. Atria (jamak atrium) mengumpulkan darah dan mengisikannya ke
ventrikel.

Materi pengayaan
Mempelajari lebih lanjut tentang cara menjaga kesehatan organ peredaran darah
dikaitkan dengan makanan yang dikonsumsi

E. Metode Pembelajaran
a. Pendekatan : Scientific
b. Model pembelajaran : Project Based Learning (PjBL)
c. Metode : Diskusi, presentasi, Tanya jawab

F. Media Pembelajaran
Media yang digunakan adalah:
1. Video / gambar / produk peredaran darah pada manusia
2. LCD proyektor.

Alat, dan bahan yang digunakan adalah :


ALAT :

1. GUNTING
2. LEM
3. CUTTER (PISAU)
4. PAKU KECIL
5. ALAT TULIS (PENSIL, SPIDOL)
6. KUAS

BAHAN :
15
1. GABUS (STEROFORM)
2. LAMPU KELAP KELIP (LED)
3. CAT SEMPROT
4. KERTAS / KARTON
5. SELANG TRANSPARAN
6. TRIPLEK
7. BAMBU
8. KAWAT KECIL

G. Sumber belajar
1. Buku paket IPA kelas VIII K13 SMP. Tahun 2017
2. Paket unit pembelajaran 2 Sistem Peredaran darah manusia
3. Internet (google.com)
4. Buku penunjang materi lainnya.

H. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran

Pertemuan Ke 1
TAHAP ALOKASI
KEGIATAN PEMBELAJARAN
PEMBELAJARAN WAKTU

A. Kegiatan Pendahuluan

Pendahuluan  Melakukan pembukaan dengan salam


(persiapan/orientasi) pembuka, memanjatkan syukur kepada 5 menit
Tuhan YME dan berdoa untuk memulai
pembelajaran
 Memeriksa kehadiran peserta didik sebagai
sikap disiplin
 Menyiapkan fisik dan psikis peserta didik
dalam mengawali kegiatan pembelajaran.
Apersepsi  Mengaitkan materi/tema/kegiatan 5 menit
pembelajaran yang akan dilakukan dengan
pengalaman peserta didik dengan
materi/tema/kegiatan sebelumnya dengan
menampilkan gambar/ video organ jantung
manusia dan bertanya dengan siswa.
 Guru menanyakan apakah siswa sudah
membawa alat dan bahan yang ditugaskan
pertemuan sebelumnya.

Motivasi  Memberikan gambaran tentang manfaat 5 menit


mempelajari pelajaran yang akan dipelajari
dalam kehidupan sehari-hari.
 Menyampaikan tujuan pembelajaran pada
pertemuan yang berlangsung.

B. Kegiatan Inti

16
Sintak Model 10 menit
Pembelajaran 1
1. Peserta didik dibagi menjadi beberapa
kelompok
A. Reflection Fase 1 2. Guru memberikan pertanyaan menantang
(10 menit) yaitu meminta peserta didik menyebutkan organ
organ pada system peredaran darah manusia
3. Peserta didik merespon pertanyaan dari guru
tentang apakah yang menyebabkan terjadinya
penyakit jantung koroner?
4. Guru menyampaikan tentang
kegiatan proyek yang akan dilakukan peserta
didik yaitu melakukan percobaan tentang
mekanisme peredaran darah manusia
5. Peserta didik menerima LKPD (Lembar Kerja
Peserta didik)

Sintak Model 90 menit


6. Peserta didik mencari sumber sumber yang
Pembelajaran 2
relevan dengan materi mekanisme peredaran
darah manusia
B. Research Fase 2
7. Guru membimbing Peserta didik untuk
(50 menit)
menentukan dan merancang percobaan untuk
melihat mekanisme peredaran darah besar dan
kecil
8. Guru membimbing Peserta didik untuk
menyebutkan dampak dari tersumbatnya saluran
peredaran darah pada manusia.
Sintak Model 9. Peserta didik mendiskusikan Proyek yang
Pembelajaran 3 akan dibuat
10. Peserta didik menuliskan ide/rencana dari
setiap anggota untuk alternatif berbagai
C. Discovery
rancangan proyek mekanisme peredaran darah
besar dan kecil
11. Peserta didik menentukan rancangan tugas
proyek mekanisme peredaran darah besar dan
kecil

Sintak Model 12. Peserta didik membuat rancangan tugas


Pembelajaran 4 Proyek mekanisme peredaran darah besar dan
kecil
D. Application

17
Sintak Model 14. Peserta didik mempresentasikan hasil karya
Pembelajaran 5 kepada teman-temannya
15. Peserta didik meminta dan menerima saran
masukan dari teman-temannya
E. Communication
16. Peserta didik memperbaiki karya
berdasarkan masukan dari teman-temannya

C. Kegiatan Penutup (15 menit)

 Membuat resume (CREATIVITY) dengan bimbingan guru tentang point-point


penting yang muncul dalam kegiatan pembelajaran tentang materi mekanisme
peredaran darah manusia
 Memberikan penghargaan kepada kelompok yang memiliki kinerja dan kerjasama
yang baik.
 Membagikan kuis kepada siswa.
 Mengagendakan materi atau tugas projek/produk/portofolio/unjuk kerja yang harus
mempelajari pada pertemuan berikutnya di luar jam sekolah atau dirumah.

I. Penilaian

a. Penilaian Sikap : Observasi/pengamatan/Jurnal

b. Penilaian Pengetahuan : Tes Tertulis/Lisan/Penugasan*)

c. Penilaian Keterampilan : Praktik/Produk/Portofolio/Projek*)

2. Bentuk Penilaian:

a. Observasi : lembar pengamatan aktivitas peserta didik

b. Tes tertulis : uraian dan lembar kerja

c. Unjuk kerja : lembar penilaian presentasi

d. Portofolio : penilaian laporan

b. Pembelajaran Remedial dan Pengayaan

18
a. Remedial
Bagi peserta didik yang belum memenuhi kriteria ketuntasan minimal
(KKM), maka guru bisa memberikan soal tambahan sebagai remedial bagi
IPK yang belum tuntas.
b. Pengayaan
Guru memberikan nasihat agar tetap rendah hati, karena telah mencapai
KKM (Kriteria Ketuntasan Minimal). Guru memberikan soal pengayaan
sebagai berikut :
1) Membaca buku-buku tentang materi yang relevan.
2) Mencari informasi secara online tentang sistem peredaran darah
manusia.
3) Membaca surat kabar, majalah, serta berita online tentang materi
yang berkaitan

Tebing, Oktober 2019


Mengetahui,
Kepala SD-SMPN 4 Satap Tebing Guru IPA

Dra. Hj. Darmi Aryana Rini Widiastuti, S.Pd


Nip. 19671203 199512 2 003 Nip. 19860528 200904 2 004

J. Bahan Ajar
Mati Muda karena Serangan Jantung

Serangan jantung kerap menjadi penyebab kematian mendadak, bahkan pada


orang yang masih tergolong muda. Beberapa waktu terakhir, sering kita mendengar
kabar duka atas meninggalnya beberapa artis muda secara mendadak yang diduga
disebabkan oleh serangan jantung. Berikut beberapa artis yang meninggal akibat
serangan jantung :
1. Mike Mohede, 32 tahun, meninggal setelah bermain Play Station (PS)
bersama temannya di rumah
2. Hendrik Ceper, 37 tahun, meninggal setelah sempat mengalami koma
3. Ade Namnung, 34 tahun, meninggal karena serangan jantung dan stroke
4. Irene Justine, 22 tahun, meninggal setelah tiba-tiba jatuh pingsan saat
menjadi peserta kuis di acara TV
6. Adjie Masaid, 43 tahun, meninggal usai bermain bola

Berdasarkan estimasi Kementerian Kesehatan tahun 2013, sebanyak 39%


penderita jantung di Indonesia berusia 44 tahun ke bawah. Menariknya, 22%
diantaranya berumur 15 – 35 tahun yang merupakan masa fisik produktif

Mayoritas penderita penyakit jantung koroner disebabkan aliran darah ke


jantungnya terhambat oleh lemak. Penimbunan lemak di dalam arteri jantung ini

19
dikenal dengan istilah aterosklerosis dan merupakan penyebab utama penyakit
jantung koroner.
Selain dapat mengurangi suplai darah ke jantung, aterosklerosis juga dapat
menyebabkan terbentuknya trombosis atau penggumpalan darah. Jika ini terjadi,
aliran darah ke jantung terblokir sepenuhnya dan serangan jantung pun terjadi.
Faktor pemicu aterosklerosis meliputi kolesterol yang tinggi, merokok, diabetes,
serta tekanan darah tinggi.

Lampiran 3.

Lampiran sikap : berupa jurnal , observasi


a. Sikap
- Penilaian Observasi
Penilaian observasi berdasarkan pengamatan sikap dan perilaku peserta
didik sehari-hari, baik terkait dalam proses pembelajaran maupun secara
umum. Pengamatan langsung dilakukan oleh guru. Berikut contoh
instrumen penilaian sikap
Aspek Perilaku yang
N Jumla Skor Kode
Nama Siswa Dinilai
o h Skor Sikap Nilai
BS JJ TJ DS

1 … 75 75 50 75 275 68,75 C

2 … ... ... ... ... ... ... ...

Keterangan :
• BS : Bekerja Sama
• JJ : Jujur
• TJ : Tanggung Jawab
• DS : Disiplin
20
Catatan :
1. Aspek perilaku dinilai dengan kriteria:
100 = Sangat Baik
75 = Baik
50 = Cukup
25 = Kurang
2. Skor maksimal = jumlah sikap yang dinilai dikalikan jumlah kriteria =
100 x 4 = 400
3. Skor sikap = jumlah skor dibagi jumlah sikap yang dinilai = 275 : 4 =
68,75
4. Kode nilai / predikat :
75,01 – 100,00 = Sangat Baik (SB)
50,01 – 75,00 = Baik (B)
25,01 – 50,00 = Cukup (C)
00,00 – 25,00 = Kurang (K)

Lampiran pengetahuan : tes esai


1. FORMAT KISI-KISI PENULISAN SOAL

Jenis sekolah : SMP


Jumlah soal : 2 soal
Mata pelajaran : IPA
Bentuk soal/tes : essai
Penyusun : RINI WIDIASTUTI, S.Pd
Alokasi waktu :3 x 40 menit

Materi Indikator Soal Nomor


Kompetensi Bentuk
No. IPK Level
Dasar Soal
Pokok Soal

1 2 3 4 5 6 7

1. 3.7 3.7.4 Sistem Disajikan C4 Essai 1


gambar, Siswa
Menganalis Menjelaska peredaran
dapat
is sistem n darah menjelaskan
mekanisme
peredaran mekanisme manusia
peredaran darah
darah pada peredaran besar pada
manusia
manusia darah pada

21
dan manusia.
memahami
gangguan
pada sistem
peredaran
darah, serta
upaya
menjaga
kesehatan
sistem
peredaran
darah

2. 3.7.5 Sistem Melalui gambar C3 Essai 2


Menentuka peredaran siswa dapat
n fungsi darah menentukan
organ organ manusia fungsi organ
sistem sistem peredaran
peredaran darah manusia
darah pada
mekanisme
peredaran
darah pada
manusia.

Kisi-Kisi Penulisan Soal

1. KARTU SOAL

22
KARTU SOAL NOMOR 2
(URAIAN)

Mata Pelajaran : IPA


Kelas/Semester : VIII/ 1

Kompetensi Dasar 3.7 Menganalisis sistem peredaran darah pada manusia dan
memahami gangguan pada sistem peredaran darah, serta
upaya menjaga kesehatan sistem peredaran darah
Materi System peredaran darah manusia

Indikator Soal 1. Disajikan gambar, Siswa dapat menjelaskan mekanisme


peredaran darah besar pada manusia
2. Melalui gambar siswa dapat menentukan fungsi organ
sistem peredaran darah manusia

Level Kognitif C3 dan C4

Soal

1.

2. Perhatikan gambar berikut isilah tabel dibawah ini.

23

No. Nama organ Fungsi


4.
7.
8.

LK-4c KARTU SOAL URAIAN


Kunci Pedoman Penskoran

NO
URAIAN JAWABAN/KATA KUNCI SKOR
SOAL
1. Pada peredaran darah besar, darah dipompa dari jantung ke 50
seluruh tubuh (kecuali paru-paru) kemudian kembali lagi ke
jantung.
2. No. Nama organ Fungsi
4. Atrium kanan penampungan jumlah darah yang
tergolong rendah oksigen dari
seluruh jaringan tubuh.

6. Atrium kiri wadah untuk darah yang berasal dari


paru-paru dan pompa untuk
memberikan darah ke bagian lain
dari jantung
7. Serambi kanan untuk menerima darah kotor dari
tubuh yang dibawa oleh pembuluh
darah.
8. Serambi kiri untuk menerima darah bersih dari
paru-paru

Lampiran
Penilaian keterampilan

Lembar penilaian proyek


No. Kerangka Skor (1-5) keterangan
1 2 3 4 5
1. Perencanaan - Nama proyek yang akan
proyek dikerjakan bersama

24
kelompok
- Mengajukan
permasalahan
2. Tujuan - Tema proyek
- Menentukan sumber
informasi yang
menunjang proyek

3. Solusi - Pengumpulan sumber


informasi
- Seberapa banyak bahan
yang akan digunakan
- Seberapa besar biaya
yang akan digunakan
4. Waktu Manajemen waktu untuk
menyelesaikan proyek
5. Cara kerja Pembuatan produk

Nilai akhir = skor yang diperoleh x 100%


Skor maksimal

Rubrik penilaian proyek

Nama kelompok :
Kelas :

Komponen Isi rancangan skor


1 2 3 4
Permasalaha Mengajukan Permasalaha Permasalaha Permasalaha Permasalah
n permasalahan n tidak n relevan n relevan an relevan
relevan tapi tidak tapi tidak tapi
original menunjukka menunjukk
n inovasi an inovasi

Solusi Mengumpulka Menyebutka Menyebutka Menyebutka Menyebutk


n solusi n solusi tapi n solusi tapi n solusi an solusi
alternatif kurang tepat sudah dengan dengan
menyebutka benar dan benar dan
n ide yang menyebutka menunjukk
sudah ada n kombinasi an produk
ide yang yang baru
sudah ada
Tujuan Menyebutkan Tujuan tidak Tujuan Tujuan Tujuan
tujuan sesuai sesuai sesuai sesuai
permasalaha dengan dengan dengan
n solusi yang solusi yang solusi yang
ditawarkan ditawarkan ditawarkan
Cara kerja Menyusun Menuliskan Menuliskan Menuliskan Menuliska
25
cara kerja cara kerja cara kerja langkah n cara kerja
kegiatan tapi tidak dengan kerja dengan
sistematik sistematik dengan jelas sistematik
tapi kurang dan jelas
jelas
waktu Lebih dari Pas dengan
Lebih cepat Selesai
jadwal yang
sedikit dari jadwal yang
dengan
dibuat dibuat
jadwal yang waktu yang
dibuat tercepat
BERITA ACARA PELAKSANAAN SEMINAR LAPORAN BEST PRACTISE

Pada hari ini : Minggu,


Tanggal : 3 November 2019
Pukul : 08.00WIB s.d Selesai
Bertempat di ruang : Pertemuan SMP Negeri 2 Binaan Tebing
Pada Sekolah : SMP 2 Binaan Tebing
Dengan alamat : Jln. Raya Cincin Sei Bati

Telah diselenggarakan acara Seminar Laporan Best Practise:


Dengan Judul : MODEL PROJECT BASED LEARNING (PjBL) UNTUK
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PADA MATERI
SISTEM PEREDARAN DARAH DI KELAS VIII SD-SMPN
4 SATAP TEBING

Hasil Karya : Rini Widiastuti, S.Pd


NIP : 19860528 200904 2 004
Jabatan : Guru
Pangkat/Golongan : Penata / III C
Tempat Tugas : SD-SMPN 4 SATAP TEBING
Alamat Rumah : Jln. Pongkar Kec. Tebing
Nomor Telphon/ HP : 085271555201
e - mail : rinidzrf@gmail.com

Pada Acara Seminar tersebut :


Sebagai Penyaji : Rini Widiastuti, S.Pd
Sebagai Moderator : Minarni, S.Pd
Sebagai Notulen : Rahayu Soraya, S.Pd
Susunan Acara Seminar :
26
(a) Pembukaan, (b) Sambutan Kepala Sekolah dan / atau Pengawas Sekolah, (c)
Pemaparan Singkat Laporan Hasil Penelitian Oleh Penyaji/ Penulis Laporan, (d)
Tanggapan, pertanyaan, kritik/ saran, masukan dari Peserta Seminar dan Tanggapan dari
Penyaji, (e) Penutup.
Jumlah Peserta yang Hadir : 12 Orang (Daftar Hadir Terlampir)

Adapun Notulen Jalannya Acara Seminar, Print Out Bahan Tayang Paparan Penyaji
serta Foto Kegiatan Seminar sebagaimana terlampir dalam Berita Acara ini.

Demikian Berita Acara ini dibuat dengan sebenarnya, untuk dapat dipergunakan
sebagaimana mestinya.
Tebing, 3 November 2019
Mengetahui
Pengawas Sekolah Ketua Panitia Seminar

Masaju Heningsari, S.Pd Muchammad Fahried, ST


NIP. 19720211 200003 2 005 NIP. 19761222 200701 1 010

27
DAFTAR HADIR PESERTA
SEMINAR BEST PRACTICE
Hari/Tanggal : Minggu, 3 November 2019
Kelas : 210002.2502.4397.A
Mata Pelajaran : IPA
Kegiatan : In-5
Judul Best Practice :
NO NAMA UNIT KERJA TANDA TANGAN
1. NELLA SURIANI SMP SWASTA AL – HIMMAH
2. DELIANA KARTIKA
WULANDARI SMP NEGERI 2 TEBING

3. TAUFIK DARMAWAN SMP NEGERI 2 TEBING


4. KAMAL SMP NEGERI 1 MERAL BARAT
5. SUVERNI SMP NEGERI 2 MERAL BARAT

6. ROZITA SMP NEGERI 3 TEBING

7. ADI SAPUTRA SMP SWASTA IMANUEL TEBING

8. EMA KURNIAWAN SMP NEGERI 2 MERAL BARAT

9. MINARNI SMP NEGERI 2 KARIMUN

10. RAHAYU SORAYA SMPIT CENDEKIA

11. AMINI SETYANINGSIH SMP NEGERI 3 TEBING


Penulis Best Practice,

RINI WIDIASTUTI, S.Pd


NIP. 19860528 200904 2004

NOTULEN JALANNYA ACARA SEMINAR


LAPORAN BEST PRACTISE

28
Dengan Judul : MODEL PROJECT BASED LEARNING (PjBL) UNTUK
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PADA MATERI
SISTEM PEREDARAN DARAH DI KELAS VIII SD-SMPN 4
SATAP TEBING

Hasil Karya : Rini Widiastuti, S.Pd


NIP : 19860528 200904 2 004
Jabatan : Guru
Pangkat/Golongan : Penata / III C
Tempat Tugas : SD-SMPN 4 SATAP TEBING
Pada hari/Tanggal : Minggu, 3 November 2019
Pukul : 08.00 WIB s.d selesai
Bertempat di ruang : Pertemuan SMP Negeri 2 Binaan Tebing
Pada Sekolah : SMP Negeri 2 Binaan Tebing

Jalannya Acara Seminar:


1. Pembukaan: Oleh Moderator dengan baca Basmallah/ do’a
2. Sambutan Kepala Sekolah
3. Sambutan Pengawas:
4. Paparan Singkat Hasil Penelitian oleh Penyaji/ Penulis Laporan (Bahan Paparan
Terlampir)
5. Tanggapan, pertanyaan, kritik/ saran, masukan dari Peserta Seminar dan Tanggapan
dari Penyaji,
Adapun pertanyaan, kritik/ saran, masukan dari Peserta Seminar terhadap Laporan Hasil
Penelitian dari Peserta Seminar dan Tanggapan dari Penyaji adalah sebagai berikut:

Isi pertanyaan, kritik/


No Nama Asal Instansi saran dan/ atau Tanggapan Penyaji
masukan
1. Deliana Wulandari SMPN 2Apa yang inginYang ditingkatkan
TEBING ditingkatkan dalamadalah hasil belajar
BINAAN penelitian ibuk? siswa

2. Kamal SMPN 1Dalam Siswa diberikan


MERAL membuat/mengerjakan fasilitasi untuk
BARAT proyek apakah siswapengerjaan proyek
29
Isi pertanyaan, kritik/
No Nama Asal Instansi saran dan/ atau Tanggapan Penyaji
masukan
diberikan bimbingan dioleh guru baik di kelas
kelas atau di luarmaupun selama di luar
sekolah ? kelas, namun
pengerjaan proyek
dilakukan dalam
pembelajaran
3.

6. Penutup: Oleh Moderator, dengan membaca Hamdallah/ do’a.


Tebing, 3 November 2019
Mengetahui
Pengawas Sekolah Ketua Panitia Seminar

Masaju Heningsari, S.Pd Muchammad Fahried, ST


NIP. 19720211 200003 2 005 NIP. 19761222 200701 1 010

BAHAN TAYANG PAPARAN PENYAJI PADA ACARA


SEMINAR LAPORAN BEST PRACTISE

Dengan Judul : MODEL PROJECT BASED LEARNING (PjBL) UNTUK


MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PADA MATERI
SISTEM PEREDARAN DARAH DI KELAS VIII SD-
SMPN 4 SATAP TEBING

30
Hasil Karya : Rini Widiastuti, S.Pd
NIP : 19860528 200904 2 004
Jabatan : Guru
Pangkat/Golongan : Penata / III C
Tempat Tugas : SD-SMPN 4 SATAP TEBING
Pada hari/Tanggal : Minggu, 3 November 2019
Pukul : 08.00 wib s.d selesai
Bertempat di ruang : Pertemuan SMP Negeri 2 Binaan tebing
Pada Sekolah : SMP Negeri 2 Binaan Tebing

JUDUL LAPORAN DAN IDENTITAS BAB I


PENYAJI

BAB II BAB II
LANJUTAN

31
BAB III BAB IV

BAB V BAB V
LANJUTAN

Tebing, 3 November 2019


Mengetahui
Pengawas Sekolah Ketua Panitia Seminar

Masaju Heningsari, S.Pd Muchammad Fahried, ST


NIP. 19720211 200003 2 005 NIP. 19761222 200701 1 010

32
FOTO KEGIATAN PADA ACARA SEMINAR
LAPORAN BEST PRACTISE

Dengan Judul : MODEL PROJECT BASED LEARNING (PjBL)


UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PADA
MATERI SISTEM PEREDARAN DARAH DI KELAS VIII
SD-SMPN 4 SATAP TEBING

Hasil Karya : Rini Widiastuti, S.Pd


NIP : 19860528 200904 2 004
Jabatan : Guru
Pangkat/Golongan : Penata / III C

33
Tempat Tugas : SD-SMPN 4 SATAP TEBING
Pada hari/Tanggal : Minggu, 3 November 2019
Pukul : 08.00 wib s.d selesai
Bertempat di ruang : Pertemuan SMP Negeri 2 Binaan tebing
Pada Sekolah : SMP Negeri 2 Binaan Tebing

FOTO ACARA SEMINAR FOTO MODERATOR SAAT


MEMBUKA ACARA

FOTO PAPARAN PENYAJI FOTO PESERTA YANG


MENGAJUKAN PERTANYAAN,
KRITIK/ SARAN

34
FOTO PESERTA YANG HADIR

FOTO PESERTA YANG HADIR

Tebing, 3 November 2019


Mengetahui
Pengawas Sekolah Ketua Panitia Seminar

Masaju Heningsari, S.Pd Muchammad Fahried, ST


NIP. 19720211 200003 2 005 NIP. 19761222 200701 1 010

SURAT PERNYATAAN MELAKUKAN KEGIATAN

( SPMK )

Pada Hari ini Minggu tanggal 3 bulan November Tahun 2019 telah diselenggarakan
kegiatan seminar laporan hasil best practice :

Hasil Karya : RINI WIDIASTUTI, S.Pd

NIP : 19860528 200904 2 004

Pangkat/Golongan : Penata / III c

Jabatan : Guru

Instansi : SD-SMPN 4 SATAP TEBING


35
Tempat Penelitian : SD-SMPN 4 SATAP TEBING

Judul Penelitian : MODEL PROJECT BASED LEARNING (PjBL)


UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR
PADA MATERI SISTEM PEREDARAN
DARAH DI KELAS VIII SD-SMPN 4 SATAP
TEBING

Jumlah Peserta : 11 Orang

Demikian pernyataan ini dibuat dengan sebenarnya, untuk dapat dipergunakan


sebagaimana mestinya.

Tebing, 3 November 2019


Mengetahui
Pengawas Sekolah Penulis

Masaju Heningsari, S.Pd Rini Widiastuti, S.Pd


NIP. 19720211 200003 2 005 NIP. 19860528 200904 2004
R-9 Rubrik Laporan Best Practise
Rubrik ini digunakan fasilitator untuk menilai hasil refleksi dari peserta.

A. Langkah-langkah penilaian hasil kajian:

1. Cermati tugas yang diberikan kepada peserta pembekalan pada LK-9!


2. Berikan nilai pada hasil kajian berdasarkan penilaian anda terhadap hasil kerja
peserta sesuai rubrik berikut!

B. Kegiatan Praktik

1. Memuat Lembar Judul


2. Memuat Halaman Pengesahan yang ditanda tangani Kepala Sekolah
3. Memuat Biodata Penulis dengan lengkap
4. Memuat Kata Pengantar, Daftar Isi dan Daftar Lampiran
5. Menguraikan Latar Belakang Masalah dari kesenjangan harapan dengan kenyataan
yang ada dengan jelas
36
6. Menguraikan jenis dan manfaat kegiatan dengan jelas
7. Memuat tujuan dan sasaran, Bahan/Materi Kegiatan, Metode/Cara Melaksanakan
Kegiatan, Alat/Instrumen, Waktu dan Tenpat Kegiatan dengan jelas
8. Menguraikan hasil kegiatan dengan penjelasan hasil yang diperoleh, masalah yang
dihadapi dan cara mengatasi masalah tersebut dengan jelas
9. Memuat simpulan dan rekomendasi yang relevan
10. Memuat daftar pustaka sesuai materi yang dituangkan
11. Memuat lampiran yang dilengkapi dokumentasi, instrumen dan hasil pembelajaran
Rubrik Penilaian:
Nilai Rubrik

90  nilai  100 Sebelas aspek sesuai dengan kriteria

80  nilai  90 Sembilan aspek sesuai dengan kriteria, dua aspek kurang


sesuai

70  nilai  80 Tujuh sesuai dengan kriteria, empat aspek kurang sesuai

60  nilai  70 Lima sesuai dengan kriteria, enam aspek kurang sesuai

<60 Empat aspek sesuai dengan kriteria, tujuh aspek kurang sesuai

37
38