Anda di halaman 1dari 10

SATUAN ACARA PENYULUHAN

PEMERIKSAAN ANTENATAL CARE (ANC)

OLEH
KELOMPOK 15

1. MOCH FAQIH FATCHUR


2. HARTINA ROLOBESSY
3. THEZA AYU WARDANI

POLTEKKES KEMENKES MALANG

JURUSAN KEPERAWATAN

PRODI PENDIDIKAN PROFESI NERS

2019
SATUAN ACARA PENYULUHAN
(SAP)

1. Topik : Antenatal Care/Pemeriksaan Kehamilan


2. Pokok Bahasan : Kunjungan ANC
3. Sub pokok Bahasan : - Pengertian antenatal care (ANC)
- Tujuan dan manfaat kunjungan ANC
- Jadwal kunjungan ANC
- Tempat kunjungan ANC
- Pemeriksaan yang dilakukan ketika kunjungan ANC
4. Sasaran : Ibu hamil dan keluarga yang berada di poli KIA PKM
Wagir
5. Waktu dan Tempat
 Tempat : Puskesmas Wagir
 Waktu : Rabu, 20 November 2019
6. Alokasi Waktu : 20 menit
7. Metode : Ceramah, tanya jawab
8. Media : Leaflet
9. Tujuan Instruksional
 Tujuan Instruksional Umum :
Setelah mengikuti ceramah dan diskusi selama 20 menit, diharapkan ibu hamil dan
keluarga dapat mengetahui dan memahami tentang kunjungan ANC
 Tujuan Instruksional Khusus :
Setelah ceramah dan diskusi selama 20 menit diharapkan ibu hamil dan keluarga
mampu :
 Menjelaskan tentang pengertian antenatal care/ANC
 Menjelaskan tentang tujuan dan manfaat ANC
 Menjelaskan tentang jadwal kunjungan ANC
 Menjelaskan tentang tempat kunjungan ANC
 Menjelaskan tentang pemeriksaan yang dilakukan ketika kunjungan ANC / 10 T
11. Materi
( terlampir )
12. Tahap Kegiatan Pengajaran
Tahap Kegiatan Kegiatan Peserta Didik Metode &
Media
Pembukaan  Memperkenalkan diri  Menjawab salam Ceramah dan
(5 menit)  Menyamakan persepsi  Memperhatikan dan tanya jawab
 Menyampaikan maksud dan menjawab pertanyaan
tujuan penyuluhan
 Kontrak waktu
 Menggali pengetahuan
peserta didik

Penyajian  Menjelaskan pengertian dari  Menyimak penjelasan Ceramah dan


(10 menit) antenatal care  Mengajukan pertanyaan tanya jawab
Leaflet
 Menjelaskan tujuan dan seputar materi
manfaat kunjungan ANC
 Menjelaskan jadwal
kunjungan ANC
 Menjelaskan tempat
kunjungan ANC
 Menjelaskan pemeriksaan
yang dilakukan ketika
pemeriksaan ANC

Penutup
 Memberi kesimpulan materi  Memperhatikan Ceramah dan
(5 menit)
 Menyampaikan evaluasi hasil penjelasan tanya jawab

kegiatan dan umpan balik  Menjawab pertanyaan Leaflet

 Menutup acara penyuluhan dari penyuluh


 Membagikan leaflet
13. Evaluasi :
Peserta didik mampu menjawab pertanyaan yang meliputi:
1. Apa pengertian antenatal care?
2. Apa tujuan dan manfaat ANC?
3. Kapan jadwal kunjungan ANC
4. Dimana saja tempat yang dapat dilakukan pemeriksaan ANC?
5. Pemeriksaan apa saja yang dilakukan ketika kunjungan ANC / 10 T?
Materi Penyuluhan
ANTENATAL CARE
1. Pengertian
- Asuhan antenatal adalah suatu program yang terencana berupa observasi, edukasi dan
penanganan medik pada ibu hamil, untuk memperoleh suatu proses kehamilan dan
persalinan yang aman dan memuaskan.
- Menurut Prawiroharjo (2005), pemeriksaan kehamilan merupakan pemeriksaan ibu
hamil baik fisik dan mental serta menyelamatkan ibu dan anak dalam kehamilan,
persalinan dan masa nifas, sehingga keadaan mereka post partum sehat dan normal,
tidak hanya fisik tetapi juga mental.
- Pemeriksaan Antenatal Care (ANC) adalah pemeriksaan kehamilan untuk
mengoptimalkan kesehatan mental dan fisik ibu hamil, hingga mampu menghdapi
persalinan, kala nifas, persiapan pemberiaan ASI dan kembalinya kesehatan
reproduksi secara wajar (Manuaba, 2008).

2. Tujuan dan manfaat kunjungan ANC


a. Memantau kemajuan kehamilan untuk memastikan kesehatan ibu dan tumbuh kembang
janin.
b. Meningkatkan dan mempertahankan kesehatan fisik, maternal dan sosial ibu dan bayi.
c. Mengenal secara dini adanya komplikasi yang mungkin terjadi selama hamil, termasuk
riwayat penyakit secara umum, kebidanan dan pembedahan.
d. Mempersiapkan persalinan cukup bulan, melahirkan dengan selamat ibu maupun
bayinya dengan trauma seminimal mungkin.
e. Mempersiapkan ibu agar masa nifas berjalan normal dan pemberian ASI Eksklusif.
f. Mempersiapkan peran ibu dan keluarga dalam menerima kelahiran bayi agar dapat
tumbuh kembang secara normal.
g. Menurunkan angka kesakitan dan kematian ibu dan perinatal.
Menurut Depkes RI (2004) tujuan Antenatal Care (ANC) adalah untuk menjaga agar ibu
hamil dapat melalui masa kehamilannya, persalinan dan nifas dengan baik dan selamat,
serta menghasilkan bayi yang sehat.

3. Jadwal kunjungan ANC


Kunjungan antenatal care adalah kontak antara ibu hamil dan petugas kesehatan yang
memberi pelayanan antenatal untuk mendapatkan pemeriksaan kehamilan. Istilah
kunjungan tidak mengandung arti bahwa selalu ibu hamil yang datang ke fasilitas
pelayanan tetapi dapat juga sebaliknya yaitu ibu hamil yang dikunjungi petugas kesehatan
dirumahnya. Selama kehamilan keadaan ibu dan janin harus selalu dipantau jika terjadi
penyimpangan dari keadaan normal dapat dideteksi secara dini dan diberikan penanganan
yang tepat. Oleh karena itu ibu hamil diharuskan memeriksakan diri secara berkala
selama kehamilannya.
Dalam pelaksanaan ANC terdapat kesepakatan adanya standar minimal yaitu dengan
pemeriksaan ANC 4 kali selama kehamilan dengan distribusi sebagai berikut :
 Minimal satu kali pada trimester I (< 14 minggu)
Tujuan pada kunjungan pertama adalah
1. menentukan diagnosis ada/tidaknya kehamilan
2. menentukan usia kehamilan dan perkiraan persalinan
3. menentukan status kesehatan ibu dan janin
4. menentukan kehamilan normal atau abnormal, serta ada/ tidaknya faktor risiko
kehamilan
5. menentukan rencana pemeriksaan/penatalaksanaan selanjutnya.
 Minimal satu kali pada trimester II (14-28 minggu)
Pada kunjungan di trimester ini ibu hamil akan lebih mendapatkan informasi yang lebih
dalam mengenai kehamilan di trimester kedua dan kewaspadaan khusus terhadap
komplikasi yang mungkin terjadi pada trimenster ini.
 Minimal dua kali pada trimester III (28-36 minggu dan sesudah minggu ke-36)
Biasanya pada kunjungan pertama pada trimester ini akan mendeteksi ada/tidaknya
kehamilan ganda sedangkan pada kunjungan keduanya akan memeriksa dan mendeteksi
ada/tidaknya kelainan letak janin (Saifuddin, 2005).

4. Tempat kunjungan ANC


Menurut Dep Kes RI (1994 : 16), tempat pemberian pelayanan antenatal care dapat
bersifat statis dan aktif meliputi :
1. Puskesmas/ puskesmas pembantu
2. Pondok bersalin desa.
3. Posyandu.
4. Rumah sakit pemerintah/ swasta
5. Rumah sakit bersalin
6. Tempat praktek swasta (bidan dan dokter).
5. Pemeriksaan yang dilakukan ketika kunjungan ANC
Pelayanan antenatal care selengkapnya mencakup anemnesis, pemeriksaan fisik (umum
dan kebidanan), pemeriksaan laboratorium atas indikasi dasar dan intervensi khusus
sesuai dengan tingkat resiko. Dengan penerapan operasionalnya dikenal standar minimal
”10T” untuk pelayanan antenatal yang terdiri atas :
1. Timbang berat badan
Penimbangan dilakukan setiap kali ibu hamil memeriksakan diri, karena
hubungannnya erat dengan pertambahan berat badan lahir bayi. Berat badan ibu hamil
yang sehat akan bertambah antara 10-12 Kg sejak sebelum hamil
2. Ukuran tekanan darah, diukur setiap kunjungan
Pengukuran tekanan darah harus dilakukan secara rutin dengan tujuan untuk
melakukan deteksi dini terhadap terjadinya tiga gejala preeklamsi. Tekanan darah
tinggi, protein urin positif, pandangan kabur atau oedema pada ekstremitas. Apabila
tekanan darah mengalami kenaikan 15 mmHg dalam dua kali pengukuran dengan
jarak 1 jam atau tekanan darah > 140/90 mmHg , maka ibu hamil mengalami
preeklamsi.
3. Ukur tinggi fundus uteri
Dilakukan setiap kunjungan dimana fundus uteri mulai teraba setelah usia kehamilan
> 12 minggu.
Pengukuran tinggi fundus uteri dilakukan secara rutin untuk mendeteksi secara dini
terhadap berat badan janin. Indikator pertumbuhan janin intrauterin, tinggi fundus
uteri juga dapat digunakan untuk mendeteksi terhadap terjadinya molahidatidosa,
janin ganda atau hidramnion.

4. Skrining imunisasi Tetanus Toxoid atau dan pemberian imunisasi TT


Mulai diberikan usia kehamilan 16 minggu dengan interval pemberian selanjutnya 4
minggu. Pemberian imunisasi TT ini untuk mencegah terjadinya penyakit tetanus.
5. Pemberian tablet zat besi minimal 90 tablet selama hamil, mulai diberikan pada
usia kehamilan 20 minggu diminum 1 hari 1 tablet.
Pemberian tablet tambah darah dimulai setelah rasa mual hilang satu tablet setiap hari,
minimal 90 tablet. Tiap tablet mengandung FeSO4 320 mg (zat besi 60 mg) dan asam
folat 500 μg. Tablet besi sebaiknya tidak minum bersama kopi, teh karena dapat
mengganggu penyerapan.
6. Tetapkan Status Gizi (pengukuran LILA)
Pengukuran ini merupakan satu cara untuk mendeteksi dini adanya kekurangan
nutrisi, penyaluran gizi ke janin, akan berkurang dan mengakibatkan pertumbuhan
terhambat, juga akan menimbulkan potensi bayi lahir dengan berat rendah
7. Tes laboratorium (rutin dan khusus).
Pemeriksaan laboratorium rutin mencakup pemeriksaan hemoglobin, protein urine,
gula darah, dan hepatitis B. Pemeriksaan khusus dilakukan didaerah prevalensi tinggi
dan atau kelompok perilaku terhadap HIV, sifilis, malaria, tubercolusis, cacingan dan
thalasemia.

8. Tentukan Presentasi Janin dan Denyut Jantung Janin (DJJ)


Tujuan dari pemeriksaan ini adalah untuk memantau, mendeteksi , dan
menghindarkan faktor risiko kematian prenatal yang disebabkan oleh hipoksia,
gangguan pertumbuhan, cacat bawaan, dan infeksi. Pemeriksaan denyut jantung
sendiri biasanya dapat dilakukan pada usia kehamilan 16 minggu
9. Tatalaksana Kasus
Ibu hamil berhak mendapatkan fasilitas kesehatan yang memiliki tenaga kesehatan
yang kompeten, serta perlengkapan yang memadai untuk penanganan lebih lanjut di
rumah sakit rujukan. Apabila terjadi sesuatu hal yang dapat membahayakan
kehamilan, Anda akan menerima penawaran untuk segera mendapatkan tatalaksana
kasus.
10. Temu wicara (persiapan rujukan)
Temu wicara dilakukan setiap kali kunjungan. Biasanya, bisa berupa konsultasi,
persiapan rujukan, dan anamnesa yang meliputi informasi biodata, riwayat menstruasi
, kesehatan, kehamilan, persalinan, nifas, dll.
DAFTAR PUSTAKA

Bobak, Irene M; DL Lowdermilk; Perry. 2004. Buku Ajar Keperawatan Maternitas Edisi
Jakarta: EGC

Farrer, Helen.2001. Perawatan Maternitas. Jakarta: EGC

Manuaba, I.B.G.2008. Pengantar Kuliah Obstetri. Jakarta: EGC

Mary Hamilton, Persis. 1995. Dasar-Dasar Keperawatan Maternitas. Jakarta: EGC