Anda di halaman 1dari 4

PERAWATAN LEMARI ES VAKSIN

SOP No. Dokumen : 440/SOP.140/B.I/II/2018


No. Revisi : 00
Tanggal Terbit : 01-02-2018
Halaman :

PUSKESMAS Iin Solikin, SKM


BANJAR 1 Nip. 196812301989031007

1. Pengertian Lemari es atau peralatan rantai dingin adalah peralatan yang digunakan dalam
pengelolaan vaksin sesuai dengan prosedur untuk menjaga vaksin pada suhu yang
telah ditetapkan.

2. Tujuan Sebagai Acuan penerapan langkah-langkah untuk melaksanakan Perawatan


Lemari Es.

3. Kebijakan SK Kepala Puskesmas Banjar I Nomor : 440/059/PKM.BJR 1/2018. tentang


pengelolaan dan pelaksanaan UKM.
4. Referensi Permenkes RI No. 42 Tahun 2013 tentang Penyelenggaraan Imunisasi.
Modul Penyelanggaraan Imunisasi Kemenkes RI tahun 2012

5. Prosedur a. Prosedur Harian :


1) Memantau suhu dengan melihat termometer atau alat pemantau suhu digital
setiap hari pada pagi dan sore.
2) Periksa apakah terjadi bunga es dan periksa ketebalan bunga es. Apabila
bunga es lebih dari 0,5 cm lakukan defrosting ( pencairan bunga es).
3) Lakukan pencatatan langsung pada kartu pencatatn suhu setelah selesai
pengecekan suhu dan defrosting.
b. Prosedur Mingguan :
1) Memeriksa steker jangan sampai kendor, bila kendor kencangkan baut
dengan obeng.
2) Perhatikan adanya tanda-tanda steker hangus dengan melihat perubahan
warna pada steker, jika itu terjadi gantilah steker dengan yang baru.
3) Sebelum membersihkan badan lemari es, cabut steker terlebih dahulu agar
tidak terjadi konsleting/arus pendek.
4) Bersihkan seluruh badan lemari es dengan menggunakan lap basah, kuas
yang lembut/spon busa dan sabun.
5) Pergunakan lap kering untuk mengeringkan badan lemari es.
6) Ketika membersihkan badan lemari es, jangan membuka pintu lemari es
untuk menjaga suhu tetap 2 s/d 8 oC.
7) Setelah selesai melakukan hal tersebut diatas colokkan kembali steker.
8) Lakukan pencatatan pada kartu pemeliharaan lemari es sebagai kegiatan
pemeliharaan mingguan.
c. Prosedur Bulanan :
1) Sehari sebelum pemeliharaan bulanan, lakukan penghitungan vaksin yang
akan dipindahkan dan kondisikan cool pack (kotak dingin cair), vaksin carrier
atau cold box sesuai dengan kebutuhan.
2) Pindahkan vaksin kedalam vaksin carrier atau cold box yang telah berisi cool
pack (kotak dingin cair).
3) Sebelum melakukan defrosting, cabut steker lemari es.
4) Lakukan pembersihan kondensor, pada model terbuka gunakan sikat yang
lembut atau dengan tekanan udara, pada model tertutup tidak perlu
dilakukan pembersihan.
5) Lakukan pembersihan karet pintu lemari es, pada model yang mudah dibuka
gunakan kain atau busa yang lembut untuk mencucinya dan pasang kembali
setelah kering, pada model tertutup pembersihan dilakukan dengan
menggunakan lap basah atau dengan tekanan udara.
6) Memeriksa kerapatan pintu menggunakan selembar kertas, bila kertas sulit
ditarik berarti karet pintu masih baik, sebaliknya bila kertas mudah ditarik
berarti karet sudah mengeras, beri bedak untuk sementara dan rencanakan
untuk diganti.
Halaman : 2/2

7) Jika ditemukan baut kendor pada engsel pintu kencangkan dengan


menggunakan obeng.
8) Setelah selesai melakukan hal tersebut diatas colokkan kembali steker.
9) Setelah suhu lemari es mencapai 2 s/d 8 oC, susun kembali vaksin.
10) Lakukan pencatatan pada kartu pemeliharaan lemari es sebagai kegiatan
pemeliharaan bulanan.
6. Bagan Alir

Perawatan harian/mingguan/bulanan

Memantau suhu (2 s/d 8⁰C)

Pindahkan vaksin ke vaksin carier

Bersihkan lemari es/periksa kerapatan pintu lemari

tunggu lemari es sampai mencapai suhu 2 s/d 8⁰C

Masukan kemabli vaksin

Catat di kartu pemeliharaan lemari es

7. Unit terkait Puskesmas


8. Dokumen Kartu pencatatan suhu
Terkait Kartu pemeliharaan lemari es
9. Rekaman Tanggal Mulai
Historis No Yang dirubah Isi Perubahan
Perubahan
Perubahan
PERAWATAN LEMARI ES VAKSIN
DAFTAR No. Dokumen : 440/SOP.144/B.I/II/2018
TILIK No. Revisi :
Tanggal Terbit : 01-02-2018
Halaman : 1/1
Iin Solikin, SKM UPTD
PEMERINTAH
Nip. 196812301989031007 PUSKESMAS
KOTA BANJAR
BANJAR I

Unit : .........................................
Nama Petugas : .........................................
Tgl. Pelaksanaan : .........................................

Tidak
No Langkah Kegiatan Ya Tidak
Berlaku

1. Prosedur Harian
a. Apakah petugas memantau suhu dengan melihat termometer
atau alat pemantau suhu digital setiap hari pada pagi dan
sore?
b. Apakah petugas memeriksa terjadi bunga es dan periksa
ketebalan bunga es. Apabila bunga es lebih dari 0,5 cm,
apakah petugas melakukan defrosting ( pencairan bunga es)?
c. Apakah petugas melakukan pencatatan langsung pada kartu
pencatatn suhu setelah selesai pengecekan suhu dan
defrosting?
2. Prosedur Mingguan
a. Apakah petugas Memeriksa steker ?
b. Apakah petugas perhatikan adanya tanda-tanda steker
hangus dengan melihat perubahan warna pada steker?
c. Sebelum membersihkan badan lemari es,apakah petugas
cabut steker terlebih dahulu agar tidak terjadi konsleting/arus
pendek?
d. Apakah petugas membersihkan seluruh badan lemari es
dengan menggunakan lap basah, kuas yang lembut/spon
busa dan sabun?
e. Apakah petugas menggunakan lap kering untuk
mengeringkan badan lemari es?
f. Ketika membersihkan badan lemari es,apakah petugas tidak
membuka pintu lemari es untuk menjaga suhu tetap 2 s/d 8
oC?
g. Apakah setelah selesai melakukan hal tersebut
diatas,petugas mencolokkan kembali steker?
h. Apakah petugas melakukan pencatatan pada kartu
pemeliharaan lemari es sebagai kegiatan pemeliharaan
mingguan?
3. Prosedur Bulanan :
a. Apakah petugas sehari sebelum pemeliharaan bulanan,
lakukan penghitungan vaksin yang akan dipindahkan dan
kondisikan cool pack (kotak dingin cair), vaksin carrier atau
cold box sesuai dengan kebutuhan?
Halaman : 4/2

b. Apakah petugas memindahkan vaksin kedalam vaksin carrier


atau cold box yang telah berisi cool pack (kotak dingin cair)?
c. Apakah petugas sebelum melakukan defrosting, cabut steker
lemari es?
d. Apakah petugas melakukan pembersihan kondensor, pada
model terbuka gunakan sikat yang lembut atau dengan
tekanan udara, pada model tertutup tidak perlu dilakukan
pembersihan?
e. Apakah petugas melakukan pembersihan karet pintu lemari
es, pada model yang mudah dibuka gunakan kain atau busa
yang lembut untuk mencucinya dan pasang kembali setelah
kering, pada model tertutup pembersihan dilakukan dengan
menggunakan lap basah atau dengan tekanan udara?
f. Apakah petugas memeriksa kerapatan pintu menggunakan
selembar kertas, bila kertas sulit ditarik berarti karet pintu
masih baik, sebaliknya bila kertas mudah ditarik berarti karet
sudah mengeras, beri bedak untuk sementara dan
rencanakan untuk diganti?
g. Jika ditemukan baut kendor pada engsel pintu, apakah
petugas mengencangkan dengan menggunakan obeng?
h. Apakah setelah selesai melakukan hal tersebut
diatas,petugas mencolokkan kembali steker?
i. Apakah setelah suhu lemari es mencapai 2 s/d 8 oC, petugas
menyusun kembali vaksin?
j. Apakah petugas melakukan pencatatan pada kartu
pemeliharaan lemari es sebagai kegiatan pemeliharaan
bulanan?

CR : .................% ( Jumlahya / Jumlah ya + tidak % )


Pelaksana/Auditor

(...............................)