Anda di halaman 1dari 9

TEORI PRODUCT LIFE CYCLE

Dalam perjalanan hidup sebuah produk, terdapat lima tingkatan sebagai berikut
1. Pembentukan Produk
Sebuah produk mulai direncanakan mulai dari sebuah ide. Kemudian produk
mulai dibuat dan diciptakan dalam bentuk nyata.
2. Perkenalan Produk
Tahap kedua adalah perkenalan produk dengan cara mulai melakukan
pemasaran ke target pasar yang dituju.
3. Pertumbuhan Produk
Dalam tahap ini, terjadi peningkatan penjualan. Umumnya dalam tahap ini
terdapat kompetitor yang mulai memasuki pasar.
4. Pematangan Produk
Produk yang berhasil sukses diterima oleh pasaran, akan bertahan dalam
fase ini. Namun, seorang manajer produk harus selalu melakukan inovasi
untuk mempertahankan penjualan dan eksistensi produk.
5. Penurunan Produk
Dalam tahap ini, terjadi penurunan angka penjualan. Hal ini dapat
disebabkan oleh produk yang kalah bersaing dengan kompetitor
Kejenuhan Siklus Hidup Produk
1. Kejenuhan eksternal: konsumen kejenuhan yang berasal dari produk itu
sendiri yaitu kejenuhan para konsumen terhadap suatu produk yang
membosankan karena tidak menyesuaikan dengan perkembangan yang ada.
2. Kejenuhan internal: Selain pelanggan yang jenuh dengan produk yang
diproduksi, para karyawan di suatu perusahaan juga bisa merasa jenuh
dikarenakan kurangnya inovasi, target, serta rancangan pekerjaan yang baru
dan menantang

PENERAPAN PRODUCT LIFE CYCLE DI GO-JEK


Gojek Indonesia atau yang memiliki nama lain PT Aplikasi Karya Anak
Bangsa satu ini merupakan layanan pemesanan ojek melalui aplikasi mobile.
Aplikasi ini dapat diunduh di Apple Store maupun Play Store dan merupakan
karya putra bangsa bernama, Nadiem Makarim.
Aplikasi ini diluncurkan ke publik pertama kali pada tahun 2010 di ibukota
dan sampai sekarang telah diunduh oleh pengguna Android hingga 50 juta kali.
Sampai detik ini, perusahaan Gojek sudah tersedia di lebih dari 50 kota di
Indonesia, bahkan ekspansinya sampai ke negara-negara di Asia Tenggara
semisal Thailand, Vietnam dan Singapura.
Awal pendiriannya, Go-Jek melayani hanya 4 jenis layanan antara lain:
layanan jasa kurir (90 minute delivery anywhere in the city), jasa transportasi
(transparent pricing, free masker and shower cap), jasa delivery makanan
(delivering your favorite food under 60 minutes in Jabodetabek) dan jasa
belanja dengan nominal dibawah satu juta rupiah (shop fot food, ticket,
medicine, anything under Rp. 1.000.000, we’ll pay for it first). Go-Jek terus
berkembang dengan Fasilitas Gojek sampai saat ini :
Sebagai seorang yang sering menggunakan transportasi ojek, Nadiem
melihat ternyata sebagian besar waktu yang dihabiskan oleh pengemudi ojek
hanyalah sekadar mangkal menunggu penumpang. Padahal, pengemudi ojek
akan mendapatkan penghasilan yang lumayan bila banyak penumpang. Selain
itu, ia melihat ketersediaan jenis transportasi ini tidak sebanyak transportasi
lainnya sehingga seringkali cukup sulit untuk dicari. Ia menginginkan ojek yang
bisa ada setiap saat dibutuhkan. Dari pengalamannya tersebut, Nadiem
Makarim melihat adanya peluang untuk membuat sebuah layanan yang dapat
menghubungkan penumpang dengan pengemudi ojek
Berawal dari layanan transportasi, sekarang aplikasi Gojek memiliki lebih
dari 20 layanan yang menjadi solusi buat tantangan sehari-hari. Berkat itu juga,
Gojek menjadi salah satu platform teknologi terbesar yang melayani jutaan
pengguna di Asia Tenggara dengan mengembangkan tiga Super-app: untuk
customer, untuk mitra driver, dan juga mitra merchant.
Strategi Go-Jek berfokus pada 4 hal, meliputi: peningkatan kepuasan
pelanggan, penyelarasan pertumbuhan dan keberlanjutan bisnis, menjadi
perusahaan global melalui ekspansi internasional, dan mewujudkan Gojek
sebagai tempat bekerja yang berkelas dunia. Salah satu kunci kesuksesan
Gojek adalah menciptakan ekosistem terintegrasi dengan tiga super app; untuk
pengguna, untuk mitra pengemudi dan penyedia layanan, dan untuk mitra
penjual mengembangkan bisnis.
Gojek juga akan berfokus pada pelanggan untuk meningkatkan loyalitas
mereka. Hal itu dapat menumbuhkan kedekatan dan kecintaan terhadap brand
Go-Jek sebagai karya anak bangsa, sehingga hubungan Gojek dengan para
pelanggan lebih dari sekedar hubungan transaksional. Secara detail, berikut ini
strategi Melangkah Jauh ke Depan dari Gojek:
1. Mengutamakan kepuasan pelanggan untuk memastikan pertumbuhan jangka
panjang
Gojek akan memperkuat pengembangan tiga pilar produk yang paling
dibutuhkan dan diminati pelanggan, yaitu pesan-antar makanan dan minuman,
pembayaran, serta transportasi.
2. Memastikan pertumbuhan dan keberlanjutan bisnis menuju kesiapan
melantai di bursa
Gojek akan fokus pada pertumbuhan yang berorientasi pada penguatan
produk untuk meningkatkan loyalitas pelanggan terutama dari basis pelanggan
yang menggunakan tiga atau lebih layanan Gojek di setiap bulannya (core
users).
3. Menjadi perusahaan global melalui ekspansi internasional
Gojek menargetkan menjadi perusahaan karya anak bangsa yang
semakin mengharumkan nama Indonesia di kancah global. Hal ini akan dicapai
dengan meningkatkan rasio dari pelanggan Indonesia vs pasar Internasional
dari 80:20 menjadi 50:50, serta dengan melakukan ekspansi di pasar-pasar
baru di Asia Tenggara.
4. Menjadi tempat kerja berkelas dunia
Memposisikan Gojek sebagai tempat kerja kelas dunia untuk menjaring
talenta terbaik nasional dan internasional. Dalam enam bulan terakhir Gojek
telah berhasil merekrut berbagai pemimpin industri teknologi kelas dunia antara
lain dari Silicon Valley, serta perusahaan global terkemuka seperti Netflix,
NASA, dan lainnya.

Salah satu Product Life Cycle yang akan dijelaskan lebih lanjut yaitu Go-
Busway
1. Pembentukan Produk
Pemprov DKI Jakarta bersama PT Transjakarta menggandeng 3
perusahaan teknologi informasi. Ketiganya, PT GO-JEK Indonesia, PT
Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom) dan PT Terralogiq (Qlue).
Kolaborasi tersebut, kata Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama,
untuk memudahkan warga Jakarta dalam mencari moda transportasi, di
samping itu melalui aplikasi itu ia juga mengawasi mobilitas bus Transjakarta.
Direktur Enterprise Telkom berperan dalam pengadaan infrastruktur
jaringan serta OBU (On Board Unit) di mana akan dipasangkan ke tiap bus
Transjakarta.
Sedangkan untuk peran GO-JEK sendiri menyediakan fitur GO-BUSWAY,
di mana warga Jakarta bisa mengetahui kondisi bus Transjakarta yang tengah
beroperasi.

Fitur ini akan memberikan informasi terkait nomor, arah, serta lokasi dari
bus Transjakarta secara real time. Diharapkan dapat memudahkan pengguna
bus Transjakarta untuk mengetahui jadwal bus dengan lebih akurat. Pengguna
GO-BUSWAY tentu saja harus memiliki dahulu aplikasi GO-JEK," tambahnya.

2. Perkenalan Produk
Go-Busway hadir di tahun 2015 namun kini sudah tiada. Go-Busway
tersedia untuk pengguna Android di Jakarta. Lokasi dan jadwal kedatangan bus
Transjakarta kini bisa dilihat secara real time melalui fitur ini. Layanan ini juga
terintegrasi dengan Go-Ride untuk pemesanan transportasi menuju halte
Transjakarta, demikian pemberitahuan yang muncul di aplikasi Go-Jek versi
Android.
Di layanan terbaru ini kita dapat mengetahui informasi bus Transjakarta
untuk koridor 1, 2, 6, 8, 9, 10, 11, dan 12. Untuk tarifnya sendiri sesuai dengan
tarif Go-Ride yang berlaku. Go-Busway adalah layanan transportasi ojek untuk
mengantar penumpang ke halte bus Transjakarta yang diinginkan. Cara
memesan layanan Go-Busway, sama dengan layanan Go-Ride, dimana sama-
sama memanfaatkan pengemudi ojek.

3. Pertumbuhan Produk
Bedanya, saat memilih layanan Go-Busway, Anda diminta untuk
melakukan pencarian nama halte Transjakarta melalui kotak pencarian yang
ada di atas layar. Setelah itu prosesnya sama dengan Go-Ride.
Untuk diketahui, fungsi Go-Busway hanya untuk mencari halte, bukan
lokasi lain. Untuk memudahkan pengguna, layanan ini menyajikan daftar titik
halte bus Transjakarta dan lokasinya secara lengkap.

4. Pematangan Produk
Pada tahun 2015 adalah tahun yang menarik bagi perusahaan Gojek. Di
Tahun 2015 gojek mendapatkan popularitasnya sebagai penjual ojek online.
Sehingga berkembang dan mengeluarkan beberapa tarif untuk berbagai jenis
jasa ojeknya. Layanan Go-Busway untuk menciptakan smart city melayani
pengantaran penumpang menuju halte busway dengan tarif yang sesuai
dengan layanan go-ride yaitu Rp. 2.500 per km. Sistem yang terintegrasi ini
jauh lebih murah dibandingkan kita yang memesan go-ride secara langsung
dengan tarif Rp. 2.000 per km tetapi minimal penggunaan Rp. 15.000 (5,5 km).
Layanan Go-Busway sementara ini baru tersedia untuk Android. Bila
pengguna ingin menggunakan layanan ini, terlebih dulu diwajibkan meng-
update aplikasi Go-Jek ke versi 1.0.63.
Berbagai strategi juga digunakan Go-Jek untuk meningkatkan
penggunanya, seperti voucher gratis Rp. 50.000, Kerja sama dengan ojek lokal
dan organda (Organisasi Angkutan Darat) dan pemasaran melalui iklan di
media internet seperti youtube, facebook, twitter dan instagram

5. Penurunan Produk
Pada tahun 2018 akhir aplikasi Go-Busway sudah tidak ada. Berarti
umurnya hanya sekitar 3 tahunan saja. Adapun kekurangan dan penyebab
tutupnya Go-Busway adalah
1) Posisi bus tidak akurat dan aktual. Jadi kita perlu refresh berkali-kali
untuk mendapat posisi ter-update
2) Hanya bisa dipakai di Jakarta saja.
3) Layanan ini hanya tepat sasaran untuk orang pendatang yang baru
datang ke Jakarta. Bandingkan dengan orang yang sudah lama tinggal di
Jakarta, pasti akan lebih memilih menekan tombol Go-Ride untuk
mencapai halte Transjakarta dibandingkan Go-busway

PERBANDINGAN PRODUCT LIFE CYCLE GO-JEK DAN GRAB


Siklus Produk yang menurun atau sudah tidak aktif lagi bukan hanya
terjadi pada Go-Jek tetapi juga terjadi pada grab. Salah satu aplikasi grab yang
mengalami menurunan dan ditarik dari aplikasi yaitu GrabGerak.
Grab bekerja sama dengan Rexona meluncurkan GrabGerak, sebuah
solusi unik yang pertama kali disediakan untuk mendukung para penyandang
disabilitas untuk bergerak dan mendapatkan lebih banyak akses dalam
menjalankan aktivitas sehari-hari dan meraih aspirasi hidupnya. Grab bekerja
sama dengan Rexona melalui kampanye ‘Movement for Movement’ untuk
mendukung mobilitas penyandang disabilitas melalui inisiatif berikut ini:
 Layanan yang ramah bagi penyandang disabilitas: Grab juga
memperkenalkan GrabGerak, layanan terbaru yang dirancang secara
khusus bagi penyandang disabilitas dengan mengutamakan aspek
keamanan dan kenyamanan.
 Armada yang didedikasikan: Grab menyediakan 118 armada GrabCar
dengan stiker khusus GrabGerak di Jabodetabek selama dalam tahap uji
coba.
 Mitra pengemudi yang telah mendapatkan sertifikasi: 118 mitra
pengemudi GrabGerak telah melalui proses pelatihan khusus seputar
kesetaraan dan layanan bagi penyandang disabilitas, serta pengetahuan
mengenai keamanan mendasar yang dilakukan oleh Audisi. Pelatihan ini
diharapkan dapat meningkatkan kesiapan mereka dalam melayani
penyandang disabilitas dengan bantuan khusus.
 Kampanye bersama dengan Rexona: Kampanye dilakukan dalam
aplikasi Gerak milik Rexona,aplikasi Grab dan media sosial kedua belah
pihak untuk meningkatkan kesadaran publik terhadap kampanye
‘Movement for Movement’.
GrabGerak sebagai layanan terbaru dari platform pemesanan kendaraan
terkemuka di Asia Tenggara yang tengah diujicoba di wilayah Jabodetabek ini
didukung oleh 118 armada GrabCar dengan mitra pengemudi terlatih dan
dilengkapi stiker khusus dapat diakses di aplikasi Grab Anda mulai 25 April
2018.
Para penumpang yang berkebutuhan khusus dapat memesan layanan
GrabGerak langsung melalui aplikasi Grab dengan langkah-langkah berikut:
 Pastikan Anda memiliki aplikasi Grab dalam perangkat Anda
 Buka aplikasi Grab dan masukkan lokasi tujuan
 Pilih GrabGerak (di bawah kategori ‘Transportasi’) pada layar pemesanan
 Grab akan membantu Anda menemukan mitra pengemudi terdekat
 Konfirmasi bahwa Anda telah terhubung dengan mitra pengemudi kami
 Anda siap berangkat!
Sampai saat ini program GrabGerak ini sudah tidak tampil lagi di aplikasi Grab.

Sumber :
https://www.liputan6.com/tekno/read/2351120/naik-transjakarta-lebih-cepat-
dengan-go-busway-di-aplikasi-go-jek
https://id.quora.com/Apa-saja-produk-GO-JEK-yang-gagal
https://www.gojek.com/about/
https://id.wikipedia.org/wiki/Gojek
https://id.wikipedia.org/wiki/Siklus_produk
http://lib.ui.ac.id/file?file=digital/2017-1/20434589-MK-Nurul%20Hayati.pdf
https://markey.id/plan/gojek-indonesia
https://bisnis.tempo.co/read/832133/inilah-resep-word-of-mouth-marketing-
yang-dongkrak-go-jek/full&view=ok
https://www.academia.edu/23487653/Gojek_Indonesia
https://www.grab.com/id/en/blog/grabgerak-gerakan-yang-mengantarkan-
semangat-baru-untuk-meraih-aspirasimu/
https://www.wartaekonomi.co.id/read254685/9-tahun-mengaspal-ini-4-fokus-
strategi-bisnis-gojek-nomor-2-ambisius-abis.html