Anda di halaman 1dari 1

URAT TENTANG INDONESIA

Karya : Fitria Emawati

Angin menampar daun jendela


Membawa surat lama
Yang tersusun rapi melingkar di atas kepala
Merupakan cerita tentang Indonesia
Memang belum usai kubaca

Sore ini, di kedai tua aku kembali membacanya


Di atas kursi kayu dan meja besi
Ruangnya masih lengang

Hanya ada dua orang


Di sudut dinding sebelah kanan
Berambut keriting dan berkulit hitam

Aku bagai hidup dalam detak jantung kalimat-kalimatnya


Di bilik kota setiap pagi
Orang-orang berkemeja rapi dan berdasi
Sedangkan di desa orang-orang menjinjing matahari
Dengan bertelanjang kaki

Ada juga lukisan menggurat erat pada lembarnya


Adalah wajah amis sehabis disentuh nafas lautan
Gadis-gadis menari dengan piring-piring, kipas, dan tombak
Ketika menjelang petang
Namun aku tiba-tiba menggigil dan bergetar

Setelah angin rebah dibahu diam-diam


Jaket hitam kurapatkan
Lalu berjalan menuju trotoar

Dari selatan berdenting lonceng gereja


Dan asap dupa menguar di pura
Sedangkan di seberang jalan ada lelaki berpeci
Menuntun anak kecil berkepang dua menuju vihara
Dengan lilin-lilin menyala di matanya

Kata-kata surat itu masih mengendap


Dalam kepalaku, aku berharap
Tak ada abjad yang tanggal

Tak ada ratap kebencian berjatuhan


Indonesia adalah perahu yang berlayar
Menuju dermaga teduh, di hatimu