Anda di halaman 1dari 27

ASUHAN KEPERAWATAN GERONTIK PADA Ny.

S
DENGAN ASAM URAT DI DESA MEJASEM TIMUR
RT 05 RW 01 KABUPATEN TEGAL

Disusun Oleh :
Neneng Vitriyah
D0017045

Pembimbing Akademik : Dwi Budi P, M. Kep., Ns.,Sp. Kep. Kom

PROGRAM STUDI PROFESI NERS


STIKES BHAKTI MANDALA HUSADA SLAWI
Jln. Cut Nyak Dhien No. 16, Desa Kalisapu, Kec. Slawi – Kab. Tegal 52416
Telp. (0283) 6197571 Fax. (0283) 6198450 Homepage.
2018
ASUHAN KEPERAWATAN GERONTIK PADA Ny. S
DENGAN ASAM URAT DI DESA MEJASEM TIMUR
RT 05 RW 01 KABUPATEN TEGAL

A. PENGKAJIAN KLIEN LANJUT USIA


1. Identitas
Nama klien : Ny. S
Umur : 60 tahun
Jenis kelamin : Perempuan
Suku : Jawa
Agama : Islam
Status marital : Kawin
Pendidikan : SD ( Tidak lulus )
Alamat rumah/ telepon : Mejasem Timur – Kecamatan Kramat
Orang yang paling dekat dihubungi : Suami (Tn. T)
Tanggal pengkajian : 27 Juni 2018

2. Status Kesehatan Saat Ini


Klien mengatakan kaki kiri dan kanan sakit sering kram atau merasakan nyeri perih,
nyeri berkurang saat istirahat atau saat tidak digerakkan dan nyeri bertambah jika
melakukan aktivitas seperti duduk sila lama saat mendengarkan ceramah di mesjid,
skala nyeri 5 (0-10), nyeri bertambah jika digerakkan. Pasien juga mengatakan karena
rasa nyeri ini aktivitasnya kadang terganggu dan terhambat, sulit melakukan aktivitas
karena rasa sakit pada kakinya.

3. Riwayat Kesehatan Masa Lalu


Klien mengatakan tidak pernah dirawat dan tidak pernah mengalami kecelakaan.

4. Riwayat Kesehatan Keluarga


Pasien mengatakan tidak memiliki riwayat penyakit hipertensi, jantung dan Diabetes
Mellitus
Genogram

: laki-laki

: perempuan

: klien

5. Pengkajian persistem (jelaskan kondisi klien lanjut usia sesuai sistem dibawah
meliputi penyataan, hasil pemeriksaan fisik dan penunjang lainnya)
A. Keadaan Umum (tingkat ringan dan beratnya penyakit, kesadaran dan TTV)
Keadaan umum baik, kesadaran composmetis E4 M6 V5 GCS 15, Tekanan darah:
120/90mmHg, Nadi 82x/menit, Suhu: 36,60C, Respirasi 20x/menit.
B. Integumen
Kulit klien kering, turgor kulit >2detik, tidak terdapat lesi, warna kulit sawo
matang.
C. Sistem hemopoetik
Tidak ada perdarahan di hidung, mulut, tidak ada tanda lebam.
D. Kepala (rambut, kulit kepala, sekitar wajah, mata, telinga, mulut dan
tenggorokan).
1. Rambut
Rambut pendek, memakai kerudung dan rambut beruban, tidak berketombe,
kulit kepala bersih dan tidak ada kutu di kepala.
2. Mata
Letak mata simetris, pupil isokor, terdapat katarak, penglihatan tidak berfungsi.
3. Telinga
Bentuk simetris, tidak terdapat serumen, pendengaran baik, tidak memakai alat
bantu mendengar.
4. mulut dan tenggorokan
bentuk bibir simetris, mukosa mulut lembab, jumlah gigi tidak lengkap (5)
terdapat caries, tidak ada perdarahan pada gusi, kemampuan menelan dan
mengunyah baik.
E. Leher
Tidak ada pembesaran kelenjar tyroid, dan tidak ada pembesaran JVP.
F. Payudara
Payudara sismetris,terdapat puting susu kanan dan kiri, Tidak pembengkakan atau
luka
G. Sistem pernafasan
Pola nafas normal RR 20x/ menit, bentuk hidung simetris, tidak ada pernafasan
cuping hidung, bunyi napas vesikuler, perkembangan dada simetris, tidak
memakai alat bantu otot pernafasan
H. Sistem kardiovaskuler
Bunyi jantung normal (lup-dup), irama reguler, tekanan darah 130/90 mmHg.
CRT >2 detik
I. Sistem gastrointestinal
Bising usus 6x/menit, tidak terdapat acites, tidak ada nyeri tekan, BAB 1x sehari
dengan konsistensi setengah padat.
J. Sistem perkemihan
Tidak ada keluhan saat BAK, klien bisa BAK secara di bombing ke kamar mandi,
klien BAK dalam waktu yang tidak ditentukkan. Tidak terdapat distensi kandung
kemih.
K. Sistem reproduksi
Setelah dilakukan pengkajian klien mengatakan tidak ada keluhan pada sistem
reproduksi.
L. Sistem muskoloskeletal
Bentuk simetris tidak ada kelainan, tidak ada fraktur, Kaki kiri dan kaki kanan
kuat untuk jalan dan berpindah kadang sering mengeluh sakit jika digerakkan dan
berpindah. tangan kanan dan kiri cukup kuat.
Kekuatan otot :
5555 5555

5555 5555

M. Sistem persyarafan
1. Nervus I (fungsi penciuman)
Klien mampu menyebutkan bau minyak kayu putih dalam keadaan mata
tertutup.
2. Nervus II (fungsi visual dan lapang pandang)
Klien sudah tidak bisa melihat.
3. Nervus III, IV, VI (Oculomotorius, Trochlear danabducens)
Respon pupil terhadap cahaya normal, klien sudah tidak bisa melihat karena
katarak.
4. Nervus V (Trigeminus)
Klien mampu merasakan sensasi saat diberikan sentuhan kapas pada kelopak
mata atas dan bawah.
5. Nervus VII (Facialis)
Klien mampu merasakan sensasi rasa pada lidah seperti rasa asam, manis,
pahit, dan asin. Klien mampu mengontrol ekspresi muka seperti tersenyum,
mengerutkan dahi, menutup mata sementara.
6. Nervus VIII (Acustikus)
Pendengaran klien masih berfungsi dengan baik, klien berjalan menggunakan
tongkat sehingga keseimbangannya terganggu.
7. Nervus IX (Glossopharingeal) dan nervus X (Vagus)
Klien mampu mengucapkan “aaaaaa” dan saat klien diminta untuk menelan,
klien mampu menelan dengan baik.
8. Nervus XI (Accessorius)
Klien mampu menoleh kesamping dengan melawan tahanan, klien mampu
mengangkat bahu ketika pemeriksa berusaha menelan.
9. Nervus XII (Hypoglosus)
Klien mampu menggerakkan lidahnya kekanan dan kiri, dan mampu
memasukkan lidah dengan cepat.
10. Sistem endokrin
Tidak ada pembesaran thyroid, tidak ada pembesaran kelenjar getah bening,
tidak mengalami akromegali.

6. Pola aktivitas sehari-hari


Personal hygine dengan mandiri, makan 3xsehari, klien tidur siang selama 2 jam,
tidur malam 6 jam, klien eliminasi dengan baik, setiap hari klien melakuakn aktivita,
menyapu dan memasak.
7. Pengkajian Status Fungsional, Kognitif, Afektif dan Sosial klien
a. Pengkajian Status Fungsional
KATZ Indeks
INDEKS KATZ
SKORE KRITERIA
Katz A Mandiri dalam : Mandi, Berpakaian, Ke Toilet, Berpindah,
Kontinen BAK/BAB, dan Makan
Katz B Mandiri, untuk 5 fungsi diatas
Katz C Mandiri,kecuali mandi
Katz D Mandri, kecuali mandi, Berpakaian,& 1 fungsi diatas
Katz E Mandri, kecuali mandi, Berpakaian,Ke Toilet & 1 fungsi
diatas
Katz F Mandri, kecuali mandi, Berpakaian,Ke Toilet, Berpindah&
1 fungsi diatas
Katz G Ketergantungan untuk semua 6 fungsi diatas
Lain-lain Ketergantungan pada sedikitnya dua fungsi, tetapi tidak
dapat diklasifikasikan sebagai C,D,E,F dan G

Klien termasuk dalam kategori Katz A yaitu mandiri dalam melakukan makan,
kontinen dalam BAB dan BAK, menggunakan pakaian, personal hygiene, ke
kamar kecil dan mandi.
b. Pengkajian Status Kognitif dan Afektif
SHORT PORTABLE MENTAL STATUS QUESTIONNAIRE (SPMSQ)
SKOR NO Pertanyaan Jawaban
+ -
√ 1. Tanggal berapa hari ini ? 27 Juni 2018
√ 2. Hari apa sekarang ini? Kamis
√ 3. Apa nama tempat ini? Rumah
√ 4. Dimana alamat anda? Mejasem Timur
√ 5. Berapa umur anda? 72 tahun
- 6. Kapan anda lahir? ?
√ 7. Siapa nama presiden Indonesia Jokowi
sekarang?
√ 8. Siapa presiden sebelumnya? SBUY
√ 9. Siapa nama kecil ibu anda? Siti halimah
√ 10. Kurang 3 dari 20 dan tetap 15 – 5= 10
pengurangan 3 dari setiap angka 25 - 5 =10
baru,semua secara menurun! 21 - 5 = 16

Penilaian SPMSQ :
Keslaahan 0-2 Fungsi intelektual utuh
Keslaahan 3-4 Fungsi intelektual ringan
Keslaahan 5-7 Fungsi intelektual sedang
Keslaahan 8-10 Fungsi intelektual berat
Klien termasuk dalam kategori keslaahan 0-2 fungsi intelektual utuh karena
klien tidak menjawab “Kapan anda lahir?”, dan itu bisa dimaklumi karena
klien hanya berpendidikan sekolah dasar. Dapat disimpulkan status kognitif
klien baik atau dalam kategori intelektual utuh.
MINI MENTAL STATE EXAM (MMSE)
Aspek Nilai Nilai
No Kriteria
Kognitif Maksimal Klien
1 Orientasi 5 5 - Menyebutkan dengan benar (tahun,
musim, hari, tanggal, bulan) Kamis,
27 Juni 2018 musim kemarau.
5 5 - Dimana kita sekarang berada (Negara
Indonesia, Provinsi Jawa Tengah,
Kabupaten Tegal, Mejasem Timur.
2 Registrasi 3 3 Sebutkan 3 nama objek (oleh
pemeriksaan, satu detik untuk
mengatakan masing-masing obyek.
Kemudian tanyakan kepada klien
ketiga obyek tadi (untuk disebutkan)
Meja, Jam, Motor.
3 Perhatian 5 3 Minta klien untuk memulai dari angka
dan 100 kemudian dikurangi 7 sampai 5
kalkulasi kali/tingkat
4 Mengingat 3 3 Minta klien untuk mengulangi ketiga
obyek pada nomer 2 (registrasi tadi).
Bila benar, 1 point untuk masing-
masing obyek.
5 Bahasa 9 6 - Tunjukkan kepada klien suatu benda
dan tanyakan namanya pada klien
(jam tangan dan pulpen).
- Meminta klien untuk mengulang kata
berikut: “tak ada jika, dan tetapi”.
- Minta klien untuk mengikuti perintah
berikut yang terdiri dari 3 langkah, “
ambil kertas ditangan anda, lipat dua
dan taruh dilantai”.
- Perintahkan pada klien untuk hal
Aspek Nilai Nilai
No Kriteria
Kognitif Maksimal Klien
berikut:
Perintahkan pada klien anda untuk
menulis suatu kalimat dan menyalin
gambar (tidak bisa)

Nilai kemungkinan paling tinggi adalah 30, nilai 21 atau kurang menunjukkan
adanya kerusakan kognitif ya g memerlukan penyelidikan lanjut. Dalam
penilaian yang dilakuakn pada klien dalam aspek kogbitif, klien termasuk
dalam kategori status kognitif baik karena mendapatkan skore 25.

INVENTARIS DEPRESI BECK

GERIATRIC DEPRESSION SCALE YESAVAGE (Skala Depresi Geriatrik )


Jawaban Jawaban
No Pertanyaan
Benar Klien
1. Apakah anda sebenarnya puas dengan kehidupan
Tidak Ya
anda?
2. Apakah anda telah meninggalkan banyak kegiatan
Ya Tidak
dan minat / kesenangan anda?
3. Apakah anda merasa kehidupan anda kosong? Ya Tidak
4. Apakah anda merasa sering bosan? Ya Tidak
5. Apakah anda mempunyai semangat yang baik setiap
Tidak Ya
saat?
6. Apakah anda merasa takut sesuatu yang buruk akan
Ya Ya
terjadi pada anda?
7. Apakah anda merasa bahagia untuk sebagian besar
Tidak Ya
hidup anda?
8. Apakah anda merasa sering tidak berdaya? Ya Tidak
9. Apakah anda lebih sering dirumah dari pada pergi
Ya Ya
keluar dan mengerjakan sesuatu hal yang baru?
10. Apakah anda merasa mempunyai banyak masalah Ya Tidak
Jawaban Jawaban
No Pertanyaan
Benar Klien
dengan daya ingat anda dibandingkan kebanyakan
orang?
11. Apakah anda pikir bahwa hidup anda sekarang
Tidak Ya
menyenangkan?
12. Apakah anda me rasa tidak berharga seperti perasaan
Ya Tidak
anda saat ini?
13. Apakah anda merasa penuh semangat? Tidak Ya
14. Apakah anda merasa bahwa keadaan anda tidak ada
Ya Tidak
harapan?
15. Apakah anda pikir bahwa orang lain lebih baik
Ya Tidak
keadaannya dari pada anda?

Skala Depresi Geriatrik Yesavage dengan penilaian jika jawaban pertanyaan


sesuai indikasi dinilai pin 1 (nilai poin 1 untuk setiap respons yang cocok
dengan jawaban Ya atau Tidak setelah pertanyaan). Nilai 5 atau lebih dapat
menandakan depresi. Berdasarkan hasil pengkajian klien, skor yang didapat
dari skala depresi geriatrik Yesavage adalah 2, yang artinya klien tidak
mengalami depresi karena skor kurang dari 5.

Pengkajian Status Sosial (APGAR Keluarga)


No Uraian Fungsi Skore
1 Saya puas bahwa saya dapat kembali kepada keluarga Adaptation 2
(teman-teman) saya untuk membantu pada waktu
sesuatu menyusahkan saya
2 Saya puas dengan cara keluarga saya (teman-teman) Partnership 1
saya membicarakan sesuatu dengan saya dan
mengungkapkan masalah dengan saya
3. Saya puas bahwa keluarga (temen-temen) saya Growth 2
menerima dan mendukung keinginan saya untuk
melakukan aktivitas atau arah baru
4. Saya puas dengan cara keluarga (temen-temen) saya Affection 1
No Uraian Fungsi Skore
mengekspresikan afek dan berespons terhadap emosi-
emosi saya, seperti marah, sedih atau mencintai
5. Saya puas dengan cara temen-temen saya dan saya Resolve 2
menyediakan waktu bersama-sama
Total 8

Status sosial lansia dapat diukur dengan mengguanakan APGAR Keluarga.


Penilaian jika pertanyaan-pertanyaan yang dijawab selalu (poun 2). Kadang-
kadang (poin 1), hampir tidak pernah (poin 0). Kategori penilaian jika hasil
>3 = tinggi, 4-6 = menengah / sedang, dan 7-10= rendah. Kesimpulan dari
hasil pengkajian pada Ny. S adalah skor 8 yang termasuk dalam kategori
rendah, jadi status sosial Ny. S baik.

ANALISA DATA
NO DATA ETIOLOGI MASALAH
1 DS : Alcohol, makanan, penyakit Nyeri akut
1. Klien mengatakan kaki kanan dan dan obat-obatan
kirinya sakit
2. Klien mengatakan kakinya sering Menghambat ekskresi asam
kram urat di tubulus ginjal
DO :
1. P : nyeri bertambah jika digerakkan Gangguan metabolism purin
dan berkurang jika istirahat
Q : nyeri perih GOUT
R : kaki kiri dan kanan
S : sedang (skala 5) Penimbunan kristal urat
T : hilang timbul, kadang nyeri saat di
gerakkan. Inflamasi
2. Klien terlihat meringis kesakitan
menahan rasa sakitnya Nyeri
3. TD : 120/90 mmHg. Nadi 82x/menit
NO DATA ETIOLOGI MASALAH
2 DS : Inflamasi Hambatan
1. Klien mengatakan kaki sulit mobiltas
digerakkan Kaku sendi fisik
2. Klien mengatakan rasa nyeri
di kakinya menggangu Nyeri
aktivitas
3. Klien mengatakan mengalami Hambatan
kesulitan dalam berjalan Mobilitas fisik
DO :
Kekuatan otot :
5555 5555

5555 5555
Klien mengalami perubahan dalam
pergerakkan

B. DIAGNOSA KEPERAWATAN
1. Nyeri akut berhubungan dengan agen cidera biologis ditandai dengan klien mengatakan
kaki kanan dan kirinya sakit, klien mengatakan kaki kanan dan kakinya sering kram, P :
nyeri bertambah jika digerakkan dan berkurang jika istirahat, Q : nyeri perih, R : kaki
kanan dan kiri, S : sedang (skala 5), T : hilang timbul, kadang nyeri saat di gerakkan,
klien terlihat meringis kesakitan menahan rasa sakitnya, TD : 120/90 mmHg Nadi
82x/menit RR 18x/menit Suhu 36.60C
2. Hambatan Mobilitas Fisik berhubungan dengan kaku pada persendian ditandai dengan
klien mengatakan kaki sulit digerakkan, rasa nyeri di kakinya menggangu aktivitas, klien
mengalami kesulitan dalam berjalan, klien mengalami perubahan dalam pergerakkan.
Kekuatan otot :
5555 5555

5555 5555
C. RENCANA KEPERAWATAN

NO DIAGNOSA NOC NIC RASIONAL


11. Nyeri akut Setelah dilakukan 1. Kaji nyeri secara 1. Memantau
berhubungan tindakan komprehensif perkembanagan
dengan agen keperawatan selama nyeri yang dialami
cidera 3x24 jam klien 2. Observasi reaksi oleh klien.
biologis. mengatakan nyeri nonverbal dari 2. Jika terjadi nyeri
berkurang dengan ketidaknyamanan klien akan
kriteria hasil : meringis kesakitan
1. Nyeri klien 3. Ajarkankan klien 3. Relaksasi nafas
berkurang. relaksasi nafas dalam mampu
2. Ekspresi wajah dalam membuat rasa
klien tidak nyeri berkurang
menunjukan 4. Berikan distraksi 4. Distraksi dengan
nyeri/meringis nyeri dengan hal sesuatu hal yang
bahkan yang disukai klien disukai dapat
menangis. mengahlikan rasa
3. Kilen merasa nyeri yang sedang
nyaman rileks. 5. Kolaborasi dirasa.
pemberian terapi 5. Obat golongan
obat analgesik. analgesik dapat
menurunkan rasa
nyeri klien.
2 Hambatan Setelah dilakukan 1. Monitor dari 1. Untuk menentukan
Mobilitas tindakan tanda – tanda intervensi
Fisik keperawatan selama inflamasi. selanjutnya
berhubungan 3x24 jam di
dengan kaku harapkan klien dapat 2. Berikan klien 2. Untuk melemaskan
pada beraktivias kembali latihan ROM sendi – sendi
persendian dengan kriteria hasil
: 3. Pantau kadar 3. Mengetahui kadar
1. Gerakan sendi asam urat klien asam urat klien.
klien kembali
NO DIAGNOSA NOC NIC RASIONAL
normal 4. Ajak klien untuk 4. Berkolaborasi
2. Klien tidak berobat ke klien untuk pemberian
mengeluhkan obat klien
kram
3. Klien dapat
beraktivitas
secara normal

D. IMPLEMENTASI
HARI/TGL WAKTU NO.DX IMPLEMENTASI RESPON
Selasa, 03-01- 09.45 1 1. Mengkaji
2017 nyeridengan
komprehensif
2. Mengobservasi
10.10 reaksi nonverbal
dari
ketidaknyamanan.
3. Mengalihkan rasa
10.25 nyeri klien.
4. Memberikan
terapi sesuai advis
10.32 dokter, seperti
obat analgesik.
Selasa, 03-01- 10.41 2 1. Memonitor dari
2017 tanda – tanda
inflamasi.

2. Memberikan
klien latihan
ROM

10.50 3. Memantau kadar


HARI/TGL WAKTU NO.DX IMPLEMENTASI RESPON
asam urat klien.

4. Mengajak klien
untuk berobat ke
11.05 klinik.

11.14
Selasa, 03-01- 09.00 3 1. Mengkaji
2017 tingkat
kerusakan
integritas kulit
09.10 2. Mempertahan
kan
09.15 kebersihan
kulit
3. Melakukan
09.30 ganti verban
tiap hari
4. Berkolaborasi
dengan tim
medis dalam
pemberian
obat topikal

Hari/Tanggal Waktu No.DP Tindakan/respon Paraf & nama


klien jelas

Rabu, 04-01- 09.00 1 1. Mengkaji


2017 nyeridengan
komprehensif
2. Mengobserva
09.10 si reaksi
nonverbal
dari
ketidaknyama
09.25 nan.
3. Mengalihkan
rasa nyeri
09.32 klien.
4. Memberikan
terapi sesuai
advis dokter,
seperti obat
analgesik.
Rabu, 04-01- 09.41 2 1. Memonitor
2017 dari tanda –
tanda
inflamasi.

2. Memberikan
klien latihan
ROM
09.50
3. Memantau
kadar asam
urat klien.

10.05 4. Mengajak
klien untuk
berobat ke
klinik.
10.14
Rabu, 04-01- 08.00 3 1. Mengkaji
2017 tingkat
kerusakan
integritas
08.10 kulit
2. Mempertaha
nkan
kebersihan
kulit
08.15 3. Melakukan
ganti verban
tiap hari
4. Berkolaboras
i dengan tim
08.30 medis dalam
pemberian
obat topikal

Hari/Tanggal Waktu No.DP Tindakan/respon Paraf & nama


klien jelas

Kamis, 05-01- 09.00 1 1. Mengkaji


2017 nyeridengan
komprehensif
2. Mengobservasi
09.10 reaksi nonverbal
dari
ketidaknyamanan
.
09.25 3. Mengalihkan
rasa nyeri klien.
4. Memberikan
09.32 terapi sesuai
advis dokter,
seperti obat
analgesik.
Kamis, 05-01- 09.41 2 1. Memonitor dari
2017 tanda – tanda
inflamasi.

2. Memberikan
klien latihan
ROM

09.50 3. Memantau
kadar asam urat
klien.

4. Mengajak klien
10.05 untuk berobat ke
klinik.

10.14
Kamis, 05-01- 08.00 3 1. Mengkaji tingkat
2017 kerusakan
integritas kulit
2. Mempertahanka
08.10 n kebersihan
kulit
3. Melakukan ganti
verban tiap hari
4. Berkolaborasi
08.15 dengan tim
medis dalam
pemberian obat
topikal
08.30

Hari/Tanggal Waktu No.DP Tindakan/respon Paraf & nama


klien jelas

Jumat, 06-01- 09.00 1 1. Mengkaji


2017 nyeridengan
komprehensif
2. Mengobserva
09.10 si reaksi
nonverbal
dari
ketidaknyama
09.25 nan.
3. Mengalihkan
rasa nyeri
09.32 klien.
4. Memberikan
terapi sesuai
advis dokter,
seperti obat
analgesik.
Jumat, 06-01- 09.41 2 1. Memonitor
2017 dari tanda –
tanda
inflamasi.

2. Memberikan
klien latihan
ROM
09.50
3. Memantau
kadar asam
urat klien.

10.05 4. Mengajak
klien untuk
berobat ke
klinik.
10.14
Jumat, 06-01- 08.00 3 1. Mengkaji
2017 tingkat
kerusakan
integritas
08.10 kulit
2. Mempertaha
nkan
kebersihan
kulit
08.15 3. Melakukan
ganti verban
tiap hari
4. Berkolaboras
i dengan tim
08.30 medis dalam
pemberian
obat topikal

Hari/Tanggal Waktu No.DP Tindakan/respon Paraf & nama


klien jelas

sabtu, 07-01- 09.00 1 1. Mengkaji


2017 nyeridengan
komprehensif
2. Mengobserva
09.10 si reaksi
nonverbal
dari
ketidaknyama
09.25 nan.
3. Mengalihkan
rasa nyeri
09.32 klien.
4. Memberikan
terapi sesuai
advis dokter,
seperti obat
analgesik.
sabtu, 07-01- 09.41 2 1. Memonitor
2017 dari tanda –
tanda
inflamasi.

2. Memberikan
klien latihan
ROM
09.50
3. Memantau
kadar asam
urat klien.

10.05 4. Mengajak
klien untuk
berobat ke
klinik.
10.14
sabtu, 07-01- 08.00 3 1. Mengkaji
2017 tingkat
kerusakan
integritas
08.10 kulit
2. Mempertaha
nkan
kebersihan
kulit
08.15 3. Melakukan
ganti verban
tiap hari
4. Berkolaboras
i dengan tim
08.30 medis dalam
pemberian
obat topikal

E. EVALUASI
Hari/Tanggal Waktu NO.DP EVALUASI Paraf/
nama
jelas

Selasa 10.35 I S : klien mengatakan masih terasa sakit


03-januari-2017 dibagian ekstremitas bawah
O : klien tampak menahan sakit sambil
memegangi kakinya
Klien tampak berbaring ditempat tidur
A : masalah nyeri belum teratasi
P : intervensi dilanjutkan

II S : klien mengatakan masih sulit utuk


berjalan dan beraktivitas
O : klien tampak kesulitan dalam
beraktivitas
A : masalah hambatan mobilitas fisik
belum teratasi
P : intervensi dilanjutkan

III S : klien mengatakan terasa gatal di


seluruh tubuhnya
O : klien tampak menggaruk dibagian yang
gatal, terdapat lesi di kaki dan tangan
kanan
A : masalah kerusakan integritas kulit
belum teratasi
P : intervensi dilanjutkan

Hari/Tanggal Waktu NO.DP EVALUASI Paraf/


nama
jelas

Rabu 10.35 I S : klien mengatakan masih terasa sakit


04-januari-2017 dibagian ekstremitas bawah
O : klien tampak menahan sakit sambil
memegangi kakinya
Klien tampak berbaring ditempat tidur
A : masalah nyeri belum teratasi
P : intervensi dilanjutkan

II S : klien mengatakan masih sulit utuk


berjalan dan beraktivitas
O : klien tampak kesulitan dalam
beraktivitas
A : masalah hambatan mobilitas fisik
belum teratasi
P : intervensi dilanjutkan

III S : klien mengatakan terasa gatal di


seluruh tubuhnya
O : klien tampak menggaruk dibagian yang
gatal, terdapat lesi di kaki dan tangan
kanan
A : masalah kerusakan integritas kulit
belum teratasi
P : intervensi dilanjutkan

Hari/Tanggal Waktu NO.DP EVALUASI Paraf/


nama
jelas

Kamis 10.35 I S : klien mengatakan masih terasa sakit


05-januari-2017 dibagian ekstremitas bawah
O : klien tampak menahan sakit sambil
memegangi kakinya
Klien tampak berbaring ditempat tidur
A : masalah nyeri belum teratasi
P : intervensi dilanjutkan

II S : klien mengatakan masih sulit utuk


berjalan dan beraktivitas
O : klien tampak kesulitan dalam
beraktivitas
A : masalah hambatan mobilitas fisik
belum teratasi
P : intervensi dilanjutkan

III S : klien mengatakan terasa gatal di


seluruh tubuhnya
O : klien tampak menggaruk dibagian yang
gatal, terdapat lesi di kaki dan tangan
kanan
A : masalah kerusakan integritas kulit
belum teratasi
P : intervensi dilanjutkan

Hari/Tanggal Waktu NO.DP EVALUASI Paraf/


nama
jelas

Jumat 10.35 I S : klien mengatakan masih terasa sakit


06-januari-2017 dibagian ekstremitas bawah
O : klien tampak menahan sakit sambil
memegangi kakinya
Klien tampak berbaring ditempat tidur
A : masalah nyeri belum teratasi
P : intervensi dilanjutkan

II S : klien mengatakan masih sulit utuk


berjalan dan beraktivitas
O : klien tampak kesulitan dalam
beraktivitas
A : masalah hambatan mobilitas fisik
belum teratasi
P : intervensi dilanjutkan

III S : klien mengatakan terasa gatal di


seluruh tubuhnya
O : klien tampak menggaruk dibagian yang
gatal, terdapat lesi di kaki dan tangan
kanan
A : masalah kerusakan integritas kulit
belum teratasi
P : intervensi dilanjutkan

Hari/Tanggal Waktu NO.DP EVALUASI Paraf/


nama
jelas

Sabtu 10.35 I S : klien mengatakan masih terasa sakit


07-januari-2017 dibagian ekstremitas bawah
O : klien tampak menahan sakit sambil
memegangi kakinya
Klien tampak berbaring ditempat tidur
A : masalah nyeri belum teratasi
P : intervensi dilanjutkan

II S : klien mengatakan masih sulit utuk


berjalan dan beraktivitas
O : klien tampak kesulitan dalam
beraktivitas
A : masalah hambatan mobilitas fisik
belum teratasi
P : intervensi dilanjutkan

III S : klien mengatakan terasa gatal di


seluruh tubuhnya
O : klien tampak menggaruk dibagian yang
gatal, terdapat lesi di kaki dan tangan
kanan
A : masalah kerusakan integritas kulit
belum teratasi
P : intervensi dilanjutkan

Anda mungkin juga menyukai