Anda di halaman 1dari 16
TEORI KONSTRUKTIVISTIK

TEORI

KONSTRUKTIVISTIK

OUTLINE 01 Belajar Konstruktivistik 02 Konstruktivistik Piaget 03 Konstruktivistik Lev Vygotsky 04 Aplikasi Teori

OUTLINE

01 Belajar Konstruktivistik
01 Belajar Konstruktivistik
02 Konstruktivistik Piaget
02 Konstruktivistik Piaget
03 Konstruktivistik Lev Vygotsky
03 Konstruktivistik Lev Vygotsky
04 Aplikasi Teori
04 Aplikasi Teori
Manusia-manusia masa depan seperti apa yang ingin kita hasilkan dari proses pembelajaran yang terjadi saat
Manusia-manusia masa depan seperti
apa yang ingin kita hasilkan dari
proses pembelajaran yang terjadi saat
ini?

PENGETAHUAN?

Dalam pendekatan konstruktivistik, pengetahuan adalah

sebagai suatu pembentukan yang terus

menerus oleh

seseorang yang setiap saat mengalami reorganisasi karena adanya pemahaman-pemahaman baru.

seseorang yang setiap saat mengalami reorganisasi karena adanya pemahaman-pemahaman baru. Your Text Here Contents “

Your Text Here Contents

KONSTRUKTIVISTIK

Ciri Pembelajaran Konstruktivistik

01
01

Pengetahuan: bentukan siswa yang sedang belajar.

04
04

Isi ditentukan bersama siswa

02
02

Lewat interaksi dengan bahan/ pengalaman baru

05
05

Pengetahuan: non obyektif, temporer, selalu berubah.

03
03

Terjadi secara personal/sosial. Tidak dapat ditransfer dr guru ke siswa

06
06

Belajar: pemaknaan pengeta- huan. Mengajar: menggali makna

KONSTRUKTIVISTIK

Ciri Pembelajaran Konstruktivistik

07
07

Si belajar bisa memiliki pemaha- man yang berbeda terhadap pe- ngetahuan yg dipelajari.

10
10
08
08

Mind berfungsi sebagai alat menginterpretasi sehingga mun- cul makna yg unik

11
11
09
09

Segala sesuatu bersifat temporer, berubah, dan tidak menentu. Kitayang memberi makna terhadap realitas

12
12

Si belajar dihadapkan pada ling- kungan belajar yg bebas. Kebebasan merupakan unsur yang sangat esensial

Kegagalan atau keberhasilan, kemampuan atau ketidakmampuan dilihat sbg

interpretasi yang

berbeda yang

Kebebasan perlu dihargai. dipandang sebagai penentu keberhasilan.

KONSTRUKTIVISTIK

Ciri Pembelajaran Konstruktivistik

Kontrol belajar dipegang oleh si belajarKONSTRUKTIVISTIK Ciri Pembelajaran Konstruktivistik 15 Tujuan pembelajaran menekan- kkan pada penciptaan pemaha- man yg

15
15

Tujuan pembelajaran menekan- kkan pada penciptaan pemaha- man yg menunut aktivitas kreatif-produktif dlm konteks nyataKonstruktivistik Kontrol belajar dipegang oleh si belajar 15 Strategi pembelajaran: penggunaan pengetahuan secara ber-

Strategi pembelajaran:

penggunaan pengetahuan secara ber- makna, mengikuti

pandangan belajar dalam menekankan

siswa, aktivitas konteks nyata, pada proses

BELAJAR:

Pemaknaan Pengetahuan Baru

BELAJAR: Pemaknaan Pengetahuan Baru Dorong munculnya diskusi pengetahuan yang dipelajari . Dorong munculnya berpikir

Dorong munculnya diskusi pengetahuan yang dipelajari.

Baru Dorong munculnya diskusi pengetahuan yang dipelajari . Dorong munculnya berpikir devergen, bukan hanya satu jawaban

Dorong munculnya berpikir devergen, bukan hanya satu jawaban benar.

Dorong munculnya berbagai jenis luapan pikiran/ aktivitas.

. Dorong munculnya berbagai jenis luapan pikiran/ aktivitas. Tekankan pada ketrampilan berpikir kritis Gunakan informasi

Tekankan pada ketrampilan berpikir kritis

berbagai jenis luapan pikiran/ aktivitas. Tekankan pada ketrampilan berpikir kritis Gunakan informasi pada situasi baru .

Gunakan informasi pada situasi baru.

berbagai jenis luapan pikiran/ aktivitas. Tekankan pada ketrampilan berpikir kritis Gunakan informasi pada situasi baru .

KONSTRUKTIVISTIK

Penekanan peran dalam konstruktivistik

KONSTRUKTIVISTIK Penekanan peran dalam konstruktivistik BELAJAR MEMILIKI ASPEK SOSIAL KERJA KELOMPOK SANGAT BERHARGA
BELAJAR MEMILIKI ASPEK SOSIAL KERJA KELOMPOK SANGAT BERHARGA
BELAJAR MEMILIKI ASPEK SOSIAL KERJA KELOMPOK SANGAT BERHARGA
BELAJAR MEMILIKI ASPEK SOSIAL KERJA KELOMPOK SANGAT BERHARGA
BELAJAR MEMILIKI ASPEK SOSIAL KERJA KELOMPOK SANGAT BERHARGA
BELAJAR MEMILIKI ASPEK SOSIAL KERJA KELOMPOK SANGAT BERHARGA

BELAJAR MEMILIKI ASPEK SOSIAL

BELAJAR MEMILIKI ASPEK SOSIAL KERJA KELOMPOK SANGAT BERHARGA

KERJA KELOMPOK SANGAT BERHARGA

BELAJAR MEMILIKI ASPEK SOSIAL KERJA KELOMPOK SANGAT BERHARGA

STRATEGI MEMPENGARUHI PROSES

STRATEGI MEMPENGARUHI HASIL

MOTIVASI DAN USAHA

Mempengaruhi belajar dan unjuk kerja

BERHARGA STRATEGI MEMPENGARUHI PROSES STRATEGI MEMPENGARUHI HASIL MOTIVASI DAN USAHA Mempengaruhi belajar dan unjuk kerja

PEMIKIRAN LEV VYGOTSKY

(1896-1934)

PEMIKIRAN LEV VYGOTSKY (1896-1934)

SOSIOKULTUR

LEV VYGOTSKY

Inti dari teori belajar Sosiokultur adalah penggunaan alat berfikir seseorang yang tidak dapat dilepaskan dari pengaruh lingkungan sosial budayanya. Lingkungan sosial budaya akan menyebabkan semakin kompleksnya kemampuan yang dimiliki oleh setiap individu.

Sosiokultur juga dikenal dengan nama kokonstruktivistik dan juga konstruktivistik sosial.

BELAJAR
BELAJAR
setiap individu . Sosiokultur juga dikenal dengan nama kokonstruktivistik dan juga konstruktivistik sosial . BELAJAR

KOMPONEN UTAMA

TEORI KOKONSTRUKTIVISTIK

1. Hukum Genetik tentang Perkembangan (intramental dan intermental)

1. Hukum Genetik tentang Perkembangan (intramental dan intermental) 2. Zona Proksimal Development. 3. Mediasi

2. Zona Proksimal Development.

3. Mediasi

PRINSIP UTAMA PEMBELAJARAN

Pengetahuan dibangun oleh siswa secara aktif

Tekanan proses belajar mengajar terletak pada siswa.

Mengajar adalah membantu siswa belajar.

Apada siswa . Mengajar adalah membantu siswa belajar. C B D Tekanan dalam proses belajar lebih

Cpada siswa . Mengajar adalah membantu siswa belajar. A B D Tekanan dalam proses belajar lebih

B D
B
D

Tekanan dalam proses belajar lebih pada proses dan bukan pada hasil belajar.

Kurikulum menekankan pada partisipasi siswa.

BELAJAR MENURUT VYGOTSKY

1. Belajar bukan dari individu itu sendiri

2. Belajar merupakan interaksi sosial yg dilatari oleh sejarah hidupnya

3. Tanda-tanda/lambang sbg produk dari lingkungan sosiokultural berfungsi sebagai mediator proses mental

4. Pengetahuan berasal dari sumber-sumber sosial, di samping individu sendiri harus aktif (kokonstruktivisme).

APLIKASI TEORI

1. Collaborative learning

2. Cooperative learning

3. Pembelajaran dengan web (web learning)

4. Pembelajaran melalui social media (social media learning).

Thank you

Thank you