Anda di halaman 1dari 6

BAB III

MONOGRAFI

3.1 Iodium
Nama resmi : IODIUM
Nama lain : Iodium
BM : 126,921
RM : I2
Pemerian : Keping atau butir, berat, mengkilat, seperti logam;hitam kelabu;bau khas
Kelarutan : Larut dalam 3500 bagian air, 13 bagian etanol, 80 bagian gliserol p. dan
4 bagian karbon disulfide.
Kegunaan : Sebagai larutan sekunder
Penyimpanan : Dalam wadah tertutup

3.2 Arsen trioksida


Nama resmi : ARSEN TRIOKSIDA
Nama lain : Arsen trioksida
BM : 197,841
RM : As2O3
Pemerian : Serbuk; putih; berat
Kelarutan :.Sangat perlahan-lahan larut dalam 60 bagian air ; lebih mudah larut dalam
air dengan penambahana sam klorida P atau dalam larutan alkali atau
alkali karbonat
Kegunaan : Sebagai larutan primer
Penyimpanan : Dalam wadah tertutup
3.3 Natrium Hidroksida
Nama resmi : NATRII HYDROXYDUM
Nama lain : Natrium hidroksida
BM : NaOH
Pemerian : mudah larut dalam air dan etanol
Kelarutan : Bentuk batang, butiran, massa hablur atau keeping, keras, rapuh dan
menunjukkan susunan hablur, putih mudah meleleh, sangat alkalis dan
korosif.
Kegunaan : sebagai pelarut
Penyimpanan : Dalam wadah tertutup baik
3.4 Asam klorida
Nama resmi : ACIDUM HYDROCHLORIDUM
Nama lain : Asam klorida
BM : 36,46
RM : HCl
Pemerian : cairan tidak berwarna; berasap; bau merangsang. Jika diencerkan dengan
2 bagian air, asap dan bau hilang
Kelarutan : dalam air tercampur penuh
Kegunaan : sebagai pelarut
Penyimpanan : Dalam wadah tertutup

3.5 Natrium bikarbonat


Nama resmi : NATRII SUBCARBONAS
Nama lain : Natrium bikarbonat / Natrium subkarbonat
BM : 84,01
RM : NaHCO3
Pemerian : Serbuk putih atau hablur monoklin kecil, buram; tidak berbau; rasa asin
Kelarutan : Larut dalam 11bagian air; praktis tidak larut dalam etanol (95%) P
Kegunaan : Sebagai zat tambahan
Penyimpanan : Dalam wadah tertutup baik

3.6 Asam sulfat


Nama resmi : ACIDUM SULFURICUM
Nama lain : Asam sulfat
BM : 98,07
RM : H2SO4
Pemerian : Cairan kental seperti minyak, kotosif, tida berwarna
Kelarutan : Jika ditambahkan kedalam air menimbulkan panas
Kegunaan : Sebagai zat tambahan
Penyimpanan : Dalam wadah tertutup rapat

3.7 Aquadest
Nama resmi : AQUA DESTILLATA
Nama lain : Air suling
BM : 18,02
RM : H2 O
Pemerian : Cairan jernih; tidak berwarna; tidak berbau;tidak mempunyai rasa
Kelarutan : Larut dalam etanol gliser
Kegunaan : Sebagai pelarut
Penyimpanan : Dalam wadah tertutup rapat

3.8 Vitamin C
Nama resmi : ACIDUM ASCORBICUM
Nama lain : Asam Askorbat
BM : 176,13
RM : C6H806
Pemerian : Serbuk atau Hablur; putih atau agak kuning; tidak berbau; rasa asam. Oleh
pengaruh cahaya lambat laun menjadi gelap. Dalam keadaan kering,
mantap di udara, dalam larutan cepat teroksidasi.
Kelarutan : Mudah larut dalam air; agak sukar larut dalam etanol (95%) P; praktis
tidak larut dalam kloroform P, dalam eter P dan dalam benzene P
Kegunaan : Sebagai sampel zat uji
Penyimpanan : Dalam wadah tertutup, terlindung dari cahaya.
BAB IV
REAKSI KIMIA

4.1 Reaksi Kimia Pembakuan I2 dengan As2O3

4.2 Reaksi Kimia Vitamin C dengan I2


BAB V
PROSEDUR PERCOBAAN
5.1 Pembakuan Larutan I2 0,1 N

60,0 mg As2O3

Dilarutkan dalam NaOh 4N  bila perlu dengan pemanasan


Didinginkan
Ditambahkan 25 ml air ebbas CO2
Netralkan dengan HCl 4N
Ditambahkan 2 gram NaHCO3
Ditambkan 5 ml indicator kanji P
Dititrasi dengan larutan Iodium 0,1 N

Larutan berwarna biru

5.2 Penetapan Kemurnian Vitamin C secara Titrasi Konvensional

70 mg Vitamin C

Dilarutkan dengan 25 ml air bebas CO2


Ditambahkan 7 ml asam sulfat 2 N
Ditambahkan 3 ml indikator kanji
Dititrasi dengan Larutan iodium 0,1 N
Hitung % kemurnian Vitamin C

Hasil
5.3 Penetapan Kemurnian Vitamin C dengan Titrasi Potensiometri

70 mg Vitamin C

Dilarutkan dengan 50ml air bebas CO2


Ditambahkan 7 ml asam sulfat 2 N
Dititrasi dengan 0,2 ml larutan Iodium 0,1 N
Diukur potensial sel (E)
Dicatat, titrasi dilanjutkan hingga diketahui lonjakan potensial sel (E)
Hasil

Anda mungkin juga menyukai