Anda di halaman 1dari 15

LAPORAN PRAKTIKUM

[KODE MK]

PRAKTIKUM SISTEM DIGITAL

MODUL: 4

“ADDER DAN KOMPARATOR”

NAMA : VIGO AGMEL SADEWA

NIM : M0519081

KELOMPOK :3

HARI : RABU

TANGGAL : 16 OKTOBER 2019

WAKTU : 07.30-09.15

ASISTEN : M. NIBRAASUDDIIN ALEY ZULKARNAEN

PROGRAM STUDI INFORMATIKA

UNIVERSITAS SEBELAS MARET

2019
Modul 4
ADDER DAN KOMPARATOR
VIGO AGMEL SADEWA (M0519081) / Kelompok 3 / RABU, 16 OKTOBER 2019
Email : vigosadewa00@student.uns.ac.id
Asisten : M. NIBRAASUDDIIN ALEY ZULKARNAEN

Abstraksi— Dalam dunia sistem digital, ada suatu rangkaian penambah yang disebut dengan adder dan rangkaian
pembanding yang disebut komparator. Dalam praktikum ini, akan dilakukan pembandingan hasil dari adder dan
komparator yang dibuat secara manual dan versi IC setnya

Kata kunci- adder, komparator, carry, sum

I. PENDAHULUAN

D alam dunia elektronika, sebuah adder atau summer (penjumlah) merupakan suatu rangkaian digital yang
melakukan proses penjumlahan dari bilangan-bilangan yang ada. Dalam banyak komputer dan berbagai jenis
processor, adder tidak hanya digunakan dalam ALU (Arithmetic Logic Unit), tapi juga digunakan dalam bagian
processor lainnya, dimana digunakan untuk menghitung alamat, tabel, dan berbagai operasilainnya.Meski adder dapat
dirangkai untuk berbagai keperluan representasi bilangan, semisal BCD (Binary Coded Decimal) atau Excess3, yang
mana kebanyakan adder digunakan untuk operasi bilangan biner. Sedangkan komparator sendiri merupakan sistem
pembanding antara 2 nilai. Pembanding adalah rangkaian yang digunakan untuk membandingkan suatu besaran
masukan dengan besaran masukan lain dan menghasilkan suatu keadaan tertentu pada keluarannya. Untuk mengetahui
kebenaran rangkaian adder dan komparator, akan diuji dalam praktikum dengan menggunakan digital works beserta
set IC nya

II. DASAR TEORI


2.1 Pengertian Adder dan Komparator
Komputer dan kalkulator melakukan operasi penjumlahan atas dua bilangan biner secara berturut-turut
digit demi digit yang mana tiap-tiap bilangan biner dapat memiliki beberapa digit biner. Proses penjumlahan
dibagi menjadi dua, yaitu : Half Adder dan Full Adder. Proses penjumlahan dimulai dengan menjumlahkan
LSB dari augend (bilangan yang ditambah) dan addend (bilangan penambah). Jadi , 1 + 1 = 10 , yang berarti
bahwa sum untuk posisi ini sama dengan 0 dengan carry 1. Carry ini harus ditambahkan pada posisi berikutnya,
yaitu dijumlahkan menjadi satu dengan augend dan addend pada posisi tersebut. Jadi, pada posisi kedua, 1 + 0 +
1 = 10, sum nya sama dengan 0 dan carry 1. Carry ini ditambahkan pada posisi berikutnya bersama-sama
dengan bit-bit augend dan addend pada posisi itu, dan demikian seterusnya untuk posisi-posisi yang lainnya.
Kemudian. Gambar berikut menunjukkan penjumlahan dari dua bilangan 4-bit.

Gambar 2.1 Contoh Proses Penjumlahan Biner

Half adder adalah suatu rangkaian penjumlah sistem bilangan bineryang paling sederhana. Rangkaian ini
hanya dapat digunakan untuk operasi penjumlahan data bilangan biner sampai 1 bit saja. Rangkaian adder
mempunyai 2 masukan dan 2 keluaran yaitu summary out (Sum) dan carryout (Carry). Secara blok diagram
dapat digambar sebagai berikut :

Gambar 2.2 Blok Diagram Half Adder

Prinsipnya adalah output sum itu menyatakan hasil penjumlahan input A dan B, sedangkan carry adalah
menyatakan MSB (most significant bit atau carry bit) dari penjumlahan tersebut.Dalam menjumlahkan dua
bilangan biner, mungkin terdapat bawaan(carry) dari satu kolom ke kolom berikutnya. Rangkaian full adder
dapat digunakan untuk menjumlahkan bilangan biner yang lebih dari 1 bit. Ciri pokok dari rangkaian full adder
dibandingkan dengan half adder terletak pada jenis/jumlah masukan. Pada full adder, terdapat tambahan satu
masukan, yaitu carry_in.
Gambar 2.3 Blok Diagram Full Adder

Kemudian, pembanding (komparator) adalah rangkaian yang digunakan untuk membandingkan suatu
besaran masukan dengan besaran masukan lain dan menghasilkan suatu keadaan tertentu pada keluarannya.

III. ALAT DAN LANGKAH PERCOBAAN


1. Digital trainer set atau Digital Work.
2. IC 7400 (Nand), 7402 (Nor), 7408 (And), 7432 (Or), 7486 (Xor), 7404 (Not), 7483 (4-
bit full adder), 7485 (Comparator).

Membuka aplikasi
digital works Membuat rangkain adder
dan komparator manual
serta rangkain adder dan
komparator IC set

Menyambungkan
input dengan
switch input dan
terminal output
Menjalankan rangkaian
dengan lampu LED
digital works.
Mengamati keadaan
output terhadap keadaan
input
Membandingkan
output yang telah
dicatat sebelumnya
IV. HASIL DAN ANALISIS PERCOBAAN

1. Rangkaian Adder

a. Half Adder

Gambar 4.1 Rangkaian Adder

HALF ADDER
Bx By SUM Carry Out
0 0 0 0
0 1 1 0
1 0 1 0
1 1 0 1
Tabel Rangkaian Half Adder

Rangkaian half adder terdiri dari 2 input dengan rangkaian dengan gerbang logika :
 Sum = (A’ . B) + (A . B’) {X-OR}
 Carry = A . B {AND}

b. Full Adder

Rangkaian full adder sama dengan half adder, hanya saja inputnya ditambahkan dengan carry in,
sehingga komabinasi input berjumlah 8.
FULL ADDER
Bx By Carry In SUM Carry Out
0 0 0 0 0
0 0 1 1 0
0 1 0 1 0
0 1 1 0 1
1 0 0 1 0
1 0 1 0 1
1 1 0 0 1
1 1 1 1 1
Tabel Kebenaran Rangkaian Full Adder

Rangkaian gerbang logikanya adalah sebagai berikut :


 Sum = A’ B’ Cin + A’ B Cin’ + A B’ Cin’ + A B Cin
 Carry = A’ B Cin + A B’ Cin + A B Cin’ + A B Cin

2. Adder (IC Set)

a. Half Adder

Gambar 4.2 Rangkaian IC Set Adder


HALF ADDER (IC
Set)
Bx By SUM Carry Out
0 0 0 0
0 1 1 0
1 0 1 0
1 1 0 1

Rangkaian IC set half adder mempunyai output sum dan carry out yang sama dengan
rangkaian manual yang dibuat dengan gerbang X-OR dan AND.

B. Full Adder

FULL ADDER
(IC Set)
Bx By Carry In SUM Carry Out
0 0 0 0 0
0 0 1 1 0
0 1 0 1 0
0 1 1 0 1
1 0 0 1 0
1 0 1 0 1
1 1 0 0 1
1 1 1 1 1

Rangkaian IC set full adder mempunyai output sum dan carry out yang sama dengan
rangkaian adder manual.
3. Komparator

Gambar 4.3 Rangkaian Komparator

KOMPARATOR
Ax Ay P Q R
0 0 0 1 0
0 1 1 0 0
1 0 0 0 1
1 1 0 1 0
Tabel Rangkaian Komparator

Hasil output komparator, saat nilai input Ax sama dengan nilai input Ay, output Q akan
bernilai 1. Saat input Ax bernilai kurang dari Ay, output P akan bernilai 1. Saat input Ax bernilai
lebih dari Ay, output R akan bernilai 1.
4. Komparator (IC Set)

Gambar 4.4 Rangkaian Komparator IC Set

KOMPARATOR
(IC set)
A B A<B A=B A>B
0 0 0 1 0
0 1 1 0 0
1 0 0 0 1
1 1 0 1 0

Komparator IC set mempunyai output yang sama dengan komparator manual

.
IV.KESIMPULAN

 Half Adder

Half adder adalah suatu rangkaian penjumlah system bilangan biner yang paling sederhana.

Rangkaian ini hanya dapat digunakan untuk operasi penjumlahan data bilangan biner sampai 1 bit saja.

 Full Adder

Rangkaian full adder dapat digunakan untuk menjumlahkan bilangan biner yang lebih dari 1 bit.Ciri pokok dari Full
adder dibandingkan dengan half adder terletak pada jenis/jumlah masukan. Pada Full adder terdapat tambahan satu
masukan, yaitu Carry_in.

 Komparator

Salah satu jenis penerapan rangkaian kombinasional yang mempunyai fungsi utama membandingkan dua data
digital.

Hasil pembandingannya yaitu, sama, lebih kecil, atau lebih besar.

Dari dua data digital yang hanya terdiri dari 1 bit yang dibandingkan, kemudian dapat diperluas menjadi dua data
digital yang terdiri dari lebih dari 1 bit seperti dua bit, tiga bit, dst.

V. DAFTARPUSTAKA

[1] Komparator http://staff.uny.ac.id/sites/default/files/pendidikan/drs-sumarna-msi-meng/komparator-


penjumlah-ppt-7.pdf (diakses pada 24 Oktober 2019).
[2] Circuitstoday, Half Adder and Full Adder, http://www.circuitstoday.com/half-adder-and-full-adder (diakses
pada 24 Oktober 2019).

[3] Yuli Julaila, Praktikum Half Adder


https://www.academia.edu/33401825/Laporan_Praktikum_Half_Adder.docx
VI. LAMPIRAN

1. Half Adder

2. Full Adder
3. Half Adder (IC Set)

4. Full Adder (IC Set)


5. Komparator
6. Komporator (IC Set)

Anda mungkin juga menyukai